p-Index From 2021 - 2026
16.199
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pepadu
Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI PEMANFAATAN KOLANG-KALING DESA GELANGSAR MENJADI KERUPUK BERNILAI JUAL TINGGI Jurnal Pepadu; Nur Nabillah Putri Suciati; Muhammad Adrian Maulana; Vina Alfi Royani; Maya Yusnevia; Ria Putri Ramdhani; Rudi Azhari; Nur Azizah; Rofiq Notonegoro; Ayuk Ovi Yanti; Rahmi Dwi Yuliatna; Hiden Hiden
Jurnal Pepadu Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i4.2462

Abstract

Aren atau Enau (Arenga pinnata Merr.) adalah salah satu jenis tumbuhan palma yang serbaguna karena memproduksi buah, nira, dan pati atau tepung di dalam batang. Sebagian besar hasil produk dari pohon aren yang dipasarkan adalah gula merah yang berasal dari air nira. Masih sangat sedikit produk olahan yang berasal dari buah aren atau yang kita kenal sebagai kolang-kaling. Hal ini karena masyarakat belum memiliki pengetahuan dan inovasi untuk mengolah aren tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatan pengetahuan dan inovasi masyarakat pada pengolahan buah aren sebagai potensi kekayaan dan potensi alam di Desa Gelangsar. Inovasi yang dilakukan pada buah kolang-kaling adalah menjadikannya sebagai kerupuk dengan berbagai varian rasa. Metode pelaksanaannya adalah dengan eksperimen, sosialisasi, pendampingan langsung dan mengajarkan bagaimana memasarkan. Lima 5 (lima) tahap kegiatan pembuatan kerupuk kolang-kaling ini. Lima kegiatan tersebut adalah percobaan pembuatan kerupuk kolang-kaling, sosialisasi produk hasil eksperimen, pelatihan pembuatan kerupuk kolang-kaling kepada masyarakat, produksi kerupuk kolang-kaling dan cara pemasaran. Pelatihan diikuti oleh 30 orang sebagai perwakilan dari 6 Dusun se- desa Gelangsar. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah produk kerupuk kolang-kaling berbagai varian rasa, leaflet, buku resep, video serta pengetahuan masyarakat Desa Gelangsar tentang bagaimana cara mengolah kolang-kaling menjadi kerupuk serta bagaimana cara memasarkan dan mempromosikan baik luring maupun online. Setelah pelaksanaan pelatihan tersebut, 100% ibu-ibu peserta telah mampu memproduksi kerupuk kolang-kaling dan saat ini telah ada yang menekuni pembuatan kerupuk tersebut. Dengan demikian, Kelompok KKN Tematik UNRAM Desa Gelangsar 2022 telah berhasil meningkatkan perspektif ekonomi di Desa Gelangsar.
PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MELALUI PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DUSUN WANASARI KOTA MATARAM Jurnal Pepadu; Luh Citra Arisanthi; Nadya Arianita Turisia; Candra Eka Puspitasari
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2463

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga merupakan perilaku yang dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan dalam rumah tangga. PHBS tatanan rumah tangga memiliki menjadi 10 indikator utama yang wajib dilaksanakan. Kelurahan Pagesangan Barat belum sepenuhnya menerapkan PHBS sehingga masih direncanakan program kerja penyuluhan PHBS. Tujuan penyuluhan adalah untuk mengetahui gambaran indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga di Dusun Wanasari. Metode yang dilaksanakan yaitu observasi, penyebaran kuesioner, dan penyuluhan PHBS tatanan rumah tangga kepada masyarakat Dusun Wanasari. Hasil pengisian kuesioner PHBS adalah persalinan oleh Nakes (80%); ASI eksklusif (80%); menimbang balita tiap bulan (90,9); tidak merokok di dalam rumah (72,7%); aktivitas fisik seperti olahraga dilakukan setiap hari 30 menit (36,4%); konsumsi sayur dan buah (68,2%); menggunakan jamban (86,4%); sumber air bersih (100%); cuci tangan pakai sabun 95,5%) dan rumah bebas dari jentik (86,4%). Kesimpulan dari penyuluhan ini adalah kesepuluh indikator PHBS yang dilaksanakan oleh Dusun Wanasari telah mencapai nilai minimal capaian PHBS kecuali indikator aktivitas fisik seperti olahraga dilakukan setiap hari 30 menit dan konsumsi sayur dan buah. PHBS
PENGGUNAAN LALANDAK SEBAGAI PENGENDALI GULMA SECARA MEKANIS PADA TANAMAN PADI SAWAH Jurnal Pepadu; Hasanuddin Hasanuddin; Jauharlina Jauharlina; Sofyan Sofyan; Muhammad Rusdi Rusdi
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i2.2465

Abstract

Pengendalian gulma secara penyiangan masih dirasakan kurang efektif dan efisien. Untuk mengatasi hal itu, kepada masyarakat mitra ditawarkan solusi metode pengendalian gulma secara mekanis yaitu dengan menggunakan Lalandak. Alat ini terbuat dari rangka besi yang dilengkapi dengan dua buah roda dan mata pisau yang berfungsi sebagai pemotong/pemutus dan pencabut bagian pupus dan akar gulma. Pada saat didorong, ada tekanan dari atas dan akan memotong pupus dan akar gulma sehingga merusak dan mematikan gulma. Lalandak tersebut dilengkapi dengan pelampung besi sehingga lalandak tersebut tetap berada di atas permukaan tanah/air. Adanya lalandak, proses pengendalian gulma bisa lebih efektif, efisien, serta dapat meningkatkan hasil tanaman padi sawah masyarakat di Desa Lieue Kecamatan Darussalam Aceh Besar. Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa tim pengabdi telah berhasil membuat Lalandak dan petani dapat mengoperasionalkan lalandak tersebut untuk mengendalikan gulma pada tanaman padi sawah.
PENGEMBANGAN DESA LABUHAN BAJO KABUPATEN SUMBAWA MENJADI DESA WISATA EDUKASI MANGROVE BERBASIS ANAK MUDA DENGAN PENDEKATAN ACTIVE CITIZENS Jurnal Pepadu; Eni Hidayati; Sitti Latifah; Budhy Setiawan; Niechi Valentino; Mahardika Rizqi Himawan; Lalu Kukuh Mahendra
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2466

Abstract

Ekosistem mangrove di Provinsi Nusa Tenggara Barat berada dalam kategori kritis. Salah satu faktor yang penting untuk mencapai SDG adalah pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (education for sustainable development – ESD). Global Action Programme (GAP) Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan oleh UNESCO mengidentifikasi lima area prioritas untuk mencapai agenda ESD. Area prioritas 4 adalah pemberdayaan dan mobilisasi pemuda-pemudi. Untuk pemberdayaan dan mobilisasi pemuda-pemudi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan memfasilitasi pemuda-pemudi di Desa Labuhan Bajo, Kabupaten Sumbawa, dalam mengembangkan wisata edukasi mangrove dengan pendekatan Active Citizens. Active citizens merupakan pendekatan pemberdayaan dengan memfasilitasi kepemimpinan dan partisipasi aktif peserta pada setiap tahapan kegiatan pemberdayaan. Beberapa hasil yang diperoleh adalah: (i) terbentuknya kelompok pengelola wisata bahari yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, (ii) teridentifikasinya 4A (Amenitas, Aksesibilitas, Atraksi, dan Ancillary), (iii) tersedianya dokumen perencanaan pengembangan wisata bahari di Desa Labuhan Bajo yang dibuat secara partisipatif, dan (iv) terjalinnya kerjasama mahasiswa Prodi Kehutanan, Prodi Ilmu Kelautan Universitas Mataram dan kelompok penggiat konservasi lokal untuk berkolaborasi dalam pendidikan lingkungan dan wisata edukasi. Hal ini penting bagi mahasiswa terutama untuk mencapai Indikator Kinerja Utama 2 kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka. Kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa pendekatan Active Citizens memberikan peluang bagi pemuda-pemudi untuk memahami persoalan lingkungan dan menjadi bagian dari solusi penyelesaian persoalan lingkungan termasuk degradasi ekosistem mangrove.
PELATIHAN PELAYANAN EMERGENSI MATERNAL DAN NEONATAL DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM Jurnal Pepadu; Linda S Sari; Titi P Kurniawati; Putu Aditya I; Ario Dianto; M. Rizkinov J
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2467

Abstract

Angka kematian ibu dan neonatus di Indonesia berada pada tingkat yang tertinggi di dunia. Kemampuan kinerja petugas kesehatan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan maternal namun kesiapan pelayanan kegawatdaruratan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional belum dipersiapkan dengan baik khususnya di rumah sakit Universitas Mataram sehingga perlu dilakukan pelatihan obstetrik neonatal emergensi yang bertujuan untuk menjamin tersedianya pelayanan esensial pada kehamilan risiko tinggi dengan gawat-obstetrik, pelayanan emergensi untuk gawat-darurat-obstetrik dan neonatal serta komplikasi persalinan pada setiap ibu yang membutuhkannya dan meningkatkan sumber daya manusia di rumah sakit Universitas Mataram. Metode pelatihan dengan kuliah dan keterampilan klinik. Pelatihan Obstetrik Neonatal Emergensi di RS Unram meningkatkan pemahaman dan pemgetahuan peserta sebanyak 50% dan dan rerata nilai keterampilan klinik yang di dapatkan adalah 80. Dengan meningkatnya tingkat pengetahuan dan keterampilan klinis tenaga medis di RS unram terhadap managemen obstetrik neonatal emergensi diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan menurunkan angka kematian ibu dan neonatus.
PEMBERDAYAAN KELOMPOKTANI MELALUI INOVASI TEKNOLOGI INTEGRASI TANAMAN-TERNAK DI DESA TAMPAK SIRING KECAMATAN BATUKLIANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Dwi Praptomo Sudjatmiko; Muhamad Siddik; Anwar Anwar; Anas Zaini; Bambang Dipokusumo
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2468

Abstract

Desa Tampak Siring Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah mempunyai potensi pertanian cukup besar, baik dalam bentuk tanaman maupun ternak. Aktifitas bertani di desa ini berdampak pada banyaknya limbah pertanian yang selama ini belum banyak dimanfaatkan seperti kotoran ternak, jerami, sisa-sisa makanan dan lain-lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tampak Siring dimaksudkan untuk memberikan inovasi teknologi integrasi tanaman-ternak melalui pemanfaatan limbah pertanian. Secara khusus tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap petani dalam menggunakan teknologi pemanfaatan limbah pertanian. Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah petani dapat menghemat biaya usahatani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah pertanian. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktek secara partisipatif dengan melibatkan petani, peternak, petugas, dan penyuluh pertanian. Adapun nara sumber dan pelatih berasal dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB dan Universitas Mataram. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, FGD, pelatihan, praktek, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 25 petani anggota kelompoktani di Desa Tampak Siring, ditambah para petugas dan penyuluh pertanian lapangan. Kegiatan berlangsung seluruhnya selama delapan bulan, dari bulan April hingga Oktober 2021, mulai dari persiapan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, peningkatan ketrampilan dalam menggunakan teknologi pemanfaatan limbah pertanian melalui pembuatan pupuk organik dan pakan, serta peningkatan sikap mereka yang lebih baik dalam mengelola usahataninya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) petani telah meningkat pengetahuan, ketrampilan dan sikapnya dalam mengelola usahataninya melalui pemanfaatan limbah pertanian, (2) petani mulai menerapkan teknologi pembuatan pupuk organik dan pakan, serta (3) petani dapat menghemat biaya usahatani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
SINKRONISASI ESTRUS UNTUK MENGATUR WAKTU KAWIN DAN MEMINIMALISIR KEGAGALAN REPRODUKSI PADA TERNAK KAMBING Jurnal Pepadu; I Wayan Lanus Sumadiasa; Enny Yuliani; Rodiah Rodiah
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2469

Abstract

Sinkronisasi estrus (birahi) adalah salah satu teknologi reproduksi untk menciptakan munculnya estrus dalam waktu yang tepat dan bersamaan pada sekelompok ternak betina, sehingga memudahkan prediksi waktu birahi dan perkawinan untuk menghasilkan kebuntingan. Telah dilakukan pelatihan sinkronisasi estrus pada ternak kambing di Yayasan Al Madina Farm, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong Tengah. Tujuannya adalah memberikan pemahaman tentang manfaat sinkronisasi estrus untuk mengatur waktu kawin dan meminimalisir kegagalan reproduksi pada ternak kambing. Setelah pelatihan, para peternak khususnya di kelompok mitra Yayasan diharapkan dapat melakukan sinkronisasi dan deteksi estrus sendiri untuk meningkatkan keberhasilan perkawinan atau insemnasi buatan (IB) dan mempercepat pertambahan populasi ternak kambing. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatif melalui penyuluhan dan pelatihan tentang memahami manfaat sinkronisasi estrus, praktik pembuatan perangkat alat sinkronisasi, cara dan lama waktu deposisi alat dalam vagina, pengeluaran (pencabutan) alat, deteksi estrus dan IB. Hasil kegiatan menunjukkan, para peserta telah memperoleh informasi, pengetahuan dan pemahaman tentang cara melakukan dan manfaat sinkronisasi estrus pada ternak kambing. Respon dan antusiasme peserta terhadap materi yang disuluhkan cukup baik, tergambar dari banyaknya pertanyaan dan diskusi tentang manfaat dan kekurangan sinkronisasi estrus, serta pengaturan waktu perkawinan atau IB dan kelahiran anak. Hasil evalusi menunjukkan, faktor pendukung kelancaran pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah antusiasme peserta dalam mengikuti penyuluhan dan latihan praktik. Pandemi Covid- 19 merupakan satu-satunya faktor penghambat yang sedikit membatasi jumlah peserta yang dapat dihadirkan. Simpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat baik dan berhasil karena para peserta menilainya sangat bagus dan bermanfaat.
PENGEMBANGAN PENGETAHUAN HERPETOFAUNA BAGI MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG EKOWISATA DI DESA LANTAN BATUKLIANG UTARA LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Islamul Hadi; Yuliadi Zamroni; Galuh Tresnani; Wayan Suana; Tizar Gusli
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2470

Abstract

Pengembangan wisata minat khusus ekologi (ekowisata) berbasis pada pengetahuan tentang keanekaragaman hayati, salah satunya adalah herpetofauna (amfibi dan reptil) merupakan hal yang menarik dan tidak terlalu kompleks. Kegiatan ini dapat dibangun melalui peningkatan pemahaman dan kesadaran para pelaku wisata sperti wisatawan, pecinta alam, dan penyedia jasa wisata khusunya kelompok sadar wisata (PokDarwis) yang ada di Desa Lantan Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi Webinar Ular Indonesia yang dilakukan secaran daring, pelatihan pengenalan penanganan ular dan pembuatan material pengetahuan dan penanganan ular. Kegiatan-kegiatan tersebut telah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang peran dan potensi herpetofauna sebagai daya tarik wisata.
PENGGUNAAN SISTEM TUMPANG SISIP KEDELAI DENGAN JAGUNG UNTUK MENCAPAI IP300 DI LAHAN TADAH HUJAN LOMBOK SELATAN Jurnal Pepadu; Kisman Kisman; Uyek Malik Yakop; A. Farid Hemon; B. Erna Listiana; Suprayanti Martia Dewi
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2471

Abstract

Sekarang ini sawah tadah hujan di Lombok Selatan hanya bisa ditanami paling banyak dua kali (IP200) dengan pola tanam padi gora + palawija + bero. Padahal untuk menanam satu kali lagi masih memungkinkan karena sawah belum terlalu kering, apalagi dengan perubahan iklim dimungkinkan masih ada hujan. Teknologi sistem tumpang sisip (tusip) dapat mempercepat penen tanaman ketiga menggunakan tanaman genjah. Tusip dapat meningkatkan indeks pertanaman menjadi IP300. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) menjadi IP300 (pola padi + kedelai + jagung) di lahan sawah tadah hujan melalui penerapan sistem tumpang sisip (tusip). Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah metode Pendidikan Orang Dewasa (POD) atau Androgogi dengan menekankan partisipasi aktif dari peserta, kerja kelompok dan demonstrasi lapangan. Selain kegiatan penyuluhan juga dilakukan demplot untuk kegiatan pendidikan lapang di lahan sawah tadah hujan milik petani di dusun Mertak Lajut, Pujut, Lombok Tengah. Kegiatan ini dihadiri 21 peserta (Kepala UPT BPP Lajut, UPT BPP Pujut, PPL, Pimpinan UD. Humfik Tani, Kelompok Tani, dan petani sekitar). Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian disimpulkan bahwa: 1). Peserta sangat antusias dan semangat mengikuti seluruh kegiatan mulai dari penyuluhan sampai kunjungan pertanaman demplot. 2). UD. Humfik Tani sebagai penangkar benih kedelai tertarik untuk mengembangkan kedelai varietas Derap-1 yang berumur genjah, berbiji besar, tahan hama penghisap polong. 3). Peserta berkomitmen untuk menerapkan sistem tumpang sisip untuk bisa mencapai IP300 di lahan masing-masing menggunakan varietas umur genjah. 4). Hasil ubinan demplot kedelai Derap-1 cukup tinggi mencapai 1 ton/ha biji kering. 5). Dengan menerapkan sistem tupang sisip, pola padi + kedelai + jagung (indeks pertanaman IP300) dapat direalisasikan di sawah tadah hujan Lombok Selatan.
PELATIHAN PENANAMAN DAN PEMBUATAN MINUMAN JAHE MERAH DI DUSUN ABIAN TUBUH LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Handa Muliasari; Rizqa F. Deccati; Agus D. Ananto
Jurnal Pepadu Vol 3 No 2 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i2.2472

Abstract

Kondisi pandemi COVID-19 telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Dalam menjalankan kehidupan di masa “New Normal” sangat diperlukan upaya pencegahan penularan yaitu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan memperkuat imunitas tubuh dengan mengonsumsi bahan-bahan herbal yang terbukti meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan serangan virus. Pengetahuan mengenai penggunaan bahan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh masih rendah di kalangan masyarakat, sehingga diperlukan edukasi terkait penggunaan bahan herbal untuk meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan serbuk minuman jahe merah dalam rangka memperkuat imunitas tubuh dan juga perekonomian masyarakat di saat pandemi telah berhasil dilakukan di Dusun Abian Tubuh Desa Bunut Baok Kecamataran Praya Kabupaten Lombok Tengah dengan jumlah peserta 21 orang. Kegiatan pengabdian meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait cara menanaman dan pembuatan serbuk minuman jahe merah. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan perekonomian masyarakat terutama di masa pandemi.
Co-Authors , Kisman .L.A.K. Pratiwi A. A. A. Adinda Savitrie Suamba A. Farid Hemon A. Farid Hemon A. Farid Hemon A. Hari Witono A. Natsir A. Natsir A. Nurjannah A. R. S. Asih A. Sjamsjiar Rachman A.A.A.S. Suamba Aa Sukarso Abd Azis Bagis Abdul Natsir Ade Chandra Adi Kurniawan Adji Santoso Drajat Agitha, Nadiyasari Agung Purnama Sakti Agus Abhi Purwoko Agus D. Ananto Agus Saputra Ahmad Alamsyah Ahmad Fadhli Busthom Ahmad Jupri Akbar Al Imam Akhada Maulana Akhmad Zubaidi Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Akmaluddin Aluh Nikmatullah Amiruddin Amiruddin Amrullah Amrullah Amuddin Amuddin Anak Agung Ayu Niti Wedayani Anas Zaini Andre Rachmat Scabra Andy Soraya N.C Anid Supriyadi Anita Rahman Ansharullah ansharullah Anwar Anwar Arafiq Arafiq Ardiana Ekawanti Arfi Syamsun Ariani, Wa Ode Rachmasari Ariessaputra, Suthami Arif Rahman Hakim Yusuf Arifuddin Sahidu Ario Danianto Ario Dianto Aryani Rofaida Asih Priyati Avida I. A. Ayuk Ovi Yanti Azis, Atri Dewi B. Aliyasita Dwi Mustika B. Erna Listiana Bagus Widhi Dharma S. Baik Heni Rispawati Baiq Elmazani Baiq Erna Listiana Baiq Erna Listiana Baiq Huswatun Hasanah Hasanah Baiq Lolita Oktaviana Baiq Nurul Suryawati Baiq Rani Dewi Wulandani Baiq Regia Gemara Kurnia Putri Baiq Rien Handayani Baiq Rien Handayani, Baiq Rien Baiq Rulli Fatmawati Baiq Wahidah Baiq Yusmi A. R. Bambang Bambang Bambang Dipokusumo Bambang Fajar Suryadi Bambang Fajar Suryadi Bambang Hari Kusumo Bambang Supeno Bambang Yudono Bq Rani Buan Anshari Budhy Setiawan Budhy Setiawan Budi Irmawati Budi santoso Budi Sutono Bulkaini (Bulkaini) Bulkaini Bulkaini Burhanudin Burhanudin Candra Eka Puspitasari Catarina Budiono Dadi Setiadi Darmiany Darmiany Deasy Irawati Decky Aditya Z Decky Aditya Zulkarnaen Dedi Ramdan Dedianto Hidajat Dedianto Hidajat Dedianto Hidajat Dedy Suhendra Delvi Eka Rahayu Deni Sutisna Desi Widianty Desi Widianty Devi Rahmadhona Dewa Putu Indra Pranata Dewi Nursukma Purqoti Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi S Aryani Dewi Suryani Dhony Hermanto Dian Puspita Sari Didi S. Agustawijaya Didi S. Agustawijaya Didi S. Agustawijaya Didit Yudhanto Dina Asnawati Diva Pitaloka Djoko Kisworo Djoko Kisworo Dodi Julianto Dody Handit Dody Handito Dwi Praptomo Sudjatmiko Dwi Putra Buana Sakti Dwi Ratna Anugrahwati Dwi Ratna Anugrawati Dwi Tirta Laksmi Eduardus Bayo Sili Efita Efita Eka Arie Yuliyani Eka Arie Yuliyani Eka Arie Yuliyani Eka Bertuah Eka Fitriana Eka Kurniawan Eko Basuki Elfita Elfita Elisa Nurnawati Eliza Eliza Elvin A. Z. Emmy Amalia Emmy Yuanita Eni Hidayati Eni Hidayati Enny Yuliani Eriana Eriana Erin Ryantin Gunawan Erlies Septiana Nurbani Ernawati Ernawati Ernin Hidayati Ernin Hidayati Ery Setiawa Ery Setiawan Ery Setiawan Eva Triani Evi Yuliza Evi Yuliza, Evi Evi Yuniartika Asmarani Fakhrul Irfan Khalil Fariq Azhar Faturrahman Ferlinahayati Ferlinahayati Fina A. Fitri Ariani Fitri Maya Puspita Fitri Maya Puspita Fitri Puji Astria Fitrya Fitrya G. A. Sri Oktariyani Gagassage Nanaluih De Side Galuh Trenani Galuh Tresnani Gede Wira Buanayuda Gian Prasetyawijaya Giri Wahyu Wiriasto Giska Ayu Pradana Putri K Gito Hadiprayitno Gunawan Gunawan Gusti Ayu Sri Oktariyani Hadi Mahmudi Hadi Mahmudi Hairil Ihsan Hairil Wadi Hanafi Abdurrachman Handa Muliasari Hapipi Hapipi Happy Poerwoto Haris Saputra Hariyadi Hariyadi Harjono Harjono Harjono Harjono Harsyiah, Lisa Hartana Hartana Haryanto Haryanto Haryanto Haryanto Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasyim, Hasyim Hayatus Saadiah Hayatus Saadiah Heni Yohandini Heri Setiawan Heri Sulistiyono Heri Sulistiyono Herman Suher Hery Haryanto Hery Susanto Hiden Hiden Hilman Ahyadi Hirsanuddin Hirsanuddin Humairo Saidah Husnul Lail I Dewa Gede Bisma I Dewa Gede Jaya Negara I Gede Adhitya Wisnu Wardhana I Gede Palgunadi I Gusri Lanang Media I Gusti Made Kusnarta I Gusti Putu Muliarta Aryana I Kade Wiratama I Ketut Gede Wiryawan I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I M. Mudita I Made Abra Rahastra I Nyoman Karma I Nyoman loka I Nyoman Nugraha Ardana Putra I Nyoman Sadia I Nyoman Sudika I Nyoman Sumerta Miwada I W Sugiartha I Wayan Joniarta I Wayan Lanus Sumadiasa I Wayan Sudika I Wayan Sudika I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Yasa I Wayan Yasa I Wayan Yasa I. A. S. Adnyani I.D.K. Okariawan Ibadur Rahman Ica Justitia Ida Ayu Oka Suwati Sideman Ida Ayu Sri Adnyani Ida Ayu Vigi M. P. Ida Ayu Widhiantari Ida Lestari Harahap Ihsan Ro’is Ika Primayanti Ika Primayanti Ima Arum Lestarini Imam Malik Iman Waskito Imania Wahyuningsih Immy Suci Rohyani Indah Sapta Wardani Indah Sucipta Indana Eva Ajmala Indana Eva Ajmala Indana Eva Ajmala Indrawati Indrawati Indrawati Intan Rakhmawati Irma Magara Irwan ML Aji Irwansyah Irwansyah Islamul Hadi Ismayani Ismayani Isna K Nintyastuti Isnaini Puspitasari Jauhar Fajrin Jauharlina Jauharlina Jaya Bangun Joko Sumarsono Julinar Julinar Julinar Julinar Junaidi Sagir Kamaludin Yusra Kertanegara Kertanegara Khairul Paridi Khairul Paridi Khalifatul Suhada Khalifatul Syuhada Khofifa Ratomeci Khusnul Khotimah Kisman Kisman Kisman Kisman Kurniawan Apgrianto Kurniawan Kurniawan L. A. S. Adnyani L. Nurtaat La Ode Hermin La Ode Marhini Laela Wardani Laila Wardani Lalu Adi Permadi Lalu Adi Permadi Lalu Agamawan Salam Lalu Ahmad Zaenuri Lalu Arifin Aria Bakti Lalu Kukuh Mahendra Lalu Suparman Lalu Suparman Lalu Takdir Jumaidi Lalu Thohir Thohir, Lalu Thohir Lalu Wirapribadi Lalu Wiresapta Karyadi Lazuardi Firdaus Lenny Herlina Lestari Ujianto Lia Istiana Lilik Hanifah Lilik Rita Lindayani Lina Farida Lina Nurbaiti Linda S Sari Luh Citra Arisanthi Lukman Hakim Lukman HY M Ashari M. Bagus Budianto M. Dohi M. Hardriansyah M. Jamiluddin Nur M. Rizkinov J M. Rizkinov Jumsa M. Sarjan M. Taufik Fauzi Machasin Machasin Made Ananta Wirya Made Ganesh Dharmayanti Made Wijana Mahardika Rizqi Himawan Mahyuddin Nasir Mariani L Marie Yuni Andari Marie Yuni Andari Maryadi Maryadi Masrun Masrun Mastur Mastur Mastur Mastur Maulana, Fariz Maya Yusnevia Meli A. Melina Sita Lestari Mery Windarningsih Metta Octora Miana Y. A. Miko Eniarti Milayati Milayati Misbahuddin, Misbahuddin Moch Asyar Mochamad Asyhar Moegiratul Amaro Moegiratul Amaro Moh Taufik Fauzi Moh. Ali Albar Mohammad Rizki Mohammad Rizki Monalisa Nasrul Moulid Hidayat MRT. Mudhofir Mudji Wahyud Muh. Khairussibyan Muhajirin Muhajirin Muhamad Shodikin Muhamad Siddik Muhamad Syamsu Iqbal Muhammad Adrian Maulana Muhammad Arwan Rosyadi Muhammad Ghalvan Sahidu Muhammad Natsir Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Rusdi Muhammad Sofyan Maulana Yusuf Ibrahim Muhammad Sukri Muhammad Usman Jayadi Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muharni Muhlis Muhlis Mulyadi Mulyadi Murniati Murniati Mustika Hadijati Muti'ah Muti'ah Mutia Devi Ariyana Mutia Devi Ariyana Muttaqillah Muttaqillah Muttaqillah Muttaqillah N.K.S.P. Dewi N.W.E. Setyawati Nababan, Sabar Nadya Arianita Turisia Nawawi Nawawi Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Nazaruddin Ngudiono Ngudiono Ngudiyono Ngudiyono Ngudiyono Ngudiyono Ni Luh Ayu Kornita Pratiwi Ni Luh Gede Sumardani Ni Luh Putu Pebri Artayani . Ni Made Novi Suryanti Ni Made Seniari Ni Made Seniari Ni Made Seniari Ni Nyoman Geriputri Ni Nyoman Geriputri Ni Nyoman Kencanawati Ni Putu Ary Aryawati Ni Wayan Siti Ni Wayan Switrayni Ni Wayan Tatik Inggriati Niechi Valentino Niechi Valentino Nihla Farida Nihla Farida Nita Apriliana Novia Andansari Putri Novia Rahmawati Novita Indah Kurata Ayunin Novita Maulida Novita Wahyuliana Nungki Kartikasari Nunung Oktafiani Nur Ahmadi Nur Azizah Nur Nabillah Putri Suciati Nurachman Hanafi Nuriadi Nuriadi Nurmayanti, Siti Nurmin Suryati Nurrachman Nurrachman Nurul Aini Nurul Fitriyani Nurul Lasmini Nurul Syahraini Nurwaidah Nurwaidah Nyoman Adnyana Putra Nyoman Yudika O. Yanuarioanto Oscar Yanuarianto Osi I. Pande Komang Pande Komang Suparyana Prayitno Basuki Prima Belia Fathana Puji Hapsari Hurum Pujiarohman Pujiarohman Putra Bahtera Putra Bahtera Jaya Bangun Putu Aditya I Putu Aditya Wiguna Putu Suwita Sari Putu Suwita Sari Qurratul Aini R Rahmawati R. Sapto Hendri RA Nurlinda Raehanayati Raehanayati Raheni Raheni Rahmad Hidayat Rahmat Hidayat Rahmi Dwi Yuliatna Raiymond Haris Randy Aristo Putra Ratna Yuniarti Raudatul Jannah Restu Libriani RH. Fitri Faradilla Ria Putri Ramdhani Rifki Syahmi Tahir Rika Hastuti Setyorini Rika Hastuti Setyorini Rina Andriati Rina Lestari Rini Nurhidayati Riska Hidayati Rizian Asri Rizqa F. Deccati Robinson Sitepu Rodiah Rodiah Rofiq Notonegoro Rohani Rojuaniah Rojuaniah Rosmaliati, Rosmaliati Rosyid Ridho Royana Afwani Rr Agustien Suhardiani Rudi Azhari Rukmini Kusmarwiyah Rusiana, Harlina Putri Ruth Stella Petrunella Thei Ryan Aryadin S, Aswandikari S. Nababan S. Nababan S.H. Dilaga Sabar Nababan Safira N. Saharudin Sahuddin Sahuddin Salehuddin Salehuddin Salehudin Salehudin Salmeinda Maya Sulistiani Salwa Salwa Salwa Salwa Sapiin Sapiin Sarkono Sarkono Sasmito Sasmito Sasmito Sasmito Sasmito Sasmito Satarudin Satarudin Sauqi Sauqi Septiani, Emilia Shinta Desiyana Fajarica Sirajuddin Haji Abdullah Sisca Octarina Siska Cicilia Siti Aisyah Hidayati Siti Aisyah Hidayati Siti Nurul Faica Rahmani Siti Rohana Hariana I Sitti Aida Adha Taridala Sitti Latifah Sitti Latifah Sitti Sitti Sofyan D. Hasan Sofyan Sofyan Sofyan T. Sri Darwini Sri Endang Anjarwani Sri Rejeki Sri Rohyana Sri Seno Handayani Sri Subarinah Sri Wahyulina Sri Widyastuti Sri Widyastuti Srikus Saptaningtyas, Rini Sudi hardi Sudirman Sudirman Suheyanto Suheryanto Suhubdy Suhubdy Sujadi Sujadi Sujadi Sujadi Sukardi Sukardi Sukardi Sukardi Sukartono Sukendri, Nengah Sukirno Sukirno Sumarjan Sumarjan Sumiati Sumiati Suparmin Suparmin Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprianto Suprianto Supriyatna Supriyatna Suryani, Embun Suryawan Murtiadi Suryawan Murtiadi Suryawan Murtiadi, Suryawan Suwardji Suwardji Suyanu Suyanu Swa Harta Harrini Relaning Tyas Syafaruddin Syafaruddin Syahbudin Syahbudin Syahputra, Maiser Syahrul Azmi Syaiful Musaddat Syamsul Hidayat Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tabita Wahyu Triutami Tajidan Tajidan Tamrin Tamrin Tarmizi Tarmizi Taufiqurrahman Taufiqurrahman Teti Handayani Thayah Hidjaz Titi P Kurniawati Tiyasiningsih, Ezky Tizar Gusli Tri Isti Rahayu Tri Sulistyowati Tuti Asmawati uhubdy uhubdy Uyek Malik Yakop Uyek Malik Yakop Varradila Azka Layalia Vina Alfi Royani Virnia Wanda Utami Wahab Jufri Wahid Yulianto Wahid Yulianto Wahid Yulianto Wahyu S Affarah Wahyudi Zulfikar Wayan Suana Wayan Wangiyana Widya Supriyani Widyana I W P Witari Elya Utami Yoga Pamungkas Susani Yosyana Kartin Yufi Azlina Yulfia Elsadewi Yanuartati Yulia Harianti Yulia Zulfahni Yuliadi Zamroni Yuma Yuma Yuni Budi Lestari Yuniar Nuri Nazir YUNITA ARIAN SANI ANWAR Yusron Saadi Yusuf Akhyar Sutaryono Yusuf Akhyar Sutaryono Zahrul Fuadi Zainal Abidin Zainal Abidin Zaki Amrullah Zakiah A. Zamhur Ahmad Zata Yumni Awanis Zata Yumni Awaris Zharfan Gibran Zulhan Widya Baskara Zunnuraeni Zunnuraeni