p-Index From 2021 - 2026
21.012
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Psikis : Jurnal Psikologi Islami EL-IDARE: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Hikmah : Journal of Islamic Studies Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Jurnal Kajian Peradaban Islam EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Academy of Education Journal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme ADI Journal on Recent Innovation (AJRI) Science Education and Application Journal Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Alim | Journal of Islamic Education Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat JMI Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Statement : Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Interdisciplinary Social Studies Jurnal Kajian Peradaban Islam Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Manajemen dan Budaya eScience Humanity Journal JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Madani Institutte : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Budaya Educational Journal of Islamic Management (EJIM) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Jurnal Sosial dan Sains The International Journal of Education Management and Sociology Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Asas wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan, dan Sosial Keagamaan SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Sosial, Sains, Terapan dan Riset (Sosateris) Indo Green Journal Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Blantika : Multidisciplinary Journal Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Internasional Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Indonesia Journal of Engineering and Education Technology (IJEET) Jurnal Global Ilmiah Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of Innovative and Creativity Jurnal Multidisiplin Indonesia JIMAD : Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Edukasiana : Journal of Islamic Education Indo Green Journal Acta Psychologia Journal of Education and Islamic Studies Journal of Social Humanities and Education: Scripta Humanika Edumaspul: Jurnal Pendidikan MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ORIENTASI PEMBEBASAN HAK-HAK PEREMPUAN DALAM AYAT-AYAT ‘IDDAH DI MA’HAD AL-QUR’AN UNIVERSITAS PTIQ JAKARTA Hariyadi , Muhammad; Rahami , Nur; Afif , Nur; Hikmawati , Risma; Sarnoto, Ahmad Zain; Mulia, Siti Musdah
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The gender equality argument that desires reciprocity between men and women in all aspects, including 'iddah, which seems to burden only women with its implementation, suggests the need for a re-reading or reinterpretation of the verses related to this matter. This research uses qualitative research methods by examining Asma Barlas' thoughts related to 'iddah. The concept of 'Iddah is the Quran's response to the patriarchal pre-Islamic Arab social conditions; this concept is an initial step towards liberating women's rights. Regarding the burden of 'iddah, which is only obligatory for women, if examined from its historical perspective, it may be possible for men to also be subject to 'iddah, but certainly with different terminology or perhaps with a redefinition of the term 'iddah. Asma Barlas, who is very passionate about instructing the re-reading of Quranic texts, experiences shortcomings in reinterpreting these texts due to her still abstract method
PENINGKATAN PEMAHAMAN MAKNA ESOTERIK SURGA DALAM TAFSÎR LATHÂʽIF AL-ISYÂRÂT DI MASJID AN-NUR, BABELAN BEKASI Rofiah , Nur; Cholidah , Yanti; Nurbaiti, Nurbaiti; Faris, Salman; Hakim, Fikri; Sarnoto, Ahmad Zain
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The interpretation of the concept of heaven in the Qur'an which stops at a literal or exoteric dimension has basically narrowed the breadth of the meaning of the Qur'an, which in the end will give birth to an irresponsible reason to carry out jihad accompanied by acts of terror for the sake of get the pleasure of the angels who are prepared for the mujahid who struggles in the way of Allah SWT. This research is a qualitative research with literature study, the approach used is an esoteric approach in interpreting the verses of the Qur'an about heaven. This study concludes that, in his interpretation Al-Qusyairȋ classifies heaven into two categories, namely suspended heaven (muajjalah) and hastened heaven (mu'ajjalah). The suspended paradise (muajjalah), is heaven that will be obtained in the hereafter by going through a very long journey, is a form of elevation, and is a form of His generosity (jûdih) as a reward for those who are pious and do good deeds. The characteristics of this paradise are in the form of material meanings of dzahir as described in the verses of the Qur'an. And the hastened paradise (mu'ajjalah), is a paradise that can be obtained in the world by experts in essence and the magicians in the form of closeness (qûrbah) and is a veiling disclosure of various forms of occult secrets (kasyf al-ghithâ) which is interpreted with the essence of the nature of achievement (haqâiq al-wishâl) and closeness to Allah SWT as pleasure in carrying out obedience and peace of mind
PELATIHAN MODEL JIHAD KONTEKSTUAL: TAFSIR QS. AL-BAQARAH/2: 190 DI DI SEKOLAH ALDEPOS BOGOR Hasan, Abdul Rokhim; Sakina, Siti; Kerwanto, Kerwanto; Sarnoto, Ahmad Zain; Ansori, Ansori; Choirunnisa, Choirunnisa
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is discussing about the contextual purpose of jihad, that is included in QS. Al-Baqarah/2:190 using the Abdullah Saeed’s contextual perspective. The method that is used in this research is maudhû’î research method and contextual Qur’an interpretation approach initiated by Abdullah Saeed. The result that we find out from this research is the purpose of jihad by war that is written in QS. Al-Baqarah/2: 190 is included into “instructional values” from the hierarchy of moral values in accordance with Abdullah Saeed’s application on contextual approach. Jihad by war is a form of jihad that could be adapted based on the situation and condition that is faced by the people, in social, political, and cultural aspects. Jihad by war is also a defensive action that is done to protect the people from enemy’s oppression and is a last option that could be done by Moslem people
PENDAMPINGAN DAN ORIENTASI PERLINDUNGAN HARTA ANAK YATIM OLEH WALI DI MAJLIS TA’LIM AL-BIDAYAH, CIANJUR Ahmad Zain Sarnoto; Windy Dian Sari; Siti Fatimah
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic law instructs the guardians of orphans not to arbitrarily affect the orphans and their property. Because children are part of the younger generation as one of the human resources who have a strategic role in forming a better family. Guardians should not behave unjustly towards orphans
Pendekatan Humanistik dan Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Peserta Didik Baru di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya Tri Mei Lisnawati; Susanto; Ahmad Zain Sarnoto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4243

Abstract

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan humanistik yang dipadukan dengan pemanfaatan media sosial berperan signifikan dalam meningkatkan jumlah peserta didik baru di SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, pendekatan humanistik yang diterapkan memberikan keleluasaan dalam proses belajar, menempatkan kebutuhan emosional peserta didik sebagai prioritas, serta membangun hubungan intrapersonal yang erat antara guru dan siswa. Pendekatan ini diwujudkan melalui berbagai program unggulan yang telah dijalankan secara konsisten oleh SMP Muhammadiyah 7 Surabaya. Kedua, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, website, dan WhatsApp digunakan sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan serta menyebarluaskan informasi terkait profil dan keunggulan sekolah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi tersebut. Selain itu, publikasi juga diperluas melalui platform eksternal seperti PWMU.co yang memiliki jangkauan lebih luas, khususnya di kalangan warga Muhammadiyah Jawa Timur. Konten yang disajikan tidak hanya bersifat promosi formal, tetapi juga menampilkan aktivitas peserta didik, pesan-pesan motivasi Islami, serta berbagai prestasi sekolah, dengan melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembuatan konten. Strategi ini memberikan dampak positif terhadap citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang terbuka, adaptif, dan modern dalam menghadapi perkembangan dunia digital.Sinergi antara pendekatan humanistik sebagai fondasi internal dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana eksternal terbukti efektif dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap sekolah, yang berdampak pada peningkatan jumlah peserta didik baru. Pendekatan humanistik berfungsi membangun keunggulan dan karakter sekolah dari dalam, sementara media sosial menjadi media strategis untuk menyebarluaskan keunggulan tersebut kepada masyarakat luas. Secara teoritis, penelitian ini didukung oleh pemikiran Abraham Maslow dan Carl Rogers. Teori Maslow menjelaskan bahwa manusia memiliki kebutuhan yang tersusun secara hierarkis, mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri. Sementara itu, Carl Rogers menekankan pentingnya penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard) sebagai landasan dalam pengembangan potensi individu tanpa tekanan atau mekanisme pertahanan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi rujukan bagi praktisi pendidikan dan peneliti dalam meningkatkan kualitas manajemen penerimaan peserta didik baru secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Islamic Holistic Approach to Ecology: An Examination of Al-Ghazali's Thought in the Context of Contemporary Environmental Ethics Ahmad Zain Sarnoto
Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2026): May: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan: Scripta Humanika
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/p14cp058

Abstract

This study examines the ecological dimensions of Al-Ghazali’s thought in Ihya’ Ulum al-Din through a conceptual hermeneutic approach and comparative analysis with contemporary environmental ethics. The objective is to reconstruct the ontological, ethical, and cosmological foundations of Islamic ecology based on the integrated concepts of Tawhid, Khalifah, and Mizan, and to assess their relevance within modern sustainability discourse. This research employs a non-empirical qualitative design relying on classical textual analysis and contemporary environmental literature. The findings indicate that Tawhid establishes an ontological unity of creation, Khalifah constructs a framework of human moral responsibility as trustees of the earth, and Mizan articulates cosmic balance as a normative principle of ecological stability. The integration of these three concepts produces a holistic ecological model that resonates conceptually with planetary boundary theory and sustainability ethics, while remaining grounded in a theocentric metaphysical foundation. The study concludes that Al-Ghazali’s ecological thought is not only historically significant but also theoretically constructive for global environmental ethics. Its main contribution lies in the systematic reconstruction of Islamic ecology as an alternative paradigm in contemporary environmental studies.
Pendidikan Homeschooling pada Anak Korban Perundungan dalam Perspektif Al-Qur’an Ahmad Ahidin; Ahmad Thib Raya; Ahmad Zain Sarnoto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis homeschooling sebagai alternatif pendidikan bagi anak korban perundungan dalam perspektif Al-Qur’an melalui pendekatan pendidikan humanistik berbasis nilai-nilai Islam. Perundungan di lingkungan pendidikan formal memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis, emosional, sosial, dan akademik anak, sehingga diperlukan model pendidikan yang mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan potensi peserta didik secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara induktif untuk menemukan pola dan konsep pendidikan yang relevan dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homeschooling memiliki relevansi sebagai model pendidikan alternatif bagi anak korban perundungan karena menitikberatkan pada pengembangan aspek spiritual, emosional, dan sosial peserta didik. Al-Qur’an menekankan pentingnya penghormatan terhadap martabat manusia, hubungan interpersonal yang empatik, serta lingkungan pendidikan yang penuh kasih sayang. Pendekatan humanistik berbasis Al-Qur’an dinilai mampu membantu anak korban perundungan memulihkan rasa percaya diri, mengatasi trauma, dan membangun kembali motivasi belajar melalui internalisasi nilai-nilai Islami seperti kesabaran dan kepedulian sosial. Dengan demikian, homeschooling tidak hanya berfungsi sebagai alternatif pendidikan, tetapi juga sebagai sarana pemulihan psikologis dan pembentukan karakter Islami bagi anak korban perundungan.
Rethinking Kesiapan Nikah Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an Esse Esse; Nur Arfiyah Febriani; Ahmad Zain Sarnoto
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2739

Abstract

Fenomena penundaan pernikahan perempuan semakin meningkat di tengah perubahan sosial, pendidikan, dan tuntutan ekonomi masyarakat modern. Namun, pilihan untuk menunda pernikahan masih sering dipandang negatif karena perempuan dianggap memiliki batas usia ideal untuk menikah dan menjalankan peran domestik. Padahal pilihan tersebut tidak terlepas dari alasan kesiapan perempuan untuk menikah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meninjau ulang konsep kesiapan nikah perempuan dalam perspektif Al-Qur’an dengan menempatkan kesiapan sebagai aspek utama dalam pernikahan, bukan semata-mata usia biologis atau tekanan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudh?‘?) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pernikahan, kesiapan, dan tanggung jawab keluarga. Data dianalisis melalui penelusuran pandangan mufasir klasik dan kontemporer untuk melihat relevansi konsep kesiapan dalam konteks fenomena sosial perempuan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menempatkan kesiapan kognitif, moral, fisik, psikologis, sosial,  ekonomi, spritual, dan environmental sebagai dasar penting dalam membangun rumah tangga. Penundaan pernikahan karena alasan ketidaksiapan tidak dipandang sebagai penyimpangan, melainkan bagian dari upaya mewujudkan tujuan pernikahan yang sak?nah, mawaddah, dan ra?mah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa konsep kesiapan nikah dalam Al-Qur’an bersifat lebih substansial dan egaliter dibandingkan konstruksi sosial yang berkembang di masyarakat terhadap perempuan yang belum menikah.
Gaya Kepemimpinan Musyrifah dalam Penguatan Religiusitas Santriwati: Studi Kasus di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah Bogor Rachmatul Ummah M; Akhmad Shunhaji; Ahmad Zain Sarnoto
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan musyrifah dalam memperkuat religiusitas santriwati di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah, Jonggol, Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas santriwati belum optimal, ditandai dengan lemahnya kedisiplinan dalam melaksanakan salat wajib dan sunnah, penggunaan bahasa yang belum mencerminkan nilai-nilai Islami secara konsisten, serta motivasi beribadah yang cenderung bersifat eksternal. Musyrifah telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang suportif dan memotivasi. Namun, pendekatan tersebut belum sepenuhnya efektif karena kurangnya ketegasan dalam penegakan aturan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan gaya kepemimpinan transformasional yang dipadukan dengan ketegasan melalui penegakan aturan secara konsisten dan adil. Pemberian teguran tegas dan sanksi edukatif diperlukan untuk membentuk kedisiplinan, ketaatan, dan perilaku religius yang berkelanjutan pada santriwati.
Gaya Kepemimpinan Musyrifah dalam Penguatan Religiusitas Santriwati: Studi Kasus di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah Bogor Rachmatul Ummah M; Akhmad Shunhaji; Ahmad Zain Sarnoto
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan musyrifah dalam memperkuat religiusitas santriwati di SMP Darul Qur’an Pondok Pesantren Al-Fitrah, Jonggol, Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas santriwati belum optimal, ditandai dengan lemahnya kedisiplinan dalam melaksanakan salat wajib dan sunnah, penggunaan bahasa yang belum mencerminkan nilai-nilai Islami secara konsisten, serta motivasi beribadah yang cenderung bersifat eksternal. Musyrifah telah menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang suportif dan memotivasi. Namun, pendekatan tersebut belum sepenuhnya efektif karena kurangnya ketegasan dalam penegakan aturan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan gaya kepemimpinan transformasional yang dipadukan dengan ketegasan melalui penegakan aturan secara konsisten dan adil. Pemberian teguran tegas dan sanksi edukatif diperlukan untuk membentuk kedisiplinan, ketaatan, dan perilaku religius yang berkelanjutan pada santriwati.
Co-Authors A. Ubaedillah Aat Ruchiat Nugraha Aat Ruchiat Nungraha Abd Muis Abd. Aziz Abdul Aziz Abdul Ghofur Abdul Hadi Abdul Khalis Razak Abdul Muis Abdul Mu’iz Abdul Rokhim Abdullah, Amiruddin Abnisa, Almaydza Pratama Adhariani, Dwi Eka Afif , Nur Agus Sarifudin Agus Sarifudin, Agus Ahariani, Dwi Eka Ahmad Ahidin ahmad farid ahmad Fathoni Ahmad Fathoni Ahmad Sholihin Ahmad Shunhaji Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Thib Raya Ahmad Thib Raya Ahmad, Nurcholik Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Shunhaji Akhmad Sunhaji Alek Irawan Triantho Alhan, Khusni Ali, Makhrus Alma’zumi, Adib Almira Ulimaz Amri, Miftachul Ana Matofani Andi Sri Rezky Wulandary andrew shandy utama, andrew shandy Andri Andri ANDRI KURNIAWAN Andri Kurniawan ansori ansori Anwar , Chairul Anwar, Hamdani Ari Wijayanti Arifin, Mohamad Zaenal Armai Arief Aziz , Abd. Badriah, Badriah Bahruddin Bahruddin Bahruddin Bukhori Bukhori Burhanuddin, Nandang Busthomi Ibrohim Choirunnisa Cholidah , Yanti Daheri, Mirzon Darwis Hude Darwis Hude Devin Mahendika Dewanto Dewanto Diah Fatma Sjoraida Diah Fatma Sjoraida Dian Sari, Windy Dien Nurmarina Malik Fadjar Dini Andini Dini Andini Dwi Eka Ahariani EE Junaedi Sastradiharja Eko Nursalim Eko Nursalim, Eko Ely Budiyanti Ely Budiyanti Eri Mardiani Ernawati Ernawati Esse Esse Esse, Esse Etika Nailur Rahma Fakih, Zainun Kamaludin Farihah Ulinnuha Farihah Ulinnuha Fauzi, Rizal Ula Ananta Febriani , Nur Arfiyah Guna, Bucky Wibawa Karya Habibie Habibie Hakim, Ahmad Husnul Hakim, Fikri Halim, Fahmi Abdul Hamdani Anwar Hamdani Anwar Hamzah, Naemah Binti Hariyadi , Muhammad Hariyadi, Muhammad Harleli Hasan, Abdul Rokhim Hasyim Mahmud Wantu Hasyim Mahmud Wantu Hatidja, St Hayatina, Lamya Hendri Kuswanto Hidayatul Huda Hidayatullah Hidayatullah Hikmawati , Risma Hiola, Siti Fatimah HM, Makkah Hude, Darwis Husna, Raudhatul Ifa Safira Ika Agustina Ika Ika Ika Ika Ika ika Iqbal Taufikurrahman Ircham Surahman Irma Aprilianti Jannah Siregar, Riadi JOKO WAHONO Junaidin Junaidin Juraidi, A. Karyati , Etty Siti Kerwanto Khasnah Syaidah Khrisma Wijayanti Khusni Alhan Khusni Alhan Kidam Laela Fitriyani Lamya Hayatina Lamya Hayatina Lamya Hayatina Lubis, Sari Sartika Lubis, Zakaria Husin Lukman Hakim Lukmanul Hakim M S Farizal M. Imam Khudlori M. Makbul Akbar M. Zuhriansah Mahpudin, Asep Makhrus Ali Mardiati Mardiati Marita Ika Joesidawati Marsiti, Marsiti Maslul , Isep Saepul Mhd Sukron Miftachul Amri Misbahul Munir Moh Yusuf Mohammad Edy Nurtamam, Mohammad Edy Mohammad Muhtadi Ms, Farizal Muazzikin Ripai Muhammad Daffa Muhammad Dhiya Habibi Muhammad Ichsan Abda Muhammad Ridho Muhammad Taufiq Muhammad Yusuf Mukmin, Nurul Muksin, Asep Nadjih, Difla Nanang Gunadi Nasution, Marzuki Affan Neneng Kurnia Nisa, Bunga Ifatun Nisa, Faridatun Noka, Isara Abda Noor Farida Nur Arfiyah Febriani Nur Arfiyah Febriyani Nur Efendi Nur Fadhliyah Nur Hasan Nur Hidayati Nur Latifah, Nur Nurfadila, Novia Nurhasanah Nurhasanah Nurikasari, Neneng Nurina Happy Nurrohman Nurrohman Nurul Habiburrahmanuddin Nurul Hikmah Nurwijayanti Occe Luciana, Occe Otong Surasman Panjaitan, Hendripal Rachmat Hidayat RACHMAT HIDAYAT Rachmatul Ummah M Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahami , Nur Rahayu, Supriati Hardi Rahmad, Saiful Rahmah, Andi Rahman, Mahadi Ramadhonus, Ramadhonus Raya, Ahmad Thib Rembe, Elismayanti Reza Rahmadani Riadi Jannah Siregar Risnawati Risnawati Riwayati Wahyuningsih Riza Noviana Khoirunnisa Rofiah , Nur S. Sugiharto Sakina, Siti Saksitha, Deassy Arestya SALMAN FARIS Samsi Samsi Samsu Romli Samsul Bahri Samsuri Samsuri Samuna, Samuna Santosa, Tomi Apra Sapulete, Heppy Sari , Windy Dian Sari, Windy Dian Satriah, Satriah Sayuti Hamdani Shunhaji, Akhmad Sidrotun Na'im Singgih Prastawa Sisi Yulianti Siskandar Siskandar Siskandar Siskandar, Siskandar Siswanto, Permadi Trisna Siti Fatimah Siti Fatimah Hiola Siti Khoeriyah Siti Maria Ulfa Siti Maria Ulfa Siti Musdah Mulia, Siti Musdah Siti Nurmaisyah Slamet Riyadi Soegiarto, Ita Solissa, Everhard Markiano Solly Aryza Songyanan, Afifudin Sri Tuti Rahmawati St Rahmah Suhada Suhada, Suhada Suhardy, Suhardy Suharry, Suharry Sukini Sukini Sukini, Sukini Sunarno Sunarno Sunarto Sunarto Sunhaji, Akhmad Supodo, Yuli Suryono, Wiwid SUSANTO Susanto Susanto Susilo Wibowo Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syamsul Bahri Tanrere Syamsul Bahri Tanrere Tanrere, Syamsul Bahri Tati Khafidotur Rofingah Taufik Nugroho Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tongam E Panggabean Tongam E Panggabean Tri Mei Lisnawati Triantho, Alex Irawan Trio Budi Susanto Ulil Alfa Wahyudi, Udi Wahyudin Wahyudin Waluyo Waluyo Wantu, Hasyim Mahmud Widodo, Hadi Windy Dian Sari Windy Dian Sari Windy Dian Sari Windy Dian Sari Wiwid Suryono Wulandary, Andi Sri Rezky Yuliyanti yuliyanti