Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader Sekolah Lansia Mandiri dalam mewujudkan lansia tangguh di Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi Lurah Petisah Tengah, pembina Sekolah Lansia Mandiri, kader Sekolah Lansia Mandiri, peserta Sekolah Lansia Mandiri, serta keluarga lansia di Kelurahan Petisah Tengah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader Sekolah Lansia Mandiri memiliki peran yang penting, antara lain sebagai pengelola kelompok, penyuluh, pembina, pelaksana kunjungan rumah, penghubung rujukan layanan, serta pelaksana pelaporan kegiatan. Dalam menjalankan perannya, para kader juga menghadapi beberapa tantangan. Meskipun demikian, kader tetap berupaya memberdayakan lansia agar mampu menjadi lansia tangguh melalui penerapan tujuh dimensi lansia tangguh, yaitu dimensi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan.