Claim Missing Document
Check
Articles

Telaah Implementasi Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia Santoso, Gunawan; Salma Sabika; Silma Kafia Elsaif; Chantika Mukti Ardi
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.315

Abstract

Lagu daerah merupakan salah satu bentuk dari budaya yang memiliki ciri yang khas yang membedakan antara daerah satu dengan lain baik dari segi bahasa, instrumen maupun nilai-nilai yang terkandung dari lagu itu sendiri. Kemajuan teknologi khususnya dibidang informasi menyebabkan mudahnya mengakses budaya-budaya asing sehingga menyebabkan bergesernya budaya daerah. Selain itu, kurangnya minat masyarakat khususnya generasi muda terhadap budaya daerah adalah karena ketersediaan dan kemudahan dalam mengakses kebudayaan daerah khususnya lagu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan aplikasi lagu-lagu daerah yang terdapat di Indonesia berbasis android yang memiliki fitur berupa asal lagu daerah, lirik lagu daerah serta arti lagu daerah dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi android yang memiliki halaman awal berupa tampilan pulau-pulau di Negara Indonesia dan setiap lagu memiliki lirik.
Peran Media Massa dalam Membentuk Opini Publik dalam Konteks Kewarganegaraan Dwi Apriliani, Nur Avifah; Chairudin, Muhamad; Hariyanti, Supry; Puteri Ramadhanti, Eka; Afriza Aprilian, Muhamad; Nuur Fauzaan, Muhammad; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.325

Abstract

Media massa memiliki peran penting dalam membentuk opini publik terkait dengan isu-isu kewarganegaraan. Pemberitaan dan informasi yang disajikan oleh media massa dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap isu-isu kewarganegaraan seperti politik, hak asasi manusia, dan budaya. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran media massa dalam membentuk opini publik dalam konteks kewarganegaraan. Penulis menggunakan metode deskriptif analisis untuk mengkaji berbagai literatur yang relevan dengan topik ini. Hasilnya menunjukkan bahwa media massa dapat memiliki pengaruh positif dan negatif dalam membentuk opini publik terkait dengan isu-isu kewarganegaraan. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan dan regulasi terhadap pemberitaan media massa untuk memastikan bahwa informasi yang disajikan akurat dan seimbang serta tidak merugikan kepentingan publik.
Pendidikan Saat Ini: Dalam Perspektif Al-Qur an Virda Nurlita; Azmi Ramadhania; Almaira Putri; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.334

Abstract

Tujuan dalam buku ini akan membahas ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan. Beberapa aspek pendi dikan: visi, misi, tujuan, dasar-dasar pendidikan, kurikulum, proses belajar mengajar, guru, murid, materi pendidikan yang berkaitan dengan pendidikan kecerdasan, pendidikan sosial, pendidikan keterampilan, manajemen pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan, penda- naan pendidikan, dan evaluasi pendidikan akan dibahas dalam buku ini dengan merujuk kepada ayat-ayat Al-Qur'an. Hal-hal yang berkenaan dengan visi dan misi pendidikan dapat dipahami dari ayat yang berkaitan dengan prinsip keadilan, egaliter, demokratis, seimbang, toleransi, kemanusiaan yang dikaitkan dengan misi kerasulan Nabi Muhammad SAW. Berkaitan dengan istilah pendidikan dapat dipahami dari kosakata tarbiyah, tazkiyah, tafaqquh, tadris, ta'lim, tadabbur, dan mauidzah. Selanjutnya yang berkaitan dengan guru dapat dipahami dari ayat-ayat yang berkaitan dengan istilah murabbi, al-rasikhun fi al-ilm, ulu al-bab ulul al-nuham ahl al-dzikr, ulama, al-mudzakki, dan sebagainya. Hal- hal yang berkaitan dengan tujuan pendidikan dapat dipahami dari ayat yang berkaitan dengan konsep khalifah, ibadah, hamba Allah, takwa, hidup yang seimbang, ibadur rahman, dan sebagainya. Adapun materi pendidikan kecerdasan dapat dipahami dari ayat-ayat yang berkaitan dengan taqilum, taf akkarun, tadabbarun, tafaqqahun, dan sebagainya. Kemudian materi pendidikan yang berkaitan dengan pendidikan keterampilan dapat di- pahami dari ayat-ayat yang berkaitan dengan keahlian para nabi dan sebagainya.
Perlindungan HAM di Indonesia dengan Merujuk pada UUD Negara RI: Studi Kasus Korban Kekerasan Seksual Teguh Kusumo Nugroho; Sunarto; Suryani; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.337

Abstract

Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan aspek penting dalam menjaga martabat dan kesejahteraan individu dalam suatu negara. Di Indonesia, Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia (NRI) merupakan landasan konstitusional utama yang menjamin perlindungan HAM. Namun, meskipun ada ketentuan yang jelas dalam UUD NRI, masih terdapat tantangan dalam implementasi dan penegakan hak-hak asasi manusia di berbagai konteks. dalam studi ini Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan menganalisis beberapa kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UUD NRI memberikan dasar hukum yang kuat untuk melindungi HAM di Indonesia, termasuk perlindungan bagi korban kekerasan seksual. Namun, ada tantangan dalam implementasi dan penegakan hukum yang konsisten, seperti kurangnya aksesibilitas terhadap layanan dukungan dan keadilan bagi korban, lambatnya proses hukum, dan perlunya peningkatan kesadaran tentang hak-hak korban
Pengaruh Metode Inkluiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Adelia, Putri; Meilia Junsap, Rizky; Naura Izzah Mustika; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i3.338

Abstract

Penelitian ini menerapkan metode inkuiri terbimbing yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada kategori kognitif, kategori disposisi afektif umum dan khusus. Kemampuan berpikir kritis pada kategori kognitif diketahui dari hasil nilai Pretest dan posttest yang disusun berdasarkan test essay suatu kasus. Sedangkan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis kategori disposisi afektif umum dan khusus digunakan kuesioner dengan skala Lickert yang diisi oleh para siswa. Penerapan metode inkuiri pada matapelajaran meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada kategori kognitif dibanding kemampuan berpikir kritis pada kategori disposisi afektif umum dan khusus.
Generasi Z dalam Perdamaian Dunia untuk Kemanusiaan Dyah Ayu Putri Zahra; Santoso, Gunawan; Adinda Putri Darmanto; Reni Oktafiani; Firna Afifatun Nuha; Dyah Wulandari; Almaira Putri
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.344

Abstract

Dalam suatu Negara tidak dapat berdiri sendiri, seperti halnya individu sebagai makhluk sosial. Negara tentunya akan memerlukan Negara atau komponen yang lain .Bahkan adapula Negara yang memiliki keterkaitan serta ketergantungan dalam aspek ekonomi, sosial, dan politik. Jika adanya keterkaitan antar Negara dengan Negara lain tersebut tentunya ada sebuah hubungan yang baik. Salah satunya merupakan Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia dengan Negara-negara lain.dinamakan masyarakat global, ditandai adanya saling ketergantungan antar bangsa, adanya persaingan yang ketat dalam suatu kompetensi dan dunia cenderung berkembang kearah perebutan pengaruh antar bangsa, baik lingkup regional maupun lingkup global. Namun pada kenyataannya masih banyak hubungan yang bertentangan antara Negara satu dengan Negara yang lain. Yang mengakibatkan terjadinya konflik dan terusiknya perdamaian dunia. Konflik biasanya dipicu dengan adanya masalah dalam hal sosial, ekonomi, politik, agama maupun kebudayaan. terjadinya konflik akibat adanya keserakahan, kurang saling menghargai dan mengerti antara satu dengan yang lain. Dari masalah diatas dalam makalah ini akan membahas apa yang dimaksud dengan perdamaian dunia itu sendiri dan cara mewujudkan perdamaian dunia serta partisipasi Indonesia dalam perdamaian dunia.
Kebermaknaan Konsep Nasionalisme, Patriotisme, dan Perjuangan Mochammad Rafli Firdaus, Rafli; Muharrom, Faiz; Aljundi, Faisal; Dzikrullah, Sakha; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.349

Abstract

Sebagai masyarakat bangsa Indonesia khususnya sebagai pelajar maupun pengajar harus benar benar mengerti dan memahami bahwa Nasionalisme membangun kesadaran rakyat sebagai suatu Bangsa serta memberi seperangkat dan progam tindakan. Patr lalu piotisme yang berasal dari kata Patriot, artinya pencintaan dan pembela tanah air. Patriotisme adalah semangat cinta tanah air. Dan arti dari pada perjuangan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Sugono, 2008: 1152) perjuangan adalah “perkelahian merebut sesuatu dengan peperangan”. Cara memahami nasionalisme patriotism dan perjuangan di dalam jurnal ini salah satu nya adalah dengan cara menonton film sejarah dan perjuangan, berkunjung ke museum, melihat pameran budaya, mengunakan produk dalam negri, mempelajari Bahasa dan kebudayaan daerah dan masih banyak lagi. Hasil dari penelitian dapat di simpulkan bahwa proses pelaksanaan penanaman nilai nilai nasionalisme dan patriotism dapat dilaksanakan dengan berbagai macam metode, dan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan nilai nasionalisme dan patriotisme dalam materi sikap semangat kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara
Mengenal Pahlawan Daerah dan Nasional Indonesia Sebagai Edukasi Bagi Mahasiswa Vira, Alvira Prasasti; Syawhas , Dinda Khomsaini; Yati, Fitri; Zahra, Safira Az; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.355

Abstract

Pahlawan kemerdekaan nasional adalah pahlawan yang berjasa dan hidup atau berjuang di masa perjuangan kemerdekaan, dimana pada masa itu para pahlawan dengan rasa cinta tanah air berjuang mempertahankan bangsa Indonesia dari penjajah dengan mempertaruhkan segalanya untuk membela bangsa Indonesia. Namun, pahlawan yang memiliki banyak nilai yang bisa diteladani makin terlupakan oleh generasi muda. Pengenalan sejak dini sangat dibutuhkan agar anak-anak dapat mengenal dan mengetahui pahlawan kemerdekaan nasional agar menjadi generasi yang lebih baik khususnya anak-anak yang ada di kota Bandung Tujuan dari perancangan yaitu untuk mengenalkan sejarah dan tokoh pahlawan kemerdekaan nasional yang berasal dari Bandung. Buku aktivitas merupakan media utama yang digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai pahlawan kemerdekaan nasional yang berasal dari Bandung, dengan media pendukung berupa perpustakaan berjalan bertema “Bandung Heroes” yang nantinya akan datang kesekolah-sekolah yang ada di Bandung. Perancangan ini pun menggunakan beberapa metode analisis seperti metode wawancara kepada nara sumber terkait, penyebaran kuesioner, studi pustaka, dan observasi lapangan.
Memberdayakan Pendidikan Kewarganegaraan Milenial: Menavigasi Kompleksitas Masyarakat Modern Dari, Tri Ulan; Suratno; Inah; Sunarsih, Eka; Susanti, Dwi; Sugiono, Muhamad; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.357

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi yang dapat digunakan untuk memberdayakan pendidikan kewarganegaraan milenial dalam menghadapi kompleksitas masyarakat modern. Dalam konteks yang terus berkembang dan berubah, generasi milenial membutuhkan pendidikan yang mampu membantu mereka memahami dan menavigasi dinamika sosial, politik, budaya, dan teknologi yang semakin kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengembangan strategi pendidikan kewarganegaraan yang efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman milenial terhadap isu-isu kritis dalam masyarakat modern. Data dikumpulkan melalui wawancara dan survei dengan milenial dan akademisi pendidikan kewarganegaraan. Hasil studi menunjukkan bahwa strategi pendidikan kewarganegaraan yang efektif harus mencakup pelatihan keterampilan sosial dan kritis, keterlibatan intelektual, komunikasi dan kolaborasi, dan penggunaan teknologi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan kewarganegaraan harus difokuskan pada pembangunan keterampilan dan pemahaman kritis untuk mendorong partisipasi milenial dalam masyarakat modern yang kompleks.
Memahami Asal Usul Lambang Negara Indonesia dan Burung Garuda Alia, Alia Zulfa Ramadanti; Ghozali, Salismiati; Dwi Apriliani, Vera; Gunarsih, Lutfia; Handayani, Lilis; Meiliza, Shella; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.358

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang lambang negara Indonesia sebagai identitas nasional bangsa kita. Menurut Kaelan (2007), identitas nasional pada hakikatnya adalah manisfestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan satu bangsa (nation) dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Lambang negara merupakan perwujudan sebuah ideologi dari suatu negara. Lambang negara diartikan juga sebagai identitas suatu kalangan yang berisi kepribadian yang dipegang saat menjalankan sebuah pemerintahan. Penggunaan lambang negara diharapkan pembeda untuk bangsabangsa lain. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah lambang negara Indonesia berbentuk burung garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan dari sudut pandang Garuda, perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950. Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958. Burung Garuda sebagai identitas nasional dan juga lambang negara Indonesia harus dihormati dan dijaga sampai kapan pun. Burung Garuda tersebut memiliki banyak makna pada setiap bagiannya, dari kepala hingga pita putih yang di kaki. Makna pada lambang Garuda Pancasila itu harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Co-Authors - Sapriya 29Neneng Aan Supiati Abdah, Milda Nur Risma Abdillah Abdul Aziz Hatapayo Abdul Karim, Aim Abidzar, Muhammad Acep Acep, Vera Dwi Apriliani ADELIA, PUTRI Adhisty Septia Hidayat Adilah Syafiyah Ramadhani Adinda adinda putri darmanto Afriza Aprilian, Muhamad Agung Purwanto AGUS PURWANTO Agus Suradika Agustina Ahmad Fadly Ahmad Razan Ahmad Susanto ahmad suyudi Ahmad Syariuddin ahmad yani Aim Abdul Karim, Aim Abdul Aim Abdulkarim Aini, Zahratul Aisiyah, Aay Aisy, Difa Rafidatul aisyah tania amanda Ajmah Najibah Al Jabri, Nifin Abdullah Aldiansyah, Agitha Rizky alfi , alfi fadliya putri mahya Alia, Alia Zulfa Ramadanti Alika Atha Amani Aljundi, Faisal Almaira Putri Alustri Darmawati Alviana, Nur Kholifah Alya, Alya Nurul Aeny Alzein Alfatih Amalia Amalia Bintang, Rizka Amelia, Sabilah Amril Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Andraini, Mayhati Ayu Anggraini, Devi Marlita anindia, eka bella Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Apriatna, Naura Ghazia Apriliyah, Mega Apriliyani, Dinda Ardelia, Metha Abidah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arifin Arifin Asbari, Masduki Asbari, Raihan Arsyad Firdausy Asep Hendrayana, Asep Astari Zahra Atfal, Marwiyatul Atmadja, Zahra Syafitri Aulia Rizqy, Haevina Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aulia, Adellia Rosita Aulia, Prizka Ade Ayu Dwi Zam Zam Khumairo ayu dwi zam zam khumairo, ayu dwi Ayu Permana, Destira Az Zahra Salsabila azhar, Ahmad Azhar Azmi Ramadhania Azmi, Ahmad Fikrie Azra Alya Sakinah Azrasabiy, Haikal Azzahra, Filosophia Azzahra, Filosophia Azzahra Baihaqi, Mochamad Fikri Bitan, Intan Arsyah Utami Bunyamin Maftuh Chahyadi, Matlahu Chairudin, Muhamad Chantika Mukti Ardi Choirunnisa, Rifda Cholichul Hadi Cicilia, Indah Cucu Suryati, Mina Nur'azizah Damayanti , Annisa Dari, Tri Ulan Darmini Darmini dava, Muhammad Dava Dela Safitri Dewi, Dewi Puji Lestari Dhilla Adhika Prawesti dina ichsanurrahmah Dina, Dina Dwi Fatmawati Dinda, Adinda Rizkyta Duwith, Desiana Dwi Apriliani, Nur Avifah Dwi Apriliani, Vera Dwi Fitriani Dwi Kurniarahman, Yoyok Dwi Susanti Dwi, Melanie Dyah Ayu Putri Zahra Dyah Wulandari Dzikrullah, Sakha Eka, Ismalia El abid, Mohammed Elfirza, Elfirza Elva Susanti Eneng Martini Etik Murtini Fadhilah, Allya Azizatul Fadil, Satiya Fadil Mahesa Fadli, Septi Aulia Fadlian Rafa Prawira fadya, Kinanti Fahik, Marselina Consita Bete Fahrezi, Muhammad Saddam Fairuza, Naila Fairuza Fakhmi, Baqiyatul Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Faznur, Lutfi Syauki Febiansyah Febiyanti, Nabila Fina, Fina nur syarifah Firman, Nadya Amelia Putri Firna Afifatun Nuha Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria, Annis Fitriyani, Nurmillah Laila Frischa Amalia Imanda Futeri, Firly Audia galuh, herdhianto galuh saputro Geifira, Ghaitsa Ghaitsa Geifira Shofa Ghozali, Salismiati Gultom, Adelia Angelia Gumelar, Abih Gunarsih, Lutfia Gunawan, Ayub Gunawan, Ayub Gunawan H Umsipyat, Gamaria Hadi Haryanto hafaz fazlur hafazfazlur Hafidah , Imroatul Hana Nurhasanah Handayani, Pingkan Setia Hanif Fadli Yanuar Hariyanti, Supry Hartiyani, Eka Septi Hatapayo, Abdul Aziz Hatta, Nadisya Rachelia Hendra Setyawan, Hendra Henni Mikawati Hermansyah, Rivaldy Hermawan, Cecep Maman Hermayanti, Nur Indah Hery Widijanto Hidayah Assaadih, Hilwa Hidayat, Adhisty Septia Hidayat, Muhammad Nur Syahroni Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hodijah safitri Hujaimah, Salamah Hurriyah, Nada Ibrahim, Maulana Ichsanurrahmah, Dina Iftiyah Safitri Ihsan Nulfadli, Desi Rahmayani Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Imam Muhtadin Imam Wahyudin Imas Yulistia Imawati, Sri Immawati, Sri Inah Inrayani Intan Nisrina Kamilah Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Ismiatul Hasanah Iswadi Ishak Alwi Iswan Iwan Syah Izzah Mustika, Naura Jalinus jihan, jihan alifah hind Joko Pramono Kafka, Maghrifa Kafka Razaqa kami, Nurhayati Karsono Kartika, Deswita Kasno Keysa Najmi Salma Herdani Kharunissa, Siti Nur Khoirroni, Inayah Adhani Komalasari, Lisa Kudori, Masngud Kurniawan - kurniyawan, adit Kusnaedi, Edi Lafendry, Ferdinal Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Latifa, Marfa Azzahra Tyara Lativa Qurrotaini Lestari, Dira lestari, restu lestari Lestari, Silvi Lilis Handayani Lutfi M. Rafiudin M. Ripan Jamil Ma'mun Murod Maftuh , Bunyamin Maghfira Azzahra , Syifa Magtublo, Rulia AR Mahdavikia, Ivan Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Manurung, Irna Marcelin Mardiani Mardiyati, Nabila Dewi Mariani, Mira Mariska Dwi Amanda Marsidi Marsiyah MARTINI Marvel Santoso Mas Roro Diah Wahyu Lestari Masduki Asbari Maulana, Muhammad Fadli Maulana Maya Zahra Aulia Ma’ruf Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meilia Junsap, Rizky Meiliza, Shella Melani, Jelita Ayu Meliyana, Dwi Miftahul Syarof, Imelda mira, Almirah nur sakiinah Mochammad Ja’far Sodiq Mochammad Nurdiansyah N Mochammad Rafli Firdaus, Rafli Muhamad Sofian Hadi Muhammad Asyar Mu'thi Muhammad Dzaky Al Ghifary Muhammad Feisha F Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zen, Muhammad Muharrom, Faiz Mul'aini, Tia Artika MUNAWAR Murod , Ma'mun Murod , Ma’mun Murod, Ma'mun Murod, Ma'mun Murod Muthmainnah, Rika Okta Nabila, Nabila Hapsari Nabilah, Annisah nabilla kairunisa Nadia Dewi Firdaus Naura Izzah Mustika Nazhimah Layala Nidar Yusuf Ningtyas, Laila Nisa, Nisa Destiana Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novitasari, Dewiana Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Halimah Nur Laila Nur'azizah, Mina Nuraini indah putri Nurfajri, Fikri Nurfajriyanti Nurhayati, Aat Nurkholisha, Risma Nurul Aifha, Desi Rahmayani Nurul, Shafira Nurwijayanti Nur’ atsani, Rizki Makhfud Nuur Fauzaan, Muhammad OKTA ROSFIANI Pangestu, Ageng Puji Patinasarani, Roni Pradipta, Malvin Dharma Prianti, Juani Purwanti Puteri Ramadhanti, Eka Putra, Alfaroz Rizki Putra, Ferdy Eka Putri Agustiyarini, Dita Putri Ayu Romadhotin Putri Ayu Wulandari, Riska Putri Sa'adah Putri, Adinda Herlia Putri, Almaira Putri, Nadia Ananda Putri, Rachmawati Fauziyatul Rachman, Angela Alya Rachman Rachmania Naura Adysti Radita Ayudya Rafli Firdaus Rafzan Rahmadhani, Synta Dewi Rahmah, Maulida Lia Rahmaleli sakinah Rahman Rahmawati , Putri Raihan, Muhammad Raihan Rajab, Rahman Rajwa Firyaal Ramadanti, Alia Zulfa Ramadhan, Rikky Erlangga Ramadhana, Larasati Ramadhania, Azmi Rantina, Meilanta Razan, Abdullah Reni Oktafiani Resti Nuraeni Restu M Hasbylah Retnasari, Lisa Retnasari Rida Wulandari Ridho Salyo Rifqi Faza Amal Hasan RIZKA AULIA Rizky Apriani, Putri Rosa Nilla Nurjannah Rosha, Melati royana, ida Rumelan, Fitriani Rusadi, Bobi Erno sabila, Tiara Nur Safa Azzahra, Nursafa Azzahra safira aulia adisti safitri , Dela Safitri, Dela Sakha Dzikrullah Sakinah, Rahmaleli Salma Putri Amanda Salma Sabika salma, salma sabika Salsabila, ‘Aisyah Naurah Salsabilla , Endah Salwa Azzahrah Salyo, Ridho Santoso, Ayu Metalin Ika Puspita Sapriya Sari Lenita Christi Sasa, Sasa Fiolanisa Sasmita, Raisyal Fiqri Perdana Satiya Fadil Mahesa Septyawati, Diana Setiawati setiyaningsih, dewi Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvia Damayanti, Silvia Simaremare, Joswin Siska Kusumawardani Siswo Wardoyo Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodik, Ahmad Japar Sodikin Sofa, Ghaitsa Geifira Solehudin Subandi, Egypt Toton Sudarmiatin Sugeng Santoso Sugiono, Muhamad Sujanah, Titin Sukmawati, Klara Iswara Suminar, Akhyumita Dea Sunarsih, Eka SUNARTO Supadmi Supatmi Supiati, Aan Suratno SURYANI Susilahati Syafiyah, Adilah Syahada, Hany Aulia Syahada Syawhas , Dinda Khomsaini Syifa Anissaa, Aura Syifa Galih Syifa Syabilla, Kayla Syunu Trihantoyo Teguh Kusumo Nugroho Tiara Nur sabila toro, Ridwan Tri Wahyuningtias Trisetia Wijijayanti Trishna Marsella , Arsyadina Trisila , Intan Tsoraya, Nurul Dwi Tugiman Tugiman Tugiman Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih Utami Putri, Nur Pangesti valia niswa dzahrotudina Venika Devita Sari Vira, Alvira Prasasti Virda Nurlita Wahyu Rahmadhani, Lathifah wahyu, imam wahyudin Wahyudi, Jodi Wardiah, Siti Warwey, Nurlela Wawan Widia Winata Wijaya, Kunto Wijayanti, Aura Wijayanti, Mutiara Winata, Wisnu wisra linda Wulansari , Fitria Yanuar, Hanif Fadli Yanuar, Hanif Padli Yasmin Hadiyya Fatin Hana Yati, Fitri Yosea Bagus Armando yuniar, adilla cahya Yunika, Irmi Yunilestari, Eta Zahira, Yusrina Nadiya Zahra, Safira Az Zai, Jernih Wati Zakiya, Aliya Zaqi, Ahmad Muzaqi Zen