p-Index From 2021 - 2026
16.199
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pepadu
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Brokoli Di Dataran Menengah Tumpangsari Dengan Jagung Manis Jurnal Pepadu; Nurrachman Nurrachman; Herman Suher; Rukmini Kusmarwiyah
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2259

Abstract

Jagung manis dan brokoli termasuk komoditas hortikultura yang mempunyai harga jual dan permintaan pasar yang cukup tinggi. Jagung manis dapat ditanam di dataran rendah, tetapi brokoli biasanya ditanam di dataran tinggi dengan temperature rendah. Lahan pertanian di dataran tinggi semakin sempit, sehingga diperlukan perluasan areal tanam ke dataran medium, temperature cukup tinggi. Oleh karena itu, penanaman brokoli di dataran medium memerlukan tanaman naungan agar suhu sekitar tanaman tidak terlalu tinggi, salah satunya tumpangsari dengan tanaman jagung manis. Tumpangsari adalah menanam lebih dari satu jenis tanaman pada areal yang sama dan waktu yang bersamaan dengan tujuan memanfaatkan faktor produksi yang secara optimal. Tumpangsari memiliki berbagai keuntungan diantaranya mengurangi resiko gagal panen, meningkatkan produktivitas lahan dan mendapatkan produksi pendapatan yang lebih tinggi.
PENYULUHAN DAN LATIHAN DASAR-DASAR BIMBINGAN KONSELING BAGI GURU DAN CALON GURU SD DI KOTA MATARAM NTB Jurnal Pepadu; A. Hari Witono; Darmiany Darmiany; I Nyoman Karma; Deni Sutisna; Fitri Puji Astria; Nurwaidah Nurwaidah
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2260

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan upaya guru dalam melayani peserta didik dalam membina, mengarahkan, dan memotivasi peserta didik hingga mereka mampu menjadi pribadi yang berbudi, berkarakter, memiliki tujuan hidup, cerdas, berakhlak mulia. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada guru-guru dan calon guru sekolah dasar di Kota Mataram untuk memahami tentang teknik-teknik dasar bimbingan dan konseling bagi siswa sekolah dasar. Selain itu kegiatan ini diharapkan bisa menjadi bekal baik kepada guru ataupun mahasiswa sebagai calon guru untuk dapat menerapkan ilmu yang akan di dapatkan pada kegiatan ini. metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan daring. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap, di antaranya : pertama kegiatan Awal yang meliputi (identifikasi masalah, observasi, sosialisasi kegiatan, dan pretest). Kedua kegiatan inti kegiatan inti yang meliputi (penyuluhan, penyampaian materi, simulasi pendampingan dan pelatihan). Ketiga kegiatan akhir yang meliputi (evaluasi, diskusi dan postest). Kegiatan ini berhasil dengan sukses, hal tersebut dapat terlihat dari meningkatnya kemampuan peserta tentang pemahaman dasar-dasar bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Data diperoleh dari pretes dan postes yang telah di laksanakan. Hasil pretes sebelum dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan hanya sekitar 7% peserta yang memahami tentang dasar-dasar bimbingan dan konseling di sekolah dasar dan setelah dilaksanakan kegiatan PPM (pengabdian pada masyarakat) maka terjadi peningkatan menjadi 74 % peserta yang memahami dasar-dasar bimbingan konseling di sekolah dasar. Oleh karena itu kegiatan PPM ini memberikan dan meningkatkan pemahaman kepada peserta tentang dasar-dasar bimbingan dan konseling di Sekolah Dasar. Temuan yang menarik dalam kegiatan ini adalah keikutsertaan peserta yang bukan hanya berasal dari kota Mataram, ada beberapa di antara mereka yang berasal dari Provinsi Nusa tenggara timur yang turut berpartisipasi menjadi peserta kegiatan pengabdian ini.
Pelatihan Pembuatan Makanan Pendamping ASI Untuk Ibu Rumah Tangga dan Kader Posyandu, Suatu Strategi Pencapaian Ketahanan Pangan Jurnal Pepadu; Lina Nurbaiti; Gede Wira Buanayuda; I Gede Palgunadi
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2261

Abstract

Lombok Barat sebagai salah satu kabupaten dengan prevalensi stunting yang tinggi memiliki angka kejadian 25,2% pada tahun 2018. Meskipun tren stunting di Lombok Barat menurun, namun salah satu daerah di Desa Mekar Sari, Narmada, didapatkan data balita stunting yang cukup tinggi yaitu mencapai 30,5%. Stunting merupakan isu nasional bahkan global mengenai kekurangan gizi kronis. Masih banyak kesalahpahaman tentang pola pangan bergizi pada keluarga. Informasi penting yang sering mereka lewatkan adalah pentingnya makanan sehat bergizi dengan keterjangkauan mereka. Hal ini disebabkan karena sempitnya pengertian akan gizi yang selalu diartikan dengan makanan yang serba mahal. Banyak bayi dan anak yang diberi bubur kosong karena ketidaktahuan orang tua mengenai pentingnya gizi bagi anak mereka. Pemberian motivasi dan pelatihan pembuatan makanan bergizi (khususnya makanan pendamping ASI). Kehadiran peserta pelatihan 100%. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu/pengasuh balita dan kader mengenai MPASI, rata-rata nilai pengetahuan pretest adalah 67,5 dan rata-rata nilai posttest adalah 94,5. Kemampuan peserta juga dapat dilihat dari agenda lomba MPASI yang menghadirkan resep sederhana sehat. Pelatihan pembuatan MPASI secara hands on efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu/pengasuh balita dan kader.
PENGENALAN STRUKTUR KALIMAT BAHASA SASAK: KE ARAH PENYUSUNAN BAHASA SASAK STANDAR PADA GURU-GURU PENDIDIKAN DASAR DI KECAMATAN SELONG Jurnal Pepadu; Khairul Paridi; Syahbudin Syahbudin; Moch Asyar; Nyoman Yudika; M. Sukri
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2262

Abstract

Studi terhadap hasil penelitian dan buku pelajaran bahasa Sasak yang sudah dilakukan, diperoleh gambaran bahwa belum ada kajian yang secara rinci mengungkap struktur kalimat bahasa Sasak. Selain itu, dialek yang diteliti dan dibahas terbatas pada satu dialek, sehingga data bahasa Sasak yang disajikan masih terbatas pada dialek tertentu saja dan masih diwarnai struktur kalimat bahasa Indonesia. Berdasarkan latar belakang tersebut pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan Struktur Kalimat Bahasa Sasak dari variasi dialek umum yang sudah dikenal oleh masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan andragogi dan untuk melaksanakan pendekatan tersebut, metode yang diterapkan adalah metode diskusi, metode latihan dan metode seminar. Hasilnya adalah guru lebih mengenal Struktur Kalimat Bahasa Sasak serta variasi dialektal tentang Struktur kalimat dasar, Struktur kalimat tunggal dan Struktur kalimat kompleks. Hasil tersebut, selanjutnya dijadikan sebagai acuan penyusunan bahan ajar pembelajaran kalimat bahasa Sasak yang standar.
DEMPLOT PENDAMPINGAN TEKNOLOGI BUDIDAYA BAWANG MERAH MELENGKAPI POLA TANAM PADI GOGORANCAH + PALAWIJA + BAWANG MERAH DI LAHAN SAWAH TADAH HUJAN LOMBOK SELATAN Jurnal Pepadu; Kisman Kisman; Uyek Malik Yakop; A. Farid Hemon; Baiq Erna Listiana; Suprayanti Martia Dewi
Jurnal Pepadu Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i1.2263

Abstract

Lahan sawah tadah hujan yang cukup luas di Lombok Selatan akan memberikan daya ungkit yang signifikan terhadap ketersediaan pangan di NTB apabila produktivitas lahan bisa ditingkatkan. Selama ini lahan sawah tadah hujan ditanami paling banyak dua kali dengan pola tanam padi gogorancah + palawija + bero. Padahal menanam bawang merah umurnya relatif singkat (± 56 HST) cocok ditanam sekitar bulan April – Juni) untuk tanaman musim tanam ketiga pola tanam padi gogorancah + palawija + bawang merah. Teknologi semacam ini belum pernah diterapkan di lahan sawah tadah hujan Lombok Selatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengalaman dengan pendidikan langsung di lapangan kepada mitra poktan TANI SEJAHTERA di desa Kawo sehingga bisa mengembangkan bawang merah. Metode yang digunakan adalah metode Pendidikan Orang Dewasa (POD) atau Androgogi dengan menekankan partisipasi aktif dari peserta, kerja kelompok dan demonstrasi lapangan. Kegiatan pendampingan teknis dilaksanakan langsung di lahan petani di desa Kawo Pujut Lombok Tengah. Peserta pengabdian dari kelompok tani mitra “Tani Sejahtera” dan unsur petani yang ada di sekitar demplot, juga melibatkan dua mahasiswa Fakultas Pertanian Unram. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian maka dapat disimpulkan: 1). Peserta sangat antusias dan semangat mengikuti seluruh kegiatan mulai dari kegiatan penyuluhan sampai kunjungan pertanaman demplot. 2). Bawang merah cocok ditanam di musim kemarau lahan pada lahan sawah tadah hujan karena berumur pendek kurang dua bulan dengan perawatan dan pemeliharaan yang tidak terlalu berat. 3). Petani kelompok tani mitra sudah punya pengalaman praktis dan memahami teknologi budidaya bawang merah dengan menggunakan mulsa plastik, teknik penanaman, pemupukan, pemeliharan, dll. 4). Dengan menerapkan pola tanam padi gogorancah+palawija+bawang merah produktivitas lahan meningkat sekaligus indeks pertanaman meningkat (IP300) dapat direalisasikan di sawah tadah hujan Lombok Selatan. Dan 5). Hasil demplot bawang merah Tajuk mencapai 1 ton/10 are (10 ton/ha) bawang merah berat basah, langsung terjual.
UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMIS AMPAS TAHU DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN TEMPE AMPAS TAHU Jurnal Pepadu; Moegiratul Amaro; Mutia Devi Ariyana; Tri Isti Rahayu; Baiq Rien Handayani; Nazaruddin Nazaruddin
Jurnal Pepadu Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i1.2264

Abstract

Kekalik merupakan salah satu sentra pengrajin tahu dan tempe di Mataram. Jumlah pengrajin tahu tempe di Kekalik cukup tinggi, mencapai 523 produsen. Dalam proses pembuatan tahu dihasilkan 2 jenis limbah yaitu limbah cair dan limbah padat. sedangkan limbah padat berupa ampas tahu sekitar 1,12 kali bobot kedelai kering dengan volume 1,5 hingga 2 kali volume kering. Oleh karena itu dari 1 kg bahan baku kedelai yang dijadikan tahu akan dihasilkan 1,2 kg ampas tahu. Volume limbah yang tinggi dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Limbah ampas tahu dapat menimbulkan senyawa berbau busuk hasil dari degradasi komponennya. Beberapa permasalahan yang dihadapi mitra antara lain : (1) kurangnya pengetahuan tentang pengolahan limbah tahu, (2) kurangnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam membuat tempe ampas tahu. (3) kurangnya pengetahuan mitra tentang cara pengolahan pangan yang baik yang sesuai dengan standar sanitasi (CPMB), (4) kurangnya pengetahuan mitra tentang cara pengemasan dan pemasaran tempe ampas tahu. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan pelatihan dan mensosialisasikan pengetahuan terkait dengan cara pembuatan tempe ampas tahu sehingga diperoleh produk tempe ampas tahu yang bernilai gizi serta memiliki rasa yang enak dan dapat diterima konsumen. Kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung pembuatan tempe ampas tahu. Indikator capaian menunjukkan bahwa para peserta telah memahami cara pembuatan tempe ampas tahu yang baik dan benar.
PELATIHAN PENGERINGAN LIMBAH AMPAS TAHU UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMIS AMPAS TAHU Jurnal Pepadu; Tri Isti Rahayu; Mutia Devi Ariyana; Moegiratul Amaro; Baiq Rien Handayani; Sri Widyastuti
Jurnal Pepadu Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i1.2265

Abstract

Kota Mataram merupakan salah satu kota di Nusa Tenggara Barat dengan unit usaha agroindustri berbasis kedelai terbanyak yaitu 948 unit usaha. Wilayah kekalik, khususnya kekalik timur merupakan salah satu sentra pengolahan kedelai. Tahu adalah salah satu produk unggulan yang dihasilkan dari usaha agorindustri ini. Dalam proses pembuatan tahu dihasilkan limbah padat berupa ampas tahu sekitar 1,12 kali bobot kedelai kering dengan volume 1,5 hingga 2 kali volume kering (Sadzali, 2010). Ampas tahu yang selama ini disebut sebagai limbah pengolahan tahu masih belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung malah menyebabkan permasalahan lingkungan seperti bau tidak sedap, akibat sifat ampas tahu yang mudah busuk. Beberapa permasalahan yang dihadapi mitra antara lain : (1) limbah ampas tahu, sisa hasil proses pengolahan tahu menjadi permasalahan lingkungan, karena cepat rusak dan menimbulkan aroma tidak sedap pada lingkungan (2) Pemanfaatan limbah ampas tahu masih sangat minim dan terbatas pada pakan ternak. (3) belum mengetahui metode pengolahan limbah ampas tahu agar lebih awet dan dapat disimpan lebih lama tampa menimbulkan pencemaran lingkungan. (4) kurangnya pemahaman pengusaha tahu akan kandungan gizi ampas tahu yang masih tinggi dan dapat dimanfaatkan menjadi berbagai jenis pangan olahan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan pelatihan dan mensosialisasikan pengetahuan terkait dengan cara pengeringan serta pengemasan dan penyimpanan ampas tahu hingga dapat disimpan lebih lama, memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dan dapat digunakan untuk membuat berbagai produk pangan. Kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung pengeringan ampas tahu dengan metode sanghrai. Indikator capaian menunjukkan bahwa para peserta telah memahami cara pengeringan serta pengemasan dan penyimpanan ampas tahu sebelum diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk.
WORKSHOP MEMPERKOKOH MODAL SOSIAL NELAYAN DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL 4.0 DI DESA KURANJI DALANG KECAMATAN LABU API KABUPATEN LOMBOK BARAT Jurnal Pepadu; Syarifuddin Syarifuddin; Muhammad Arwan Rosyadi; Khalifatul Suhada
Jurnal Pepadu Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i1.2266

Abstract

Masyarakat nelayan merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi, sekitar 11,34% orang disekitar perikanan tergolong miskin. Hasil tangkapan masyarakat nelayan juga dipengaruhi oleh cuaca yang ekstrem di laut. Selain itu kondisi nelayan pada umumnya masih mengandalkan cara penangkapan ikan secara tradisional atau berada pada kondisi subsisten dengan modal kecil, teknologi yang digunakan dan kemampuan/skill masih tradisional. Hal serupa juga terjadi pada masyarakat Kuranji Dalang Kecamata Labuapi Lombok Barat. Diperlukan workshop dan pendampingan bagi masyarakat desa Kuranji Dalang tentang memperkokoh modal sosial nelayan dalam menghadapi era digital 4.0. Adapun sasaran kegiatan ini adalah masyarakat pesisir pantai Kuranji Bangsal yaitu perempuan nelayan agar memiliki usaha sampingan untuk membantu ekonomi keluarga. Kegiatan ini berlangsung dengan beberapa tahapan antara lain; Tahap persiapan yaitu melakukan observasi terkait kondisi sosial masyarakat agar dalam pelaksanaan kegiatan tepat sasaran. Tahap Kedua yaitu; memetakan kegiatan yang dilaksanakan bersama perempuan di dusun Bangsal desa Kuranji Dalang. Tahap Ketiga; memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui workshop dan mendiskusikan produk unggulan yang diproduksi bersama, serta memperkenal aplikasi (www.ikansegara.com) yang dapat dipergunakan untuk menjual hasil nelayan sekitar. Tahap keempat; membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Homemade Bangsa yang dilakukan oleh perempuan nelayan Dusun Bangsal, Kuranji Dalang. Tahap Keempat; mendampingi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Homemade Bangsa dalam memproduksi Kerupuk Ikan. Tahap Kelima yaitu mendampingi Kelompok Usaha Bersama (KUB) Homemade Bangsa dalam mengemas produk serta melakukan pemasaran melalui aplikasi (www.ikansegara.com). Tahap akhir; evaluasi; refleksi pengalaman dan harapan kedepan. Hasil Kegiatan; 1. terjalin hubungan yang erat antar sesama anggota; 2. meningkatkan keterampilan dalam pengolahan hasil laut; 3. menambah penghasilan keluarga; 4. Terdapat kemudahan dalam melakukan pemasaran hasil dan olahannya melalui aplikasi (www.ikansegara.com).
GAMBARAN POLA KEBIASAAN SARAPAN DAN PENGETAHUAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI SMP IT BUKIT QUR’AN MATARAM Jurnal Pepadu; Imania Wahyuningsih; Candra Eka Puspitasari; Virnia Wanda Utami; Fitri Ariani
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2267

Abstract

Sarapan adalah kegiatan makan dan minum sebelum melakukan aktivitas fisik di pagi hari. Sarapan berkontribusi terhadap 25% total asupan gizi sehari yang berpengaruh terhadaptingkat kesehatan. Keadaan status gizi remaja dipengaruhi oleh pola makan yaitu keterbatasanmakanan, membatasi diri untuk makan, dan rendahnya kebiasaan sarapan. Remaja putri yangtidak terbiasa sarapan memiliki hubungan terhadap kejadian anemia sehingga dilakukananalisis pola kebiasaan sarapan dan pengetahuan anemia. Penelitian ini adalah penelitiandeskriptif menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan total sampling.Sampel penelitian adalah remaja putri di SMP IT Bukit Qur’an Nusantara Mataram yangmendapatkan penyuluhan terkait gizi dan anemia yaitu 18 orang. Pengambilan data dilakukandengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan 61,11% remaja putri selalu sarapan,sedangkan sisanya 38,89% kadang-kadang melakukan sarapan. Kebiasaan sarapan remajaputri berhubungan dengan pencegahan anemia. Tingkat pengetahuan remaja putri terhadapanemia yaitu 83,33% menjawab benar dan 16,67% menjawab salah sehingga dapatdisimpulkan remaja putri SMP IT Bukit Qur’an Nusantara Mataram memiliki pola kebiasaansarapan dan pengetahuan terkait anemia yang baik.
TRANSFORMASI TANAMAN HERBAL DESA JURIT MENJADI MINUMAN IMUNOSTIMULAN INSTAN Jurnal Pepadu; Sudirman Sudirman; Dina Asnawati; Made Ganesh Dharmayanti; Nurul Ismillayli; Emmy Yuanita
Jurnal Pepadu Vol 2 No 4 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i4.2268

Abstract

Pandemik COVIID-19 memberikan dapak yang besar dalam berbagai aspek kehidupanmasyarakat. Khususnya dibidang Kesehatan, pengembangan obat antivirus dan vaksin untukCOVID-19 tentu membutuhkan waktu yang cukup lama. Berbagai penelitian menunjukanaktivitas penghambatan replikasi dan peningkatan imunitas oleh senyawa bioaktif dari tanamanherbal. Desa Jurit baru menjadi lokasi kegiatan pengabdian kali ini, dikarenakan Desa inimemiliki sumba daya alam berupa tanaman herbal yang cukup melimpah. Kegiatan inibertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan dalam meracik minumanimunostimulan instan dari bahan herbal berupa jahe, kunyit, kencur, cengkeh, daun mint, danjeruk purut. Dari tanaman herbal tersebut, dihasilkan 3 formulasi dengan rasa dan khasiat yangberbeda pula. Masyarkat mengakui, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat tidak hanya dimasapandemic ini, melainkan untuk memelihara Kesehatan anggota kelurga sehari-hari.
Co-Authors , Kisman .L.A.K. Pratiwi A. A. A. Adinda Savitrie Suamba A. Farid Hemon A. Farid Hemon A. Farid Hemon A. Hari Witono A. Natsir A. Natsir A. Nurjannah A. R. S. Asih A. Sjamsjiar Rachman A.A.A.S. Suamba Aa Sukarso Abd Azis Bagis Abdul Natsir Ade Chandra Adi Kurniawan Adji Santoso Drajat Agitha, Nadiyasari Agung Purnama Sakti Agus Abhi Purwoko Agus D. Ananto Agus Saputra Ahmad Alamsyah Ahmad Fadhli Busthom Ahmad Jupri Akbar Al Imam Akhada Maulana Akhmad Zubaidi Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Aluh Nikmatullah Amiruddin Amiruddin Amrullah Amrullah Amuddin Amuddin Anak Agung Ayu Niti Wedayani Anas Zaini Andre Rachmat Scabra Andy Soraya N.C Anid Supriyadi Anita Rahman Ansharullah ansharullah Anwar Anwar Arafiq Arafiq Ardiana Ekawanti Arfi Syamsun Ariani, Wa Ode Rachmasari Ariessaputra, Suthami Arif Rahman Hakim Yusuf Arifuddin Sahidu Ario Danianto Ario Dianto Aryani Rofaida Asih Priyati Avida I. A. Ayuk Ovi Yanti Azis, Atri Dewi B. Aliyasita Dwi Mustika B. Erna Listiana Bagus Widhi Dharma S. Baik Heni Rispawati Baiq Elmazani Baiq Erna Listiana Baiq Erna Listiana Baiq Huswatun Hasanah Hasanah Baiq Lolita Oktaviana Baiq Nurul Suryawati Baiq Rani Dewi Wulandani Baiq Regia Gemara Kurnia Putri Baiq Rien Handayani Baiq Rien Handayani, Baiq Rien Baiq Rulli Fatmawati Baiq Wahidah Baiq Yusmi A. R. Bambang Bambang Bambang Dipokusumo Bambang Fajar Suryadi Bambang Fajar Suryadi Bambang Hari Kusumo Bambang Supeno Bambang Yudono Bq Rani Buan Anshari Budhy Setiawan Budhy Setiawan Budi Irmawati Budi santoso Budi Sutono Bulkaini (Bulkaini) Bulkaini Bulkaini Burhanudin Burhanudin Candra Eka Puspitasari Catarina Budiono Dadi Setiadi Darmiany Darmiany Deasy Irawati Decky Aditya Z Decky Aditya Zulkarnaen Dedi Ramdan Dedianto Hidajat Dedianto Hidajat Dedianto Hidajat Dedy Suhendra Delvi Eka Rahayu Deni Sutisna Desi Widianty Desi Widianty Devi Rahmadhona Dewa Putu Indra Pranata Dewi Nursukma Purqoti Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi S Aryani Dewi Suryani Dhony Hermanto Dian Puspita Sari Didi S. Agustawijaya Didi S. Agustawijaya Didi S. Agustawijaya Didit Yudhanto Dina Asnawati Diva Pitaloka Djoko Kisworo Djoko Kisworo Dodi Julianto Dody Handit Dody Handito Dwi Praptomo Sudjatmiko Dwi Putra Buana Sakti Dwi Ratna Anugrahwati Dwi Ratna Anugrawati Dwi Tirta Laksmi Eduardus Bayo Sili Efita Efita Eka Arie Yuliyani Eka Arie Yuliyani Eka Arie Yuliyani Eka Bertuah Eka Fitriana Eka Kurniawan Eko Basuki Elfita Elfita Elisa Nurnawati Eliza Eliza Elvin A. Z. Emmy Amalia Emmy Yuanita Eni Hidayati Eni Hidayati Enny Yuliani Eriana Eriana Erin Ryantin Gunawan Erlies Septiana Nurbani Ernawati Ernawati Ernin Hidayati Ernin Hidayati Ery Setiawa Ery Setiawan Ery Setiawan Eva Triani Evi Yuliza Evi Yuliza, Evi Evi Yuniartika Asmarani Fakhrul Irfan Khalil Fariq Azhar Faturrahman Ferlinahayati Ferlinahayati Fina A. Fitri Ariani Fitri Maya Puspita Fitri Maya Puspita Fitri Puji Astria Fitrya Fitrya G. A. Sri Oktariyani Gagassage Nanaluih De Side Galuh Trenani Galuh Tresnani Gede Wira Buanayuda Gian Prasetyawijaya Giri Wahyu Wiriasto Giska Ayu Pradana Putri K Gito Hadiprayitno Gunawan Gunawan Gusti Ayu Sri Oktariyani Hadi Mahmudi Hadi Mahmudi Hairil Ihsan Hairil Wadi Hanafi Abdurrachman Handa Muliasari Hapipi Hapipi Happy Poerwoto Haris Saputra Hariyadi Hariyadi Harjono Harjono Harjono Harjono Harsyiah, Lisa Hartana Hartana Haryanto Haryanto Haryanto Haryanto Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasyim, Hasyim Hayatus Saadiah Hayatus Saadiah Heni Yohandini Heri Setiawan Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Herman Suher Hery Haryanto Hery Susanto Hiden Hiden Hilman Ahyadi Hirsanuddin Hirsanuddin Humairo Saidah Husnul Lail I Dewa Gede Bisma I Dewa Gede Jaya Negara I Gede Adhitya Wisnu Wardhana I Gede Palgunadi I Gusri Lanang Media I Gusti Made Kusnarta I Gusti Putu Muliarta Aryana I Kade Wiratama I Ketut Gede Wiryawan I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I M. Mudita I Made Abra Rahastra I Nyoman Karma I Nyoman loka I Nyoman Nugraha Ardana Putra I Nyoman Sadia I Nyoman Sudika I Nyoman Sumerta Miwada I W Sugiartha I Wayan Joniarta I Wayan Lanus Sumadiasa I Wayan Sudika I Wayan Sudika I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I. A. S. Adnyani I.D.K. Okariawan Ibadur Rahman Ica Justitia Ida Ayu Oka Suwati Sideman Ida Ayu Sri Adnyani Ida Ayu Vigi M. P. Ida Ayu Widhiantari Ida Lestari Harahap Ihsan Ro’is Ika Primayanti Ika Primayanti Ima Arum Lestarini Imam Malik Iman Waskito Imania Wahyuningsih Immy Suci Rohyani Indah Sapta Wardani Indah Sucipta Indana Eva Ajmala Indana Eva Ajmala Indana Eva Ajmala Indrawati Indrawati Indrawati Intan Rakhmawati Irma Magara Irwan ML Aji Irwansyah Irwansyah Islamul Hadi Ismayani Ismayani Isna K Nintyastuti Isnaini Puspitasari Jauhar Fajrin Jauharlina Jauharlina Jaya Bangun Joko Sumarsono Julinar Julinar Julinar Julinar Junaidi Sagir Kamaludin Yusra Kertanegara Kertanegara Khairul Paridi Khairul Paridi Khalifatul Suhada Khalifatul Syuhada Khofifa Ratomeci Khusnul Khotimah Kisman Kisman Kisman Kisman Kurniawan Apgrianto Kurniawan Kurniawan L. A. S. Adnyani L. Nurtaat La Ode Hermin La Ode Marhini Laela Wardani Laila Wardani Lalu Adi Permadi Lalu Adi Permadi Lalu Agamawan Salam Lalu Ahmad Zaenuri Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Kukuh Mahendra Lalu Suparman Lalu Suparman Lalu Takdir Jumaidi Lalu Thohir Thohir, Lalu Thohir Lalu Wirapribadi Lalu Wiresapta Karyadi Lazuardi Firdaus Lenny Herlina Lestari Ujianto Lia Istiana Lilik Hanifah Lilik Rita Lindayani Lina Farida Lina Nurbaiti Linda S Sari Luh Citra Arisanthi Lukman Hakim Lukman HY M Ashari M. Bagus Budianto M. Dohi M. Hardriansyah M. Jamiluddin Nur M. Rizkinov J M. Rizkinov Jumsa M. Sarjan M. Taufik Fauzi Machasin Machasin Made Ananta Wirya Made Ganesh Dharmayanti Made Wijana Mahardika Rizqi Himawan Mahyuddin Nasir Mariani L Marie Yuni Andari Marie Yuni Andari Maryadi Maryadi Masrun Masrun Mastur Mastur Mastur Mastur Maulana, Fariz Maya Yusnevia Meli A. Melina Sita Lestari Mery Windarningsih Metta Octora Miana Y. A. Miko Eniarti Milayati Milayati Misbahuddin, Misbahuddin Moch Asyar Mochamad Asyhar Moegiratul Amaro Moegiratul Amaro Moh Taufik Fauzi Moh. Ali Albar Mohammad Rizki Mohammad Rizki Monalisa Nasrul Moulid Hidayat MRT. Mudhofir Mudji Wahyud Muh. Khairussibyan Muhajirin Muhajirin Muhamad Shodikin Muhamad Siddik Muhamad Syamsu Iqbal Muhammad Adrian Maulana Muhammad Arwan Rosyadi Muhammad Ghalvan Sahidu Muhammad Natsir Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Rusdi Muhammad Sofyan Maulana Yusuf Ibrahim Muhammad Sukri Muhammad Usman Jayadi Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muhlis Muhlis Mulyadi Mulyadi Murniati Murniati Mustika Hadijati Muti'ah Muti'ah Mutia Devi Ariyana Mutia Devi Ariyana Muttaqillah Muttaqillah Muttaqillah Muttaqillah N.K.S.P. Dewi N.W.E. Setyawati Nababan, Sabar Nadya Arianita Turisia Nawawi Nawawi Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Ngudiono Ngudiono Ngudiyono Ngudiyono Ngudiyono Ngudiyono Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi Ni Luh Gede Sumardani Ni Luh Putu Pebri Artayani . Ni Made Novi Suryanti Ni Made Seniari Ni Made Seniari Ni Made Seniari Ni Nyoman Geriputri Ni Nyoman Geriputri Ni Nyoman Kencanawati Ni Putu Ary Aryawati Ni Wayan Siti Ni Wayan Switrayni Ni Wayan Tatik Inggriati Niechi Valentino Niechi Valentino Nihla Farida Nihla Farida Nita Apriliana Novia Andansari Putri Novia Rahmawati Novita Indah Kurata Ayunin Novita Maulida Novita Wahyuliana Nungki Kartikasari Nunung Oktafiani Nur Ahmadi Nur Azizah Nur Nabillah Putri Suciati Nurachman Hanafi Nuriadi Nuriadi Nurmayanti, Siti Nurmin Suryati Nurrachman Nurrachman Nurul Aini Nurul Fitriyani Nurul Lasmini Nurul Syahraini Nurwaidah Nurwaidah Nyoman Adnyana Putra Nyoman Yudika O. Yanuarioanto Oscar Yanuarianto Osi I. Pande Komang Pande Komang Suparyana Prayitno Basuki Prima Belia Fathana Puji Hapsari Hurum Pujiarohman Pujiarohman Putra Bahtera Putra Bahtera Jaya Bangun Putu Aditya I Putu Aditya Wiguna Putu Suwita Sari Putu Suwita Sari Qurratul Aini R Rahmawati R. Sapto Hendri RA Nurlinda Raehanayati Raehanayati Raheni Raheni Rahmad Hidayat Rahmat Hidayat Rahmi Dwi Yuliatna Raiymond Haris Randy Aristo Putra Ratna Yuniarti Raudatul Jannah Restu Libriani RH. Fitri Faradilla Ria Putri Ramdhani Rifki Syahmi Tahir Rika Hastuti Setyorini Rika Hastuti Setyorini Rina Andriati Rina Lestari Rini Nurhidayati Riska Hidayati Rizian Asri Rizqa F. Deccati Robinson Sitepu Rodiah Rodiah Rofiq Notonegoro Rohani Rojuaniah Rojuaniah Rosmaliati, Rosmaliati Rosyid Ridho Royana Afwani Rr Agustien Suhardiani Rudi Azhari Rukmini Kusmarwiyah Rusiana, Harlina Putri Ruth Stella Petrunella Thei Ryan Aryadin S, Aswandikari S. Nababan S. Nababan S.H. Dilaga Sabar Nababan Safira N. Saharudin Sahuddin Sahuddin Salehuddin Salehuddin Salehudin Salehudin Salmeinda Maya Sulistiani Salwa Salwa Salwa Salwa Sapiin Sapiin Sarkono Sarkono Sasmito Sasmito Sasmito Sasmito Sasmito Sasmito Satarudin Satarudin Sauqi Sauqi Septiani, Emilia Shinta Desiyana Fajarica Sirajuddin Haji Abdullah Sisca Octarina Siska Cicilia Siti Aisyah Hidayati Siti Aisyah Hidayati Siti Nurul Faica Rahmani Siti Rohana Hariana I Sitti Aida Adha Taridala Sitti Latifah Sitti Latifah Sitti Sitti Sofyan D. Hasan Sofyan Sofyan Sofyan T. Sri Darwini Sri Endang Anjarwani Sri Rejeki Sri Rohyana Sri Seno Handayani Sri Subarinah Sri Wahyulina Sri Widyastuti Sri Widyastuti Srikus Saptaningtyas, Rini Sudi hardi Sudirman Sudirman Suheyanto Suheryanto Suhubdy Suhubdy Sujadi Sujadi Sujadi Sujadi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukartono Sukendri, Nengah Sukirno Sukirno Sumarjan Sumarjan Sumiati Sumiati Suparmin Suparmin Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprianto Suprianto Supriyatna Supriyatna Suryani, Embun Suryawan Murtiadi Suryawan Murtiadi Suryawan Murtiadi, Suryawan Suwardji Suwardji Suyanu Suyanu Swa Harta Harrini Relaning Tyas Syafaruddin Syafaruddin Syahbudin Syahbudin Syahputra, Maiser Syahrul Azmi Syaiful Musaddat Syamsul Hidayat Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tabita Wahyu Triutami Tajidan Tajidan Tamrin Tamrin Tarmizi Tarmizi Taufiqurrahman Taufiqurrahman Teti Handayani Thayah Hidjaz Titi P Kurniawati Tiyasiningsih, Ezky Tizar Gusli Tri Isti Rahayu Tri Sulistyowati Tuti Asmawati uhubdy uhubdy Uyek Malik Yakop Uyek Malik Yakop Varradila Azka Layalia Vina Alfi Royani Virnia Wanda Utami Wahab Jufri Wahid Yulianto Wahid Yulianto Wahid Yulianto Wahyu S Affarah Wahyudi Zulfikar Wayan Suana Wayan Wangiyana Widya Supriyani Widyana I W P Witari Elya Utami Yoga Pamungkas Susani Yosyana Kartin Yufi Azlina Yulfia Elsadewi Yanuartati Yulia Harianti Yulia Zulfahni Yuliadi Zamroni Yuma Yuma Yuni Budi Lestari Yuniar Nuri Nazir YUNITA ARIAN SANI ANWAR Yusron Saadi Yusuf Akhyar Sutaryono Yusuf Akhyar Sutaryono Zahrul Fuadi Zainal Abidin Zainal Abidin Zaki Amrullah Zakiah A. Zamhur Ahmad Zata Yumni Awanis Zata Yumni Awaris Zharfan Gibran Zulhan Widya Baskara Zunnuraeni Zunnuraeni