Articles
Legal Annotation of Court Decision Number 75 / Pdt.Sus – Ipr / Merek / 2022 / Pn Niaga Jkt.Pst in Administrative Certainty for Famous Brands in Indonesia
Citraresmi Widoretno Putri;
Suherman;
Yuliana Yuli W;
Beniharmoni Harefa;
Satino
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 3 No. 11 (2023): November, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55927/mudima.v3i11.6836
Review of the trademark determination in court decision Number 75/Pdt.Sus-Hki/Merek/ 2022/Pn Niaga Jkt.Pst rejection of the application for the trademark GENHALILINTAR + Painting by Anofial Asmid because it was registered by PT SOKA CIPTA NIAGA on October 23 2017 with a Notification of Rejection Registration of the Mark "GENHALILINTAR + Painting" Agenda Number D002018027834 dated 31 December 2019 by the Directorate General of Intellectual Property and Decision of the Mark Appeal Commission / Defendant Number 375 / KBM / IPR / 2020 dated 8 September 2020. This turns out to be interesting because in Halilintar Anofial Asmid has registered the GENHALILINTAR + Painting brand in several classes, which of course contradicts the arguments in the Notice of Rejection and Decision of the Mark Appeal Commission. This paper uses normative legal research methods. With the conclusion Based on the legal annotation of the Decision that there are problems that occur in granting well-known trademark rights to certain people or civil legal entities, especially if the trademark holder is not the initial initiator of its popularity. In terms of administrative certainty of the GENHALILINTAR + Painting mark, state administrative legal action in trademark disputes can be filed against the decision to delete a registered mark at the initiative of the Minister. If there has not been an administrative Judge's Decision, the first principle is that the registered mark has a stronger position compared to the popular indication of a mark
Analisis Oil Losses Pada Ampas Press Produksi Crude Palm Oil (CPO) Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC)
Suherman;
Nur, Muhammad;
Alya, Adinda
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55826/jtmit.v3i2.198
Perusahaan pengolahan kelapa sawit menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) sebagai salah satu produk utamanya. Kehilangan minyak dalam proses produksi, terutama di stasiun pengepresan, merupakan tantangan yang signifikan meskipun telah ditetapkan batasan maksimal oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab kehilangan minyak menggunakan data dari 3 hingga 31 Januari 2023. Metode Statistical Process Control (SPC) diaplikasikan untuk mengendalikan dan memperbaiki kualitas produksi. Hasil analisis pada peta kendali I-MR menunjukkan bahwa kehilangan minyak berada dalam batas yang diizinkan dan stabil. Namun, diagram fishbone mengidentifikasi faktor manusia, mesin, metode kerja, dan bahan baku sebagai penyebab utama kehilangan minyak. Tindakan perbaikan terhadap faktor-faktor ini diperlukan untuk mengurangi kehilangan minyak di masa depan, berpotensi menurunkan kerugian operasional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam produksi CPO.
Integrasi Metode FMEA dan FTA dalam Strategi Mitigasi Risiko Kecelakaan Kerja: (Studi Kasus : PT. Semen Padang)
Muhammad Nur;
Suherman;
Yelsa Putri Aulia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55826/jtmit.v3i4.483
PT Semen Padang merupakan produsen semen tertua di Indonesia, yang berdiri sejak 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM). Perusahaan ini telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta membentuk Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Hidup (K3LH) dan Tim Barisan Pemadam Kebakaran (BPK). Namun demikian, insiden kecelakaan kerja masih terjadi di area perusahaan, yang terkait dengan 22 jenis aktivitas berisiko. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko kecelakaan kerja. Hasil analisis FMEA menunjukkan terdapat tiga jenis kecelakaan kerja dengan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 108, yang dikategorikan sebagai risiko medium. Selanjutnya, metode FTA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kecelakaan kerja tersebut. Mitigasi risiko dirancang untuk mengurangi dan mencegah kecelakaan kerja, khususnya di area produksi, guna meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja secara keseluruhan.
Gambaran Kesejahteraan Psikologis Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Suherlin, Gina Herliani;
Mamat Supriatna;
Suherman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4968
Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Responden merupakan siswa kelas X SMAN Tasikmalaya yang berjumlah 591 siswa terdiri dari 180 siswa laki-laki dan 411 siswa perempuan. Selain itu, siswa yang menjadi responden berada pada masa remaja yang berusia 14 hingga 17 tahun. Instrumen yang digunakan yaitu Skala Kesejahteraan Psikologis terdiri dari 58 item dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukan 163 siswa berada pada skor tinggi, 427 siswa pada skor sedang, dan 1 siswa berada pada skor rendah. Sedangkan rata-rata kesejahteraan psikologis laki-laki yaitu 201 dan rata-rata kesejahteraan psikologis perempuan yaitu 200. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebagian besar kesejahteraan psikologis siswa berada pada skor sedang dan laki-laki memiliki kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi. Gambaran kesejahteran psikologis siswa dapat menjadi acuan dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, bimbingan dan konseling, siswa SMA
GAYA KEPEMIMPINAN LAISSEZ FAIRE DALAM DUNIA PENDIDIKAN
M Teguh Saefuddin;
Suherman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.20844
Peran pemimpin tercermin saat seseorang mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang mereka lihat. Dengan kata lain, pimpinan ini menggunakan gaya kepemimpinan mereka untuk mendorong bawahan untuk memastikan bahwa tujuan organisasi tercapai. Selain itu, dapat dikatakan bahwa gaya kepemimpinan adalah pola perilaku dan strategi yang disukai untuk memimpin suatu organisasi. Penelitian ini adalah ulasan literatur, atau studi pustaka, yang bertujuan untuk mengevaluasi teori dan data empirik yang ada dan membuat ide baru berdasarkan hasilnya (Palmatier, Houston, & Hulland, 2018). Gaya kepemimpinan laissez-faire memberikan tim Anda kesempatan untuk turun tangan langsung dan belajar seiring berjalannya waktu karena memungkinkan anggota tim untuk lebih bebas, produktif, dan percaya diri untuk tetap memegang kendali atas pekerjaan mereka sendiri. Akan tetapi Kepemimpinan laissez-faire bergantung pada kemampuan setiap anggota tim, sehingga tidak efektif dalam situasi di mana anggota tim tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman yang diperlukan untuk membuat keputusan dan menyelesaikan tugas. Hal ini dapat menurunkan kinerja pekerjaan. Gaya kepemimpinan ini memiliki manfaat dan resikonya sendiri. Karena kekuatan yang dimiliki oleh setiap anggota kelompok, kondisi dan situasi tertentu diperlukan untuk penerapan gaya kepemimpinan laissez-faire yang efektif.
OPTIMALISASI BUDAYA KERJA DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA ERA KURIKULUM MERDEKA
Sambella, Mutiara;
Suherman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.20940
This study aims to describe the conditions of work culture in educational institutions in supporting the implementation of the Independent Curriculum, analyze the factors that influence the optimization of work culture, and develop effective strategies to improve the quality of learning through optimizing work culture in the Independent Curriculum era. The method used is a literature study by reviewing various books, journals, and other academic sources that are relevant to this topic. The results of the study indicate that a collaborative, flexible, and professional teacher development-oriented work culture is very important to support the implementation of the Independent Curriculum. Several factors that influence the optimization of work culture in educational institutions include strong leadership, relevant teacher training, and collaboration between all education stakeholders. In addition, to improve shared learning, the strategies that need to be implemented are strengthening a culture of collaboration, developing teacher competencies, and improving leadership that supports changes in learning. By implementing this strategy, it is hoped that a work culture can be created that supports the implementation of the Independent Curriculum and improves the quality of learning in educational institutions.
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN PEMBELAJARAN OLEH KEPALA SEKOLAH UNTUK MEWUJUDKAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI KEMUNING
Zahroh As Sakinah;
Suherman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.21225
This study aims to analyze and then describe how the implementation of instructional leadership by the principal in realizing the quality of education at SD Negeri Kemuning. In this research, the method used is qualitative with a case study approach. The data and information obtained in the study are the results of observation, interviews, and documentation activities. The findings of the study show that the instructional leadership by the principal in realizing the quality of education at SD Negeri Kemuning has been implemented effectively through optimal learning processes, supported by habituation activities, the P5 Silat Kaserangan program, and the mandatory extracurricular activity of Scouts, thus ensuring the quality of the school can be achieved.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN KLASIK DAN SITUASIONAL
Handayani, Hany Tutut;
Suherman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.21256
Leadership is a key element in organizational success. Various approaches have been developed to understand the role of leaders in influencing individual and group behavior. Among the most common approaches are classical and situational leadership styles, which reflect two different perspectives on how leaders can achieve optimal effectiveness in various situations. The purpose of this analysis is to analyze the differences between classical and situational leadership styles in various organizational contexts. This study uses a qualitative approach by conducting a review of various literature and references related to classical and situational leadership styles. The results of the analysis show that classical and situational leadership styles offer different approaches to leading an organization. Classical leadership tends to prioritize tight control, hierarchical structure, and clear commands, while situational leadership offers greater flexibility by adjusting the leadership style based on the conditions and needs of subordinates.
KORELASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA CILEGON
Maullidina, Kiki;
Suherman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i04.21779
ABSTRACT "This study aims to analyze the relationship between transformational leadership of school principals and the quality of education in senior high schools (SMA) in Cilegon City. The research employs a quantitative approach using Pearson correlation analysis. Data were collected through closed questionnaires and document studies, involving 50 teachers as respondents selected through a total sampling technique. The independent variable in this study is transformational leadership, while the dependent variable is the quality of education. The results indicate that the data is normally distributed, the relationship between the independent and dependent variables is linear, and the data variance is homogeneous. Pearson correlation analysis yielded an rrr value of 0.571 with a significance level of 0.000 (<0.05), indicating a moderate positive correlation between transformational leadership and the quality of education. These findings affirm that transformational leadership by school principals significantly contributes to improving education quality. The conclusion of this study emphasizes the importance of strengthening transformational leadership as part of the strategy to enhance the quality of education in senior high schools in Cilegon City. The findings are expected to serve as a foundation for developing more effective leadership programs to comprehensively improve educational outcomes.
OPTIMALISASI MUTU PEMBELAJARAN MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
Juniarti, Aristia;
Bukman Lian;
Suherman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i03.31205
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan : (1) Pengaruh kompetensi pedagogik terhadap mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Tanah Abang; (2) Pengaruh kompetensi profesional guru terhadap mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Tanah Abang; (3) Pengaruh kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru secara bersama-sama terhadap mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Tanah Abang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif sebab akibat. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tanah Abang dengan responden 60 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Uji validitas menggunakan validitas konstruks sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s alpha. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji linieritas, serta data dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik terhadap mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Tanah Abang sebesar 71,5%; (2) ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Tanah Abang sebesar 82,9%; (3) ada pengaruh yang signifikan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru secara bersama-sama terhadap mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Tanah Abang sebesar 87,1%.