p-Index From 2021 - 2026
14.03
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR EKSTERNAL YANG MEMENGARUHI KEPUASAN KERJA PERAWAT Aulia, Syifa; Ridwan, Heri; Sutresna, Iyos
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i1.274

Abstract

Background: Health care is provided to the whole of the community without exception, including convicts. However, there are numerous issues beyond individual control, such as overcrowding of inmates exceeding penitentiary capacity and issues regarding healthcare such as insufficient healthcare staff and nurses having to be on call outside of their regular duty hours, be the factor that affect nurse’s job satisfaction at Class IIB Sumedang Penitentiary Purpose: To determine the external factors affecting nurse job satisfaction at the Class IIB Sumedang Penitentiary. Methods: This research used a qualitative method with a descriptive case study. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The data is then analyzed using the Miles and Huberman model, which consists of three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. Triangulation technique is also used for validity of the data through interviews with two nurses at the Class IIB Sumedang Penitentiary, observations conducted by the researcher, and documentation. Result: The result showed that external factors affecting nurse job satisfaction at the Class IIB Sumedang Penitentiary include nurse workload, nurse motivation, work environment and relationships with colleagues, as well as remuneration. Implication: The institution is advised to increase the number of healthcare staff, in line with the ideal ratio between healthcare workers and the number of inmates, and to appoint a permanent doctor to serve in the penitentiary clinic to provide optimal treatment to the inmates. Improving healthcare facilities to meet clinic standards is also recommended. 
Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Makan terhadap Status Indeks Masa Tubuh Normal Aulia Rizky Ramadhania; Azwaj Nailla Hasna; Rieke Kartika Winata; Heri Ridwan; Popi Sopiah
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v3i1.3057

Abstract

Body Mass Index (BMI) is a simple method used to assess the nutritional status of an individual. BMI is related to risk factors for obesity and its complications. Knowledge is needed regarding matters related to BMI in order to be able to control it and keep it in a normal or ideal state. This research aims to explain the relationship between physical activity and Body Mass Index (BMI) as well as good eating patterns to control BMI to remain normal. The research was conducted using the literature review method. Literature reviews were carried out on research articles, books and government documents. The results found that physical activity was related to BMI in terms of energy burning and fat reserves in the body. Insufficient physical activity will lead to a tendency towards high BMI values. Vice versa, high physical activity tends to set lower (normal) BMI values. Apart from managing physical activity, in order to get an ideal BMI, you need to regulate your diet well, namely by paying attention to the type, amount and schedule of food consumption.
LITERATURE REVIEW : PENGARUH DAUN KATUK TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI : LITERATURE REVIEW: THE EFFECT OF KATUK LEAVES ON BREAST MILK PRODUCTION IN BREASTFEEDING MOTHERS Rizka Salsabila; Oky Ashari; Heraz Nur Azizah; Fadhly Amanullah; Salma Fajrian Agustin; Difa Nafisya Rizki; Heri Ridwan; Diding Kelana Setiadi
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.512

Abstract

Pendahuluan. WHO memperkirakan terdapat 46.280 juta bayi baru lahir pada tahun 2020 dari jumlah tersebut, hanya 32,8% yang mendapat ASI dengan benar, dan 12,5% tidak menerima ASI yang menyebabkan tingginya kasus bayi yang mengalami sakit-kematian dan ketersediaan ASI seorang ibu termasuk faktor penyebab kegagalan pemberian ASI. Terdapat berbagai jenis tanaman tradisional yang digunakan pada seorang ibu menyusui sebagai upaya untuk meningkatkan kelancaran ASI, salah satunya yaitu dengan pemberian daun katuk atau Sauropus Androgynus. Tujuan. Penelitian ini bertujuan guna membuktikan apakah terdapat pengaruh ketika seorang mengkonsumsi ekstrak daun katuk dalam peningkatan produksi ASI. Metode. Penelitian ini menggunakan metodologi SLR (Systematic Lliterature Review) dengan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic review and Meta-analyses) melalui empat tahap, yaitu identifikasi, skrining, kelayakan, dan hasil yang diterima dengan data base Google Scholar. Hasil. Hasil menjelaskan bahwa zat alkoholid serta sterol dalam daun katuk dapat meningkatnya sintesis laktosa dengan meningkatnya metabolisme glukosa yang pada akhirnya meningkatkan produksi ASI. Pemanfaatan daun katuk, baik dalam bentuk sayuran, rebusan, atau ekstrak, dapat dianggap menjadi terapi non-farmakologis yang potensial demi meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Pemanfaatan daun katuk sebagai salah satu cara alami dalam upanya meningkatkan kelancaran ASI seorang ibu yang tidak menimbulkan efek samping bagi ibu dan bayi. Kesimpulan. Berdasarkan kepada temuan 5 jurnal ditemukan bahwa daun katuk memiliki pengaruh dalam peningkatan produksi ASI.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN STEVIA DALAM MENJAGA KESTABILAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES: THE EFFECT OF ADMINISTRATION OF STEVIA LEAF EXTRACT IN MAINTAINING STABLE BLOOD SUGAR LEVELS IN DIABETES PATIENTS Nurrahman, Annisa Indah; Permadi, Andri Nur; Safanah, Ashila Nur; Puspita, Dini Aulia; Anugrah, Rikman; Putra, Subhan Manggala; Ridwan, Heri; Setiadi, Diding Kelana
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.517

Abstract

Background. Diabetes Mellitus is an example of a type of disease that is not contagious and attracts a lot of attention. DM sufferers are required to control blood sugar levels by maintaining dietary rules so that blood sugar levels remain controlled. Blood sugar levels will increase drastically after eating foods that contain carbohydrates or sugar in them.Stevia is a natural sweetener substitute for sugar that comes from the stevia plant. Stevia leaves are hypoglycemic which functions to lower blood glucose levels for people with diabetes mellitus. Purpose. This study aims to determine the effect of stevia sugar on the stability of blood sugar in diabetes sufferers. Methods. The method used is a systematic literature review. Data collection is carried out by recording all articles that have similar research in the research report. The articles used in this search are national and international journals taken from Google Scholar, Crossref, Semantic Scholar and Scopus databases in 2019-2023 using the Publish or Perish application. Result. Based on the results of the literature review, it was found that stevia has an effect on reducing blood glucose levels in DM sufferers. Consumption of stevia leaf extract plays an important role in reducing levels of glucose, cholesterol, total fat and other blood characteristics. Conclusion. Based on the results of research that has been carried out, it can be concluded that stevia leaf water extract can maintain and even reduce blood glucose levels in diabetes patients because serum insulin and adiponectin levels increase dramatically.
PENGARUH ALOEVERA UNTUK MEREDAKAN ASAM LAMBUNG PADA PENDERITA GASTRITIS : LITERATUR REVIEW: THE EFFECT OF ALOE VERA TO REDUCE GASTRIC ACID IN GASTRITIS PATIENTS: LITERATURE REVIEW Nurfauziah, Esa; Rizkika Afrillianti, Karina; Nur Aprilia, Annisa; Nuryani, Tiya; Sri Mulyani, Ira; Ridwan, Heri; Kelana Setiadi, Diding
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.521

Abstract

Pendahuluan. Gastritis, juga dikenal sebagai maag, adalah kondisi di mana lapisan lambung terluka atau pendarahan karena iritasi, infeksi, dan kebiasaan makan tanpa jadwal, seperti makan terlalu banyak atau terlalu lama, atau terlalu banyak makanan berbumbu dan pedas. Peningkatan asam lambung menyebabkan penyakit gastritis. Terapi yang diberikan pada penderita gastritis, baik secara farmakologi maupun non-farmakologi, dapat membantu mencegah komplikasi gastritis. Salah satu pengobatan farmakologi yang dapat diberikan pada penderita gastritis adalah penggunaan ramuan tanaman aloe vera. Tujuan. Tujuan Literatur Review ini untuk mengetaui efektivitas aloe vera untuk meredakan asam lambung pada penderita gastritis. Metode. Metode yang digunakan yaitu systematic literature review melalui pencarian database Google Sholar dengan menggunakan filter tahun “2018-2023”. Kata kunci yang digunakan “aloe vera”, “gastritis”, “GERD”, dan “asam lambung”. Hasil. Hasil dari Literatur Review didapatkan hasil yang signifikan bahwa aloe vera dapat menurunkan peningkatan gastritis dan mengurangi rasa nyeri gastritis. Aloe vera memiliki beberapa kandungan yang membantu mempercepat penurunan sekresi asam lambung, yang berarti produksi HCI berkurang. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil yang signifikan bahwa lidah buaya dapat mengurangi peningkatan penyakit gastritis dan mengurangi nyeri gastritis. Selain itu, aloe vera mengandung saponin dan tenin untuk memperbaiki peradangan, mencegah gastritis menjadi lebih parah.
EFEKTIVITAS BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) TERHADAP RESPON GLIKEMIK: SISTEMATIK REVIEW: EFFECTIVNESS OF BUTTERFLY PEA FLOWER (CLITORIA TERNATEA) ON GLICHEMIC RESPONS: SYSTEMATIC REVIEW Nadhira, Raisa; Natasya, Anita; Hendrawati, Anjani; Audyta, Rindi; Octaviani, Tiara; Nurul Aini, Yasinta; Heri Ridwan; Diding Kelana Setiadi
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.526

Abstract

Background: Diabetes mellitus is a chronic disease that is globally prevalent and has reached a very high prevalence rate. In 2021, more than 422 million people worldwide will suffer from diabetes. Various databases have reported that one of the ornamental plants, namely the butterfly pea flower (Clitoria Ternatea), has quite a hypoglycemic effect. Purpose: The aim of this systematic research is to help in understanding the potential of butterfly pea flowers as an antidiabetic agent. Methods: The research method we used in this systematic review search was the PRISMA method. This article searches literature sources in Pubmed and Google Scholar databases from 2013 to 2023 using appropriate inclusion criteria. Clitoria Ternatea has excellent anti-diabetic properties. Result: In vitro analysis showed that water extract of butterfly pea flower (Clitoria Ternatea), ethanol extract, and protein extract effectively inhibited the α-amylase enzyme, hemoglobin glycosylation, and AGE formation. They also show increased glucose absorption. Conclusion: This explains that CTE can suppress postprandial glucose and insulin responses induced by sucrose through inhibiting intestinal sucrose. It can be concluded that butterfly pea flowers (Clitoria Ternatea) are effective against glycemic responses in the body.
EFEKTIVITAS DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN : LITERATURE REVIEW: THE EFFECTIVENESS OF BASIL LEAVES (OCIMUM BASILLICUM L) AS AN ANTIOXIDANT : LITERATURE REVIEW Egi Andrian Mulyana; Fitriah Andriyani Ramadan; Linda Febriana; Raffila Syifaun Niam; Regina Aulia Sa’diah; Heri Ridwan; Diding Kelana Setiadi
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.542

Abstract

Pendahuluan Kulit kering termasuk dalam sepuluh penyakit paling banyak terjadi di Indonesia. Kulit kering bisa diatasi dengan meggunakan pelembab atau body lotion. Kemangi (Ocimum Basiliticum L) merupakan salah satu tammanan yang mengandung antioksidan. Tanaman kemangi mempunyai nilai antioksidan yang kuat yaitu IC50 sebesar 52,68 ppm. Antioksidan mempunyain banyak manfaat salah satunya yaitu mencegah kulit kering dan munculnya penuaan pada kulit. Kandungan kimia yang ada dalam tamanan kemangi yaitu: flafonoid, tanin, saponin, triterpenoid, pentosa, asa, heksauronat, asam metil homoanisat, xilosa, asam ursolat dan molludisstin Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan antioksidan pada daun kemangi yang bisa dimanfaaatkan untuk melembabkan kulit. Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sistematis dari jurnal nasional menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items For Systematic Review and Meta-analyses) dengan menggunakan empat tahapan pencarian literatur seperti identifikasi, penyaringan/skrining, kelayakan dan hasil yang akan diterima Hasil kombinasi gel ekstrak daun kemangi dan ekstrak total menggunakan spektrofotometri UV-Vis, sebagai pembanding nilai IC50 berada pada kirasan 4,75 ppm yang memiliki antioksidan sangat kuat. Kesimpulan kemangi memiliki banyak senyawa metabilit dan termasuk tanaman yang mudah ditemukan, dan terbukti memiliki kandungan antioksidan yang kuat. Kata kunci: Daun Kemangi, Antioksidan
Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Penyakit Hipertensi Krisis di Desa Margamukti Astuti, Ayu Prameswai Kusuma; Aisyah, iis; Puspanditaning, Amanda; Inriyana, Ria; Ridwan, Heri; Sofa, N. Siti Nur’aeni
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i3.878

Abstract

Hipertensi krisis dapat menyebabkan kematian dan kegagalan organ seperti otak, arteri, retina, ginjal dan hati, akibat peningkatan tekanan darah yang cepat dengan tekanan sistolik lebih dari 180 mmHg dan atau diastolik lebih dari 120 mmHg. Karena dampaknya yang buruk maka perlu dilakukan deteksi dini dan pencegahan terjadinya hipertensi krisis. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan yang akan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan penderita hipertensi agar tidak mengalami hipertensi krisis. Metode yang diberikan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan juga pelatihan deteksi dini penyakit hipertensi krisis pada para kader yang ada di Desa Margamukti. Hasil uji wilcoxon menunjukan nilai p-value 1,978 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Meskipun begitu terlihat bahwa Setelah penyuluhan didapatkan 2 orang memiliki pengetahuan tinggi mengenai deteksi dini penyakit hipertensi dan sisanya sedang. Penyuluhan yang dilakukan meningkatkan pengetahuan kader mengenai hipertensi dan meningkatkan kemampuan deteksi dini hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya peningkatan tingkat pengetahuan mengenai deteksi dini penyakit hipertensi krisis, meskipun peningkatannya tidak signifikan. A hypertensive crisis can cause death and failure of organs such as the brain, arteries, retina, kidneys, and liver due to a rapid increase in blood pressure, with a systolic pressure of more than 180 mmHg and a diastolic pressure of more than 120 mmHg. Because of its destructive impact, the early detection and prevention of hypertensive crises are necessary. This community service aims to provide education, which will be carried out in an effort to increase the compliance of hypertensive sufferers so that they do not experience hypertensive crises. The method provided in this service is counseling and training for the early detection of hypertensive crises in cadres in Margamukti Village. The Wilcoxon test results showed a p-value of 1.978 (p>0.05), indicating that there was no significant difference in knowledge before and after counseling. However, it can be seen that after counseling, it was found that two people had high knowledge regarding early detection of hypertension, and the rest were moderate. The outreach provided increased cadres' knowledge about hypertension and increased their ability to detect hypertension early. The conclusion is there is an increase in knowledge regarding the early detection of a hypertensive crisis, although the increase is insignificant.
Pemahaman Akan Peningkatan Kualitas Hidup Penderita Down Syndrome Khairunnisa, Siti Zakiah; Dewi, Kamelia; Nurhayati, Fitri; Firmanto, Kento; Ridwan, Heri; Sopiah, Popi
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v15i01.368

Abstract

Salah satu kelainan kongenital dan genetik yaitu down syndrome. Individu dengan down syndrome dapat menunjukkan gangguan intelektual atau kognitif. Maka, peningkatan kualitas hidup penderita down syndrome sangatlah diperlukan sedikitnya untuk mensejahterakan hidup mereka. Artikel ini bertujuan untuk memahami tentang down syndrome dan bagaimana cara meningkatkan kualitas hidup seseorang yang menderita down syndrome. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah study literature dengan menggunakan data base Google Schoolar dari tahun 2020-2024. Perkembangan dan kualitas hidup orang dengan down syndrome dipengaruhi secara positif oleh peran keluarga, komunitas, dan intervensi dini berbasis keluarga. Terlepas dari kompleksitas hambatan yang mereka alami, kualitas hidup mereka ditingkatkan dengan penerimaan sosial dan pembelajaran konstruktif dari lingkungan mereka. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup individu yang menderita down syndrome yaitu dengan melakukan terapi Obstructive Sleep Apnea (OSA) dan intervensi dini. Maka, untuk mencapai upaya tersebut orang tua juga harus memiliki pengetahuan serta pemahaman yang cukup untuk menemani serta mendukung perkembangan anak pada penderita down syndrome.
Efektivitas Yoghurt Apel dan Wortel Dengan Pemanis Stevia sebagai Solusi Masalah Konstipasi Sakinah, Hajar Zulva; Syalistyawati, Putri; Khotimah, Najwa Khusnul; Agista, Ria; Septiani, Nisya Aulia; Ridwan, Heri; Setiadi, Diding Kelana
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v7i2.4096

Abstract

Latar Belakang: Konstipasi merupakan salah satu gangguan saluran cerna yang umum terjadi di kalangan masyarakat. Konstipasi banyak terjadi akibat kurangnya konsumsi serat pangan seperti sayur dan buah atau produk sumber serat lainnya. Data Riskesdas (2018) menunjukan bahwa 95,5% masyarakat Indonesia yang berusia >10 tahun kurang mengkonsumsi buah dan sayur. Padahal asupan serat yang adekuat akan membuat volume feses lebih besar dan konsentrasi feses lebih lunak sehingga frekuensi defekasi menjadi lebih teratur. Kejadian konstipasi berbanding terbalik dengan banyaknya serat yang dikonsumsi oleh seseorang. Selain sayur dan buah, yoghurt juga dapat dijadikan pilihan serat yang baik untuk dikonsumsi. Gabungan dari yoghurt, buah, dan sayur diprediksi efektif dijadikan pilihan makanan fungsional sebagai solusi masalah konstipasi di masyarakat. Tujuan: Mengetahui efektivitas kombinasi produk yoghurt dengan buah apel dan sayur wortel sebagai pilihan makanan fungsional untuk solusi masalah konstipasi. Metode: Literature review dengan model PRISMA. Hasil: Setelah dilakukan penelusuran dan sintesis, ditemukan sebanyak sebelas artikel yang sesuai dengan topik yang diangkat. Kesimpulan: Kejadian konstipasi berhubungan dengan jumlah serat yang dikonsumsi. Campuran yoghurt buah apel dan sayur wortel dinilai lebih efektif sebagai pilihan makanan fungsional untuk mengatasi konstipasi karena dengan ditambahkannya apel dan wortel, kandungan serat, protein, dan jumlah mikroba menjadi meningkat.
Co-Authors .Widyadhari, Widyadhari Abisatyo, Edwardus Bintang Mario Adawiyah, Nurosyidah Al Adilka Nurpadilah Adiyatma, Raditya Aeni , Ira Nur Afrilliani Sutaryo, Della Afrillianti , Karina Rizkia Agista, Ria Agustin, Dita Agustin, Sabrina Dirga Agustina, Nadya Agustine Rahadian, Fakhira Ahmad Purnama Ahmad Purnama Aidah, Dila Nur Ailsa Shakira Alya Maulani Aisar, Tasya Rahadatul Aisyah, Iis Aji Ari Juanda Akhmad Faozi Al Zahra, Nazwa Al-Farisi, Muhammad Keysa Aldi Anugrah Alia, Salma Aliem, Raihan Sienan Amalia, Najwa Syifa Amanda, Revana Putri Amelia Cahya Putri Amelia, Lienji Amelia, Tri Amelia, Zirly Ameliawati, Bella Ayu Amelli, Destia Ana Fitrianingsih Ananda, Zihan Andri Nur Permadi Anggraeni, Shelpi Anggraini, Puspa Dewi Anindia, Sharfina Anis Fauziah Nursifa Anisa Adawiah Anita Nur Aziizah Muniifah Anita Nur Azizah Muniifah Anjani , Shena Ravina Anjani, Alya Huwaida Anjani, Sri Ulan Annisa Nur Azizah Anshori, Muhammad Sholahuddin Antung Farah Zhafira Anugrah, Rikman Aprilia, Puput Bela Apriliani, Intan Arabani, Helmalia Putri Ardian, Muhammad Enrico Ardila, Novi Hera Arinal Haaq, M. Iqbal Arundina, Desyana Rahmah Ashari, Oky Asmarani, Dea Assyfa, Nurul Astuti, Ayu Prameswai Kusuma Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Atoriq, Dwiyanti Audyta, Rindi Aulia Rizky Ramadhania Aulia, Layli Nur Aulia, Salwa Tri Aulia, Syifa Aulia, Zahrotul Aunnie, Al Salvana Dwie Aura Khansa Zean Putri Aura Zahra, Alinda Avrisya, Arya Muhammad Ayu Andini Ayu Prameswari Kusuma Astuti Az Zahra, Hilda Az-Zahra, Raden Intania Putri Azhar, M. Raihan Fadhil Azhari, Hasbinoer Ibnu Aziz, K. Fajar Azizah, Annisa Nur Azka, Ahmad Syaril Azwaj Nailla Hasna Azzahirah, Meutya Azzahirah, Meutya Nabilah Bella, Tiara Rizkika Berliyanti, Dini Boys, Marchelya Della Vega Burhanie, Cantika Silmy Aulia Catleya Hadi, Jesica Chaerina, Laeli Dadan Nugraha Damayanti, Ranti Delli Yuliana Rahmat Depyanti, Sari Oktavia Dewi, Fitriani Dewi, Kamelia Dewi, Putri Kartika Diana Herawati Dianah, Haninan Salma Diding Kelana Setiadi Difa Nafisya Rizki Dinda Azzahra Dinda Nazwa Azzahra Drama, Banita Ihfatun Dwi Santiawati, Isma Dwiyanti Attoriq Egi Andrian Mulyana Emilia Rosana, Marsa Erlyna Tri Astuti Ersa Ratmi Tiara Esa Meila Nur Islami Bunyamin Fabialismaya, Deayu Dwi Kania Fadhly Amanullah Fadila Nurlita Septiani Fadilah, Aditya Muhamad Fajar, Azzahra Larasati Fakhriyah, Adinda Putri Fandiyani, Azzahra Futri Faqih Zanik, Muhammad Fathia Qonitati Fatimah, Ayu Siti Faturahman, Fauzan Fauziah, Nisa Febrian, Rifky Febriana, Linda Febrianti, Annisa Ziyah Felania, Nanda Asty Firdayanti, Rina Firmanto, Kento Fitrah, Nursabillah Fitri Nurhayati Fitriah Andriyani Ramadan Fitriani, Sandrina Fitrianingsih, Ana Fitriya, Neng Inggri Fitriyani Flora Purba, Sindi Fransisca , Talia Berliana Ghina, Ridha Gumilang, Sekar Hadi, Rizal Sofhan Hairunnisa, Putri Hakim, Muhammad Naufal Lukmanul Halimatusyadiah Halimatusyadiah Hanastasyia, Nanda Handayani, Sifa Rini Hanifa, Aa Fadly Jihady Hanisyah Dian Farhah Haq, M. Iqbal Arinal Haryeti, Popon Hashiemah, Nur Hasipa, Hani Siti Hendrawati, Anjani Heraz Nur Azizah Hidayah, Hilmi Uly Ul Hidayah, Munaawarotul Hidayat, Ahmad Dendy Hidayat, Siska Cantika Hikmat Pramajati Iis Aisyah Ilahiyani, Vinasti Ilmi, Muhamad Fadilah Imaduddin, Rahadian Indallah, R. Dhiya Azka Indika Putri, Dinda Indri Miani Inriyana, Ria Intan Yulia Sari Intan, Tanti Irawan Danismaya Iskandar, Tasya Cesarina Ismawanty, Clarissa Nala Ismi Siti Sa'adah Issyakirawahyu, Kayisa Iyos Sutresna Jaenudin, Shera Aulia Jamallulai, Jamallulai Jamalullai, Jamalullai Jamil, Fathurrohman Janah, Almaidah Jayaputri, Anak Agung Salwafadya Jesica Catleya Hadi4 Hadi Jesika Shalimar Jesika Theresia Sagala Juanda, Aji Juwita, Salwa Kamilah, Putri Karmilah, Karmilah Karomah, Isti Kelana Setiadi, Diding Kelana, Diding Khaerunnisa, Nafa Alda khairinnisa, Risalah Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Musyrifah Khairunnisa, Siti Zakiah Khoerunnisa, Khoerunnisa Khoerunnisa, Lena Melinda Khoirunnisa, Salma Khotimah, Najwa Khusnul Khotimah, Neng Nurul Khusnul, Najwa Kosasih, Gina Sabila Kristiawan, Wianetta Nurramadhanti Kurnia, Ai Kusnadi, Rachel Nazwa Sunardita Laila, Arina Zuhda Larasati, Diah Ayu Latifah, Laily Nurul Latifah, Siti Lika Laurentina, Natasya Olga Lavina, Syifa Durryah Leonika, Anggi Lestari, Prima Daya Lestari, Ratika Jawi Lestari, Rosyiana Putri Linda Febriana Lindayani, Emi Maharani Maharani, Maharani Maharani, Fita Mahdami, Mariam Maysela Maliha, Alya Rafeyfa Mandehe, Andi Ario Maolida, Nurul Mariska, Mira Marseliana, Rohayati Marsellina, Selly Marsya, Shofi Masruroh, Hilya Gina Maulana Maulana Maulana Maulana, Maulana Maulida, Natasya Kamila Maulidina, Nayla Fasya Maulina, Gerilona Mawarni, ⁠Iga Mawartika, Tiara Mega Nur Rahmawati Meidian, Risha Meirizka, Raisha Miladhiyah, Anindha Nur Mita Majdina Anugrah Mochammad Ikhbar Hafiz Muhammad Aqila Fadhila Nursyamsi Mukarromah, Lu’luil Mulyanti, Aisyah Munajat Saputra, Yudha Muzakky, Ahmad Muzaky, Ahmad Nabila, Ersya Rahma Nabilah, Rafa Khansa Nada, Zakiyyah Qothrun Nadhira, Raisa Nailah, Intan Hana Nakita, Julia Nariswari, Raina Azhari Natasya, Anita ningrum, dedah - Ningtyas, Prima Rahayu Nisrina Nur aini Nofelinda, Shelfiana Nova - Novia, Dian Novianisya Maharani Susanto Nugraha, Ari Nugraha, Jeri Nugraha, Yassin Akbar Nur Aidah, Dila Nur Aprilia, Annisa Nur Hanifa, Anestia Nur Laila Fauziyah Nur'aeni, Intan Nuraeni, Selma Nuraeni, Widya Nurazizah, Silvi Nurazizah, Zahra Nurfadhilah, Naila Nurfadilah, Syfa Dini Nurfalah, Aam Linda Nurfalah, Muhammad Fajar Nurfauziah, Esa Nurhayati, Aida Rahmatia Nurhayati, Tanti Intan Nurilmiwati, Ghina Nurizkiah, Riva Nurizkiyah, Riva Nurjanah, Yunisha Hunsul Nurjanah, Yunisha Husnul Nurmalasari, Hernayanti Nurrahman, Annisa Indah Nurrita Catharina Rosadi Nursyahrani, Rifqa Adistie Nurul Aini, Yasinta Nurul Azizah, Sabrina Nurul, Eli Nurulaeni, Devia Nurwahyuni, Tiara Putri Nuryani, Reni Nuryani, Tiya Octaviani, Tiara Oktakarita, Regita Oktavia, Nur Oktaviani, Tiara Dita Oktorra, Elsya Jaisi Oky Ashari Pamungkas, Lugita Julian Pangistu, Muhamad Agung Permadi, Andri Nur Permana, Dicka Trie Permata Pratiwi, Pina Pirmanto, Kento Prasasti, Cania Prasetya, Dika Eka Purnama, Ahmad Puspanditaning, Amanda Puspita, Dini Aulia Puspita, Reva Sri Puspita, Reza Putra, Subhan Manggala Putri , Jans Riva Putri Andini, Neng Diana Putri, Aghniya Zhafira Dwi Putri, Amelia Cahya Putri, Dita Adistia Putri, Muthia Amelia Putri, Raisha Risdiansyah Putri, Sofi Amelia PUTRI, TIARA Putria, Nurlita Dheina Qonitati, Fathia R.Dhiya Azka Indallah Rachman, Lyvia Aulia Raffila Syifaun Niam Rahayu, Liesty Kurnia Rahayu, Nadia Sri Rahmani, Nabila Rahmatin, Deviyanti Arlisa Rahmawati Putri, Amalia Dwi Rainiah Az'zahra, Aliza Rajagukguk, Veronica Ishabela Romaulytua Ramadhan, Muhamad Gilang Ramadhan, Nabila Nur Ramadhani, Novia Ramadhani, Siffa Octavia Regina Aulia Sa’diah revalina, Regita ayu Reza Rostika Riana, Anjaeni Inka Rieke Kartika Winata Rifandini, Amelia Rifdah, Nur Rahidah Hana Rifqi, Satria Rifqi, Tiara Rinaldi, Yoga Gunawan Ripani, Sifa Rismawati Rismawati Rizka Salsabila Rizkika Afrillianti, Karina Rochmah, Febby Anggraeni Rofifah, Khairunnisa Nabilatun Rohman, Zahra Marsyifa Rostika, Reza Rustandi, Kayla Salma Nazarra Sadewi, Gissty Lisviany Sad’iah, Regina Aulia Safanah, Ashila Nur Safarina, Raisya Putri Azlyna Safariyah, Salsabila Alia Safawi, Wafha Saleha Safira Putri Amelia Sagala, Jesika Theresia Sakinah, Hajar Zulva Salima, Rika Salma Fajrian Agustin Salma, Nisrina Nabila Salsabil, Salsa Nazala Salsabila, Syifa Aurelia Salsabilla, Intan Sampurna, Jaya Saputra, Regy Abiana Saputra, Syahla’ Khairiyah Saputra, Yudha Munajat Sarah Sejati, Amanda Puspanditaning Selvia, Dina Septiani, Nisya Aulia Septiani, Novia Septiani, Riani Jihan Septianisa, Riska Elora Setiadi, Diding Kelana Setyoningrum, Fatmaghita Siallagan, Amelia Dameyanti Sihombing, Sulastri Veronika Silvia Agnesti Siti Fatimah Siti Lika Latifah Siti Nurjanah Siti Nuryani, Siti Siti Zulfah, Siti Sitohang, Ventia Natakris Sofa, N. Siti Nur’aeni Sofyan, Putri Amanda Sopiah, Popi Sri Mulyani, Ira Subagja, Dwi Agung Subagja, Reva Sugandi, Trisha Kania Suherman Suherman Sukaesih, Nunung Siti Sukma Ayu, Desi Sulaimah, Syifa Sumardi, Eprilia Putri Nurhaliza Supriadi, Bresya Nur Salsabila Suryani, Anggi Nabilla Susanti Susanti Susanto, Novianisya Maharani Sutaryo, Della Afrilliani Syahdina Putri, Tyas Syahrul R, Syahrul Syalistyawati, Putri Syavina, Putri Syifa Khoirunnisa Syifaun Niam, Raffila Syiffa Nurhalimah Taofik, Rehieta Alifia Taufik Hidayat Thaofik Fauzi Nugraha Tiara Mawartika Tiranie, Dian Vapiliani, Putri Alicia Veronica Ishabela Romaulytua Rajagukguk Wahyuni, Arlita Dwi Waluyo, Jihan Arsylla Putri Wardana, Ardi Manggala Kusuma Wardiani, Zahraisyya Wijdaningtyas, Natasya Wulandari, Anisa Wulandari, Putri Eka Yasinta Nurul Aini Yudanto, Yongki Hendro Yudha Munajat Saputra Yudha Nurfauzan Yulianti, Vina Yuningsih, Yuyun Zaenudin, Tatang Zahara, Al Zahra, Hilda Az Zahwan, Amalia Zakiyyah Putri Ramadhani Zalianty, Revalina Zhafira, Antung Farah Zhahra, Hilma