p-Index From 2021 - 2026
11.909
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen International Journal of Science and Engineering (IJSE) Agrointek Pendidikan Geografi JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jurnal Akuntansi dan Pajak Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pelita PAUD JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Maspul Journal of Community Empowerment Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jutsi: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Journal of Applied Nursing and Health Center of Knowledge Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Fish Scientiae : Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Kelautan Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Abdi Masyarakat Humanis Jurnal Kajian Ilmu Manajamen Istoria : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Jurnal Pembangunan Perikanan dan Agribisnis Jurnal Riset Mahasiswa Matematika Ilmu Perikanan Tropis Nusantara DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Agroindustri Pangan Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Journal of Fisheries and Marine Applied Science Lunggi Journal Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Medika Veterinaria Jurnal Perikanan Journal Studies in Indonesian Language and Literature Fatih: Journal of Contemporary Research Mesada: Journal of Innovative Research Jurnal Pelita PAUD J-CEKI Elementary Education Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Kebijakan Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Literatur Rahayu, Sri; Juliani, Juliani; Miana, Rosa; Syaputra, Andi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/sjwa1p42

Abstract

Pengembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia merupakan aspek strategis dalam menjawab dinamika sosial, tuntutan globalisasi, serta kebutuhan peningkatan mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur yang membahas kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia, baik dari perspektif regulasi, manajemen kelembagaan, maupun implementasinya di lapangan. Metode yang kami gunakan yaitu kajian literatur terhadap sebuah naskah, publikasi ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta berkas kebijakan terkait pendidikan Islam. Berdasakan analisis data, dapat diketahui kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama dalam penguatan legalitas, integrasi kurikulum, dan peningkatan tata kelola lembaga. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah tantangan, seperti ketimpangan kualitas antar lembaga, keterbatasan sumber daya manusia, serta inkonsistensi implementasi kebijakan di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kelembagaan agar pendidikan Islam mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan pendidikan nasional. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi akademik rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan arah pengembangan kelembagaan pendidikan keIslaman di negara Indonesia.
Evaluasi Kebijakan SDM Madrasah dalam Mendukung Standar Akreditasi Pendidikan Islam Dwi Khairunisapril; Juliani, Juliani; Wahyu, Mhd; Fiqri, Muhammad Alif; Indrianti, Nova
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/dxqn6t41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan sumber daya manusia (SDM) madrasah dalam mendukung standar akreditasi pendidikan Islam. Fokus penelitian mencakup analisis peran kebijakan pemerintah, strategi pengembangan kompetensi guru, evaluasi kinerja SDM, serta identifikasi tantangan dan kendala implementasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui identifikasi, telaah, dan sintesis literatur yang relevan, termasuk buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan artikel terkait. Analisis dilakukan untuk menilai kesesuaian kebijakan SDM madrasah dengan standar akreditasi, khususnya terkait kompetensi guru, manajemen personalia, dan program pengembangan profesional. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memiliki peranan strategis melalui penetapan standar kompetensi guru, program pelatihan, sertifikasi, dan pembinaan profesional berkelanjutan, yang meningkatkan kualitas pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial guru. Strategi pengembangan kompetensi melalui pelatihan rutin, workshop, mentoring, serta evaluasi internal terbukti efektif mendorong guru mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, sehingga program pengembangan dapat lebih tepat sasaran. Evaluasi kinerja SDM madrasah yang berkelanjutan menjadi instrumen penting untuk mendukung pencapaian standar akreditasi, sekaligus meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran, distribusi guru yang tidak merata, dan beban kerja yang tinggi, kolaborasi antar madrasah, strategi pelatihan adaptif, dan pemanfaatan sumber daya lokal memungkinkan pengembangan SDM tetap optimal. Kesimpulannya, pengelolaan kebijakan SDM, pengembangan kompetensi guru, dan evaluasi kinerja yang efektif merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah secara berkelanjutan serta mendukung pencapaian standar akreditasi pendidikan Islam secara konsisten.
Peran Akreditasi Madrasah Sebagai Instrumen Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Anisya, Ananda Indri; Juliani, Juliani; Nabilla, Bella; Pandini, Septia; Safitri, Sulistia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/ah340q73

Abstract

Akreditasi madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai ujung tombak mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akreditasi menjadi instrumen pengembangan profesional bagi guru dan tenaga kependidikan, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis literatur, jurnal ilmiah, buku,dan dokumen resmi terkait akreditasi madrasah, pengembangan kompetensi guru, dan manajemen tenaga kependidikan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai mekanisme akreditasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong guru meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, dan sosial melalui refleksi diri, inovasi metode dan media pembelajaran, serta keterlibatan dalam kegiatan pengembangan profesional seperti workshop, seminar,dan pelatihan. Selain itu, akreditasi menuntut peningkatan kualitas dokumentasi pembelajaran sehingga guru bekerja lebih sistematis dan akuntabel. Tenaga kependidikan juga memperoleh manfaat signifikan berupa peningkatan keterampilan administrasi, manajerial, teknis, pemahaman regulasi pendidikan, serta kemampuan koordinasi dan komunikasi. Sinergi antara guru dan tenaga kependidikan dalam proses akreditasi membangun budaya kerja kolaboratif, adaptif, dan berorientasi mutu, sementara dukungan pimpinan madrasah yang visioner semakin memperkuat efektivitas proses ini. Dengan demikian, akreditasi berfungsi tidak hanyasebagai alat penilaian formal, tetapi juga sebagai instrumen pembelajaran bersama yang meningkatkan kompetensi individu dan kualitas madrasah secara menyeluruh.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Konteks Multikulturalisme Indonesia Jariyah, Jariyah; Juliani, Juliani; Lylyana, Ade; Andini, Dwi; Sembiring, Lisa Seprina Br.
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/w4w9vf36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan tantangan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia dalam menanggapi realitas multikulturalnya. Indonesia adalah negara dengan keragaman etnis dan agama yang tinggi, sehingga membutuhkan kebijakan pendidikan yang tidak hanya mempromosikan identitas agama tetapi juga memperkuat toleransi, inklusi, dan persatuan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap regulasi dan praktik pendidikan Islam, dari kurikulum hingga administrasi lembaga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam, khususnya melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), menghadapi dilema antara menjaga otentisitas ajaran Islam dan kebutuhan untuk menyelaraskan nilai-nilai multikultural. Penelitian ini merekomendasikan reorientasi kebijakan, menekankan pentingnya pendekatan Islam moderat (wasatiyyah Islam), integrasi nilai-nilai kebangsaan ke dalam kurikulum, serta penguatan kompetensi guru untuk mengajarkan keragaman sebagai kekayaan, bukan sebagai ancaman. Implementasi kebijakan yang inklusif ini sangat krusial untuk memastikan bahwa pendidikan Islam berkontribusi pada pembangunan masyarakat Indonesia yang harmonis dan beradab.
Kebijakan Pengembangan Kompetensi Guru Madrasah Mahdiyyah, Aura; Juliani, Juliani; Arsi, Nurul; Nazlia, Nia; Sitepu, Rama Dhania Br.
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/btxs0k65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengembangan kompetensi guru madrasah, mengevaluasi implementasinya, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Metode penelitian menggunakan studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber tertulis, termasuk jurnal ilmiah, buku, laporan kebijakan, dan dokumen resmi pemerintah terkait pendidikan Islam. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif untuk memahami hubungan antara kebijakan pemerintah dan peningkatan kompetensi guru, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memegang peran strategis dalam pengembangan kompetensi guru madrasah, berfungsi sebagai pedoman formal, motivator, pemberi legitimasi, dan penentu standar evaluasi kompetensi. Implementasi program di tingkat madrasah, seperti pelatihan internal, mentoring, workshop, dan kolaborasi antar-guru, lebih efektif bila disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter guru. Faktor pendukung meliputi motivasi intrinsik guru, dukungan kepala madrasah, budaya inovatif, serta fasilitas dan teknologi pendidikan yang memadai. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, akses pelatihan, dan budaya tradisional yang kaku. Dampak pengembangan kompetensi terlihat pada peningkatan kemampuan pedagogik, profesionalisme, motivasi, dan etos kerja guru, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi peserta didik. Kesimpulannya, pengembangan kompetensi guru madrasah yang terstruktur dan multidimensional mampu membentuk guru profesional, inovatif, serta berkarakter, sehingga berkontribusi pada pendidikan Islam yang berkualitas, relevan, dan berkelanjutan.
Optimalisasi Peran Kepala Madrasah dalam Kebijakan SDM dan Akreditasi Mutu Alrandy, Veryna Zahra; Juliani, Juliani; Balqis, Salsabila; Prabudi, Muhammad Ikhsan; Andrianti, Meisya Fatiha
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/a8xv7m63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran kepala madrasah dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan akreditasi mutu. Kepala madrasah memegang peran strategis sebagai pengelola administratif sekaligus pemimpin visioner yang menentukan kualitas pendidikan, kompetensi guru, dan prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan pengumpulan data dari buku, jurnal, artikel, laporan penelitian, dokumen kebijakan, dan peraturan terkait. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui identifikasi, klasifikasi, dan sintesis informasi dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran sentral dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan SDM. Kepala madrasah yang efektif mampu menyesuaikan penempatan guru sesuai kompetensi, mendorong pengembangan profesional melalui pelatihan dan workshop, serta membangun komunikasi yang terbuka untuk menciptakan iklim kerja positif. Selain itu, kepala madrasah berperan penting dalam proses akreditasi, mulai dari pemahaman standar BAN-M, koordinasi tim akreditasi internal, hingga pembinaan guru dan staf agar siap menghadapi evaluasi eksternal. Optimalisasi peran ini dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kompetensi kepemimpinan, dukungan staf, budaya kerja profesional, serta pemanfaatan teknologi informasi. Hambatan yang ditemui meliputi keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, birokrasi, dan dinamika regulasi akreditasi. Kesimpulannya, kepala madrasah yang mampu mengelola faktor-faktor tersebut secara kolaboratif, adaptif, dan inovatif dapat meningkatkan efektivitas kebijakan SDM, kesiapan akreditasi, dan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Kebijakan SDM Madrasah: Tantangan dan Peluang dalam Era Digitalisasi Pendidikan Islam Sari, Dea Puspita; Juliani, Juliani; Septiawan, Dio; Fahlevi, Fiqi; Hidayat, Khairul
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/hg50c097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan sumber daya manusia (SDM) madrasah dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang digitalisasi pendidikan Islam. Transformasi digital menuntut madrasah untuk memiliki tenaga pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik dan religius, tetapi juga memiliki literasi digital serta kemampuan pedagogik modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dokumen kebijakan pemerintah, serta publikasi terkait manajemen SDM dan digitalisasi pendidikan Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui proses pengumpulan, seleksi, pengelompokan, dan sintesis informasi guna memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan rekrutmen dan pengembangan SDM madrasah berbasis kompetensi profesional dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Pengembangan profesional berkelanjutan melalui pelatihan digital, pemanfaatan Learning Management System, dan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi mampu meningkatkan adaptasi, kreativitas, serta keterlibatan guru dan peserta didik. Namun demikian, implementasi digitalisasi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan literasi digital antar guru, serta resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran. Di sisi lain, digitalisasi membuka peluang besar melalui akses sumber belajar digital, kolaborasi profesional, dan penerapan model pembelajaran inovatif seperti blended learning dan flipped classroom. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan SDM madrasah yang strategis, terintegrasi, dan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam mewujudkan pendidikan Islam yang adaptif, profesional, dan berkualitas di era digital.
Akreditasi Madrasah Sebagai Upaya Sistematis Peningkatan Profesionalisme Guru Annur Muharridha; Mulia, Kanaya Maisa; Ritonga, Muhammad Abdi Fadillah; Selvira, Siti; Juliani, Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/me58mw40

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan instrumen penjaminan mutu pendidikan yang berfungsi menilai kelayakan dan kinerja satuan pendidikan secara komprehensif. Proses akreditasi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi kelembagaan, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan profesionalisme guru sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran akreditasi madrasah sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan profesionalisme guru. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap berbagai sumber relevan berupa regulasi pemerintah, laporan akreditasi, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian melalui tuntutan standar nasional pendidikan. Akreditasi juga berfungsi sebagai mekanisme evaluasi berkelanjutan yang memacu budaya mutu dan akuntabilitas di lingkungan madrasah. Dengan demikian, akreditasi madrasah memiliki peran strategis dalam penguatan profesionalisme guru secara berkelanjutan dan sistematis.
Kebijakan SDM Madrasah: Model Integratif untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam Rizki, Isfah Nurhadillah; Juliani, Juliani; Fitri, Aisyah Akhmalia; Zahrah, Atiqah; Ginting, Kliven Brema
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wv8ej678

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif dan berorientasi nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan SDM madrasah melalui pendekatan model integratif sebagai strategi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan pengelolaan SDM madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan SDM madrasah yang berbasis model integratif menekankan keterpaduan antara visi pendidikan Islam, kebijakan rekrutmen dan penempatan, pengembangan profesional dan spiritual, sistem evaluasi kinerja yang komprehensif, serta penguatan budaya kerja Islami. Kebijakan SDM yang terintegrasi tidak hanya berfungsi sebagai instrumen manajerial, tetapi juga sebagai kerangka strategis yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip manajemen modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model integratif dalam kebijakan SDM berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan Islam, baik pada aspek akademik maupun pembentukan karakter peserta didik. Selain itu, model ini mendorong terciptanya SDM madrasah yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan memiliki komitmen moral yang kuat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan SDM madrasah berbasis model integratif merupakan pendekatan yang efektif, relevan, dan kontekstual dalam mewujudkan madrasah yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan tanpa kehilangan identitas keislamannya.
Kebijakan Pendidikan Islam dalam Menghadapi Generasi Z Harahap, Khairunnisa; Juliani, Juliani; Yolanda, Nadilla; Hasibuan, Nurul Husna; Sabariani, Sabariani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/zzc0xq43

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan di era digital, mulai dari kebijakan, pelaksanaan, hingga adaptasi terhadap karakteristik generasi baru. Pendidikan Islam tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga berfokus pada pembentukan moral dan akhlak yang selaras dengan perkembangan zaman melalui perpaduan kurikulum agama dan umum. Keberhasilan kebijakan ini sangat ditentukan oleh penerapan yang sistematis, kepemimpinan yang konsisten, alokasi sumber daya yang memadai, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Di sisi lain, hadirnya generasi Z dan kemajuan teknologi menuntut sistem pendidikan bertransformasi menjadi lebih inklusif, kolaboratif, dan berbasis digital untuk menjembatani kesenjangan akses. Pendidikan modern kini juga menekankan kesadaran global dan partisipasi sosial, dengan tujuan membentuk individu yang peka terhadap isu kemanusiaan lintas negara. Selain itu, kemampuan belajar mandiri menjadi kompetensi penting agar individu mampu beradaptasi secara fleksibel dan berkelanjutan di tengah derasnya arus informasi. Secara keseluruhan, perpaduan antara nilai spiritual, keterampilan teknologi, dan tanggung jawab sosial menjadi faktor utama dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, relevan, dan siap menghadapi tantangan masa depan,
Co-Authors Abdul Gani Abdussakir Abdussakir Adharina Dian Pertiwi Aditya Irawan Aditya, Muhammad Zulthan Afrilia, Bunga Agustin, Dewi Agustina, Mogi Ahadin Ahadin Ahmad Bukhori, Ahmad AK, M Daud Akbar, Arif Al Fadillah, Akbar Aldini, Dinda Almadi, Ismail Fahmy Alrandy, Veryna Zahra Amadi, Jam’an Amalia, Rina Puspita Amelia, Sella Ananda, Nur Huda Andi Dea Aprilliyani Andi Fatimah Yunus Andi Kasrida Dahlan, Andi Kasrida Andini, Andini Andini, Dwi Andini, Jenita Andria, Dedi Andrian Nur Pratama Andrianti, Meisya Fatiha Anisya, Ananda Indri Anjani, Ega Annur Muharridha ANTONI, JUFRI Ardana, M. Wahyu Rizki Ardiansyah, Isma Arfinal, M. Arida, Nur Syifa Arini, Putri Nadia Mahar Ariska, Imelda Arsi, Nurul Asiska, Viola Asrizal Asti, Binasti Aswati Asri, Aswati Audita Nuvriasari Aulia, Dinda Azizah, Jihan Fira Azman Saputra Azzahra, Divia Raihana Azzubair, M. Bachtiar Efendi, Bachtiar Baehaqi Balqis, Khairani Balqis, Salsabila Bambang Indratno Gunawan Bilqis, Lufti Cahyani, Sindy Caramoy, Salzabela Ushabina Charisma, Bella Cia, Dara Putri Daniel Daniel Darmasetiadi, Doni Daud AK, M Dedi Safriyawan Dedi Sahputra Napitupulu, Dedi Sahputra Dewi Kusuma Wardani Dewi Yunita Dewi, Farlentia Era Dewi, Shelvi Triana Dian Wahyu Putri Bintang Dilla, Isnda Ya Dirmayanti, Dirmayanti Dores, Endri Dwi Ayu, Chairani Dwi Khairunisapril dwi larasati Eko Sugiharto El Husna, Nida Elfarisyah, Diwani Elly Purnamasari Elly Purnamasari Elsje Theodora Maasawet Elwardi Hasibuan, Elwardi Endriani, Ani Erimawahti, Erimawahti Erwiantono Eva Agustina, Eva Evawati Alisah Fadhilah, Najla Fadillah, Hendry Noer Fahlevi, Fiqi Fajrillah, Fajrillah Fauzi Ahmad Muda Fauziah, Dewy Fiqri, Muhammad Alif Firdaus, Rizki Amsyarul Firmansyah, Ade Rizwan Fitri, Aida Fitri, Aisyah Akhmalia Fitri, Fatiyyah Fitriana, Ika Sari Fitriyana Fitriyana Fitriyana, Fitriyana Ginting, Andika Hagia Ginting, Calvin Apriando Ginting, Kliven Brema Gunawan Gunawan Gusti Haqiqiansyah Gusti Randy Pratama Haq, Nazwa Fathiyatul Haqiqiansyah , Gusti Harahap, Khairunnisa Hartati, Annisa Suge Harun Sitompul Hasan, Junaidi Hasbi Sjamsir Hasibuan, Nurul Husna Hasruddin Hasyim, Shamir Helminuddin, Helminuddin Hendrieco Dwintara Teguh Pramuda Henny - Pagoray Henny Pagoray, Henny HENRIECO DWINTARA TEGUH PRAMUDA Herawan, Bagas Heriyanto Heriyanto Hernando, Yose Heru Susilo Heryanto, Fadhil Hidayat, Khairul Hutabarat, Husnida Putriyana Ihsan, Farraz Aulia Indriani Indriani Indrianti, Nova Intani, Nazwa Iramanto, Iramanto Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Iwan - Suyatna Izzati, Fatin Izzati, Salsabila Jannah, Annisa Raudhatul Jariyah Jariyah jeklin Jemly - Julaiha, Julaiha Jundullah, Jundullah Khoir, Fikri Farhanul Kholid, Syahrul Kiking Ritarwan Komsanah Sukarti Kristiana kristiana Kurnia, Indah Kuslaina, Amanda Lase, Uriani Lestari, Anisa Dwi Lestari, Ayu Nisa Liza, Sutia Nur Aulia Lubis, Lintang Alifia Lubis, Mhd Aslam Fikri Lubis, Nida Khafia Lugito, Seno Lylyana, Ade M Daud AK MA, Durroh Mahdi Abrar Mahdiyyah, Aura Marsela, Eva Marta T, Yoga Masrianto Masrianto Maulana, Ihsan Maulidar, Muhammad Fauzi Mawaddah Warahmah May Handri Mendriani, Putri Miana, Rosa Minasari Nasution Mirfan Mohammad Alif Syahrizan Muhammad Aldi, Muhammad Muhammad Rasyid Ridha Mulia, Kanaya Maisa Mursal Aziz Nabila Halim Nasution Nabila, Pingkan Nabilah, Nada Nabilla, Bella Nadia Nadia Naeklan Simbolon Najamuddin, Andi Nani Suryani Nasution, Nabila Azura naz'aina, naz'aina Nazlia, Nia Nelvani, Fina Nindiati, Dina Sri Ningsih, Etik Sulistiowati Ningsih, Sri Wahyuni Karunia Nofitri, Rika Novendri Putra Nst, Maharani Zahra Nst, Suri Susanti Nugraha, Deska Dwi Nur Afni Yunita Nur Ahyani Nur, Mudia Hawa Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati Nurhayati Nurjannah, Hafidzah Nurma, Nurma Nurul Jannah Oktafiati, Nur Afni Oktafira, Mimi Oktawati, Nurul Ovia Oktawati, Nurul Ovia Oon Darmansyah Otang Kurniaman Pandini, Septia Poppy, Poppy Potton, Zainal Prabudi, Muhammad Ikhsan Prayogo, Ego Purnamawati Purnamawati Puspita, Dhea Puja Putra, William Radika Nurfatiha Rahma, Putri Aulia Rahmawati, Pitri Ramadhan, Dian Dana Ramahdani, Rian Randika, Zul Asman Ratih, Indah Sri Reski Amalia Putri Ridwan, Ridwan Ritonga, Muhammad Abdi Fadillah Riza, Sarah Rizki, Isfah Nurhadillah Rizky Fatya Amanda Rohimah, Iyar Rumanda, Siti Ardianti Saad, Aldini Safitri Sabariani, Sabariani Safira, Rifa Safitri, Sulistia Sahpitri, Silvi Sahyan, Sahyan Said Abdusysyahid Saiful Akhyar Lubis Salianto Salianto, Salianto Salsabilla, Yulia Rama Sari, Dea Puspita Sari, Hesti Indah Sari, Pitria Nopita Sari, Reni Purnama Sari, Selpi Trianda Sari, Ulpa Satriadi, Satriadi Sa’dan, Muhammad Afiv Selvira, Siti Sembiring, Lisa Seprina Br. Sembiring, Tiara Melysa Br Septiawan, Dio Shopal, Odi Siddik, Ananda Sinta, Rana Sintia, Sintia Siregar, Nazwa Azzahra Sitepu, Egianisa Br Sitepu, Rama Dhania Br. Siti Kholipah Siti Rahayu SITI SETIAWATI Sitianingsih, Ayu Sitti Umrah, Andi Sri Devi, Sri SRI RAHAYU Sri, Retnaning Subhan Ilham Thareq Subhan, Nurul Azima Sugito - Supriyanti, Dina Surbakti, Pranata Seju Suriana Suriana Suriyana Suriyana Susanti, Efi Suseno, Agus Endrianto Syabila, Yohana Syahada, Dinda Syahfitri, Fadhillah Syahfitri, Nurmala Syahpitri, Ramanda Syahrin, Rizky Alfi Syam, Verawati Syaputra, Andi Syarif, Shamir Hasyim Titiek Puji Astuti Tri Umaya Sari Tuti Rostianti Maulani Ulfah, Zakiah Umrati, Umrati Utami, Syifa Nurul Valevi, Reza Wahab, Hadi Syaukani Wahyu, Mhd Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Wanda Lestari Waqqosh, Abi Widya Prari Keslan Widya, Windy Winarningsih, Rahayu Arum Wiransyah, Wiransyah Wulandari Yansyah, Erik Aldi Yanti, Ayu Safrida Yeni Erita Yetty, Milfa Yolanda Pratami, Yolanda Yolanda, Nadilla Yudistira, Syah Dimas Yunda Hasbi Pratama Yuni Sari, Sentika Yuniar Andi Astuti Yusra, Muhammad Zahfa, Faiz Zahrah, Atiqah Zahrani, Bintang Zakaria, Radhiah ZARINA