p-Index From 2021 - 2026
16.267
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Terapan Abdimas EMPATI Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice, and Research JURNAL KONSELING GUSJIGANG DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Indonesian Journal of Educational Counseling al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling PrimaryEdu - Journal of Primary Education QUANTA Psychocentrum Review Bulletin of Counseling and Psychotherapy Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling ProGCouns: Journal of Professionals in Guidance and Counseling Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam PSIKODINAMIKA : Jurnal Literasi Psikologi Bulletin of Science Education Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Abmas International Journal of Science and Society (IJSOC) Journal of Education and Counseling (JECO) Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kajian Linguistik dan Sastra Concept: Journal of Social Humanities and Education Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Student Scientific Creativity Journal Al-Musyrif : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Science and Education Journal KONSELOR EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Multidisiplin Indonesia Psikoeduko: Jurnal Psikologi Edukasi dan Konseling Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling) Buletin Literasi Budaya Sekolah KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran JBK (Jurnal Bimbingan dan Konseling) JUBIKOPS OPTIMA: Journal of Guidance and Counseling Madania: Jurnal Kajian Keislaman SAICGC Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

The Genogram as a Counseling Tool: Philosophical Foundations and Practical Implications Irmayanti, Rima; Suherman, Uman; Nurihsan, Juntika; Budiman, Nandang
KONSELOR Vol. 13 No. 4 (2024): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/02024134100-0-86

Abstract

Genogram as a tool in the counselling process has a long history and is not just a term, but it is based on a clear philosophical foundation. This study uses a qualitative approach with a literature review method that includes primary articles and books. The results of the study indicate that a genogram is a diagrammatic representation of family conditions and information from several generations, which can explain status, work patterns, lifestyle, illness, gender, and other factors. By understanding the good or bad family history, individuals can use this information to anticipate and prevent future problems and guide them to achieve more positive conditions. The use of a genogram in counselling provides deep insight into hereditary patterns and dynamics, helps clients understand interpersonal relationships, and gives them strength to face life's challenges.
EKSPLORASI KEDAMAIAN POSITIF SISWA Septian, Muhammad Rezza; Supriatna, Mamat; Nurihsan, Juntika; Budiman, Nandang; Suherman, Maya Masyita
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i1.19844

Abstract

Abstrak: Penelitin ini bertujuan untuk mengeksplorasi kedamaian positif (positive peace) siswa SMP Yayasan Atikan Sunda Bandung. Ruang lingkup penelitian ini mencakup kedamaian positif (positive peace) yang mencakup peacebuilding, peacemaking dan peacekeeping. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari 340 siswa SMP Yayasan Atikan Sunda Bandung. Pengumpulan data menggunakan instrument kedamaian positif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini pertama, profil kedamaian positif (positive peace) siswa SMP Yayasan Atikan Sunda berada pada kategori tinggi. Kedua, gambaran profil aspek kedamaian positif ialah dua diantara tiga aspek kedamaian positif berada pada kategori tinggi antara lain aspek peacekeeping, disusul aspek peacebuilding, sedangkan aspek peacemaking berada pada kategori sedang. Ketiga, berdasarkan hasil wawancara dengan guru di SMP Yayasan Atikan Sunda menunjukkan bahwa pendekatan yang dilakukan guru mata pelajaran terutama rumpun ilmu sosial dan muatan lokal memiliki dampak pada kedamaian positif (positive peace) siswa dengan pelbagai pendekatan pembelajaran seperti dialog, komunikasi, dan role play. Adapun dalam muatan lokal yang berbasis kebudayaan sunda terdapat nilai-nilai kedamaian yang disemai dalam kegiatan pencak silat dan permainan tradisional.Abstract:  Purpose of the research to explore the positive benefits of students at the Yayasan Atikan Sunda Junior High School in Bandung. The scope of this research includes positive peace which includes peacebuilding, peacemaking, and peacekeeping. The research method used is descriptive with a quantitative approach. The sample of this study consisted of 340 students of SMP Yayasan Atikan Sunda, Bandung. Data collection uses positive goodness instruments. Data analysis used descriptive statistics. The results of this study first, the positive profile (positive peace) students of SMP Yayasan Atikan Sunda is in the high category. Second, the good profile picture between the two positive aspects is in the category, including the peace aspect, while the peace aspect is in the category. Third, based on the results of interviews with teachers at Yayasan Atikan Sunda, it shows that the approach taken by subject teachers, especially social science groups and local content, has a positive impact on students with various learning approaches such as dialogue, communication, and role play. As for local content based on Sundanese culture, there are life values that are sown in pencak silat activities and traditional games
PROFIL TOLERANSI MAHASISWA DI BANDUNG Septian, Muhammad Rezza; Supriatna, Mamat; Nurihsan, Juntika; Budiman, Nandang; Siddik, Riesa Rismawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.21194

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil toleransi pada mahasiswa di Bandung raya. Ruang lingkup penelitian ini mencakup konsep teori toleransi dan aspek toleransi. Metode yang digunakan ialah metode cross-sectional survey dengan pendekatan Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah mahasiswa di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan kampus-kampus swasta di Bandung raya. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Adapun Sampel penelitian terdiri dari 846 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen toleransi. Analisis data yang digunakan dalam peneleitian ini yakni menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan profil toleransi mahasiswa yang terbanyak berada kategori sedang berjumlah 599 orang atau sekitar 70,8%, kedua, mahasiswa yang memiliki profil toleransi kategori tinggi yakni berjumlah 137 orang atau sekitar 16,2%.  Terakhir, mahasiswa yang memiliki profil toleransi kategori rendah yakni 110 responden atau 13%. Begitupun aspek toleransi yang terdiri dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan dan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya untuk menyusun model atau program layanan bimbingan dan konseling yang secara empirik digunakan untuk mengembangkan toleransi.    Abstract: This research aims to explore the tolerance profile of students in Greater Bandung. The scope of this research includes the concept of tolerance theory and aspects of tolerance. The method used is a cross-sectional survey method with a quantitative approach. The population in this study were students from teaching and education faculties at private campuses in Greater Bandung. Research samples were taken using random sampling techniques. The research sample consisted of 846 students. Data collection uses tolerance instruments. Data analysis used in this research uses descriptive statistics. The results of this research show that the highest tolerance profile of students is in the medium category, amounting to 599 people or around 70.8%, secondly, students who have a tolerance profile in the high category are 137 people or around 16.2%. Finally, students who had a low tolerance profile were 110 respondents or 13%. Likewise, the tolerance aspect consisting of cognitive, affective and psychomotor aspects is in the medium category. The results of this research can be used as material and consideration for further research to develop a guidance and counseling service model or program that can be used empirically to develop tolerance.
Penggunaan Rasch Model Untuk Menganalisis Konstruk Instrumen Kontrol Diri Pada Siswa Sekolah Menengah Prayoga, Kharisma Putri; Suryana, Dodi; Supriatna, Mamat; Budiman, Nandang
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.4459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen kontrol diri menggunakan Rasch Model. Terdapat berbagai pengukuran instrumen yang telah dikembangkan sebelumnya, penelitian menggunakan metode Rasch Model merupakan metode terbaru yang dianggap modern, efisien dan memiliki kredibilitas yang baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan instrumen berupa kuesioner dengan sampel responden 50 siswa SMP dan SMA sederajat di berbagai daerah di Indonesia. Analisis data yang dilakukan menggunakan metode Rasch Model dengan aplikasi Winstep versi 3.73. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai Cronbach Alpha sebagai representasi dari interaksi antara person dengan keseluruhan item, sebesar 0,73 tergolong dalam kategori bagus. Sedangkan nilai Person Reliability sebesar 0,72 tergolong dalam kategori cukup. Sementara itu, Item Reliability sebesar 0,86 termasuk dalam kategori bagus. Oleh karena itu, instrumen yang telah dikembangkan dapat digunakan untuk membantu sebagai need assesmen siswa atau untuk menemukan gambaran keadaan siswa sebelum mengembangkan program. Kata kunci: validitas, reliabilitas, rasch model, kontrol diri
Instruments for Measuring Career Decision Self-Efficacy in High School Students: A Systematic Literature Review Nurrizki Shafira; Agus Taufiq; Nandang Budiman; Uman Suherman; Ferianti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.5584

Abstract

In the field of career development, career decision-making self-efficacy plays an important role in adolescents' career decision-making process, decision-making ability, career exploration behaviour, performance goals, and career identity. The main objective of this review was to identify and analyse the instruments used by researchers to measure high school students' CDSE. Using the Systematic Literature Review method, the researcher specifically identified Scopus-indexed articles published between 2003 and 2023. The authors found that the Career Decision Self-Efficacy Scale Short Form (CDSES-SF), developed by Betz, Klein, & Taylor (1996), is the most widely used instrument to measure career decision self-efficacy. The CDSES-SF shows high reliability, with Cronbach's alpha ranging from α=0.78-0.95, placing it in the good and excellent categories. In addition, the CDSES-SF has been applied to diverse high school students from different races, ethnicities, ages, grade levels, skin colours, genders, and countries. Keywords: career decision self-efficacy, high school students, a systematic literature review, instrument
Optimisme Mahasiswa Pascasarjana Pada Fase Quarter Life Crisis Syifa Mudrikah; Nandang Budiman; Cece Rakhmat
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tingkat optimisme mahasiswa pascasarjana yang berada pada fase quarter life crisis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan 51 mahasiswa pascasarjana sebagai sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti berdasarkan dimensi optimisme menurut Seligman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,4% mahasiswa berada pada kategori optimisme yang rendah, 11,8% memiliki optimisme sedang, dan 7,8% berada dalam kategori optimisme yang tinggi. Dalam penelitian ini, digunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan penting untuk merancang program yang dapat mengembangkan upaya dukungan dan bimbingan yang tepat dan lebih baik dalam membantu mahasiswa pascasarjana mengembangkan sikap optimisme dan kesiapan menghadapi fase quarter life crisis. Dengan demikian, hasil penelitian ini memiliki implikasi penting bagi lembaga pendidikan untuk memperhatikan kesejahteraan psikologis mahasiswa dan memberikan dukungan yang sesuai untuk membantu mahasiswa menghadapi tantangan quarter life crisis dengan lebih baik. Kata kunci: optimisme, mahasiswa pascasarjana, quarter life crisis
Effectiveness of Sociodrama Techniques to Increase Students' Religious Tolerance SMAN 1 Margahayu Septian, Muhammad Rezza; Mamat Supriatna; Juntika Nurihsan; Nandang Budiman; Williya Novianti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.5924

Abstract

The attitude of religious tolerance needs to be instilled and improved early on in students who are in school. This research aims to test the effectiveness of sociodrama technique that can empirically increase religious tolerance in class X students of SMA Negeri 1 Margahayu. This research uses a quantitative approach. The method used in this research is quasi experiment with non-equivalent pretest-postest control group design. Data collection using religious tolerance instruments. Data analysis used non-parametric statistics. The participants in this study were students of class X-IA 5 SMA Negeri 1 Margahayu, totalling 34 people. Sampling in this study used random sampling technique. The results showed that the Sociodrama technique was empirically proven to be effective in increasing religious tolerance with an Asymp. Sig (2 tailed) of 0.030 is smaller than α. 0.05. The conclusion is that the sociodrama technique is empirically proven to be effective in increasing students' religious tolerance. Keywords: sociodrama, religious tolerance, student
CULTURAL AWARENESS: MEMAHAMI SENSITIVITAS MULTIKULTURAL DALAM PRAKTIK KONSELING DI SEKOLAH Putri, Marsha Hariani; Nadhirah, Nadia Aulia; Budiman, Nandang
Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/je.v10i1.21882

Abstract

Abstract: The counseling process in school environments is vulnerable to cultural bias challenges that can impede its effectiveness. A multicultural or cross-cultural counseling approach is crucial for understanding counselees from diverse backgrounds. This study aims to explore the level of cultural understanding and awareness among Guidance and Counseling Teachers towards multicultural counseling in schools, as well as their ability to form effective relationships with students from various cultural backgrounds. Utilizing the Systematic Literature Review (SLR) method, this research examines 47 relevant journal articles from Google Scholar published within the last 5 to 10 years, yielding five key articles that underscore the importance of cultural awareness and competence development to enhance counseling effectiveness. The findings reveal significant variations in cultural awareness among guidance counselors, identifying an urgent need for skill development and intervention strategies to address challenges such as counselor encapsulation and cross-cultural communication barriers. Initiatives such as the development of service models, training modules, and competence enhancement programs have proven effective in strengthening cultural awareness and counseling capabilities. In conclusion, a deep understanding of cultural awareness and multicultural competencies is not only essential for effective interaction between counselors and students but also crucial in advancing inclusive education that embraces cultural diversity. Abstrak: Proses konseling di lingkungan sekolah rentan terhadap tantangan bias budaya yang dapat menghambat efektivitasnya. Pendekatan konseling multikultural atau lintas budaya penting untuk memahami konseli dari berbagai latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat pemahaman dan kesadaran budaya Guru Bimbingan dan Konseling terhadap konseling multikultural di sekolah, serta kemampuan mereka membentuk hubungan efektif dengan siswa dari latar belakang budaya yang beragam. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menelaah 47 artikel jurnal relevan dari Google Scholar yang diterbitkan dalam rentang waktu 5 sampai 10 tahun terakhir, menghasilkan lima artikel kunci yang menegaskan pentingnya kesadaran budaya dan pengembangan kompetensi untuk meningkatkan efektivitas konseling. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam tingkat kesadaran budaya di antara guru BK, mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk pengembangan keterampilan dan strategi intervensi yang dapat mengatasi tantangan seperti enkapsulasi konselor dan hambatan komunikasi lintas budaya. Inisiatif seperti pengembangan model layanan, modul pelatihan, dan program peningkatan kompetensi terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran budaya dan kemampuan konseling. Kesimpulannya, pemahaman mendalam tentang kesadaran budaya dan kompetensi multikultural tidak hanya esensial untuk interaksi efektif antara konselor dan siswa tetapi juga krusial dalam memajukan pendidikan inklusif yang merangkul keragaman budaya.
Characteristics of student cultural intelligence in East Priangan and counseling services to facilitate it Nugraha, Agung; Supriatna, Mamat; Suherman, Uman; Budiman, Nandang; Imaddudin, Aam
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1101300

Abstract

The current era of Society 5.0 and high accessibility has an impact on the dynamics of academic life in higher education, namely the increasingly diverse characters and backgrounds of students’ lives. Cultural competency for students in conditions like this becomes a necessity. This research aims to reveal the characteristics of students' cultural intelligence in East Priangan, including in terms of gender differences.  Apart from that, another aim of this research is also to formulate counseling services to facilitate the optimization of students’ cultural intelligence. A cross-sectional study was used to reveal the cultural intelligence characteristics of 417 students in East Priangan. Accidental sampling was used in this research. Data collection uses the Cultural Intelligence Scale (CQS). The analysis technique uses a central symptom measure to describe the characteristics of students' cultural intelligence and Pearson correlation to measure the relationship between its aspects. Independent t test analysis was used to compare the characteristics of students' cultural intelligence based on gender. The result of the analysis are alpha 0,05; F=0,405; p =0,715.  The results of the research show that the cultural intelligence of East Priangan students is moderate and there is no significant difference between male and female students. Recommendations for a counseling framework to facilitate the cultural intelligence of students in East Priangan which can be formulated based on the original values of stusdent life in East Priangan as well as multicultural competence for counselors who will use this framework.
MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK MELALUI PENDEKATAN KOLABORATIF: SEBUAH KAJIAN PEMBELAJARAN ANGKLUNG DALAM PERSPEKTIF PEDAGOGIK Tia Destiana Puri; Yanti Nur Aprianti; Nandang Budiman; Taswadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22001

Abstract

ABSTRACT Collaboration is one of the important 21st century skills to be developed in education. In music learning, collaboration is an important aspect that can improve learners' understanding of music, teamwork, and creativity. This research was conducted with the aim of finding out the effectiveness of the collaborative approach and its relation to students' learning outcomes. The researcher explored information from various reference sources both books and scientific articles relevant to the study conducted, especially about the study of teacher pedagogical competence embodied in a collaborative approach. This research method uses literature studies related to theoretical studies and several references that will not be separated from scientific literature. Based on the results of the research, it was found that the collaborative approach is able to increase students' creativity in learning music. In some research results, it is also revealed that the collaborative approach is able to increase the creativity of students because the collaborative approach involves active interaction between students in a learning environment. Collaboration allows learners to work together, share ideas, and build solutions collectively, which is in line with the goals of the Merdeka curriculum that emphasizes the development of 21st century skills. Through a learning approach that suits the needs of learners, it will have a better impact, especially in increasing their creativity and will be useful in the future. Keywords: Pedagogy, collaborative approach, creativity, music ABSTRAK Kolaborasi merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang penting untuk dikembangkan di dunia pendidikan. Dalam pembelajaran seni musik, kolaborasi menjadi aspek penting yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap musik, kerja sama tim, dan kreativitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan kolaboratif dan kaitannya dengan hasil belajar peserta didik. Peneliti menggali informasi dari berbagai sumber rujukan baik buku maupun artikel ilmiah yang relevan dengan kajian yang dilakukan, khususnya tentang kajian kompetensi pedagogik guru yang diwujudkan dalam pendekatan kolaboratif. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka yang berkaitan dengan kajian teoritis dan beberapa referensi yang tidak akan lepas dari literatur-literatur ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan kreativitas peserta didik dalam pembelajaran seni musik. Dalam beberapa hasil penelitian diungkapkan pula bahwa pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan kreativitas peserta didik karna pendekatan kolaboratif melibatkan interaksi aktif antara peserta didik dalam suatu lingkungan belajar. Kolaborasi memungkinkan peserta didik untuk bekerja sama, berbagi ide, dan membangun solusi secara kolektif, yang sejalan dengan tujuan kurikulum Merdeka yang menekankan pengembangan keterampilan abad ke-21. Melalui pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik akan berdampak lebih baik khususnya dalam meningkatkan kreativitas yang mereka miliki dan akan berguna di masa yang akan datang. Kata Kunci: Pedagogik, pendekatan, kolaboratif, kreativitas, seni musik
Co-Authors Aam Imaddudin Aam Imaddudin, Aam Abdul Hakim Adnia Rianti Pradita Afdal Afdal Afdal Afendy, Popy Mayasari Afgani, Shalma Herwinadira Agatha, Monica Agung Nugraha Agung Nugraha Agus Taufiq Ahmad Fauzi Ismail Ahman Ahman Ahman Ahman, Ahman Aisyah Khairunissa Aisyah Khoirunnisa Al Hakim, Ibrahim Al, Muqri Alfaiz Alfaiz Alfaris, Muhammad Alghifari, Muhammad Althof, Thoriq Nashirudin Amrullah, Adib Angelina, Putri Anggia Fitri Anindya, Jovita Anita Kusumawardhani anne Hafina, anne Annisa Fitria Suherman Apriadi Bahtiar Ardian Renata Manuardi Ari Khusumadewi Arif Rahman Hakim Arifah Wulandari Arifin, Arsyi Muhamad Adzani Arina Mufrihah Asalamah, Sahira Asep Kurniawan Aulia Nadhirah, Nadia AYU WANDIRA Az-Zahra, Aisyah Hilwa Azni Nurul Fauzia Azrina Abharini Azzahra, Adilah Azzahra, Chintya Salsha Badru Zaman Baiti, Luthvia Zahiro Bramantya, Saviola Arya Budi Setiawan Cahyani, Eka Cahyaningtyas, Kania Charisma Rahmadhani, Alifah Dartina, Vina Deasy Yunika Khairun Debitzha Zein Syakhira Debora Catherine Pranata Della Amelia Dhea Elvionita Surya Dina Sofiya Madani Effy Mulyasari Eka Sakti Yudha Elfitra Khairin Lutfiah Br. Sitepu Epi Kurniasari Euis Rohayati F, Muhammad Alfath Fadilah, Wafa Nazli Nur Fahira, Siti Nurrahmi Fahriza, Irfan Fajar Ilham Fauzan, Muhamad Farhan Fauziah, Hana Femilasari, Ai Nani Ferianti ferianti Fikri, Mohammad Sirojul Ganjar Purnama Wildan Gantari, Callula Syifa Ghaida Az-zahra Kusnadi Ghazali, Moch. Farizky Al Gofur, Ridwan Habibah Nurul Fazriah Haidar, Ghani Ahmad Hakim, Ibrahim Al Hamidah, Nur'aini Hasna Hanafi, Husni Handani, Tri Hardiyansyah Masya Hasbiyalah, Hasbiyalah Hellen lie Grace Ghautama Hendriadi Hendriadi Herul Wahyudin Himmatun 'Aliah, Via Husain, Muhammad Al Fath Hutapea, Clarisa Jesika Korina Tiurmauli Huzaifah, Najwa I Nyoman Edwin Tri Nugraha Ikmal Redzuan Ilfiandra Ilfiandra Imaddudin, Imaddudin Intan Mutiara Mir’atannisa Intani, Esty Noorbaiti Ipah Saripah, Ipah Ipung Hananto Irfan Fauzi Julius, Andre Kafi, Edenia Silmy Kamila Suci Khalda Nur Aulia Khansa Meradaputhi Kharisma Amelia Putri Kharisma Putri Prayoga Khasanatin, Haiatin Khoirunnissa Khoirunnissa Kholili, Ma'rifatin Indah Koswara Koswara Kusumawardhani, Anita Lanang Riyadi Lara Ekamia, Gusti Lestari, Nanda Lia Mita Syahri M. Solehuddin Ma'rifatin Indah Kholili Maharani, Khoirunnisa Mamat Supriatna Manuardi, Ardian Renata Maretha, Lala Putri Maulana, Marsel Ridky Maulana, Rizqi Maulida, Rahmadhita Maya Masyita Suherman Maya Ningrat Mayfani, Silviedriya Mazidah, Nuha Melany Putri Giani Mila Yunita Mudrikah, Syifa Mufidah, Hana Mugiyat , Arellya Muhammad Fadilah Noor Agustian Muhammad Ridho Albari Mulyana, Citta Lena Putri Mulyati Mulyati Muqaffi Muqaffi Muqodass, Idat Musyaffa, Syifa Hana Mutiara Aqilla Tasya Nabila Silva Fahira Nabila Silva Fahira Nabilah, Farida Yumna Nabilah, Shafa Setya Nadhia Aulia Nadhira Nadhiroh, Nadia Aulia Nadia Aulia Nadhirah Nadia Aulia Nadhiroh Nadia Aulia Nadirah Nandang Rusmana Nandang Rusmana Nashrullah, Alfithra Nasrudin, Alifia Hasna Putri Nazwa Nurul Khanifa Niamala, Ajmi Ningrum, Wa Ode Nirmala Nisa, Haunan Novi Ayudyaningtias Novi Ayudyaningtias Novianti Novianti Novianti, Syafira Dwi Novita, Az-Zahwa Tri Nur Hidayah Nur Maulida, Salma Nurazizah, Rika Saadah Nurfauziah, Renren Nurihsan, Achmad Juntika Nurlaila Lathifa Kusumaningsih Nurrizki Shafira Nurrizki Shafira Nurshabrina, Debby Rojwa Nurul Amin, Izzatun Nisa Nurul Ashfiani Permata, Melza Zahra Popy Mayasari Afendy Prayoga, Kharisma Putri Purnamasari, Yuniarti Putri, Fika Ayu Gustiyani Putri, Marsha Hariani Qotrunnida, Insani Najwa Rabbani, Azmi Fauzan Rachmaniar, Ananda Rachmawati Rachmawati Rahmadzikra, Salma Aulia Rahman, Salwa Azizah Rahmat, Cece Rakhmat, Cece Ramadhani, Azmi Sukma Raudotussolehah, Rika Mia Rayaginansih, Syari Fitrah Rima Irmayanti, Rima Rina Nurhudi Ramdhani, Rina Nurhudi Risma Nursyani Rismi, Ridho Rudi Susilana, Rudi Sajidah, Rusyda Ainun Salman Alfarisi Salsabilah, Latifah Santi Pratiwi Santika, Allysa Sukma Sardin Sardin Sardin Sardin Septian, Muhammad Rezza Setiana, Marsaa Shabrina, Adhe Nayla Shafa, Deliza Haura Sheilla, Ainun Shofiyyah, Salwa Sidauruk, Muhammad Shabran Siddik, Riesa Rismawati Siregar, Pahri Suci, Kamila Sukma, Noveline Ingrid Eka Sukmawati, Indah Sunaryo Kartadinata, Sunaryo Supriatna, Mamat Supriatna, Mamat Suprihatin, Dewi Suryana, Dodi Suryawati, Citra Tectona Syahril, M. Fiqri Syamsu Yusuf, Syamsu Syarif Bin Muhammad Romli Samae Syarifah Salsabila Syauqii, Zaki Abdurrahman Syifa Mudrikah Syifa Mudrikah Syifa Syifa Syifa, Syifa Taqiyya, Wafa Tarsono Tarsono Taswadi Taswadi Taswadi, Taswadi Tb. Moh. Irma Ari Irawan Tia Destiana Puri Toto Fathoni Tul'adawiyah, Ropiah Uceu Nurhayati Ulkarimah, Sopa Uman Suherman Uman Suherman UMAN SUHERMAN, UMAN Ummah Karimah Utama, Lazuardienan Muhamad Utami, Muty Rachmadiny Utami, Nissa Aulia Belistiana Via Himmatun 'Aliah Vivi Apriliani Widagdo, Athira Fatharani Wiguna, Arya Chandra Williya Novianti Williya Novianti Wiwied Widiyanti Wulan Handayani Yanti Nur Aprianti Yanti Yuniarti Yuca, Verlanda Yudi Sukmayadi Yulia Indra Sari Dewi Yulindrasari, Hani Yuni Novitasari, Yuni Yusi Riksa Yustiana, Yusi Riksa Yustiana, Yusiriska Yusuf L.N, Syamsu Yusuf LN, Syamsu Yusuf Syamsu Yusuf, Zahra Nabila Zikra