p-Index From 2021 - 2026
14.648
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Untirta Civic Education Journal Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Journal of Economics and Business Aseanomics Healthcare Nursing Journal JURNAL EKONOMI SYARIAH JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Food System and Agribusiness (JoFSA) Jurnal Siliwangi: Seri Pendidikan Proceeding of International Conference on Islamic Education Ekosiana : Jurnal Ekonomi Syariah Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Jurnal Mahasiswa Karakter Bangsa Journal of Islamic Economic Literatures Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Islam JEKSya Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Jurnal Riset Manajemen dan Ekonomi Journal of Educational Innovation and Public Health Economie : Jurnal Ilmu Ekonomi Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Islamic Economics and Finance Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Kesehatan Pertiwi International Journal of Nusantara Islam MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Journal of Economics and Business Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah Ekonomi Keuangan Syariah dan Akuntansi Pajak Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Al Urwah : Sharia Economics Journal Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah dan Pajak International Journal of Mechanical, Electrical and Civil Engineering Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Jurnal Pendidikan, Kepelatihan, Olahraga, dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP ETIKA KONSUMSI DALAM EKONOMI ISLAM DAN IMPLEMENTASI DALAM KEHIDUPAN MODERN Tazkia Ardianti Nada; Lea Zalfa Dhyaulhaque; Hasna Fauziah Al Alifah; Nayla Mutiara Sukma; Lina Marlina
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i2.7130

Abstract

Konsumsi adalah salah satu elemen penting dalam aktivitas ekonomi manusia. Dari sudut pandang ekonomi Islam, konsumsi lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan fisik, melainkan juga merupakan sebuah bentuk ibadah yang memiliki aspek spiritual dan tanggung jawab sosial. Tulisan ini bertujuan untuk membahas secara mendalam konsep etika konsumsi dalam Islam, termasuk pengertian, signifikansi, tujuan, preferensi, serta prinsip-prinsip dasar konsumsi, dan bagaimana nilai-nilai ini dapat diterapkan dalam kehidupan zaman sekarang. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan metode deskriptif-analitis terhadap sumber-sumber primer dalam ekonomi Islam dan literatur terbaru. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa konsumsi menurut prinsip Islam yang menekankan halal, tayyib, kesederhanaan, moderasi, dan etika bisa menciptakan kesejahteraan yang menyeluruh dan berkelanjutan, serta tetap relevan untuk menghadapi tantangan dari budaya konsumerisme modern. Di tengah kemudahan berbelanja dan gaya hidup yang serba cepat, etika konsumsi Islam berfungsi sebagai pedoman untuk bersikap lebih selektif, mencegah pemborosan, dan memperkuat rasa kepedulian sosial.
Analisis Digital Wakaf Dalam Etika Bisnis Perspektif Islam Agung Pramono; Fitriyanti Nurhasanah; Syakira Nisa Amalia; Xena Salsa Febriani; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7133

Abstract

Analisis Digital Wakaf dalam Etika Bisnis Perspektif Islam menjadi tonggak inovasi filantropi syariah kontemporer, menekankan transparansi melalui blockchain, akuntabilitas nazhir, serta produktivitas aset wakaf untuk pemberdayaan ekonomi umat di era digital. Penelitian ini mengkaji konsep wakaf digital yang memanfaatkan platform fintech seperti Kitabisa dan Satu Wakaf Indonesia, menghadapi ekspansi partisipasi milenial pasca-pandemi, dengan landasan Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 267) dan fikih muamalah tentang amanah, sidq, serta maslahah. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur, fatwa DSN-MUI, analisis konten platform digital, dan studi kasus, penelitian ini menganalisis faktor pembentuk seperti efisiensi real-time, kepatuhan syariah bebas riba-gharar, serta tantangan literasi dan regulasi BWI.
Analisis Pemikiran Ekonomi Klasik Periode Pertama dan Pengaruhnya Terhadap Sistem Ekonomi Modern Hafizh Al Korni Hakiki; Marwah Zulfa; Imam Dafin Permana; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pemikiran ekonomi klasik periode pertama, khususnya kontribusi Adam Smith, serta melacak pengaruhnya terhadap sistem ekonomi modern. Metode yang digunakan adalah kajian literatur deskriptif dengan pendekatan sejarah pemikiran ekonomi. Pemikiran klasik periode pertama, yang muncul sebagai respons terhadap Merkantilisme dan Revolusi Industri, menekankan pada pasar bebas, prinsip laissez-faire (campur tangan pemerintah minimal), dan efisiensi melalui pembagian kerja (division of labor). Konsep kunci seperti "tangan tak terlihat" (invisible hand) dan kepentingan diri sendiri (self-interest) sebagai penggerak ekonomi, yang diperkenalkan dalam The Wealth of Nations (1776), menjadi landasan bagi kapitalisme modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran ekonomi klasik tetap relevan dalam ekonomi modern, terutama dalam kebijakan perdagangan internasional (keunggulan komparatif), efisiensi pasar, dan kebijakan liberalisasi ekonomi. Meskipun mengalami tantangan dan evolusi—termasuk kritik Keynesian dan marxisme—prinsip dasar mengenai mekanisme pasar dan efisiensi alokasi sumber daya klasik tetap menjadi pilar fundamental dalam sistem ekonomi pasar global saat ini. 
Peran Negara dalam Tata Kelola Ekonomi: Studi Komparatif Pemikiran Nizam al-Mulk, Ibn Hazm, dan Ibn Khaldun Irfalatifatul Aulia; Usi Fauziyah; Muhammad Ramdan Ridwanullah; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7154

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini muncul karena kebutuhan manajemen ekonomi negara yang efisien, akuntabel dan berkeadilan. Hal ini sering kali berhadapan dengan konflik antara konsentrasi kekuasaan politik dan keadilan dalam distribusi sumber daya yang adil serta pengendalian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif pandangan Nizam al-Mulk, Ibn Hazm, dan Ibn Khaldun mengenai peran negara dalam mengatur perekonomian. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan analisis konsep politik ekonomi dari ketiga tokoh tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Nizam al-Mulk menekankan pentingnya stabilitas politik melalui birokrasi terpusat dan pengelolaan iqta untuk mengendalikan ekonomi. Sementara itu, Ibn Hazm menekankan pada kekuasaan hukum, moralitas penguasa, dan perlindungan sosial berbasis syariah sebagai legitimasi fiskal. Di sisi lain, Ibn Khaldun menawarkan pendekatan sosiologis melalui pajak optimal dan asabiyyah, yang menjelaskan hubungan pajak, produktivitas, dan siklus kekuasaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan antara ketiganya terletak pada dasar legitimasi dan cara intervensi negara dalam ekonomi, di mana Ibn Khaldun memberikan  kerangka analitis yang lebih sistematis dalam menghubungkan kebijakan fiskal dengan perkembangan peradaban. Implikasinya bahwa moderasi fiskal, kekuasaan hukum, dan pengelolaan yang transparan menjadi syarat penting bagi stabilitas ekonomi kontemporer.
AKHLAK SEBAGAI PILAR UTAMA ETIKA BISNIS DALAM SISTEM EKONOMI SYARIAH Naswa Putri Wafadila; Intan Citra Lestari; Gina Napisatul Pawaid; Salma Uswatun Nisa; Lina Marlina; Niningtyas Rahayuningsih
Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Dan Akuntansi (JIMEA) Vol. 3 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jimea.v3i2.7141

Abstract

Di zaman globalisasi ini , persaingan dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif sering kali menyebabkan pengabaian terhadap nilai -nilai moral demi keuntungan finansial semata. Praktik -praktik yang mengandung manipulasi dan eksploitasi telah mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap industri bisnis. Tujuan: Penelitian ini fokus pada analisis isu-isu etika dalam bisnis modern dan menawarkan pandangan mengenai kebaikan dalam Islam (Akhlak) sebagai dasar etis untuk membangun sistem bisnis yang adil dan berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif serta analisis literatur yang berkaitan dengan konsep-konsep etika dalam Islam serta penerapannya di bidang muamalah. Hasil: Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan akhlak yang meliputi kejujuran (shidq), kepercayaan (amanah), keadilan ('adl), dan tanggung jawab (mas'uliyah) berfungsi sebagai kontrol internal bagi pelaku bisnis. Prinsip-prinsip ini, yang tersimpan dalam karakter Rasulullah SAW, tidak hanya memberikan dimensi spiritual (keberkahan), tetapi juga menghasilkan dampak praktis berupa peningkatan loyalitas pelanggan , citra positif perusahaan, serta keinginan untuk berusaha dalam jangka panjang. Kesimpulan: Etika bisnis dalam Islam memberikan alternatif komprehensif untuk krisis moral dalam bisnis saat ini dengan menggabungkan nilai -nilai ekonomi, sosial, dan spiritual dalam suatu tindakan yang terpadu .
Analisis Peran Negara dalam Mewujudkan Keadilan Sosial dengan Perspektif Pemikiran Ekonomi Islam Madzhab Baqir As-Sad Gina, Ajang; Ai Nuri; Gina Sonia; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i2.2245

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kritis peran negara dalam mewujudkan keadilan sosial melalui kerangka teoritis pemikiran ekonomi Islam Baqir As-Sadr. Kajian ini berangkat dari keterbatasan struktural paradigma kapitalisme dan sosialisme dalam menjawab persoalan ketimpangan distribusi serta disorientasi moral dalam sistem ekonomi modern. As-Sadr memposisikan ekonomi Islam bukan sekadar sistem teknis alokasi sumber daya, melainkan sebagai bangunan doktrinal dan normatif yang berlandaskan tauhid, keadilan (‘adl), dan keseimbangan sosial (tawazun ijtima’i). Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsepsi otoritas negara dalam pemikiran AsSadr serta menganalisis implikasi normatif-institusionalnya terhadap realisasi keadilan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan konseptual-analitis terhadap karya-karya utama As-Sadr dan literatur ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kerangka As-Sadr, negara berfungsi sebagai otoritas moral-legal yang bertugas menstrukturkan relasi ekonomi sesuai hukum syariah, mengatur pola kepemilikan (individu, publik, dan negara), mencegah akumulasi eksploitatif, serta menjamin redistribusi yang adil melalui mekanisme kelembagaan. Keadilan sosial diposisikan sebagai tujuan struktural yang inheren dalam sistem ekonomi, bukan sekadar hasil residual mekanisme pasar. Model AsSadr mengintegrasikan imperatif etis dengan intervensi regulatif, sekaligus menolak laissez-faire kapitalistik maupun kolektivisme total negara. Temuan ini menegaskan relevansi teori normatif As-Sadr sebagai paradigma alternatif dalam membangun tatanan ekonomi berkeadilan yang mensinergikan distribusi material, tanggung jawab moral, dan tata kelola institusional.
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam Perilaku Konsumsi Muslim: Analisis Perspektif Pemikiran Al-Ghazali Salwa Salsabila; Nazmi Muzamil; Ryan Cahya Nugraha; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7182

Abstract

Era digital memicu fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang mendorong perilaku konsumsi impulsif dan tidak rasional di kalangan Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif pemikiran etika dan ekonomi Al-Ghazali. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelaah konsep-konsep kunci dalam karya Al-Ghazali seperti Ihya’ Ulumuddin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO merupakan manifestasi kegagalan pengendalian hawa nafsu yang bertentangan dengan prinsip maslahah (kemaslahatan) dan al-iqtishad (moderasi). Al-Ghazali menawarkan solusi melalui mujahadah al-nafs (pengendalian diri), qana’ah, dan zuhud untuk mengarahkan konsumsi pada pemenuhan kebutuhan dharuriyyat (primer) daripada sekadar mengikuti tren. Kesimpulannya, pemikiran Al-Ghazali memberikan kerangka spiritual yang relevan untuk mengatasi kecemasan sosial digital dengan menyeimbangkan kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya integrasi nilai-nilai tazkiyatun nafs dalam perilaku ekonomi Muslim modern demi mencapai kesejahteraan sejati (falah).
ANALISIS HUKUM AFFILIATE MARKETING DALAM PERSPEKTIF BISNIS ISLAM Siti Nurlela; Mutiara Kamila; Tasya Ida Iyasyah Semidang; Risdah Agustina; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7202

Abstract

Perkembangan teknologi digital menciptakan berbagai model bisnis baru, salah satunya affiliate marketing, yaitu sistem pemasaran yang memberikan komisi kepada seseorang yang mempromosikan produk atau jasa milik pihak lain melalui media digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik affiliate marketing dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur mengenai konsep affiliate marketing, prinsip bisnis dalam Islam, dan kajian fiqh muamalah terkait akad perantara. Hasil kajian menunjukkan bahwa affiliate marketing dapat dianalogikan dengan akad wakalah bil ujrah atau samsarah. Praktik ini diperbolehkan dalam Islam selama memenuhi prinsip bisnis syariah seperti kejujuran, amanah, dan keadilan, serta tidak mengandung unsur riba, gharar, maysir, dan tadlis. Selain itu, perlu adanya kejelasan akad, transparansi komisi, dan kejelasan produk yang dipromosikan agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Dengan demikian, affiliate marketing dapat menjadi aktivitas ekonomi digital yang halal apabila dijalankan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Implementasi Prinsip-Prinsip Etika Bisnis Islam dalam Bisnis Digital Indonesia Penulis Riska Amelia; Tyas Nur’aini; Wydia Artanti; Lina Marlina
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7211

Abstract

Artikel ini mengulas implementasi etika bisnis Islam dalam konteks digital Indonesia, khususnya di sektor e-commerce, dengan mengintegrasikan asas tauhid, keadilan ('adl), pertanggungjawaban, dan ihsan sebagai landasan kegiatan. Di tengah berbagai masalah etika seperti penyesatan dan kompromi kerahasiaan, penerapan nilai-nilai syariah secara konkret melalui ketulusan dalam deskripsi barang dagangan, perjanjian yang tegas, serta mekanisme pembayaran bebas riba terbukti berhasil dalam menumbuhkan keyakinan pelanggan. Hal ini terlihat dari informasi Evermos yang menampilkan bahwa 82% pembeli merasa lebih terlindungi memakai halaman syariah, sejalan dengan peningkatan pengguna tetap menyentuh angka 25–40% setiap tahun. Sebagai penutup, etika bisnis Islam berperan sebagai Arah mendasar yang krusial guna menciptakan usaha digital yang transparan dan lestari, namun demi meraih kesuksesan, perlu adanya dedikasi dari platform dan peningkatan pemahaman digital-syariah di antara masyarakat.
Analisis pemikiran Monzer Kahf Tentang Zakat dan Relevansinya Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia Wydia Artanti; Tanesa Yulyanda; Tyas Nur’aini; Lina Marlina; Ana Fauziya Diyana
Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Nuansa : Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nuansa.v4i1.2504

Abstract

Poverty remains a fundamental problem rooted in Indonesia's socio-economic structure, despite various mitigation schemes implemented by the government. As the country with the largest Muslim population in the world, Indonesia has enormous sharia-based public financial resources, where zakat should be positioned as a strategic means of wealth distribution. However, in reality, this instrument is often not optimally realised in national macroeconomic policy. This study aims to analyse Monzer Kahf's Islamic economic thinking on zakat and its relevance to poverty alleviation efforts in Indonesia. The research method used is qualitative with a library research approach through a systematic literature review of Monzer Kahf's fundamental works and various studies related to national zakat management, which are analysed descriptively and analytically to connect the theoretical framework with the socio-religious dynamics in Indonesia.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Aam Slamet Rusydiana Aaqilah, Naffa'a Abdhi Abdiansyah ADAM ADAM Adhia Nugraha Adinda Farhania Ma’rufa Adolfiron Luji Adrian Ramadha Irawan Adrian Santris Chaniago Aeni Nurul Fadhilah Agis, Rinda Agnia Rahmatillah Agung Ikram Gunawan Agung Pramono Ahlis Fatoni Ahmad Aulia Ai Nuri Ai Rahmawati Ai Sri Nurhayati Aish Kinar Naqiya Aisyah As Salafiyah Aisyah Nur Citra Dewi Akbar Pilayati Aldi Lutfi Nugraha Aldiva Oriana Hermawan Ali Maulida Amar Nur Fadhil Amelia Nurasiah Ana Fauziya Diyana Anabilla Alma Widyaningtias Andara Safitri Fahiratunisa Andini Oktavia Widayanti Ani Mulyani Anitaliana Annaila Fauziah Annisa Nur’aini Arif Ahmad Fauzi Arif Ramdani Arinal Nasir Aris Nurul Muiz Arni Hadiati Natasyah Arya Hadi Dharmawan Asep Kurniawan Atya Zahra Rizqina aulia damayanti Ayu Dwi Lestari Ayuni Anggun Pratiwi Az Zahrani, Ghiska Azka Saqina Salsabila Azmia Siti Munasifah Biki Zulfikri Rahmat BUSTANUL ARIFIN Carisa Aulia Azzahra Dandi Ganjar Irawan Dara Tsanya Abdul Rohim Darin Diffana Athifah Daryanti, Eneng Dede Maman Fathurahman Dede Sansan Ramlan Sandiayana Defri Irham Gufronny Denisa Ramadhani Devhiyona Shafira Dewi Sri Handayani Diana Putri Utari Dila Maulidia Dimas Adi Sudibyo Dimas Ganjar Pinasti Dimas Muhamad Rizki Dina Ainul Latifah Dina Ramadhani Dinan El Haq Rahimahullah Dwi Haryono Dzakwan Afaf Muhamad Dzikri Al-Ghiffari Herman Efti Arifa Eko Wibowo Emil Saeful Milah Endang Surahman Endang Susilawati Eprina Intami Eva Dwi Suciati Fahmi Abdul Mukhsi Fahmi Nurfatwa Faiz Zaki Fadillah Falha Himatul Aliyah Fasya Dhiyaulhaq M Fatimah Zahra Nasution Fatiya Irfana Fadhila Fatwan Muhammad Hijaj Faujan Adhipratama Arasyid Fauziah Nur Firdausha Firda Kharisma Firyal Jilan Nuha Fitri Solekhah Fitriyanti Nurhasanah Frea Puspita Damayanti Frida Aprilya Saqina Ganis Khairulysa Prasetiyo Ghani Achmad Barokah Gina Napisatul Pawaid Gina Sonia Gina, Ajang Gita Puji Lestari Hafizh Al Korni Hakiki Hali Hali Hanafi Nur Zain Hani Fuadatun Nafisa Hasna Fauziah Al Alifah Hazki Ziadatur Rizki Hikmal Azkia Muharam Hikmal Faturahman Hildan Fadlan Hilma Kamila Hilma Maudi Hisniah, Dita Wudatul Husnul Kholifah Nur Inayah Husnul Muhimmah Iis Sopiah Suryani Ilone Virginia Oktavian Ima Nurmaliah Imam Ahmad Dhafi Imam Dafin Permana Imamah Ina Nurvina Sopiana Indri Purwanti Intan Citra Lestari Iqbal Abdul Azis Iqlima Khoirunnisa Irfalatifatul Aulia Irma Nursyapa’ah Irma Nur’aini Irman Farhanul Haqiem Jajang Iskandar Jia Ayu Maulida Joni Joni Justin Azmi Luthfi Kamilatuzaini Kanaya Audy Kania Meysachroh Prita Utamy Kenji Maulana Khadijah Khairatun Nisa Ktut Murniati Kurniawan Dwi Yanto Laila Barokah Lailatus Syarifah, Neng Dewi Lea Zalfa Dhyaulhaque Lia Wardatul Umah Linda Astrea Nursari Liya Qurrotu A'yun Luh Putu Ratna Sundari Luluwatun Nazla Lutfiah Alya Nurafifah M Fasya NA M. Naufal Amin Mariatul Ulfah Marwah Zulfa Maryam Fany Meisya Lutfiah Meti Sulastri Milfa Rahma Aulia Mozza Naiara Fawwaz Muhamad Aryandhi Fikri Muhamad Irfan Fadilah Muhamad Renaldi Muhamad Zahran Hidayatul Urfa Muhamad Zamzam Mubarok Muhammad Aditya Saputra Muhammad Fadhlan Muhammad Farril Nur Fauzan Muhammad Hilal Nurazizi Saleh Muhammad Ramdan Ridwanullah Muhammad Rizal Zaenulloh Muhammad Zahran Hidayatul Urfa Mustafa Muthia Hana Fauzia Mutia Latifa Mutianingsih Mutianingsih Mutiara Kamila Mutiara Mutiara Mutiara Ramadhani Nabila Bilqis Mutiara Nafisatun Nikmah Nagita Aulia Naila Naila Naiya Fadila Shalma Naswa Putri Wafadila Navita Agraeni Nayla Mutiara Sukma Nazmi Ibnu Shina Zein Nazmi Muzamil Neng Nazma Aulia Nihayturaochmah Nilzam Anfasa Mulluq Niningtyas Rahayuningsih Nor Ilman Syaputra Noval Muhammad Zaini Noval Muhammad Zaini, Noval Novi Andriani Novi Rosanti Nuraini Nuraini nurdini, rini Nurhadi Ibrahim Nuri Kamilatul Pikriyyah Nurismalatri Nurul Safrina Jindan Peni Apriliani Pipit Pipit Pipit Popo Musthofa Kamil Pricilia Siska Sintia Muhtari Puji Ayuni Anawawi Putri Amelia Sofjan Raafi Al Afghany Rafa Rinayah Rafi Kenny Akhdan Rafka Nafisa Kurnia Putra Rahma Amalia Fadilah Raiza Azhara Rani Sri Mulyani Ranti Dwi Aryanti Ratna Resa Rosita Regina Indra Renata Aulia Zahra Reni Nurdianti Resti Maryam Marsabila Resti Nuraeni Restu Bias Primandhika Revalina Ellisya Putri Rexy Alief Pratama Rida Nugraha Ridho Mauladi Rifa Khoerunnisa Rifda Fazrinuriko Rimarsha Desta Anjani Rina Agustina Rina Samsiyah Riri Wulandari Risdah Agustina Riska Amelia Risma Hermawati Apriliani Risma Risma Risma Syan Sabilla Rivo Panji Yuda Rizka Anggriani Rizki Dewi Oktavia Rosliana Mindaryati Rubby Aziz Zaura Kamal Ryan Akbar Maulana Ryan Cahya Nugraha Saasa Salis Azkia Salma Uswatun Nisa Salmaa Nur Fauziyah Salmah Salsa Bila Rahmawati Salsabila Salsabila Putri Virgiawan Salsabila Salsabila Salwa Salsabila Sany Nur Ihsan Seftiani Futri Sela Siti Nurazizah Seli Saelurrohmah Syam Septi Andini Septiwiyarsi Septiwiyarsi Sevana Jauharunnisa Sevani Desiana Putri Shinta Nabila Hendriana Shinta Puja Rinjani Sidiq Pamungkas Silva Nur'aini Silva Nuraini Silvi Sa’adah Silvianingsih Silvianingsih Sindi Setiawati Sisca Priandini siti nurlela Siti Nurul Hanapiah Sri Gustini Sri Hendriyanti Lestari Sri Mardiyani Suryana Suci Noor Aisah Suci Rahmawati Sudana Sudana Sudana Sudana Sudarma Widjaya Syahla, Ashilah Majid Syahruddin Sumera Syakira Nisa Amalia Syera Saffina Talitha Darda Yusna Tanesa Yulyanda Tasya Ida Iyasyah Semidang Tasyqi Masyumatul Aulia Tazkia Ardianti Nada Tegar Faiz Fahrezi Tegar Faiz Fahrezy Tiara Kania Tri Agustam Tri Nugroho Tri Nugroho Tsuwaebatul Aslamiyah Tyas Nur’Aini Ummu Habibah Usi Fauziyah Uswatun Via Nurpadilah Vina Fitria Vivi Firda Silvia Wafa Jannatul Mawa Wafa Jannatul Ma’wa Wafa Syakila Herdani Wahdan Saidurroihan Wan Abbas Zakaria Wianda Saskya Widya Agustina Widya Siti Nabilah Winanti Puspa Arum Wulan Safitri Wulandari Wahyu Hidayat Wydia Artanti Xena Salsa Febriani Yanti Mulyanti, Yanti Yetti Lis Purnamadewi Yolanda Tara Mita Yulyati Mulyanto Yusep Rafiqi Yusuf Maulana Zainal Abidin Zainal Abidin Zaskia Adya Mecca Zenita Alvina Fauziah Zidan Sulaeman Hariri