Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penerapan Bahan Ajar Jurnal Baca Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Dan Bercerita Siswa Di UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Mongisidi Kota Makassar Fitriani, Ita; Muhammadiah, Mas'ud; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6203

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas penerapan jurnal baca dengan tujuan meningkatkan kemampuan literasi dan bercerita siswa/siswi di UPT SPF SD Negeri Mongisidi, Kota Makassar. Studi kualitatif dengan desain eksperimen-partisipatif ini, secara metodologis juga mengadopsi dan menggabungkan dua pendekatan utama yaitu pendekatan Partisipatif di satu sisi dan Inkuiri bebas di lain sisi. Hal ini memungkinkan upaya deskriptif menjelaskan level respon masing-masing peserta didik berdasarkan hasil jurnal baca sebagai bahan ajar yang diujicobakan. Data-data penelitian dikumpulkan menurut teknik standar pengumpulan data yang diterapkan dalam studi-studi kualitatif seperti Observasi, Tes dan Dokumentasi. Observasi digunakan untuk mengetahui kondisi awal baik lingkungan penelitian dan subjek, maupun proses siklis. Tes dimanfaatkan untuk mengetahui kemampuan membaca, menulis dan bercerita sebagai indikator Literasi sementara Dokumentasi diperlukan untuk memverifikasi dan memvalidasi momen praktis Observasi dan Tes. Hasil analisis memperlihatkan bahwa level respon sebagian besar siswa/siswi secara umum berkisar antara domain C1 hingga C4, baik untuk fase pengenalan (introduction phase) dengan jenjang bacaan B III maupun pada fase pembiasaan (habituation phase) dengan jenjang bacaan C. Meskipun secara spesifik terdapat beberapa siswa/siswi yang level responnya mencapai domain C4 sebagai tahap paling dasar dari indikator kemampuan HOTS (High Order Thinking Skill), akan tetapi level respon para peserta didik yang dominan berada pada domain C1 hingga C3 menegaskan tahapan kognitif sebagian besar mereka yang masih berada pada level LOTS (Low Order Thinking Skill). Hasil tersebut mengindikasikan bahwa jurnal baca sebagai salah satu jenis bahan ajar yang diupayakan dalam konteks ini yaitu meningkatkan kemampuan literasi siswa/siswi, dapat dikatakan cukup efektif untuk mengukur level respon, namun masih kurang optimal untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa/siswi secara signifikan. This study analyzes the effectiveness of implementing reading journals to improve students' literacy and storytelling skills at UPT SPF SD Negeri Mongisidi, Makassar City. This qualitative research with an experimental-participatory design, methodologically also adopts and combines two main approaches, namely the Participatory approach on the one hand and Free Inquiry on the other. This allows descriptive efforts to explain each student's response level based on the results of the reading journal as a teaching material that is being tested. Research data were collected by standard data collection techniques applied in qualitative research such as Observation, Testing and Documentation. Observation is used to determine the initial conditions of both the research environment and the subjects and the cycle process. Tests are used to determine reading, writing, and storytelling skills as indicators of Literacy while Documentation is needed to verify and validate the moments of Observation and Testing practices. The results of the analysis show that the response level of most students generally ranges from C1 to C4, both for the introductory phase with reading level B III and in the habituation phase with reading level C. Although specifically there are several students whose response level reaches the C4 realm as the most basic stage of the HOTS (High Order Thinking Skill) ability indicator, the dominant student response level is in the C1 to C3 realm, confirming that the cognitive stage of most of them is still at the LOTS (Low Order Thinking Skill) level. These results indicate that reading journals as one type of teaching material that is attempted in this context, namely improving students' literacy skills, can be said to be quite effective in measuring the response level, but it is still less than optimal for improving students' literacy skills significantly
Analisis Dampak Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Di Kecamatan Rappocini Kota Makassar Baso, Muniro Baso; Muhammadiah, Mas'ud; Muliati, Muliati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara penerapan Kurikulum Merdeka dengan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa, melalui pendekatan diferensiasi, pembelajaran berbasis proyek, dan integrasi teknologi. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar melalui Kurikulum Merdeka menunjukkan peningkatan dalam pemahaman teks, keterlibatan membaca, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis. Selain itu, ditemukan bahwa keberhasilan penerapan kurikulum ini sangat dipengaruhi oleh faktor internal seperti kondisi tubuh, intelegensi, motivasi, minat, dan kematangan siswa. Di sisi lain, faktor eksternal seperti dukungan keluarga, metode pengajaran guru, serta ketersediaan fasilitas belajar turut menjadi penentu keberhasilan. Kendala-kendala dalam implementasi meliputi minimnya pelatihan guru, kurangnya sumber bacaan, serta keterbatasan akses teknologi. Temuan ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara guru, sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran literasi yang kontekstual dan transformatif di tingkat pendidikan dasar. This study aims to analyze the correlation between the implementation of the Merdeka Curriculum and elementary school students’ reading comprehension skills in Rappocini District, Makassar City. The Merdeka Curriculum is designed to provide learning flexibility that aligns with students’ characteristics and needs, utilizing differentiated instruction, project-based learning, and technology integration. A qualitative descriptive approach was employed in this research, using observation and interviews with teachers and students from several elementary schools. The findings reveal that students engaged in the Merdeka Curriculum demonstrate improved text comprehension, reading engagement, and critical as well as analytical thinking skills. Moreover, the study identifies that successful curriculum implementation is significantly influenced by internal factors such as physical condition, intelligence, motivation, interest, and emotional maturity. In addition, external factors including family support, teaching methods, and access to learning facilities also determine the effectiveness of literacy development. Key challenges in implementation include limited teacher training, lack of reading resources, and restricted access to technology. These findings suggest the need for collaboration among teachers, schools, families, and policymakers to support an inclusive and sustainable literacy ecosystem. This study contributes to the development of contextual and transformative literacy learning strategies at the elementary education level.
Penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Membentuk Karakter Melalui Gaya Hidup Berkelanjutan Cerdik Mengolah Sampah Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kabupaten Barru Rahmaniah, Rahmaniah; Muhammadiah, Mas'ud; Fansury, Andi Hamzah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Cerdik Mengolah Sampah terhadap pembentukan karakter siswa sekolah dasar di Kabupaten Barru. P5 dipandang sebagai strategi implementatif Kurikulum Merdeka yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan melalui kegiatan berbasis proyek kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan desain eksperimen semu dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi siswa kelas IV UPTD SD Negeri 13 Barru yang mengikuti kegiatan proyek selama lima pertemuan. Data kuantitatif diperoleh melalui pretest dan posttest dengan menggunakan angket karakter dan lembar observasi, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh dimensi karakter pelajar Pancasila, meliputi beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, gotong royong, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis. Kegiatan proyek tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga menumbuhkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial di kalangan siswa. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan guru, partisipasi orang tua, serta keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan proyek. Penelitian ini menegaskan bahwa P5 bertema Cerdik Mengolah Sampah mampu menjadi media efektif dalam pendidikan karakter berbasis lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan. This study aims to analyze the impact of implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) with the theme Smart Waste Management on the character development of elementary school students in Barru Regency. P5 is positioned as a strategic component of the Merdeka Curriculum, emphasizing a balance between knowledge, attitudes, and skills through contextual project-based learning. This research employed a mixed methods approach, combining a quasi-experimental design and a case study to obtain comprehensive results. The participants consisted of fourth-grade students at UPTD SD Negeri 13 Barru who participated in the project over five sessions. Quantitative data were collected through pretest and posttest using character questionnaires and observation sheets, while qualitative data were gathered through interviews, classroom observations, and documentation. The findings revealed a significant improvement across all character dimensions of the Pancasila student profile, including faith and devotion to God Almighty, cooperation, independence, creativity, and critical reasoning. The project activities not only enhanced students’ environmental awareness but also fostered responsibility, collaboration, and social empathy. Supporting factors included teacher guidance, parental involvement, and students’ active participation throughout the project. The study concludes that the P5 project themed Smart Waste Management serves as an effective medium for environmental-based character education that aligns with the principles of sustainability and the national vision of character-based learning.
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Haroa Dalam Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Kabupaten Buton Hidasia, Muhammad Marsan .S; Muhammadiah, Mas'ud; Bahri, Syamsul
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses integrasi nilai-nilai kearifan lokal Haroa dalam pendidikan karakter di sekolah dasar Kabupaten Buton serta memahami makna dan implikasinya terhadap pembentukan moral peserta didik. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi yang menyebabkan pergeseran nilai dan melemahnya karakter generasi muda. Tradisi Haroa sebagai warisan budaya masyarakat Buton mengandung nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, rasa syukur, gotong royong, dan penghormatan terhadap sesama, yang relevan dengan dimensi karakter dalam pendidikan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, tokoh masyarakat, dan tokoh adat sebagai informan utama. Data dianalisis secara interaktif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Haroa dapat diintegrasikan secara efektif dalam kegiatan pembelajaran tematik, pembiasaan sekolah, serta kegiatan sosial budaya yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Integrasi ini tidak hanya memperkuat karakter religius, tanggung jawab, dan sosial siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran budaya serta kebanggaan terhadap identitas lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan berbasis budaya lokal sebagai strategi untuk memperkuat pendidikan karakter di sekolah dasar dan membentuk generasi yang berakhlak, berbudaya, serta berdaya saing di era modern. This study aims to analyze the process of integrating the local wisdom values of Haroa into character education in elementary schools in Buton Regency and to understand its meaning and implications for students’ moral development. The research was motivated by the need to preserve local culture amid globalization, which has led to value shifts and the weakening of young generations’ moral character. The Haroa tradition, as a cultural heritage of the Buton community, embodies noble values such as togetherness, gratitude, mutual cooperation, and respect for others—all of which align with the dimensions of character education in Indonesia’s national curriculum. This research employed a qualitative descriptive approach through interviews, observations, and documentation involving teachers, students, community figures, and traditional leaders as key informants. Data were analyzed interactively through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Haroa values can be effectively integrated into thematic learning, school habituation activities, and socio-cultural programs involving students’ active participation. This integration not only strengthens students’ religious, social, and responsible character but also fosters cultural awareness and pride in local identity. The study underscores the importance of local culture-based education as an effective strategy to reinforce character formation in elementary schools and to prepare a morally grounded, culturally rooted, and globally competitive generation in the modern educational context.
Utilization of Facebook as an Online Platform-Based Learning Media Mas'ud Muhammadiah; Andi Hamsiah; Fryda Fatmayati; Yustina Retno Wahyu Utami; Iwan Ady Prabowo
Journal Emerging Technologies in Education Vol. 1 No. 6 (2023)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/jete.v1i6.631

Abstract

Background. This study examines the character formation of Muslim children through indigenous education at Floor IT Elementary School, Batusangkar, Tanah Datar Regency. The problem lies in the character formation of Muslim children. Purpose. From this problem, the question arises about the condition of the students' character and what efforts the teacher has made to shape the students' character at the Sekolah IT Floor Batu. This research is field research because the researcher directly visited the research subjects. Method. Data was obtained through direct observation and interviews with teachers at the school. After the data is collected, it is then processed by classifying the data and making notes about the results of observations and interviews. Results Next, the data is narrated descriptively. The research results are discussed using theories which are also supported by the arguments of the Koran and Hadith as well as several applicable government regulations. This research found an important understanding that Indigenous education is an educational method that is based on customs or customs that develop in society. Children's characters emerge due to the influence of the customs of the place where they live. Conclusion. To prevent the emergence of bad characters, teachers gather their students in one environment, so that teachers can accustom children to behave well. In this way, teachers can shape the character of Muslim children and familiarize children with behaving according to the character of Muslim children
Measurement of Student Satisfaction with the Application of Communicative Language Teaching Method in Indonesian Higher Education mas'ud muhammadiah; Andi Hamsiah; Miftachul Amri; Dian Heriani; Defi Irwansyah
International Journal of Language and Ubiquitous Learning Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijlul.v2i1.775

Abstract

Background. Higher education in Indonesia increasingly emphasizes the importance of developing effective and innovative language skills to prepare students to face global challenges in the future. In language learning, the Communicative Language Teaching method is a popular approach because it emphasizes authentic communicative use of language. Purpose. This research aims to measure the level of student satisfaction with the application of the Communicative Language Teaching method in Indonesian higher education. Apart from that, it also aims to provide better insight into the effectiveness of its use in higher education in Indonesia. Method. The research method used in this research is a quantitative method. Data collection was carried out through questionnaires distributed to students from several universities in Indonesia that apply the Communicative Language Teaching method. The questionnaire is designed to assess certain aspects of the student's learning experience. Results. The research results showed that the majority of students responded positively to the application of the Communicative Language Teaching method through the questionnaires given. The results of data analysis also stated that there was a high increase in student satisfaction in the learning experience using the Communicative Language Teaching method. This method also helps improve their ability to communicate in the target language. Conclusion. The conclusion of this research shows that the Communicative Language Teaching method has a positive influence on students at Indonesian universities. Using this method not only improves their language skills but also enriches their learning experience through active social interaction. The implication of this research is that there needs to be more emphasis on the development and implementation of communication-oriented learning methods in the higher education curriculum in Indonesia.
PENGEMBANGAN MINDSET ENTREPRENEURIAL MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING DI KALANGAN PEMUDA Yosaphat Danis Murtiharso; Prastika Suwandi Tjeng; Rina Nopianti; Mas'ud Muhammadiah; Ardhining Westri H
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.432

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan mindset entrepreneurial di kalangan pemuda melalui penerapan pendekatan experiential learning. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta dan dilaksanakan melalui beberapa tahapan seperti, penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, refleksi, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada aspek pengetahuan, kepercayaan diri, kemampuan peserta dalam mengidentifikasi peluang usaha, kreativitas, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Hasil evaluasi juga menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pemahaman peserta. Jumlah peserta yang berada pada kategori baik meningkat dari 20% menjadi 72,5%, sedangkan peserta pada kategori kurang menurun dari 45% menjadi 5%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan experiential learning efektif dalam membangun pola pikir kewirausahaan melalui pengalaman belajar yang aktif, partisipatif, dan kontekstual. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas pemuda untuk menjadi individu yang lebih inovatif, mandiri, dan siap mengembangkan usaha sebagai salah satu upaya mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Co-Authors -, Asdar A. Bunga Intang AA Sudharmawan, AA Abdul Wahab Abduloh Abduloh Abdurrohman Muzakki Abraham Manuhutu Aceng Haetami Achmad Naufal Irsyadi Ade Taufan Adriyanto Adriyanto, Adriyanto Ahmad Farrudin Akhmad Ramli Akib, Tahirah Al Ikhlas Amran, Arini Andi Hamsiah Andi Hamsiah Andi Hamsiah Andi Hamsiah Andi Hamsiah Andi Hamsiah Andi Hamzah Fansury Andi Muh Akbar Saputra Andi Saadillah Andi St. Hartina Said Andriyatih, Andriyatih Angreani, Andi Vivit Aprianti, Aprianti Ardhining Westri H Arief, Rimba Arif Bintoro Johan Arifin, Ardian Arifin, Syaadiah Arkam Lahiya Arruan, Paulina Feronika Arsyad, Susalti Nur Arwin Tannuary Asdar Asdar Asmara, Adi Asti Dwiyanti Asti Dwiyanti Asti Dwiyanti Azhariah Rachman Bambang Ismaya Bambang Nugroho Baso, Muniro Baso Bayu Retno Bekti Setiadi Brasie Pradana Sela Bunga Riska Ayu Budi Witjaksana Budirman, Budirman Burhan Burhan Burhan Burhan, Burhan Cakranegara , Pandu Adi Cakranegara, Pandu Adi Catur Budi Susilo Chaeruny, Rachmi Chai, Nong Chandra Halim Maharaja Chandrasari Desianti, Lisa Christian Soleman Imburi Cundra Bahar Daheri, Mirzon Danial, Hendra Pratama Dedek Helida Pitra Defi Irwansyah Denissa Alfiany Luhulima Dessy Putri Wahyuningtyas Devin Mahendika Diah Afrianti Rahayu Dian Heriani Diana Sartika Didi Sudrajat Didik Cahyono Endang Fatmawati Ernianah, Ernianah Ervinna Wahyuni Evi Syarah Fansury, A. Hamzah Fansury, Andi Hamzah Faslur Faslur Faslur, Faslur Fata Nidaul Khasanah Ferdinand Salomo Leuwol Firman Aziz Fitriani, ita Frans Sudirjo Fransisca Debby Christine Fernandez Frisilia Ivon Fryda Fatmayati Fryda Fatmayati Hakiki, Hakiki Hakim, Nur Hamid, Sundari Hamsiah, A. Hamsiah, Andi Hamsiah, Andi Hamsiah, Andi Hamsiah Harizahayu, Harizahayu Harteti Azurah Hasniawaty, Hasniawaty Hasrina Islamiyah Hasriyani Hasriyani Hastuti Hastuti Hatira, Hatira Hawira, Hawira Heriani, Dian Herman . Herman Herman Hermawan, Nanang Hidasia, Muhammad Marsan .S Ian Astarina Mas'ud Idrus Idrus Ifa Safira Ikhlas Ul Aqmal Indra Perdana Indra Perdana Inliati, Inliati Irwansyah, Defi Iwan Adhicandra Iwan Ady Prabowo Iwan Ady Prabowo Jainudin Jainudin, Jainudin Jasiah Jasiah Joni Wilson Sitopu Jumianti, Jumianti Juminah Juminah Jumriah Jumriah Jumriah, Jumriah Kalman, Kalman Khairunnisa Khairunnisa Kraugusteeliana Kraugusteeliana Lapi, Misnawati Laros Tuhuteru Latif, Reni Astuty Lazarus Linarto Lela Susanty Lestari Budianto Linggua Sanjaya Usop Liswandi, Liswandi Lutfin Ahmad Lutfin, Nursamsilis M Badrun Tamam Madaling Madaling Madjid, Syahria Maharani Rauf Mantahir, Mantahir Marhani Marhani Maria Purnama Nduru Markus Palungan Marlen Wariunsora Mas’ud, Ian Astarina Maya Borong Merliana Trince Miftachul Amri Moh. Solehudin Mohammad Ahmad Bani Amer Moza Suzana Much Deiniatur Muh Yusuf Muh. Safar Muhamad Syafii Muhammad Arsyad MUHAMMAD BAKRI Muhammad Bakri Muhammad Darwis MUHAMMAD HASBI Muhammad Ridhwan Muliati Muliati Muliati Muliati, Muliati Muta’allim Muthiah K, Iin Nai, Muh Sahrul Ardika Najamuddin Petta Solong Nanang Hermawan Napat Chai Nawiruddin Nelvia Susmita Nguyen Van Thao Nofirman, Nofirman Nofiyanti M, Nurul Nopianti, Rina Novelti Novia Novia Nuramila Nuramila Nuramila Nuramila Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurhamka Nurhamka Nurjihadin, Nurjihadin Nurmadina HS Nurmaya Medopa Nurmiati, Ai Siti Nurniati, Nurniati Pao, Chai Paulina Erawati Paramita Petrus Jacob Pattiasina Prastika Suwandi Tjeng PURBA, IKA ROSENTA Putri Anggita Sijabat Putri, Murdaya Syeila Qalbi, Nur R, Rinovian Rahayu Rahayu Rahayu, Martini Rahayu Rahmaniah, Rahmaniah Rahmat, Rahmat Rahmat, Rahmat, Rahmat, Stephanus Turibius Rashid Rahman Ratna Susanti Rauza Sukma Rita Resky Dewi Nengsih Retnaningsih , Rahayu Rezkiati Rezkiati Ridwin Purba Rimba Arief Rinovian Rais Rissa Megavitry Roma Wijaya Rona Romadhianti Rosmawati Rosmawati Rosmini Rosmini Rosyidi, Muh. Hasyim RR. Ella Evrita Hestiandari Rumangun, Kristiang Sa'odah Saodah Sabri Sabri Saenab, Saenab Safitri, Suci Safitri Samuel PD Anantadjaya Saputra, Nanda Sari, Mike Nurmalia Sarniyati Sarniyati Saryanto Saryanto Sepang, Arruan Siti Fadjarajani Siti Habibah Sitti Saidah Sjeny Liza Souisa Slamet Riyadi Solissa, Everhard Markiano Sri Suparni Sriwahyuni Tohir Tohir St. Muriati Sukmawati Sukmawati Sumarni Rumfot Sun Wei Sunarti Lewang Supendi, Dede Supriadi Supriadi Susilo Surahman Syahria Madjid Syahriah Madjid Syamsul Alam, Syamsul Syamsul Bahri Syamsul Bahri Tahir, Tahir Theresia Elsiandri A. Jon Thrisia Monica Tiok Wijanarko Tira, Fitriani Trisno, Muhamad Tukiyo Udan Kusmawan Ulfah Syam Umul Khasanah Usman, Nurwahidah Wa Ode Desna Sari Wajnah, Wajnah Wardani , Aulia Nurlaili Kusuma Yoga Karmizi Yosaphat Danis Murtiharso Yufrinalis, Marianus Yuniar Sakinah Waliulu Yuniwati , Ika Yustina Retno Wahyu Utami Yustina Retno Wahyu Utami Yuwono, Sapto Zain Ahmad Fauzi Zarkasi Zulham Zulham Zulkifli Zulkifli Zusanti, Zusanti