p-Index From 2021 - 2026
12.752
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal KOMUNIKA Jurnal Kesehatan Olahraga Jurnal Indo-Islamika Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif MUQTASID Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan JURNAL TAPIS Hukum Islam Al-Ahkam Jurnal Al-Tadzkiyyah Psikis : Jurnal Psikologi Islami Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Gadjah Mada Journal of Psychology Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Muamalah Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Educational Guidance and Counseling Development Journal Educatio IJEBD (International Journal Of Entrepreneurship And Business Development) Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Tribakti: jurnal pemikiran keIslaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Pagaruyuang Law Journal Jurnal Perspektif Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Justisia Ekonomika Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Tropical Wetland Journal JPIB : Jurnal Psikologi Islam dan Budaya Khazanah Sosial Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan The Asia Pacific Journal Of Management Studies Bulletin of Counseling and Psychotherapy KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Journal of Economics and Business UBS Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM) Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Qathrun Jurnal Keilmuan dan Pendidikan Islam Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Qisthosia Jurnal Manajemen DIVERSIFIKASI Jurnal Psikologi Islam Journal of Islamic Economics J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Riset Agama Jurnal Psikologi Universitas Gadjah Mada E-Jurnal Akuntansi TSM International Journal of Economics (IJEC) Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) De`Teksi : Jurnal Teknik Sipil HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies IDEA: Jurnal Psikologi PANDU: Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Al Fuadiy: Jurnal Hukum Keluarga Islam Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Hikmatuna Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Sunan Kalijaga: Islamic Economics Journal Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Subservire: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Hakamain: Journal of Sharia and Law Studies Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman EDUKASI EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA) Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial IPSSJ PESHUM Mabrur: Academic Journal of Hajj and Umra Journal of Islamic Education and Learning Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Faculties Theory dalam Tasawuf dan Pendidikan Hafiz, Abdul; Mujib, Abdul; Sururin; Sodiq, Akhmad
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.1064

Abstract

Teori Fakultas (Faculties Theory) mengemukakan bahwa pikiran manusia terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi khusus, seperti intelek, emosi, dan kehendak. Asal-usul teori ini dapat dilacak pada filsuf dan psikolog awal seperti Plato dan Aristoteles, dan konsep ini terus berkembang dalam konteks psikologi modern. Teori ini mengklasifikasikan pikiran manusia menjadi bagian-bagian yang berperan dalam pemikiran rasional, pengalaman emosi, dan penggerak tindakan. Meskipun beberapa aspek Teori Fakultas telah diperdebatkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan modern, pemahaman tentang berbagai fakultas pikiran manusia tetap relevan, terutama dalam pengembangan pribadi, kognisi, dan emosi. Dalam tasawuf, Teori Fakultas menggambarkan struktur batiniah manusia yang terdiri dari fakultas seperti qalb (hati), ruh (jiwa), nafs (ego), dan aql (akal). Konsep ini mencerminkan pemahaman tentang dimensi spiritual dan psikologis manusia dalam konteks pencarian kebenaran, pertumbuhan pribadi, dan hubungan dengan Tuhan. Setiap fakultas memiliki peran penting dalam perjalanan spiritual dan pengembangan diri. Misalnya, qalb sebagai pusat spiritual yang harus dijaga dari penyakit hati, ruh sebagai inti keberadaan spiritual, nafs sebagai ego yang harus dikendalikan, dan aql sebagai akal untuk memahami realitas spiritual. Dalam pendidikan, terutama yang dipengaruhi oleh tasawuf, Teori Fakultas digunakan untuk mengembangkan kesadaran spiritual dan intelektual. Tokoh-tokoh tasawuf seperti al-Ghazali, al-Junayd, dan al-Qushayri memberikan kontribusi besar dalam membentuk pemahaman ini. Mereka memandang bahwa fakultas-fakultas seperti qalb, ruh, aql, nafs, dan sirr dapat dikembangkan untuk mencapai kesempurnaan spiritual. Dengan demikian, Teori Fakultas tidak hanya berfungsi sebagai pandangan psikologis tetapi juga sebagai kerangka spiritual yang dapat diterapkan dalam pendidikan untuk mencapai keseimbangan antara perkembangan intelektual dan spiritual. Faculty Theory (Faculties Theory) suggests that the human mind is divided into several parts with special functions, such as intellect, emotions and will. The origins of this theory can be traced to early philosophers and psychologists such as Plato and Aristotle, and the concept continues to develop in the context of modern psychology. This theory classifies the human mind into parts that play a role in rational thinking, emotional experience, and driving action. Although some aspects of Faculty Theory have been debated in the development of modern science, understanding the various faculties of the human mind remains relevant, especially in personal development, cognition, and emotion. In Sufism, the Faculty Theory describes the inner structure of humans which consists of faculties such as qalb (heart), ruh (soul), nafs (ego), and aql (reason). This concept reflects an understanding of the spiritual and psychological dimensions of humans in the context of the search for truth, personal growth, and relationship with God. Each faculty has an important role in the spiritual journey and self-development. For example, qalb is the spiritual center that must be protected from heart disease, ruh is the core of spiritual existence, nafs is the ego that must be controlled, and aql is the mind to understand spiritual reality. In education, especially those influenced by Sufism, Faculty Theory is used to develop spiritual and intellectual awareness. Sufism figures such as al-Ghazali, al-Junayd, and al-Qushayri made major contributions in forming this understanding. They view that faculties such as qalb, ruh, aql, nafs, and sirr can be developed to achieve spiritual perfection. Thus, Faculty Theory not only functions as a psychological view but also as a spiritual framework that can be applied in education to achieve a balance between intellectual and spiritual development.
Studi Perencanaan Beton Mutu Tinggi SCC Dengan Tambahan Limbah Karbit Dan Silicafume: Planning Study of SCC High Quality Concrete With Addition Of Carbide And Silicafume Waste Widhiastuti, Yulis; Mujib, Abdul
Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2021): De' Teksi - Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.472 KB) | DOI: 10.56071/de'teksi.v6i2.305

Abstract

Self Compacting Concrete atau biasa disingkat dengan SCC merupakan beton inovatif yang dapat memadatkan sendiri (tanpa vibrator),dan mampu mengalir dengan beratnya sendiri untuk mengisi bekisting dengan jenuh tanpa mengalami segregasi. Salah satu Alternatif untuk penambahan campuran beton ini diantaranya memanfaatkan limbah karbit. Limbah di Indonesia ini biasanya di buang begitu saja tanpa ada pengolahan sehingga berdampak buruk pada lingkungan. Sebagai bahan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) limbah karbit dapat dimanfaatkan dalam pembuatan beton mutu tingi SCC sebagai bahan subtitusi semen. Paper ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah karbit dan silicafume sebagai bahan subtitusi semen dalam pembuatan beton SCC, dan untuk mengetahuikuat tekan beton dengan nilai tertinggi terhadap mutu beton SCC Dengan tambahan limbah karbit dan Silicafume dengan metode experimental di laboratorium. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan diketahui bahwa Kuat tekan beton maksimum diperoleh dengan variasi limbah karbit yang optimum sebesar 10 % yakni sebesar 32,08 MPa, dan Nilai kuat tekan optimum terjadi pada penambahan persentase limbah karbit 10% yakni sebesar 32,08 Mpa dibandingkan dengan 0% limbah karbit sebesar 26,94 MPa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan limbah karbit dan silicafume belum bisia digunakan untuk perencanaan beton mutu tinggi, karena hasil kuat tekan yang dihasilkan belum memenuhi syarat yang berlaku ≥ 41,4 MPa.
ARBITRASE PADA PENYELESAIAN SENGKETA ASURANSI SEKTOR JASA KEUANGAN Nabilah, Deva; Mujib, Abdul
Al-muamalah Vol 9 No 2 (2023): Muamalah
Publisher : Program Studi Muamalah Fakultas Syariah dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muamalah.v9i2.20363

Abstract

Perusahaan Asuransi terus meningkat disetiap tahunnya, namun tidak dapat dipungkir bahwa peningkatan konsumen asuransi seiring dengan meningkatnya pengaduan konsumen kepada Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang hubungan diantara keduanya mengalami masalah yang menyebabkan sengketa. Penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui pengadilan atau di luar pengadilan. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS SJK) yang telah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 61/POKL.07/2020 tentang LAPS SJK sebagai bentuk penyemurnaan terhadap sentralisasi lembaga alternatif penyelesaian sengketa menjadi lembaga yang memfasilitasi penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang menyelenggarakan kegiatannya secara independen dengan prinsip keadilan, efektif, efisiensi yang membagi penyelesaian sengketa pada sektor jasa keuangan menjadi Arbitrase dan Mediasi, melalui penelitian ini mengkaji bagaimana tahapan penyelesaian sengketa LAPS SJK melalui arbitrase serta prosedur mediasi khusus untuk upaya damai dalam arbitrase. Metode penelitian menggunakan metode penelitian yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau menggunakan data sekunder. Kata Kunci: Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa SJK; Sengketa Asuransi; Alternatif Penyelesaian Sengketa; Arbitrase
KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN KONSELING KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Hunainah, Hunainah; Mujib, Abdul; Riswanto, Dodi
QATHRUNÂ Vol. 11 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to determine the contribution of Islamic religious education and family counseling to increasing family resilience in aspects of spirituality during the Covid-19 pandemic. The focus of this research is to change the paradigm of married couples to be more positive by carrying out lots of worship activities at home. The method used is a qualitative approach with data collection techniques, namely observation, documentation studies and audio-visual information. The conclusions of this research are as follows: 1) married couples must have good communication patterns; 2) conceptualization of sharia-based family education as an effort to increase family resilience; 3) increase motivation in the family; 4) strategies for instilling maqasid sharia values in family functioning during the pandemic; 5) family counseling intervention strategies
MINAT LULUSAN S1 PENDIDIKAN BAHASA ARAB PTKI LAMPUNG TERHADAP LANJUT STUDI S2 PBA PASCASARJAN Khoirurrijal, Khoirurrijal; Mujib, abdul
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 3 No 02 (2018): Agama dan Kepemimpinan
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cost readiness is a picture of a good economic situation. The family's economic situation is closely related to children's learning. This, in line with the opinion of Slameto, states that children who are learning must meet their basic needs for learning facilities. The learning facilities can only be fulfilled if the family has enough money. That means, a person's economic situation will influence his choice of education to carry out further studies. Universities should observe income trends, personal savings, and banks as services to help finance education. This will affect the number of prospective students who will carry out further studies and can take steps to redesign, reposition, and reassign the work program quickly. Therefore, according to Slameto that the family economy is related to children who will study further, because learning facilities can only be fulfilled if the family has enough money. Language readiness is the second supporter besides cost readiness. Therefore, to enter Postgraduate, there are Arabic and English language test requirements, in addition to the TPA test and knowledge about the subject matter. This was stated in the SOP of the IAIN Metro Postgraduate New Student Registration. Support from parents or family is very important. This is according to Slameto's opinion that the Family is the first and foremost educational institution. Family that is very big means for education in small size, but it is to determine education in large measure, namely the education of the nation. Or in other words that the family can greatly influence the future study of prospective graduate students. The desire factor to improve knowledge and worship is one of the motivations for further study. This is according to Slameto's opinion, that motivation is a psychological factor in a person. Someone has needs at a time. There are biological needs, which arise from forced circumstances such as hunger, thirst, or feeling uncomfortable. Other needs are psychological, arising from the need to be recognized, valued, or belonging.
THE MEANING AND APPLICATION OF INDEPENDENT LEARNING IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC EDUCATION Mujib, Abdul; Taher, Zahdi
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 6 No 2 (2021): Islamic Studies
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/riayah.v6i2.3998

Abstract

A very interesting issue was discussed when the term "Freedom of Learning" was raised by the Minister of Education and Culture, Nadiem Makarim. All academics also gave comments, some were cynical and many gave praise. This reminds us that the activities in education and learning continue to be sought after and studied. Thetarget ideal is to bring future generations to excellence among other countries. However, any conception that is put forward needs to be tested academically on the basis of his thinking. That's not to say, every thought is immediately applied. In fact, once it is applied, it must be evaluated. In order not to get caught up in anomalies and even misconceptions on a national education scale. Speaking of national-scale education, of course referring to what is stated in the National Education System Law (UU Sisdiknas) Number 20 of 2003 "the development of the potential of students to become human beings who believe and fear God Almighty, have noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent and become a democratic and responsible citizen.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI INVESTOR PEMEGANG OBLIGASI/SUKUK TERHADAP KASUS FINANCIAL STATEMENT FRAUD Ridho, Zainur; Mujib, Abdul
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Vol 9, No 1 (2024): J-Alif, Volume 9, Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jalif.v9i1.4936

Abstract

Financial reports are one element for providing company financial data information to stakeholders. However, action often occurs financial statement fraud, namely unlawful acts with elements of intent, malicious intent, fraud, concealment and abuse of trust. This problem is the background for the need for an in-depth study, so the researcher's aim is to conduct an analysis of laws that can protect investors from manipulation of financial reports in capital market activities. This research uses the method mix with an empirical juridical approach (study socio-legal), carry out textual studies, reviewing legislation and policies that can be analyzed critically and explain their meaning and implications for legal subjects. The results of this research discuss that legal protection for investors from actions such as financial statement fraud regulated in Law no. 8 of 1995 concerning Capital Markets (UUPM) which is carried out by the Capital Market Supervisory Agency (Bapepam) and regulated by the Financial Services Authority or referred to as OJK in Article 9 of the OJK Law concerning the authority to supervise all forms of activities in the capital market and Article 30 of the Law -Law Number 21 of 2011 concerning the authority of the OJK to order or take certain actions against companies that cause losses by filing lawsuits or compensation. Of these two rules, behavior financial statement fraud categorized as a crime in the capital market.Laporan keuangan merupakan salah satu elemen untuk memberikan informasi data keuangan perusahaan kepada para pemangku kepentingan. Namun, sering terjadi tindakan financial statement fraud, yaitu tindakan melawan hukum dengan unsur kesengajaan, niat jahat, penipuan, penyembunyian dan menyalahgunakan kepercayaan. Problematika tersebut melatarbelakangi perlunya kajian secara mendalam, sehingga tujuan peneliti yaitu melakukan analisis terhadap hukum yang dapat melindungi investor dari tindakan manipulasi laporan keuangan pada kegiatan pasar modal. Penelitian ini menggunakan metode mix dengan pendekatan yuridis empiris (studi sosio-legal), melakukan studi di tekstual, mengkaji peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang dapat dianalis dengan kritikal dan dijelaskan makna dan implikasinya terhadap subjek hukum. Hasil dari penelitian ini membahas bahwa Perlindungan hukum bagi investor dari tindakan seperti financial statement fraud diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM) yang diperankan oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dan diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan atau disebut OJK dalam pasal Pasal 9 Undang-Undang OJK tentang kewenangan dalam mengawasi segala bentuk kegiatan di pasar modal dan Pasal 30 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang kewenangan OJK dalam memerintahkan atau melakukan tindakan tertentu terhadap perusahaan yang menimbulkan kerugian dengan mengajukan gugatan atau ganti rugi. Dari kedua peraturan tersebut, perilaku financial statement fraud dikategorikan sebagai kejahatan di pasar modal.
Penerapan Asas Sederhana, Cepat, Biaya Ringan Dalam Penyelesaian Sengketa Pegadaian Syariah Melalui Basyarnas (Badan Arbitrase Syariah Nasional) Alaqoh, Shofwatul; mujib, Abdul
Pagaruyuang Law Journal Volume 6 Nomor 2, Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/plj.v0i0.4065

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme penyelesiana sengketa pegadaian syariah melalui (Badan Arbitrase Syariah Nasional) BASYARNAS, apakah telah menerapkan asas sederhana, cepat dan biaya ringan. Melihat proses yang sederhana, dengan kurun waktu yang cepat dan biaya yang ringan merupakan hak untuk para pihak yang sedang bersengketa, dalam melakukan proses penyelesaian sengketa pegadaian syariah, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang merupakan metode pengumpulan data dengan menggunakan metode berfikir deduktif yang berangkat dari pengetahuan yang bersifat umum untuk menemukan kesimpulan yang bersifat khusus, serta mengumpulkan data dari sebuah deskripsi bukan angka, dengan menggunakan data-data, jurnal-jurnal ilmiah, dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil dari penelitian ini adalah, asas sederhana, cepat, dan biaya ringan telah diterapkan dalam penyelesaian sengketa pegadaian syariah, yaitu proses permohonan sampai putusan yang dilakukan secara sederhana, dalam kurun waktu yang terbilang cepat dalam pembacaan putusan senketa hal-hal ini juga berpengaruh terhadap biaya penyelesaian sengketa yang menjadi ringan.
Analysis of Macroeconomic Factors and Financial Performance on the Phenomenon of Sharia Bank Market Share Stagnancy Wibawa, Aditya Setiaji; Mujib, Abdul
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 3 No. 1 (2024): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v3i1.931

Abstract

The Sharia banking market share is still stuck at the level of 7% of total national banking assets until the February 2024 period. Several strategic policies have been implemented by both regulators and Sharia banking players, but this has not yet increased the Sharia banking market share. Several other relevant studies inform that internal factors in the form of financial performance and macroeconomic conditions are one of the causes of the stagnant increase in the market share of sharia banking in Indonesia, so it is necessary to re-examine/analyze these factors. Furthermore, this research aims to analyze the influence of macroeconomic conditions as proxied by the inflation rate and BI rate as well as the financial performance of Sharia banks as proxied by the CAR and FDR ratios on the Market Share of Sharia Banks in Indonesia. The sample in this study was a total of sharia commercial banks and sharia business units with data regression analysis using the help of the Eviews version 12 program. The results of this research show that simultaneously the independent variables (inflation, BI rate, CAR and FDR) in this research have a significant influence on Market Share with a significance level of 5%. Overall, the results obtained show that the variables inflation, BI rate, CAR and FDR influence the Sharia banking Market Share with a significance level of 5%. Partially, inflation and FDR have no effect on the market share of sharia banking, but the BI rate and CAR have a significant effect on sharia banking in Indonesia.
Authority and Dynamics of Compliance to Resolve Sharia Digital Finance Disputes in Indonesia Abdul Mujib
Hikmatuna : Journal for Integrative Islamic Studies Vol 9 No 2 (2023): Hikmatuna: Journal for Integrative Islamic Studies, December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/hikmatuna.v9i2.1250

Abstract

This article focuses on analyzing the urgency of authorities in adapting technology to modern financial services. Conventional financial institutions (existing institutions) are entering a new era, where all financial transaction activities are connected to technology. The development of digital financial services such as electronic money (digital payments) and digital funds (crowdfunding) creates very fierce competition in today's modern financial services industry. The main problem that arises in the adaptation of information technology in financial services is legal certainty and protection for parties involved in digital financial transactions. This research analyzes the development trend of digital financial services in Indonesia. In addition, this study shows the efforts made by regulators in anticipating legal problems. Views on Islamic digital financial dispute resolution approaches and procedures are also the focus of discussion in this article. The method used in this study is literature research. This research uses an exploratory normative legal approach. Data collection techniques are carried out by observing, reviewing, and analyzing textual information which is then adapted as the main data in the discussion of this research topic. Data was collected from a literature review in the form of library materials or secondary data related to digital finance. This research produced several findings, namely: 1) the urgency of the authority in controlling the implementation of Islamic digital finance by presenting special regulations to minimize disputes between the parties. 2) Sharia digital financial platforms are ensured to have maximum Sharia compliance tools through Sharia compliance audits under the control of the authority.
Co-Authors Abdul Rahman Shaleh Abdurrubi Perwiragama, Salman Adi Fadli Aep Kusnawan, Aep Afiffah, Anggi Dhea Ahmad Abroza Ai Badriah Akhmad Sodiq Alamri, Mohammed Saeed A. Alaqoh, Shofwatul Ali Sodiqin Amin, Rukhul Andri, Sri Anjarsari, Riana Annisa Anugrah, Yuli Dwi Yusrani Aqil, Rihab Said Asep Iwan Setiawan, Asep Iwan Aspandi, Aspandi Atqiya, Syifaul Aulia Rihadatul Aisy, Tazkia Auvaizah, Navila Awaliyah, Robi’ah Azis, Ali Aziza Mutifani Hidayah azzarqa, azzarqa Bahrul Ulum Bariki, Yusril Chaerul Firdaus, Muh. Nur Ridho Chairul Anam, Chairul Dede Rosyada Desi Safitri Dewi Sadiah, Dewi Dian Ayu Liana Dewi Didi Suryadi Eka, Sefri Aditya Elizatun, Elizatun Eris Harismasakti ETI KURNIAWATI Fadlilatul Munawaroh Fathurrohman, Asep Ahmad Fatoni, Isbet Firdaus, Dede Ridho Fitri Rima Hidayati Fitria Ikhrimadhani Hafiz, Abdul Hanafi, Syafiq Mahmadah Hanifa, Nada Hapzi Ali Hasanudin Hasratuddin Siregar Hendri Kurniawan, Hendri Herlena, Winceh Hermawan, Rico Hopipah, Eva Nur Huda, M Thoriqul Huda, M. Ikhwanul Humaidi, Zuhri Hunainah Hunainah, Hunainah Ibad, Taqwa Nur Ida Umami Ika Rosyidatul Fauziyah Ilham Akbar Ilham Akbar Imaduddin, Ilmir Rizki Imas Maesaroh Iqbal Tsani, Muhamad Ismail, Nurmikyana Izzah Fikroh Basyariyah Jajat sudrajat Jamalulel, Habib Alwi Karimatul Khasanah, Karimatul Khairudin, Ahmad Vardin Khoiriyah, Amri Khoirurrijal Khoirurrijal Khoirurrijal Khoirurrijal, Khoirurrijal Kholis, Nur Kusaeri Kusmastuti, Ines Prasheila Lestari, Retno Tri Lisnawati, Depi Lubis, Sofia Indriani Lubis, Sofia Indriani Lubis, Sopian M. Abzar Duraesa MADE PRAMONO Maharani, Mega Utami Maripah, Maripah Masdariah, Een Masyhuri, Muhammad Maya, Iklilah Arum Mayla Cindy Carmeliasari Miftahul Zannah Moh. Husen, Moh. Moh. Iklil Albahij Moh. Jeweherul Kalamiah Mubaidi Sulaeman Mubarak, Mubarak - Muhamad Fajri Muhammad Hasan Basri Mukayat Al-Amin Mukhtar Hadi Mulqiyah, Hilma Muna, Alfina Nailul Murniasih, Eri Mustika Ramadhani, Fahmi Nabila Salsabila Iswar Nabilah, Deva Nanang Asfufi Nasution, Alhafidh Novila, Sheila Novita, Dwi Nugraha, Enung Nugraha, Mizwar Luthfiansyah Nur, Fauzan Nursalam Nurul Khikmah Nuzul Hidayah, Robiah Panani, Muh Jihan Perihandi Andi Putri, Ayu Septiana putri, Putri Wulandari Qomaria, Lailatul Rahma, Hilda Syifa Rahmah Mawadah, Atina Rahman, Moh. Taufiqur Rena, Syahidah Ridho, Hilmi Rifaudin, Ahmad Riswanto, Dodi Riswanto, Dody Romdhani, Nizar Zikri RR. Ella Evrita Hestiandari rukhul amin Rustandi, Ridwan Salimah Nailulmuna, Syarifah Salsyabila, Nabila Satriah, Lilis - Sawitri, Utari Septiani, Intan Widiya Shaleh, Abdul Rahman Shobirin, Muhammad Shobirin Sirajudin Sirajudin Siregar, Rama Nida Siti Sakinah, Siti Sufyani Prabawanto, Sufyani Sukma Inaya Sukma Inayah Sururin, Sururin Suwarno Ariswoyo Suwenti, Reni Taher, Zahdi Tarihoran, Nafan Taufik Alamin Tohir, Abdul Illah Tsalis, Khodijah Nur Ubaidillah Ubaidillah Ulum, Misbahul Waddin, Moch Aufal Hadliq Khaiyyul Millati Wahyudinata, Davit Wibawa, Aditya Setiaji Yulis Widhiastuti Yuyun Yunita Zahdi Taher Zain, Sri Kurnia Zainal Abidin Zainal Muttaqin