p-Index From 2021 - 2026
12.52
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Transmisi Medula TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Analis Kesehatan at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) MAHESA : Malahayati Health Student Journal AICS Journal of Language and Health Bulletin of Information Technology (BIT) Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Journal of Indonesian Rural and Regional Government (JIRReG) ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Digital Transformation Technology (Digitech) Abdimas Indonesian Journal Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia JURNAL TUNAS PENDIDIKAN Universal Raharja Community (URNITY Journal) Inclusive Society and Sustainability Studies (ISSUES) International Journal of Management, Entrepreneurship, Social Science and Humanities (IJMESH) Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia International Journal of Research and Community Empowerment BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Commodities, Journal of Economic and Business International Journal of Education, Vocational and Social Science International Journal of Information Engineering and Science Holistik Jurnal Kesehatan Green Economics: International Journal of Islamic and Economic Education JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Jurnal Lentera ICT Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pelatihan Konselor Sebaya untuk Pencegahan Perilaku Bullying Mutmainnah, Siti; Suharmanto, Suharmanto
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7320

Abstract

Penelitian di Indonesia tercatat 67,9% remaja SLTA dan 66,1% remaja SLTP mendapatkan perilaku bullying. Pencegahan bullying dapat dilakukan melalui konseling teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pelatihan konselor sebaya untuk pencegahan perilaku bullying. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-eksperimen one-group pretest-posttest design di Desa Marga Agung Lampung Selatan pada bulan April-September 2025. Populasi penelitian ini adalah seluruh pelajar sebanyak 990 orang dengan jumlah sampel 60 orang. Teknik pengambilan sampel proportional stratified simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pelatihan konselor sebaya. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah perilaku pencegahan bullying, yang meliputi pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan bullying. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan editing, coding, processing dan cleaning. Analisis data menggunakan uji T dependen. Pada kelompok intervensi sebagian besar responden berusia 15 tahun (50%), perempuan (63,3%). Pada kelompok kontrol sebagian besar responden berusia 21 tahun (70%), perempuan (63,3%). Pada kelompok intervensi ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pada pengukuran pre dan post, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pada pengukuran pre dan post. Pada kelompok intervensi didapatkan selisih rata-rata skor pengetahuan sebesar 8,667±3,916 dan selisih rata-rata skor sikap sebesar 4,667±3,736. Pada kelompok kontrol didapatkan selisih rata-rata skor pengetahuan sebesar 0,667±1,826 dan selisih rata-rata skor sikap sebesar 0,300±0,915. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan skor terbanyak ada pada kelompok intervensi.
Pengaruh regimen kombinasi transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dan infra red radiation (IRR) dengan exercise therapy terhadap nyeri dan fungsional lutut pada petani penderita osteoartritis Kurniawan, Ryanda Masri; Berawi, Khairun Nisa; Suharmanto, Suharmanto; Pramesona, , Bayu Anggileo; Saftarina, Fitria
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 7 (2025): Volume 19 Nomor 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i7.1344

Abstract

Background: Osteoarthritis (OA) in farmers can cause significant functional impairment, which can be addressed with Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Infrared Radiation (IRIR), and exercise therapy.Purpose: To analyze the effect of a combination of transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) and infrared radiation (IRIR) with exercise therapy on knee pain and function in farmers with osteoarthritis.Method: This was an experimental study with a two-group pre-test and post-test design. The study was conducted at the Karang Pucung Community Health Center, South Lampung, from May to June 2025. The study population consisted of 68 farmers with osteoarthritis, representing the total sample. Thirty-four farmers with OA received 25 minutes of exercise therapy, and 34 farmers with OA received a combination of TENS and IRIR for 30 minutes. Pain measurements before and after the intervention were conducted using the Visual Analogue Scale (VAS) and the Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC). Analysis used the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test.Results: The average age of farmers in the Exercise Therapy group was 45-50 years, while in the TENS & IRR group, it was 45-50 years. In the TENS & IRR with Exercise Therapy group, there were more women with a history of osteoarthritis. In the TENS & IRR group, lesions were more common on the right side, while in the Exercise Therapy group, farmers with osteoarthritis were more common on the left side. There were differences in average knee pain and functional scores before and after administration of analgesics, a combination of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) and Infrared Radiation (IRR) with Exercise Therapy given to farmers with osteoarthritis. Conclusion: There was a difference in average pain scores before and after administration of exercise therapy in the Combined Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) and Infrared Radiation (IRR) group. However, there was a significant difference in the exercise group compared to the TENS & IRR group.Suggestion: Collaboration with relevant parties is recommended to organize educational programs and OA management for farmers using analgesics and exercise therapy. Keywords: Exercise Therapy; Farmers; Functional Knee; Infrared Radiation (IRR); Osteoarthritis Patients; Pain; Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).  Pendahuluan: Osteoartritis (OA) pada petani dapat menyebabkan gangguan fungsional yang signifikan, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Infra Red Radiation (IRR) dan exercise therapy. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh regimen kombinasi transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dan infra red radiation (IRR) dengan exercise therapy terhadap nyeri dan fungsional lutut pada petani penderita osteoartritis. Metode: Jenis penelitian ini eksperimental menggunakan pre and post test two group design. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Karang Pucung Lampung Selatan pada bulan Mei-Juni 2025. Populasi penelitian adalah petani penderita osteoatrritis sebanyak 68 petani OA dengan total sampling. 34 petani OA diberikan exercise therapy selama 25 menit dan 34 petani OA diberikan kombinasi TENS dan IRR selama 30 menit. Pengukuran sebelum dan setelah intervensi menggunakan skala nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) dan Western Ontario and Mcmaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC). Analisis menggunakan Wilcoxon test dan Mann Whitney test. Hasil: Mayoritas petani pada kelompok Exercise Therapy berusia rata – rata 45-50 tahun, sedangkan untuk kelompok TENS & IRR berusia 45-50 tahun. Pada kelompok TENS & IRR dengan Exercise Therapy, lebih banyak berjenis kelamin perempuan yang memeiliki riwayat penyakit osteoarthritis. Pada kelompok TENS & IRR lebih banyak pada lesi kanan, sedangkan pada kelompok Exercise Therapy petani mereka yang menderita osteoarthritis lebih banyak terkena pada lesi kiri. Ada tingkat rerata skor nyeri dan fungsional lutut sebelum dan sesudah diberikan Analgesik, Kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Infra Red Radiation (IRR) dengan Exercise Therapy pada petani penderita Osteoarthritis. Simpulan: Terdapat perbedaan skor rata-rata nyeri sebelum dan sesudah diberikan pada kelompok Kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Infra Red Radiation (IRR) dengan Exercise Therapy. Namun, pada kelompok Exercise terlihat selisih yang signifikan dari pada kelompok TENS & IRR. Saran: Agar menjalin kerjasama dengan pihak terkait untuk menyelenggarakan program edukasi dan penanganan OA pada petani menggunakan tindakan analgesik dan exercise therapy.   Kata Kunci: Exercise Therapy; Fungsional Lutut; Infra Red Radiation (IRR);  Nyeri; Penderita Osteoartritis; Petani; Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).
Analisis Fungsi Ereksi pada Tikus Jantan Model Hiperglikemia yang Diinduksi Aloksan Setelah Pemberian Ekstrak Lada Hitam (Piper Nigrum L.) Hadibrata, Exsa; Suharmanto, Suharmanto
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7374

Abstract

Disfungsi ereksi pada pria hiperglikemia sering kali disebabkan oleh perubahan mikrovaskuler, neuropati, dan disfungsi endotel. Kondisi ini dapat diatasi dengan pemberian ekstrak lada hitam (Piper nigrum L.). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis fungsi ereksi pada tikus jantan model hiperglikemia yang diinduksi aloksan setelah pemberian ekstrak lada hitam (Piper nigrum L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang dilakukan di Laboratorium Biokimia dan Biomolekuler Fakultas Kedokteran Universitas Lampung bulan Juli-Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan Rattus norvegicus galur Sprague Dawley sebagai subjek uji, sebanyak 6 ekor dan 5 kelompok (30 ekor). Perlakuan pemberian ekstrak diberikan setiap hari selama 8 hari pada seluruh kelompok. Penentuan dosis ekstrak lada hitam sebesar 122,5mg/KgBB dan 245mg/KgBB selama 8 hari. Fungsi ereksi hewan percobaan dinilai melalui hasil Total Penile Reflex (TPR). Uji statistik yang digunakan adalah Oneway ANOVA. Pemberian ekstrak lada hitam pada tikus hiperglikemia terbukti dapat memperbaiki fungsi ereksi tikus jantan (p<0,001).
Hubungan antara Ketersediaan Tutup Penampung Air dan Frekuensi Pengurangan Penampung Air dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Rianto, Muhamad Arif; Suharmanto, Suharmanto; Berawi, Khairun Nisa; Susianti, Susianti; Pramesona, Bayu Anggileo
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7377

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Wilayah kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro mengalami peningkatan signifikan kasus DBD, dari 5 kasus pada tahun 2022 menjadi 87 kasus pada tahun 2024. Faktor lingkungan, khususnya ketersediaan tutup penampung air dan frekuensi pengurasan, diduga menjadi faktor risiko utama kejadian DBD. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara ketersediaan tutup penampung air dan frekuensi pengurasan penampung air dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 389 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, terdiri dari 57 kasus positif DBD dan 332 kasus negatif DBD. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang teruji validitas (nilai r berada pada rentang 0,467-0,786) dan reliabilitas nya (alpha Cronbach 0,97) dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memiliki tutup penampung air (47,8%) dan tidak melakukan pengurasan secara rutin (49,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara ketersediaan tutup penampung air dengan kejadian DBD (p-value = 0,018; OR = 2,080; 95% CI = 1,165-3,715). Responden yang tidak memiliki tutup penampung air berisiko 2,080 kali lebih tinggi mengalami DBD. Terdapat hubungan signifikan antara frekuensi pengurasan penampung air dengan kejadian DBD (p-value = 0,043; OR = 1,888; 95% CI = 1,057-3,371). Responden yang tidak menguras penampung air minimal satu kali seminggu berisiko 1,888 kali lebih tinggi mengalami DBD. Ketersediaan tutup penampung air dan frekuensi pengurasan penampung air merupakan faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro. Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat melalui program promosi kesehatan dan intensifikasi pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 4M Plus.
Hubungan Tingkat Stres dengan Emotional Eating pada Mahasiswa Amelia, Rizqina Fara; Suharmanto, Suharmanto; Azka, Laisa; Saftarina, Fitria
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7378

Abstract

Makan emosional (emotional eating) merupakan pola makan yang dipengaruhi oleh kondisi psikologis seseorang, terutama saat mengalami emosi negatif seperti stres, cemas, atau depresi. Mahasiswa kedokteran termasuk kelompok dengan tingkat stres tinggi akibat beban akademik dan nonakademik yang berat, sehingga berpotensi mengalami emotional eating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan emotional eating pada peserta didik Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 269 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Variabel bebasnya adalah tingkat stres yang diukur menggunakan DASS-42 subskala stres, sedangkan variabel terikatnya adalah emotional eating yang diukur menggunakan kuesioner EADES. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan emotional eating (p=0.000). Sebagai kesimpulan, stres normal hingga sangat berat dapat meningkatkan risiko terjadinya emotional eating pada peserta didik kedokteran.
Pengetahuan Berhubungan dengan Pemeriksaan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Wanita Usia Subur Hanriko, Rizki; Saputra, Oktadoni; Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2310

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis kanker dengan insiden ketiga terbanyak di dunia dari seluruh jenis kanker pada wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan metode Inspeksi Visual Asam Asetat. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kota Meto Provinsi Lampung, dengan sampel 208 wanita usia subur. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel bebas adalah pengetahuan dan variabel terikat adalah pemeriksaan metode Inspeksi Visual Asam Asetat. Alat pengumpul data menggunakan lembar kuesioner yang dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Pengolahan data mencakup editing, coding, entry, tabulating dan cleaning. Analisis data menggunakan persentase dan uji Chi-Square. Sebagian besar responden dengan pengetahuan baik sebanyak 174 orang (83,7%), dan tidak melakukan pemeriksaan metode IVA sebanyak 157 orang (75,5%). Analisis mendapatkan sebagian besar yang melakukan pemeriksaan metode IVA adalah adalah dengan pengetahuan baik (28,2%) dan yang tidak melakukan pemeriksaan metode IVA adalah dengan pengetahuan kurang (94,1%). Analisis mendapatkan ada hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan metode IVA (p=0,011; OR=6,27).
Efektivitas Program Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue Nurmumpuni, Dwita; Kurniawan, Betta; Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2423

Abstract

Risiko masyarakat terhadap demam berdarah juga bergantung pada pengetahuan, sikap dan praktik masyarakat terhadap demam berdarah, serta pelaksanaan kegiatan rutin pengendalian vektor berkelanjutan di masyarakat yang digalakkan oleh pemerintah. Tujuan review ini adalah untuk menguraikan efektivitas program pemberantasan DBD. Review artikel ini dilakukan dengan cara mencari artikel pada database Google Scholar dan Pubmed dengan menggunakan kata kunci “efektivitas program”, “pemberantasan” dan “demam berdarah dengue”. Artikel yang didapatkan sebanyak 17 artikel dan 6 artikel memenuhi syarat untuk dilakukan analisis. Peneliti membuat rangkuman dan melakukan interpretasi dari masing-masing hasil penelitian. Berbagai upaya pencegahan DBD telah dilakukan di Indonesia maupun negara-negara lainnya. Pada umumnya, program pencegahan pengendalian DBD di setiap negara meliputi pengendalian vektor dan program edukasi untuk masyarakat terkait gejala DBD dan cara pencegahannya. Berbagai program juga telah diimplementasikan untuk memberantas penyakit demam berdarah dengue (DBD), namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan-hambatan dari aspek input, proses, dan output. Program ini juga masih belum optimal karena belum memenuhi standar Angka Bebas Jentik sebesar 95%.
Kebiasaan Merokok Berhubungan dengan Kejadian Tb Paru Suharmanto, Suharmanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2424

Abstract

Penemuan kasus tuberkulosis untuk semua tipe per 100.000 penduduk di Provinsi Lampung selama tahun 2016-2020 cenderung meningkat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuai hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru. Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023. Jumlah sampel sebanyak 58 orang dengan teknik simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kebiasaan merokok dan variabel terikat adalah kejadian TB paru. Alat pengumpul data menggunakan lembar kuesioner yang dilakukan uji validitas terlebih dahulu. Pengolahan data dalam penelitian ini mengikuti langkah-langkah editing, coding, entry, tabulating dan cleaning. Analisis data penelitian ini meliputi analisis univariat menggunakan persentase dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa variabel umur lebih didominasi oleh kategori umur ≥35 tahun sebanyak 67.2% atau 39 responden, variabel status ekonomi dikategori <UMR sebanyak 51,7% atau 30 responden, variabel kebiasan merokok didominasi dengan kategori perokok pasif atau tidak merokok sebanyak 62.1% atau 36 responden. Ada hubungan hubungan yang signifikan antara kebiasaan merokok dengan kejadian TB paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023, dengan nilai OR=4.718 artinya perokok aktif berpeluang 4.718 kali lebih rentan tertular TB paru, dibandingkan dengan perokok pasif atau yang tidak merokok.
Perbedaan Fasting Blood Glucose dan Waist Circumference Pada Remaja Obesitas: Studi Kasus Kontrol dengan Persamaan Ardika, Okta Besti; Larasati, TA; Suharmanto, Suharmanto
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14397

Abstract

ABSTRACT Family history of type 2 diabetes mellitus is one of the risk factors for developing T2DM in offspring that is independent of other factors. To see if there is a difference in mean fasting blood glucose levels and abdominal circumference in obese adolescents with a family history of type 2 diabetes mellitus and without a family history of type 2 diabetes mellitus. A case control study comparing the case group (with a family history of type 2 diabetes mellitus) and the control group (without a family history of type 2 diabetes mellitus), each totaling 40 subjects with the same criteria based on age and gender. Based on the results and processing of research data, the results of the normality test are normally distributed using the independent T statistical test and not normally distributed using the Mann-Whitney statistical test. The results of fasting blood glucose level test with Mann-Whitney obtained p=0.874 (p-value>α=0.05) and abdominal circumference test with independent T obtained p=0.691 (p-value>α=0.05). There was no significant mean difference between fasting blood glucose levels and abdominal circumference in obese adolescents with a family history of type 2 diabetes mellitus and without a family history of type 2 diabetes mellitus. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Obesity, Fasting Blood Glucose, Abdominal Circumference  ABSTRAK Riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu faktor risiko terjadinya DMT2 pada keturunannya yang bersifat independen tanpa dipengaruhi faktor-faktor lain. Untuk melihat apakah ada perbedaan rerata kadar glukosa darah puasa dan lingkar perut pada remaja obesitas dengan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 dan tanpa riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2. Studi case control yang membandingkan antara kelompok kasus (dengan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2) dan kelompok control (tanpa riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2) yang masing-masing berjumlah 40 subjek dengan kriteria yang sama berdasarkan umur dan jenis kelamin. Berdasarkan hasil dan pengolahan data penelitian, hasil uji normalitas yang berdistribusi normal menggunakan uji statistik T independen dan tidak berdistribusi normal menggunakan uji statistik Mann-Whitney. Hasil uji kadar glukosa darah puasa dengan Mann-Whitney diperoleh p=0,874 (p-value>α=0,05) dan uji lingkar perut dengan T independen diperoleh p=0,691 (p-value>α=0,05). Tidak terdapat perbedaan rerata yang signifikan antara kadar glukosa darah puasa dan lingkar perut pada remaja obesitas dengan riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2 dan tanpa riwayat keluarga diabetes melitus tipe 2. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Obesitas, Glukosa Darah Puasa, Lingkar Perut
Gambaran Jenis Pekerjaan Ayah dan Status Pekerjaan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Puskesmas Seputih Surabaya Lampung Tengah Kalih, Abigael Ludwina; Sutarto, Sutarto; Suharmanto, Suharmanto; Sangging, Putu Ristyaning Ayu
Medula Vol 14 No 11 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i11.1409

Abstract

Stunting refers to short or very short stature based on length or height for age that is less than -2 standard deviations on the WHO growth curve. The World Health Organization (WHO) estimated that 22.2% or 149.2 million children under 5 years old suffered from stunting in 2020. Stunting is caused by two factors: direct and indirect factors.This study aims to examine the relationship between the father's type of occupation and the mother's employment status with the incidence of stunting in the working area of the Seputih Surabaya Public Health Center, Central Lampung. The study employed a cross-sectional design, with a sample of 57 toddlers from the Seputih Surabaya Subdistrict, Central Lampung Regency. The research was conducted from September to November 2024. The sampling technique used proportional random sampling and simple random sampling. This study utilized consent forms containing statements of willingness to participate as respondents, and data collection was conducted using questionnaires. The questionnaire included questions about the father’s type of occupation (e.g., farmer, civil servant, entrepreneur/trader, accountant, livestock farmer, fisherman, employee, teacher, or unemployed) and the mother’s employment status (working or not working). The data were analyzed univariately. The results showed that among toddlers with stunting, the most common type of father's occupation was farming, involving 33 children (58%). Regarding the mother’s employment status, the majority of stunted toddlers had mothers who were not working, accounting for 35 children (61.4%).
Co-Authors Adah, Nur Nelisa Ade Yonata, Ade Adie Setyawan, Nanang Aep Saefullah Agus Supinganto Agus Suyetno Aini, Emizatul Akmal, Firdaus Alberto Taolin Ali Saukah Ali Saukah Alma Abigail Pamarta Amelia, Erry Rizki Amelia, Rizqina Fara Aminuyati Andi Nafisah, Andi Anindyaguna, Anggit Annisya, Annisya Ardika, Okta Besti Ari Wahyuni Asep Sukohar Atri Sri Ulandari Aulia Nur Fadilah Ayuwardani, Mellasanti Azka, Laisa Bayu Anggileo Pramesona Bayu Setyo Nugroho, Bayu Setyo Betta Kurniawan, Betta Budi Prasetya Cayandrawati Sutiono, Cayandrawati Dani Irawan Daulay, Suryani A. Dedy Arisjulyanto Devie, Erika Dian Isti Angraini Dian Luthfiyati, Dian Didik Nurhadi Didin Zakariya Lubis Dika, Johan Wayan Dilla Syahra Noor Fitri Diska Fatima Virgiyanti DWi Aulia Ramdini Dwi Puji Septarini Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eddy Sutadji Elisa, Syavira Endro Prasetyo Wahono Eny Suspartiana Ety Apriliana Evynurul Laily Zen Exsa Hadibrata Faisal Muhammad, Faisal Farouk, Umar FAUZAN ABDILLAH Febri Febri Febrianta, Muhammad Kaisar Firdaus, Purna Firman Fajar Perdhana Fitria Saftarina Fitriyani Fitriyani Fredison Fredison Fredison, Fredison Furaidah Gunadi H. Abd. Sulistyo Hadibrata, Exsa Halim Tjiwidjaja Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza A Hasanah, Sabila Hdibrata, Exsa Hendra Candra Hendri Busman Heny Setyawati Hermawan , Iwan Hindrawati, Gita I Putu Ngurah Wage Myartawan Ilmidin, Ilmidin Imam Maliki Imam Sudjono Inayah Inayah Inayah Intanri Kurniati Ismawanto, Iqbal Iwan Hermawan Iwan Hermawan Jati Nugroho Jayaun Jayaun Jayaun, Jayaun Jazuli, Khanif Johannes Ananta Prayogo Joned C. Saksana Kalih, Abigael Ludwina Kanzulli, Mohammad Haidar Khadafi Indrawan Khairul Saleh Khairun Nisa Khoerunisa, Asti Kurniawan, Ryanda Masri Kusuma, Ardhanari Hendra L.P, Eka Ananda Laras Pratiwi, Astari Larasati, Ratri M. Lestari, Dian Puji Lulus Irawati Luqman Khakim Luqman Khakim Lusiana Rahmawati Lusina, Septia Eva M. Ridho Ulya Maharani, Shella Maria Hidayati Maula, Nadliatul Mirjam Anugerahwati Mohammad Adnan Latief Mohammad Adnan Latief Monica D.D. Oka Muhammad Faisal Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti Muhammad Iqbal Muhammad Rizky Hasan, Muhammad Rizky Muhammad Sultan, Muhammad Mukhlis Imanto, Mukhlis Mutia Devi Ariyana, Mutia Devi Mutiara Fauza Nainggolan, Hotman Natama Nanang Adie Setyawan Nastiti, Ana Putri Nazia, Marsa Zahra NILA PRATIWI, NILA Nilna Fauza Nirwan, Qurratul Aina Noor, M. Arief Novita Carolia Nur Siyami Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhidayat, M. Nurmumpuni, Dwita Nurul Utami Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktoba, Zulpakor Ona Rahmawati Ovalia, Nora Wilya Pandu Atri Saputra Parnawati, Tantry Ajeng Pramesona, , Bayu Anggileo Pratama, Aldino Pratama Pratama, Bagas Pratama, Muhammad Yandi Pratiwi, Mona Inayah Puput Tri Hartanti Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo, Purnomo Putera, Alifi Restu Puteri Sahra Salsabila Putri Pertiwi, Made Gendis Qudus Sabha Adhinugraha Rahmat Febriawan rahmawati, selvi Raisa Fadilla Ramadhan Triyandi Ramdini, Dwi Aulia Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Rasyid, M. Fauzan Abdillah raudatul jannah Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Risal Wintoko Risal Wintoko Risti Graharti Rizki Hanriko Rudiyanto, Waluyo Safitri, Nara Salima, Rianti Salma Alya Ihsan Salsabila, Aqilla Salsiyah, Sri Marhaeni Sangging, Putu Ristyaning Ayu Saputri, Kharisma Sartono Sartono, Sartono Septiarti, Nadiya Puput Ika Setiawati, Lita Setiorini, Anggi Sihaloho, San Maulina Siti mutmainnah Sitti Aliyah Azzahra Sofyan Musyabiq Wijaya Sormin, Merris Hartati Sri Eka Sadriatwati, Sri Eka Suhermanto Suhermanto Suhermanto, Suhermanto Suhermanto, Suhermanto Sujadi, Didi Sulistiyani, Endang Supardal Supardal, Supardal Suparmin, Agus Susianti Susianti, Susianti Sutariyono Sutariyono Sutarto Sutarto Sutaryono Sutyarso Suyatno Suyatno Syafran Nurrahman TA Larasati Tafsiruddin, M. Taolin, Alberto Titik Haryati Tohiroh Tohiroh Tohiroh, Tohiroh Triyandi, Ramadhan Tugiyono Tugiyono Tuwoso Ulinnuha, Najwa Unsunnidhal, Lalu Utama, Nadila Gita Putri Utami Widiati Utami, Hadiahti Utami, Wiranti Sri Wakhdan Wakhdan War, Muhammad Fitra Wardhana, Muhammad Fitra Wartariyus Wicaksono, Moch. Wahyu Widia, Chyci Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiranti Sri Utami Wiwi Febriani Yaktiworo Indriani Yazid Basthomi Yunianto, Andi Eka Yuniar, Mirza Yuningrum, Hesti Zada Amalia Agatha Sari Zada Amalia Agatha Sari Zeta, Nathasya Karren