Claim Missing Document
Check
Articles

Value; Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Untuk Generasi Indonesia jihan, jihan alifah hind; Trisila , Intan; Kartika, Deswita; Utami Putri, Nur Pangesti; Santoso, Gunawan; Handayani, Pingkan Setia; Rahmah, Maulida Lia
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.368

Abstract

Sejak awal abad ke-20 Republik Indonesia sebagai sebuah Bangsa sesungguhnya sudah merintiskan diri sebagai sebuah negara. Kebangkitan nasional menjadi salah satu titik penting sebagai langkah awal mencapai kemerdekaan. Terhitung lebih dari 70 tahun Bangsa Indonesia menikmati kemerdekaan, tentunya kemerdekaan yang di dapat tidak lepas dari perjuangan panjang para pahlawan. Semangat juang dan nasionalisme mereka yang telah membakar dan menimbulkan hasrat untuk merdeka. Nasionalisme itu sendiri berasal dari kata nasional adalah paham atau ajaran untuk mencintai Bangsa dan negara sendiri atau kesadaran keanggotaan dalam suatu Bangsa. Sedangkan patriotisme diartikan sebagai semangat atau jiwa yang dimiliki oleh seseorang untuk berkorban atau rela berkorban demi nama suatu Bangsa atau negara.Perjuangan untuk mencapai kemerdekaan suatu negara bukanlah suatu hal yang mudah. Perjuangan tersebut membutuhkan pengorbanan besar.  Kemerdekaan ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan bangsa.  Nilai nasionalisme sangat penting untuk diterapkan pada berbagai jenjang sekolah termasuk di SD. Nilai ini harus segera diterapkan pada siswa sedini mungkin karena pada waktu itu siswa dapat dengan mudah untuk menyerap dan memahami berbagai hal yang ada disekitarnya termasuk nilai nasionalisme. Di tengah maraknya globalisasi, nilai patriotism harus segera ditingkatkan agar masyarakat termasuk siswa SD tidak terbawa pengaruh negatifnya. Nilai patriotisme sangat penting untuk diterapkan sejak dini karena generasi muda ini dapat menjadi penggerak dan pemimpin dalam membela negara Indonesia dengan segala pengorbanannya.
Mengenal Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia sebagai Pendidikan Multikultural bagi Mahasiswa Rahmaleli sakinah; hidayat, Adhisty septia; Ramadhania, Azmi; sabila, Tiara Nur; safitri , Dela; Geifira, Ghaitsa; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.371

Abstract

Lagu wajib nasional yang sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Lagu daerah atau musik daerah lagu atau musik yang berasal dari dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi.
Pendidikan Karakter: Tingkat Anak Sekolah Dasar di Era Digital Khoirroni, Inayah Adhani; Patinasarani, Roni; Hermayanti, Nur Indah; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.372

Abstract

Pendidikan karakter adalah suatu proses penerapan nilai-nlai moral dan agama pada peserta didik melalui ilmu-ilmu pengetahuan, penerapan nilai-nilai tersebut baik terhadap diri sendiri, keluarga, sesama teman, terhadap pendidik dan lingkungan sekitar maupun Tuhan Yang Maha Esa. Perkembangan sosial anak usia sekolah dasar sudah bertambah, dari yang awalnya hanya bersosial dengan keluaga di rumah, kemudian berangsur-angsur mengenal orang-orang disekitarnya. Pendidikan karakter anak di era digital menjadi sebuah tantangan yang kompleks dan penting dalam menghadapi perubahan masyarakat yang semakin terhubung secara teknologi. Pendidikan karakter yang kuat merupakan landasan penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan digital yang terus berkembang. Pendidikan karakter anak sekolah dasar di era digital haruslah mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan kecanggihan teknologi. Peran orang tua, guru, dan sekolah menjadi krusial dalam memberikan panduan dan pendampingan yang tepat. Orang tua harus melibatkan diri secara aktif dalam kehidupan digital anak-anak mereka, mengawasi penggunaan teknologi, dan membimbing mereka untuk menggunakan media secara etis. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan karakter anak di era digital. Dengan kerjasama yang baik, dapat dibangun budaya yang mendorong sikap bertanggung jawab, toleransi, dan kepedulian terhadap orang lain
Manfaat Hafalan: Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia Rahmaleli sakinah; Santoso, Gunawan; Adhisty Septia Hidayat; Azmi Ramadhania; Tiara Nur sabila; Dela Safitri; Geifira, Ghaitsa; Sakinah, Rahmaleli; Asbari, Masduki; Lestari, Silvi; Yanuar, Hanif Fadli; Agustina; Fadli, Septi Aulia; Royana, Ida; Gunawan, Ayub; Azzahra, Filosophia; Gumelar, Abih; Purwanto, Agus; Yani, Ahmad; Irhamni; Sitanggang, Tantri Wenny; Sukmawati, Klara Iswara; Lafendry, Ferdinal; Rusadi, Bobi Erno; Rafzan; Yunilestari, Eta; Martini, Eneng; Kusnaedi, Edi; Rantina, Meilanta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.374

Abstract

Lagu wajib nasional yang sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Lagu daerah atau musik daerah lagu atau musik yang berasal dari dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi.
Membela Tanah Air dengan Segenap Jiwa: Peran dan Tanggung Jawab Generasi Muda dalam Menjaga Kedaulatan dan Kepentingan Bangsa Muhammad Saddam Fahrezi; Aulia, Prizka Ade; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.382

Abstract

Membela Tanah Air dengan Segenap Jiwa: Peran dan Tanggung Jawab Generasi Muda dalam Menjaga Kedaulatan dan Kepentingan Bangsa berarti membela tanah air dengan segenap jiwa, terutama peran dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan bangsa. Studi ini mengeksplorasi makna nasionalisme dan patriotisme, serta konteks sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya, makalah ini mengkaji tantangan dan peluang patriotisme di era globalisasi dan modernisasi. Ia berpendapat bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga semangat nasionalisme dan mempertahankan kedaulatan negara dari berbagai ancaman, seperti radikalisme, korupsi, dan intervensi asing. Sebagai penutup, makalah ini menekankan bahwa generasi muda harus menyadari peran dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari bangsa dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan untuk melindungi negara dari bahaya.
Telaah Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Budaya Sekolah Di Era Digital Fadil, Satiya Fadil Mahesa; Raihan, Muhammad Raihan; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.383

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah di era digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dicapai melalui integrasi dalam kurikulum yang relevan, partisipasi aktif semua stakeholder sekolah, dan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana pendukung. Implementasi yang tepat akan membantu membangun generasi muda yang memiliki integritas, nasionalisme, dan keterampilan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat yang semakin terhubung melalui teknologi digital.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Orientasi Politik Pemilih Pemula Pada Pemilu 2024 Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa; Fadlian Rafa Prawira; Santoso, Gunawan; Hana Nurhasanah; Joko Pramono; Siti Barkah; Hadi Haryanto
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.384

Abstract

Pemilihan umum adalah proses yang penting dalam sistem demokrasi, dan pemilih pemula memainkan peran kunci dalam menentukan arah politik suatu negara. Dalam era digital saat ini, media sosial telah menjadi platform yang sangat populer dan berpengaruh dalam membentuk opini publik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap orientasi politik pemilih pemula. penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap orientasi politik pemilih pemula. Pemilih pemula cenderung menggunakan media sosial sebagai sumber informasi politik utama mereka dan sebagai tempat untuk berinteraksi dengan pandangan politik yang sejalan dengan keyakinan mereka. Selain itu, media sosial juga mempengaruhi persepsi pemilih pemula terhadap isu-isu politik dan kandidat.Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh media sosial terhadap orientasi politik pemilih pemula tidak bersifat homogen. Terdapat variasi dalam cara pemilih pemula menggunakan dan merespons informasi politik yang diperoleh dari media sosial. Faktor-faktor seperti kepercayaan terhadap sumber informasi, orientasi politik sebelumnya, dan karakteristik individu dapat mempengaruhi sejauh mana media sosial memengaruhi orientasi politik pemilih pemula.
Menjadikan Warga Berjiwa: Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Ramadhania, Azmi; Santoso, Gunawan; Putri, Almaira; Sofa, Ghaitsa Geifira
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.389

Abstract

Sejak awal abad ke-20 Republik Indonesia sebagai sebuah Bangsa sesungguhnya sudah merintiskan diri sebagai sebuah negara. Kebangkitan nasional menjadi salah satu titik penting sebagai langkah awal mencapai kemerdekaan. Terhitung lebih dari 70 tahun Bangsa Indonesia menikmati kemerdekaan, tentunya kemerdekaan yang di dapat tidak lepas dari perjuangan panjang para pahlawan. Nasionalisme membangun kesadaran rakyat sebagai suatu Bangsa serta memberi seperangkat dan progam tindakan. Nasionalisme dapat dijadikan sebagai dasar pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nasionalisme itu sendiri berasal dari kata nasional adalah paham atau ajaran untuk mencintai Bangsa dan negara sendiri atau kesadaran keanggotaan dalam suatu Bangsa. Perjuangan untuk mencapai kemerdekaan suatu negara bukanlah suatu hal yang mudah. Perjuangan tersebut membutuhkan pengorbanan besar. Penjajah yang mencoba menguasai negara lain demi keuntungan negaranya sendiri tanpa menghiraukan penderitaan bangsa yang dijajah.
Memperkokoh Identitas Nasional melalui Misi Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa UMJ Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh; Meiliza, Shella; Ichsanurrahmah, Dina; Handayani, Lilis; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.390

Abstract

Bendera Merah Putih merupakan salah satu identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Belum banyak yang mengetahui bahwa bendera tersebut menyimpan beragam makna dan sejarah panjang yang saling terkait dengan Nusantara pada Masa Kerajaan Majapahit. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai kembali pentingnya sebuah persatuan melalui sejarah Bendera Merah Putih, terutama pada generasi muda yang secara langsung berhadapan dengan arus globalisasi dan pertukaran budaya. Metode yang digunakan adalah metode historiografi sejarah dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan lainnya. hasil dari penelitian ini adalah generasi muda dapat lebih memaknai pentingnya sebuah persatuan yang telah terbangun dengan mempelajari sejarah panjang dari Bendera Merah Putih. Simpulan dari penelitian ini ialah sejarah dari Bendera Merah Putih telah ada sejak zaman dahulu serta Bendera Merah Putih sangat berperan dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Hingga akhirnya Bendera Merah Putihdikukuhkan sebagai Bendera Kebangsaan sekaligus Identitas Nasional yang mengintegrasikan semua perbedaan yang ada.
Implementasi Bhinneka Tunggal Ika dan Cita-Cita Luhur Bangsa Indonesia Versi Generasi Z Dwi Apriliani, Nur Avifah; Trishna Marsella , Arsyadina; Ayu Permana, Destira; Syifa Syabilla, Kayla; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.391

Abstract

"Bhinneka Tunggal Ika" merupakan moto nasional Indonesia yang secara harfiah berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu". Konsep ini merujuk pada prinsip kesatuan yang menerima dan menghormati keberagaman budaya, agama, etnis, dan suku bangsa yang ada di Indonesia. Abstrak ini menggambarkan pentingnya prinsip Bhinneka Tunggal Ika dalam membangun dan memelihara keragaman yang ada di Indonesia. Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman, baik dalam aspek budaya maupun agama. Bhinneka Tunggal Ika mewakili komitmen untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan antara berbagai kelompok masyarakat yang ada di Indonesia. Konsep ini mencerminkan semangat inklusivitas, toleransi, dan persatuan yang melampaui perbedaan-perbedaan yang ada. Bhinneka Tunggal Ika juga mencerminkan sikap inklusif dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia. Negara ini telah mengadopsi sistem demokrasi yang memungkinkan partisipasi dan representasi semua warga negara, tanpa memandang latar belakang mereka. Prinsip ini menjadi dasar dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah perbedaan yang ada.
Co-Authors - Sapriya 29Neneng Aan Supiati Abdah, Milda Nur Risma Abdillah Abdul Aziz Hatapayo Abdul Karim, Aim Abidzar, Muhammad Acep Acep, Vera Dwi Apriliani ADELIA, PUTRI Adhisty Septia Hidayat Adilah Syafiyah Ramadhani Adinda adinda putri darmanto Afriza Aprilian, Muhamad Agung Purwanto AGUS PURWANTO Agus Suradika Agustina Ahmad Fadly Ahmad Razan Ahmad Susanto ahmad suyudi Ahmad Syariuddin ahmad yani Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Aini, Zahratul Aisiyah, Aay Aisy, Difa Rafidatul aisyah tania amanda Ajmah Najibah Al Jabri, Nifin Abdullah Aldiansyah, Agitha Rizky alfi , alfi fadliya putri mahya Alia, Alia Zulfa Ramadanti Alika Atha Amani Aljundi, Faisal Almaira Putri Alustri Darmawati Alviana, Nur Kholifah Alya, Alya Nurul Aeny Alzein Alfatih Amalia Amalia Bintang, Rizka Amelia, Sabilah Amril Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Andraini, Mayhati Ayu Anggraini, Devi Marlita anindia, eka bella Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Apriatna, Naura Ghazia Apriliyah, Mega Apriliyani, Dinda Ardelia, Metha Abidah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arifin Arifin Asbari, Masduki Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Asep Hendrayana, Asep Astari Zahra Atfal, Marwiyatul Atmadja, Zahra Syafitri Aulia Rizqy, Haevina Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aulia, Adellia Rosita Aulia, Prizka Ade Ayu Dwi Zam Zam Khumairo ayu dwi zam zam khumairo, ayu dwi Ayu Permana, Destira Az Zahra Salsabila azhar, Ahmad Azhar Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azra Alya Sakinah Azrasabiy, Haikal Azzahra, Filosophia Azzahra, Filosophia Azzahra Baihaqi, Mochamad Fikri Bitan, Intan Arsyah Utami Bunyamin Maftuh Chahyadi, Matlahu Chairudin, Muhamad Chantika Mukti Ardi Choirunnisa, Rifda Cholichul Hadi Cicilia, Indah Cucu Suryati, Mina Nur'azizah Damayanti , Annisa Dari, Tri Ulan Darmini Darmini dava, Muhammad Dava Dela Safitri Dewi, Dewi Puji Lestari Dhilla Adhika Prawesti dina ichsanurrahmah Dina, Dina Dwi Fatmawati Dinda, Adinda Rizkyta Duwith, Desiana Dwi Apriliani, Nur Avifah Dwi Apriliani, Vera Dwi Fitriani Dwi Kurniarahman, Yoyok Dwi Susanti Dwi, Melanie Dyah Ayu Putri Zahra Dyah Wulandari Dzikrullah, Sakha Eka, Ismalia El abid, Mohammed Elfirza, Elfirza Elva Susanti Eneng Martini Etik Murtini Fadhilah, Allya Azizatul Fadil, Satiya Fadil Mahesa Fadli, Septi Aulia Fadlian Rafa Prawira fadya, Kinanti Fahik, Marselina Consita Bete Fahrezi, Muhammad Saddam Fairuza, Naila Fairuza Fakhmi, Baqiyatul Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Faznur, Lutfi Syauki Febiansyah Febiyanti, Nabila Fina, Fina nur syarifah Firman, Nadya Amelia Putri Firna Afifatun Nuha Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria, Annis Fitriyani, Nurmillah Laila Frischa Amalia Imanda Futeri, Firly Audia galuh, herdhianto galuh saputro Geifira, Ghaitsa Ghaitsa Geifira Shofa Ghozali, Salismiati Gultom, Adelia Angelia Gumelar, Abih Gunarsih, Lutfia Gunawan, Ayub Gunawan, Ayub Gunawan H Umsipyat, Gamaria Hadi Haryanto hafaz fazlur hafazfazlur Hafidah , Imroatul Hana Nurhasanah Handayani, Pingkan Setia Hanif Fadli Yanuar Hariyanti, Supry Hartiyani, Eka Septi Hatapayo, Abdul Aziz Hatta, Nadisya Rachelia Hendra Setyawan, Hendra Henni Mikawati Hermansyah, Rivaldy Hermawan, Cecep Maman Hermayanti, Nur Indah Hery Widijanto Hidayah Assaadih, Hilwa Hidayat, Adhisty Septia Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hodijah safitri Hujaimah, Salamah Hurriyah, Nada Ibrahim, Maulana Ichsanurrahmah, Dina Iftiyah Safitri Ihsan Nulfadli, Desi Rahmayani Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Imam Muhtadin Imam Wahyudin Imas Yulistia Imawati, Sri Immawati, Sri Inah Inrayani Intan Nisrina Kamilah Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Ismiatul Hasanah Iswadi Ishak Alwi Iswan Iwan Syah Izzah Mustika, Naura Jalinus jihan, jihan alifah hind Joko Pramono Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa kami, Nurhayati Karsono Kartika, Deswita Kasno Keysa Najmi Salma Herdani Kharunissa, Siti Nur Khoirroni, Inayah Adhani Komalasari, Lisa Kudori, Masngud Kurniawan - kurniyawan, adit Kusnaedi, Edi Lafendry, Ferdinal Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Latifa, Marfa Azzahra Tyara Lativa Qurrotaini Lestari, Dira Lestari, Mas roro Diah Wahyu lestari, restu lestari Lestari, Silvi Lilis Handayani Lutfi M. Rafiudin M. Ripan Jamil Ma'mun Murod Maftuh , Bunyamin Maghfira Azzahra , Syifa Magtublo, Rulia AR Mahdavikia, Ivan Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Manurung, Irna Marcelin Mardiani Mardiyati, Nabila Dewi Mariani, Mira Mariska Dwi Amanda Marsidi Marsiyah MARTINI Marvel Santoso Masduki Asbari Maulana, Muhammad Fadli Maulana Maya Zahra Aulia Ma’ruf Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meilia Junsap, Rizky Meiliza, Shella Melani, Jelita Ayu Meliyana, Dwi Miftahul Syarof, Imelda mira, Almirah nur sakiinah Mochammad Ja’far Sodiq Mochammad Nurdiansyah N Mochammad Rafli Firdaus, Rafli Muhamad Sofian Hadi Muhammad Asyar Mu'thi Muhammad Dzaky Al Ghifary Muhammad Feisha F Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zen, Muhammad Muharrom, Faiz Mul'aini, Tia Artika MUNAWAR Murod , Ma'mun Murod , Ma’mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Muthmainnah, Rika Okta Nabila, Nabila Hapsari Nabilah, Annisah nabilla kairunisa Nadia Dewi Firdaus Naura Izzah Mustika Nazhimah Layala Nidar Yusuf Ningtyas, Laila Nisa, Nisa Destiana Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novitasari, Dewiana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Halimah Nur Laila Nur'azizah, Mina Nuraini indah putri Nurfajri, Fikri Nurfajriyanti Nurhayati, Aat Nurkholisha, Risma Nurul Aifha, Desi Rahmayani Nurul, Shafira Nurwijayanti Nur’ atsani, Rizki Makhfud Nuur Fauzaan, Muhammad OKTA ROSFIANI Pangestu, Ageng Puji Patinasarani, Roni Pradipta, Malvin Dharma Prianti, Juani Purwanti Puteri Ramadhanti, Eka Putra, Alfaroz Rizki Putra, Ferdy Eka Putri Agustiyarini, Dita Putri Ayu Romadhotin Putri Ayu Wulandari, Riska Putri Sa'adah Putri, Adinda Herlia Putri, Almaira Putri, Nadia Ananda Putri, Rachmawati Fauziyatul Rachman, Angela Alya Rachman Rachmania Naura Adysti Radita Ayudya Rafli Firdaus Rafzan, Rafzan Rahmadhani, Synta Dewi Rahmah, Maulida Lia Rahmaleli sakinah Rahman Rahmawati , Putri Raihan, Muhammad Raihan Rajab, Rahman Rajwa Firyaal Ramadanti, Alia Zulfa Ramadhan, Rikky Erlangga Ramadhana, Larasati Ramadhania, Azmi Rantina, Meilanta Razan, Abdullah Reni Oktafiani Resti Nuraeni Restu M Hasbylah Retnasari, Lisa Retnasari Rida Wulandari Ridho Salyo Rifqi Faza Amal Hasan RIZKA AULIA Rizky Apriani, Putri Rosa Nilla Nurjannah Rosha, Melati royana, ida Rumelan, Fitriani Rusadi, Bobi Erno sabila, Tiara Nur Safa Azzahra, Nursafa Azzahra safira aulia adisti safitri , Dela Safitri, Dela Sakha Dzikrullah Sakinah, Rahmaleli Salma Putri Amanda Salma Sabika salma, salma sabika Salsabila, ‘Aisyah Naurah Salsabilla , Endah Salwa Azzahrah Salyo, Ridho Santoso, Ayu Metalin Ika Puspita Sapriya Sari Lenita Christi Sasa, Sasa Fiolanisa Sasmita, Raisyal Fiqri Perdana Satiya Fadil Mahesa Septyawati, Diana Setiawati setiyaningsih, dewi Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvia Damayanti, Silvia Simaremare, Joswin Siska Kusumawardani Siswo Wardoyo Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Sofa, Ghaitsa Geifira Solehudin Subandi, Egypt Toton Sudarmiatin Sugeng Santoso Sugiono, Muhamad Sujanah, Titin Sukmawati, Klara Iswara Suminar, Akhyumita Dea Sunarsih, Eka SUNARTO Supadmi Supatmi Supiati, Aan Suratno SURYANI Susilahati Syafiyah, Adilah Syahada, Hany Aulia Syahada Syawhas , Dinda Khomsaini Syifa Anissaa, Aura Syifa Galih Syifa Syabilla, Kayla Syunu Trihantoyo Teguh Kusumo Nugroho Tiara Nur sabila toro, Ridwan Tri Wahyuningtias Trisetia Wijijayanti Trishna Marsella , Arsyadina Trisila , Intan Tsoraya, Nurul Dwi Tugiman Tugiman Tugiman Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih Utami Putri, Nur Pangesti valia niswa dzahrotudina Venika Devita Sari Vira, Alvira Prasasti Virda Nurlita Wahyu Rahmadhani, Lathifah wahyu, imam wahyudin Wahyudi, Jodi Wardiah, Siti Warwey, Nurlela Wawan Widia Winata Wijaya, Kunto Wijayanti, Aura Wijayanti, Mutiara Winata, Wisnu wisra linda Wulansari , Fitria Yanuar, Hanif Fadli Yanuar, Hanif Padli Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yati, Fitri Yosea Bagus Armando yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zahira, Yusrina Nadiya Zahra, Safira Az Zai, Jernih Wati Zakiya, Aliya Zaqi, Ahmad Muzaqi Zen