p-Index From 2021 - 2026
17.174
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL UG Journal Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL HUTAN LESTARI Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) WAPFI (Wahana Pendidikan Fisika) El-Hayah : Jurnal Biologi Akmenika : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Biocelebes JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL BIRUNI Dedikasi : Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, Budaya Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Mirai Management Taman Cendekia : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Faktor Exacta RJABM (Research Journal of Accounting and Business Management) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Informatika Universitas Pamulang MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Basicedu Jurnal PTK dan Pendidikan IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) JISICOM (Journal of Information System, Infomatics and Computing) Academy of Education Journal Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Jurnal Sastra Indonesia Jurnal Akuntansi Kompetif Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan ADI Journal on Recent Innovation (AJRI) AL-FIKR: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Paedagogy Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia AKMENIKA Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan DEDIKASI PKM Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Arastirma International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Action Research Literate (ARL) Empiricism Journal Jurnal Widya Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPPKMI) Waniambey: Journal of Islamic Education Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan EKONOMIKA45 Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Journal of Innovation Research and Knowledge Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Basicedu ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Borobudur Counseling Review Jurnal Informatika dan Teknologi Pendidikan Internet of Things and Artificial Intelligence Journal Borneo Review : Jurnal Lintas Agama dan Budaya Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Jurnal Penelitian Rumpun Ilmu Teknik Innovative: Journal Of Social Science Research Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajemen) Jurnal PERKUSI: Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia Jurnal Lentera Pengabdian Borneo Islamic Finance and Economics Journal (BIFEJ) Revenue: Lentera Bisnis Manajemen Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Margin: Jurnal Lentera Managemen Keuangan Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) Jurnal Rekayasa Proses dan Industri Terapan Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Jurnal Sains dan Teknologi Proceeding International Pelita Bangsa Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Jurnal Pendidikan Review: Journal of Multidisciplinary in Social Sciences Marketica: Jurnal Ilmiah Pemasaran Jurnal Intelek Insan Cendikia JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Jurnal Padamu Negeri Journal Of Education Indonesian Journal of Nautical Study Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Seminar Nasional Riset dan Teknologi (SEMNAS RISTEK) Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Esensi Infokom : Jurnal Esensi Sistem Komputer dan Informasi
Claim Missing Document
Check
Articles

MAKNA TUTURAN DALAM PROSESI PERNIKAHAN ADAT KUTAI: TINJAUAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Putri, Rizqi Purnama; Murtadlo, Akhmad; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v5i2.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis makna denotasi dan konotasi dalam tuturan pernikahan adat Kutai dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Objek penelitian difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dalam menyampaikan pesan-pesan mengenai nilai budaya yang tercermin di setiap prosesi pernikahan dalam tradisi masyarakat Kutai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan wawancara langsung ke masyarakat Kutai yang memahami tuturan dalam pernikahan Adat Kutai. Merekam suara narasumber sebagai data dan mencatat segala hal yang perlu dicatat. Selanjutnya diperkuat dengan studi pustaka yakni dengan arsip perpustakaan daerah Kota Samarinda. Berdasarkan hasil pembahasan, menyimpulkan bahwa: 1). Makna denotasi pada prosesi pernikahan adat Kutai memiliki beberapa tuturan yakni Meminang, Kebun belukar, Nyorong tanda, Uang sumahan, Bepacar, Bealis, Naik Pengantin, Naik mentuha. Proses yang dilakukan untuk melamar seorang gadis kemudian menyerahkan seserahan baik berupa benda maupun uang. Tradisi ini dilakukan sebagai syarat dalam proses pernikahan adat Kutai. 2). Makna konotasi pada tuturan prosesi adat pernikahan Kutai yakni Meminang, kata kebun belukar yang dilambangkan sebagai seorang anak gadis yang akan diikat oleh laki-laki untuk dipersunting. Nyorong tanda, seserahan berupa benda agar terjaganya rahasia rumah tangga yang selalu sejalan mengarungi kehidupan berumah tangga. Bepacar, menandakan agar terhindarnya dari bencana serta aura mempelai wanita makin bercahaya. Bealis, menandakan agar mempelai wanita terlihat manis dan cantik. Naik pengantin, melambangkan kesulitan dan kebahagian di dalam rumah tangga serta mendapatkan hal-hal baik dikehidupan. Naik mentuha, sebuah kesiapan sang mempelai dalam melepaskan diri untuk mengarungi bahtera rumah tangga.
Campur Kode Bahasa Batak Toba di Samarinda Kajian Sosiolinguistik Sitorus, Yulian Elfrida; Wahyuni, Ian; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.7794

Abstract

ABSTRAK Masyarakat suku Batak Toba menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi sehari-hari yang diselipkan bahasa Indonesia maka dari situ terjadilah campur kode. Campur kode merupakan suatu kondisi di mana seseorang menggabungkan dua bahasa atau lebih ke dalam bahasa lain. Bukti dari masyarakat Indonesia merupakan masyarakat heterogen salah satunya dapat dilihat dari masyarakat suku Batak Toba yang tinggal di Samarinda. Hal ini yang menjadikan salah satu faktor bagi masyarakat suku Batak Toba yang lain untuk menggunakan lebih dari satu bahasa ketika berinteraksi. Adapun Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk campur kode; (2) mendeskripsikan faktor terjadinya campur kode. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif. Penelitian ini memiliki data berupa tuturan lisan masyarakat, sedangkan sumber data penelitian adalah masyarakat suku Batak Toba yang berada di Kelurahan Gunung Lingai, Kelurahan Lempake, Kelurahan Mugirejo, Kelurahan Bengkuring dan Kelurahan Bukit Pinang. Metode dalam penelitian ini adalah teknik libat cakap, teknik rekam, dan catat dan bentuk analisis data mendeskripsikan campur kode.  Hasil peneltian ini adalah campur kode bahasa Batak Toba di Samarinda kajian Sosiolinguistik terdapat beberapa bentuk campur kode dalam tuturan campur kode bahasa    Batak Toba kajian sosiolinguistik yang terdiri dari (1) penyisipan kata (2) penyisipan frasa (3) penyisipan klausa,. Faktor penyebabnya dalah faktor ekstralinguistik yaitu status sosial, sikap penutur menyatakan pretise. Faktor intralinguistik, yaitu adanya padanan kata dan kesesuaian maksud.Kata kunci:bahasa batak toba,campur kode, sosiolinguistikABSTRACTThe Toba Batak people use the local language in their daily communication, which is inserted in Indonesian, so there is code-mixing. Code mixing is a condition in which a person combines two or more languages in another language. The evidence of the Indonesian people being a heterogeneous society can only be seen in the Toba Batak people who live in Samarinda. This is one of the factors for other Toba Batak people to use more than one language when interacting. This study aims to (1) describe the form of code-mixing; (2) describe the factors of code-mixing. This study uses field research with a qualitative approach that is described descriptively. This study has data in the form of community oral speech, while the source of research data is the Toba Batak people who are in Gunung Lingai Village, Lempake Village, Mugirejo Village, Bengkuring Village, and Bukit Pinang Village. The method in this study is a conversational engagement technique, recording technique, and data analysis technique describing code-mixing. The result of this research is that the Toba Batak language code-mixing in Samarinda Sociolinguistic studies there are several forms of code-mixing in the Toba Batak language code-mixing speech which consists of (1) insertion of words for example as a family (2) insertion of phrases in good health (3) insertion of cute clauses, security. The causative factors are extralinguistic, namely social status, and appropriate speech attitudes. Intralinguistic factors, namely the existence of equivalent words and the intent.Keywords: Toba Batak language, code-mixing, sociolinguistics
HUBUNGAN BAHASA DAN PIKIRAN DALAM JUAL-BELI DI GRUP FACEBOOK BUSAM TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK Wahyuni, Desna Try; Mulawarman, Widyatmike Gede; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 5, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v5i1.3078

Abstract

This study links language, mind and Facebook social media. Currently, buying an selling using social media is a common thing to do by the community, but it should be noted that: 1) Language and thought relations in every sale and purchase transaction on the BUSAM Facebook group. This study uses the theory of Sapir-whrof, Jaen Piaget, and also Vygotsky, using psycholinguistic studies. This research use descriptive qualitative approach. Data is obtained by using a screen capture (screenshot) status in the BUSAM Facebook group. In addition, users also use the Facebook account interview technique. Then, examine and record the data obtained for analysis in accordance with predetermined theories. The results of this study state that, language and thought used by the community are generally an interrelated activity. So that the two cannot be separated. Language can influence the mind using sentences expressed through oral and written. The mind can influence language with ideas that arise in the mind and language as an intermediary for its expression. Language and mind, of course, cannot be separated because the two are interconnected and have an important role for society.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM UJARAN KEBENCIAN PADA KOMENTAR SELEBGRAM RIO DAN KEKEYI: KAJIAN PRAGMATIK Wulandari, Frilia Dwi; Hanum, Irma Surayya; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i4.8390

Abstract

Penelitian ini menggunakan objek ujaran-ujaran kebencian pada komentar Selebgram Rio dan Kekeyi yang dianalisis menggunakan kajian pragmatik. Tujuan dari penelitian ini, untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam ujaran kebencian pada komentar selebgram Rio dan Kekeyi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini ditemukan empat bentuk tindak tutur ilokusi berupa asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Bentuk ilokusi merujuk pada pernyataan, nasihat, saran, serta umpatan dengan secara tidak langsung dan mengarah sindiran. Kemudian, ditemukan fungsi ilokusi kompetitif, kolaboratif, dan konfliktif. Fungsi ilokusi dengan tujuan sosial bersifat netral, menyatakan, dan menyumpahi. Bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi yang dituliskan oleh netizen untuk Rio dan Kekeyi dapat digolongkan sebagai pelanggaran dalam pasal 27 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dikarenakan tuturan tersebut mengandung ujaran kebencian.
GAYA BAHASA DAN MAKNA SLOGAN COVID-19 PADA AKUN INSTAGRAM @SATGASCOVID19.ID DAN @PANDEMICTALKS (KAJIAN SEMANTIK) Sari, Meike Apriana; Dahri, Dahri Dahlan; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 7, No 2 (2023): Vol 7, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v7i2.9356

Abstract

Gaya bahasa merupakan pemanfaatan kekayaan bahasa yang memberikan nilai estetik dalam menuliskan sebuah informasi, karena itu penggunaan gaya bahasa berperan penting dalam menulis slogan Covid-19 pada akun Instagram @pandemictalks dan @satgascovid19.id agar memberikan efek tertentu ketika dipelajari. Slogan penulis juga tidak terlepas dari maksud yang ingin disampaikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan. Pendekatan pada penelitian adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frase dan kalimat yang terdapat dalam slogan Covid-19 pada akun Instagram @satgascovid19.id dan @pandemictalks. Sumber data dalam penelitian ini adalah Slogan Covid-19 pada akun Instagram @satgascovid19.id dan @pandemictalks.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori semantik. Hasil dari penelitian ini, terdapat bentuk gaya bahasa yang terdiri dari empat bentuk gaya bahasa hiperbola, tiga gaya bahasa repitisi, dua gaya bahasa pleonasme, empat gaya bahasa asonansi, tiga gaya bahasa paradoks, tiga gaya bahasa eufemismus, satu gaya bahasa apofasis dan aliterasi yang terdapat pada akun Instagram @satgascovid19.id dan @pandemictalks.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL RE: KARYA MAMAN SUHERMAN Lirung, Novita Tia; Hanum, Irma Surayya; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i1.5274

Abstract

ABSTRAKNovel sebagai salah satu bentuk cerminan kehidupan manusia yang di dalamnya tertulis tuturan dialog antar tokoh. Pemahaman pembaca terhadap novel pada umumnya sebagai bahan bacaan, hiburan, atau informasi, sehingga bentuk dan fungsi tuturan yang terdapat di dalam novel kurang menjadi perhatian. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam novel Re: karya Maman Suherman. Merupakan jenis penelitian kepustakaan, pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kalimat dialog antar tokoh, dan sumber data berdasarkan pada sebuah novel berjudul Re: karya Maman Suherman. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis padan ekstralingual. Temuan bentuk dan fungsi tuturan dianalisis menggunakan teori tindak tutur ilokusi. Hasil dari penelitian dalam novel Re: karya Maman Suherman ditemukan bentuk tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur langsung literal, dan tindak tutur langsung tidak literal. Fungsi tindak tutur asertif yang berfungsi untuk menyatakan. Direktif yang berfungsi untuk memesan, memerintah, memohon, dan menasihati. Ekspresif yang berfungsi untuk berterima kasih, meminta maaf, menyalahkan, dan memuji. Komisif yang berfungsi untuk berjanji, bersumpah, dan menawarkan sesuatu. Deklaratif yang berfungsi untuk memberi nama. Simpulan dalam penelitian ini ditemukan bentuk tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur langsung literal, dan tindak tutur langsung tidak literal. Fungsi tindak tutur yaitu: menyatakan, memesan, memerintah, memohon, menasihati, berterima kasih, meminta maaf, menyalahkan, memuji, berjanji, bersumpah, menawarkan seseuatu, dan memberi nama.Kata kunci: novel Re:, tindak tutur ilokusi ABSTRACTNovels are a form of reflection of human life in which dialogue stories between characters are written. Readers' understanding of novels is generally used as reading material, entertainment, or information, so that the form and function of the speech contained in the novel is less of a concern. The purpose of this research is to describe the form and function of illocutionary speech acts in Maman Suherman's Re: novel. Is a type of library research, this research approach is descriptive qualitative. The data in this study are in the form of quotations from dialogue sentences between characters, and the data source is based on a novel entitled Re: by Maman Suherman. Data collection techniques used reading and note-taking techniques. The data analysis technique used extralingual equivalent analysis. The findings of speech form and function were analyzed using illocutionary speech act theory. The results of research in the novel Re: by Maman Suherman found direct speech acts, indirect speech acts, literal direct speech acts, and non-literal direct speech acts. The function of assertive speech acts is to express. A directive whose function is to order, command, beg, and advise. Expressive functions to thank, apologize, blame, and praise. Commissive whose function is to promise, swear, and offer something. Declarative that serves to give names. The conclusions in this research are found in the form of direct speech acts, indirect speech acts, direct literal speech acts, and non-literal direct speech acts. The functions of speech acts are: to state, order, command, beg, advise, thank, apologize, blame, praise, promise, swear, offer something, and give a name.Keywords: novel Re :, illocutionary speech acts
STRUKTUR NARATIF SEYMOUR CHATMAN DALAM NOVEL AROMA KARSA KARYA DEE LESTARI Syakurah, Iqlima Syih; Dahlan, Dahri; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 2 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i2.5325

Abstract

Skripsi ini berfokus pada analisis alur dan tokoh novel Aroma Karsa karya Dee Lestari. Tujuan penelitian yang sekaligus menjadi latar belakang penelitian ini yaitu, untuk mengetahui pemicu utama terjadinya rangkaian peristiwa yang menjadi cerita dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dekriptif yang termasuk dalam dalam jenis penelitian kepustakaan. Data berupa kata, frasa dan klausa atau kalimat yang yang terdapat dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari. Analisis data terdiri dari (1) reduksi data, (2) memberi deskripsi, (3) menarik simpulan, (4) pengabsahan (verifikasi). Hasli penelitian ini berupa deskripsi struktur naratif Seymout Chatman dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari. Hasil penelitian memperlihatkan terjadinya peristiwa besar dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari. Alur cerita yang tidak krusial (satelit) yang terdapat dalam novel Aroma Karsa cukup banyak. Tetapi, karena kesinambungan cerita maka terjadi peristiwa besar atau kernel. Tanpa satelit-satelit tersebut, alur tidak lebih menarik dan bisa membuat pembaca bingung. Dengan menemukan peristiwa pemicu utama rangkaian cerita, penelitian ini sekaligus memperlihatkan jalinan satelit dan kernel yang menjadi daya tarik novel Aroma Karsa karya Dee Lestari.
MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH-TOKOH DALAM NOVEL MAGIC HOUR KARYA TISSA TS DAN STANLEY MEULEN TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Wulandari, Mei; Dahlan, Dahri; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 5, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v5i3.4064

Abstract

Mekanisme pertahanan diri merupakan proses dorongan yang melindungi individu dari kecemasan dan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konflik yang dialami tokoh utama dalam novel Magic Hour karya Tissa TS dan Stanley Meulen dan mekanisme pertahanan diri tokoh dalam novel Magic Hour karya Tissa TS dan Stanley Meulen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian berupa frasa dan kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1)Konflik eksternal yang terjadi pada tokoh Raina, ialah ketika konflik Raina dengan Gwenny, dan Dimas. Konflik internal yang terjadi pada tokoh Raina ialah, ketika Raina mengalami konflik batin setelah mengetahui jika Toby menyukai dirinya, konflik batin Raina ketika Dimas mengatakan perasaanya di depan Gwenny dan orang tuanya, serta konflik batin Raina ketika Gwenny kecewa karena telah mengetahui jika Dimas menyukai dirinya. (2)mekanisme pertahanan diri yaitu represi, sublismasi, proyeksi, pengalihan, regresi, agresi/apatis dan Fantasi. Tindakan represi yang dilakukan oleh tokoh Raina, Gwenny, Dimas, dan Toby ialah tindakan diam , ketakutan dan berbohong, tindakan sublismasi yang dilakukanToby ialah ketika ia tidak bisa menyampaikan perasaanya secara langsung, sehingga ia melakukan pengalihan dengan cara membuat lagu untuk Raina, tindakan proyeksi yang dilakukan Raina dan Gwenny ialah marah dan menggeretak, tindakan pengalihan yang terjadi pada tokoh Gweeny dan Raina ialah mencari sasaran untuk meluapakan amarah, tindakan regresi terjadi pada tokoh Gwenny ialah manja seperti anak kecil, tindakan agresi/apatis yang dilakukan tokoh Gwenny ialah egois dan tidak peduli dengan orang lain. Tindakan yang terakhir ialah fantasi, tindakan yang dilakukan Raina ialah bekhayal.
ANALISIS WACANA “AKAR PELECEHAN SEKSUAL” PADA MEDIA UMAT NEWS EDISI 236 TEORI TEUN A. VAN DIJK Jumiati, Nur; Dahlan, Dahri; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i3.6188

Abstract

Media massa cetak surat kabar memiliki peran penting dalam pemberitaan karena dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif. Termasuk Media Umat News yang memuat wacana kritik RUU PKS. Wacana kritik itu mendapatkan perhatian karena menggunakan sudut pandang yang berbeda dengan media lainnya. Berdasarkan perbedaan tersebut sebagai latar belakang pemilihan objek penelitian. Objek akan dianalisis menggunakan analisis wacana struktur teks Teun A. Van Dijk. Penelitian berfokus pada penguraian struktur teks yang terdiri dari struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Tujuan penelitian yaitu mengungkap informasi yang terdapat dalam dimensi struktur teks wacana Akar Pelecehan Seksual.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yakni diuraikan secara deskriptif berupa kata-kata. Data penelitian yaitu wacana Akar Pelecehan Seksual dan sumber data penelitian adalah Media Umat News Edisi 236. Pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap, melalui teknik baca dan teknik catat. Analisis data pada struktur makro digunakan metode analisis tematik. Pada superstruktur dan struktur mikro menggunakan metode padan ekstralingual. Teknik penyajian data hasil penelitian diuraikan secara deskriptif dan dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar, yaitu pendeskripsian struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro.Berdasarkan hasil penelitian, struktur makro yang terdapat dalam wacana Akar Pelecehan Seksual adalah perluasan kejahatan seksual bisa melalui RUU PKS. Makna umum yang dimunculkan tersebut untuk membentuk kesadaran sosial yakni mempengaruhi penafsiran pembaca dalam memandang RUU PKS secara negatif. Adapun superstruktur disusun berdasarkan kepentingan untuk mendukung struktur makro. Penyusunan tersebut bertujuan untuk mempertegas tema, strateginya dengan mengurutkan proses jalannya peristiwa menjadi tiga episode secara lengkap mulai dari fakta, sejarah, dan solusi. Sedangkan struktur mikro lebih ditekankan pada aspek sintaksis, untuk menampilkan pesan secara terang dan jelas. Secara keseluruhan penyusunan setiap struktur merupakan suatu strategi untuk mendukung informasi yang ingin disampaikan dalam wacana Akar Pelecehan Seksual.
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL TUAN KEN (TUT) KARYA FX RUDY GUNAWAN KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Sutiyoso, Bayu; Wahyuni, Ian; Purwanti, Purwanti
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i4.7700

Abstract

Kritik sosial diklasifikasikan berdasarkan pada konsep sosiologi sastra Marx, dengan pengembangan konsep lembaga-lembaga kemasyarakatan seperti politik, ekonomi, dan moral, sehingga peninjauan kritik dilakukan berdasarkan permasalahan yang terjadi dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis fakta cerita dan kritik sosial yang terdapat pada novel Tuan Ken (Tut). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kutipan kalimat yang terdapat pada novel Tuan Ken (Tut) karya FX Rudy Gunawan. Sumber data pada penelitian ini adalah novel Tuan Ken (Tut) karya FX Rudy Gunawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan catat. Adapun teknik penyajian data adalah mendeskripsikan berdasarkan rumusan masalah, yaitu fakta cerita dan kritik sosial  dalam novel Tuan Ken (Tut). Hasil penelitian mendeskripsikan fakta cerita yang terdiri dari alur, tokoh, dan latar. Ditemukan beberapa kritik sosial mengenai masalah moral, politik, dan ekonomi. Kritik sosial terdiri dari tiga, pertama kritik sosial ekonomi, mengkritik tentang kurangnya lapangan pekerjaan yang mengakibatkan kemiskinan dan membuat masyarakat melakukan hal-hal yang menyimpang seperti menjadi pencuri dan pekerja sex untuk menyambung hidup. Kedua, kritik sosial politik mengkritik tentang para pemimpin yang menyalahgunakan kekuasaannya, sehingga memberi dampak buruk pada masyarakat. Ketiga, kritik sosial moral lebih melihat pada pandangan orang-orang dalam menilai orang lain secara sepihak tanpa melihat etika yang berkembang di masyarakat tersebut.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abas Yusuf Abidin, Surya Rahmat Achmad Asrori Ade Irawan Adelia Tata Anggita Adhelia Sisma Puspita Afrianzi, Zigi Afriyanto, Rudi Agiesca Didanda Nandya Agstria, Wiwil Cristin Agung Sugiarto Agung Suroto Agung Wicaksono Agung Yuwono Putro , Ahmad Ahmad Mauludin Ahmad Suriansyah Ak. S.E. Desak Nyoman Sri Werastuti . Akhmad Al Aidhi Alamanda, Dian Alfia Yunita Indriyani Alfian Rokhmansyah Alilah Nur Habibah Alrizal, Alrizal Amalia, Sri Rezeki Amelia Dwi Ananda Kontesa Amelia Rizki Utami Amelia, Restu Amriani Amir Anak Agung Gede Sugianthara Anantawikrama Tungga Atmadja Anatri Desstya Andhani, Destian Angelia, Novia Anggrahini, Wahyu Prasetya Anibah, Anibah Anis Kharimah Yulianti Anwar Ibrahim Triyoga Anwar, Miki Apriani, Uci Ari Nurweni Ari Zaqi Al-Faritsy Arif Rahman Arifah Purnamaningrum Arisanti, Dian Arsila, Lintang Aryo Sasmita Asril Gunawan, Asril Asrori , Asrori Asrori Asrori Asrori., H.M. Astalini Astalini Asung, Desi Daria Aulia Annisa Yuliani Aulia, Dyta Suci Azhar, Sella Angelina Badiah, Lailatul Bambang Setiyadi Bambang Sugiharto Bambang Susanto Bambang Susanto Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Bayu Febriyanto Beryansyah, Beryansyah Bharto Ari Raharjo Budiyanto Budiyanto Busri Endang Cania Masrifa Hadis Catri Jintar Cindy Clarisa Cynthia Loise Simarmata Dahri Dahlan, Dahri Dahri, Dahri Dahlan Damayanti, Herlina Darul Prayogo Daslan, Marianus Deni Darmawan Destian Andhani Desya Nur Solikha Devi Amalia Dewi Nuraini, Dewi Dewi, Heni Aguspita Diah Mulhayatiah Dian Nazelliana Dian Rahadian, Dian Diana Arfiati Diana, Rahmat Dianto, Didin Diky Heri Ramadhan Dimas Pratama Yuda, Dimas Dinda Oe Mardy Dinihari, Yulian Dody Hermana Dwi Andryansah Dwi Nurcahya, Saputra DWI OETOMO Dwiarko Nugrohoseno Eka Nurfaidah Eka Puspita Sari Ekasari, Silvia Eko Sudarmanto Eko Wirawan Elsa Khoeriyah Endang Dwi Sulistyowati Erika Jezzy Rachmawati Ernawati, Dhanik Fadilah, Haqi Miftah Fadilatuzzahro, Fadilatuzzahro Fadillah Fadillah Fadly Sheviano, Sri Murtini, Syahla Mutia Faraizzah, Haydar Zidan, Fakhrizal, Muhammad Iqbal Fauzi, Agi Achmad Fauzi, Rifki Nurul Februari, Ankgah Fithriya Nur Hana Fitriadi, Muhammad Fitriani, Lidia Fitriyanti Fitriyanti Fletcher, Eamon Ghea Pramedya Putri Ginting, Duen H. Sujati Hadi Ashar Hadiansyah, Hadiansyah Hadinata, Febryan Hafidz Fachri Akbar Halimah Anis Kurlillah Hamdani, Nizar Alam Hamzah Khaeriyah Hamzah, Muhammad Qusairi Handayani, Andi Nur Azizah Hanipah, Tri Mulya Hanum, Irma Surayya Hariyanti, Retno Harjono Harjono Hasan Almawardi Hasanah, Enung Hasanah, Nurul Wardatul Hasanah, Ulfatul Hasanudin , Surya Henderi Herdiana, Dodi Hermawan, Herwin Satria Hidayatulloh, A.Nururrochman Honesty, Carmenica I Made Pradana Adiputra Ilyas Firdaus Ramadhan Ina Kusrini Indah Ayu Angraeni Indiati Indiati, Indiati Indra Permana, Indra Indri Astuti Iqbal Ramadhan, Iqbal Irawan, Ichsanul Fikri Umar Irwana, Irwana Istikomah Istikomah Ivantan, Ivantan Jonathan Irene Sartika Dewi Max Julia, Ade Jumiati, Nur Jundiah, R Siti Kardianti, Agus Khairanti Sahara Khasanah, Fitri Nur Kusuma Estu Werdani Kusuma, Radea Arta Kuwat Riyanto Lail, Renova Mi’rojul Lestari, Elsi Maria Lia Rahayu Lirung, Novita Tia Lubna Salsabila Lucy Sri Musmini Luhur Wicaksono Lyana, Sisca M Asrori, M M. Ilham Noer Arif M. Rusydi Ahmad, M. Rusydi Magdalena, Dhe Silva Manapa, Oktaviana Deby Mangku Ramadhan Maretta, Hermasani Tya Maria Ika Amalia Kiyu Mariska, Novia Marti in, Marti in Marwah, Siti Muthiah Mashlihatul Umami, Mashlihatul Mashudi Rofik Masrur, Masrur Ma’arif, Sandhy Aulia Mellyanti Mellyanti Meriana, Annisa Minsih Miswan Miswan Mita, Maria Sefania Moh. Zaenal Arifin Mohammad Asrori Mona Novita Mubarok, Ahmad Muchammad Al-Fatih Mudinillah, Adam Muh. Hasbi Muhamad Ali Muhamad Haikal Muhamad Ibnu Aqil Chamami Muhammad Alim Akbar Nasir Muhammad Asrori Muhammad Enggar Prastio Muhammad Fajar Oktara Muhammad Rivai Muhammad Zakaria Muharramah, Muharramah Muhlis Muhlis Mulyadin, Mulyadin Muri, Nurhafiza Mursalim Mursalim Murtadlo, Akhmad Musran Munizu Muti, Rifqa Nabila Mutia Kanzha Putri Santoso Muzammil, Ahmad Rabi ul Muzdalifah, Elva Nanda, Diah Putri Elind Naufal Syauqi Bimadhieka Nk Nazelliana, Dian Nelsi, Mitri Nenzy Agustin Dwi Prahesti Ningsis, Lidya Nopiya, Ninin Norra, Bunga Ihda Norsafitri, Azizah Novianti, Sumayroh noviar, Anggi Nugraha, Prima nugroho, Anicitus agung Nur Afiddin, Wahidatul Nur Yulia Ningsih Nuralia Chesiana Nurbaeti, Siti Al'fiah Nurcahya, Saputra Dwi Nurdiana, Dina Nurelisah, Siti Hazar Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhairun Nissa NURHASANAH, AYU Octaviani, Anggi Wuri Oemardy, Zalfadhia Luthfia Oktaviani, Tia Oktavianti, Mira Oyan, Orlinus Pangestu, Bayu Aji Peluw, Zulfikar Pera, Pera Permadi, Adi Permanasari, Setya W. A. Pipo, Brilian Habib Plasida, Yustina Prabawati, Dewi Prastio, Muhammad Enggar Prastiwi, Salma Maulidya Prawira, Muhammad Rivaldo Puat, Siti Natijatul Purwanda, Hendra Purwanti, Ratna Puspita, Wati Della Puspitasari, Asthervina Widyastami Puteri, Nazarni Dara Putri Nur Fajrina Putri, Aninda Cahaya Putri, Asdania Dwi Putri, Melisya Putri, Noor Armalia Putri, Rizqi Purnama Putri, Sylvia Anggraini Widodo Qomariyah, Fitri Qorib, Zubaidillah Fadqul Qurotul Aini Rabiatul Adawiyah Rahayu Kariadinata Rahayu, Muhamad Naufal Rahma, Raihani Rahmaniah, Rahmaniah Rahmawati, Elviannur Ramadhana, Novia Ramadhanil pitopang Raohun, Siti Rasimin Rasimin, Rasimin Regita Cahyani Rendy Juniardi Rensisca Vivi Andari Retno Winarni Ria Roslia Simangunsong Rian, Rian Rinna Ramadhan Ain Fitriah Riska Andriani Riska Yunia Andiani Rismayani Rismayani Rivandy Lestari Riyanto, Budi Cahyo Rizal Muryanto Rizky Eka Saputra Rizul, Hantika Januyah Robiatul Adawiyah Rohayat, Asep Rosyidah, Ummy Rudianto Rudianto Ruhama, Ummi Sahara, Cyndy Salma, Nabila Salman Al Faridzi Salsabila Putri Luthfiasari Samsi Samsi Sani, Dhien Novita Saputra Dwi Nurcahya Saputra, Fendi Angga Saputri, Adelliya Agil Saputri, Yessiana Yolanda Sapwan, Putra Irawan Sardulo Gembong, Sardulo Sari, Dwi Meila Sari, Meike Apriana Sari, Putri Yunita Satria, Rizky Adi Sebastian, Awang Gandi Seftianur, Muh Achzani Selvianita, Selvianita Sengadji, Karolus Geleuk Setiadi, Nanang Setiowati, Indah Shafa Naswa Intinsa Shinta Elystia Sholihah, Laila Melati Nur Sirait, Abdullah Siti Masitoh Kartikawati Siti Nur Azizah, Siti Nur Siti Nuraisyah Siti Wahyuningsih Sitorus, Yulian Elfrida Solihati, Dewi Sri Hartini Sri Utami Subiantiro, Agung Wijaya Suci Handayani, Suci Suci Rahmanda Putri Suhantoro, Suhantoro Suharto, Wakhid Suhendi, Herni Yuniarti Sukamsi, Sukamsi Sukarmin Suliestiyah Wiryodiningrat Suliestiyah Wiryodiningrat Sulistyowati, Nur Wahyuning Sumiati Sumiati Suprapti, Tuti Supriyatna, Arie Suroto, Agung Suseno Suseno Susilawati, Asri Sutiyoso, Bayu Sutoto, Agung Suyanto Suyanto Syakurah, Iqlima Syih Syamsul Rijal Talul Alkhandari Tanti Widia Nurdiani Teguh Setyaji Thoken, Florensius Tiara Khoirunnisa Tias, Eka Wahyuning Titik Purwati Widowati Titik Purwati Widowati, Titik Purwati Togar Fernando Manurung Tony Santiko Tri Dyah Prastiti Triani, Banar Ayu Tridiyawati, Feva Tuti Susilowati Utami, Tuti Asrianti Utari, Dhanty Suci Wahju Wibowo, Wahju Wahyuliansyah, Fitra Wahyuni, Desna Try Wahyuni, Ian Wicakson, Luhur Widha Sunarno WIDIASTUTI - Widiatmoko, Anggoro Widiseno, Febria Putri Widyaningrum, Maria Prasasti Ragil Putri Widyatmike Gede Mulawarman Wilda, Supiya Wulandari, Frilia Dwi Wulandari, Mei Yanti, Dinda Putri Dwi Yitno Puguh Martomo Yohanes Dona Yuan Fimanda, Antonius Yudiarti, Arini Yulia , Yuyun Yuliani Yuliani Yuline, Yuline Yunanti, Siska Yusak Hudiyono, Yusak yusup, Firman Zain, Hikmah Widya Zakri, Melvin Zikri, Zikri Zilfana, Zilfana Zuhaery, Muhammad Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkarnaen