p-Index From 2021 - 2026
37.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Etika Demokrasi Journal on Education Global Conference Index Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Abdi Masyarakat Jurnal Riset Entrepreneurship IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Padaringan : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi Indonesian Journal Of Educational Research and Review Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Sanskara Manajemen dan Bisnis Indonesian Journal of Education Research (IJoER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) COMTE: Journal of Sociology Research and Education Socious Journal ENGINTECH: Journal of Engineering and Technological Sciences Naluri Edukasi Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Jurnal Mahkamah Hukum Collaborative: Journal of Community Service Jurnal Masyarakat Digital Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam Menentukan Lanjut Usia Miskin Sebagai Penerima Bantuan Sosial di Kelurahan Rorotan Indra Ambar Setianingsih; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 1 (2026): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/47hk9v92

Abstract

Dalam studi mendalam ini, kami mengeksplorasi peran krusial Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai mekanisme utama dalam mengidentifikasi dan menentukan lansia miskin sebagai penerima bantuan sosial di desa perkotaan Rorotan, Jakarta Utara. DTSEN, yang dirancang sebagai sistem pengumpulan data terintegrasi oleh pemerintah, bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan sosial yang lebih terarah, transparan, dan adil bagi semua lapisan masyarakat. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang diperkaya dengan perspektif sosiologis, studi ini mengumpulkan data lapangan melalui serangkaian wawancara mendalam, pengamatan langsung di lapangan, dan penelitian arsip, melibatkan pejabat desa setempat, pekerja sosial profesional, dan lansia yang menjadi penerima manfaat. Hasil studi menunjukkan bahwa implementasi DTSEN telah membawa peningkatan signifikan dalam validitas dan akurasi penentuan penerima bantuan, dari 78 persen menjadi 93 persen.Sistem ini telah terbukti efektif dalam meminimalkan duplikasi data yang tidak diinginkan, memperbaiki kesalahan pencatatan yang sering terjadi, dan memperkuat sinergi koordinasi antara lembaga-lembaga terkait. Namun, di balik kesuksesan ini, tantangan nyata tetap ada: tingkat literasi digital yang tidak merata di kalangan petugas lapangan, proses pembaruan data yang kadang-kadang lambat, dan kurangnya partisipasi aktif masyarakat dalam tahap verifikasi. Dari perspektif teoretis, DTSEN tidak hanya berfungsi sebagai alat administratif, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat prinsip keadilan sosial dan mendorong hubungan yang lebih egaliter antara negara dan warganya. Untuk mengoptimalkan implementasi sistem ini di masa depan, studi ini mendorong langkah-langkah konkret seperti meningkatkan kapasitas institusional melalui pelatihan intensif, memperkuat kolaborasi antar lembaga, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat sebagai mitra setara dalam proses pengambilan keputusan. Melalui narasi ini, kami berharap dapat menginspirasi diskusi yang lebih luas tentang bagaimana teknologi dan kebijakan dapat bekerja sama untuk mencapai kesejahteraan sosial yang lebih inklusif.
Strategi Bertahan Pedagang Konvensional di Tengah Perkembangan Online Shop di Pasar Rakyat Ngawen Kabupaten Blora Kukuh Wilujeng Selviana; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 1 (2026): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/d0cy2a10

Abstract

Penelitian mengenai strategi bertahan pedagang konvensional di tengah perkembangan online shop di Pasar Rakyat Ngawen. Tujuan utamanya adalah untuk memahami bagaimana pedagang tradisional mempertahankan eksistensi usaha mereka di tengah persaingan toko online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 3 pedagang di Pasar Rakyat Ngawen. Metode wawancara dipilih agar peneliti dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai pengalaman, strategi, dan tantangan yang dihadapi akibat munculnya platform e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang mampu mengadopsi strategi penguatan modal sosial seperti praktik tawar-menawar harga dan pembentukan hubungan yang akrab dikombinasikan dengan integrasi pemasaran digital sederhana melalui live streaming. Temuan ini mengungkapkan bahwa strategi utama meliputi beradaptasi melakukan live streaming dan berjualan dengan memanfaatkan aplikasi shoppe serta berjualan langsung dari rumah ke rumah. Melalui strategi tersebut, pedagang tradisional mengalami peningkatan penjualan dan ekonomi lokal Pasar Rakyat Ngawen tanpa tergantikan sepenuhnya oleh online shop. Penelitian memberikan rekomendasi praktis bagi pedagang dan pemangku kepentingan untuk membangun ketahanan bisnis di tengah disrupsi digital.
Dinamika Sosial Ekonomi di Pasar Kuto Palembang: Studi tentang Strategi Adaptasi Pedagang Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Struktur Ekonomi Kota Putri Elizabeth; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 1 (2026): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/5a289c91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika sosial ekonomi di Pasar Kuto Palembang dengan menitikberatkan pada strategi adaptasi pedagang tradisional dalam menghadapi perubahan struktur ekonomi kota akibat modernisasi pusat perbelanjaan dan dominasi e-commerce yang kian pesat. Tujuan utamanya adalah untuk memahami bagaimana pedagang tradisional mempertahankan eksistensi usaha mereka di tengah persaingan pasar modern serta untuk mengidentifikasi bentuk inovasi dan kreativitas lokal yang muncul dari interaksi sosial, ekonomi, dan budaya di lingkungan pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada para pedagang, pengelola pasar, dan konsumen yang aktif bertransaksi di Pasar Kuto Palembang. Metode wawancara dipilih agar peneliti dapat memperoleh pemahaman langsung mengenai pengalaman, strategi, dan tantangan yang dihadapi pedagang dalam proses adaptasi terhadap perkembangan digital dan perubahan perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang mampu mengintegrasikan manajemen pemasaran klasik berbasis segmentasi lokal, positioning budaya, serta interaksi personal dengan bentuk pemasaran digital sederhana melalui penggunaan WhatsApp, Instagram, dan TikTok sebagai media promosi visual dan penyampaian testimoni pelanggan. Strategi hibrida ini juga mencakup diversifikasi produk, penerapan program loyalitas pelanggan, pemberian rating, serta penguatan gotong royong komunal melalui koperasi dan komunitas digital. Melalui strategi tersebut, omzet pedagang meningkat antara 15 hingga 40 persen, ketahanan ekonomi semakin kuat, dan identitas budaya Palembang tetap terjaga di tengah arus digitalisasi yang semakin dinamis.
Persepsi Masyarakat Terhadap Pemberian Remisi HUT RI Ke-80 Bagi Narapidana Kasus Korupsi Irma Anantha; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 1 (2026): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/9cme1398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pandangan masyarakat mengenai kebijakan remisi bagi narapidana korupsi, dengan mempertimbangkan aspek keadilan sosial, moral masyarakat, serta dasar hukum yang berlaku. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan sumber informasi yang mencakup data primer dan sekunder. Melalui wawancara mendalam dengan individu dari berbagai latar belakang adalah data primer, seperti wawancara dengan akademisi, mahasiswa, pekerja, dan masyarakat umum. Di sisi lain, data sekunder berasal dari literatur hukum, laporan tertulis, dan dokumen kebijakan pemerintah. Pendekatan tematik berdasarkan metode Miler dan Huberman (1994) adalah analisis data dalam penelitian ini, yaitu terdiri dari tahap: (1) reduksi data; (2) analisis data; dan (3) kesimpulan dan vertifikasi. Terlihat bahwa masyarakat umum umumnya enggan terlibat dalam menerima kebijakan remisi merupakan temuan penelitian ini. Ada tiga tema utama yang muncul: (1) remisi dianggap tidak adil dan tidak layak; (2) remisi dinilai tidak memberikan efek jera dan justru melemahkan penegakan hukum; dan (3) remisi koruptor bertentangan dengan nilai moral, etika publik, dan nilai-nilai Pancasila. Hasilnya menunjukkan bahwa kebijakan remisi ke koruptor dapat menambahkan resistensi sosial dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Strategi Bertahan Pedagang Pasar Tradisional di Tengah Gempuran Pasar Modern: Studi Kasus Pasar Baru Kota Probolinggo Anggita Roro Indah Larasati; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 2 (2026): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/v9ze1475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi bertahan yang diterapkan oleh pedagang pasar tradisional dalam menghadapi persaingan dengan pasar modern dan digital. Pasar Baru Kota Probolinggo menjadi lokasi yang di pilih sebagai tempat observasi. Observasi yang dilakukan menggunakan cara pengumpulan data berupa hasil wawancara dan hasil dokumentasi. Penyesuaian harga, peningkatan kualitas layanan dengan memanfaatkan media sosial juga menjaga hubungan baik dengan pelanggan merupakan hasil dari penelitian. Narasi deskriptif menjadi cara peneliti menjelaskan strategi para pedagang pasar. Teori Porter (1985) teori diferensiasi, analisis SWOT serta diperkuat oleh pendekatan pemasaran relasional merupakan strategi para pedagang. Secara keseluruhan daya saing yang dimiliki pasar tradisional yang mampu beradaptasi dengan lingkungan bisnis serta memanfaatkan produk lokal. Saran berdasarkan hasil penelitian sebagai pemerintah yang mengelolah pasar pelatihan kewirausahaan dan penggunaan teknologi sangat diperlukan saat ini.
Generasi Sandwich dan Mindset Jadul Orang Tua Muhammad Ilham; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 2 (2026): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/6jejat07

Abstract

Generasi sandwich merupakan istilah untuk orang yang beranjak dewasa yang harus menanggung tanggung jawab finansial dan menanggung jawab generasi pendahulu dan generasi berikutnya, atau juga generasi yang kini bersama atau yang lebih di istilahkan tanggung jawab kepada saudara kandung. Istilah ini diciptakan oleh Dorothy Miller pada tahun 1981 Di ibaratkan seperti sandwich yang memiliki isian daging di antara dua roti. Mereka terhimpit oleh kebutuhan finansial dan perawatan dari generasi di atas (orang tua) dan generasi di bawah (anak). Tujuan Penelitian ini untuk mengekplorasi peran dari bakti kepada orang tua (filial piety),tanggung jawab kepada orang tua (filial responsibility), rasa bersalah terhadap kepuasan hidup generasi sandwich di Indonesia, dan pandangan tradisional (mindset jadul) orang tua, serta dampaknya terhadap individu yang menjalaninya Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data utama melalui wawancara mendalam (in-depth interview) pada sejumlah partisipan Generasi Sandwich Wawancara bertujuan untuk menggali pengalaman hidup, sumber konflik, strategi koping, serta narasi mendalam mengenai dampak mindset orang tua. Hasil menunjukkan bahwa konflik ini mengandung perbedaan nilai terutama terkatit perbedaan pandangan anak dan orang tua dalam mengurus keluarga lalu juga kelelahan dan rasa bersalah jika tidak berbakti kepada orang tua, namun agama mendorong semangat religius untuk menjalani kehidupan bagi generasi sandwich
Dinamika Sosial dan Ekonomi Masyarakat Pedesaan yang Bergantung pada Mata Pencaharian di Industri Pinang: Studi Kasus Kelurahan Senyerang Ganang Ramdhani; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 2 (2026): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/2zdd5093

Abstract

Orientasi dari studi ini adalah untuk memahami perkembangan sosial dan ekonomi yang rumit dalam komunitas pedesaan, khususnya di kelurahan Senyerang, yang sangat bergantung pada sektor pinang sebagai mata pencaharian utama mereka. studi ini menyelidiki berbagai akibat ketergantungan terhadap sektor tersebut. Ini mencakup pengaruh pada struktur sosial, distribusi pendapatan, dan masalah ekonomi yang dihadapi komunitas. studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dan teknik studi kasus. temuan studi menunjukkan bahwa sektor pinang tidak hanya menyebabkan ketimpangan dalam akses sumber daya, tetapi juga menciptakan hubungan sosial yang lebih kuat di antara warga. Selain itu ketidakpastian yang sering terjadi di pasar pinang, dapat menyebabkan kerentanan ekonomi yang tinggi, sehingga sangat memengaruhi ketahanan ekonomi rumah tangga. Oleh Karena itu fluktuasi harga jual dan ketidakpastian pasar berdampak langsung pada kesejahteraan komunitas mereka dalam menghadapi risiko kehilangan pendapatan yang substansial. temuanya menunjukkan bahwa penganekaragaman sumber pendapatan dan peningkatan kapasitas komunitas sangat penting untuk pembangunan berkelanjutan yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kerentanan ekonomi.
Peran Pekerja Harian di Lingkungan Perumahan Pandawa Residence Mijen, Kota Semarang Dhona Nazula; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 2 (2026): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/394p4b69

Abstract

Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan perumahan mempunyai peran yang sangat penting dalam rangka menjaga dan merawat ekosistem lingkungan perumahan. Mereka mempunyai fungsi peranan yang sangat menunjang pemeliharaan kebersihan, kerapihan dan kenyamanan warga perumahan. Walaupun keberadaan mereka tidak begitu terlalu mendapat perhatian dari warga perumahan, karena tidak sesering interaksi warga dengan petugas satuan keamanan atau yang biasa kita sebut satpam komplek, namun keberadaan mereka sangat penting dalam menjaga dan memelihara lingkungan perumahan. Pemilik rumah bertanggung jawab atas bangunan dan tanah pribadi masing-masing, namun fasilitas umum perumahan tersebut adalah tanggung jawab pekerja Harian. Fasilitas umum yang dimaksud adalah: tempat ibadah, jalan, taman bermain anak, dan lain sebagainya. Pekerja harian mendapatkan upah harian yang dibayarkan seminggu sekali dengan sumber dananya dari pembayaran iuran pemeliharaan lingkungan (IPL) yang dibayarkan oleh warga satu bulan sekali. Pembayaran IPL ini dikelola oleh pengembang/pengelola perumahan. IPL ini mencakup biaya operasional pemeliharaan lingkungan dan keamanan warga. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang hasilnya menyimpulkan hubungan interaksi antara warga dan para pekerja harian. Dikarenakan Peneliti ingin meneliti dan memahami bagaimana hubungan dan interaksi antara para pekerja harian dan para warga perumahan Pandawa Residence Mijen, Kota Semarang.
Peran Sosial Satpam (Satuan Pengamanan) dalam Menciptakan Rasa Aman Bagi Peserta Didik di Lingkungan Yayasan Darul Furqon Prasetiawan Prasetiawan; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 2 (2026): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/xcj6r953

Abstract

Kehadiran Satuan Pengamanan (Satpam) di sekolah sering kali hanya dimaknai sebagai penjaga pintu masuk. Padahal, tanggung jawab sosial yang mereka pikul jauh melampaui fungsi teknis semacam itu. Kajian ini menyoroti bagaimana Satpam berperan secara sosial dalam menumbuhkan rasa aman pada peserta didik di Yayasan Darul Furqon. Titik tolaknya adalah catatan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2025–2026 yang menyebutkan bahwa 34,7% insiden keamanan di sekolah swasta berakar dari lemahnya sistem pengamanan internal. Peneliti memilih metode kualitatif dengan rancangan studi kasus yang bersifat deskriptif sekaligus interpretatif, dan kerja lapangan dijalankan sepanjang Januari sampai Mei 2026. Pengumpulan data ditempuh lewat wawancara semiterstruktur, pengamatan langsung di lokasi, serta penelusuran dokumen, dengan melibatkan lima informan yang ditentukan secara purposive, yakni dua Satpam aktif, kepala sekolah, satu guru senior, dan seorang peserta didik. Untuk mengolah data, peneliti menerapkan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang bergerak melalui kondensasi data, penyajian data, hingga penarikan serta verifikasi simpulan. Triangulasi sumber dan triangulasi teknik dipakai untuk menjaga keabsahan temuan. Kerangka analisis utamanya bersandar pada Teori Peran milik Ralph Linton dan George Herbert Mead, terutama gagasan expected role, enacted role, dan role-taking. Hasil kajian memperlihatkan enacted role kedua Satpam secara ajeg berada di atas expected role formal yang digariskan yayasan. Buktinya tampak pada anjloknya kasus orang asing yang masuk tanpa izin sampai 70% dan keberhasilan mereka meredam 74% kejadian tanpa perlu melapor ke pimpinan. Kematangan role-taking membuat Satpam mampu merajut kedekatan emosional, sehingga peserta didik sungguh-sungguh merasa terlindungi alih-alih sekadar dijaga secara fisik. Nilai-nilai keislaman yayasan pun terbukti meresap dalam cara Satpam menunaikan kedua dimensi peran itu pada keseharian mereka.
Etos Kerja dan Tantangan Professional Generasi Z: Studi Kualitatif pada Pegawai Kafe di Jember Dewi Masitah Suyono; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 3 No 3 (2026): (July) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/htsddz60

Abstract

Generasi Z kini mendominasi tenaga kerja sektor kafe di kota-kota menengah hingga kota kota besar di Indonesia, namun etosa kerja dan tantangan profesional yang mereka alami secara nyata belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuketos kerja dan mengidentifikasikan tantangan profesional yang dihadapi pegawai dari Generassi Z di lingkungan kerja kafe. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain tunggal di salah satu kafe di Jember, di mana peneliti berposisi sebagai insider researcher yaitu pegawai aktif dan sekaligus menjadi peneliti. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama tiga minggu dan wawancara semi-terstruktur dengan sembilan informan pegawai Generasi Z berusia 20-28 tahun. Kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga bentuk etos kerja yang dominan, yaitu kerja yang bermakna dan kondisional, responsivitas tinggi dalam situasi krisis, serta disiplin selektif terhadap aturan kerja. Selain itu, ditemukan tiga bentuk tantangan profesional utama, yaitu emotional labor dan kelelahan kumulatif, konflik nilai antar generasi, serta ketidakproporsionalan antara beban kerja dan kompensasi. Temuan ini menunjukkan bahwa etos kerja Generasi Z bersifat kontekstual bukan lemah secara inheren, melainkan sangat dipengaruhi oleh ada atau tidaknya makna, pengakuan, dan otonomi dalam pekerjaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen kafe dalam mengelola pegawai Generasi Z secara lebih adaptif dan kontekstual.
Co-Authors Abdul Malik Ibrahim Abzan Laebe Ade Octiva Aldiyanti Adi Nugroho Susanto Putro Aditya Dharma Adni Dayanti Afnike E. Goha Afriendi Sikumbang Afrinal Afrinal Afrinal, Afrinal Afriono Tagaku Afriono Tagaku agustin, riska Ahmad Fauzi Ahmad Naufal Ahyar, Roziqul Aisyah Rangkuti Aksal Jaya Putra Aloysius, Elis Alprince T. Kadamehang Amry Nur Rakhman Ana Kuswanti Andale, Anjelita Andi Nursinah Andika Andira Andri Andri Anggie Regina Wehantow Anggita Roro Indah Larasati Anggreiny Tampongangoy Anggreiny Tampongangoy Anggreiny Tampongangoy Anisa Dinda Pratiwi Anjelita Andale Anjelita Andale Anjelita Andale Ansela Riantung Ansyu, Sudirman Apada, A. Magfira Satya Apada, Magfira Satya Aprilia M.R Sumolang Arief Yanto Rukmana Arik Hendra Ilata Asep Rahman Asparudin, Asparudin Asrianti Liku Padang Awuy, Lenny Wunoy Elisabeth Ayeni Mulya Saputra Ayu Ngurah Quintina Asthiti Azwar Ananda Bagit, Vidya Basrial Zuhri Burmias, Hana Indriani Cecep Septiyansah Chelse V. Muyu Cherly Wereh, Agustien Cikita A.V Tokio Criezta Korlefura Cyhintia Panggabean Cynthia Maria Siwi CYNTHIA PETRA HAUMAHU Daeli, Celian Juni Warni Damar, Hanrice Agustina Dani Ramdani, Dani Daniel D.V. Manikome Daniel Manikome Dewa Alfarizi Ananda Dewa Bagus Sanjaya Dewi Masitah Suyono Dhona Nazula Diah Ayu Wulandari Dini Pramistita Dwi Agustina Dwi Kesuma Sari Eka Asih Febriani Elisabet Sianturi Elparianti Elparianti Enjeli Yuliana Lumaing Erianjoni Erianjoni Erning Ertami Anton Eunice Dwi Evania Fadilla, Yasmin Febiyana Widya Antika Febriyani, Rosifa Feibe Engeline Pijoh Felia Siska Fernandes Fernandes Fernando P.A. Runtuwene Firdaus Firdaus Fitri Eriyanti Fitri Herawati Mamonto Frans Sudirjo Fransiska Mangar Frenki Batas Frenki Kevin Arnol Batas Gabriela C. Timporok Ganang Ramdhani Gea, Melvin Hariyanti Ginarti Ulfa Guratji, Sestia Hadad, Mufida hamdi gugule Hamsah Hamsah Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Hana I Burmias Handaru, Calista Devi Hanrice Agustina Damar Hardinata, Danil Harly Rumagit Helmyani A. S. Tangdialla Hendrasari Rawung Hendri Sulistyawan Hengkeng, Nelson Henry Noch Lumenta Herman Philips Dolonseda Hermanto Manggo Heriyanto Hutapea, Yeni Tria Imaroh, Imaroh Imelda Aisyah Apriliani Indra Ambar Setianingsih Irma Anantha Irwan Irwan Iskandar, Andi Cempana Sari Isye Junita Melo Iwan Bagus Prasetyo Jamaris Jamaris Janeman Jehezkiel Lanawang Jeane Mantiri Jenie Posumah Jessica Syalomita Moningka Joupy G Z Mambu Juanito Bagit Kaksim Kalalo, Griszelda E. Kalangie, Tresia Cornella Kares, Martina C. Kartini, Ni Wayan Katili, Suparni Kevin Hermanto Tupamahu Khairul Anwar Kolang, Leonita Korah, Yossi Christian Korompis, Manuel Vidi Krisna G. A. Aling Aling Kristianto Menjang Kukuh Wilujeng Selviana Kumajas, Merry Kumajas, Merry Lenda Kurnia Sengkey Lanawaang, Janeman Jehezkiel Lande, Veny Rante Lantang, Rofie Lase, Karnius Leonita Kolang Liberto, Oge Lolita Manurung Lumaing, Engeli Yuliana Lusiana, Alisah Belgis M. Wahab Khasbulloh Manikome, Daniel Manoppo, Galatia Marskin Manuel E. Korompis Manuel Vidi Korompis Manurung, Lolita Mardiati Etika Puteri Margaretha A. Polla Maria Goretti Meity Polii Marleni Marleni Marsa, Yummy Jumiati Marskin Manoppo Martina Carolina Kares Marven A. Kasenda maryam lamadirisi Maryam Lamadirisi Mawardi, Tarisa Dwi Fitria Sukma Maya Fera Farnanda Medina, Soraya Meffi Andrina Mangangantung Meffi Andrina Mangangantung Meffi Andrina Mangangantung Meike Imbar meiske lasut Meiske Lasut Melvin Hariyanti Gea Merry Lenda Kumajas Mesak Uti Miftahul Jannah Miftahul Jannah Mochamad Rendhy Ferdianshah Mochamad Suryadharma Mokoagow, Ria Risnawaty Mongdong, Novita Mononege, Nonsi Muammar Afif Al Qusaeri Mudjiran Mufida Hadad Muhamad Fajar Hidayat Muhamad Fisal Fauzi Muhammad Faisal Muhammad Fajar Hidayat Muhammad Fajar Hidayat Muhammad Fajar Hidayat, Muhammad Fajar Muhammad Ilham Muhammad Nur Fadhilah Muntu, Aurekeren Muslimin B Muslimin B, Muslimin B Musta’an Musta’an Muthi’atul Khasanah MW Lasut, Meiske Nabila Tafa Artha Mayfea Nadeak, Diana Nadifah Nurfalah Nadila Praisy Tuuk Nashaihul Honey Herawati Nasirun, Indrasatya Octavianus Natasha Indah Putri Sumahaf Natasha Indah Putri Sumahaf Natasha Putri Indah Sumahaf Neviyarni , Neviyarni Neviyarni, Neviyarni Neysa Mutia Gracetrine Ngumarno . Ngumarno, Jayus Ni Ketut Sri Ayuni Ni Made Sariayuni Ni Wayan Kartini Nihe, Amelia Nila Sari Nining Rahmawati Nisyalom Legoh Nonis Nonis Nonis, Nonis Novita Mongdong Nuraiman, Nuraiman Nurlela, Andi Nurul Hidayat Nurul Hidayat Obed Bida Ofzyah Suliono Okti Indriyana Oktria Veni Olvinia A. C Podung Olvinia A. C Podung Palempung, Leidy Wendy Pattisamallo, Novita Paulus Robert Tuerah Pebriyanti Peni Pelawi, Yessarilla Br Pertiwi, Meizi Podung, Olvinia Andreyna Carmenita Pontoh, Leydi F. Pramesti , Widya pramesti, widya Prasetiawan Prasetiawan Preseisilya Selly Palimbong Puteri Dewi Sari Pinem Putri Christina Mariam Pareda Putri Elizabeth Putri, Mardiati Etika Rahayu Rahayu Rahmat Nur Raintung, Ansela Ramdani , Dani Ramona Paputungan Rauf, Rose Amnah Abd Reine Anseline Surupati Reki Saputra Repi, Fransisca Resti Ta’bi Bulaan Rey, Sutrika Reynold Simandjuntak Reynold Simanjuntak Riantung, Ansela Ricky Suzano Ricky Workala Rico Rahmad Riko Mersandro Permana Rindyani Soleha Rio Risjal Sandag Risa Bernadip Umar Risal Risal Rissanti Kantale Ritawati Ritawati Rizqi Lola Olivia Roof Pajow Roos M. S. Tuerah Runtuwene, Fernando Pretito Arnold Rus Yandi Ruth Sriana Umbase Saeful Hidayat Sakir, Muh. Sakti, Mohammad Alif Salem, Veronike E. T Salem, Veronike E.T Sam J.R Saroinsong Sandi Adis Dien Sangputri Sidik Santie, Yoseph Daniel Ari Saputra, Yofi Sara Djontar Sariana Landaiyo Satria A , Muh. Luqman Satria A, Muh. Luqman Seltia Marta Wangkanusa Seltia Wangkanusa Seltia Wangkanusa Senden Sakka Setiyaningsih, Sekar Ayu Shelty D. M. Sumual Sidayang, Stience Silaban, Dorna L. Simanjuntak, Reynold Sintia Kumolontang Siska Mangar Siska Mangar Siti Fathimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Nurjanah Situmorang, Mhd Pitua Sofiatun Wasi’ah Sopian Tamrin Stince Sidayang Sudirman Muhammadiyah Sufitriyono, Sufitriyono Sufyarma, Sufyarma Sukamal Eduwarman Waruwu Sukini, Sukini Sukma, Satria Aji Sumaa, Nur Afny Sumahaf, Natasha Putri Indah Sumakul, Yulyke Eklesia Sumolang, Aprilia M.R Sunarni Sunarni Susanto Susanto Susi Apriana Syahrial Rachim Lubis Syarifuddin , Didin Tagaku, Afriono Talita S. Lonan Tama, Syafreni Putri Tamara Anggely Romauli Agustina Siregar Tampi, Isabella Julisty Tanase, Tasente Tanaya, Anang Mulya Tanjung, Tuti Alawiyah Taroreh, Olvian Tasya Julia Tumbelaka Tasya M. Tambuwun Telaumbanua, Rio Ardika Theodorus Pangalila Titin Kuntum Mandalawati Triana W Kaempe Trias Febriyanti Triven Simbar Triven Simbar Tupamahu, Maria K. Ulfa Wulandari Utomo, Andri Wahyu Valenrianus Kasem Kasem Vanesa Rachel Antou Veni, Oktria Veron Gilbert Walintukan Veron Gilbert Walintukan Veronike E.T Salem Vidi E. Korompis Vidya Bagit Wahyu Ardiansyah Waldi, Atri Waldi, Atri Wangi, Badriah Wangkanusa, Seltia Wanti Rebekka Nainggolan WAODE SANTA MONICA Wasri, Wasri Wereh, Agustien Cherly Wibi - Wijaya Wulan Sari Y.D.A. Santie Yeni Tria Andriany Hutapea Yenni Melia Yesika Pangkey Yesika Pangkey Yesika Pangkey Yesika Sapira BR Sembiring Yoan Barbara Runtunuwu Yolanda Mona Salainti Yoseph Daniel Arie Santie YULIAN HERMANUS WENNO Yulyke Eklesia Sumakul Zefal Mohammad Zhafran Alfani Suhada Zidan Dondo Zusmelia Zusmelia Zuwanda, Rifka