p-Index From 2021 - 2026
23.426
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam International Journal of Education BAHASA DAN SASTRA Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Al-'Adalah Lingua Cultura Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Toleransi: Media Ilmiah komunikasi Umat Beragama Al-Manar : English and Arabic Journal TARBIYA : Journal Education in Muslim Society ARABIYAT Jurnal Sosioteknologi Jurnal Al-Tadzkiyyah KEMBARA Mimbar Sekolah Dasar Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Gramatika Equilibrium: Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Journal of English Language Studies Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Arabi : Journal of Arabic Studies Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan INSANCITA Jurnal Ilmiah Lingua Idea BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) Jurnal Metamorfosa Jurnal As-Salam Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Alfaz (Arabic Literatures for Academic Zealots) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Wiralodra English Journal (WEJ) Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Research and Innovation in Language Learning Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Basicedu Japanese Research on Linguistics, Literature, and Culture Journal on Education Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Perspektif Apollo Project: Jurnal Ilmiah Program Studi Sastra Inggris BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Pendidikan dan Konseling SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Scope: Journal of English Language Teaching PROJECT (Professional Journal of English Education) Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Sasindo Unpam Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Al-Ittijah : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Bahasa Arab TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Attractive : Innovative Education Journal ALSUNIYAT: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa J-Litera; Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Budaya Jepang Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Arabic Language Teaching IJALT Didaktika: Jurnal Kependidikan Kalamuna Mezurashii: Journal of Japanese Studies Saintara : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Maritim Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Pendekatan Kebijakan Publik dalam Politik Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Feminism and Gender Studies JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Fikruna : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu MANDARINABLE: Journal of Chinese Studies Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AKHLAQUL KARIMAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Innovative: Journal Of Social Science Research Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies Jurnal Guru Indonesia Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Ad-Dhuha: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam Kalimatuna: Journal Of Arabic Research Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) REGISTER JOURNAL Jurnal Pendidikan Progresif Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture INJECT Interdisciplinary Journal of Communication iRecall Journal Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Sawerigading Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Tarbawi Al-Haditsah JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Karakter dalam Perspektif Muslim dan Barat Ahmad Fuadin; Syihabuddin Syihabuddin
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 2 (2023): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/munawwarah.v15i2.339

Abstract

The human need to have good and positive personality qualities in everyday life. Good character is very important to achieve true success and happiness in life. This research was conducted with the aim of understanding the concept of character in more depth, finding the correlation between character and success and happiness in life, as well as developing strategies and techniques to improve good character. This article discusses the concept of character from Muslim and Western perspectives. The research method used is a qualitative method with a library science approach. The results of this research show that from a Muslim perspective, good character is character that is based on religious teachings and always tries to improve itself from time to time. The concept of character in Islam has a close relationship with the moral and ethical values ​​taught by the Islamic religion. Meanwhile, from a western perspective, the concept of character has a broader meaning and is not related to a particular religion. A good character in a western perspective is a character who has strong and positive personality qualities. Even though there are different views, the concept of character still has a very important role in human life to achieve true success and happiness. Therefore, understanding and developing good character needs to be carried out by individuals from these two perspectives, so that they are able to overcome challenges in life in a positive and constructive way.
Struktur Mikro Wacana Fek Nono Hau Ana: Kajian Wacana Kritis Teun Van Dijk Joni Soleman Nalenan; Syihabuddin Syihabuddin; Rinaldi Supriadi; Noviana Laurencia Surjadjaja; Mohammad Ali
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 2 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Tiga (3) Negara: Indonesia, Taiwan dan Jor
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/ewcrqk90

Abstract

Ritual Fek Nono Hau Ana (FNHA) merupakan tradisi turun-temurun Uab Meto di Kecamatan Meomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara, sebagai bentuk permohonan izin kepada leluhur sebelum membuka lahan pertanian. Ritual ini dianggap krusial karena ketidakpatuhan diyakini dapat mendatangkan malapetaka, mulai dari kecelakaan kerja hingga kegagalan panen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan struktur mikro wacana ritual FNHA dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun van Dijk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan simak libat cakap. Rekaman tuturan ritual ditranskripsikan dan dianalisis berdasarkan empat elemen struktur mikro, yakni semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada elemen semantik, wacana FNHA menggunakan latar tempat sakral dan latar waktu yang menghubungkan dimensi sekarang dengan masa lalu serta menggunakan detail identitas leluhur yang spesifik guna menegaskan maksud permohonan perlindungan dan legitimasi lahan. Secara sintaksis, ditemukan penggunaan kalimat deklaratif-performatif yang repetitif serta dominasi kata ganti hai ‘kami’ dan hit ‘kita’ untuk menciptakan inklusivitas antara manusia dan roh. Pada aspek stilistik, pemilihan diksi bernuansa kekeluargaan seperti ina dan afoan menunjukkan ideologi masyarakat yang menempatkan leluhur sebagai bagian hierarki keluarga besar. Pada elemen retoris, penggunaan repetisi leksikal leko-leko ‘baik-baik’ dan metafora seperti nesba matan ‘pintu masuk’ berfungsi sebagai penekanan moral dan penegasan kehadiran leluhur secara imanen. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan struktur mikro yang sebelumnya belum tersentuh, sekaligus sebagai upaya dokumentasi budaya untuk mencegah kepunahan tradisi lisan Uab Meto di masa depan.
Model of Campus Mosque Development in Promoting Religious Moderation: A Cross-Case Study of Five Universities in West Java Aid Samsudin; Momod Abdul Somad; Syihabuddin; Edi Suresman
Jurnal Perspektif Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Perspektif
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v10i1.465

Abstract

Religious moderation is an increasingly pressing national priority in Indonesia. However, campus mosque programs, despite their strategic position as co-curricular development spaces in higher education, have not been systematically designed based on measurable moderation indicators. This study aims to: describe the operational model of campus mosque revitalization in promoting religious moderation among students; and assess the strengths and weaknesses of this model in relation to the objectives of religious moderation. A qualitative cross-sectional case study was conducted at five purposively selected campus mosques in West Java: Al-Furqon Mosque (UPI), Salman Mosque (ITB), Ikomah Mosque (UIN Sunan Gunung Djati), Agung Mosque (UNPAD), and Ukhuwah Islamiyah Mosque (UI). Data were collected through in-depth interviews, focus group discussions, contextual observations, and document analysis, then analyzed using thematic analysis. The revitalization of campus mosques in the five locations was implemented through three integrated dimensions of worship, education, and welfare with a cadre-based and inclusive management system. Its main strengths are: holistic development, inclusive governance, cadre sustainability, and contextual responsiveness. However, weaknesses remain: the lack of indicator-based design, standard operating procedures, monitoring and evaluation mechanisms, minimal interfaith literacy, and formal integration with general and character education. In conclusion, campus mosques have a strong foundation for religious moderation, but require a more structured, indicator-based, and institutionalized revitalization model to ensure measurable and sustainable impact.
Strategy Model For Internalizing The Values Of Faith And Piety Through Learning Non-Religious Courses In Islamic Higher Education of Islamic Education Students Ahmad Khomaini Syafeie; Syihabuddin Syihabuddin; Kama Abdul Hakam; Aceng Kosasih; Encep Syarief Nurdin
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 01 (2026): Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/354ppw11

Abstract

This study aims to develop an effective strategy model for internalizing the values of faith and piety within non-religious courses in Islamic higher education. Despite institutional expectations to cultivate holistic student character, existing instructional practices often lack structured frameworks that integrate spiritual values into general course content. Employing a Research and Development design using the ADDIE model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation this study identifies learner needs, designs value-integrated instructional components, develops prototype materials, and evaluates their feasibility and effectiveness. Mixed data from surveys, interviews, observations, expert validation, and pilot implementation reveal that the model enhances students’ spiritual awareness, engagement, and character formation without compromising academic competencies. The study concludes that the IMTAQ-based strategy model provides a practical and pedagogically grounded approach for strengthening the integration of faith and piety across non-religious course settings in Islamic higher education. Keywords: Faith and piety internalization; IMTAQ-Strategy model; Islamic higher education.  
Bridging Classical Arabic Rhetoric and Cognitive Linguistics: A Systematic Review of Kinayah and Conceptual Metaphor Theory Yusuf Ali Tantowi; Syihabuddin Syihabuddin; Dadang Sudana; Mohamed Mohamed Emam Dawood
Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban Vol. 9 No. 2 (2025): Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jta.v9i2.52061

Abstract

Descriptive classical balaghah approaches have dominated figurative studies in the Qur'an. In its development, Qur'anic studies have begun to utilise cognitive linguistic approaches, albeit to a limited extent. These two approaches have not been systematically integrated, even though they share a common vision in understanding indirect meaning. This study aims to map the integration of the concept of Kināyah in classical balaghah with the conceptual metaphor theory (CMT) framework in Qur'anic linguistic studies through a systematic literature review. Following the PRISMA 2020 protocol and searching for data from the Scopus database, 15 articles were obtained that met the inclusion criteria and became the object of analysis. The findings show that studies discussing kinayah and CMT in the Qur'an are still scattered and partial. The characteristics of the definition and classification of kinayah refer to classical, pragmatic, and contextual semantic approaches. CMT is applied variably to explain abstract concepts in the Qur'an through metaphorical mapping, both in eschatological and theological themes, as well as in social discourse. The main challenges in integrating these two approaches include epistemological and terminological differences, as well as linguistic and cultural gaps. However, the opportunities for integration appear promising, especially at the textual and semantic analysis levels through a hybrid approach. This study emphasises the importance of developing an interdisciplinary methodological framework based on kinayah-CMT in Qur'anic linguistic studies. These findings reinforce linguistic-interpretation epistemology, advance adaptive models for Qur’anic figurative analysis, and open new directions for interdisciplinary Qur’anic studies in the digital age.
Female Representation in Han Characters Containing the Radical 女 (nǚ): A Corpus-Based Critical Discourse Analysis of Ideological Construction and Gender Bias Noviana Laurencia Surjadjaja; Syihabuddin; Rinaldi Supriadi; Joni Soleman Nalenan; Mohammad Ali
Mandarinable: Journal of Chinese Studies Vol. 5 No. 1 (2026): In Press April
Publisher : Published by Confucius Institute UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mandarinable.v5i1.3664

Abstract

Han characters (汉字) constitute one of the oldest continuously used logographic writing systems in the world, and as such they encode millennia of accumulated cultural values, social hierarchies, and ideological assumptions. This study empirically investigates the representation of women through Han characters containing the radical 女 (nǚ, ‘woman’) by employing a cultural-linguistic framework integrating corpus-based quantitative analysis, semiotic deconstruction, and critical discourse analysis. The research corpus comprises 214 characters drawn from the Kangxi Dictionary (康熙字典) and the Contemporary Chinese Dictionary (现代汉语词典, 7th edition, 2016); a supplementary diachronic corpus of 50 characters with documented oracle bone forms was drawn from the Xiaoxuetang Database of Ancient Chinese Scripts (小學堂). Frequency analysis was conducted against the MARKUS corpus (45 classical texts spanning the Han through Qing dynasties, totaling approximately 2.3 million characters). Results indicate that of the 214 characters analyzed, 61.2% carry connotations that subordinate, restrict, or pathologize the feminine; 22.4% are semantically neutral-descriptive; and only 16.4% bear positive connotations. These findings confirm that the Han writing system functions as an ideological apparatus that reproduces and consolidates patriarchal norms embedded in pre-modern and contemporary Chinese society. The study has implications for language pedagogy in the Indonesian context of Chinese-language education, for script reform policy, and for the broader scholarly debate on writing systems as ideological apparatus.
Image Representation in Supporting Students' Vocabulary Comprehension in Textbooks: A Roland Barthes Semiotic Analysis Hilmalia Asyifa; Syihabuddin Syihabuddin
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 15 No. 1 (2026): EL-IBTIKAR
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/exxge103

Abstract

Vocabulary mastery is crucial for developing students' Arabic language skills at the MTs level. Images in textbooks can help students understand vocabulary by connecting it to real life situations. However, images are often merely supplementary, leading to their educational value being overlooked. This study aims to analyze the appropriateness of images and their meanings using Roland Barthes' semiotic theory to support students' vocabulary comprehension. This study employs a qualitative approach, utilizing content analysis and purposive sampling techniques on images from the 2020 Ministry of Religious Affairs published Arabic textbook for eighth grade MTs students. Data were collected through document analysis, open ended questionnaires administered to eighth grade students at MTsS Al-Musyawarah Lembang, and interviews with teachers. The results indicate that the images in the textbook generally align with students' daily lives. However, Roland Barthes's semiotic analysis identified several issues, such as gender stereotypes, gender bias in grammar, and cultural localization. These issues create a psychological effect known as the "superiority of images," meaning students trust the images more than the Arabic text provided. Therefore, the images need to be periodically revised to prevent long term memory errors in students. Teachers also need to play an active role in correcting students' understanding in the classroom.
Membaca Sintopikal sebagai Fondasi Filosofis Pembelajaran Membaca Kritis di Perguruan Tinggi: Kajian Pemikiran Bachrudin Musthafa Syaidah Syaidah; Syihabuddin Syihabuddin; Farrah Mawaddah; Tika Afrilla
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/qk5bym98

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran (Musthafa, 2025) tentang membaca sintopikal sebagai puncak hierarki membaca strategis dalam perspektif filsafat pendidikan. Penelitian ini bertolak dari kenyataan bahwa praktik membaca di perguruan tinggi Indonesia masih terbatas pada level elementer dan inspeksional, sehingga mahasiswa belum mampu menciptakan pengetahuan baru secara mandiri. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode kajian filosofis-hermeneutis yang didukung tes membaca berjenjang secara daring kepada 19 mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon, artikel ini mengidentifikasi relevansi membaca sintopikal sebagai praktik epistemik yang memanusiakan sekaligus sebagai fondasi pembelajaran membaca kritis. Temuan kajian filosofis mengungkap tiga fondasi yang saling menguatkan: konstruktivisme epistemik  (Dewey, 1938; Vygotsky, 1978)yang memandang pengetahuan sebagai hasil konstruksi aktif; pedagogi kritis Freire yang memposisikan membaca sintopikal sebagai antitesis banking education; dan tradisi Bildung yang menempatkan membaca sebagai proses pembentukan identitas intelektual yang transformatif. Secara empiris, 84% mahasiswa menunjukkan pemahaman konseptual tinggi pada level elementer–inspeksional, namun hanya 32% mencapai level sintopikal, mengkonfirmasi kesenjangan antara mengetahui dan mempraktikkan. Sebanyak 89% mahasiswa mengakui relevansi kondisi yang didiagnosis, 95% mengalami transformasi perspektif sebagai indikasi daya Bildung, dan 100% merekomendasikan pengajaran membaca sintopikal secara eksplisit dan terstruktur. Implikasi utama artikel ini adalah desakan untuk menggeser paradigma pembelajaran membaca di perguruan tinggi dari asumsi bahwa kemampuan membaca kritis sudah dimiliki mahasiswa menuju komitmen pedagogis yang aktif melatihkannya sebagai keterampilan yang diajarkan, dibimbing, dan dinilai.
Representasi Budaya Patriarki berdasarkan Penggunaan Bahasa Danseigo dan Joseigo dalam Anime Kimi no Na wa Indria Apriza; Syihabuddin Syihabuddin
Mezurashii: Journal of Japanese Studies Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Japanese Department Faculty of Cultural Science Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/mezurashii.v7i1.12627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa gender, yakni danseigo (bahasa laki-laki) dan joseigo (bahasa perempuan), dalam anime Kimi no Na wa serta kaitannya dengan budaya patriarki di Jepang. Anime ini merefleksikan peran gender tradisional melalui dialog karakter utama, Taki dan Mitsuha, yang menggunakan danseigo dan joseigo sesuai dengan norma-norma sosial di Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis isi, di mana data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis dialog karakter dalam anime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taki, melalui penggunaan danseigo, merepresentasikan maskulinitas yang kuat dan peran laki-laki dalam masyarakat patriarki. Sementara itu, Mitsuha, melalui penggunaan joseigo, mencerminkan kelembutan dan kepatuhan yang diasosiasikan dengan peran feminin. Pertukaran tubuh antara kedua karakter mengungkapkan ketidaknyamanan yang muncul ketika mereka harus menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan gender biologis mereka, menunjukkan betapa kaku norma gender yang dipengaruhi oleh patriarki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kimi no Na wa memperlihatkan bagaimana patriarki membentuk ekspektasi sosial mengenai peran gender dan penggunaan bahasa. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperluas kajian pada berbagai anime lain serta melakukan studi komparatif lintas budaya guna mendapatkan pemahaman lebih dalam mengenai pengaruh patriarki dalam media populer.
Peran Sekolah dalam Membangun Kompetensi 6C: Sebuah Kajian Literatur Tita Setiawati; Syihabuddin Syihabuddin; Maulia Depriya Kembara
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/v12i1.10256

Abstract

Kompetensi 6C abad 21 penting dimiliki oleh siswa sebagai generasi muda penerus bangsa, agar siswa dapat menghadapi berbagai permasalahan serta tantangan-tantangan global yang semakin ke sini semakin kompleks. Kompetensi 6C abad 21 terdiri dari communication (komunikasi), collaboration (kolaborasi), critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreativitas), computational thinking (berpikir komputasional), serta compassion skills (kemampuan berempati). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai peran sekolah dalam membangun kompetensi 6C. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur dengan mengkaji 8 artikel terkait. Data-data yang dikumpulkan merupakan data-data relevan yang diperoleh dari penelitian sebelumnya yaitu pada rentang waktu 10 tahun terakhir (2014 hingga 2024) dengan bantuan aplikasi publish or perish. Beberapa peran sekolah dalam membangun kompetensi 6C diantaranya: (1) meningkatkan profesionalisme guru, (2) mengintegrasikan kompetensi 6C ke dalam pembelajaran, serta (3) merancang pembelajaran yang mendukung terlaksananya kompetensi 6C di lingkungan sekolah
Co-Authors Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Abdul Hakam Abdul Razak Abdul Razak Abdullah, Hilman T. Aceng Kosasih Aceng Kosasih Aceng Kosasih Aceng Kosasih, Aceng Aceng Ruhendi Syaifullah Acep Haryudin Adam Muhammad Nur Adhea Tsabitah Sulistiyo Adrias Adrias Afdhal Kusumanegara Agus Setiawan Agus Setiawan Ahmad Bakri Alhadi Ahmad Khomaini Syafeie AHMADI Aid Samsudin Aizzatin Habibah Akbar, Muh. Rijalul Akmalia, Frida Al Farisi, M. Zaka Ali, Mad Ali, Mad Aljamaliah, Syifa Nailul Muna Aminuddin Aminuddin Aminuddin Prahatama Putra Ananda Puspakartika Ananda Siti Khoirunnisa Andoyo Sastromiharjo Anggraini, Dwi Puspa Anshari, Dadang Anwar Sanusi Apriliyani, N. Yeffa Afnita Ari Kartini Arianto Arianto Arsyad, Hairuddin Arum Sari, Novita Sekar Asep Kuswara, Mochammad Asep Sopian Aulia Ajizah Aulia, Novica Azhari, Doni Azwan Azwan Azwan Azwan Belliny Manullang, Tryastuti Irawati Binti Khoiriyah Biruni, Muhamad Mazeinda Al Bujaya, Muhammad Bustam, Muhammad Rayhan Dadang S Anshori Dadang Sunendar Darazi, Mansoor Ali Darmadi, Deden Much. dedi irawan Dedi Irawan Desi Ratna Ayu Destiani Destiani Dewi, Eva Dhion Meitreya Vidhiasi Diah Eka Sari Edi Suresman Elly Malihah Elmuna, Labib Encep Syarief Nurdin Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Eneng Komariyah Maimun Ratma Ningrum Maharani Eri Kurniawan Evi Muafiah Fahri, Ahmad Juliar Faqihatuddiniyah Faqihatuddiniyah Farhan Fuadi Farrah Mawaddah Fatimah Azzahra Fauzaan, Farhan Fenny Febrianty Fitra Youpika Fitria Lathifah Frilia Shantika Regina Fuadin, Ahmad Ghifari, Ahmad Gunawan, Oktaviona Eka putri Gunawan, Wawan Habibah, Aizzatin Haidar, Alfan Hakim, Mohammad Andi Harfiani, Malihah Haris Santosa Nugraha Hazin, Burhan Ibnu Henny Henny, Henny Hera Wahdah Humaira Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Heru Pratikno Hikmah Maulani Hilmalia Asyifa Huda, Muhammad Muchlis I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Iman Santoso Imas Diana Aprilia Indah Pujiastuti Indria Apriza Irma Wahyuni Irma Wahyuni Iwa Lukmana Iwa Lukmana Jailani, Mohammad Jasid, Adhara Joni Soleman Nalenan Joni Soleman Nalenan Kama Abdulhakam Kartadireja, Welly Nores Kartini, N. Euis Kembara , Maulia Depriya Kembara, Maulia Depriya Khabibi Muhammad Luthfi Khoerotun Nisa Liswati Kustina, Rika Lathifah, Fitria Lati Andriani Lee Seung Hoon lham lham Luthfiyyahsyah, Puteri Shabrina M. Dewi Candra M. Iqbal Roshua Astifa M. Zaka Al Farisi M.Hasyim Mustamin Mad‘ali Mad‘ali Maman Abdurrahman Maman Abdurrahman Mamnunah Mamnunah Mamnunah, Mamnunah Mardhiyah, Ghina Maryatin, Teni Mattiro, Syahlan Maulia Depriya Kembara Maulidia, Fayza Mely Rizki Suryanita Menik Winiharti Mestika Intan Delima Mia Nurmala Mochamad Whilky Rizkyanfi Moh. Rizchald Walidain Mohamad Zaka Al-Farisi Mohamed Mohamed Emam Dawood Mohammad Ali Mohammad Ali Mohammad Ali Momod Abdul Somad Mualimah, Eka Nurul Muhammad Afif Amrulloh Muhammad Arifin Ilham Muhammad Faris Imaduddin Muhammad Hafiz Kurniawan Muhammad Reza MUHAMMAD RIZAL Muhammad Rizal Mujahidah Rasuna Said, Uswah Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyadi Mulyati, Yeti Mupid Hidayat Murphy, Muhammad Ade Muslima, Alfia Tawaffani Mustika Wati Mustika Wati, Mustika Mu’alim Nur Ahsan N. Euis Kartini N. Yeffa Afnita Apriliyani N. Yeffa Afnita Apriliyani Nabillah, Nida Nahadi Nalahuddin Saleh Nana Raihana Askurny Naseha, Naya Naufal Arifudzaki Nina Nina Nina Retnaningtyas Nissa, Barkatun Noeraeni, Rani Noviana Laurencia Surjadjaja Noviana Laurencia Surjadjaja Novita Sekar Arum Sari Nugraha, Eggie Nur, Adam Muhammad Nurbayan, ayan Nurdin , Encep Syarief Nurhadi, Jatmika Nurhalimah, Lilis Nurhaliza, Tria Novia Nuri Novianti Afidah Nurmala, Ima Nurul Hak Pamungkas, Muhammad Ibnu Paramita Kusumawardhani Parina Parina Parina, Parina Putri Hilman, Yuke Pitaloka Putriani, Ananda Qothrun Nada Rahmah, Alisa QUN WANG Qun, Wang Rahadian Kurniawan Rahmalina, Reny Rahmawati, Gemalia Ramadani Ramanda, Rifaldi Ramli Realita, Tita Restu Bias Primandhika Rianto Rianto Ridlo, Akhmad Ridwan, Ridwan Rika Istianingrum Rila Muspita Rinaldi Supriadi Risda, Dianni Riska Wahyu Pratiwi Adnin Putri Rizki Eka Putra Rizqi Ramadhan, Aji rohayati rohayati Rohayati Rohayati Rohmah, Meiza Miftachul Rony Wirachman Rosa Lamria Mardiana Simbolon Rudi Irawan Rully Agung Yudhiantara Rusdiansyah Rusdiansyah Saepul Milah Saiyidah Mahtari Saiyidah Mahtari Samsudin, Didin Sandriwan, Andri Sari, Anisya Yulinda Selma Meila Puspita Setyawan, Mohammad Yusuf Shofa Musthofa Khalid, Shofa Musthofa Shofwan Sholahudin Sigit Ruswinarsih Simatupang, Yusrawati JR Siregar, Sri Dewi Priwarti Sofyan Sauri Sofyan Sauri, Sofyan Somad, Momod Abdul Soon-hyeong, Lee Sri Wahyuni SRI WAHYUNI, SRI WAHYUNI Stella Talitha Suci Rengganis Sudana, Dadang Sudarmadi, Vania Ardyna Sumitro, Dewi Sari Sumiyadi Sumiyadi Supriadi, Rinaldi Suroto Suroto Syaharani, Jasmine Syaidah Syaidah Syarif Hidayatullah Syarifah Nurul Ma’rifah Tantowi, Yusuf Ali Tatang Tatang Tatang Tatang Tatang Teni Maryatin Tika Afrilla Tita Setiawati Triadi, Rai Bagus Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Tsani, Muhammad Jaohar Tutin Aryanti Ulfah, Siti Zayyana Umam, Ahmad Zaimul Virijai, Febrian Vismania S. Damaianti, Vismania S. WANG, QUN Wawan Gunawan Welly Nores Kartadireja Wida Mulyanti Widayati, Ulfa Wijiasih Eka Pertiwi Winata, Nana Triana Yanty Wirza Yayan M.A Nurbayan Yayat Sudaryat Yuke Pitaloka Putri Yuli Apriati Yulianeta Zahra, Dwi Noviatul Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zainul Huda, Muhammad Habib Zainul Muttaqin Zakiyah, Febri Nur Zifana, Mahardhika Zuhe Safitra Zuhri, Najwa Zalfa Zulfa, Lale Indana