p-Index From 2021 - 2026
16.27
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi JURNAL IQRA´ Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Soshum Insentif Journal on Education Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies FONDATIA IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Education and Human Development Journal Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Politea : Jurnal Politik Islam Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Attractive : Innovative Education Journal Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Paedagogy Jurnal Abdidas At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies Awwaliyah FOUNDASIA Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Bulletin of Science Education Bulletin of Community Engagement In Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan JURNAL LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Jurnal Pendidikan Sang Surya JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan Jurnal Al Burhan Journal of Islamic Education Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Keislaman AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Konten Dakwah Habib Ja’far Al-Haddar di Media Sosial Tiktok Hisny Fajrussalam; Andini Nursyahbani; Anis Khoirunnisa; Nisrina Nurbaiti; Novita Cahya Ningrum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.033 KB)

Abstract

Di era digital ini, teknologi sering digunakan dalam kehidupan manusia sehari-harinya, salah satunya adalah penggunaan media sosial. Dengan adanya media sosial, tidak sedikit menjadikan manusia jarang mengikuti kajian dan juga bersilaturahmi. Namun dengan adanya media sosial juga bisa menjadi ajang untuk mempertontonkan dakwah kepada manusia yang lebih sering bermain media sosial. Dakwah bisa bersumber dari al-qur’an dan hadist yang shahih yang menjadi acuan ajaran pokok agama islam. Seiring dengan berkembangnya zaman, manusia tentu mengikuti perkembangannya, sebagai generasi bangsa tentunya harus bisa memanfaatkan perkembangan zaman dan kemajuan digital ini untuk mensyiarkan ajaran agama islam, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti TikTok. Sebagai generasi umat islam, kita harus dapat meminimalisir dampak negatif dari TikTok dan memanfaatkan aplikasi TikTok sebagai sarana dakwah.
Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan terhadap Perubahan Sosial melalui Pendekatan Model Dakwah Millenial di Perguruan Tinggi Hisny Fajrussalam; Bintang Muhibuttobari Suparman; Elvyn Kemala Azzahra; Intan Fadila; Salsa Maria
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14407

Abstract

Pendidikan merupakan segala usaha untuk dapat membuat seseorang agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya, berbagai kecerdasan baik dalam aspek spiritual dalam beragama, dalam pengendalian diri, dalam hal kepribadian, memiliki akhlak yang mulia, dan juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan serta berguna sebagai manusia dan anggota masyarakat serta warna negara. Jadi dalam kehidupan bersosial, kita tidak bisa jauh dari pada nilai-nilai agama, termasuk kehidupan dalam dunia perkuliahan. Adapun permasalahan dalam bersosial yaitu perubahan sosial, terutama dalam lingkup kampus yang berisi orang-orang dari berbagai macam latar belakang. Oleh karena itu, tujuan daripada dilakukannya penelitian ini yaitu guna mengetahui internalisasi nilai-nilai pendidikan terhadap perubahan sosial dalam lingkungan kampus, terutama dalam aspek agama yang memang berpengaruh dalam suatu perubahan sosial. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu kualitatif, kajian literatur dan deskriptif. Dari penelitian ini kita dapat mengetahui bahwa pendidikan agama dapat berpengaruh terhadap perubahan sosial seseorang terutama dalam lingkungan kampus, dan salah satu metode yang dapat digunakan yaitu dakwah milenial yang dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di ORMAWA (Organisasi Mahasiswa) atau UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) terkait.
Analisis Fenomena Catcalling terhadap Kondisi Mental Wanita dalam Perspektif Islam Adesti Novita Sari; Ayang Ranisa Rahma; Hisny Fajrussalam; Isna Alifia Aghniyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.794 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena Catcalling yang dapat memberikan dampak terhadap kesehatan mental seorang korban. Penulis meneliti banyak yang menjadi korban dari catcalling ini adalah seorang wanita dan pelakunya adalah laki-laki. Catcalling termasuk dalam salah satu tindakan kriminalitas secara verbal. Dahulu, catcalling merupakan hal yang dianggap biasa atau lumrah. Namun, di era sekarang fenomena ini dapat dijadikan sebuah pelecehan seksual secara tidak langsung. Hal ini terjadi dikarenakan banyak faktor yang memengaruhi, diantaranya terdapat wanita yang tidak menjulurkan jilbabnya atau tidak menutup auratnya, sehingga terkesan menggoda dan menggugah syahwat seorang laki-laki, adanya keisengan semata dari pihak laki-laki untuk menggoda wanita karena hasrat tertentu, dan juga bisa terjadi karena perilaku yang tidak saling menghormati sesama manusia, meskipun beda gender. Untuk membahas penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif.
Maraknya Kasus MBA sebagai Tanda Turunnya Moral Agama pada Anak di Bawah Umur Hisny Fajrussalam; Septiani Panca Wardani; Faddyasinta Sahnabila; Ro’fatan Nuroh; Supriatna Supriatna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.309 KB)

Abstract

Banyaknya kasus hamil diluar nikah menjadi salah satu permasalahan serius yang tengah dialami oleh Indonesia. Pasalnya kasus hamil diluar nikah sendiri sering terjadi pada anak dibawah umur, hal ini seharusnya menjadi sorotan para pemerintah, instansi sekolah dan juga orang tua. Oleh karena itu diperlukan pendekatan islami sebagai pisau analisisnya. Penelitian literatur atau studi pustaka ini menggunakan kumpulan data melalui berbagai macam sumber artikel,jurnal dan internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa kasus MBA Indonesia dapat menjadi tanda turunnya moral agama pada anak-anak di bawah umur. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang serius dari berbagai pihak untuk mencegah kasus MBA dan menjaga moral dan akhlak generasi muda Indonesia
Kesetaraan Gender dalam Pandangan Musdah Mulia Hisny Fajrussalam; Kana Febriani; Muslimah Apriliya; Natasya Febriana; Rayi Safitri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14474

Abstract

Kesetaraan Gender merupakan permasalahan sosial yang terjadi pada masyarakat global sejak zaman pertengahan, akan tetapi akan terus relevan untuk dianalisa lebih dalam. Pada era Post-Modern ini, problematika mengenai kesetaraan gender menjadi isu yang mendapatkan sorotan lebih didalam masyarakat. Terdapat berbagai macam argumen yang terdapat pada lingkungan masyarakat global saat ini. Seperti pada kelompok patriarki yang masih mendominasi pada realitas sosial saat ini yang tetap menempatkan kedudukan laki-laki sebagai otoritas utama dari sistem sosial, sedangkan kelompok feminis yang memperjuangkan hak-hak kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam sistem sosial. Dalam konsep tersebut, Siti Musdah Mulia hadir dengan membawa konsep kesetaraan gender yang berdasar pada kitab suci Al-Quran dan Hadist-Hadist nabi Muhammad SAW. Penelitian ini merupakan Library Research. Teknik analisis yang penulis gunakan dalam penelitian ini merupakan Content Analysis, dimana analisis terhadap karya-karya dan argumen dari Siti Musda Mulia terhadap kesetaraan Gender. Penelitian ini memiliki fokus untuk mengkaji lebih dalam mengenai pandangan dari Musdah Mulia terhadap kesetaran gender yang berjalan pada sistem sosial pada masa kini yang masih didominasi oleh kelompok patriarki dan fenomena kebangkitan dari kelompok feminis. Pemikiran dari Musdah Mulia mengenai kedudukan perempuan dalam islam juga menjadi salah satu aspek yang dikaji pada penelitian ini, dan adapun konsep keadilan gender yang diusung oleh beliau menjadi salah satu aspek kajian dari penelitian ini.
Budaya Arsitektur dalam Islam RA. Mipta Miftahul Janah; Muhammad Rosyad Ridho Wardani; Agitya Ratu Thifana; Wanda Hamidah; Hisny Fajrussalam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.762 KB)

Abstract

Kebudayaan merupakan segala bentuk dari hasil karya cipta manusia di masyarakat. Salah satu bentuk kebudayaannya yaitu seni arsitektur. Seni arsitektur dalam persfektif islam yaitu kesatuan antara proses penghambaan seorang manusia kepada tuhannya dengan kebiasaan dengan kebiasaan (kebudayaan), yang mana memiliki hubungan keselarasan antara manusia, lingkungan dan penciptanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai budaya islam terhadap seni arsitektur. Penelitian ini dilakukan dengan dengan menggunakan metode penelitian yang berjenis tinjauan pustaka untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu menggunakan teknik studi literature. Dari data yang telah dianalisis peneliti menyeleksi data, mengolah data, dan menyimpulkan data yang telah dibaca dan dicatat oleh peneliti. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai budaya islam terhadap arsitektur. Melalui penelitian ini peneliti dapat menyampaikan saran atau rekomendasi bagi pembaca yang akan melakukan penelitian dan mengembangkan pengetahuan serta wawasan dengan menggunakan metode ini.
Persepsi Masyarakat Terhadap Paylater Dalam Online Shopping Hisny Fajrussalam; Ihsanudin Ihsanudin; Tiara Luthfi; Irma Sallsabila; Rissa Puspita Sari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.586 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi sudah memberikan kemudahan bagi masyarakat. Sistem jual beli dinilai semakin canggih. Hal ini dibuktikan dengan adanya metode Pay Later. Dalam penggunaan Pay Later terdapat rukun jual beli yang harus di perhatikan. Islam menganggap jika pinjaman ini terdapat bunga, maka dapat di katakan haram karena termasuk riba. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif yang di mana mengambil data atau sampel menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mengumpulkan data dari hasil penelitian. Dari hasil penelitian terdapat 36 responden di mana sebanyak 48.5% menyatakan bahwa hukum peggunaan Pay Later dalam Islam yaitu mubah, 18,5% menyatakan hukumnya haram, 18% menyatakan tidak tahu, 3% menyatakan kurang mengetahui, 6% menyatakan dapat dikatakan haram dan halal, 3% menyatakan yaitu ragu, dan 3% menyatakan tidak paham. Penelitian ini di buat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai jual beli sesuai dengan syariat islam dan untuk menjelaskan hukum penggunaan Pay Later dalam syariat Islam.
Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Pengembangan Dakwah Islam Hisny Fajrussalam; Gaida Farhatunnisa; Rerey Realistiya; Windy Aledya Rosyani; Yulia Rahmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.318

Abstract

Dalam era digital seperti sekarang ini, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan media sosial juga semakin meningkat, tidak hanya sebagai sarana untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi informasi, hiburan, dan bahkan dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial sebagai sarana pengembangan dakwah Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi kepustakaan. Data yang digunakan adalah buku, jurnal, dan situs internet. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis data dengan teknik analisis kritis. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam menyebarkan dakwah di era digital karena memungkinkan para mubaligh membuat konten video dakwah yang dapat dibagikan di media sosial seperti YouTube, Instagram, Facebook, WhatsApp, dan Telegram. Pengguna media sosial atau masyarakat dapat menonton konten video dakwah yang dibagikan sebelumnya untuk mengisi waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat. Dakwah melalui jaringan internet dinilai sangat efektif dan potensial karena mampu menembus batas ruang dan waktu dengan biaya dan tenaga yang relatif murah serta para ahli dan ulama yang berada dibalik media dakwah melalui internet bisa lebih fokus dalam merespon setiap wacana dan peristiwa yang mengklaim status hukum syari. Oleh karena itu, media sosial dinilai sangat baik untuk kegiatan dakwah tanpa batasan jarak dan negara.
Fenomena “Menfess Twitter” Adakah Motif Tertentu? (Kajian Analisis Perspektif Hukum Islam) Hisny Fajrussalam; Agung Febriyano; Anggy Deviyanti; Fadia Fazilatun Nisa; Rahmah Nafiisah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.406

Abstract

Dengan perkembangan teknologi semakin beragam dan banyak mempengaruhi kehidupan manusia maka munculah menfess ini. Menfess dilakukan hanya semata - mata hanya untuk bersenang - senang. Dalam mengikuti tren menfess ini, masyarakat menjadi lebih melek isu - isu yang sedang menjadi topik pembicaraan. Banyak sekali sosial media yang sudah membuat akun - akun menfess untuk para pengggunanya. Salah satunya adalah twitter, yang merupakan tempat untuk menyalurkan semua ungkapan ataupun pengakuan yang sudah dialami. Twitter menampung semua permasalahan yang ada pada masyarakat. Dalam topik menfess di twitter banyak sekali topik pembicaraan yang dibahasnya mulai dari permasalahan umum sampai ke permasalahan pribadi. Dalam Perspektif hukum islam, ada menfess yang memang tidak menjadi masalah dalam hal agama. Namun, adapun suatu menfess yang menjadi permasalahan bagi agama. Dalam melakukan pengakuan pada akun menfess banyak sekali hal yang harus di pertimbangkan. Dalam perspektif islam sendiri menfess tidak di benarkan secara sah, sesuai dengan permasalahan yang diakuinya.
Hakikat Dan Eksistensi Manusia Sebagai Mahluk Yang Bermoral Hisny Fajrussalam; Afidlotul ‘Azizah; Elsa Amelia Rahman; Faiza Zalfa Hafizha; Sintia Ulhaq
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.483

Abstract

Tulisan ini mencoba menggambarkan pemaknaan manusia dalam al-qur’an, karakteristik manusia dalam pandangan islam, hakikat dan eksistensi manusia sebagai makhluk sosial, esensi manusia yang bermoral, dan manusia sebagai makhluk sosial yang bermoral. Secara istilah manusia dapat diartikan sebagai sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Dalam Al-Qur’an banyak ditemukan gambaran yang membicarakan tentang manusia dan makna filosofis penciptaannya. Islam mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk allah SWT yang disiapkan untuk mampu mengemban amanah-Nya, memakmurkan kehidupan di bumi dan diberi kedudukan terhormat sebagai khalifah-Nya di bumi. Manusia yang bermoral dapat diartikan sebagai manusia yang mampu mengendalikan diri, menjunjung tinggi dan melaksanakan norma-norma sosial dalam kesehariannya. Manusia sebagai makhluk sosial yang berasal dari kata homo socialis manusia yang bermoral merupakan manusia sebagai makhluk yang bermasyarakat yang wajib untuk mematuhi segala sesuatu yang berhubungan dengan nilai-nilai, budaya dan norma agama juga menjungjung tinggi, menjalin silaturahmi dan bekerjasama.
Co-Authors Aan Hasanah Abdillah Faqih Abdillah, Mochamad Ilham Abdul Raup Acep Ruswan Adela Agnia Adela Fauziah Adesti Novita Sari Adila Febrianti Adisty Nurrahmah Laili Adya Winata, Koko Afidlotul ‘Azizah Afifah Nur Amatullah Qomariyah Aflahatul Fazriyah Agitya Ratu Thifana Agung Febriyano Agus Muharam Agus Muharam Ai Siti Nuratilah Aini Nurul Ainurrahmah, Salsa Ajat Saputra Aledya Rosyani, Windy Alfiah, Zhaharani Alfian, Ripan Alifi, Daryan Pratama Alifia Nur Azizah H.A Alifia Nurmaulida Subhan Alindra, Afridha Laily Alisrobia, Gita Alsina Raisa Dzakira Robbaniah Alsya Rahma Fadillah Alya Amrina Rosyada Amalia Fatimah Amalia Putri Nabilah Amalia, Inka Amanaturrizqi, Khomsanuha Amelia Putri Cahyani Amelia, Shela Ananda Ananda Anaureta, Nur Adilla Andhini Oktafrina Andini Noviyanti Andini Nursyahbani Anggraeni, Dini Anggraeni, Hany Dwi Anggy Deviyanti Anis Hidayatul Ummah Anis Khoirunnisa Anissa, Feli Gierry Annisa Aulia Rachma Annisa Silvyani Zakia Annisa Windar Khasanah Anwar, Azizah Diyah Aprilia Sanny Aprilianti, Melan Arfaiza, Shafina Alya Arifin, Bambang Samsul Asbarina Aghna Qolby Asep Nursobah, Asep Asri Apri Tri Lianti Putri Asri, Niken Oktavia Anisa Asshidiqi, Ahmad Qowamu Asti Astuti, Sekar Astri Mulyani Attalia, Salsabilla Suci Audrey Rosdiana Putri Aulia, Meirantie Aurel Leftia Safarina Ayang Ranisa Rahma Ayu Inggi Mubarokah Ayu Mutiara Ayuni, Farihah Az-zahra, Resa Salma Salsabila Azizah Nur Alifah Azzahra, Nurluthfi Azzahra Azzahwa, Yuki Wulan Baihaqi, Muhammad Gani Barri, Muhamad Akda Fathul Bening Cipta Alam Bilqis, Zulfa Nisrina Bintang Muhibuttobari Suparman Buldansyah Buldansyah Butsainah Butsainah Caturiasari, Jennyta Chairunnisa, Fima Chaisa, Elvara Salsabilla Chika Apriyanti Christina Mariella Sihombing Cindy Rahmawati Cintia Marsela D Wahyudin D. Wahyudin, D. Damayanti, Vinka Ratih Dandy Sobron Muhyiddin Dania Abdillah Den Ajeng Khuluqiyah Deniarti, Reza Desca Saurina Desti Damayanti P Deti Indah Kiranti Devi Oktavini Devin Tria Saputro Divia Avivah Dwi Alpaini, Shaumi Dwi Maulidawanti Dwi Octaviani Putri Dzulfa Nur Firdaus Edis Erianisya Putri Ega Restu Gumelar Eka Ariya Mutiara Eka Jati, Andina Aisyah Eksa Sulistianingrum Ela Sari Elin Herlina Kurniawan Elisa Nur Azizah Elsa Amelia Rahman Elviana Ramdayanti Elvyn Kemala Azzahra Erna Suwangsih Erna Suwangsih, Erna Erta Alvani Erwin Muslimin Faddyasinta Sahnabila Fadia Fazilatun Nisa Fadillah, Hanifah Tri Nur Fadillah, Khoerunnisa Nur Faiza Zalfa Hafizha Fajar Citra Wibisono Fanny Rahmasari Fany Widia Guna Farah Wardatul Zanah Faras Tetra R Farhatun Nisa, Lina Farras Adza Nisrina Fasha Putri Audina Fatmasari, Lilis Fattikasary, Ayva Tuzqya Fauziah, Dhea Resti Fazilatun Nisa, Fadia Fazrin, Dinda Nurainun Febby Putri Marini Fiksi Kirana Sarizaen Firdaus, Dzulfa Nur Firra Dwi Nur’ani Fitri Yani Fitria Zulfa Fitriani, Widya Ningrum Fitriyanti, Dini Frida Febriyani Gaida Farhatunnisa Galuh Destiani Gilang Risky Maulana Guna, Fany Widia Gustavisiana, Tegar Selaras Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Haliman Ghani Ismail Hamidah, Mutiara Hamidah, Wanda Hanifah Nurauliani Hanifah Tri Nur Fadillah Hanita Oktaviana Hanny Rahmawati Hartiani, Devi Hasanah, Isma Aulia Hasanah, Riska Uswatun Hasna Ainnur Azizah Hasna Fauziah Zaelani Hermawan, Fitria Hidayah, Fitri Novianti Hikmatunnisa, Nenden Permas Hikmawan, Rizki Hilma Innayah Putri Husnul Ulfa Ica Nurhikmah Ida Inayatus Saadah Idat Muqodas Ihin Solihin Ihin Solihin Ihsan Abdul Patah Ihsanudin Ihsanudin Ihsanudin Iis Mayanti Ilahi, Anisa Mutiara Illahi, Rumaisyah Septian Nuur Indah Amalia Putri Indah Nurmahanani Indra Saeful Hidayat Indradewa, Rhian Intan Dwiyanti Intan Fadila Irma Sallsabila Ismaya Febrianti Isna Alifia Aghniyah Izzuddin Musthafa Jati, Andina Aisyah Eka Julia, Ajeng Kana Febriani Kania Pratiwi Karisya Aprilliani Kasmad, Mamad Katarina Alfianti Hafianti Khairil Fikri Khairunnisa Khairunnisa Kharismatika, Danella Khoirunnisa, Azizah Kholic Kholic Kinanti, Putri Komalasari, Siti Kurnia Rachmawati Legi Sasdini, Helen Luky Syawalido Luthfi, Tiara Luthfiannisa Ghessiani Malida, Ine Mansyur, Agus Salim Marlina, Siska Marsela, Cintia Masruroh Masruroh Masti, Indri Maulana Ramdani Maulani, Aulia Syakinah Mayang Gita Fitriani Maylan Nada Mega Rosafina Meilani Nur’aeni Rohmah, Lusy Melan Aprilianti Mellisa Aulia Nursiamy Miftahul Janah, RA. Mipta Miptahudin, Iip Mita Chairunnisa Rahman Moch Deannandra Fazrian Mohamad Erihadiana, Mohamad Mufidatul Husna Muhammad Rosyad Ridho Wardani Muhibbin Syah Muhibbin Syah Mumtaz, Auziah Muslimah Apriliya Muslimin, Erwin Muthia Nur Azhar Mutmainah, Elsa Muzdalifah Nabila Nurhaliza Suhendra Nabilah, Khairun Nabilah, Sarah Nadhirah, Nesty Ermin Nadiyah Azzifah Naila Nadya N Naila Nadya Nafiatuzahra Nailufar, Fadhila Najayanti Najayanti Nasution, Anggi Harnum Lestari Natasya Febriana Neneng Sri Wulan Neng Putri Rakasiwi Nida Nur Affisah Nihayah, Novi Tazkiyatun Nihda Meiftah Farhani Nikawanti, Gia Nina Latipah Nur Nina Merliana Ninda Washilatul Hasanah Nisa, Haliatun Nisrina Fairuz Salsabila Nisrina Nurbaiti Nopi Krisnawati Nova Nurul Putri Novianti, Putri Ade Novita Cahya Ningrum Noviyanti, Andini Nugraha, Putri Laura Nur Aksin, Nur Nur Aliyah Septiani Umar Nur Annisa Nur Fadilah Nur fitri Halimah Nuraeni, Sani Nurazizah, Yoan Nurdiansyah Nurdiansyah Nurfadilah, Arini Nur Nurfalah, Fadilah Nurfalah, Fani Nurfazriah, Aulia Nurfenti Widiya Nengsih Nurhafidah, Leni Nurhaliza, Ridha Nurhikam, Nurhikam Nuria Agustiani Nurista, Annisa Salsabila Nurjanah Nurlaela, Ica Nurlena, Regina Nurlina, Ai Hesti Nurrahman, Ahmad Gemma Nurul Hikmah Nurwadjah Ahmad E.Q. Oksanti, Mila Oktaviani, Anti Opik Taufik Kurahman Oryza Sativa Ossi Marga Ramadhan Paola Pebriyanti Pariha, Lisda Peni Alisani Sopi Permas Hikmatunisa, Nenden Permata Ayu, Metaninda Pinkan Rismalika PH Prabandari, Fitriana Prabawa, Salvia Nasywa Prabowo, Salsabila Alifia Pramesti, Khansa Puja Sahwa Anisa Puji Rahayu Puji Rahayu Puput Trisnawati Puspitarani, Mayra Pustikasari, Elit Putra, Muhammad Ariestama Putri Rahmatika Putri, Audrey Rosdiana Putri, Azzahra Elisa Putri, Edis Erianisya Putri, Hafiziani Putri, Hafizyani Eka Putri, Sartika Putri, Syachna Karunia Eka Putri, Tiara Maulida Qailani, Fatiyah Qiqi Yuliati Zaqiah, Qiqi Yuliati RA. Mipta Miftahul Janah Raden Cory Nurachman Soviyana Rafiqoh Nurul Ardiana Rahayu Khoerunnisa, Sulistia Rahayu, Gina Selvia Rahma Yulita Rahmah Nafiisah Rahmah, Ashofa Syamila Rahman, Fadhila Ramadhan, Fikriansyah Haikal Rangga Sunaryo Prayogo Ranisa Devi Ranti Sugihartanti Ratih Fatimah Ratu Dinda Rahmah Ravy, Hun Rayi Safitri Realistiya, Rerey Regina Best Tiara Reina Farhanah Miftah Reny Nurandini Rerey Realistiya Resa Azahra Rhommadhonni, Vania Nur Rizqi Ria Yuliana Prasojo Ridho Wardani, Muhammad Rosyad Rifa Aminah Salsabila Rina Rohimah Rinanda Aprillionita Riska Zulfa Luthfiyyah Risnandar Angga Widjaya, Cheppy Rissa Puspita Sari Ristiyaningsih, Sukma Ayu Riyadh Ahmad Faridz Rizma Rubia Ningsih Robin, Shavega Julia Ropiah, Rifka Laelatul Rosmana, Primanita Sholihah Ro’fatan Nuroh RR. Ella Evrita Hestiandari Ruhiat, Devina Juniar Ruswan, Acep Ruswandi, Uus Saadah, Ani Salis Elmadani Sallsabila, Irma Salma Ramadhani Putri Salma, Syakurah Salsa Maria Salsabila Alifia Prabowo Salsabila, Rifa Aminah Sani Irsalina Sania Ramadhani Sari, Gandes Rahmi Mahayun Sari, Rissa Puspita Sari, Tiominar Febrianti Puspita Sary, Kurnia Saskia Khairunnisa Kurnia Satresna, Daniel Selvia Rahayu, Gina Septiani Panca Wardani Shadrina Afra Khairunnisa Shafa Nurul Aulia Shalimar Azzahra Shanty Sulistyaningrum Shelya Putri Nurhaliza A Sheptia, Yosha Shifa Aulia R Shofuroh, Hanifa Sholihah, Nasywa Sintia Ulhaq Siti Auliakhasanah Siti Mariyam Sofi Kamilatus Sadiah Sofyan Iskandar, Sofyan Sonjaya, Sonjaya Sri Anggraeni Sri Wulan, Neneng Srie Mulyani Srie Mulyani, Srie Sudrajat, Adit Rizki Suhartini, Andewi Sulistia Janika Sulistiani Dewi Sulistyaningrum, Shanty Sunan Baedowi, Sunan Supiana Supiana Supriatna Supriatna Susanti, Revina Syah, Muhibbin Sya’bani, Yahya Rafi Tasya Dila Fatimah Tasya Syafanisa Thifana, Agitya Ratu Tiara Luthfi Tika Yulia Damayanti Tri Wahyuningtyas Trisnawati, Riska Tryzulhijah, Riana Uni Nurnikmah Vanessa, Adellia Verga Delasiana Vika Andria Sukmawati Vika Ikram Nurfadhilah Virlee Isfa’lana Al Fath Wahyudin, D Wanda Hamidah Weby Khamelia Widia Triyana Wijaya, Adi Candra Wina Mustikaati Winata, Koko Adya Windar Khasanah, Annisa Windy Aledya Rosyani Windy Aledya Rosyani Wiwin Winengsih ya Syaikha Fatimah Yogiarni, Tiara Yubena Abigail Serewati Tambunan Yulia Rahmawati, Yulia Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yunita Ul Jannah Zhulfarani, Alya Zia Fatimah, Alida Zidan Ahmad Farhan Zulfa Luthfiyyah, Riska