AbstrakMeningkatnya populasi lansia menuntut peran aktif kader kesehatan dalam melakukan skrining kesehatan secara efektif untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini melalui pelatihan skrining Skilas, dengan indikator capaian berupa peningkatan pengetahuan kader di Posyandu Desa Kekeri Timur, wilayah kerja Puskesmas Penimbung, Lombok Barat pada tanggal 8-9 Pebruari 2025. Kegiatan ini melibatkan 20 kader kesehatan dari Desa Kekeri dan Desa Mambalan melalui pendekatan Fokus Grup Diskusi (FGD), pelatihan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup tujuh dimensi skrining yaitu penurunan kognitif, keterbatasan mobilisasi, malnutrisi, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dan gejala depresi. Hasil kegiatan menunjukkan kemampuan kader kesehatan dalam melakukan skrining Skilas dan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan kader dari rata-rata skor 4,56 menjadi 9,77, serta keterampilan dari 3,25 menjadi 9,22. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi kader kesehatan untuk mendukung deteksi dini gangguan kesehatan lansia secara mandiri. Kata kunci: kader kesehatan; lansia; pengabdian masyarakat; pelatihan keterampilan; skrining skilas AbstractThe increasing elderly population demands the active role of health cadres in conducting effective health screenings to enable early detection of health disorders. The objective of this activity was to enhance the capacity of health cadres in early detection through Skilas screening training, with the achievement indicator being an improvement in knowledge among cadres at the Posyandu in Kekeri Timur Village, under the jurisdiction of Penimbung Health Center, West Lombok, on February 8–9, 2025. The activity involved 20 health cadres from Kekeri and Mambalan Villages through a Focus Group Discussion (FGD) approach, training sessions, and pre-test and post-test evaluations. The training materials covered seven screening dimensions: cognitive decline, mobility limitations, malnutrition, visual impairment, hearing loss, and symptoms of depression. The results demonstrated that the health cadres were capable of conducting Skilas screenings and showed a significant increase in knowledge scores, from an average of 4.56 to 9.77, as well as skills improvement from 3.25 to 9.22. This training proved effective in enhancing the competencies of health cadres to support independent early detection of health problems among the elderly.Keywords: community service; health cadre; skilas screening; elderly; skill training