Articles
Pengaruh Penambahan Tepung Keladi (Colocasia escelunta) Terhadap Kualitas Sensoris Nugget Ayam
Saleh, Faradila;
Lestari, Sri;
Yusnaini, Yusnaini
Cannarium Vol 22, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/cannarium.v22i1.8033
This research aims to determine the sensory quality (color, texture, aroma and taste) of chicken nuggets added with taro flour. This research was carried out at the Animal Husbandry Study Program Laboratory, Faculty of Agriculture, Khairun University, from June to August 2023. This research used a Unidirectional Completely Randomized Design (CRD). The data obtained was analyzed using Variety Print Analysis. The results of the research showed that chicken nuggets with the addition of taro flour had a very real effect when viewed from the highest average color in the P0 treatment, namely 3.77, the highest average texture in the P4 treatment, namely 3.69, the highest aroma was in the P4 treatment, namely 4.17 and the highest average taste. in the P0 treatment, namely 4.07.
Competence and Performance of Clinical Instructors during the Implementation of Group E-Mentoring for the Optimization of Student Guidance
Yusnaini, Yusnaini;
Br. Karo, Dina Andriani;
Pagan, Muasir;
Elna, Nandara Priyanti;
Ratnaningsih, Tri
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 13, No 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15760
Competency-based nursing education requires students to master clinical skills critical to workforce readiness; however, challenges persist in the field practicum due to limited structured guidance. This study addresses the lack of research on the effectiveness of structured digital e-mentoring programs in Indonesian clinical settings. The purpose was to evaluate the impact of group e-mentoring on the competence and performance of clinical instructors in supporting nursing student guidance at Nurul Hasanah Hospital, Kutacane. A quantitative quasi-experimental design with a pre- and post-test (without control group) was used. Total sampling based on inclusion criteria resulted in 60 respondents, including clinical instructors and nursing students. Competence was measured using the Mentor Competencies Instrument (MCI), and performance was assessed with the Nurse Mentor Performance Assessment tool. Data analysis employed the Wilcoxon signed-rank test to compare pre- and post-intervention scores. Results demonstrated statistically significant improvements in competence (mean increased from 115.2 to 148.3) and performance (mean increased from 55.8 to 66.2), with p-values of 0.000 and 0.001 respectively, indicating a positive effect of preceptorship and mentorship training integrated within the group e-mentoring program. These findings suggest that structured digital e-mentoring enhances clinical instructors' ability to provide effective student guidance, optimizing clinical education in resource-limited settings.
Hubungan Kadar Hemoglobin dengan Involusi Uterus
Seriana, Irma;
Yusnaini, Yusnaini
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan utama di seluruh dunia. Anemia pada masa nifas menyebabkan sub involusi uterus yang mengakibatkan perdarahan postpartum, memudahkan infeksi postpartum, pengeluaran ASI berkurang, dan mudah terjadi infeksi payudara. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan rancangan crossectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar sebanyak 43 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara anemia dengan involusi uterus ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya dengan nilai p=0,032 (p<0,05). Ibu nifas yang anemia mempunyai risiko 11,2 kali mengalami involusi uterus tidak normal. Anemia dapat menyebabkan terganggunya involusi uterus ibu nifas.
Literatur Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Anak Usia Sekolah
Yumni, Dhiya;
Yusnaini, Yusnaini;
Dewi, Dewi
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 1 (2021): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Total keseluruhan penduduk dunia yang menderita anemia sebanyak 1,62 miliar orang dengan prevalensi anak sekolah yaitu 25,4% dan menyatakan bahwa 305 juta anak sekolah diseluruh dunia menderita anemia. Berdasarkan data pada Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 didapatkan anak dengan kelompok Anak Usia Sekolah sejumlah 33.476.512 jiwa dengan prevalensi anak penderita anemia sebesar 46,56 %. Menurut Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 penderita anemia pada Anak Usia Sekolah sekitar 12% remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan mengalami anemia, yang sebagian besar diakibatkan kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi). Anemia pada anak usia sekolah dapat terjadi yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti menderita kekurangan gizi dan protein, Kurangnya pengetahuan ibu terhadap strategi penyusunan menu sehat dan keterbatasan kemampuan sosial ekonomi,. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan review dari beberapa literature terkait Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Anemia Pada Anak Usia Sekolah. Metode Penelitian Ini Menggunakan Metode Literature Review yang didapatkan dari 10 artikel terkait asupan zat besi, sarapan pagi, pendidikan dan pendapatan orang tua. Hasil dari 10 artikel yang di review didapatkan bahwa terdapat pengaruh antara faktor faktor yang menyebabkan kejadian anemia pada anak usia sekolah. kesimpulan didapatkan bahwa asupan zat besi, sarapan pagi, pendidikan dan pendapatan orang tua memiliki pengaruh terhadap kejadian anemia pada anak usia sekolah.. Saran diharapkan bagi fasilitas kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan terkait penyebab terjadinya anemia. Dan menyediakan informasi terkait pencegahan dan penanggulangan anemia pada anak usia sekolah.
Literatur Review: Hubungan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja
Yusnaini, Yusnaini;
Maybi Nazilla, Erla;
Zahri, Kartina
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Status gizi pada usia remaja akan mempengaruhi kehidupannya di masa mendatang dan dapat menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya yaitu dapat menyebabkan anemia, terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan, dan juga dapat mengganggu siklus menstruasi. Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki persentasi cukup tinggi adanya gangguan status gizi pada remaja, yaitu 37,6% mengalami status gizi kurus, 35,7% mengalami status gizi pendek dan 3,0% mengalami obesitas. Tujuan Penelitian : Untuk melakukan review pada beberapa literatur terkait dengan hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode literatur review Hasil : Hasil literature review menunjukkan bahwa 8 artikel menyatakan adanya hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja sedangkan 2 artikel lainnya menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi. Kesimpulan dan Saran: kesimpulan dari penelitian ini adalah Status gizi yang tidak normal pada remaja berdampak terhadap siklus menstruasi remaja yaitu siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Dari 10 artikel yang di review, 8 artikel diantaranya menunjukkan hasil yang sama. Disarankan bagi institusi kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada remaja dan memberikan informasi dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang makanan yang bergizi seimbang untuk remaja.
Pengaruh Pemberian Susu Kedelai terhadap Dismenorea Primer pada Remaja Puteri
Seriana, Irma;
Yusnaini, Yusnaini
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 14 No. 2 (2021): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi yang menyebabkan ketidaknyamanan sehingga dapat menganggu aktifitas fisik remaja puteri. Penelitian ini menggunakan quasi experimen dengan rancangan non randomized pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan di Dayah Insan Qur’ani Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja puteri yang mengalami dismenore. Sampel dibagi menjadi dua kelompok perlakuan terdiri atas 16 orang masing-maisng kelompok. Kelompok pertama adalah remaja putri yang diberikan susu kedelai dan kelompok kedua adalah remaja puteri yang diberikan air mineral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu kedelai menyebabkan penurunan intensitas dismenore remaja puteri dengan nilai p=0,034 (p<0,05). Susu kedelai menyebabkan berkurangnya keluhan dismenore pada remaja puteri di Dayah Insan Qur’ani Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar.
Pembelajaran Luring Dan Daring Terhadap Perkembangan Intelektual Anak Sekolah Dasar Negeri 53 Banda Aceh
Yusnaini, Yusnaini;
Nurfatuljannah;
Iin Fitraniar
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2024): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v17i2.279
Pada tanggal 11 Maret 2020, WHO telah mengumumkan Covid-19 sebagai pandemik dunia dikarenakan penyebaran dan peningkatan jumlah kasusnya yang pesat, untuk meminimalisir penularan Covid-19 pada anak, maka pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah melalui metode daring. Perkembangan intelektual anak sekolah dasar merupakan kemampuan penting yang berhubungan dengan tujuan belajar dan berorientasi pada kemampuan berpikir. Perubahan ditetapkannya pembelajaran dari rumah tentu menjadi kurang efektif jika dibandingkan dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara langsung melalui tatap muka antara guru dan siswa. Beberapa dampak yang ditimbulkan akibat proses belajar dari rumah diantaranya yaitu banyak siswa yang mengeluh tidak dapat memahami materi yang diajarkan oleh guru karena mereka tidak mendapatkan penjelasan secara langsung, pembelajaran menjadi kurang efektif, materi yang didapatkan anak sangatlah minim dan jauh dari acuan minimal yang seharusnya dicapai ketika pembelajaran berlangsung secara normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran luring dan daring terhadap perkembangan intelektual Anak Sekolah Dasar Negeri 53 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pembelajaran luring dengan pembelajaran daring terhadap perkembangan intelektual anak sekoloah dasar. Pembelajaran luring lebih baik diterapkan di tingkat sekolah dasar daripada pembelajaran daring, karena pembelajaran luring dapat memberikan pengalaman belajar secara komprehensif.
LITERATUR REVIEW : HUBUNGAN PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI PADA BADUTA
Yusnaini, Yusnaini;
Khamsiah
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 16 No. 1 (2023): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30867/nasuwakes.v16i1.280
Latar Belakang: Pemberian MP-ASI berarti memberikan makanan lain sebagai pendamping ASI yang diberikan pada bayi dan anak usia 6-12 bulan. MP-ASI yang tepat dan baik merupakan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi sehingga bayi dan anak dapat tumbuh kembang dengan optimal. MP-ASI diberikan secara bertahap sesuai dengan usia anak, melalui dari MP-ASI jenis lumat sampai anak menjadi terbiasa dengan makanan keluarga. Disamping MP-ASI, pemberian ASI terus dilanjutkan sebagai sumber zat gizi dan faktor pelindung penyakit hingga mencapai anak usia dua tahun atau lebih.Tujuan Penelitian: Untuk melakukan review pada beberapa literature terkait hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi pada bayi usia 6-24 bulan.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review.Hasil penelitian: Hasil penelitian secara umum pemberian MP-ASI dini berhubungan dengan status gizi, Pemberian MP-ASI tepat waktu berhubungan dengan status gizi.Kesimpulan: Ada hubungan antara Pemberian MP-ASI pada anak usia 6-24 dengan status gizi.Saran: untuk penelitian selanjutnya dapat diharapkan dapat menjadi rujukan untuk lebih banyak lagi penelitian tentang pemberian MP-ASI dengan status gizi.
Penerapan Metode Menyusui Lebih Efektif Dibandingkan Metode Kangguru Dalam Meringankan Nyeri Saat Penyuntikan Imunisasi DPT I Pada Bayi
Yusnaini, Yusnaini;
Khairina, Nisa;
Lajuna, Lia
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 1 (2020): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada tahun 2017, diperkirakan 19,9 juta bayi di seluruh dunia tidak terjangkau oleh layanan imunisasi rutin seperti 3 dosis vaksin DPT. Khususnya pencapaian program imunisasi di Puskesmas perawatan Ingin Jaya pada tahun 2017 adalah BCG sebanyak 618 (86,07%) dari target 95%, DPTHB1 sebanyak 605 (84,26%) dari target 90%, DPTHB 3 sebanyak 535 (90%) dari target 95%, Polio sebanyak 551 (92,917%) dari target 95% dan Campak sebanyak 578 (97,47%) dari target 95%. Cakupan desa UCI adalah 39 desa (78%) dari target 90%. Dari capaian tersebut masih banyak ibu-ibu yang berada di wilayah kerja Ingin Jaya yang tidak memberikan imunisasi kepada bayinya dengan berbagai alasan, salah satunya dikarenakan rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyuntikkan imunisasi. Untuk melihat efektivitas Metode Kangguru dan Menyusui terhadap Intensitas Nyeri saat Imunisasi DPT 1 pada Bayi di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya. Penelitian ini menggunakan metode pre–Experimental Design atau Quasy-Eksperimental Design dengan Post test only design with non-equivalent group dengan subjek penelitian yang dipilih adalah semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji statistic menggunakan U Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan yang signifikan nyeri saat imunisasi pada kelompok metode kangguru dan kelompok metode menyusui. Metode menyusui lebih efektif dibandingkan metode kangguru dalam mengatasi rasa nyeri saat Imunisasi DPT1 pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya.
Efektifitas Pemberian Tablet Fe dengan Vitamin C dan Jus Jambu Biji Merah (Psidium Guajava L.) Terhadap Lama Penyembuhan Rupture Perineum (Literatur Review)
Yusnaini, Yusnaini;
Rismayanti, Rismayanti;
Zahri, Kartina
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 2 (2020): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perdarahan postpartum menjadi penyebab utama 40 % kematian ibu di Indonesia, salah satu hal yang menyumbang angka kematian ibu adalah perdarahan pada proses persalinan. Perlukaan jalan lahir dapat mengenai vulva, perineum, uterus, vagina dan serviks. Salah satu perlukaan jalan lahir adalah ruptur perineum.Tujuan Penelitian untuk mengetahui efektifitas pemberian tablet Fe dengan vitamin C dan Jus Jambu Biji terhadap proses penyembuhan luka rupture perineum. Penelitian ini menggunakan metode literatur review pada 7 jurnal dengan 5 jurnal nasional dan 2 jurnal internasional. Hasil Penelitian: Penyembuhan luka perineum akan lebih cepat sembuh dengan pemberian tablet Fe + jus jambu biji dibandingkan dengan pemberian tablet Fe + vitamin C. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya kandungan vitamin C yang dimiliki buah jambu biji merah yang banyak vitamin dan mineral yang tidak dimiliki oleh vitamin C sintetik. Dengan begitu hemoglobin akan meningkat dan suplai oksigen ke sel jaringan akan tercukupi dan proses penyembuhan akan lebih baik. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa pemberian tablet Fe dan jus jambu biji merah (Psidium guajava L.) lebih efektif terhadap lama penyembuhan rupture perineum.