p-Index From 2021 - 2026
46.233
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Medika Hutama Science Midwifery Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Archives of The Medicine and Case Reports Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Community Medicine and Education Journal Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Prosiding Seri Seminar Nasional Jurnal Suara Pengabdian 45 NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Tarumanagara Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Sewagati: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Amanah Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Keperawatan Bunda Delima Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Pengabdian West Science Jurnal Kabar Masyarakat Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Abdimas Indonesia Ebers Papyrus Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Journal of Community Service and Society Empowerment Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Jurnal Pengabdian Sosial Compromise Journal : Community Proffesional Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Community Service Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Gotong Royong Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian Kepada Masyarakat Kesejahteraan Bersama : Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat ALMURTADO: Journal of Social Innovation and Community Service Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Kusuma : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Serina Abdimas KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan awal kadar 25(OH)D dan faktor risiko defisiensi vitamin D pada dewasa muda di Jakarta Barat Alexander Halim Santoso; Dorna Yanti Lola Silaban; Olivia Charissa
Tarumanagara Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2023): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v5i1.23706

Abstract

Vitamin D merupakan salah satu vitamin larut lemak yang memiliki peran penting dalam regulasi metabolisme, absorpsi kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang, serta berbagai fungsi lainnya. Defisiensi vitamin D merupakan masalah kesehatan dunia. Kadar serum yang bervariasi dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti genetik, gaya hidup, lama terpapar sinar matahari, dan juga asupan makanan. Studi pendahuluan ini bertujuan untuk melihat gambaran faktor risiko penyebab defisiensi vitamin D pada dewasa muda di Jakarta Barat. Studi ini bersifat deskriptif dengan jumlah subjek 33 orang. Pemilihan subjek dilakukan secara consecutive sampling dan menggunakan kuesioner semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ) untuk mendapatkan data asupan vitamin D, pengambilan darah vena untuk  mengukur kadar vitamin D dalam darah dan pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk data antropometri. Hasil studi didapatkan rerata usia sujek pada penelitian ini adalah 31,75 tahun, 54,5% berpendidikan SMA, 51,5% memiliki pendapatan di atas UMR, rerata lama bekerja di bawah sinar matahari sebesar 119,09 menit, dan rerata asupan vitamin D sebesar 5,4 mg/hari. Sebanyak 60,6% kadar 25(OH)D3 subjek tergolong defisiensi dan 33,3% tergolong insufisiensi. Sebesar 93,9% kadar 25(OH)D3 subjek pada studi pemetaan ini mengalami insufisiensi hingga defisiensi dan asupan vitamin D merupakan salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya defisiensi.
Hubungan Jarak Waktu dan Jumlah Vaksin dengan Hasil Reaktif Ig-G SARS-Cov-2 (Studi Kasus Populasi Remaja SMA Kalam Kudus II Jakarta) Donatila Mano S; Yohanes Firmansyah; Hendsun Hendsun; Edwin Destra; Alexander Halim Santoso
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i8.10594

Abstract

ABSTRACT Vaccination against SARS-CoV-2 is essential in enhancing the body's defense against SARS-CoV-2 infection by increasing the level of Ig-G antibodies against SARS-CoV-2. Determining the relationship between the number of vaccines and the vaccination interval plays a role in the level of Ig-G antibodies against SARS-CoV-2 in the body to prevent primary infection from SARS-CoV-2. The assessment of cause-effect relationships is conducted through a cross-sectional study involving 76 subjects who met the inclusion criteria. The analysis performed includes descriptive analysis and analytical analysis to evaluate qualitative and quantitative data. In subjects who received a third dose of the vaccine, the Ig-G levels against SARS-CoV-2 were found to be higher compared to those who did not receive a third dose (p-value 0.05). The levels of Ig-G against SARS-CoV-2 in the body are not consistently high, indicating the need for repeated vaccine administration every few months to maintain Ig-G levels (p-value 0.05). This study demonstrates that the number of vaccinations plays a role in increasing the levels of Ig-G antibodies against SARS-CoV-2, thus aiding in the body's fight against SARS-CoV-2 infection. The vaccination interval is also an important factor to consider, as the Ig-G levels against SARS-CoV-2 may decline over time, necessitating repeated vaccinations to maintain Ig-G levels. Both the number of vaccinations and the vaccination interval are crucial in maintaining the levels of Ig-G antibodies against SARS-CoV-2, thus preventing primary SARS-CoV-2 infections. Keywords: Ig-G SARS-CoV-2, Antibodies, Primary Infection, Vaccination Interval, Number of Vaccines  ABSTRAK Vaksinasi SARS-Cov-2 merupakan hal yang esensial dalam meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi SARS-Cov-2 dengan meningkatkan jumlah antibodi Ig-G SARS-Cov-2. Menentukan hubungan antara jumlah vaksin dan jarak waktu vaksinasi dalam perananannya terhadap kadar antibodi Ig-G SARS-Cov-2 di dalam tubuh untuk mencegah terjadinya Infeksi Primer dari SARS-Cov-2. Penilaian hubungan sebab akibat dilakukan dengan penelitian potong lintang dan dilakukan pada 76 subjek yang telah memenuhi kriteria inklusi. Analisa yang dilakukan adalah analisa deskriptif dan analisa analitik untuk menilai data kualitatif dan kuantitatif. Pada subjek yang menerima vaksin ketiga memiliki nilai Ig-G SARS-Cov-2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menerima vaksin ketiga (p-value 0,05). Kadar Ig-G SARS-Cov-2 juga tidak selalu tinggi di dalam tubuh sehingga perlu dilakukan pemberian vaksin berulang setiap beberapa bulan untuk mempertahankan kadar Ig-G SARS-Cov-2 (p-value 0,05). Penelitian ini menunjukan bahwa jumlah vaksinasi memiliki peranan dalam meningkatkan kadar Ig-G SARS-Cov-2 sehingga antibodi dalam melawan infeksi dari SARS-Cov-2. Jarak vaksinasi juga merupakan hal yang perlu diperhatikan karena kadar Ig-G SARS-Cov-2 akan menurun sehingga diperlukan vaksin berulang untuk mempertahankan kadar Ig-G SARS-Cov-2. Pemberian jumlah vaksinasi dan jarak waktu merupakan hal yang perlu diperhatikan dan menjadi esensial dalam peranannya untuk mempertahankan kadar antibodi Ig-G SARS-Cov-2 untuk mencegah terjadinya infeksi primer SARS-Cov-2. Kata Kunci: Ig-G SARS-Cov-2, Antibodi, Infeksi Primer, Jarak Vaksin, Jumlah Vaksin
SURVEI PENGUKURAN STATUS GIZI BALITA DAN POLA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI DI RPTRA MANDALA KELURAHAN TOMANG JAKARTA BARAT Wiyarni Pambudi; Fransiska Farah; Alexander Halim Santoso; Bruce Edbert; Dea Angelina; Nurlita Safna Septianti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i1.20544

Abstract

The Environmental Community Service (PKM) activity at RPTRA Mandala, Tomang Village, West Jakarta, was carried out in June 2022 in the form of checking the nutritional status of toddlers and counseling with the aim of increasing public awareness in stunting prevention efforts. Abdimas was followed by mothers and caregivers (grandmothers/aunts) of 123 toddlers living in RW 1-16, Tomang Village. The history of infant feeding showed that 64% were exclusively breastfed, and 86% started complementary feeding at the age of 6 months, with a pattern of 78% eating regularly (3-4 times per day), and 59% consuming snacks irregularly (more than 2 times per day). Anthropometric examination found 56% of children under five with normal BW/U, 67% normal BW/U, and 54% normal BW/TB. Gender of children under five had a significant relationship with BB/TB (p=0.026; PR=1.9) but not significant for BB/U (p=0.065; PR=1.4) and TB/U (p=0.057; PR= 1,2). Exclusive breastfeeding was significantly associated with BW/U (p=0.028; PR=1.9) and BW/TB (p=0.045: PR=1.5), but not significant for TB/U (p=0.081; PR= 4.1). Timely complementary feeding showed a significant relationship with BW/U (p= 0.043; PR=3), TB/U (p<0.001; PR=2.4), and BW/TB (p=0.048; PR=1.6). Giving the main MPASI menu regularly 3-4 times per day had a significant relationship with BW/U (p=0.07; PR=4.2), but not significantly with TB/U (p=0.301; PR=1.7 ) and BB/TB (p=0,203; PR=3,3). The practice of irregular snacks, exceeding the recommendation of 1-2 times per day, showed a significant relationship with body weight (p<0.001; PR=1.1), TB/U (p<0.001; PR=2.1), and BW/TB (p=0.002; PR=2,3). Feeding infants and children is proven to determine the nutritional status of toddlers, special attention needs to be given to improving the practice of snacking for toddlers. ABSTRAK: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Lingkungan di RPTRA Mandala, Kelurahan Tomang, JakartaBarat, dilaksanakan pada bulan Juni 2022 dalam bentuk pemeriksaan status gizi balita dan penyuluhan dengantujuan peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Abdimas diikuti oleh ibu dan pengasuh(nenek/bibi) dari 123 balita yang tinggal di RW 1-16 Kelurahan Tomang. Riwayat pemberian makan bayimenunjukkan 64% mendapat ASI eksklusif, dan 86% mulai diberikan MPASI saat usia 6 bulan, dengan pola 78%makan secara teratur (3-4 kali per hari), dan 59% mengonsumsi makanan selingan secara tidak teratur (lebih dari 2kali per hari). Pemeriksaan antropometri menemukan 56% balita dengan BB/U normal, 67% TB/U normal, dan 54%BB/TB normal. Jenis kelamin balita memiliki hubungan bermakna dengan BB/TB (p=0,026; PR=1,9) namun tidakbermakna untuk BB/U (p=0,065; PR=1,4) dan TB/U (p=0,057; PR=1,2). ASI eksklusif berhubungan secarabermakna dengan BB/U (p=0,028; PR=1,9) dan BB/TB (p=0,045: PR=1,5), namun tidak bermakna untuk TB/U(p=0,081; PR=4,1). MPASI tepat waktu menunjukkan hubungan bermakna dengan BB/U (p= 0,043; PR=3), TB/U(p<0,001; PR=2,4), dan BB/TB (p=0,048; PR=1,6). Pemberian menu MPASI utama yang teratur 3-4 kali per harimemiliki hubungan bermakna dengan BB/U (p=0,07; PR=4,2), namun tidak bermakna dengan TB/U (p=0,301;PR=1,7) dan BB/TB (p=0,203; PR=3,3). Praktik makanan selingan tidak teratur, melebihi rekomendasi 1-2 kali perhari, menunjukkan hubungan bermakna dengan BB/U (p<0,001; PR=1,1), TB/U (p<0,001; PR=2,1), dan BB/TB(p=0,002; PR=2,3). Pemberian makan bayi dan anak menentukan status gizi balita, perhatian khusus perlu diberikanuntuk perbaikan praktik makanan selingan untuk balita.
HUBUNGAN ASUPAN GULA DALAM MINUMAN BERSODA DENGAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Gracelya Liwanto; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v1i1.12050

Abstract

Obesitas adalah suatu keadaan akumulasi atau penimbunan lemak yang tidak normal atau berlebihan di jaringan adiposa yang dapat mengganggu kesehatan. Prevalensi penduduk dewasa muda yang menderita gizi lebih adalah 13,6% dan obesitas adalah 21,8%.Status gizi remaja banyak dipengaruhi oleh gaya hidupnya. Minuman bersoda merupakan salah satu jenis minuman yang banyak dikonsumsi remaja dan diduga berperan terhadap meningkatnya obesitas di kalangan remaja. Kelompok usia 19-24 tahun rata-rata mengonsumsi minuman bersoda sebanyak 681mL perhari.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara konsumsi asupan gula dalam minuman bersoda terhadap kejadian obesitas pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas Tarumanagara. Penelitian merupakan penelitian analitik dengan design cross sectional. Analisis statistik menggunakan uji chi-square. Dari 200 subjek, didapatkan 100% subjek mengonsumsi minuman bersoda, dimana 45% subjek mengonsumsi gula dalam minuman bersoda lebih dari 50g/hari dan 57,5% subjek mengalami gizi lebih hingga obesitas. Didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antara asupan gula dalam minuman bersoda terhadap obesitas (p=0,001). Asupan gula dalam minuman bersoda berperan terhadap obesitas pada mahasiswa. Obesity is a condition of abnormal or excessive accumulation or accumulation of fat in adipose tissue that can interfere with health. The prevalence of young adults suffering from overnutrition is 13.6% and obesity is 21.8%. The nutritional status of adolescents is greatly influenced by their lifestyle. Fizzy drinks are one type of drink that is widely consumed by teenagers and is thought to play a role in increasing obesity among adolescents. The 19-24 year age group consumed an average of 681mL of soft drinks per day. This study aims to see the relationship between the consumption of sugar intake in soft drinks to the incidence of obesity in medical students at Tarumanagara University. This research is an analytic study with a cross sectional design. Statistical analysis using chi-square test. From 200 subjects, it was found that 100% of subjects consumed soft drinks, where 45% of subjects consumed sugar in soft drinks more than 50g/day and 57.5% of subjects were overweight to obesity. There was a statistically significant relationship between sugar intake in soft drinks and obesity (p=0.001). Sugar intake in soft drinks contributes to obesity in college students.
HUBUNGAN STATUS GIZI, KONSUMSI JUNK FOOD, DAN ASUPAN LEMAK, NATRIUM DAN GULA DALAM JUNK FOOD DENGAN KEJADIAN MENARCHE DINI PADA SISWI SMP DI SEKOLAH SMPN 02 SUNGAI RAYA, KALIMANTAN BARAT Sung Chian; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v1i2.13657

Abstract

Pubertas adalah masa perubahan antara masa kanak-kanak dengan remaja, ditandai dengan perubahan jasmani yang dinamis sehingga menyebabkan perubahan fisik, psikologis dan perilaku. Pubertas pada seorang perempuan diawali dengan thelarce, kemudian pubarche, dan memuncak dengan terjadinya menarche. Pada tahun 2010 berdasarkan Riset Kesehatan Dasar di Kalimantan Barat didapatkan sebanyak 20,5% anak perempuan mengalami menarche dini terjadi pada usia 11-12 tahun, dan sebanyak 0,7% terjadi pada usia 9-10 tahun. Berdasarkan tinjauan Pustaka, olahraga, obesitas, dan asupan makanan seperti junk food merupakan faktor-faktor yang berperan terhadap menarche dini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara olahraga, status gizi dan asupan junk food terhadap kejadian menarche dini pada siswi SMP di Kalimantan Barat. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain potong lintang, dan pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Subyek penelitian berjumlah 117 siswi. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner online. Hasil analisis Chi-Square didapatkan hubungan antara menarche dini dengan status gizi lebih-obese (p<0,05); frekuensi asupan junk food lebih dari 1 kali (p<0,05); asupan lemak (p<0,05); dan tidak ada hubungan antara menarche dini dengan olahraga rutin dan frekuensi olahraga; asupan natrium (p>0,05) dan asupan gula (p>0,05). Kesimpulan didapatkan bahwa menarche dini dipengaruhi oleh faktor seperti status gizi lebih-obese, frekuensi asupan junk-food yang berlebihan dan asupan lemak.
Hubungan Asupan Gula Dalam Minuman Terhadap Obesitas Pada Anak Remaja Usia 15 – 19 Tahun di Sekolah SMA Notre Dame Jakarta Barat Jeffry Luwito; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v1i2.16501

Abstract

Latar Belakang: Badan Kesehatan Dunia, WHO, mendefinisikan obesitas sebagai kondisi akumulasi lemak yang berlebihan.Menurut laporan Riskesdas tahun 2013, provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi dengan prevalensi gemuk pada remaja tertinggi (4,2%). Salah satu faktor resiko penyebab obesitas pada remaja adalah asupan gula di dalam minuman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara asupan gula pada minuman oleh remaja berusia 15-19 tahun dengan obesitas di Jakarta Barat. Metode: Penelitian merupakan penelitian analitik dengan desain potong-lintang dan dianalisis menggunakan uji kai-kudrat Hasil: Dari 224 siswa didapatkan 38,4% mengalami obesitas, dan sebanyak 25% siswa asupan gula dalam minumannya lebih dari rekomendasi yang dianjurkan. Didapatkan hubungan antara asupan gula dalam minuman dengan kejadian obesitas pada remaja yang bermakna secara statistik (p<0,05).  Kesimpulan : asupan gula dalam minuman merupakan salah satu faktor resiko terhadap kejadian obesitas di kalangan remaja usia 15-19 tahun
PERBANDINGAN SKOR TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT USIA 18-25 TAHUN DI KOTA JAKARTA BARAT DAN JAMBI TERHADAP FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 Giovanno Sebastian Yogie; Dean Ascha Wijaya; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i1.19332

Abstract

Latar Belakang. Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Berdasarkan International Diabetes Federation (IDF) tahun 2019, Indonesia menempati peringkat 7 di dunia dengan 10,7 juta penderita diabetes melitus. Jakarta merupakan provinsi dengan penderita diabetes melitus tertinggi di Indonesia dengan prevalensi sebesar 3.4 %. Beberapa faktor berperan dalam mencegah terjadinya diabetes melitus, seperti pengaturan pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang cukup. Tujuan. Membandingkan pengetahuan dan sikap responden di Kota Jakarta Barat dan Kota Jambi terhadap faktor risiko diabetes melitus. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian analitik potong lintang dengan sampel dewasa muda rentang usia 18-25 tahun, berdomisili di Kota Jakarta Barat dan Kota Jambi. Data dikumpulkan pada tanggal 8-15 Mei 2021 menggunakan kuesioner digital dan dianalisis dengan uji t-test tidak berpasangan. Hasil. Dari 200 responden yang terkumpul, 100 responden berdomisili di Jakarta Barat dan 100 responden berdomisili di Kota Jambi. Secara statistik, didapatkan rata-rata skor pengetahuan mengenai pola makan dan aktivitas fisik masyarakat kota Jakarta Barat lebih baik dan berbeda bermakna dibandingkan kota Jambi (87,83±9,63 : 83,92±12,19, p 0,01), namun didapatkan rata-rata skor sikap mengenai pola makan dan aktivitas fisik masyarakat kota Jakarta Barat lebih buruk dan tidak berbeda bermakna dibandingkan kota Jambi. (73,72±8,13 : 74,78±8,56, p 0,37) Kesimpulan. Pengetahuan terhadap risiko diabetes melitus tipe 2 masyarakat Kota Jakarta Barat lebih baik daripada masyarakat Kota Jambi, namun sikap terhadap risiko diabetes melitus tipe 2 masyarakat kota Jakarta Barat lebih buruk daripada masyarakat kota Jambi.
HUBUNGAN FREKUENSI ASUPAN SAYUR DAN BUAH DENGAN KEJADIAN OBESITAS DAN OBESITAS SENTRAL PADA REMAJA DI SMA AL-AZHAR JAKARTA UTARA: STUDI POTONG-LINTANG Abduhita Al Kautsari; Alexander Halim Santoso
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v2i2.24508

Abstract

Menurut kajian Riskesdas 2018, 8,3% remaja usia 16 hingga 18 tahun di DKI Jakarta mengalami obesitas. Penelitian menyebutkan bahwa perubahan gaya hidup, terutama yang berkaitan dengan makan, adalah penyebab obesitas. Remaja usia 16 hingga 18 tahun masih kurang mengonsumsi buah dan sayur. Pedoman gizi seimbang menyarankan agar 3–4 porsi buah dan sayuran harus dikonsumsi setiap hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi sayur dan buah dengan kejadian obesitas pada Siswa/I Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta Utara 2022/2023. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain cross-sectional dan besar sampel ditentukan dengan menggunakan rumus uji hipotesis dua proporsi. Responden penelitian adalah laki-laki dan perempuan bersekolah di SMA Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta Utara periode 2022/2023 yang berjumlah 74 peserta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah consecutive sampling. Hasil penelitian dilaporkan ada 54% responden mengonsumsi cukup sayuran, dan 73% responden kurang mengonsumsi buah-buahan; sebanyak 12,2% mengalami obesitas; dan prevalensi obesitas sentral didapatkan sebesar 24% pada laki-laki dan 36% pada perempuan. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan yang bermakna antara pola konsumsi buah dengan obesitas (p=0,673) dan juga tidak ada hubungan antara kecukupan pola makan sayur dengan obesitas (p=0,870). Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa secara statistik tidak ada hubungan yang bermakna antara pola konsumsi buah dengan obesitas sentral (p=0,69) dan juga tidak ada hubungan antara kecukupan pola makan sayur dengan obesitas sentral (p=85). Pola konsumsi buah dan sayur ditemukan sebagai faktor pencegah obesitas pada responden (RP < 1). Dalam penelitian ini, tidak didapatkan hubungan yang bermakna secara statistik antar konsumsi sayur dan buah dengan kejadian obesitas dan obesitas sentral.
Community Service Activities – Counseling and Waist Circumference Screening in the Context of Early Detection of Obesity in Adolescent Boys Alexander Halim Santoso; Ernawati Ernawati; Sukmawati Tansil Tan; Yohanes Firmansyah; Alicia Sarijuwita; Jasmine Syabania Noviantri
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i2.718

Abstract

Counseling activities and waist circumference screening in the context of early detection of obesity in male students aim to increase awareness of the importance of maintaining health and preventing obesity among male students. This activity was carried out using a combination approach between counseling and waist circumference screening. The counseling was conducted to provide a better understanding of the risk of obesity and the importance of measuring waist circumference as an indicator of health. Boys were given information about the negative impact of obesity on physical and psychological health, as well as the importance of a healthy lifestyle and a balanced diet. In addition to counseling, this activity also involves screening waist circumference as a method for early detection of the risk of obesity. Boys' waist circumference was measured using a measuring tape, and the measurement results were compared with a predetermined reference standard. This helps identify students who are in the waist circumference range who are at risk and require further follow-up in obesity prevention and management. The results of this activity show that male students need to understand the importance of maintaining health and managing their weight well. Waist circumference screening provides useful information in evaluating the risk of obesity in male students. In efforts to prevent and control obesity, collaboration between families, educators and medical personnel is very important to provide the necessary support, understanding and guidance
Profil Neuropati Perifer dan Korelasinya dengan Kadar Gula Darah Sewaktu di Panti Lansia Santa Anna Alfred Sutrisno Sim; Dean Ascha Wijaya; Fernando Nathaniel; Giovanno Sebastian Yogie; Yohanes Firmansyah; Hans Sugiarto; Stephanie Amadea; Alexander Halim Santoso
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i9.11121

Abstract

ABSTRACT Diabetes, as a global disease, continues to increase worldwide without being limited by location. The burden of diabetes in the elderly population is a significant health issue. Peripheral neuropathy caused by diabetes is strongly associated with physical limitations in older individuals. This cross-sectional study aims to determine the characteristics of peripheral neuropathy in participants who meet the criteria, using a total sampling at Santa Anna on July 15, 2023, and explore its correlation with blood sugar levels. Evaluation of sensory and motor clinical symptoms using Neuropathy Symptom Score (NSS) questionnaire. Abnormal reflexes and sensory function were assessed using Neuropathy Deficit Score (NDS) questionnaire. Blood sugar levels were measured using POCT method following standard procedures. Statistical analysis using the Kruskall Wallis test. Out of the 68 participants, the average age was 74.06 years, with 67.6% of the participants being female. The overall average blood sugar level was found to be 115.82 mg/dL. Based on the NSS and NDS classifications, 8.8% and 23.5% of the total participants were categorized as having severe symptoms, respectively. The statistical analysis revealed a significant difference in mean blood sugar levels between the NSS groups (p-value: 0.003). However, no significant difference was observed in mean blood glucose levels between the NDS groups (p-value: 0.264). Clinically, the severe symptom group had a higher median blood glucose level compared to the normal group. It is noteworthy that elevated transient blood sugar levels tend to impact the subjective symptoms (NSS) of peripheral neuropathy earlier than the objective symptoms (NDS). Keywords: Blood Glucose, Clinical Symptom, Peripheral Neuropathy  ABSTRAK Sebagai penyakit yang tersebar di seluruh dunia, diabetes terus berkembang tanpa memandang tempat dengan jumlah pasien yang semakin meningkat. Beban diabetes pada populasi lanjut usia merupakan masalah kesehatan yang krusial. Neuropati perifer yang diakibatkan oleh diabetes dikaitkan dengan disabilitas fisik yang signifikan pada populasi lanjut usia. Penelitian potong lintang ini bertujuan untuk mengetahui profil neuropati perifer pada responden yang memenuhi kriteria dengan menggunakan total sampling di Panti Santa Anna pada 15 Juli 2023 serta korelasinya dengan kadar gula darah sewaktu. Evaluasi gejala klinis sensorik dan motorik menggunakan kuesioner Neuropathy Symptom Score (NSS). Refleks tidak normal dan penilaian sensorik dieevaluasi menggunakan kuesioner Neuropathy Deficit Score (NDS). Gula darah sewaktu diukur menggunakan POCT sesuai prosedur standar. Analisis statistik menggunakan uji Kruskall Wallis. Dari 68 responden, rata-rata usia adalah 74,06 tahun dengan 67,6% responden adalah perempuan. Dari seluruh responden, didapatkan rata-rata gula darah sewaktu sebesar 115,82 mg/dL. Berdasarkan NSS dan NDS, persentase responden yang termasuk dalam klasifikasi berat adalah sebesar 8,8% dan 23,5% dari keseluruhan responden. Hasil uji statistik Kruskall Wallis menyatakan adanya perbedaan rerata kadar gula darah sewaktu antar kelompok NSS (p-value : 0,003). Namun, didapatkan tidak adanya perbedaan rerata kadar gula darah sewaktu antar kelompok NDS (p-value : 0,264). Secara klinis, kelompok dalam kategori berat memiliki nilai median kadar gula darah sewaktu lebih tinggi dibanding kelompok normal. Kadar gula darah sewaktu yang tinggi cenderung mempengaruhi gejala subjektif (NSS) dari neuropati perifer terlebih dahulu dibandingkan dengan gejala objektif (NDS) dari neuropati perifer. Kata Kunci: Gejala Klinis, Gula Darah, Neuropati Perifer
Co-Authors Abduhita Al Kautsari Abizar Rafi, Muhammad Adam Adhim, Laudza Al Aditya Pratama Aditya Pratama Aditya, Raden Seliwat Agung Aditya, Vincent Adjie, Eko Kristanto Kunta Agnes Marcella Agnes Marcella Agustina Ajeng Normala Akhmad, Fariz Azril Khaidar Alexandro, Cristian Alexin, Corry Calista Alfianto Martin Alfianto Martin Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alfred Sutrisno Sim Alicia Herdiman Alicia Herdiman Alicia Herdiman Alicia Herdiman Alicia Sarijuwita Alicia Sarijuwita Alicia Sarijuwita Alifa, Tosya Putri Alifia, Khalisya Alifia, Tosya Putri Alkarni, Muhammad Dedy Alvianto, Fidelia Alwini, Muhammad Rifat Umar Amanda, Shelma Tria Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga Amimah, Ranindita Maulya Ismah Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha Anak Agung Ngurah Putrayoga Amertha Anastasia Ratnawati Biromo Anastasia Ratnawati Biromo Andersan, Jonathan Andini Ghina Syarifah Andrew Philo Andrew Philo Andrew Philo Andria Priyana Andria Priyana Angel Sharon Suros Angel Sharon Suros Angel Sharon Suros Angelica Devi Ratana Anggita Tamaro Anggita Tamaro Anggita Tamaro Anggraeni, Natasha Anthon Eka Prayoga Khoto Anthon Eka Prayoga Khoto Anthony Jason Raharjo Anthony, Louis Aqila, Fitri Arwinder Singh Arwinder Singh Arya Dwi Saputra Asoka Dhananjaya Astin Mandalika Atzmardina, Zita Aurellya, Najwa Averina, Friliesa Averina, Frilliesa Axsel Harsono Axsel Harsono Ayleen Nathalie Jap Ayleen Nathalie Jap Ayleen Nathalie Jap Ayunda Vidya Karmelia BR Harahap Aziel, Disya Gwyneth Bachri, Fiqi Afrizal Bayu Eko Saputro Belinda Angie Biromo, Anastasia Ratnawati Bobby Marshel Ancheloti Waltoni Bobby Marshel Ancheloti Waltoni Bobby Marshel Ancheloti Waltoni Brandon Alexander Setiady Brian Albert Gaofman Brian Albert Gaofman Brigita Anasthasia Myra Nailulu Bruce Edbert Bruce Edbert Bruce Edbert Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Bryan Anna Wijaya Budianto, Gabriel Arnold Bustam, Steve Geraldo Cahyadi, Stanley Surya Catharina Sagita Moniaga Catharina Sagita Moniaga Catherine Christiana Pranata Catherine Christiana Pratana Cendi, Sylvia Chalishah Shifa Martiana Chandy Linardi Charissa, Olivia Chian, Sung Christian Wijaya Christian Wijaya Christian Wijaya Woen Christiana, Catherine Chua, Jimmy Clarissa Hartawan Clement Drew Corry Calista Corry Calista Alexin Corry Calista Alexin Cristian Alexandro Daneil Goh Daniel Goh Daniel Goh Daniel Goh Daniel Ruslim Dany Setiawan Darma, Timothy Halomoan Dava Pratama, Muhammad Kevin David Limanan Dea Angelina Dean Ascha Wijaya Dean Ascha Wijaya Dean Ascha Wijaya Dennis Zefanya Budiman Denny Denny Destra, Edwin Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, Paulus Gegana Thery Dewi, Andriana Kumala Dewi, Fransiska Iriani Roesmala Diana Dinali Dianova Soeltanong Dianova Soeltanong Dinali, Diana Disya Gwyneth Aziel Disya Gwyneth Aziel Disya Gwyneth` Aziel Divyas Bharath Djulia Djulia Donatila Mano Donatila Mano S Donatila Mano S Donatila Mano S. Dorna Yanti Lola Silaban Drew, Clement Dwiana, Alya Dwicahyani, Julia Rahma Dzakwan, Muhammad Fikri Edbert, Bruce Edbert, Juan Edward Bellarmino Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Edwin Destra Edwin DESTRA Edwin Destra Eko Kristanto Kunta Adjie Emilda, Emilda Enike, Syilvia Cendy Erdiana, Grace Eric Hartono Eric Raditya Kaminto Erick Erick Erik Sidharta Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Evelyn Evelyn EVELYN EVELYN Evelyn Evelyn Evi Evi Ezra, Pasuarja Jeranding Fadil Hidayat Fadil Hidayat Fajarivaldi, Kresna Bambang Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Farell Christian Gunaidi Febriana, Nafrisca Febriastuti, Abebi Felicia, Ivana Felix Felix Fendy Wellen Fendy Wellen Fenny Yunita Fenny Yunita Fernando Nathaniel Fernando Nathaniel Fidelia Alvianto Fidelia Alvianto Fiona Valencia Setiawan Fiona Valencia Setiawan Fiona Valencia Setiawan Fiqi Afrizal Bachri Firmansyah Firmansyah Fladys Jashinta Mashadi Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani R Dewi Fransisca Iriani Rosmala Dewi Fransisco, Melkior Michael Fransiska Farah Fransiska Iriani Dewi Fransiska Iriani Rosmala Dewi Freddy Ciptono Friliesa Averina Friliesa Averina Friliesa Averina Frilliesa Averina Frilliesa Averina Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Frisca Gaofman, Brian Albert Geoffrey Christian Lo Geoffrey Christian Lo Geoffrey Christian Lo Ghina, Andini Giovanno Sebastian Yogie Giovanno Sebastian Yogie Giovanno Sebastian Yogie Goh, Daniel Gracelya Liwanto Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne Gracienne, Gracienne Gunaid, Farell Christian Gunaidi, Farell Christian Gunawan, Paskalis Andrew Hadisono Hadisono Hadisono, Hadisono Hans Sugiarto Hans Sugiarto Hardjanto, Kevin Angga Hardjanto, Kevin Shen Angga Harfi Rif’ani Apriansyah Harsono, Axsel Hartono, Eric Hartono, Vincent Aditya Budi Haryanto, Ines Hekmatyar, Haritsyah Helen Limarda Hendrianto, Rafindra Raja Hendrianto, Rafindra Raja Adi Hendrianto, Rifandra Rifqi Adi Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun Hendsun, Hendsun Herdiman, Alicia Herdiman, Julia Heri Yanto Putra Heri Yanto Putra Hetty Karunia Tanjungsari Hidayat, Fadil Huang, Daniel Hung, Jennifer I Made Satya Pramana Jaya Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ines Haryanto Ines Haryanto Ines Haryanto Irawaty Hawari Irvan Baharits Al Basith Ismi, Arni Istikanto, Ferdian Harum Jabbar, Abrar Abdul Jap, Ayleen Nathalie Jasmine Syabania Noviantri Jasmine Syabania Noviantri Jasmine Syabania Noviantri Jasmine, Angelia Jaya, I Made Satya Pramana Jeffrey Jeffrey Jeffrey Jeffrey Jeffrey Jeffrey Saputra Kawi Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jeffry Luwito Jeri Johan Johan Johan Johan Johan, Richver Framanto Jonathan Andersan Jonathan Andersan Jonathan Andersan Jonathan Hadi Warsito Joshua Kurniawan Joshua Kurniawan Joshua Kurniawan Juan Edbert Julia Herdiman Julia Herdiman Junius Kurniawan Juniven Claudes Kacen Kacen Kadang, Fidelis Samudra Kalya Sukma Ramadhani Kaminto, Eric Raditya Kanaya Fide Kusuma Karjadidjaja, Idawati Karjadidjaja, Idawati Kartolo, Marendra Shinery Kartolo, Marenra Shinery Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana Kasvana, Kasvana Kelnia Mellenia Kenzie Rafif Ramadhani Kenzie Rafif Ramadhani Khalisya Alifia Khoto, Anthon Eka Prayoga Kosasih, Robert Kresna Bambang Fajarivaldi Kresna Bambang Fajarivaldi Krezentian, Amelci Kristianto, Angeline Florencia Grace Kurniawan, Joshua Kurniawan, Junius Kusuma, Kanaya Fide Lamhot Asnir Lumbantobing Laura Bernadeth Manik Linda Julianti Linda Yulianti W Linda Yulianti W Linginda Soebrata Linginda Soebrata Lita Eka Wulandari Lo, Geoffrey Christian Lontoh, Susy Olivia Louis Anthony Louis Anthony Louise Audrey Sukianto Louise Audrey Sukianto Louise Audrey Sukianto Lucius, Steven Hizkia Lumintang, Valentino Gilbert Lydia Tantoso Lysandro Tommy Lay Mahendri, Ryan Dafano Putra Mahendri, Ryan Daffano Putra Mandalika, Astin Mano S., Donatila Marcella E. Rumawas Marcella, Agnes Marcellino Marcellino, Marcellino Marendra Shinery Kartolo Margaretha Pramesthi Utari Mario Abdiwijoyo Martin, Alfianto Mashadi, Fladys Jashinta Massie, Andrew Christian Mayvians, Tizander Mei Ie Meilani Kumala Melkior Michael Fransisco Melkior Michael Fransisco Michelle Ruth Natalie Mijaata, Djoko Micni Mochamad Hammam Tegar Utomo Moniaga, Catharina Sagita Monica Glory Faithtria Monika Monika Monika, Sesilia Muhamad Rizki Nanda F Muhamad Rizki Nanda F Muhammad Adam Abizar Rafi Muhammad Adam Abizar Rafi Muhammad Dzakwan Dwi Putra Muhammad Fikri Dzakwan Muhammad Fikri Dzakwan Muhammad Kevin Dava Pratama Muhammad Kevin Dava Pratama Muhammad Kharis Mahdaviqia Muhammad Rifat Umar Alwini Nabila Jingga Permatasari Nadila Putri Maharani Naomi Esthernita Fauzia Dewanto Nathanael Gumarus Nathanael, Fernando Nathaniel, Fernandho Nathaniel, Fernando Naufal Rayhan Naufal Rayhan Nayra Fitrianita Efna Ni Made Swantari Nicholas Albert Tambunan Nicholas Albert Tambunan Nicholas Albert Tambunan Nicholas Albert Tambunan Nicholas Setia Nicholas Setia Nicholas Setia Nikita Nikita Tan Nivia Nivia Noer Saelan Tadjudin Noer Saelan Tadjudin Noer Saelan Tadjudin Normala, Ajeng Novendy Novendy Novia Yudhitiara Nurlita Safna Septianti Olivia Charissa Olivia Charissa Olivia Charissa Pambudi, Wiyarni Paskalis Andrew Gunawan Paskalis Andrew Gunawan Paskalis Gunawan Pasuarja Jeranding Ezra Pasuarja Jeranding Ezra Paulus Gegana Thery Dewanto Paulus Gegana Thery Dewanto Peter Ian Limas Peter Ian Limas Philo, Andrew Pramana Jaya, I Made Satya Pranata, Catherine Christiana Pratama, Muhammad Kevin Dava Pratomo, Farhan Prayogo Khoto, Anthon Eka Purnomo, Yonathan Adi Putra, Feri Yanto Putra, Muhammad Dzakwan Dwi Putri Oktariana Putri, Tiara Aulia R Dewi, Fransisca Iriani RA Rengganis Ularan Raden Seliwat Agung Aditya Rafi, Muhammad Adam Abizar Rafif, Akhtar Nawfal Raharjo, Budiarjo Notonagoro Ramadhani, Kenzie Rafif Ranonto, Steve Vallery Ravenska Theodora Ravenska Theodora Rayhan , Naufal Rayhan, Naufal Riadi, Seravin Janet Riantyarni, Tinezia Allia Ribka Anggelline Hariesti Sitorus Ribkha Anggeline Hariesti Sitorus Richver Framanto Johan Rifandra Rifqi Adi Hendrianto Rifi Nathaznya Syachputri Robert Kosasih Robert Kosasih Rosadi Putra Rumawas, Marcella E Rumawas, Marcella E. Ruslim, Daniel Ruslim, Welly Hartono Ryan Dafano Putra Mahendri Ryan Daffano Putra Mahendri S, Donatila Mano S., Donatila Mano Saerang, Stefanus Hnady Salim Santoso Santoso, Frisca Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sari Mariyati Dewi Nataprawira Sarijuwita, Alicia Sartono, Stefanny Satyanegara, William Gilbert Satyo, Timothy Satyo, Yovian Timothy Setia, Nicholas Setiady, Brandon Alexander Setiawan, Fiona Valencia Shafira Putri, Nawaika Shirly Gunawan Sidarta, Erick Sidharta, Erik Sim, Alfred Sutrisno Singh, Arwinder Sitorus, Ribka Anggelline Hariesti Siufui Hendrawan Siufui Hendrawan Sjaiful Bachri Soebrata, Linginda Soeltanong, Dianova Soni, Yulfitra Sony Sugiharto Sony, Yulfitra Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanislas Kotska Marvel Mayello Teguh Stanley Surya Cahyadi Stanley Surya Cahyadi Stephanie Amadea Steve Geraldo Bustam Steve Vallery Ranonto Steven Hizkia Licius Steven Hizkia Lucius Steven Hizkia Lucius Steven Hizkia Lucius Su, Ernawati Sugiarto, Hans Sukianto, Louise Audrey Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sukmawati Tansil Tan Sung Chian Sung Chian Suros, Angel Sharon Susi Olivia Lontoh Susy Olivia Susy Olivia Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Susy Olivia Lontoh Sutedja, Gina Triana Syachputri, Rifi Nathaznya Syarifah, Andhini Ghina Syarifah, Andini Ghina Syilvia Cendy Enike Syilvia Cendy Enike Sylvia Cendy Enike Tamaro, Anggita Tambunan, Nicholas Albert Tamia Asri Jeser Tan, Nikita Tan, Sukmawati Tansil Tantoso, Lidya Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello Tiffany Valeri Alexandra Tiranda, Wisasti Gladys Chantika Tizander Mayvians Tjie Haming Setiadi Tjie Haming Setiadi Tjie Haming Setiadi Tosya Putri Alifia Tosya Putri Alifia Tosya Putri Alifia Trinatalis Gulo Triyana Sari Twidy Tarcisia Umar Alwini, Muhammad Rifat Valdes, Angeline Florencia Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valentino Gilbert Lumintang Valeria Saputra Valeria Saputra Vincent Aditya Budi Hartono Vonny Veronica Jap W, Linda Yulianti wahyuni wahyuni Wahyuni, Octavia Dwi Waltoni, Bobby Marshel Ancheloti Warsito, Jonathan Hadi Welly Hartono Ruslim Widjaja, Yoanita Wijaya, Brayan Anna Wijaya, Bryan Anna Wijaya, Christian Wijaya, Dean Ascha Wijaya, Dean Ascha Wijaya Wijaya, Inge Friska Wijayadi, Linda Julianti William Gilbert Satyanagara William Gilbert Satyanegara William Gilbert Satyanegara William Gilbert Satyanegara Wohangara, Victor Sepriyadi yanto, heri Yogie, Giovanno Sebastian Yohanes Firmansyah Yohanes Papu Yonathan Adi Purnomo Yovian Timothy Satyo Yovian Timothy Satyo Yudhitiara, Novia Yulfitra Soni Yulfitra Sony Yunita, Fenny Yuri Prisiani Zhalila, Zhillan Zita Atzmardina Zita Atzmardina