p-Index From 2021 - 2026
20.691
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal MEKANIKAL ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences JURNAL AKUNTANSI DAN AUDITING Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Bioeducation Journal Konselor REKA INTEGRA Jurnal Konseling dan Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Journal of Educational, Health and Community Psychology Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri (e-journal) Psikopedagogia Jurnal Edukasi : Jurnal Bimbingan Konseling Jurnal Fisika Unand MEKTRIK Jurnal Counsellia Profetika Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Journal of Natural Science and Integration Educational Guidance and Counseling Development Journal Buletin Farmatera Visipena OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia) International Journal of Research in Counseling and Education GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal YUME : Journal of Management Jurnal Ilmu Fisika Paedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Real in Nursing Journal Jurnal Neo Konseling POINT JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Literatus MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Indonesian Journal of Global Health research Al-Ittizaan : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Jurnal Surya Teknika Sistema: Jurnal Pendidikan JOURNAL LA MEDIHEALTICO Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Journal of Counseling, Education and Society Indonesian Journal of Counseling and Development International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Indo-MathEdu Intellectuals Journal International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Journal of Education Research Scientific Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Jurnal Administrasi Pendidikan dan Konseling Pendidikan Jurnal Educative: Journal of Educational Studies YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Counseling and Humanities Review Jurnal Counseling Care Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Jurnal Teknik, Komputer, Agroteknologi dan Sains AHKAM : Jurnal Hukum Islam dan Humaniora Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Jurnal Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat JTEKSIL Jurnal Teknologi dan Vokasi Proceeding of International Conference on Special Education in South East Asia Region Consilium Current Issues In Counseling SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Jurnal Otorinolaringologi Kepala dan Leher Indonesia (JOKLI) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Kinerja : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Konseling Komprehensif: Kajian Teori dan Praktik Bimbingan dan Konseling Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Journal of Media and Communication Jurnal Kopendik
Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Pencemaran Air Sungai Batang Arau Daerah Lubuk Begalung Kota Padang Yanti, Efi Luci; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.101-106.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan profil pencemaran sungai Batang Arau daerah Lubuk Begalung Kota Padang. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September 2015 pada 8 titik dengan jarak antara titik adalah 500 meter pada dua waktu yang berbeda yaitu pagi dan sore hari. Ada 4parameter yang diukur yaitu kandungan logam berat Cu dan Zn, konduktivitas listrik, pH dan temperatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kandungan logam berat Cu pada pagi hari adalah 0,034 mg/l dan pada sore hari adalah 0,039 mg/l, rata-rata kandungan logam berat Zn pada pagi hari adalah 0,055 mg/l dan pada sore hari adalah 0,062 mg/l. Rata-rata konduktivitas listrik air sungai pada pagi hari adalah 235,5 μS/cm dan pada sore hari adalah 468 μS/cm. Rata–rata pH air sungai pada pagi hari adalah 7,03 dan pada sore hari 7,08. Temperatur rata-rata air sungai pada pagi hari adalah 29,3°C dan pada sore hari adalah 30,05°C. Jadi ditinjau dari kandungan logam berat Cu dan Zn, konduktivitas listrik dan temperatur, maka sungai Batang Arau daerah Lubuk Begalung kota Padang dapat dikatakan sudah tercemar, karena parameter tersebut berada di atas nilai standar baku mutu air sungai menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001.Kata kunci: konduktivitas listrik, logam berat, pH, temperatur
Karakteristik Air Lindi (Leachate) di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Air Dingin Kota Padang Sari, Resti Nanda; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.1.93-99.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik air lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Air Dingin Kota Padang. Pengambilan sampel air lindi dilakukan pada 6 titik lokasi, yaitu sebelum masuk kolam kendali, di kolam kendali, setelah keluar dari kolam kendali dan sungai. Karakteristik air lindi ditentukan dari beberapa parameter yaitu Total Dissolved Solid (TDS), konduktivitas listrik, pH, suhu, Chemical Oxygen Demand (COD), Biology Oxygen Demand (BOD) dan kandungan logam berat. Air lindi pada TPA memiliki nilai COD dan BOD serta kandungan logam berat Pb yang cukup tinggi dan telah melebihi nilai baku mutu pada beberapa titik tertentu (sebelum kolam, di dalam kolam dan setelah keluar dari kolam kendali). Untuk parameter suhu dan kandungan logam berat Cu dan Fe nilainya masih berada jauh di bawah baku mutu untuk semua titik sampel. Nilai parameter air lindi antara bak kendali berfluktuasi, dan ada yang justru jadi lebih tinggi setelah melewati proses pada kolam kendali seperti pada parameter konduktivitas listrik, TDS, pH dan kandungan logam berat Pb, Cu dan Fe. Dari hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa fungsi kolam kendali air lindi yang ada di TPA Air Dingin masih kurang efektif. Kata kunci : TPA Air Dingin ,lindi, konduktivitas listrik, TDS, pH, logam berat.
Identifikasi Pencemaran Logam Berat dan Hubungannya dengan Suseptibilitas Magnetik pada Sedimen Sungai Batang Ombilin Kota Sawahlunto Putri, Diana; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.341-347.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan kandungan logam berat dan suseptibilitas magnetik serta hubungan keduanya pada sedimen Sungai Batang Ombilin Kota Sawahlunto. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September 2017 pada 15 titik dengan jarak antar titik adalah 500 meter. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan Bartington Magnetic Suseptibility Meter dengan sensor MS2B. Hasil menunjukkan nilai suseptibilitas magnetik sedimen sungai di lokasi penelitian relatif tinggi yaitu berkisar antara 285,71×10-8m3/kg sampai 2664,63×10-8m3/kg. Tingginya Nilai suseptibilitas magnetik disebabkan oleh tingginya kandungan Fe2O3 (5,11%). Sepuluh sampel dipilih untuk dilakukan uji XRF. Konsentrasi rata-rata logam berat pada sedimen Sungai Batang Ombilin sudah melebihi ambang batas yang ditetapkan, yaitu Cr (143 ppm), Mn (1897 ppm), Fe (96181 ppm), Ni (24 ppm), Cu (145 ppm), Zn (343 ppm), As (38 ppm) dan Pb (53 ppm). Hal ini mengindikasikan tingginya tingkat pencemaran logam berat pada sedimen Sungai Batang Ombilin. Nilai suseptibilitas magnetik dan kandungan logam berat memiliki nilai korelasi yang cukup rendah dengan koefisien korelasi -0,46. Hal ini menandakan logam berat tidak berkontribusi besar terhadap nilai suseptibilitas magnetik, melainkan ada faktor lain yang berkontribusi seperti keadaan geologi, sedimentasi dan keberadaan mineral magnetik.Kata kunci: Sedimen sungai, logam berat, suseptibilitas magnetik, Bartington Magnetic Suseptibility Meter sensor MS2B, X-Ray Fluoresence
Identifikasi Hubungan Kandungan Logam Berat dengan Nilai Suseptibilitas Magnetik pada Tanah Lapisan Atas di Kota Sawahlunto Wahyuni, Elga Sri; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.1.1-7.2018

Abstract

Telah dilakukan identifikasi kandungan logam berat menggunakan metode magnetik pada tanah lapisan atas pada empat lokasi di kota Sawahlunto yaitu pada daerah pertambangan, sekitar PLTU, daerah pertanian dan pusat kota Sawahlunto. Sampel tanah diambil sedalam 20 cm dari permukaan tanah, masing-masing 10 titik pada setiap lokasi. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington MS2 dengan sensor MS2B pada 15 arah berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sampel memiliki nilai suseptibilitas magnetik antara 12,9⨯10-8 – 98,4⨯10-8 m3/kg. Suseptibilitas magnetik dengan nilai lebih kecil daripada 150⨯10-8 m3/kg termasuk kategori pencemaran tingkat rendah, namun di beberapa titik telah termasuk kedalam kategori pencemaran sedang. Untuk setiap lokasi diambil 5 sampel untuk ditentukan kandungan logamnya dengan X-Ray Flouroscence. Daerah yang tercemar logam berat paling banyak adalah daerah pusat kota Sawahlunto dengan kandungan rata-rata logam berat Cu (312 ppm), Zn (1612 ppm),  Pb (226 ppm), As (108 ppm), Cr (136 ppm), Fe (123396 ppm). Daerah yang sedikit terkontaminasi logam berat yang telah melewati batas ambang dalam tanah yaitu daerah pertanian dengan logam As (32 ppm), Cr (22 ppm) dan Fe (71788 ppm). Logam berat yang telah melewati batas ambang untuk setiap lokasi pengambilan sampel adalah logam As, Cr dan Fe. Nilai suseptibilitas magnetik memiliki hubungan dengan konsentrasi logam berat walaupun dengan nilai koefisien korelasi yang kecil (R<0,5).Kata kunci: suseptibilitas magnetik, logam berat, tanah lapisan atas
Suseptibilitas Magnetik dan Kandungan Logam Berat pada Tanah Lapisan Atas di Sekitar PLTU Ombilin Oktavia, Ovi Yanti; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.10.1.1-7.2021

Abstract

Penelitian untuk menentukan nilai suseptibilitas magnetik dan kandungan logam berat pada tanah lapisan atas di sekitar PLTU batubara Ombilin telah dilakukan. Sampel tanah lapisan atas diambil pada 39 titik pada kedalaman 20 cm dalam radius 1400 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik berkisar antara 14,77 x 10-8 sampai 887,12 x 10-8 m3/kg dengan rata-rata 278,43 x 10-8 m3/kg. Dari nilai rata-rata suseptibilitas magnetik terlihat bahwa sebagian besar daerah di sekitar PLTU dikategorikan tercemar sedang dan beberapa titik tercemar rendah dan tinggi. Nilai tertinggi dari nilai suseptibilitas terdapat pada radius 400 m arah utara dan timur serta barat laut PLTU. Semakin jauh dari PLTU nilai suseptibilitas magnetik semakin rendah. Pengukuran kandungan logam berat menggunakan X-Ray Fluorescence dilakukan pada 7 sampel. Logam berat Fe, As dan Cr sudah melewati ambang batas untuk semua sampel uji. Nilai suseptibilitas magnetik dan konsentrasi logam berat memiliki korelasi cukup kuat dengan koefisien korelasi  berturut-turut adalah 0,76; 0,86; 0,73; 0,95 dan 0,79 untuk logam Fe, Pb, Mn, Zn dan Cu. Korelasi untuk logam Ni, As dan Cr cukup lemah dengan koefisien korelasi berturut-turut 0,13; 0,32 dan 0,09. Magnetic susceptibility and heavy metals in topsoil around the Ombilin coal power plant have been determined. Thirty-nine topsoil samples were collected at a depth of 20 cm at a radius of up to 1400 m. The results show that the magnetic susceptibility has a range value from 14.77 x 10-8 m3/kg to 887.12 x 10-8 m3/kg with an average of 278.43 x 10-8 m3/kg. The average value of magnetic susceptibility around the power plant is medium polluted, and several points are low and high polluted. The highest value of magnetic susceptibility was observed in the area with a radius smaller than 400 m to the north, east, and northwest of the power plant. The higher the distance from the power plant, the lower magnetic susceptibility. Heavy metal content measured using X-Ray fluorescence carried out to 7 selected samples. Heavy metals Fe, As, and Cr exceeded the threshold for all samples. The magnetic susceptibility and heavy metal values have a slightly strong relationship, which can be seen from correlation coefficients, namely,  0.76, 0.86, 0.73, 0.95, and 0.79  in Fe, Pb, Mn, Zn, and Cu, respectively. Finally, weak correlation is found for Ni, As, and Cr metals with the correlation coefficients of 0.13, 0.32 dan 0.09.
Identifikasi Potensi Likuifaksi di Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman dengan Metode Geolistrik 2D Tahanan Jenis Monica, Fadilla; Pujiastuti, Dwi; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.443-449.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui potensi likuifaksi di Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Data yang digunakan yaitu data sekunder dari Loka Riset Sumber Daya dan Kerentanan Pesisir (LRSDKP) Kota Padang pada tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik tahanan jenis 2D konfigurasi Wenner. Pengambilan data dilakukan pada dua lintasan sejajar pantai (L1&L3) dan satu lintasan tegak lurus (L2) pantai dengan panjang lintasan masing-masing 540 m, jumlah titik sounding 54 dan jarak elektroda 10 m. Pengolahan data dilakukan menggunakan software AGI EarthImager 2D. Hasil penelitian menunjukkan lapisan bawah permukaan terdiri dari endapan aluvial berupa pasir dan kerikil yang jenuh air, kedalaman muka air tanah cukup dangkal sekitar 1 – 18 m sehingga berpotensi terjadi likuifaksi. Daerah penelitian juga telah mengalami intrusi air laut sampai sejauh 350 m dari pantai. Intrusi air laut ini membuat sedimen penyusun wilayah semakin jenuh air sehingga potensi likuifaksi lebih tinggi. L1 (lebih dekat ke pantai) memiliki potensi likuifaksi yang relatif tinggi dibandingkan dengan L3 karena kedalaman muka air tanahnya lebih dangkal dan intrusi air laut lebih luas. Research to determine liquefaction potential in Sungai Limau Region, Padang Pariaman Regency, West Sumatra, had been conducted. The data used are resistivity data surveyed by the Research Institute for Coastal Resources and Vulnerability (RICRV) of Padang in 2019. This study applied the Wenner 2D configuration of the resistivity geoelectric method. Data collection was carried out on two main lines, parallel to the coastline (L1 & L3) and one perpendicular to the coastline (L2) with 540 m length, 54 sounding points, and 10 m electrode distance. Data processing was performed using AGI EarthImager 2D software. The results show that the subsurface layer consists of alluvial deposits in water-saturated sand and gravel. The groundwater level's depth is relatively shallow, around 1 - 18 m indicating a liquefaction potential. The study area also undergoes seawater intrusion up to 350 m from the coastline. Seawater intrusion triggers the existence of water-saturated sediment resulting in enhanced liquefaction potential. L1 (near the coast) showed a relatively higher liquefaction potential than line L3 because of its shallow groundwater-surface, triggering the more expansive seawater intrusion.
Penentuan Zona Intrusi Air Laut di Area Pelabuhan Perikan Samudera Bungus Menggunakan Metoda Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Wenner Dua Dimensi Putri, Yoci Darwita; Pujiastuti, Dwi; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.465-471.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mendeteksi intrusi air laut di area Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus Padang. Data yang diambil merupakan data sekunder dari Loka Riset Sumber Daya Kerentanan Pesisir Bungus Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Data diperoleh dengan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner 2 dimensi. Pengukuran dilakukan pada 2 lintasan yang sejajar pantai yaitu Lintasan 1 dan 2, dan 1 lintasan tegak lurus dengan pantai yaitu Lintasan 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga lintasan sudah mengalami intrusi air laut. Intrusi terjadi sejauh 85 m dari bibir pantai. Lintasan 3 telah mengalami pertambahan luas intrusi dibandingkan pada penelitian Kusumah pada tahun 2015 namun kedalaman dan jarak intrusi dari pantai yang hampir sama. A Research to detect seawater intrusion zone in the area of Bungus Ocean Fisheries Port (PPS), Padang has been carried out. The resistivity data taken from the Bungus Coastal Vulnerability and Resource Research Station, Marine and Fisheries Research and Human Resources Agency, Ministry of Marine Affairs and Fisheries. Survey conducted using resistivity geoelectric method with 2 dimensional Wenner configuration. Measurement conducted at two lines paralel to coastal line (Line 1 and 2) and one line prependicular to coastal line (Line 3). The results show that all lines have experienced sea water intrusion. Intrusion occurs as far as 85 m from the shoreline. Line 3 has experienced an increase in area  of intrusion compared to Kusumah's study in the year of 2015 but depth and the distance from intrusion from the coast is almost the same.
Analisis Suseptibilitas Magnetik Tanah Permukaan sebagai Indikator Longsor di Bukit Karan Padang Aulia, Putri; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.472-478.2020

Abstract

Penelitian mengenai analisis nilai suseptibilitas magnetik tanah permukaan daerah potensi longsor di Bukit Karan Padang telah dilakukan. Pengambilan sampel dilakukan pada sisi Bukit Karan yang berada di Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan dengan berjarak 10 m dari pemukiman penduduk. Sampel diambil pada empat lintasan yaitu lintasan A, B, C, dan D dengan jarak antar lintasan 20 m. Setiap lintasan terdiri dari 10 titik dengan jarak antar titik yaitu 10 m, sehingga membentuk grid yang terdiri dari 40 titik. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu frekuensi rendah (0,47 kHz) dan frekuensi tinggi (4,7 kHz). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan sampel memiliki nilai suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah (χLF) berkisar antara 120,2×10-8 m3/kg dan 458,5×10-8m3/kg dengan rata-rata 208,2x10-8m3/kg. Dari hasil tersebut diperkirakan bahwa mineral magnetik yang terkandung dalam sampel bersifat Paramagnetik dan Ferimagnetik dan jenis  mineralnya diperkirakan mineral Hematit (Fe2O3). Hasil menunjukkan bahwa 87,5% sampel memiliki nilai χFD (%) antara 2,00% - 10,0%. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi penelitian memiliki kandungan bulir superparamagnetik yang tinggi sehingga sampel-sampel tersebut bersifat halus dan mudah untuk menyerap air sehingga potensi longsor pada daerah tersebut cukup tinggi. Research on the analysis of the magnetic susceptibility value of surface soil in landslide potential areas in Bukit Karan Padang has been done. Soil samples were collected from the hillside in Rawang Village South Padang 10 m away from the residential area. Samples were taken on four paths, namely lines A, B, C, dan D, with a distance between the path is 20 m. Each path consists of 10 points with a distance between the point is 10 m. Magnetic susceptibility measured using Bartington Susceptibility Meter MS2B with two frequencies, namely low frequency (0.47 kHz) dan high frequency (4.7 kHz). The results show that all samples have the value of low frequency magnetic susceptibility (χLF) ranged from 120.2×10-8 m3/kgand 458.5×10-8m3/kg and average of 208.2x10-8m3/kg. From these results it is estimated that the magnetic minerals contained in the sample are Paramagnetic and Ferimagnetic and the mineral type is estimated to be the Hematite (Fe2O3). The result showed that 87.5% samples have a value of χFD (%) between 2.00% - 10.0%. The result indicates that the research location has a high Superparamagnetic grain content so that the samples are fine and easy to absorb water so have enough potential for landslides.
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batanghari Di Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya Berdasarkan Tinjauan Fisik dan Kimia Rani, Dwi; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.510-516.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pencemaran air sungai Batanghari di Sitiung Dharmasraya berdasarkan derajat keasaman (pH) temperatur, konduktivitas listrik, total padatan terlarut (TDS), dan kandungan logam berat Hg (Merkuri) dan Pb (Timbal). Pengambilan sampel dilakukan  sebanyak enam titik di sepanjang aliran sungai segmen Sitiung. Semua parameter diukur langsung di lapangan, kecuali kandungan logam berat. Pengukuran kandungan logam berat Hg dan Pb dilakukan menggunakan Atomic Absorbtion Spectroscopy. Analisis tingkat pencemaran menggunakan metode Indeks Pencemaran air (IP). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pH total air sungai segmen Sitiung adalah 8,73 dan telah melebihi ambang batas baku mutu. Secara keseluruhan temperatur air di sungai Batanghari pada segmen ini tidak melebihi ambang batas baku mutu. Nilai konduktivitas listrik sampel air berkisar antara 34,3 dan 62,7 μS/cm dengan rata-rata total yaitu 56,63 μS/cm. Nilai TDS rata-rata adalah 29,7 ppm yang termasuk ke golongan fresh water. Nilai tertinggi kandungan Pb dalam sampel adalah 0,0034 mg/l dan Hg sebesar 0,0024 mg/l yang telah berada di atas nilai ambang batas baku mutu sebesar 0,001 mg/l. Berdasarkan nilai Indeks Pencemaran air (IP), DAS Batanghari di Sitiung dikategorikan tercemar ringan dengan nilai IP rata-rata sebesar 1,193. This study aims to determine the level of water pollution in the Batanghari Sitiung Dharmasraya river based on the degree of acidity (pH), temperature, electrical conductivity, total dissolved solids (TDS), and the content of heavy metals Hg (Mercury) and Pb (Lead). Sampling was carried out at six points along the Sitiung segment river flow. All parameters are measured directly in the field, except for heavy metal content. Measurement of heavy metal content Hg and Pb was done using Atomic Absorbtion Spectroscopy. Pollution level analysis uses the Water Pollution Index (IP) method. The results showed that the average pH value is 8.73 and exceed the quality standard threshold. Overall water temperature does not exceed the quality standard threshold. Electrical conductivity values of water samples ranged from 34.3 and 62.7 μS/cm with average of 56.63 μS/cm. The average TDS value is 29.7 ppm which belongs to the fresh water group. The highest value of Pb content in the sample is 0.0034 mg/l and Hg is 0.0024 mg/l which is above the quality standard threshold value of 0.001 mg/l. Based on the value of water pollution index (IP), the Batanghari river in Sitiung is categorized as mildly polluted with an average IP value of 1.193.
Pemetaan Zona Potensi Emas Menggunakan Metode Geomagnet di Jorong Lubuak Sariak, Nagari Kajai, Pasaman Barat Arifya, Eldiani; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.4.524-530.2020

Abstract

Penelitian untuk menentukan zona sebaran emas di Jorong Lubuak Sariak, Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode magnetik pada daerah seluas 700 m2 dengan 70 titik. Hasil penelitian menunjukan emas berasosiasi dengan pirhotit dengan nilai suseptibilitas 0,00046-1,4 SI, pirit dengan suseptibilitas 0,000035-0,005 SI dan siderit dengan suseptibilitas magnetik 0,0013 – 0,011 SI yang merupakan mineral sulfida magnetik yang terdapat dalam batuan metamorf dan sedimen. Selain itu mineral emas juga beasosiasi dengan batuan beku intrusi yaitu porfiri dengan nilai suseptibilitasnya 0,00025-0,21 SI. Di lokasi penelitian diduga emas berasosiasi dengan mineral pembawa emas terletak pada kedalaman 0 m sampai dengan 84 meter di bawah permukaan. The reasearch about mapping of gold potential zones in Jorong Lubuak Sariak, Nagari Kajai, Pasaman Barat has been conducted. This reasearch used magnetic method in area 700 m2 with 70 points. Results show that golds are associated with pyrrhotites with magnetic susceptibility value 0.00046 – 1.4 SI, pyrite with magnetic susceptibility value of 0.000035 – 0.005 SI, siderite with magnetic susceptibility of 0.0013 – 0.011 SI which is a magnetic sulfide mineral found inmetamorphic and sedimentary rocks. Gold minerals are also associated with igneous rock (intrusion) that is porphyry with magnetic susceptibility value of 0.00025 – 0.21 SI. Gold carrier minerals located at 0 – 84 m depth
Co-Authors A. Muri Yusuf AA Sudharmawan, AA Abdussalam, Hazel Adami, Mukhlis Ade Asyari Adha, Idyana Adila, Maulida Adilatunnisa, Adilatunnisa Adine, Nayla Najwa Adrial, Rico Afdhal Muttaqin Agus Salim Ahmadi, Syukri Aini, Hidayati Al Hafiz Alan Frendy Koropitan Alfi Rahmi, Alfi Alfia, Vivi Algusra, Jeri Alhairi, Alhairi Alifah, Wasilah Alizamar, Alizamar Alizamar, Alizamar Amir Amir Amsal, Amsal Andany, Desti Wury Andriani, Wiwin Anggi, Anggi Dwi Noperlis Anggraini, Osy Khalisyah Anissa, Anissa Anna Ida Sunaryo Purwiyanto Antonnius, Antonnius Anwar, Fozi Apri, Intan Zulian Aprianto, Mayank Ardi, Lailatul Afifah Arfahmina, Annisa Ariadi, Ariadi Arif Budiman Arifin, Nurdin Arifya, Eldiani Asmidir Ilyas Asnah, Megaiswari Biran Assahrawiza, Assahrawiza Aswar Aswar Athiutama, Ari Aulia Fitri, Aulia Aulia, Putri Ayu, Putri Azizah, Verdillah Nur Azmatul Khairiah Sari Azmil Azman BA, Megaiswari Balan, Viktor Bambang Wahyu Susanto Bilung, Wendi Linus Biran, Mega Iswari Chaniago, Akbar Cici Oktaviani Cikka, Hairuddin Cusinia, Azahra Hardi Cusnia, Azahra Daharnis Daharnis Dana, Adinda Rahma Darmawi Darmawi Daz Edwiza, Daz Dedi Dermawan, Dedi Dedi Mardiansyah Delima Delima Denur Denur Deprizon, Deprizon Desmawati Desmawati Dhani, Alvan Dian Milvita Dian Pertiwi Diana Putri Dietriech Geoffrey Bengen Dimas Pramita Nugraha Djunaidi Djunaidi Dona Fitri Annisa, Dona Fitri Dwi Aprilia, Sarfiona Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwi, Wahyu Dwiputri, Rinesia Efendi , Jon Efi Luci Yanti, Efi Luci Elfira, Yeni Elva Rahmah Elviana Elviana, Elviana Elwira, Sarah Khairunnisa Putri Engku Kamarudin, Engku Mardiah Erajalita, Aisyah Erlina Rustam Erwin Erwin Erwinda, Lira Faathira, Ken Rabbani Fachry Abda El Rahman Fadhilah Irwan, Fadhilah Fadhillah, Ilham Arief Fadhillah, Rizka Fadlan, Muhammad Faisal Hamzah Faizah, Mufidatul Fajriantini, Aisyah Fajriati, Aviva Fara Diba Nasution, Fara Diba Fatmawati, Syinta Gussri Felita, Gina Feri Dwi Astuti, Feri Dwi Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fernando, Pungki Fikri, Miftahul Firdawati, Firdawati Firman Firman Fitri, Maulida Fitriah Hayati Fitriah, Rahmatul Fitriana Fitriana Fitriani Fitriani Fuji Lestari G Gunawarman, G Gagaring Pagalung Gamar, Gamar Al Haddar Gardenia Akhyar Gowasa, Estomi Gusni Dian Suri Guspriadi, Yan Gusya Liza, Rini Hadaika, Hadaika Hadiyansyah, Dian Haidir, Muhammad Hamriani, Hamriani Hanif Budi Prayitno Hariko, Rezki Hariko, Rizki Harmalis Heffi Alberida Helnita Hendang Setyo Rukmi Hendro Hendro, Hendro Herawati Jaya Heri Widodo Heriani, Avira Herman Nirwana Hermansyah, Dedi Herwin Herwin, Herwin Hihamsyah, Diva Puperta Hotimah, Hakimah Husnul Humairah, Nada Fitrati Husni Thamrin Idris Idris Ifdil Ifdil Indah Arlindia, Indah Indika, Chana Indradewa, Rhian Iqbal, Muhammad Nurul Irpandi, Wahyu Irwan Anwar Iswari , Mega Janah, Raudahtul Jofipasi, Rendy Amora Jon Affi, Jon Julia Adela Putri Julizar Julizar Jumianti, Nining Kahar, M. Iksan Kemala, Sandrina Khaira, Husnul Koto, Rahmat Desman Kumalasari, Intan Kurniawanto, Eko Lasmiadi, Lasmiadi Latifa, Aulia Lestarii, Rahmi Liza Fidiawati Lufri Lufri Luther, Dolyansen M. Fahli Zatrahadi M. Ilham Muchtar, M. Ilham Madani, Muhammad Nur Maharani, Reizki Maharani, Utari Khesi Maiza Dianti, Tiara Malinda Meinapuri Marjohan Marjohan Marta, Yonira Mike Vindi Martius, Endry Marzuki Marzuki Mashuri Mashuri Masita, Rani Masnadi, Nice Rachmawati Matondang, Achmad Fauzi Maya Richmayati Mega Iswari Meivilona Yendi, Frischa Melysa, Richa Meqorry Yusfi Meynia, Adhilla Mharchelya, Mharchelya Miftahul Jannah Mirdasari, Fitricia MMSI Irfan ,S. Kom Monica, Fadilla Mualif, A. Mualimin -, Mualimin Muammar Khaddafi Muhammad Arif Muhammad Faris, Muhammad Muhdar, Andi Mukhnizar Mulia, Fika Dwi Murti, Atika Ananda Mustika, Humaira Mutia Afnida Nabila, Zahra Nagu, Nadhirah Nahdalia, Neka Najla, Azarine Shidqi Nasution, Salsabila Nelmi Silvia Neviyarni, Neviyarni Nilma Zola Ningsih, Tiwi Pertama Nini Firmawati Niru Anita Sinaga Novelsa, Fitri Novi Susetyo Adi, Novi Susetyo Nugraha, Dimas Pramita Nur Indrawaty Lipoeto Nurfarhanah Nurfarhanah Nurhasan, Taufik Oktavia, Ovi Yanti Ompusunggu, Hermaya Padilah, Yenni Pilosusan, Sofia Prasetia, Agung Prasetia, Agung Tri Pratama, Anggit Armedo Pratama, Seja Prima Astuti Handayani Putra, Afrionaldi Putri Putri, Putri Putri, Alya Cantika Putri, Dhiyah Aqila Putri, Jesika Maha Putri, Julia Adela Putri, Mahesya Asril Putri, Yoci Darwita Putriani, Lisa Rahayu, Mesra Rahmad Rahmad Rahmadani A, Fani Rahmadani, Mela Rahmadani, Riyan Rahman, Rafli Fathur Rahmanto, Ihwan Rahmat, Zetri Rahmawati, Dini Fitriani Ramacos Fardela Ramadhani, Velya Randi, Peni Okto Rani, Dwi Rastina, Rastina Renatha Ernawati, Renatha Renni Mayasari Rima Pratiwi Fadli Rima Semiarty Rina Gustia Risal Abu Risal, Abu Rizky Maulana, Rizky Robin Robin, Robin Rosnani Rosnani Salmi, Salmi Salsabila, Salsabila Sandowil, Oktatul Saputri, Winda Dwi Sari, Resti Nanda Satriawan, Bambang Saude Saude Selaras, Ganda Hijrah Sepriadi, Ilham Sibaweh, Imam Sigaha, Septian Immanuel Siti Hanifah Soeci Izzati Adlya Sri Oktamuliani Sriwahyuni, Deri Sriyanti, Roza Stefanus Soejanto Sandjaja Steven, Andi Sudarto Sudarto Suhaili, Neviyarni Suharnadi, Putra Suherlis, Septia Suhertina Sukmawati, Indah Sulistya, Jehan Susanti, Rosi Syahputra, Yuda Syamel Muhammad Syamsiar, Syamsiar Syapitri, Denia Syarifah Syarifah, Syarifah Talebong, Kevin Tanjung, Fauzzar Rahmi Taufik Taufik Tri Cahyo Nugroho TRIAVE NUZILA ZAHRI Tririzky, Reza Tunru, Andi Alif Ulfa Yulius, Ulfa Ulfah Nurfadhila Umar, M. Amin Usna, Sri Rahayu Alfitri Vanessha, Vanessha Veny Selviyanty Wahidah, Syarifah Wahyudi, A’an Johan Wahyuni, Elga Sri Wardani, Ayunytyah Eka Waston Widi, Widi Wirda Hayati Wismanto Wismanto Yandrestika, Deva Yanti, Ridha Putri Yelti, Micel Yenni Fitri, Yenni Yessa, Tri Yoga Yuniadi Yolanda, Finda Yudelsam, Yudelsam Yulianto Suteja Yuniar Lestari Yuniar Yuniar Yunus, Ahmad Rozelan Yusra, Rahmah Dina Zadrian Ardi Zafira, Qory Zaikin, Muhammad Zakki, Ahmad Zaky, Naufal Zega, Toniman Zelly Dia Rofinda Zikra Zikra Zulkarnain Zulkarnain