p-Index From 2021 - 2026
17.043
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam JURNAL IQRA´ Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Soshum Insentif Journal on Education Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies FONDATIA IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Education and Human Development Journal Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Politea : Jurnal Politik Islam Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Attractive : Innovative Education Journal Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Paedagogy Jurnal Abdidas At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies Awwaliyah FOUNDASIA Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Bulletin of Science Education Bulletin of Community Engagement In Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan JURNAL LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Basicedu Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ANWARUL: Jurnal Pendidikan dan Dakwah Jurnal Pendidikan Sang Surya JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan Jurnal Al Burhan Journal of Islamic Education Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Nanggroe: Journal of Scholarly Service Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vifada Journal of Education LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Keislaman AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Southeast Asian Journal of Islamic Education Management At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Claim Missing Document
Check
Articles

MENEMUKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SABAR: ANALISIS KONTEN TERHADAP FILM ANIMASI HAFIZ & HAFIZAH Siti Komalasari; Hisny Fajrussalam; Amalia Fatimah; Mellisa Aulia Nursiamy; Verga Delasiana
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i1.310

Abstract

Tujuan Penelitian : menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter sabar dalam film animasi Hafiz dan Hafizah sehingga bisa menjadi referensi tontonan yang mengajarkan karakter sabar bagi anak. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode Analisis isi. Hasil Penelitian : Sabar merupakan sikap berani dalam menghadapi kesulitan-kesulitan, dengan demikian tujuan sabar terdapat dua macam yaitu sasaran fisik dan sasaran mental (nafsu), sasaran fisik seperti menahan penderitaan badan seperti kerja berat dalam beribadah atau pekerjaan lainnya. Lalu sasaran mental (nafsu) seperti menghadapi tuntutan kebiasaan adat dan dorongan nafsu syahwat. Indikator sabar adalah (1) dapat mengendalikan emosi atau tidak mudah marah; (2) mampu menahan diri dari godaan dunia; dan (3) sabar dalam menghadapi musikbah. Dalam beberapa episode yang sudah dijelaskan, film animasi Hafiz dan Hafizah mengandung indikator ketiga sabar tersebut. Kesimpulan : Film animasi Hafiz dan Hafizah mengajarkan nilai-nilai pendidikan karakter sabar yang termasuk mengendalikan emosi, mampu menahan diri dari godaan dunia, dan sabar menghadapi musibah. Sehingga film ini dapat menjadi referensi tontonan yang baik untuk pembelajaran pendidikan karakter sabar kepada anak.
FENOMENA KONSUMSI KONTEN DAKWAH DIGITAL PADA KALANGAN MAHASISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Muhamad Akda Fathul Barri; Fikriansyah Haikal Ramadhan; Muhammad Ariestama Putra; Daniel Satresna; Hisny Fajrussalam
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i1.332

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara penyebaran dan konsumsi konten dakwah Islam di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena konsumsi konten dakwah digital di kalangan mahasiswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dengan mengikuti pedoman PRISMA, penelitian ini mengidentifikasi, menyaring, dan menganalisis 9 artikel ilmiah yang relevan dengan topik konsumsi konten dakwah digital di kalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi platform utama dalam konsumsi konten dakwah digital oleh mahasiswa, dengan preferensi terhadap konten yang singkat, visual, dan interaktif. Faktor-faktor yang memengaruhi pola konsumsi konten dakwah digital antara lain kredibilitas dai digital, relevansi konten dengan kehidupan mahasiswa, dan kemudahan akses. Sementara itu, dampak positif konsumsi konten dakwah digital meliputi peningkatan literasi keagamaan, pembentukan identitas Muslim, dan penguatan pemahaman nilai-nilai keislaman. Namun, terdapat juga tantangan berupa potensi paparan konten ekstremisme, polarisasi pandangan keagamaan, dan kurangnya verifikasi sumber. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan dakwah digital, diperlukan pendekatan literasi digital keagamaan yang lebih komprehensif bagi mahasiswa, peningkatan kualitas konten dakwah digital, serta kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi keagamaan, dan platform digital. Dengan strategi yang tepat, konten dakwah digital dapat menjadi instrumen efektif dalam penguatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa.
Edukasi Kesehatan melalui Pemberdayaan Dokter Kecil untuk Meningkatkan Kebiasaan Cuci Tangan di Sekolah Tryzulhijah, Riana; Azizah, Sinta Putri Nur; Fajrussalam, Hisny; Indiriani, Tristia Layla; Putri Maharani, Ajeng; Rahayu, Aulia Pebriyanti; Robiah, Siti; Maulida, Syaira
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3475

Abstract

Kesehatan peserta didik merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kualitas proses pembelajaran. Salah satu perilaku dasar yang perlu ditanamkan sejak dini adalah kebiasaan mencuci tangan dengan benar sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Observasi awal di SDN 9 Nagrikaler menunjukkan rendahnya kesadaran siswa dalam melakukan cuci tangan secara tepat, seperti tidak menggunakan sabun dan tidak mengikuti langkah kesehatan yang dianjurkan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya keluhan kesehatan serta menurunnya kehadiran siswa. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program edukasi kesehatan melalui pemberdayaan Dokter Kecil sebagai tutor sebaya (peer teaching). Metode ini melibatkan pelatihan, pembekalan materi, praktik sosialisasi, serta pendampingan oleh mahasiswa sebagai fasilitator. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terkait praktik cuci tangan yang benar. Siswa mulai konsisten mencuci tangan menggunakan sabun, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Dokter Kecil efektif berperan sebagai agen perubahan, terlihat dari meningkatnya kemandirian siswa dalam saling mengingatkan pentingnya mencuci tangan. Dukungan sekolah, penyediaan sarana seperti sabun dan poster, serta pemantauan lanjutan memperkuat keberlanjutan program. Dengan demikian, penerapan metode peer teaching terbukti efektif dalam membangun budaya hidup bersih di sekolah serta berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs poin 3 terkait kesehatan dan kesejahteraan.
Peran Pondok Pesantren dalam Pemberdayaan Akhlak-Sosial di Era Industri 4.0 Hisny Fajrussalam
Southeast Asian Journal of Islamic Education Management Vol. 1 No. 2 (2020): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo (previously known as IAIN Ponorogo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/sajiem.v1i2.8

Abstract

Perkembangan teknologi di Indonesia, khususnya Jawa Barat ternyata belum dibarengi dengan kesiapan moralitas masyarakat. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia memegang peranan penting dalam menghadapi arus globalisasi ini, sehingga pesantren perlu membimbing masyarakat untuk dapat mengimbangi kemajuan teknologi dan informasi. Bukan tanpa sebab, banyak kasus pelanggaran morali di Indonesia khususnya Jawa Barat yang dilakukan diberbagai kalangan, baik itu pendidikan maupun pemerintahan. Potret inilah yang kemudian menjadi batu loncatan pondok pesantren agar dapat memberdayakan akhlak-sosial di masyarakat. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggali peran pondok pesantren dalam pemberdayaan akhlak-sosial di masyarakat, apalagi Indonesia saat ini sedang demam era baru, yakni era industri 4.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Hasil penelitian menunjukan bahwa program yang dapat dilakukan pondok pesantren guna memberdayakan akhlak-sosial di masyarakat adalah dengan renungan hati, program BKL (Balai Latihan Kerja) Komunitas, dan peduli pendidikan. Ketiga program tersebut diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi masyarakat dalam mendidik dan memberdayakan akhlak yang baik.
Implementasi Program Maghrib Mengaji sebagai Sarana Pembelajaran Al-Quran pada Anak Usia Dini: Studi Deskriptif Kualitatif di TPQ Al Ittihad Kab. Cirebon Hisny Fajrussalam; Widaningsih Widaningsih; Nurdiansyah Nurdiansyah; Luthfiah Nur Istighna; Cucum Nurjanah; Cheppy Risnandar Angga Widjaya
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 22, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v22i2.2546

Abstract

Abstract: Implementation of Maghrib Mengaji Program as a Means of Learning Al-Quran in Early Childhood: A Descriptive Qualitative Study at TPQ Al Ittihad Kab. CirebonThe existence of the maghrib mengaji program is a Muslim tradition that must be maintained and as an effort to promote Qur'anic learning, especially in early childhood. This study was motivated by the researcher's interest in the implementation of the maghrib mengaji program as a means of learning the Qur'an. The purpose of this study is to describe the implementation of the maghrib mengaji program as a means of learning the Qur'an for early childhood. The method used is descriptive qualitative with the research location located at TPQ Al Ittihad Cirebon Regency. The data collection techniques used were observation and interviews. The results of the study obtained data in the form of the history of the maghrib recitation program, the role of the maghrib recitation program for early childhood, the benefits of the maghrib recitation program for early childhood, implementation and obstacles in organizing the maghrib recitation program.Abstrak: Implementasi Program Maghrib Mengaji sebagai Sarana Pembelajaran Al-Quran pada Anak Usia Dini: Studi Deskriptif Kualitatif di TPQ Al Ittihad Kab. CirebonKeberadaan program maghrib mengaji menjadi tradisi umat islam yang harus dipertahankan keberadaannya dan sebagai upaua mengemalkan pembelajaran Al-Qur'an khususnya pada anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap penyelenggaraan program magrib mengaji sebagai sarana pembelajaran Al-Qur'an. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyelenggaraan program maghrib mengaji sebagai sarana pembelajaran Al-Qur'an untuk anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian bertempat di TPQ Al Ittihad Kabupaten Cirebon. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian mendapatkan data berupa sejarah program maghrib mengaji, peran program maghrib mengaji untuk anak usia dini , manfaat program maghrib mengaji untuk anak usia dini,  implementasi serta hambatan dalam penyelenggaraan program maghrib mengaji.
Perspektif Islam terhadap “Kaum Majusi” Modern Ayuni, Farihah; Rahayu, Gina Selvia; Nadhirah, Nesty Ermin; Gustavisiana, Tegar Selaras; Fajrussalam, Hisny
YASIN Vol 3 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v3i3.1080

Abstract

In this modern era, we often encounter celebrations by blowing out candles as part of the event. This continues to develop and grow into a culture in society. As for Islam, it strictly prohibits a celebration in which there is uproar and blowing out candles as the culmination of the event because it seems to have cultivated the habits of the former Magi. However, some other Muslims actually think that blowing out candles at a celebration is a sign of gratitude. This research is aimed at analyzing how many people cultivate candle blowing in celebrations and how Muslims view blowing candles at a celebration because this problem reaps pros and cons from Muslims themselves. The methods to be used in this research are qualitative and quantitative methods, considering the level of direct data requirement for this research.
Optimalisasi Pengelolaan Data Dan Notulensi Melalui Pelatihan Digitalisasi (PADI) Untuk Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Cheppy Risnandar Angga Widjaya; Yoan Nurazizah; Sekar Asti Astuti; Nurjanah; Cindy Rahmawati; Siska Marlina; Lusy Meilani Nur’aeni Rohmah; Reza Deniarti; Lina Farhatun Nisa; Elit Pustikasari; Sonjaya Sonjaya; Khairil Fikri; Hisny Fajrussalam
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 : November (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses using digital technology to increase administrative efficiency in community organizations such as the PKK. The service focuses on providing training in using Microsoft Word and Excel to PKK women in Pangauban Village to overcome manual administration challenges. The research method used is community-based participatory research (CBPR), which involves the active participation of service subjects. The results show an increase in participants' digital skills, efficiency in managing data and minutes, and an increase in participants' confidence in using technology. This program positively impacts the empowerment of PKK women and has the potential to develop technology initiatives at the village level.
Sosialisasi Zero Food Waste P3K SD Rabbani Purwakarta Hisny Fajrussalam; Fadia Fazilatun Nisa; Farihah Ayuni; Gina Selvia Rahayu; Rerey Realistiya; Windy Aledya Rosyani
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 : November (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The zero food waste socialization activity with the theme “From kitchen to nature: The role of family in zero food waste” was held at Rabbani Elementary School Hall, Nagritengah Village, Purwakarta District, Purwakarta Regency. This activity was carried out based on the problem of food waste management and environmental conservation. By targeting parents of students as the target participants of this socialization because of how important the role of the family is from home to start good habits for family members to always understand the concept of zero food waste. This activity goes through two stages, namely 1) the planning stage, where students take strategic steps such as identifying target participants, determining the time and place of implementation, determining the parties who will collaborate to the selection of the main points of material to be delivered by the Purwakarta Regency Environmental Service. 2) Implementation stage, pretest and posttest by parents and delivery of zero food waste material through interactive powerpoint followed by questions and answers conducted to understand more deeply related to the material that has been delivered or that has not been delivered and then continued by collecting feedback from participants to evaluate their understanding of food waste management and behavior change through interviews and also posttest results. The evaluation results show that most parents better understand the importance of managing food waste. 
Zero Food Waste: Ekoenzim Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan Di SDN 1 Munjuljaya Hisny Fajrussalam; Nenden Permas Hikmatunisa; Alida Zia Fatimah; Anti Oktaviani; Khairun Nabilah; Khomsanuha Amanaturrizqi; Oryza Sativa; Riska Zulfa Luthfiyyah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 11 : Desember (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the characteristics of a healthy environment is an environment that is free of waste. Waste itself can be defined as the remaining waste of products that have been processed or consumed and are no longer used. This problem can be sustainable if not handled wisely because it can lead to water and air pollution, an increase in greenhouse gases, and the spread of disease. As an effort to deal with waste, especially household waste, students carry out community service as a form of output from the implementation of the Educational Professional Strengthening Program (P3K) which is carried out at SDN 1 Munjuljaya with the target of all school residents and student guardians by implementing the Zero Food Waste program through ecoenzyme products. This service aims to invite the school community to utilize the remaining household waste to make ecoenzyme products to improve the character of environmental care at SDN 1 Munjuljaya. The method used in this activity is socialization with a persuasive approach to educating students and parents to be more concerned about the utilization of organic waste by utilizing ecoenzyme to form the character of environmental care at SDN 1 Munjuljaya.
STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI JAWA BARAT Hisny Fajrussalam; Uus Ruswandi; Mohamad Erihadiana
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v9i1.6385

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilatabelakangi oleh keragaman etinik, suku bangsa, bahasa, warna kulit, agama, dan status sosial masyarakat di Jawa Barat yang berpotensi terjadinya konflik horizontal apabila tidak dibekali dengan pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustaan dan teknik konten analisis. Data yang diperoleh dikompulasi, dianalisis dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam rangka menumbuhkan sikap saling menghargai, tidak mudah curiga, dan membangkitkan semangat untuk menjaga keutuhan NKRI. Walaupun penelitian mengenai pendidikan multikultural sudah banyak dilakukan, namun kenyataannya model pendidikan seperti ini belum dapat direalisasikan secara utuh dalam jiwa masyarakat Jawa Barat. Oleh karenanya, diperlukan adanya strategi pengembangan pendidikan multikultural untuk menjaga keharmonisan masyarakat di Jawa Barat serta menumbuhkan sikap pluralisme dan menghargai perbedaan. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan adalah brainstorming (tukar gagasan) dan  pelaksanaan kegiatan, baik yang bersifat wacana (seperti seminar, lokakarya, dan talk show), maupun yang bersifat praktis (seperti riset, penyusunan modul, penyusunan kurikulum baru, pembuatan buku, pelatihan-pelatihan, simulasi, kampanye media dan lainnya). Kata Kunci: Strategi, Pendidikan Multikultural, Pengembangan  ABSTRACT The research is motivated by the diversity of ethics, ethnicity, language, skin color, religion, and social status of the people in West Java which has the potential for horizontal conflicts if not equipped with multicultural education.This study uses a qualitative analysis with library research methods and content analysis techniques. The data obtained is compiled, analyzed and concluded. The results showed that multicultural education has an important role in the framework of fostering mutual support, not being suspicious, and encouraging the spirit to maintain the integrity of the Unitary Republic of Indonesia. Although research on multicultural education has been done a lot, supporting this educational model cannot be fully realized in the soul of the people of West Java. Therefore, there is a need for a multicultural education development strategy to demand harmony in the community in West Java and also foster pluralism and respect for differences. Development strategies that can be carried out are brainstorming (instead of leadership) and implementation of activities, both those that oppose discourse (such as seminars, training, and talk shows), and also practical ones (such as research, module settings, new curriculum connections, bookmaking, training, simulations, media campaigns, and others). Keywords: Development, Multicultural Education, Strategy
Co-Authors Aan Hasanah Abda Abda Abdillah Faqih Abdillah, Mochamad Ilham Abdul Raup Acep Ruswan Adela Agnia Adela Fauziah Adesti Novita Sari Adila Febrianti Adisty Nurrahmah Laili Adya Winata, Koko Afidlotul ‘Azizah Afifah Nur Amatullah Qomariyah Aflahatul Fazriyah Agitya Ratu Thifana Agung Febriyano Agus Muharam Agus Muharam Agus Salim Mansyur Ahsani Taqwim Ai Siti Nuratilah Aini Nurul Ainurrahmah, Salsa Ajat Saputra Alfiah, Zhaharani Alfian, Ripan Alida Zia Fatimah Alifah Nur Hasanah Alifi, Daryan Pratama Alifia Nur Azizah H.A Alifia Nurmaulida Subhan Alindra, Afridha Laily Alisrobia, Gita Alsina Raisa Dzakira Robbaniah Alsya Rahma Fadillah Alya Amrina Rosyada Amalia Fatimah Amalia Putri Nabilah Amalia, Inka Amelia Putri Cahyani Amelia, Shela Ananda Ananda Anaureta, Nur Adilla Andhini Oktafrina Andini Noviyanti Andini Nursyahbani Anggraeni, Dini Anggraeni, Hany Dwi Anggy Deviyanti Anis Hidayatul Ummah Anis Khoirunnisa Anissa, Feli Gierry Annisa Aulia Rachma Annisa Silvyani Zakia Annisa Windar Khasanah Anti Oktaviani Anwar, Azizah Diyah Aprilia Sanny Aprilianti, Melan Arfaiza, Shafina Alya Arifin, Bambang Samsul Asbarina Aghna Qolby Asep Nursobah, Asep Ashfa Nurul Mahmudah Asri Apri Tri Lianti Putri Asri, Niken Oktavia Anisa Asshidiqi, Ahmad Qowamu Astri Mulyani Attalia, Salsabilla Suci Audrey Rosdiana Putri Aulia, Meirantie Aurel Leftia Safarina Ayang Ranisa Rahma Ayu Inggi Mubarokah Ayu Mutiara Ayuni, Farihah Az-zahra, Resa Salma Salsabila Azizah Nur Alifah Azizah, Sinta Putri Nur Azzahra, Nurluthfi Azzahra Azzahwa, Yuki Wulan Baihaqi, Muhammad Gani Bening Cipta Alam Bilqis, Zulfa Nisrina Bintang Muhibuttobari Suparman Buldansyah Buldansyah Butsainah Butsainah Caturiasari, Jennyta Chairunnisa, Fima Chaisa, Elvara Salsabilla Cheppy Risnandar Angga Widjaya Cheppy Risnandar Angga Widjaya Chika Apriyanti Christina Mariella Sihombing Cindy Rahmawati Cintia Marsela Cucum Nurjanah D Wahyudin D. Wahyudin, D. Damayanti, Vinka Ratih Dandy Sobron Muhyiddin Dania Abdillah Daniel Satresna Den Ajeng Khuluqiyah Desca Saurina Desti Damayanti P Deti Indah Kiranti Devi Oktavini Devin Tria Saputro Divia Avivah Dwi Alpaini, Shaumi Dwi Maulidawanti Dwi Octaviani Putri Dzulfa Nur Firdaus Edis Erianisya Putri Ega Restu Gumelar Eka Ariya Mutiara Eka Jati, Andina Aisyah Eksa Sulistianingrum Ela Sari Elin Herlina Kurniawan Elisa Nur Azizah Elit Pustikasari Elsa Amelia Rahman Elviana Ramdayanti Elvyn Kemala Azzahra Erna Suwangsih Erna Suwangsih, Erna Erta Alvani Erwin Muslimin Faddyasinta Sahnabila Fadia Fazilatun Nisa Fadillah, Hanifah Tri Nur Fadillah, Khoerunnisa Nur Faiza Zalfa Hafizha Fajar Citra Wibisono Fanny Rahmasari Fany Widia Guna Farah Wardatul Zanah Faras Tetra R Farihah Ayuni Farras Adza Nisrina Fasha Putri Audina Fatmasari, Lilis Fattikasary, Ayva Tuzqya Fauziah, Dhea Resti Fazrin, Dinda Nurainun Febby Putri Marini Fikriansyah Haikal Ramadhan Fiksi Kirana Sarizaen Firdaus, Dzulfa Nur Firra Dwi Nur’ani Fitri Yani Fitriani, Widya Ningrum Fitriyanti, Dini Frida Febriyani Gaida Farhatunnisa Galuh Destiani Gilang Risky Maulana Gina Selvia Rahayu Guna, Fany Widia Gustavisiana, Tegar Selaras Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Haliman Ghani Ismail Hamidah, Mutiara Hamidah, Wanda Hanifah Nurauliani Hanifah Tri Nur Fadillah Hanita Oktaviana Hanny Rahmawati Hartiani, Devi Hasanah, Isma Aulia Hasanah, Riska Uswatun Hasna Ainnur Azizah Hasna Fauziah Zaelani Hermawan, Fitria Hidayah, Fitri Novianti Hikmatunnisa, Nenden Permas Hikmawan, Rizki Hilma Innayah Putri Husnul Ulfa Ica Nurhikmah Ida Inayatus Saadah Idat Muqodas Ihin Solihin Ihsan Abdul Patah Ihsanudin Ihsanudin Ihsanudin Iis Mayanti Ilahi, Anisa Mutiara Illahi, Rumaisyah Septian Nuur Indah Amalia Putri Indah Nurmahanani Indiriani, Tristia Layla Indra Saeful Hidayat Indradewa, Rhian Intan Dwiyanti Intan Fadila Irma Sallsabila Ismaya Febrianti Isna Alifia Aghniyah Izzuddin Musthafa Jati, Andina Aisyah Eka Julia, Ajeng Kana Febriani Kania Pratiwi Karisya Aprilliani Kasmad, Mamad Katarina Alfianti Hafianti Khairil Fikri Khairun Nabilah Khairunnisa Khairunnisa Kharismatika, Danella Khoirunnisa, Azizah Kholic Kholic Khomsanuha Amanaturrizqi Kinanti, Putri Kurnia Rachmawati Legi Sasdini, Helen Lina Farhatun Nisa Luky Syawalido Lusy Meilani Nur’aeni Rohmah Luthfi, Tiara Luthfiah Nur Istighna Luthfiannisa Ghessiani Malida, Ine Marsela, Cintia Masruroh Masruroh Masti, Indri Maulana Ramdani Maulani, Aulia Syakinah Maulida, Syaira Mayang Gita Fitriani Maylan Nada Mega Rosafina Melan Aprilianti Mellisa Aulia Nursiamy Miftahul Janah, RA. Mipta Miptahudin, Iip Mita Chairunnisa Rahman Moch Deannandra Fazrian Mohamad Erihadiana, Mohamad Mufidatul Husna Muhamad Akda Fathul Barri Muhammad Ariestama Putra Muhammad Rosyad Ridho Wardani Muhibbin Syah Muhibbin Syah Mumtaz, Auziah Muslimah Apriliya Muslimin, Erwin Muthia Nur Azhar Mutmainah, Elsa Muzdalifah Nabila Nurhaliza Suhendra Nabilah, Khairun Nabilah, Sarah Nadhirah, Nesty Ermin Nadiyah Azzifah Naila Nadya N Naila Nadya Nafiatuzahra Nailufar, Fadhila Najayanti Najayanti Nasution, Anggi Harnum Lestari Natasya Febriana Nenden Permas Hikmatunisa Nenden Permas Hikmatunisa Nenden Permas Hikmatunissa Neneng Sri Wulan Neng Putri Rakasiwi Nida Nur Affisah Nihayah, Novi Tazkiyatun Nihda Meiftah Farhani Nikawanti, Gia Nina Latipah Nur Nina Merliana Ninda Washilatul Hasanah Nisa, Haliatun Nisrina Fairuz Salsabila Nisrina Nurbaiti Nopi Krisnawati Nova Nurul Putri Novianti, Putri Ade Novita Cahya Ningrum Noviyanti, Andini Nugraha, Putri Laura Nur Aksin, Nur Nur Aliyah Septiani Umar Nur Annisa Nur Fadilah Nur fitri Halimah Nuraeni, Sani Nurdiansyah Nurdiansyah Nurdiansyah Nurdiansyah Nurfadilah, Arini Nur Nurfalah, Fadilah Nurfalah, Fani Nurfazriah, Aulia Nurfenti Widiya Nengsih Nurhafidah, Leni Nurhaliza, Ridha Nurhikam, Nurhikam Nuria Agustiani Nurista, Annisa Salsabila Nurjanah Nurjanah Nurlaela, Ica Nurlena, Regina Nurlina, Ai Hesti Nurrahman, Ahmad Gemma Nurul Hikmah Nurwadjah Ahmad E.Q. Oksanti, Mila Opik Taufik Kurahman Oryza Sativa Ossi Marga Ramadhan Paola Pebriyanti Pariha, Lisda Peni Alisani Sopi Permas Hikmatunisa, Nenden Permata Ayu, Metaninda Pinkan Rismalika PH Prabandari, Fitriana Prabawa, Salvia Nasywa Prabowo, Salsabila Alifia Pramesti, Khansa Puja Sahwa Anisa Puji Rahayu Puji Rahayu Puput Trisnawati Puspitarani, Mayra Putri Maharani, Ajeng Putri Rahmatika Putri, Audrey Rosdiana Putri, Azzahra Elisa Putri, Edis Erianisya Putri, Hafiziani Putri, Hafizyani Eka Putri, Sartika Putri, Syachna Karunia Eka Putri, Tiara Maulida Qailani, Fatiyah Qiqi Yuliati Zaqiah, Qiqi Yuliati RA. Mipta Miftahul Janah Raden Cory Nurachman Soviyana Rafiqoh Nurul Ardiana Rahayu Khoerunnisa, Sulistia Rahayu, Aulia Pebriyanti Rahayu, Gina Selvia Rahma Yulita Rahmah Nafiisah Rahmah, Ashofa Syamila Rahman, Fadhila Rangga Sunaryo Prayogo Ranisa Devi Ranti Sugihartanti Ratih Fatimah Ratu Dinda Rahmah Ravy, Hun Rayi Safitri Regina Best Tiara Reina Farhanah Miftah Reny Nurandini Rerey Realistiya Resa Azahra Reza Deniarti Rhommadhonni, Vania Nur Rizqi Ria Yuliana Prasojo Ridho Wardani, Muhammad Rosyad Rifa Aminah Salsabila Rina Rohimah Rinanda Aprillionita Riska Zulfa Luthfiyyah Riska Zulfa Luthfiyyah Rissa Puspita Sari Ristiyaningsih, Sukma Ayu Riyadh Ahmad Faridz Rizma Rubia Ningsih Robiah, Siti Robin, Shavega Julia Ropiah, Rifka Laelatul Rosmana, Primanita Sholihah Ro’fatan Nuroh RR. Ella Evrita Hestiandari Ruhiat, Devina Juniar Ruswan, Acep Ruswandi, Uus Saadah, Ani Salis Elmadani Sallsabila, Irma Salma Ramadhani Putri Salma, Syakurah Salsa Maria Salsabila Alifia Prabowo Salsabila, Rifa Aminah Sani Irsalina Sania Ramadhani Sari, Gandes Rahmi Mahayun Sari, Rissa Puspita Sari, Tiominar Febrianti Puspita Sary, Kurnia Saskia Khairunnisa Kurnia Sekar Asti Astuti Septiani Panca Wardani Shadrina Afra Khairunnisa Shafa Nurul Aulia Shalimar Azzahra Shanty Sulistyaningrum Shelya Putri Nurhaliza A Sheptia, Yosha Shifa Aulia R Shofuroh, Hanifa Sholihah, Nasywa Sintia Ulhaq Siska Marlina Siti Auliakhasanah Siti Komalasari Siti Mariyam Sofi Kamilatus Sadiah Sofyan Iskandar, Sofyan Sonjaya Sonjaya Sri Anggraeni Sri Wulan, Neneng Srie Mulyani Srie Mulyani, Srie Sudrajat, Adit Rizki Suhartini, Andewi Sulistia Janika Sulistiani Dewi Sulistyaningrum, Shanty Sunan Baedowi, Sunan Supiana Supiana Supriatna Supriatna Susanti, Revina Syah, Muhibbin Sya’bani, Yahya Rafi Tasya Dila Fatimah Tasya Syafanisa Thifana, Agitya Ratu Tiara Luthfi Tika Yulia Damayanti Tri Wahyuningtyas Trisnawati, Riska Tryzulhijah, Riana Uni Nurnikmah Vanessa, Adellia Verga Delasiana Vika Andria Sukmawati Vika Ikram Nurfadhilah Virlee Isfa’lana Al Fath Wahyudin, D Wanda Hamidah Weby Khamelia Widaningsih Widaningsih Widia Triyana Wijaya, Adi Candra Wina Mustikaati Winata, Koko Adya Windar Khasanah, Annisa Windy Aledya Rosyani Windy Aledya Rosyani Wiwin Winengsih ya Syaikha Fatimah Yoan Nurazizah Yogiarni, Tiara Yubena Abigail Serewati Tambunan Yulia Rahmawati, Yulia Yulianti Yulianti Yulianti Yulianti Yunita Ul Jannah Zhulfarani, Alya Zidan Ahmad Farhan Zulfa, Fitria