Articles
Perubahan Hijab: Refleksi Identitas Wanita Dari Zaman Orde Baru Hingga Era Reformasi
Munawaroh, Siti;
Safitri, Sulis;
Sumiati, Wina
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 11 No 01 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/jsga.v11i01.10732
Abstract This study examines the significant changes in the use of the hijab as a symbol of women's identity from the New Order era to the Reform era in Indonesia. The main objective of this research is to analyze how society's perception of the hijab has evolved over time and how this reflects the evolution of women's identity in the social and political context of Indonesia. The research methodology employed includes content analysis of relevant literature, historical data, and interviews with women actively wearing the hijab. The research findings indicate that the shift in the perception of the hijab from a symbol of religious obedience to a symbol of freedom of expression reflects a shift in values and norms in Indonesian society, allowing women to express their identities more freely through a diverse and personal choice of hijab styles. These changes mark a profound transformation in how Indonesian women view and interpret the hijab as an integral part of their identity and self-expression. Key Words :Hijab, New Order, Reformasi Abstrak Penelitian ini mengkaji perubahan signifikan dalam penggunaan hijab sebagai simbol identitas wanita dari masa Orde Baru hingga era Reformasi di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pandangan masyarakat terhadap hijab telah berubah seiring waktu dan bagaimana hal ini mencerminkan evolusi identitas wanita dalam konteks sosial dan politik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis konten dari literatur terkait, data historis, serta wawancara dengan wanita yang aktif mengenakan hijab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan dalam persepsi hijab dari simbol ketaatan agama menjadi simbol kebebasan berekspresi mencerminkan pergeseran nilai dan norma dalam masyarakat Indonesia, yang memungkinkan wanita untuk mengekspresikan identitas mereka dengan lebih bebas melalui pilihan gaya hijab yang beragam dan personal. Perubahan ini menandai transformasi mendalam dalam cara wanita Indonesia memandang dan memaknai hijab sebagai bagian integral dari identitas dan ekspresi diri mereka.
Effectiveness of Risk Management on a Company’s Financial Performance: Study of Meta Analysis
Iswahyudi, Anggi Pradhita;
Faisol, Faisol;
Akbar, Muhammad;
Wati, Sulaiha;
Munawaroh, Siti
Journal of Business Management and Economic Development Том 1 № 02 (2023): Journal of Business Management and Economic Development
Publisher : PT. Riset Press International
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59653/jbmed.v1i02.158
This study aims to examine the effect of risk management on the company's financial performance. This study analyzes similar previous studies with the theme of risk management using a meta-analysis approach. The samples in this study were 20 previous studies in the form of journals or articles, consisting of 10 national journals and 10 international journals. The meta-analysis used in this study was effect size and data processing using Microsoft Excel and the JASP program (Jaffrey's Amazing Statistics Program). The results of this study indicate that risk management in any form greatly influences the company's financial performance, so it is very important for companies to implement risk management in order to minimize future company risk events.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri tentang Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa) sebagai Minuman Kesehatan: Sebuah Studi Intervensi Edukasi
Shofi, Muh.;
Munawaroh, Siti;
Mu'arofah, Binti;
Ponnaiah, Paulraj
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang cukup serius. Penyakit ini ditandai dengan adanya insulin yang tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh pankreas yang mempu mengatur konsentrasi glukosa dalam darah. Tanda-tanda terjangkitnya penyakit diabetes mellitus yaitu sering mengeluarkan urine dalam jumlah banyak, sering merasa haus dan lapar, serta badan terasa lemas. Tingginya angka kejadian penyakit ini perlu adanya suatu tindakan untuk menanggulangi penyakit ini. Salah cara penanggulangan penyakit ini yaitu dengan cara pembuatan teh herbal kelopak bunga rosella. Sebab tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif yang dapat menanggulangi penyakit diabetes. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri sehingga dapat meningkatkan pengetahuan terhadap penanggulangan penyakit diabetes millitus dengan menggunakan minuman herbal teh bunga rosella. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat kali ini yaitu dengan membentuk forum group discussion (FGD), pemberian pretest dan postest tentang materi pemanfaatan kelopak bunga rosella yang akan diberikan serta monitoring setelah kegiatan pengabdian masyarakat. Berdasarkan hasil pretest dan postest yang dibagikan kepada para peserta diketahui bahwa tingkat pengetahuan mitra mengenai pemanfaatan kelopak bunga rosella mengalami peningkatan. Hal tersebut terbukti dari hasil pretest menunjukan nilai pengetahuan mitra hanya 46.7%. Adanya hal tersebut dapat dikatakan nilai pengetahuan peserta atau mitra pengabdian tergolong rendah. Setelah peserta mendapatkan materi dan pelatihan dari narasumber didapatkan berupa uji postest mengalami kenaikan pengetahuan tentang pemanfaatan kelopak bunga rosella sebesar 100%. Hal ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan dan upaya sikap positif peserta semakin meningkat.
POTENSI ALTERNATIF PENGGANTI PENGENYAL BAKSO BANDENG DENGAN ISOLAT KACANG LOKAL SERTA KOMPOSISI PEPTIDA BIOAKTIF
Munawaroh, Siti;
Kanetro, Bayu;
Slamet, Agus
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 20, No 1 (2024): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/ijfst.20.1.12-19
Bakso bandeng merupakan fish jelly product yang disukai masyarakat. Salah satu penentu kualitas bakso adalah kekenyalan. Bahan tambahan yang biasanya ditambahkan sebagai pengenyal bakso adalah isolat protein kedelai. Namun saat ini ketersediaan kedelai masih tergantung impor sehingga dibutuhkan penggantinya. Kara pedang dan kacang tunggak berpotensi sebagai pengenyal alami bakso dan bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan isolat protein kara pedang dan kacang tunggak pada pembuatan bakso bandeng terhadap tingkat kesukaan, tekstur serta asam amino. Metode pembuatan bakso bandeng dengan penambahan isolat protein kedelai, isolat protein kara pedang, dan isolat protein kacang tunggak masing-masing 0%, 15%, dan 30%. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan, tekstur, dan asam amino. Bakso bandeng yang paling disukai adalah bakso dengan penambahan isolat protein kedelai 15% dan bakso dengan penambahan isolat protein kara pedang 30%. Nilai hardness, gumminess, dan uji lipat bakso bandeng dengan penambahan isolat protein kedelai 15% tidak berbeda nyata dengan basko bandeng dengan penambahan isolat protein kara pedang 30%. Profil asam amino bakso bandeng dengan penambahan isolat protein kedelai 15% menunjukkan nilai lebih tinggi dan berbeda nyata dengan bakso bandeng dengan penambahan isolat protein kara pedang 30%. Kesimpulan penelitian ini adalah isolat protein kara pedang berpotensi sebagai pengenyal alami bakso.
Analisis Strategi Pemasaran Pada Produk UMKM Minuman Herbal “BIYENG”
Munawaroh, Siti;
Redjeki, Sri;
Prasetiyorini, Pudhak
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31537/ej.v8i2.1924
Biyeng Herbal Drink is a brand of MSME product that is in great demand by the public and is already circulating in Banyuwangi Regency. Since the initial launch of the product until now, the marketing of Biyeng Herbal Drink has remained stable and production has increased among the people of Banyuwangi. The increase in production in one week reached 500 bottles, initially only producing 30-80 bottles per week. The marketing strategy used by Biyeng Herbal Drinks is able to face competition with similar products. The marketing of Biyeng Herbal Drink products is circulating amidst the popularity of contemporary drinks. The innovation created by the Biyeng Herbal Drink means that herbal drinks are no longer a drink that is put aside as a drink that is less popular with the public. This research focuses on analyzing the marketing strategy of Biyeng Herbal Drinks. The aim of the research is to determine the marketing strategy used in Biyeng Herbal Drinks. The research method uses descriptive-qualitative methods, with data collection techniques of observation, interviews and documentation. Data analysis techniques used include: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The research results show that the Biyeng herbal drink segment is segmented based on demographics and product benefits. The target market is herbal drink connoisseurs and consumers who prioritize the benefits of products in the age range from teenagers to adults. Positioning lies in highlighting product characteristics, price and product quality. The marketing strategy used is the 4P marketing mix which consists of product, price, place and promotion. Even though there were several obstacles in the production and marketing process, Biyeng Herbal Drinks was able to find an alternative solution. Maintaining product quality, consistently informing about product procurement and maintaining relationships are ways to maintain consumer purchasing interest.
PERANCANGAN MEDIA PROMOSI UNTUK MEMPERKENALKAN WISATA HUTAN KONSERVASI SIGOTAK DI KABUPATEN PURBALINGGA
Munawaroh, Siti;
Senoprabowo, Abi
CITRAKARA Vol. 5 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ctr.v5i3.10229
Hutan Sigotak merupakan obyek wisata konservasi alam, yang terletak di Desa Kramat Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga dan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata Sigotak. Sigotak diresmikan pada tanggal 3 Desember 2022 sehingga perkembangan obyek wisatanya masih baru. Oleh karena itu, diperlukan perancangan media promosi untuk menyampaikan informasi mengenai Sigotak agar dapat dikenal secara luas oleh masyarakat Purbalingga. Tujuan dari perancangan ini adalah tersedianya rancangan media promosi untuk memperkenalkan Sigotak sebagai obyek wisata hutan konservasi di Kabupaten Purblingga. Pendekatan perancangan ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi serta analisis SWOT. Metode perancangan mengadopsi dari teori Gustami yang meliputi eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Hasil akhir perancangan ini berupa konten Instagram ads sebagai media utama dan poster, voucher, serta web banner sebagai media pendukung
Hubungan Postur Kerja dengan Kejadian Nyeri Bahu Pada Pekerja Konveksi
Shalihah, Farah;
Munawaroh, Siti
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/amj.v7i2.16821
Abstrak: Nyeri bahu menempati posisi ketiga dalam keluhan muskuloskeletal yang membawa pasien datang ke dokter atau fisioterapi. Salah satu penyebab nyeri bahu adalah postur kerja yang salah. Nyeri bahu berhubungan dengan kegiatan kerja yang bersifat monoton atau dikerjakan dengan berulang-ulang dengan gerakan yang sama. Kegiatan kerja tersebut biasanya dilakukan oleh pekerja konveksi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi ada tidaknya hubungan antara postur kerja dengan kejadian nyeri bahu pada pekerja konveksi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan jumlah sampel penelitian adalah 26 divisi sewing dan 12 divisi finishing. Pengukuran postur kerja dilakukan dengan Rapid Upper Limb Assessment (RULA), sedangkan pengukuran tingkat nyeri bahu dilakukan dengan kuesioner Shoulder Pain and Disability Index (SPADI). Analisis bivariat kedua variabel menggunakan uji korelasi Kendall’s tau. Hasil: Dari hasil penelitian ditemukan postur kerja dengan risiko sedang dan risiko tinggi sama-sama berjumlah 19 responden. Pada data nyeri bahu diperoleh 37 responden dengan minimal keluhan dan hanya 1 responden yang memiliki keluhan ringan. Hasil uji analisis bivariat diperoleh nilai signifikansi p=0,445 (p0,05) yang menunjukkan bahwa hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat tidak bermakna (H1 ditolak). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara postur kerja dengan keluhan nyeri bahu pada pekerja konveksi.
PENGARUH KINERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA CIMAHI
Munawaroh, Siti;
Wulandari, Widuri
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 2 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/jppadap.v3i2.5579
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh kinerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi. Keberadaan MPP yang masih baru di Kota Cimahi, masuknya Kota Cimahi dalam zona kuning, serta masih adanya keluhan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kota Cimahi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan Variabel Bebas (Independent Variable) adalah Kinerja Pegawai dengan indikator Kualitas, Kuantitas, Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab. Sedangkan Variabel Terikatnya (Dependent Variable) adalah Kualitas Pelayanan, dengan indikator Tangible, Reliability, Responsiviness, Assurance, Empathy. Teknik pengumpulan data dengan cara survey, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh kinerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi yaitu memiliki pengaruh. Kinerja Pegawai dapat menjelaskan variabel dependen yaitu Kualitas Pelayanan sebesar 72%, sedangkan sisanya sebesar 28% dijelaskan oleh faktor atau variabel lain. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PADA BIDANG KESEHATAN DI UPT PUSKESMAS BATUJAJAR KECAMATAN BATUJAJAR KABUPATEN BANDUNG BARAT
Meilani, Gita;
Munawaroh, Siti
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 2 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/jppadap.v3i2.5630
Penelitian Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Pada Bidang Kesehatan di UPT Puskesmas Batujajar Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat. Masalah belum optimalnya Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Pada Bidang Kesehatan di UPT Puskesmas Batujajar seperti Komunikasi yang masih kurang komunikatif, Sumber daya manusia masih kurang, komitmen pegawai yang belum berjalan dengan baik. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi, upaya dan hambatan implementasi kebijakan standar pelayanan minimal pada bidang Kesehatan di UPT Puskesmas Batujajar.Metode yang digunakan metode metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data Studi Pustaka dan Studi Lapangan (Observasi, wawancara dan dokumentasi). Peneliti menggunakan teori Georgeo Edward III dengan dimensi komunikasi, sumber daya,disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan standar pelayanan di UPT Puskesmas Batujajar belum optimal dilihat dari komunikasi yang kurang jelas, kurangnya jumlah SDM yang tersedia serta sarana dan prasaranya belum terpenuhi, komitmen pegawai yang tidak berjalan dengan baik terlihat dari cara pegawai yang tidak cepat menangani pasien,serta struktur birokrasi yang tidak optimal dilihat dari tidak terpenuhinya tenaga kesehatan, seperti kurangnya jumlah tenaga medis lainnya serta kinerja pegawai yang tidak sesuai dengan prosedur.
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA MARGACINTA KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN PANGANDARAN
Sukarya, Asep Angga Ihza;
Munawaroh, Siti
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/jppadap.v4i1.6585
Hal yang menjadi fokus dalam penelitian ini yaitu belum optimalnya pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pemerintah Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Dengan demikian, dibutuhkan sebuah penelitian terkait dengan strategi dari pemerintah Desa Margacinta tentang pengembangan desa wisata serta faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pemerintah Desa Margacinta. Metodologi penelitian menggunakan cara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pengembangan desa wisata yang dilakukan belum berjalan dengan optimal terlihat ada hambatan yang signifikan ditinjau dari penelitian terhadap dimensi Corporate Strategy adanya perumusan visi, misi dan tujuan organisasi yang jelas, namun dalam pelaksanaannya tidak dilakukan strategi baru, Program Strategy belum adanya kepastian dan evaluasi dalam melaksanakan setiap program yang sudah dibentuk. Hal ini dilihat dari ketujuh program pengembangan wisata di setiap dusun hanya dua yang berjalan, Resource Support Strategy kurangnya pengembangan sarana dan prasarana wisata yang dilakukan oleh pemerintah desa, hal ini dilihat dari akses jalan yang masih belum bagus, sarana kampung budaya yang tidak terawat dan di beberapa tempat wisata masih ada yang belum memiliki toilet umum dan mushola, Institusional Strategy belum adanya penganggaran langsung untuk program pengembangan desa wisata dan hanya mengandalakan kemampuan dari masyarakat untuk melaksanakan program. Di sisi lain, inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa tentang tidak ada retribusi parkir belum optimal karena tidak sesuai dengan masalah di lapangan sehingga tidak berpengaruh pada minat pengunjung