p-Index From 2021 - 2026
14.634
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Untirta Civic Education Journal Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Journal of Economics and Business Aseanomics Healthcare Nursing Journal JURNAL EKONOMI SYARIAH JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) Jurnal Siliwangi: Seri Pendidikan Proceeding of International Conference on Islamic Education Ekosiana : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Journal of Islamic Economic Literatures Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Islam Indonesian journal of teaching and learning JEKSya Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Jurnal Riset Manajemen dan Ekonomi Journal of Educational Innovation and Public Health Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Muqaddimah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Journal of Islamic Economics and Finance Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Kesehatan Pertiwi International Journal of Nusantara Islam MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Journal of Economics and Business Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah Ekonomi Keuangan Syariah dan Akuntansi Pajak Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Al Urwah : Sharia Economics Journal Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah dan Pajak International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Jurnal Pendidikan, Kepelatihan, Olahraga, dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

AKHLAK SEBAGAI PILAR UTAMA ETIKA BISNIS DALAM SISTEM EKONOMI SYARIAH Naswa Putri Wafadila; Intan Citra Lestari; Gina Napisatul Pawaid; Salma Uswatun Nisa; Lina Marlina; Niningtyas Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i2.7141

Abstract

Di zaman globalisasi ini , persaingan dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif sering kali menyebabkan pengabaian terhadap nilai -nilai moral demi keuntungan finansial semata. Praktik -praktik yang mengandung manipulasi dan eksploitasi telah mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri bisnis. Tujuan: Penelitian ini fokus pada analisis isu-isu etika dalam bisnis modern dan menawarkan pandangan mengenai kebaikan dalam Islam (Akhlak) sebagai dasar etis untuk membangun sistem bisnis yang adil dan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis literatur yang berkaitan dengan konsep-konsep etika dalam Islam serta penerapannya di bidang muamalah. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan akhlak yang meliputi kejujuran (shidq), kepercayaan (amanah), keadilan ('adl), dan tanggung jawab (mas'uliyah) berfungsi sebagai kontrol internal bagi pelaku bisnis. Prinsip-prinsip ini, yang tersimpan dalam karakter Rasulullah SAW, tidak hanya memberikan dimensi spiritual (keberkahan), tetapi juga menghasilkan dampak praktis berupa peningkatan loyalitas pelanggan , citra positif perusahaan, serta keinginan untuk berusaha dalam jangka panjang. Kesimpulan: Etika bisnis dalam Islam memberikan alternatif komprehensif untuk krisis moral dalam bisnis saat ini dengan menggabungkan nilai -nilai ekonomi, sosial, dan spiritual dalam suatu tindakan yang terpadu .
Phonetic Analysis of Isymam in Qiraat Imam 'Ashim: A Study of Ashwat Science in Grade 10 Students of Sma It Al-Huda Cianjur Habiburahman; Lina Marlina
Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/tilawah.v2i2.21

Abstract

This research is motivated by the still low level of students' understanding and mastery of the phonetic phenomenon of isymam in the recitation (qiraat) of Imam ‘Asim, particularly in terms of pronunciation. Isymam is one of the rare forms of recitation (qiraat gharīb) that holds significance in the science of Qur’anic recitation and possesses distinct phonetic characteristics that are not represented in writing but are only found in oral practice. The aim of this study is to analyze students’ ability to pronounce isymam in the recitation of Imam ‘Asim, as well as to examine the factors causing pronunciation errors. This is a field study using a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and oral tests of Qur’anic reading. The data analysis technique employed is a descriptive-evaluative method, and the results are presented narratively. The findings show that a small number of students still struggle to accurately demonstrate the pronunciation of isymam, mainly because it requires coordination between producing the dammah vowel sound and a simultaneous but voiceless lip movement. Contributing factors to the mispronunciation include limited practice-based qiraat learning in madrasahs, the lack of phonetic Qur’an training, and the absence of dedicated programs for the rare recitations of Imam ‘Asim. Therefore, a phonetic-based approach and intensive training are needed to enhance students' proficiency in reading the Qur’an more fluently in accordance with authentic qiraat rules.
Analisis Peran Negara dalam Mewujudkan Keadilan Sosial dengan Perspektif Pemikiran Ekonomi Islam Madzhab Baqir As-Sad Gina, Ajang; Ai Nuri; Gina Sonia; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i2.2245

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kritis peran negara dalam mewujudkan keadilan sosial melalui kerangka teoritis pemikiran ekonomi Islam Baqir As-Sadr. Kajian ini berangkat dari keterbatasan struktural paradigma kapitalisme dan sosialisme dalam menjawab persoalan ketimpangan distribusi serta disorientasi moral dalam sistem ekonomi modern. As-Sadr memposisikan ekonomi Islam bukan sekadar sistem teknis alokasi sumber daya, melainkan sebagai bangunan doktrinal dan normatif yang berlandaskan tauhid, keadilan (‘adl), dan keseimbangan sosial (tawazun ijtima’i). Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsepsi otoritas negara dalam pemikiran AsSadr serta menganalisis implikasi normatif-institusionalnya terhadap realisasi keadilan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan konseptual-analitis terhadap karya-karya utama As-Sadr dan literatur ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kerangka As-Sadr, negara berfungsi sebagai otoritas moral-legal yang bertugas menstrukturkan relasi ekonomi sesuai hukum syariah, mengatur pola kepemilikan (individu, publik, dan negara), mencegah akumulasi eksploitatif, serta menjamin redistribusi yang adil melalui mekanisme kelembagaan. Keadilan sosial diposisikan sebagai tujuan struktural yang inheren dalam sistem ekonomi, bukan sekadar hasil residual mekanisme pasar. Model AsSadr mengintegrasikan imperatif etis dengan intervensi regulatif, sekaligus menolak laissez-faire kapitalistik maupun kolektivisme total negara. Temuan ini menegaskan relevansi teori normatif As-Sadr sebagai paradigma alternatif dalam membangun tatanan ekonomi berkeadilan yang mensinergikan distribusi material, tanggung jawab moral, dan tata kelola institusional.
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam Perilaku Konsumsi Muslim: Analisis Perspektif Pemikiran Al-Ghazali Salwa Salsabila; Nazmi Muzamil; Ryan Cahya Nugraha; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7182

Abstract

Era digital memicu fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang mendorong perilaku konsumsi impulsif dan tidak rasional di kalangan Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif pemikiran etika dan ekonomi Al-Ghazali. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelaah konsep-konsep kunci dalam karya Al-Ghazali seperti Ihya’ Ulumuddin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO merupakan manifestasi kegagalan pengendalian hawa nafsu yang bertentangan dengan prinsip maslahah (kemaslahatan) dan al-iqtishad (moderasi). Al-Ghazali menawarkan solusi melalui mujahadah al-nafs (pengendalian diri), qana’ah, dan zuhud untuk mengarahkan konsumsi pada pemenuhan kebutuhan dharuriyyat (primer) daripada sekadar mengikuti tren. Kesimpulannya, pemikiran Al-Ghazali memberikan kerangka spiritual yang relevan untuk mengatasi kecemasan sosial digital dengan menyeimbangkan kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya integrasi nilai-nilai tazkiyatun nafs dalam perilaku ekonomi Muslim modern demi mencapai kesejahteraan sejati (falah).
ANALISIS HUKUM AFFILIATE MARKETING DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM Siti Nurlela; Mutiara Kamila; Tasya Ida Iyasyah Semidang; Risdah Agustina; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7202

Abstract

Perkembangan teknologi digital menciptakan berbagai model bisnis baru, salah satunya affiliate marketing, yaitu sistem pemasaran yang memberikan komisi kepada seseorang yang mempromosikan produk atau jasa milik pihak lain melalui media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik affiliate marketing dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur mengenai konsep affiliate marketing, prinsip bisnis dalam Islam, dan kajian fiqh muamalah terkait akad perantara. Hasil kajian menunjukkan bahwa affiliate marketing dapat dianalogikan dengan akad wakalah bil ujrah atau samsarah. Praktik ini diperbolehkan dalam Islam selama memenuhi prinsip bisnis syariah seperti kejujuran, amanah, dan keadilan, serta tidak mengandung unsur riba, gharar, maysir, dan tadlis. Selain itu, perlu adanya kejelasan akad, transparansi komisi, dan kejelasan produk yang dipromosikan agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Dengan demikian, affiliate marketing dapat menjadi aktivitas ekonomi digital yang halal apabila dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Implementasi Prinsip-Prinsip Etika Bisnis Islam dalam Bisnis Digital Indonesia Penulis Riska Amelia; Tyas Nur’aini; Wydia Artanti; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7211

Abstract

Artikel ini mengulas implementasi etika bisnis Islam dalam konteks digital Indonesia, khususnya di sektor e-commerce, dengan mengintegrasikan asas tauhid, keadilan ('adl), pertanggungjawaban, dan ihsan sebagai landasan kegiatan. Di tengah berbagai masalah etika seperti penyesatan dan kompromi kerahasiaan, penerapan nilai-nilai syariah secara konkret melalui ketulusan dalam deskripsi barang dagangan, perjanjian yang tegas, serta mekanisme pembayaran bebas riba terbukti berhasil dalam menumbuhkan keyakinan pelanggan. Hal ini terlihat dari informasi Evermos yang menampilkan bahwa 82% pembeli merasa lebih terlindungi memakai halaman syariah, sejalan dengan peningkatan pengguna tetap menyentuh angka 25–40% setiap tahun. Sebagai penutup, etika bisnis Islam berperan sebagai Arah mendasar yang krusial guna menciptakan usaha digital yang transparan dan lestari, namun demi meraih kesuksesan, perlu adanya dedikasi dari platform dan peningkatan pemahaman digital-syariah di antara masyarakat.
Analisis pemikiran Monzer Kahf Tentang Zakat dan Relevansinya Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia Wydia Artanti; Tanesa Yulyanda; Tyas Nur’aini; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nuansa.v4i1.2504

Abstract

Poverty remains a fundamental problem rooted in Indonesia's socio-economic structure, despite various mitigation schemes implemented by the government. As the country with the largest Muslim population in the world, Indonesia has enormous sharia-based public financial resources, where zakat should be positioned as a strategic means of wealth distribution. However, in reality, this instrument is often not optimally realised in national macroeconomic policy. This study aims to analyse Monzer Kahf's Islamic economic thinking on zakat and its relevance to poverty alleviation efforts in Indonesia. The research method used is qualitative with a library research approach through a systematic literature review of Monzer Kahf's fundamental works and various studies related to national zakat management, which are analysed descriptively and analytically to connect the theoretical framework with the socio-religious dynamics in Indonesia.
Analisis Pemikiran Al-Fārābī tentang Kesejahteraan Sosial dan Relevansinya terhadap Pembangunan Ekonomi Amelia Nurasiah; Husnul Kholifah Nur Inayah; Rizka Anggriani; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nuansa.v4i1.2508

Abstract

This study aims to analyze the concept of social welfare in the thought of Al-Farabi and its relevance to economic development. Al-Farabi explains that the main goal of social life is to achieve happiness (al-sa‘ādah), which is not only related to material welfare but also includes moral, intellectual, and spiritual values. This research uses a qualitative method with a library research approach by analyzing the works of Al-Farabi and various relevant scientific literatures. The results show that the concept of social welfare according to Al-Farabi is based on four main principles: social happiness, social justice, community cooperation, and the role of morality and education. These principles indicate that social welfare is not only dependent on economic aspects but also on ethical values, wise leadership, and social cooperation within society. Furthermore, Al-Farabi’s thought is also relevant to modern economic development, particularly in terms of distributive justice, moral-based development, and the role of the state in achieving public welfare.
Abu Yusuf's Fiscal Thought in the Book of Al-Kharaj and Its Relevance to the Modern Public Financial System Ratna Resa Rosita; Wianda Saskya; Ana Fauziya Diyana; Lina Marlina
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Al Urwah : Sharia Economics Journal
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v2i3.456

Abstract

Classical fiscal thought in Islamic economic literature has rarely been examined comparatively within the framework of contemporary public finance theory. This study aims to analyze Abu Yusuf's fiscal framework in Buku al-Kharaj and evaluate its relevance to modern public finance systems. A qualitative method was employed using library research and content analysis of the primary text al-Kharaj, complemented by conceptual comparison with contemporary fiscal theory. The findings indicate that Abu Yusuf's fiscal thought emphasizes distributive justice, proportional taxation, revenue optimization based on productivity, and accountability in fiscal governance. The productivity-based kharaj system and supervision of tax administration demonstrate normative correspondence with the principles of equity, efficiency, and fiscal sustainability in modern public finance. Theoretically, these findings contribute to the integration of classical Islamic economics and contemporary fiscal studies. Practically, Abu Yusuf's framework may serve as a normative reference for equitable tax reform and responsible public financial governance.
Efektivitas Distribusi Zakat pada Masa Umar bin Abdul Aziz dan Relevansinya terhadap Model Pengentasan Kemiskinan di Indonesia Fadhlan, Muhammad; Darin Diffana Athifah; Wahdan Saidurroihan; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak (JBEP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbep.v3i1.2152

Abstract

This study examines the effectiveness of zakat distribution during the leadership of Umar bin Abdul Aziz and its relevance to poverty alleviation models in Indonesia. Structural poverty remains a persistent challenge in Indonesia’s economic development, requiring systematic and sustainable solutions. Within Islamic economic thought, zakat functions not only as a religious obligation but also as a fiscal instrument capable of promoting social welfare and economic independence. This research employs a qualitative approach through historical and literature study methods, analyzing classical Islamic governance practices alongside contemporary zakat management in Indonesia. The findings reveal that the success of zakat distribution under Umar bin Abdul Aziz was supported by centralized governance, strong institutional reform of Baitul Mal, strict supervision, and integrity-based leadership, resulting in effective wealth redistribution and significant poverty reduction. The study further finds that productive zakat distribution, institutional integration, regulatory reinforcement, and digital transparency are crucial elements for enhancing the performance of zakat institutions in Indonesia. The implications suggest that strengthening governance, accountability, and productive empowerment programs can transform zakat into a strategic socio-economic policy instrument capable of addressing structural poverty in a sustainable manner.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aam Slamet Rusydiana Aaqilah, Naffa'a Abdhi Abdiansyah ADAM ADAM Adinda Farhania Ma’rufa Adolfiron Luji Adrian Ramadha Irawan Adrian Santris Chaniago Aeni Nurul Fadhilah Agis, Rinda Agnia Rahmatillah Agung Ikram Gunawan Agung Pramono Ahlis Fatoni Ahmad Aulia Ai Nuri Ai Rahmawati Ai Sri Nurhayati Aish Kinar Naqiya Aisyah As Salafiyah Aisyah Nur Citra Dewi Akbar Pilayati Aldi Lutfi Nugraha Aldiva Oriana Hermawan Amar Nur Fadhil Amelia Nurasiah Ana Fauziya Diyana Anabilla Alma Widyaningtias Andara Safitri Fahiratunisa Andini Oktavia Widayanti Andinin Oktavia Widayanti Ani Mulyani Anitaliana Annaila Fauziah Annisa Nur’aini Arif Ahmad Fauzi Arif Ramdani Arinal Nasir Arni Hadiati Natasyah Arya Hadi Dharmawan Asep Kurniawan Atya Zahra Rizqina Ayu Dwi Lestari Ayuni Anggun Pratiwi Az Zahrani, Ghiska Azka Saqina Salsabila Azmia Siti Munasifah Biki Zulfikri Rahmat BUSTANUL ARIFIN Carisa Aulia Azzahra Dandi Ganjar Irawan Dara Tsanya Abdul Rohim Darin Diffana Athifah Daryanti, Eneng Dede Maman Fathurahman Dede San San Ramlan sandiyana Dede Sansan Ramlan Sandiayana Defri Irham Gufronny Denisa Ramadhani Dewi Sri Handayani Diana Putri Utari Dila Maulidia Dimas Adi Sudibyo Dimas Ganjar Pinasti Dimas Muhamad Rizki Dina Ainul Latifah Dina Ramadhani Dinan El Haq Rahimahullah Dwi Haryono Dzakwan Afaf Muhamad Dzikri Al-Ghiffari Herman Efti Arifa Eko Wibowo Endang Surahman Endang Susilawati Enok Milhah Malihatusolihah Eprina Intami Etri Suryanti Eva Dwi Suciati Fadhlan, Muhammad Fahmi Abdul Mukhsi Fahmi Nurfatwa Faiz Zaki Fadillah Falha Himatul Aliyah Fasya Dhiyaulhaq M Fatimah Zahra Nasution Fatiya Irfana Fadhila Fatwan Muhammad Hijaj Faujan Adhipratama Arasyid Fauziah Nur Firdausha Firda Kharisma Firyal Jilan Nuha Fitri Solekhah Fitriyanti Nurhasanah Frea Puspita Damayanti Frida Aprilya Saqina Ganis Khairulysa Prasetiyo Ghani Achmad Barokah Gina Napisatul Pawaid Gina Sonia Gina, Ajang Gita Puji Lestari Habiburahman Hafizh Al Korni Hakiki Hali Hali Hanafi Nur Zain Hani Fuadatun Nafisa Hasna Fauziah Al Alifah Hazki Ziadatur Rizki Hikmal Azkia Muharam Hikmal Faturahman Hildan Fadlan Hilma Kamila Hilma Maudi Hisniah, Dita Wudatul Husnul Kholifah Nur Inayah Husnul Muhimmah Iis Sopiah Suryani Ilone Virginia Oktavian Ilyas Rifa’i Ima Nurmaliah Imam Ahmad Dhafi Imam Dafin Permana Imamah Indri Purwanti Intan Citra Lestari Iqbal Abdul Azis Iqlima Khoirunnisa Irfalatifatul Aulia Irma Nursyapa’ah Irma Nur’aini Irman Farhanul Haqiem Jajang Iskandar Jia Ayu Maulida Joni Joni Justin Azmi Luthfi Kamilatuzaini Kanaya Audy Kania Meysachroh Prita Utamy Kenji Maulana Khadijah Khairatun Nisa Ktut Murniati Kurniawan Dwi Yanto Laila Barokah Lailatus Syarifah, Neng Dewi Lea Zalfa Dhyaulhaque Lia Wardatul Umah Linda Astrea Nursari Liya Qurrotu A'yun Luh Putu Ratna Sundari Luluwatun Nazla Lutfiah Alya Nurafifah M Fasya NA M. Naufal Amin Mariatul Ulfah Marwah Zulfa Maryam Fany Meisya Lutfiah Meti Sulastri Milfa Rahma Aulia Mozza Naiara Fawwaz Muhamad Aryandhi Fikri Muhamad Renaldi Muhamad Zahran Hidayatul Urfa Muhamad Zamzam Mubarok Muhammad Aditya Saputra Muhammad Fadhlan Muhammad Farril Nur Fauzan Muhammad Hilal Nurazizi Saleh Muhammad Nayl Rizkika Aqyla Muhammad Ramdan Ridwanullah Muhammad Rizal Zaenulloh Muhammad Zahran Hidayatul Urfa Mustafa Muthia Hana Fauzia Mutia Latifa Mutianingsih Mutianingsih Mutiara Kamila Mutiara Ramadhani Nabila Bilqis Mutiara Nafisatun Nikmah Nagita Aulia Naila Naila Naiya Fadila Shalma Naswa Putri Wafadila Navita Agraeni Nayla Mutiara Sukma Nazmi Ibnu Shina Zein Nazmi Muzamil Neng Nazma Aulia Nihayturaochmah Nilzam Anfasa Mulluq Niningtyas Rahayuningsih Nor Ilman Syaputra Noval Muhammad Zaini Noval Muhammad Zaini, Noval Novi Andriani Novi Rosanti Nuraini Nuraini Nurhadi Ibrahim Nuri Kamilatul Pikriyyah Nurismalatri Peni Apriliani Pipit Pipit Pipit Popo Musthofa Kamil Pricilia Siska Sintia Muhtari Puji Ayuni Anawawi Putri Amelia Sofjan Raafi Al Afghany Rafa Rinayah Rafi Kenny Akhdan Rafka Nafisa Kurnia Putra Rahma Amalia Fadilah Raiza Azhara Rajabbilaula, Nabila Rani Sri Mulyani Ranti Dwi Aryanti Ratna Resa Rosita Renata Aulia Zahra Reni Nurdianti Resti Maryam Marsabila Resti Nuraeni Restu Bias Primandhika Revalina Ellisya Putri Rexy Alief Pratama Rida Nugraha Rida Nurul Azizah Ridho Mauladi Rifa Khoerunnisa Rifda Fazrinuriko Rimarsha Desta Anjani Rina Sama Iyah Agustina Rina Samsiyah rini nurdini Riri Wulandari Risdah Agustina Riska Amelia Risma Hermawati Apriliani Risma Risma Risma Syan Sabilla Rivo Panji Yuda Rizka Anggriani Rizki Dewi Oktavia Rosliana Mindaryati Rubby Aziz Zaura Kamal Ryan Akbar Maulana Ryan Cahya Nugraha Saasa Salis Azkia Salma Fauziah Salma Uswatun Nisa Salmaa Nur Fauziyah Salmah Salsa Bila Rahmawati Salsabila Salsabila Putri Virgiawan Salsabila Salsabila Salwa Salsabila Sela Siti Nurazizah Seli Saelurrohmah Syam Septi Andini Septiwiyarsi Septiwiyarsi Sevana Jauharunnisa Sevani Desiana Putri Shinta Nabila Hendriana Shinta Puja Rinjani Sidiq Pamungkas Silva Nur'aini Silva Nuraini Silvi Sa’adah Silvianingsih Silvianingsih Sindi Setiawati siti nurlela Siti Nurul Hanapiah Sri Gustini Sri Hendriyanti Lestari Sri Mardiyani Suryana Suci Noor Aisah Suci Rahmawati Sudana Sudana Sudana Sudana Sudarma Widjaya Syahla, Ashilah Majid Syahruddin Sumera Syakira Nisa Amalia Syera Saffina Tanesa Yulyanda Taruna, Satria Tasya Ida Iyasyah Semidang Tasyqi Masyumatul Aulia Tazkia Ardianti Nada Tegar Faiz Fahrezi Tegar Faiz Fahrezy Tiara Kania Tri Agustam Tri Nugroho Tri Nugroho Tsuwaebatul Aslamiyah Tyas Nur’Aini Ummu Habibah Usi Fauziyah Uswatun Via Nurpadilah Vina Fitria Vivi Firda Silvia Wafa Jannatul Mawa Wafa Jannatul Ma’wa Wafa Syakila Herdani Wahdan Saidurroihan Wan Abbas Zakaria Wianda Saskya Widya Agustina Widya Siti Nabilah Winanti Puspa Arum Wulan Safitri Wulandari Wahyu Hidayat Wydia Artanti Xena Salsa Febriani Yanti Mulyanti, Yanti Yetti Lis Purnamadewi Yolanda Tara Mita Yulyati Mulyanto Yusep Rafiqi Yusuf Maulana Zainal Abidin Zainal Abidin Zaskia Adya Mecca Zenita Alvina Fauziah Zidan Sulaeman Hariri