p-Index From 2021 - 2026
20.691
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal MEKANIKAL ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Bioeducation Journal Konselor REKA INTEGRA Jurnal Konseling dan Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Journal of Educational, Health and Community Psychology Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Psikopedagogia Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Jurnal Fisika Unand MEKTRIK Jurnal Counsellia Profetika Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Journal of Natural Science and Integration Educational Guidance and Counseling Development Journal Buletin Farmatera Visipena OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia) International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal YUME : Journal of Management Jurnal Ilmu Fisika Paedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Real in Nursing Journal Jurnal Neo Konseling POINT JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Literatus MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Indonesian Journal of Global Health research Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Surya Teknika Sistema: Jurnal Pendidikan JOURNAL LA MEDIHEALTICO Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Journal of Counseling, Education and Society Indonesian Journal of Counseling and Development International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indo-MathEdu Intellectuals Journal International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Journal of Education Research Scientific Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan Jurnal Educative: Journal of Educational Studies YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Counseling and Humanities Review Jurnal Counseling Care Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat JTEKSIL Jurnal Teknologi dan Vokasi Proceeding of International Conference on Special Education in South East Asia Region Consilium Current Issues In Counseling SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Jurnal Otorinolaringologi Kepala dan Leher Indonesia (JOKLI) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Kinerja : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Journal of Media and Communication Jurnal Kopendik
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Logam Berat Pencemaran Tanah Lapisan Atas Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik pada Zona Penggunaan Lahan Berbeda di Kota Padang Jumianti, Nining; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.550-557.2020

Abstract

Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik tanah lapisan atas untuk memperkirakan pencemaran oleh logam berat pada empat zona penggunaan lahan berbeda di Kota Padang telah dilakukan. Sampel tanah lapisan atas diambil pada zona industri, ekonomi & bisnis, perumahan dan pertanian di Kota Padang. Sampel tanah diambil pada kedalaman 10 cm dari permukaan tanah sebanyak 111 titik. Hasil pengukuran suseptibilitas magnetik menunjukkan nilai berkisar antara 16,88×10-8 m3kg-1 hingga 1031,40×10-8 m3kg-1. Berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik daerah penelitian telah mengalami pencemaran dari kategori tercemar rendah hingga tercemar sangat tinggi. Zona ekomoni & bisnis memiliki nilai suseptibilitas magnetik rata-rata paling tinggi 490,15×10-8 m3kg-1 dan diperkirakan paling tercemar oleh logam berat. Sementara, zona pertanian memiliki nilai rata-rata suseptibilitas magnetik paling rendah 92,69×10-8 m3kg-1, dan diperkirakan tercemar oleh logam berat juga rendah. Nilai suseptibilitas magnetik pada zona industri, zona ekonomi & bisnis, dan zona perumahan lebih tinggi daripada sampel pembanding yaitu tanah hutan, dimana tanah hutan dianggap tidak mengalami banyak pengaruh luar berupa aktivitas manusia (antropogenik) yang menyebabkan adanya emisi pada tanah. Sedangkan zona pertanian memiliki nilai suseptibilitas magnetik lebih rendah daripada sampel pembanding sehingga tanah di daerah ini tidak mengalami percemaran logam berat. Urutan tingkat pencemaran tanah lapisan atas Kota Padang berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik adalah zona ekonomi & bisnis > perumahan > industri > pertanian. Measurement of the magnetic susceptibility values of topsoil to estimate pollution by heavy metal in four different zones in Padang City has been carried out.  Topsoil sample was taken in the industrial, economic & business, housing and agriculture zones in Padang City.  Samples were taken with 10 cm depth from the ground surface as many as 111 points.  Magnetic susceptibility value ranging from 16.88×10-8 m3kg-1 to 1031.40×10-8 m3kg-1.   Based on their magnetic susceptibility value the study area was polluted from low to very low polluted.  The economic & business zone has the highest average magnetic susceptibility of 490.15×10-8 m3kg-1 (the most polluted zone).  While the agricultural zone, was found to have the lowest average magnetic susceptibility value of 92.69×10-8 m3kg-1, so to be polluted by heavy metals is also low.  The magnetic susceptibility value in industrial zones, economic & business zones and housing zones is higher than the reference sample (forest land), where forest land is considered not to have much pollution due to human activities (anthropogenic). Meanwhile, the agriculture zone has a lower magnetic susceptibility than the reference sample so that soil in this area does not pollute by heavy metal.  The magnetic susceptibility of the zones with different land use decreases in the order of economic & business zones > housing > industry > agriculture.
Suseptibilitas Magnetik Tanah Sebagai Indikator Bencana Longsor Daerah Sitinjau Lauik Dhani, Alvan; Afdal, Afdal; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.2.191-197.2021

Abstract

Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik tanah untuk memprediksi longsor pada daerah Sitinjau Lauik telah dilakukan menggunakan metoda kemagneta batuan .  Sampel tanah diambil berdasarkan daerah yang diduga belum terjadi longsor (L2 dan L3) dan daerah telah terjadi longsor (L1 dan L4) sebanyak empat daerah, sampel diambil dengan variasi kemiringan (atas, tengah, bawah) dan kedalaman 25, 50, dan 75 cm sebanyak 36 titik sampel.  Pengukuran suseptibilitas magnetik mengunakan alat Bartington Susceptibility Meter MS2B.  Pada daerah diduga belum terjadi longsor nilai χLF  rata-rata yaitu 405,9×10-8 m3kg-1, sedangkan pada daerah telah terjadi longsor nilai χLF  rata-rata yaitu 285,2 ×10-8 m3kg-1.  Hasil pengukuran nilai suseptibilitas magnetik menunjukkan bahwa tanah yang terkandung di daerah sitinjau lauik mengandung lempung, dengan ditemukannya mineral magnetik seperti illite, montmorillonite, dan hematit yang merupakan mineral penyusun dari lempung.  Daerah L3 lebih rentan terjadi longsor karena memiliki nilai χFD (%) berkisar (1,79-7,65)% dengan rata-rata 4,08 %, yang menunjukkan tanah pada L3 telah dipengaruhi oleh perubahan suhu dan cuaca yang akan menyebabkan sifat magnetik dari tanah tersebut melemah dan terjadilah pelapukan pada tanah sehingga memicu pergerakan tanah. Measurement of soil magnetic susceptibility to predict landslides in Sitinjau Lauik has been happened by using the rock magnetism method.  Sample were taken from four areas based on area that has not happened landslide (L2 and L3) and area where landslide had occurred (L1 and L4). Sample were taken with slope variation ( top, middle, and bottom) and depth of 25, 50, 75 cm for 36 samples.  The magnetic susceptibility measurement was performed with Bartington Susceptibility Meter MS2B.  The results of measuring the magnetic susceptibility value show that the soil contained in the lauik site contains clay, with the discovery of magnetic minerals such as illite, montmorillonite, and hematite which are the constituent minerals of clay. The L3 area is more prone to landslides because it has a value of χFD (%) ranging (1.79-7.65)% with an average of 4.08%, which indicates that the soil at L3 has been affected by changes in temperature and weather which will cause magnetic properties from the soil weakens and there is weathering of the soil, which triggers soil movement.
Identifikasi Pencemaran Logam Berat pada Sedimen Sungai Batang Arau Kota Padang Berdasarkan Nilai Suseptibilitas Magnetik Yanti, Ridha Putri; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.2.248-254.2021

Abstract

Telah dilakukan identifikasi pencemaran logam berat pada sedimen Sungai Batang Arau Kota Padang berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik. Pengambilan sampel dilakukan mulai dari hulu hingga hilir pada 20 titik dengan kedalaman 10 cm. Hasil pengukuran menunjukkan nilai suseptibilitas magnetik  berkisar antara 116,6×10-8 kg-1m3 sampai 914,0×10-8 kg-1m3. Pola χFD (%) pada scattergram menunjukkan bahwa hampir seluruh sampel memiliki nilai χFD (%) < 5%. Hal ini menunjukkan ukuran bulir di lokasi penelitian yaitu bulir non-SP campuran halus dan kasar yang banyak dihasilkan dari proses-proses pencemaran. Berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik  dan pola χFD (%) pada scattergram daerah penelitian telah mengalami pencemaran dari kategori tercemar rendah hingga tercemar sangat tinggi. Sedimen yang terletak di zona perumahan padat penduduk di kawasan tengah sungai cenderung memiliki nilai suseptibilitas yang lebih tinggi daripada di zona perumahan non-padat penduduk di kawasan hulu. Dapat dikatakan sumber dari pencemaran ini adalah sumber antropogenik.  Identification of heavy metal pollution in the sediments of the Batang Arau River, Padang City based on the magnetic susceptibility value has been carried out. Sampling was collected from upstream to downstream at 20 points with 10 cm depth. The results shows that magnetic susceptibility values range from 116.6× 10-8 kg-1m3 to 914.0 × 10-8 kg-1m3. The pattern of χFD (%) in the scattergram shows that almost all samples have a value of χFD (%) <5%. This shows the grain size in the research location, namely the fine and coarse mixture of non-SP grains which are mostly produced from pollution processes. Based on the magnetic susceptibility value and the χFD(%) pattern  in the scattergram, the research area has experienced pollution from low to very high polluted categories. Sediments located in densely populated residential zones in the midstream area  to have a higher susceptibility value than in non-densely populated residential zones in the upstream area. It can be said that the source of this pollution is an anthropogenic source.
Identifikasi Potensi Air Tanah di Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan dengan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Andany, Desti Wury; Afdal, Afdal; Pohan, Ahmad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.3.392-398.2021

Abstract

Research to determine ground water potential in the Kota Terpadu Mandiri (KTM), Silaut Region, Pesisir Selatan Regency, has been conducted. This study applied the Schlumberger 2D configuration of the geoelectrical method. Data collection was carried out at five sounding points with a track span of 200 m, the shortest electrode distance was 1.5 m (current electrode) and 0.5 m (potential electrode) by the amount of data 27. Data processing was performed using IPI2WIN lite version. The result show that the aquifer was found at all sounding points in the unconfined aquifer with depth of 3.5 – 9.0 m and a confined aquifer with a depth of 39.5 – 47.6 m. Drilling can be carried out on TS-1, TS-3, TS-44 and TS-5 which are confined aquifers with a depth of up to 47.6 m in a layer of clayey sand.
Identifikasi pH, TDS, Konduktivitas Listrik, Kandungan Timbal (Pb), Tembaga (Cu), dan Kadmium (Cd) pada Bak Reservoir PDAM Kota Padang Panjang Sriwahyuni, Deri; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.4.504-510.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi nilai pH, TDS, konduktivitas listrik dan kandungan timbal (Pb), tembaga (Cu), dan kadmium (Cd) pada bak reservoir PDAM Kota Padang Panjang. Pengujian kandungan logam berat menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bak reservoir Kandang Ditabek memiliki nilai pH antara 6,7 – 7,9, sedangkan pada bak reservoir Lubuak Mato Kuciang antara 6,9 – 7,3. Nilai konduktivitas listrik bak Kandang Ditabek memiliki nilai tertinggi sebesar 159,1 µS/cm, nilai terendah adalah 156,6 µS/cm dan untuk bak Lubuk Mato Kuciang antara 120,9 – 126,6 µS/cm. Nilai TDS untuk kedua bak reservoir berturut-turut sebesar 596,5 – 513,1 ppm dan 417,5 – 499,7 ppm. Nilai konsentrasi rata-rata keseluruhan logam berat bak Kandang Ditabek logam Pb sebesar 0,120 mg/L, logam Cu sebesar 0,030 mg/L dan logam Cd sebesar 0,033 mg/L, sedangkan pada bak Lubuak Mato Kuciang logam Pb sebesar 0,045 mg/L, logam Cu sebesar 0,050 mg/L dan logam Cd sebesar 0,014 mg/L. Konsentrasi logam berat pada penelitian telah melebihi ambang batas standar baku mutu PERMEN LH No. 82 Tahun 2001 dan Peraturan MENKES RI No. 32 Tahun 2017. Nilai ambang batas yang ditetapkan untuk logam Pb sebesar 0,03 mg/L dan 0,01 mg/L, logam Cu 0,02 mg/L dan logam Cd sebesar 0,01 mg/L dan 0,003 mg/L.
Kajian Suseptibilitas Magnetik Tanah Sebagai Indikator Longsor di Gunung Nago, Padang Felita, Gina; Afdal, Afdal; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.75-81.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis nilai suseptibilitas magnetik tanah daerah potensi longsor di kawasan Gunung Nago. Sampel tanah diambil pada empat lintasan yaitu lintasan A, B, C dan D dengan jarak antar lintasan 5 m yang terdiri dari 10 titik sampel, sehingga membentuk grid yang terdiri dari 40 titik sampel untuk tiap kedalaman. Sampel diambil dengan variasi kedalaman 25, 50 dan 100 cm sehingga dihasilkan 120 sampel tanah. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu frekuensi rendah (0,47 kHz) dan frekuensi tinggi (4,7 kHz). Hasil pengukuran χFD (%) menunjukkan nilai berkisar antara 0,72% hingga 10,26%. Berdasarkan nilai suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi χFD (%) lokasi penelitian memiliki kandungan bulir superparamagnetik yang rendah (kurang dari 10%) sehingga tanah daerah penelitian tersebut lebih kesulitan untuk menyerap air dan menjadikan area ini sulit terjadi longsor. Area kedalaman 25 cm memiliki nilai rata-rata χFD (%) sebesar 1,87% - 4,5% dan diperkirakan area kedalaman 25 cm memiliki kecenderungan rendah mengalami longsor. Sementara, area kedalaman 50 cm memiliki nilai rata-rata χFD (%) lebih rendah sebesar 1,64% - 5,19% dan diperkirakan kedalaman ini memiliki kecenderungan lebih rendah untuk terjadinya longsor.
Identifikasi Bidang Gelincir Pemicu Longsor dengan Metode Geolistrik Resistivitas 2 Dimensi Daerah Wisata Bukit Chinangkiek, Kabupaten Solok, Sumatera Barat Chaniago, Akbar; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.160-165.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan bidang gelincir pada daerah Wisata Bukit Chinangkiek, Kabupaten Solok menggunakan  metode geolistrik resistivitas dua dimensi konfigurasi Wenner-Schlumberger. Penelitian ini dilakukan pada 2 lintasan dengan panjang bentangan 80 meter menggunakan software Res2Dinv. Hasil pengolahan data berupa penampang bawah permukaan yang menunjukkan bahwa daerah penelitian diduga memiliki lapisan bidang gelincir berupa batuan gamping pada kedalaman 7-11 meter dengan nilai tahanan jenis berkisar 80-190 Ω dan ketebalan ± 3 meter
Identifikasi Pencemaran Air Di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Tungkal Selatan Kota Pariaman Khaira, Husnul; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.214-220.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi pencemaran air berdasarkan nilai temperatur, pH, konduktivitas listrik, TDS, dan kandungan logam berat di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Tungkal Selatan Kota Pariaman. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak sepuluh titik di sekitar TPA. Analisis tingkat pencemaran menggunakan metode Indeks Pencemaran air (IP). Hasil pengukuran menunjukkan sampel lindi memiliki nilai rata-rata temperatur 29,7 °C, pH 8,2, konduktivitas listrik 172,35 µS/cm, TDS 1300,9 mg/l, kosentrasi logam berat Hg, Pb, dan Zn berturut-turut adalah 0,0065 mg/l, 0,0088 mg/l, 0,0556 mg/l. Secara umum lindi tidak mengalami pencemaran tinggi sehingga bisa dilepas ke sungai. Semua nilai parameter untuk sampel air sungai setelah melewati TPA lebih tinggi daripada sebelum melewati TPA. Hal ini menunjukkan bahwa lindi mempengaruhi kualitas air sungai. Sampel air sumur memiliki nilai rata-rata temperatur 27,5 °C, pH 6,05, konduktivitas listrik 84,58 µS/cm, dan TDS 87,09 mg/l. Nilai parameter yang didapat tidak berbanding terbalik dengan jarak titik sampel terhadap TPA. Hal ini menunjukkan lindi tidak mempengaruhi kualitas air sumur yang berada di sekitar lokasi TPA. Semua sampel air sungai dan air sumur memiliki 1≤IP≤5. Secara keseluruhan sampel air sungai dan air sumur dikategorikan tercemar ringan dengan IP rata-rata total 3,0621. 
Identifikasi Potensi Air Tanah Menggunakan Metode Seismik Refraksi Di Nagari Katialo Kabupaten Solok Fajriati, Aviva; Afdal, Afdal; Pohan, Ahmad Fauzi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.2.256-262.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi potensi air tanah di Nagari Katialo Kabupaten Solok dengan menggunakan metode seismik refraksi. Data diambil dari dua lintasan dengan panjang masing-masingnya adalah 40 meter dan 35 meter. Pengolahan data menggunakan formulasi water seismic index (WSI). WSI digunakan dengan memanfaatkan gelombang sekunder sebagai indikator adanya air di bawah permukaan. Nilai indeks yang didapat pada penelitian ini adalah 0,8-1,2 yang menunjukkan keberadaan akuifer. Interpretasi data di daerah tersebut menunjukkan hasil bahwa lapisan bawah permukaan terdiri dari lapisan tanah atas yang terdiri dari kerikil dan dry sand, lapisan lempung, pasir yang bersifat meloloskan air dan pasir basah. Lapisan akuifer berada pada kedalaman 4–16 m dan 4-14 m yang dikategorikan sebagai akuifer dangkal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nagari Katialo Kabupaten Solok memiliki potensi air tanah. 
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Parameter Fisika dan Kimia Erajalita, Aisyah; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.448-454.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya menggunakan parameter TDS, TSS, konduktivitas listrik, kekeruhan, temperatur, pH dan konsentrasi logam berat (Hg, Pb, dan Cu). Pengukuran semua parameter dilakukan di lapangan, kecuali TSS dan konsentrasi logam berat. Pengukuran TSS menggunakan metode gravimetri dan pengukuran konsentrasi logam berat menggunakan Atomic Absorbtion Spectroscopy. Tingkat pencemaran air sungai dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan nilai TDS sebesar 54,20 ppm, nilai TSS sebesar 128,2 mg/L yang telah melebihi baku mutu yaitu 40 mg/L, nilai konduktivitas listrik sebesar 109,60 μS/cm. Nilai kekeruhan sebesar 187,80 NTU, yang telah melebihi baku mutu yaitu 25 NTU. Temperatur air sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 29,05°C. pH sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 6,63 yang tergolong asam. Konsentrasi logam berat Hg, Pb, dan Cu belum melebihi baku mutu air. Konsentrasi tertinggi logam berat Hg dan Cu yaitu 0,0006 mg/L dan 0,020 mg/L sedangkan konsentrasi logam berat Pb yang didapatkan berada di bawah batas deteksi yaitu <0,002 mg/L. Dari hasil semua pengukuran dapat disimpulkan air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya tergolong tercemar ringan dengan nilai indeks pencemaran 3,691.
Co-Authors A. Muri Yusuf AA Sudharmawan, AA Abdussalam, Hazel Adami, Mukhlis Ade Asyari Adha, Idyana Adila, Maulida Adilatunnisa, Adilatunnisa Adine, Nayla Najwa Adrial, Rico Afdhal Muttaqin Agus Salim Ahmadi, Syukri Aini, Hidayati Al Hafiz Alan Frendy Koropitan Alfi Rahmi, Alfi Alfia, Vivi Algusra, Jeri Alhairi, Alhairi Alifah, Wasilah Alizamar, Alizamar Alizamar, Alizamar Amir Amir Amsal, Amsal Andany, Desti Wury Andriani, Wiwin Anggi, Anggi Dwi Noperlis Anggraini, Osy Khalisyah Anissa, Anissa Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Antonnius, Antonnius Anwar, Fozi Apri, Intan Zulian Aprianto, Mayank Ardi, Lailatul Afifah Arfahmina, Annisa Ariadi, Ariadi Arif Budiman Arifin, Nurdin Arifya, Eldiani Asmidir Ilyas Asnah, Megaiswari Biran Assahrawiza, Assahrawiza Aswar Aswar Athiutama, Ari Aulia Fitri, Aulia Aulia, Putri Ayu, Putri Azizah, Verdillah Nur Azmatul Khairiah Sari Azmil Azman BA, Megaiswari Balan, Viktor Bambang Wahyu Susanto Bilung, Wendi Linus Biran, Mega Iswari Chaniago, Akbar Cici Oktaviani Cikka, Hairuddin Cusinia, Azahra Hardi Cusnia, Azahra Daharnis Daharnis Dana, Adinda Rahma Darmawi Darmawi Daz Edwiza, Daz Dedi Dermawan, Dedi Dedi Mardiansyah Delima Delima Denur Denur Deprizon, Deprizon Desmawati Desmawati Dhani, Alvan Dian Milvita Dian Pertiwi Diana Putri Dietriech Geoffrey Bengen Dimas Pramita Nugraha Djunaidi Djunaidi Dona Fitri Annisa, Dona Fitri Dwi Aprilia, Sarfiona Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwi, Wahyu Dwiputri, Rinesia Efendi , Jon Efi Luci Yanti, Efi Luci Elfira, Yeni Elva Rahmah Elviana Elviana, Elviana Elwira, Sarah Khairunnisa Putri Engku Kamarudin, Engku Mardiah Erajalita, Aisyah Erlina Rustam Erwin Erwin Erwinda, Lira Faathira, Ken Rabbani Fachry Abda El Rahman Fadhilah Irwan, Fadhilah Fadhillah, Ilham Arief Fadhillah, Rizka Fadlan, Muhammad Faisal Hamzah Faizah, Mufidatul Fajriantini, Aisyah Fajriati, Aviva Fara Diba Nasution, Fara Diba Fatmawati, Syinta Gussri Felita, Gina Feri Dwi Astuti, Feri Dwi Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fernando, Pungki Fikri, Miftahul Firdawati, Firdawati Firman Firman Fitri, Maulida Fitriah Hayati Fitriah, Rahmatul Fitriana Fitriana Fitriani Fitriani Fuji Lestari G Gunawarman, G Gagaring Pagalung Gamar, Gamar Al Haddar Gardenia Akhyar Gowasa, Estomi Gusni Dian Suri Guspriadi, Yan Gusya Liza, Rini Hadaika, Hadaika Hadiyansyah, Dian Haidir, Muhammad Hamriani, Hamriani Hanif Budi Prayitno Hariko, Rezki Hariko, Rizki Harmalis Heffi Alberida Helnita Hendang Setyo Rukmi Hendro Hendro, Hendro Herawati Jaya Heri Widodo Heriani, Avira Herman Nirwana Hermansyah, Dedi Herwin Herwin, Herwin Hihamsyah, Diva Puperta Hotimah, Hakimah Husnul Humairah, Nada Fitrati Husni Thamrin Idris Idris Ifdil Ifdil Indah Arlindia, Indah Indika, Chana Indradewa, Rhian Iqbal, Muhammad Nurul Irpandi, Wahyu Irwan Anwar Iswari , Mega Janah, Raudahtul Jofipasi, Rendy Amora Jon Affi, Jon Julia Adela Putri Julizar Julizar Jumianti, Nining Kahar, M. Iksan Kemala, Sandrina Khaira, Husnul Koto, Rahmat Desman Kumalasari, Intan Kurniawanto, Eko Lasmiadi, Lasmiadi Latifa, Aulia Lestarii, Rahmi Liza Fidiawati Lufri Lufri Luther, Dolyansen M. Fahli Zatrahadi M. Ilham Muchtar, M. Ilham Madani, Muhammad Nur Maharani, Reizki Maharani, Utari Khesi Maiza Dianti, Tiara Malinda Meinapuri Marjohan Marjohan Marta, Yonira Mike Vindi Martius, Endry Marzuki Marzuki Mashuri Mashuri Masita, Rani Masnadi, Nice Rachmawati Matondang, Achmad Fauzi Maya Richmayati Mega Iswari Meivilona Yendi, Frischa Melysa, Richa Meqorry Yusfi Meynia, Adhilla Mharchelya, Mharchelya Miftahul Jannah Mirdasari, Fitricia MMSI Irfan ,S. Kom Monica, Fadilla Mualif, A. Mualimin -, Mualimin Muammar Khaddafi Muhammad Arif Muhammad Faris, Muhammad Muhdar, Andi Mukhnizar Mulia, Fika Dwi Murti, Atika Ananda Mustika, Humaira Mutia Afnida Nabila, Zahra Nagu, Nadhirah Nahdalia, Neka Najla, Azarine Shidqi Nasution, Salsabila Nelmi Silvia Neviyarni, Neviyarni Nilma Zola Ningsih, Tiwi Pertama Nini Firmawati Niru Anita Sinaga Novelsa, Fitri Novi Susetyo Adi, Novi Susetyo Nugraha, Dimas Pramita Nur Indrawaty Lipoeto Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhasan, Taufik Oktavia, Ovi Yanti Ompusunggu, Hermaya Padilah, Yenni Pilosusan, Sofia Prasetia, Agung Prasetia, Agung Tri Pratama, Anggit Armedo Pratama, Seja Prima Astuti Handayani Putra, Afrionaldi Putri Putri, Putri Putri, Alya Cantika Putri, Dhiyah Aqila Putri, Jesika Maha Putri, Julia Adela Putri, Mahesya Asril Putri, Yoci Darwita Putriani, Lisa Rahayu, Mesra Rahmad Rahmad Rahmadani A, Fani Rahmadani, Mela Rahmadani, Riyan Rahman, Rafli Fathur Rahmanto, Ihwan Rahmat, Zetri Rahmawati, Dini Fitriani Ramacos Fardela Ramadhani, Velya Randi, Peni Okto Rani, Dwi Rastina, Rastina Renatha Ernawati, Renatha Renni Mayasari Rima Pratiwi Fadli Rima Semiarty Rina Gustia Risal Abu Risal, Abu Rizky Maulana, Rizky Robin Robin, Robin Rosnani Rosnani Salmi, Salmi Salsabila, Salsabila Sandowil, Oktatul Saputri, Winda Dwi Sari, Resti Nanda Satriawan, Bambang Saude Saude Selaras, Ganda Hijrah Sepriadi, Ilham Sibaweh, Imam Sigaha, Septian Immanuel Siti Hanifah Soeci Izzati Adlya Sri Oktamuliani Sriwahyuni, Deri Sriyanti, Roza Stefanus Soejanto Sandjaja Steven, Andi Sudarto Sudarto Suhaili, Neviyarni Suharnadi, Putra Suherlis, Septia Suhertina Sukmawati, Indah Sulistya, Jehan Susanti, Rosi Syahputra, Yuda Syamel Muhammad Syamsiar, Syamsiar Syapitri, Denia Syarifah Syarifah, Syarifah Talebong, Kevin Tanjung, Fauzzar Rahmi Taufik Taufik Tri Cahyo Nugroho TRIAVE NUZILA ZAHRI Tririzky, Reza Tunru, Andi Alif Ulfa Yulius, Ulfa Ulfah Nurfadhila Umar, M. Amin Usna, Sri Rahayu Alfitri Vanessha, Vanessha Veny Selviyanty Wahidah, Syarifah Wahyudi, A’an Johan Wahyuni, Elga Sri Wardani, Ayunytyah Eka Waston Widi, Widi Wirda Hayati Wismanto Wismanto Yandrestika, Deva Yanti, Ridha Putri Yelti, Micel Yenni Fitri, Yenni Yessa, Tri Yoga Yuniadi Yolanda, Finda Yudelsam, Yudelsam Yulianto Suteja Yuniar Lestari Yuniar Yuniar Yunus, Ahmad Rozelan Yusra, Rahmah Dina Zadrian Ardi Zafira, Qory Zaikin, Muhammad Zakki, Ahmad Zaky, Naufal Zega, Toniman Zelly Dia Rofinda Zikra Zikra Zulkarnain Zulkarnain