Articles
SOSIALISASI PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI KELURAHAN PANNAMPU MAKASSAR
Widyastuti, Widyastuti;
Assa’diyah, Halimah;
Akbar, Muh. Fadil;
Aisy, Muh. Fais
Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Anfa Mediatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan yang masih berusia remaja dimana secara hukum UU laki-laki di bawah 19 tahun dan perempuan di bawah 16 tahun. Terdapat banyak faktor penyebab terjadinya pernikahan dini mulai dari faktor ekonomi, pendidikan, dan keinginan sendiri. Pernikahan dini memiliki banyak dampak buruk yang dapat mempengaruhi keberlangsungan hidup anak seperti dampak pada organ reproduksi, pernikahan paksa, kekerasan dalam rumah tangga, perceraian, dan gangguan psikologis. Orang tua memiliki peran penting dalam pencegahan pernikahan dini. Tujuan dari sosialisasi ini yaitu diharapkan meningkatnya pemahaman orang tua mengenai pernikahan dini sehingga terjadi pencegahan dalam melakukan pernikahan dini. Sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan pemberian pre-test dan post-test untuk melihat penambahan wawasan partisipan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini yaitu adanya peningkatan pemahaman orang tua yang berdomisili di kelurahan Pannampu terkait urgensi pernikahan dini.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Kemampuan Bersosialisasi pada Siswa SMPN
Setiawan, Rifqi Rizqullah;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.71
Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan peneliti kepada guru SMPN 36 SURABAYA terdapat hasil bahwa masih kurangnya kemampuan bersosialisasi siswa terhadap teman dan guru nya. Terdapat juga sikap siswa yang suka menyendiri, pendiam, dan serta kurang aktif di dalam kelas. Situasi ini muncul karena siswa mengalami kesulitan dalam kemampuan bersosialisasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan dua variabel, yaitu kecerdasan emosional sebagai variabel bebas dan kemampuan bersosialisasi sebagai variabel terikat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kemampuan bersosialisasi pada siswa SMPN 36 Surabaya. Siswa SMP yang memiliki kemampuan bersosialisasi yang tinggi dapat meningkatkan kecerdasan emosi dalam proses belajar. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan alat instrumen angket/kuesioner. Pengisian angket pada kedua variabel diisi oleh siswa SMPN 36 Surabaya sebgai sampel penelitian yang berjumlah 243 dengan skala yang diadaptasi oleh lathhinabilla yakni skala kemampuan bersosialisasi dengan alpha Cronbach 0,757 dan skala kecerdasan emosional dengan alpha Cronbach 0,848. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai koefisien korelasi rxy = 0.375 dengan nilai signifikansi 0,001 (P < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kecerdsan emosional dengan kemampuan bersosialisasi pada siswa SMPN 36 Surabaya. Sehingga semakin tinggi kecerdasan emosional siswa maka semakin tinggi juga kemampuan bersosialisasi siswa.
Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja di PT X Sidoarjo
Yusuf, Achmad;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.73
Di tempat kerja, kinerja karyawan merupakan faktor penting bagi keberhasilan organisasi. Namun, di PT X Sidoarjo, masalah kinerja yang rendah masih ada di antara beberapa karyawan. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kecerdasan emosional dan kinerja karyawan di PT X Sidoarjo, yang bertujuan untuk mengatasi kesenjangan dalam pengetahuan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 105 karyawan dengan menggunakan kuesioner yang mengukur kecerdasan emosional dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional yang lebih tinggi berhubungan dengan kinerja yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi yang menargetkan kecerdasan emosional dapat meningkatkan kinerja karyawan di PT X Sidoarjo, sehingga menyoroti pentingnya kecerdasan emosional di tempat kerja.
Intensitas Penggunaan Gadget dan Minat Belajar di SMP Negeri 36 Surabaya
Ferdiamsyah, Firman Putra;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.76
Penelitian ini menyelidiki hubungan antara intensitas penggunaan gawai dan minat belajar siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 36 Surabaya, yang dilatarbelakangi oleh isu rendahnya minat belajar di kalangan remaja. Dengan menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif, data dikumpulkan dari 243 siswa dengan menggunakan stratified proportionate random sampling. Penelitian ini menggunakan skala psikologis untuk mengukur intensitas penggunaan gadget dan minat belajar, yang dianalisis melalui metode korelasi product moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan (r = 0.381, p = 0.01) antara intensitas penggunaan gadget dan minat belajar di antara para siswa. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas penggunaan gadget yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan minat belajar. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan kebiasaan penggunaan gadget dalam memahami dan menangani motivasi belajar siswa di era digital.
Regulasi Emosi dan Kemampuan Adaptasi Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir MUHAMMADIYAH
Putra, Jimmy Ananta Mandala;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.79
Penelitian kuantitatif ini menyelidiki hubungan antara regulasi emosi dan kemampuan beradaptasi karir pada mahasiswa tingkat akhir, untuk mengatasi kesenjangan dalam memahami dampak stabilitas emosi terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Dengan sampel 297 mahasiswa tingkat akhir dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, yang dianalisis menggunakan korelasi Spearman, penelitian ini menemukan hubungan positif yang signifikan (r = 0,292, p <0,005) antara regulasi emosi dan kemampuan beradaptasi dalam karir. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi yang lebih tinggi berhubungan dengan kemampuan adaptasi karir yang lebih tinggi di kalangan mahasiswa tingkat akhir. Hal ini menyiratkan pentingnya manajemen emosi dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk karir masa depan mereka.
Keterlibatan Ayah dan Regulasi Emosi Remaja di Pamotan
Dewi, Mega Purnama;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.81
Penelitian kuantitatif korelasional ini menyelidiki hubungan antara keterlibatan ayah dan regulasi emosi pada anak remaja, dengan menggunakan sampel jenuh sebanyak 54 remaja dari MTs Ma'arif Pamotan. Instrumen yang diadopsi dari Aeisyah digunakan, dengan regulasi emosi sebagai variabel independen dan keterlibatan ayah sebagai variabel dependen. Analisis yang dilakukan melalui Analisis Product Moment dengan SPSS 26 for Windows menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0.034 < 0.05) antara keterlibatan ayah dan regulasi emosi, yang mendukung hipotesis penelitian. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa keterlibatan ayah memberikan kontribusi sebesar 8,4% terhadap regulasi emosi pada remaja, dan menyisakan 91,6% untuk faktor lain. Penelitian ini mengisi kesenjangan dalam memahami pengaruh keterlibatan ayah terhadap regulasi emosi remaja, dengan implikasi terhadap dinamika keluarga dan intervensi kesehatan mental remaja.
Hubungan antara Iklim Sekolah dengan Perilaku Bullying pada Siswa SMA
Khamdani, Muchammad Khozin Birrul;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.83
Penelitian dilatar belakangi dengan fenomena siswa yang melakukan tindakan bullying di sekolah. Banyak siswa yang melakukan tindakan kekerasan seperti memukul kepala temannya meskipun bergurau maupun melakukan ejekan kepada temannya. Variabel dalam penelitian ini yaitu iklim sekolah dan perilaku bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim sekolah dengan perilaku bullying pada siswa SMA Negeri 3 Sidoarjo. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 3 Sidoarjo yang berjumlah 1.259 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 297 siswa berdasarkan tabel Krejcie & Morgan dengan taraf kesalahan 5%. Teknik sampling yang digunakan adalah propotional stratified random sampling. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan skala iklim sekolah dan skala perilaku bulyying. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dari Spearman Rho’s dengan bantuan SPSS 22.0 for windows. Hasil penelitian diperoleh nilai koefisien korelasi rxy = -0.912 dengan sig p = 0.000 < 0.05 hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara iklim sekolah dengan perilaku bullying dimana semakin tinggi iklim sekolah maka semakin rendah perilaku bullying dan sebaliknya.
Kelekatan dan Kecerdasan Emosional pada Siswa SMA Sebuah Studi
Nabilah, Arsa Firdausi;
Widyastuti, Widyastuti
Journal of Islamic Psychology Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/islamicpsychology.v1i2.84
Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kelekatan yang aman dan kecerdasan emosional di kalangan remaja yang bersekolah di sekolah menengah atas. Dengan menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif, 275 siswa dari SMAN 3 Sidoarjo menjadi sampel penelitian. Skala Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) menilai kelekatan yang aman (kelekatan ibu α = 0,946, kelekatan ayah α = 0,942), sedangkan kecerdasan emosional diukur menggunakan skala dengan α = 0,959. Analisis statistik menggunakan SPSS 22.0 menunjukkan adanya korelasi positif (r = 0.357, p <0.05) antara kelekatan yang aman dan kecerdasan emosional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kelekatan aman sejak dini dalam menumbuhkan kecerdasan emosional selama masa remaja, yang menunjukkan implikasi untuk intervensi psikologi pendidikan dan perkembangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan emosional pada remaja.
Psychometry Characteristic of Standard Progressive Matrices (SPM)
Annisa Suci Rahmadani;
Widyastuti, Widyastuti;
Asri, Asmulyani
Journal of Research and Measurement in Psychology: JPPP Vol 8 No 2 (2019): JPPP: Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 8 No 2 Oktober 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNJ dan Program Studi Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/JPPP.082.01
The purpose of this research is to analyze the psychometric characteristics of Standard Progressive Matrices (SPM), that is analysis of item difficulty index, item discrimination index, distractor effectiveness, construct reliability, and construct validity. The approach used in the study is quantitative approach. The population of the study was junior and senior high school students and the sample of the study was 1.547 junior high school students and 1.528 senior high school students. The results of the item difficulty index analysis on SPM are not in accordance with the order of difficulty level items. The results of the discrimination index analysis on SPM shows that there are 39 to 41 items with excellent categories. The results of the analysis of the effectiveness of the distractors on SPM shows that there are 42 to 45 items that had effective distracters. The overall results of the analysis of the construct reliability on the SPM are reliable and can be trusted as a test tool. The results of the analysis of the construct validity of each item show that there are 47 to 48 valid items on SPM. The overall analysis shows that SPM is able to perform the measuring function properly.
kansei wire stripper untuk pemilahan sampah kabel di sektor informal
Widyastuti, Widyastuti;
Wibowo, Eko Ari;
Dicasani, Alifta;
Ernawati, Ernawati
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jutin.v8i1.39943
Cables are a rapidly growing type of electronic waste. In the informal sector, metals are commonly extracted from cable waste by melting the insulating layer. It’s simple but generates toxic gases. A safer alternative involves using a wire stripper, that typically used in the cable industry and operated by skilled professionals. However, the informal sector, where most workers are women and daily laborers without specialized skills, requires tools tailored to their specific needs. Unfortunately, such tools are not yet available. This study aims to design a wire stripper suited for the informal sector using the Kansei Engineering Type I method. The identification of kansei words led to a design concept prioritizing safety, durability, and ease of use. Concept mapping produced a wire stripper design with dimensions of 35x30x30 cm, a maximum weight of 5 kg, and an iron body, featuring manually operated splitting and rolling mechanisms.