p-Index From 2021 - 2026
13.203
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Jurnal Cakrawala Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan LaGeografiA AKTUAL JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum EDUNOMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Equilibrium: Jurnal Pendidikan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Justitia et Pax Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JCES (Journal of Character Education Society) Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL SWARNABHUMI JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Journal of Civic Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Educational Review and Research IJPD (International Journal Of Public Devotion) CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik JPKM (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) UNTAN Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Community Development LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN IPS Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Community Journal Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Basicedu Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Georeference: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat EDUNOMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN GeoEco FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Techniqiue (VCT) untuk Meningkatkan Nilai Moral Peserta Didik Milianti Lifa; Sulistyarini Sulistyarini; Jagad Aditya Dewantara
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan model pembelajaran value clarification technique (VCT) dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian serta dampaknya dalam meningkatkan nilai moral peserta didik pada pembelajaran PPKn di kelas X IPS 4 SMA N 1 Sungai Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang di deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil observasi selama penerapan model pembelajaran VCT, wawancara bersama peserta didik kelas X IPS 4 dan guru PPKn serta dokumentasi berupa dokumen sekolah dan foto saat pelaksanaan penelitian. Alat pengumpulan data berupa pedoman observasi, panduan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian berdampak positif dan menunjukan adanya perkembangan dan peningkatan nilai moral yang meliputi sikap religius dan sikap sosial peseta didik setelah menerapkan model VCT pada pembelajaran PPKn untuk kelas X IPS 4. Penilaian dilakukan pada domain afektif. Model pembelajaran VCT sangat cocok diterapkan pada mata pelajaran PPKn dalam membentuk dan meningkatkan nilai moral peserta didik.
IMPLEMENTASI SIKAP NASIONALISME TERHADAP ETIKA BERMEDIA SOSIAL Jagad Aditya Dewantara; Syamsuri Syamsuri; Efriani Efriani; Sulistyarini Sulistyarini; Afandi Afandi; Agustian Agustian; Rezha Noviandra; T Heru Nurgiansah
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.4030

Abstract

Belakangan ini kata Nasionalisme sudah tidak asing lagi dengar di telinga kita semua, karena pada dasarnya nasionalisme sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam kajian observasi dan dokumentasi yang meliputi kajian tentang nasionalisme, etika dan media sosial. Sumber kajian yang digunakan dalam penelitian ini berupa jurnal ilmiah, artikel ilmiah, dan buku referensi yang mendukung untuk mendapatkan berbagai informasi. Adapun dalam penelitian ini media sosial yang dapat dikaji, ialah Facebook, Instagram dan Tik Tok, karena ketiga platform tersebut sangat sering digunakan oleh generasi muda dan masyarakat umum dalam berinternet. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sikap nasionalisme pada masyarakat Indonesia di media sosial sudah cukup baik, namun hanya dibeberapa waktu tertentu sikap nasionalisme tersebut mengalami peningkatan yang sangat luar biasa. Hal ini disebabkan oleh adanya trend tertentu, seperti penyelenggaraan event internasional MotoGP di Mandalika. Sementara itu di berbagai platform seperti instagram, tiktok maupun facebook masih dijumpai rendahnya etika nasionalisme pada generasi muda dalam menggunakan internet.
TOLERANSI PERGURUAN PENCAK SILAT UNTUK MEREDAM KONFLIK SOSIAL DI INDONESIA Indriani wuryandari; jagad aditya dewantara; sulistyarini sulistyarini; afandi afandi
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 2 (2022): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v9i2.18330

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui toleransi yang terjalin antara perguruan pencak silat meliputi bentuk toleransi, upaya memperkuat toleransi, hambatan dan solusi memperkuat toleransi, serta dampak adanya toleransi di Desa Pinang Luar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah ketua perguruan pencak silat Pagar Nusa, Persaudaraan Setia Hati Terate, IkSPI Kera Sakti, angota perguruan Pagar Nusa, PSHT, IkSPI Kera Sakti, kepala Desa pinang Luar, dan tokoh masyarakat di Desa Pinang Luar. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan melalui data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa toleransi antar perguruan pencak silat di Desa Pinang Luar terjalin sangat erat, dimana terdapat bentuk toleransi antar perguruan pencak silat yaitu adanya keterbukaan, menyadari adanya perbedaan dan persamaan, adanya sikap kritis serta adanya kemauan untuk saling memahami. Upaya-upaya dalam memperkuat toleransi antar perguruan pencak silat yaitu selalu menjunjung sikap hormat, memiliki rasa solidaritas, kegiatan atau dialog bersama, kesediaan individu untuk membaur, kontribusi aparatur pemerintahan, adanya rasa persaudaraan dan empati yang tinggi, serta kesukarelaan dalam mencegah konflik. Hambatan dalam memperkuat toleransi antar perguruan pencak silat yaitu waktu pelaksanan, fasilitas, dan pendanaan. Solusi dalam mengatasi hambatan yaitu berkordinasi dengan ketua perguruan, membuat alat penunjang latihan, dan iuran setiap pertemuan. Dampak adanya toleransi pencak silat dalam meredam konflik.  ABSTRACTThis study aims to determine the tolerance established between martial arts universities including forms of tolerance, efforts to strengthen tolerance, as well as obstacles and solutions to strengthen tolerance in   Pinang Luar Village.  The research method used is a case study with a qualitative approach.  The source of this research data is the head of the Pagar Nusa martial arts college, The Loyal Heart Terate Fraternity, IkSPI Kera Sakti, members of the Pagar Nusa college, PSHT, IkSPI Kera Sakti, village head   pinang Luar, and community leaders in Pinang Luar Village. Data are obtained through observation, interviews, and through secondary data. The results of this study show that tolerance between martial arts universities in Pinang Luar Village is very closely intertwined, where there is a form of tolerance between martial arts universities, namely openness, awareness of differences and similarities, critical attitudes and a willingness to understand each other. Efforts to strengthen tolerance between martial arts universities are always upholding respect, having a sense of solidarity, joint activities or dialogues, individual willingness to blend, the contribution of government officials, the existence of a high sense of brotherhood and empathy, and volunteerism in preventing conflicts.  Obstacles in strengthening tolerance between martial arts universities are implementation time, facilities, and funding. The solution in overcoming obstacles is to coordinate with the head of the college, make training support tools, and dues for each meeting.  Thereis no tolerance for martial arts in reducing conflicts.
Implementation Of Pancasila Values in Teaching Learning Activities in Forming Multicultural Characters on Students Endang Purwaningsih; Sulistyarini Sulistyarini; Raymond Kelvin Nando; Jagad Aditya Dewantara; Afandi Afandi
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 4 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i4.9032

Abstract

The degradation of multicultural character in students is supported by concerns about this, the teacher as one of the things that must shape the character of students does not have basic values that must be used in the context of multicultural character in students. The purpose of this study is to re-analyze the values of Pancasila that can be used by teachers as a basis for forming multicultural characters in students. In this study used library research methods (Library Research). After analyzing several variables that become benchmarks in forming multicultural characters, among others: As a basis for social competence, social learning for the development of integrated intelligence, strengthening multicultural characters carried out in an institutionalized manner. This page is in English Translate to Indonesian    AfrikaansAlbanianAmharicArabicArmenianAzerbaijaniBengaliBulgarianCatalanCroatianCzechDanishDutchEnglishEstonianFinnishFrenchGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIndonesianItalianJapaneseKannadaKazakhKhmerKoreanKurdish (Kurmanji)LaoLatvianLithuanianMalagasyMalayMalayalamMalteseMaoriMarathiMyanmar (Burmese)NepaliNorwegianPashtoPersianPolishPortuguesePunjabiRomanianRussianSamoanSimplified ChineseSlovakSlovenianSpanishSwedishTamilTeluguThaiTraditional ChineseTurkishUkrainianUrduVietnameseWelsh Always translate English to IndonesianPRO Never translate English Never translate journal.unismuh.ac.idTRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Mewujudkan Persatuan Bangsa Melalui Penguatan Nilai Ke-Bhinneka-an Generasi Muda di Sekolah Perbatasan Indonesia – Malaysia Jagad Aditya Dewantara; Sulistyarini Sulistyarini; Sri Buwono; Maria Ulfa; Witarsa Witarsa; Thomy Sastra Atmaja; Shilmy Purnama
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1, No 2 (2022): December 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.171 KB) | DOI: 10.57235/aurelia.v1i2.99

Abstract

AbstrakPemuda merupakan generasi bangsa yang kelak menjadi visioner dalam membangun bangsa dan Negara. Sebagai penggerak bangsa. Sebagai penggerak bangsa, pemerintah menyiapkan jenjang-jenjang pendidikan sebagai wadah dalam belajar untuk mengetahui dan memahami sehingga terciptanya pemuda-pemudi yang berkarakter dan berkualitas. Globalisasi ini, Indonesia mengalami penurunan rasa nasionalisme atau rasa cinta tanah air, hal ini dikarenakan gempuran budaya asing dari berbagai negara yang masuk di Indonesia dengan mudahnya diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika hal ini terus-menerus terjadi, maka budaya, nilai, dan norma sosial yang ada akan merosok sehingga pemuda yang kelak meneruskan tonggak kepemimpinan akan mengalami penurunan kualitas atau daya saing dalam Sumber Daya Manusiaanya. Untuk itu diperlukan penguatan nilai-nilai kebhinekaan dalam pendidikan melalui jenjang sekolah menengah melalui kegiatan workshop. Bhineka Tunggal Ika memiliki makna yang penting bagi bangsa ini selain sebagai semboyan, dalam pemaknaanya Bhineka Tunggal Ika menjadi penglebur akan masalah pluralisme dikarenakan Indonesia sebagai negara yang majemuk. Sehingga diharapkan dalam penguatan nilai-nilai Kebhinnekaan terhadap siswa Sekolah Menengah perbatasan Malaysia – Indonesia ini dapat terwujud secara optimal. Konsep dan penyajian kegiatan workshop diyakini dapat menarik minat siswa untuk memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Bhineka Tunggal Ika, sehingga kelak akan tercipta generasi yang memiliki nasionalisme tinggi kepada bangsa dan Negara, serta mampu mewujudkan Persatuan Bangsa.Kata Kunci: Persatuan Bangsa, Nilai Ke-Bhinneka-an, Generasi Muda di Perbatasan AbstractYouth is the nation's generation who will become visionaries in building the nation and state. As a nation's mover. As a driving force for the nation, the government prepares educational levels as a forum for learning to know and understand so as to create young people with character and quality. With this globalization, Indonesia has experienced a decrease in the sense of nationalism or love for the homeland, this is because the onslaught of foreign cultures from various countries entering Indonesia are easily accepted and applied in everyday life. If this continues to happen, then the existing culture, values, and social norms will deteriorate so that the youth who will continue the leadership milestones will experience a decrease in quality or competitiveness in their Human Resources. For this reason, it is necessary to strengthen the values of diversity in education through the secondary school level through workshop activities. Bhineka Tunggal Ika has an important meaning for this nation apart from being a motto, in its meaning Bhineka Tunggal Ika is a melting pot of the problem of pluralism because Indonesia is a pluralistic country. So that it is hoped that in strengthening the values of Diversity for Middle School students on the Malaysia - Indonesia border, this can be realized optimally. The concept and presentation of the workshop activities are believed to be able to attract students' interest to understand and implement the values contained in Bhineka Tunggal Ika, so that in the future there will be a generation that has high nationalism to the nation and state, and is able to realize National Unity.Keywords: National Unity, Diversity Values, Young Generation at the Border
Identitas Nasional: Kontribusi Program P5 dalam Kurikulum Baru Guna Membangun Rasa Nasionalisme di SMP Negeri 16 Pontianak Jagad Aditya Dewantara; Sulistyarini; Afandi; Warneri; Efiani; Yumiantika; Niko Juliansyah
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4579

Abstract

Abstrak Kemajuan teknologi dan perkembangan globalisasi menjadi suatu hal yang perlu diperhatikan dan disaring lagi terkhususnya bagi kalangan generasi muda yang sangat mudah untuk terpengaruh serta mengikis rasa nasionalismenya terhadap negara sendiri. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi kegiatan P5 sebagai proyek penguatan profil siswa Pancasila di sekolah terhadap rasa nasionalisme. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan dua informan yaitu 1 orang guru P5 yang mengajar kelas VII dan VIII menggunakan kurikulum mandiri dan siswa kelas VII yang mengikuti kegiatan P5. Selama pelaksanaan kurikulum mandiri, siswa harus membuat atau melaksanakan proyek. Salah satu kegiatan proyek kurikulum mandiri adalah pelaksanaan kegiatan P5. Kegiatan P5 merupakan kegiatan proyek penguatan profil mahasiswa Pancasila. Kegiatan P5 yang dilaksanakan disesuaikan dengan 7 mata pelajaran yang diatur oleh Kemendikbud. Hasil proyek yang dipresentasikan dalam kegiatan P5 ini adalah (1) Poster (2) Tarian (3) Setting puisi menjadi musik (4) Teater (5) Vlog (6) Penjualan. Hasil dari penelitian ini yaitu mengenai kontribusi pelaksanaan kegiatan P5 dalam kurikulum baru guna rasa nasionalissme yaitu dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa terhadap pekerjaannya, meningkatkan efikasi diri siswa dan memperjelas minat siswa pada suatu bidang tertentu serta mengenalkan siswa mengenai keanekaragamaan kearifan lokal yang patut dikembangkan dan dilestarikan melalui tarian adat yaitu Jepin Tembung, mengajarkan siswa memanfaatkan sampah menjadi barang yang bernilai jual tinggi dengan sebuah kerajinan. Kata Kunci: Identitas Nasional, Kurikulum, Nasionalisme
Pelanggaran HAM Dalam Konflik Israel dan Palestina Berdampak Terhadap Hilangnya Hak Asasi Manusia Khususnya Hak Anak di Palestina Jagad Aditya Dewantara; Sulistyarini; Afandi; Warneri; Efiani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4580

Abstract

Abstrak Hak asasi manusia adalah kebebasan untuk memiliki kehidupan yang layak , dari segi ekonomi, pendidikan, social, agama, dan kesehatan. Kemampuan suatu bangsa untuk terlibat dalam kebebasan dasar menunjukkan adanya toleransi terhadap penurunan goyangan mereka di bidang ini. Terkait konflik anatara zionis Israel dan palestina yang telah mencuri perhatian dunia dimana menjadikan Israel untuk merebut wilayah palestina yang di percayai oleh zionis bahwa tanah itu adalah tanah terjanji oleh allah dan bagi aga islam tanah palestina adalah kiblat pertama bagi islam, yang diatas tanah itu berdiri sebuah masjid al Aqso, akibat perebutan wilayah ini lah menyebabkan zionis memerangi rakyat palestina, mulai dari meluncurkan rudal, bom dan tembakan, hal ini membuat kehancuran pada perbatasan jalur gaza dan memakan korban warga sipil sampai anak anak. Akibat peperangan ini anak anak menjadi korban dan hak asasinya dirampas seperti tidak mendapatkan pendidikan, social, kesehatan dan dirampas hak kebebasannya oleh zionis Israel. Keyword: HAM, Konflik, Hak Anak
Pengaruh Teknologi Dalam Sikap Moralitas Dan Tanggung Jawab Jagad Aditya Dewantara; Sulistyarini; Maria Ulfa; Warneri; Afandi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4607

Abstract

Abstrak Teknologi pada fundamentalnya berfungsi untuk memperluas, meningkatkan kemampuan, mempermudah untuk memfasilitasi kenyamanan manusia. Memahami bagaimana teknologi bekerja dalam konteks sosial dapat membantu meningkatkan interaksi antara teknologi dan masyarakat. Budaya dan struktur sosial membentuk desain dan penggunaan teknologi, dan teknologi dapat memengaruhi pengalaman budaya dan sosial. Masyarakat dan teknologi saling terkait dan berevolusi. Orang lain yang penting adalah mereka yang terlibat dalam hubungan sosial yang sama dengan orang yang penting bagi mereka, seperti anggota keluarga, teman, dan rekan kerja. Karena itu, penting untuk jujur tentang apakah seseorang terintimidasi dan termotivasi untuk menggunakan sistem tertentu, seperti teknologi. Oleh karena itu artikel ini akan membahas tentang sikap moralitas dan tanggung jawab dan pengaruhnya teknologi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu deskritif kualitatif bertujuan memberikan informasi yang memperluas pengetahuan. Kata Kunci: Teknologi, Moralitas,Tanggung Jawab, Masyarakat
Peranan Himpunan Mahasiswa (Hima) Terhadap Pengembangan Public Speaking pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP UNTAN Jagad Aditya Dewantara; Sulistyarini; Maria Ulfa; Warneri; Afandi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4608

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui 1) Peran organisasi HMPPKn FKIP UNTAN, 2) Peningkatan Public Speaking mahasiswa program studi PPKn FKIP UNTAN, 3) Peran organisasi HMPPKn FKIP UNTAN dalam meningkatkan Public Speaking. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis survei. Subjek dalam penelitian ini adalah beberapa anggota HMPKn FKIP UNTAN 2021. Informan penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu dengan menggunakan pertimbangan tertentu sehingga data dari informan tidak sembarangan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga langkah, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa (1) Organisasi HMPPKn FKIP UNTAN mempunyai peran penting kepada mahasiswa program studi PPKn FKIP UNTAN dilihat dari program kerja pengembangan potensi yang dilaksanakan setiap saat sesuai dengan divisi, (2) Peningkatan Public Speaking di organisasi HMPPKn FKIP Untan, (3) Organisasi HMPPKn FKIP UNTAN memiliki peran penting kepada mahaiswa dalam peningkatan soft skill di program studi PPKn, dapat dilihat dari proses pembiasaan yang dilakukan kegiatan-kegiatan program kerja secara terus menerus dan berulang-ulang. Kata Kunci: Organisasi HMPPKn FKIP UNTAN, Mahasiswa, Public Speaking Mahasiswa
The Importance of Building Communication Awareness as an Effort for Sustainable Conflict Resolution in West Kalimantan Jagad Aditya Dewantara; Muhammad Jailani; Syamsuri Syamsuri; Efriani Efriani; Sulistyarini Sulistyarini; T Heru Nurgiansah
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 8, No 1 (2023): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v8i1.9917

Abstract

This article stems from the social gap felt by the Chinese ethnic community in a multiethnic environment, which requires them to be able to blend in and interact with each other. As multicultural ethnic life requires them to understand and establish social relationships with each other, communication awareness becomes an important aspect in preventing conflicts that often arise due to misunderstandings among the multiethnic community. This study aims to analyze the community's communication practices among ethnic groups as an effort to bridge and overcome social gaps post-conflict. The research was conducted using ethnographic methodology to reveal facts by employing observation, interviews, and documentation to gather data. The research informants were 12 individuals, consisting of four Chinese ethnic members and eight local community members. The results reveal that the Chinese ethnic group has implemented several strategies to build communication awareness when interacting with the diverse local community. These strategies include self-awareness of diversity values, building genuine tolerance in the community, the readiness and willingness to engage in open communication, and being good listeners.
Co-Authors . Irwanto, . . Shaleha, . . Varyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Aziz Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Adi Penawan, Adi Adityo Darmawan Sudagung Adlika, Nur Meily Adrian, Edo Afandi Afandi Agung Hartoyo Agung Wahyudi Agus Sastrawan Agus Sastrawan Noor Agus Sugiarto Agus Syahrani Agustian Agustian Ahmad Imamul Arifin Ahmad Yani T Akfatulilah, Rizvi Al Hidayah, Riama Aldi Imanula Aldiansyah, Rifki Alfajri, Alfajri Amalia, Rheina Amaliny, Shelly Rizky Aminuyati Amissa Frenita Amrazi Zakso Andang Firmansyah Ani Supatmawati Anisa Anisa Anita Tri Sufini Antonius F31109016 Anzani, Yunita Magrima Ari, Ari Ariandi, Cici Arifah Sri Wahyuni Arifiyanti, Fitria Ariya Winandar Ariyansyah, Irvan Aryanti, Jopani Ratna Asriah Nurdini M. Asriati , Nuraini Asrori Asrori Asteria Endang Astrini Eka Putri Aulia, Maydha Aunnurahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Fahimah Diniyah Wathi Ayuni, Nina Ayuny Wulandari, Ayuny Bambang Budi Utomo Bambang Budi Utomo Bambang Genjik Bambang Genjik Sumartono Baniah, Baniah Bastari, Saptia Bela Febriyanti Bistari Bustamil Arifin Cahyani, Christina Wahyu Cahyo Fitriwati, Cahyo Carissa Carissa, Carissa Chairinah, . Childra, Girli Fifta Christan, L.M Hari Christanto, Ludovicus Manditya Hari Citra, Iid Elma Daniel Happy Putra Dede Suratman Desi Nelliasari Desky, Handoko Devi Devi, Devi Dewantara, Jagad Aditya Dewi, Esti Utami Diah Trismi Harjanti Dilla Tri Aprilia Dina Maharani Dinda Dini, Sri Fajar Eduardus Purnomo Susanto Edwin Mirzachaerulsyah Edwin Mirzachaerulsyah Efiani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Ega Nur Cahya Ega Nur Cahya Eka Safitri Endang Purwaningsih Endang Purwanti Eti Kusnawati Eti, Sunarti F. Y. Khosmas F.Y. Khosmas Fachry Abda El Rahman Fahruna, Yulyanti Fajar Adilah Pratama Fathoni, Muhammad Ihsan Fatmawati Fatmawati Febriyani, Devi Feriyadi, Feriyadi Fernandez, Ivan Firga, Yustinus Jacob Edelestal Fitria Arifiyanti Franciska Yesianti Genji, Bambang Ghibran, Mirza Puaddy Gusti Budjang Hadary, Ferry Hadi Wiyono Hadri, Hadri Handayani, Amirah Tri Handayani, Uri Hani Setiawati Hari Christanto, Ludovicus Manditya Hariroh, Siti Haris Firmansyah Hasmika Hasmika Hasmika, Hasmika Hayati Hayati Hendra Hendra Heni Mirawati Herawati, Henny Hermansyah Hermansyah Hetty, Asteria Mey Hidayah Karuniawati Husni Syahrudin Ika Rahmatika Chalimi Ika Rahmatika Chalimi Ika Rahmatika Chalimi Imran . Imran Imran Imran Imran Indriani wuryandari Ishak Vito Ismiyani, Nining Iwan Ramadhan Izhar Salim Jagad Aditya Dewantara Jami' Atannur Japri, Japri Jasmine, Khariza Arnita John Rahmat, John Juliani, Aisya Julianti, Susi Jumarni Jumarni Junaidi H. Matsum Junaidi H. Matsum Karisma, Ria Kelaus Rano Khalimi, Soleh khusnul khotimah Komalasari, Ayu La Ode Topo Jers Laras, Dahni Swasti Lestari, Tri Indah LETI KASYANI Lifa, Milianti Lisarti, Lisarti Ludovicus Manditya Hari Christanto Luhur Wicaksono M. Yusuf Ibrahim Maharani, Rini Mahendra, Ryan Maisaroh Maisaroh Marasabessy, Elisa Novika Maria Ulfa Maria Ulfa Maria Ulfah Mariah Ulfah Martina Martina Martono Martono Marzuki Marzuki Mashudi , Mashudi Mashudi Maulina, Suvi Mauliny, Claudya Erza Mawarni, Ersa Wahyu Mayasari . Megawati - Meilina, . Merja Erlanda Milianti Lifa Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Asrori Muhammad Asrori Muhammad Jailani Muhammad Mona Adha Muhammad Widyan Muhardi, . Muslimah (F54210032) Muthahhari, Morthezza Nabilah, Hariani Nisa Nadiah Nadiah Nadila, Ria Ni Made Sri Budhi Utami Niko Juliansyah Niko Juliansyah Nina Mardiana (F01108057) Nindiya Norianda Nisa, Annisa Tri Wulandari Nopi Eling, Eri Yanti Norman, Toni Noval, Ardin Noveria Novi Noverta Enur, Noverta Novi Ratnasari Noviandy, Haris Novianty, Ira Novie Chordiati Nur Iqrima Nuraini Asriati Nuraini Nuraini Nurhasanah Nurhasanah Nuriza, Nuriza Ochieng, Okiri Peter Okianna Okianna Okianna Okiri Peter Ochieng Okta, Okta Putri Pamela, Pamela Panzi, Urai Paramida, Cici Parijo . Pertiwi, Elsha Pranata, Eka Prancisca, Stella Pransisca, Stella Purnama , Shilmy Purnama, Inda Purnama, Shilmu Purnama, Shilmy Putra, Abang Andika Putri Tipa Anasi Putri, Wika Harisa Rafika F31107050 Rahmah Rahmah Rahmania, Siti Rahmatika, Ika Ramadhan Ramadhan Ramadhan, Agung Raymond Kelvin Nando Retnowati, Putri Denzi Rezha Noviandra Rheswagiri, Pracikal Rhosa, Eliya Riama Al Hidayah Ricksen Sonora Roffies Ridho Rizki Saputra, Ridho Rizki Rikhsan Kurniatuhadi, Rikhsan Rini Muharini Riyanti, Mayang Rizqi, Rizqi Rodi Rodi, Rodi Rosita Rosita Rum Rosyid Rum Rosyid Rusdiyono Rustiyarso . Rustiyarso, Rustiyarso Sagita, Labora Nora Salsals, Haura Nur Sari, Intan Novita Sausan, Nida Selvia Selvia Selvilianawati Selvilianawati Selvilianawati, Selvilianawati Selyasari, Selyasari Sembiring, Ineke Yemima Serani, Gabriel Shilmy Purnama Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan Simaremare, Rointan Siska Siska Siti Amalia Hidayah Siti Ambarwati Sitiana, Benedikta Soeharto Soeharto Sonia Sonia, Sonia Sri Astuti Sri Buwono . Sri Maryuni, Sri Sri Yulianti Sri Yulianti Stefanus Daniel Stela, Kristina Maya Stella Pransisca Sucinda, Juniardi Suhendro Suhendro Sulanda, Sulanda Sumarni, Ester Supriadi . Suraya, Fitriani Suryani - Susli Soni Edet Sutrisno Sutrisno Syamsuri SYAMSURI Syamsuri Syamsuri T Heru Nurgiansah Tajudin, novita sari sari Taufik, Ramadhani Thomy Sastra Atmaja Tiara Titi, Titi Titin Hayati F25111033 Tresa vianus, Tresa Tresa Tri Utami Tri Utami Tri Utami Triwulan, Ike Urai Panzi Uray Husna Asmara Usman Radiana Utami, Destika Maulana Venny Karolina Verynus . F01108065 Vionaria Vionaria Wahyuni, Uray Lia Wanto Rivaie Wardah Wardah Wardani, Andita Wulan Warneri . Wawan Wawan Wibowo Heru Prasetiyo Widiastuti, Rika Wirdani Y, Utami Witarsa Witarsa Witarsa Witarsa, Witarsa Wulandari F31109008 Wulandari, Dewinda Y. Touvan Juni Samodra Yesianti, Franciska Yohanes Bahari Yopi, Vinsensius Yopita Ita Yudhistira Oscar Olendo Yuliana, Gatot Yumiantika Yundari, Yundari Yuniarti Yuniarti Yusawinur Barella Zakarias Aria Widyatama Putra Zalianty, Anindya Zulpian, Zulpian