p-Index From 2021 - 2026
29.71
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Masyarakat di Desa Mopolo Esa dalam Menjaga Ketertiban Pesta Demokrasi Tahun 2024 Daniel Manikome; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/846bv874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon masyarakat Desa Mopolo Esa, Kecamatan Ranoyapo dalam menjaga ketertiban pesta demokrasi tahun 2024, khususnya dalam pemilihan kepala desa (Hukum Tua). Fokus penelitian meliputi cara masyarakat menggunakan hak pilih, menjaga ketertiban dan keamanan selama proses demokrasi, serta mencegah konflik yang dapat mengganggu stabilitas politik lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap informan kunci yang dipilih secara purposive, meliputi perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga biasa. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan induktif untuk mengidentifikasi pola-pola respon masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mopolo Esa memiliki tiga dimensi respon utama: (1) respon preventif melalui edukasi informal, kesepakatan netralitas, pengawasan partisipatif, dan revitalisasi nilai budaya lokal; (2) partisipasi aktif yang berkualitas tinggi dengan keterlibatan dalam semua tahapan demokrasi, inovasi partisipasi digital, dan inklusivitas gender; (3) mekanisme penyelesaian konflik yang menggabungkan pendekatan formal-informal, filosofi "dingin kepala-panas dukungan", sanksi sosial efektif, dan evaluasi reflektif. Temuan mengindikasikan bahwa keberhasilan menjaga ketertiban demokrasi di tingkat desa sangat bergantung pada kekuatan modal sosial, civic engagement masyarakat, dan kemampuan mengintegrasikan kearifan lokal dengan prinsip demokrasi modern, menciptakan model "indigenous democracy" yang autentik dan berkelanjutan.
Tindakan Masyarakat Desa Mopolo dalam Menghadapi Musim Kemarau Panjang Tasya Julia Tumbelaka; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/epej2j96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindakan masyarakat Desa Mopolo dalam menghadapi musim kemarau panjang yang semakin sering terjadi dan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani jagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci yang dipilih secara purposive sampling. Observasi dilakukan untuk mengamati kondisi fisik desa, infrastruktur air, dan dampak kemarau terhadap lingkungan dan aktivitas pertanian, sedangkan wawancara digunakan untuk mengeksplorasi persepsi, pengalaman, dan strategi adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mopolo menghadapi kondisi kekeringan parah dengan infrastruktur air yang terbatas, mendorong mereka mengembangkan berbagai strategi adaptasi meliputi pengelolaan air secara manual, diversifikasi sumber air, pembelian air, dan pendekatan spiritual. Meskipun masyarakat memiliki modal sosial dan kearifan lokal yang kuat, tindakan yang dilakukan masih bersifat reaktif dan individual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui integrasi pengetahuan lokal dengan teknologi tepat guna serta dukungan infrastruktur dan kelembagaan untuk meningkatkan resiliensi komunitas dalam menghadapi kemarau panjang secara berkelanjutan.
Tingkat Pemahaman Masyarakat Desa Beringin tentang Pemilihan Umum Ni Made Sariayuni; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/wnvmxy82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat Desa Beringin tentang pemilihan umum dalam konteks sistem politik demokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap masyarakat Desa Beringin, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan. Informan dipilih menggunakan purposive sampling yang terdiri dari masyarakat yang memiliki pengalaman berpartisipasi dalam pemilihan umum. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola pemahaman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang sistem politik demokrasi masih bervariasi, mulai dari konsep kedaulatan rakyat hingga interpretasi tradisional musyawarah mufakat. Proses pelaksanaan pemilihan umum dinilai sudah baik secara prosedural, namun masih terdapat tantangan dalam hal pemahaman masyarakat tentang tata cara pemilihan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman meliputi tingkat pendidikan, heterogenitas latar belakang masyarakat, aksesibilitas informasi, dan pengalaman partisipasi politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun partisipasi fisik tinggi, pemahaman substantif tentang demokrasi masih perlu ditingkatkan melalui program edukasi politik yang komprehensif dan disesuaikan dengan karakteristik lokal.
Critical Analysis of the Implementation of the Restorative Justice System in the Indonesian Legal System Yoan Barbara Runtunuwu; Romi Mesra
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 1 No 1 (2024): (May) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to critically analyze the implementation of restorative justice practices in Indonesia, highlighting its positive aspects, challenges, and recommendations for improvement. Research method of this article is a comprehensive review of relevant literature, including theoretical frameworks, empirical studies, and policy documents, was conducted to examine the adoption of restorative justice in the Indonesian context. The analysis focused on evaluating the cultural alignment, victim empowerment, community involvement, legal and institutional frameworks, capacity and resource constraints, and stakeholder perspectives. The findings reveal that while restorative justice aligns with traditional Indonesian values and offers a victim-centered approach and community involvement, its implementation faces significant challenges. These include the lack of a comprehensive legal framework, limited application to minor offenses, victim reluctance due to power imbalances, and capacity and resource constraints across diverse regions. To address these challenges, the study recommends developing a robust legal framework, cautiously expanding the application to certain serious offenses with robust safeguards, strengthening victim support services, investing in capacity-building initiatives, and promoting public awareness and education. Overall, the successful implementation of restorative justice in Indonesia requires overcoming legal and institutional gaps, building capacity and resources, and fostering a culture of victim empowerment, community involvement, and offender accountability. By addressing these challenges, Indonesia can pave the way for a more holistic, inclusive, and effective justice system that promotes healing, reconciliation, and social harmony.
Juridical Analysis of Crypto Currency Regulation in Indonesia and Its Implications for Consumer Protection Meiske Lasut; Romi Mesra
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 1 No 1 (2024): (May) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of cryptocurrencies has brought both opportunities for innovation and challenges in safeguarding consumer interests. Indonesia has taken proactive steps to regulate this emerging domain by implementing regulations around trading cryptocurrencies as commodities on dedicated exchanges. However, the current regulatory landscape still exhibits certain gaps that need to be addressed to strengthen consumer protection standards. This research conducts a comprehensive juridical analysis of the existing regulations governing cryptocurrencies in Indonesia. It examines the key provisions aimed at safeguarding consumers such as KYC requirements, mandates around secure asset storage, risk disclosures, and minimum capital standards for exchanges. The analysis also highlights regulatory challenges including lack of comprehensive data protection laws, absence of clear liability frameworks and dispute resolution mechanisms, and limited regulatory capacity. The research discusses the implications of the current regulations, both in terms of potential overregulation stifling innovation and the need for more robust measures enhancing consumer protection. It advocates for a balanced approach of developing an enabling yet risk-based regulatory framework through extensive stakeholder consultation. Legal clarity through unified asset classification, delineating regulatory jurisdictions, detailed guidelines covering consumer rights and taxation are emphasized. Overall, the research argues that while Indonesia has taken positive initial steps, a more nuanced and comprehensive regulation elevating consumer protection without inhibiting innovation in this rapidly evolving space is still imperative. Recommendations for policy measures to bridge the existing gaps are provided.
Public Perception of Trust in the Legal System Based on Viral Legal Cases on Various Media in Indonesia Romi Mesra; Meiske Lasut; Indrasatya Octavianus Nasirun
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 1 No 1 (2024): (May) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to investigate public perceptions of trust in the Indonesian legal system based on an analysis of three legal cases that went viral in various media. The cases selected were the Case of Brigadier J or Ferdy Sambo, the Case of Mario Dandy and the Son of a Tax Official, and the Corruption Case of the Ministry of Agriculture, Syahrul Yasin Limpo. This research uses a qualitative approach with literature study data collection methods. Data was obtained from news sources, articles, media reports, and related research that discussed these three cases. Analysis was carried out to identify general patterns, public perceptions, and implications for trust in the legal system. The research results show that the Brigadier J case raises doubts about the justice of the legal system, while the case of Mario Dandy and the Tax Official's Son strengthens perceptions about abuse of power and privilege, the Ministry of Agriculture corruption case shows the negative impact of corruption on public trust in the government and the legal system. The public feels injustice and a lack of trust in the integrity of the legal system, which can threaten the legitimacy of legal institutions.
Normalization of Corruption and the Erosion of Shame: A Legal Sociological Review of the Culture of Impunity in Indonesia Romi Mesra
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 1 No 2 (2024): (November) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the loss of shame among perpetrators of corruption in Indonesia and its relationship to the culture of impunity and the ineffectiveness of punishment from the perspective of legal sociology. This study uses a descriptive qualitative approach with a literature study method on academic documents, research reports, and current news. The analysis was carried out using content analysis and critical interpretation of secondary data. The results of the study indicate that shame as a social sanction no longer functions in corruption cases due to the weak social reaction and tolerance of society towards deviant elites. On the other hand, the inconsistent and often symbolic legal system fails to have a deterrent effect on perpetrators. The culture of impunity that occurs systematically causes the delegitimization of law in the eyes of the public. This article emphasizes the need for a more holistic legal approach based on the reconstruction of social values ​​so that corruption is no longer a practice that is normally accepted in public life.
The Social Construction of Commercial Law: How Cultural Values Shape Business Regulations Meiske MW Lasut; Romi Mesra
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 1 No 2 (2024): (November) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines how cultural values influence the development and structure of commercial law across different societies, addressing the critical question of whether business regulations simply reflect technical economic requirements or embody deeper cultural values about appropriate commercial conduct. The study employs a qualitative methodology based on systematic literature review, analyzing over 200 academic sources from multiple disciplines including law, sociology, anthropology, and economics to identify patterns in how cultural values shape commercial law development. The research utilizes thematic analysis to examine cultural transmission mechanisms and contemporary challenges in cultural-legal interactions within commercial regulatory frameworks. The findings reveal that cultural values serve as fundamental determinants of commercial law structure, influencing property rights concepts, corporate governance frameworks, and regulatory enforcement mechanisms across different societies. The research identifies specific cultural transmission mechanisms including legal education institutions, judicial decision-making processes, professional organizations, and international legal transplantation that embed cultural values within commercial law systems. Contemporary challenges including globalization, digital transformation, and environmental governance create new tensions between universal commercial law principles and culturally specific regulatory approaches. The study concludes that cultural values continue to play a persistent and fundamental role in shaping commercial law development, requiring greater sensitivity to cultural diversity in international commercial regulation and legal harmonization efforts.
Antisipasi Bencana Banjir di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo Ni Wayan Kartini; Romi Mesra
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2025): (JULY) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/7xp3de97

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan strategi antisipasi bencana banjir yang komprehensif dan berbasis partisipasi masyarakat di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat, mengurangi kerugian ekonomi akibat banjir, dan membangun sistem mitigasi bencana yang berkelanjutan. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Community-Based Disaster Risk Management (CBDRM) yang dilaksanakan melalui lima tahap utama: pemetaan partisipatif untuk identifikasi area berisiko, pengembangan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan workshop, implementasi sistem peringatan dini berbasis teknologi sederhana, penguatan kelembagaan melalui pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa (FPRBD), dan monitoring evaluasi berkelanjutan menggunakan metode Most Significant Change (MSC). Hasil pengabdian menunjukkan keberhasilan yang signifikan dalam meningkatkan resiliensi komunitas terhadap bencana banjir. Kerugian ekonomi akibat banjir berhasil dikurangi sebesar 60%, waktu respons masyarakat meningkat dari 4-6 jam menjadi 1-2 jam, terbentuk 12 kelompok siaga bencana dengan 180 anggota aktif, dan sistem peringatan dini mencapai tingkat keberfungsian 95%. Program ini berhasil membangun model antisipasi bencana yang sustainable dan dapat direplikasi di desa-desa dengan karakteristik serupa, memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan risiko bencana di tingkat komunitas.
Strategi Petani Padi dalam Menghadapi Tantangan Musim Panas Berkepanjangan di Desa Poopo Barat, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan Natasha Putri Indah Sumahaf; Romi Mesra
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2025): (JULY) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/8j9wtc30

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi adaptasi yang dikembangkan petani padi di Desa Poopo Barat dalam menghadapi musim panas berkepanjangan, serta memberikan pendampingan untuk optimalisasi strategi tersebut melalui transfer teknologi dan penguatan kelembagaan lokal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Community Based Development (CBD) dengan teknik assessment partisipatif, observasi langsung, wawancara mendalam, dan pendampingan intensif kepada 45 petani selama 12 bulan. Program meliputi sosialisasi, pelatihan teknologi hemat air, demonstrasi plot, dan revitalisasi sistem "mapalus" dalam pengelolaan irigasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa petani telah mengembangkan strategi adaptasi komprehensif berupa optimalisasi sistem irigasi semi teknis dengan pembagian air bergiliran, penerapan teknik konservasi air melalui mulsa organik dan modifikasi pengolahan tanah, serta pemanfaatan kearifan lokal "mapalus" untuk pengelolaan kolektif saluran irigasi. Meskipun menghadapi ancaman kekeringan pada 15% areal sawah, sistem adaptasi yang dikembangkan mampu mempertahankan produktivitas padi dan bahkan memberikan keuntungan pada proses pasca panen dengan percepatan pengeringan gabah. Tingkat partisipasi masyarakat mencapai 85% dengan dukungan kelembagaan lokal yang kuat, menunjukkan keberlanjutan program dan potensi replikasi di daerah dengan karakteristik serupa.
Co-Authors Abzan Laebe Ade Octiva Aldiyanti Adi Nugroho Susanto Putro Aditya Dharma Adni Dayanti Afnike E. Goha Afriendi Sikumbang Afrinal Afrinal Afrinal, Afrinal Afriono Tagaku agustin, riska Ahyar, Roziqul Aisyah Rangkuti Aksal Jaya Putra Alprince T. Kadamehang Amry Nur Rakhman Ana Kuswanti Andi Nursinah Andika Andira Andri Andri Anggreiny Tampongangoy Anisa Dinda Pratiwi Anjelita Andale Anjelita Andale Ansela Riantung Ansyu, Sudirman Apada, A. Magfira Satya Apada, Magfira Satya Aprilia M.R Sumolang Arief Yanto Rukmana Arik Hendra Ilata Asep Rahman Asparudin, Asparudin Awuy, Lenny Wunoy Elisabeth Ayeni Mulya Saputra Ayu Ngurah Quintina Asthiti Azwar Ananda Bagit, Vidya Basrial Zuhri Burmias, Hana Indriani Cecep Septiyansah Chelse V. Muyu Cherly Wereh, Agustien Cikita A.V Tokio Criezta Korlefura Cynthia Maria Siwi CYNTHIA PETRA HAUMAHU Daeli, Celian Juni Warni Damar, Hanrice Agustina Dani Ramdani, Dani Daniel D.V. Manikome Daniel Manikome Dewa Bagus Sanjaya Dini Pramistita Dwi Kesuma Sari Eka Asih Febriani Elisabet Sianturi Elparianti Elparianti Enjeli Yuliana Lumaing Erianjoni Erianjoni Erning Ertami Anton Febiyana Widya Antika Febriyani, Rosifa Feibe Engeline Pijoh Felia Siska Fernando P.A. Runtuwene Fitri Eriyanti Frans Sudirjo Frenki Batas Frenki Kevin Arnol Batas Gabriela C. Timporok Gea, Melvin Hariyanti Guratji, Sestia Hadad, Mufida hamdi gugule Hamsah Hamsah Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Hana I Burmias Handaru, Calista Devi Hanrice Agustina Damar Hardinata, Danil Harly Rumagit Helmyani A. S. Tangdialla Hendrasari Rawung Hendri Sulistyawan Hengkeng, Nelson Henry Noch Lumenta Herman Philips Dolonseda Herman Philips Dolonseda Hutapea, Yeni Tria Imaroh, Imaroh Indrasatya Octavianus Nasirun Irwan Irwan Irwan Irwan Iskandar, Andi Cempana Sari Isye Junita Melo Jamaris Jamaris Janeman Jehezkiel Lanawang Jeane Mantiri Jenie Posumah Jessica Syalomita Moningka Joupy G Z Mambu Juanito Bagit Kaksim Kalalo, Griszelda E. Kalangie, Tresia Cornella Kartini, Ni Wayan Katili, Suparni Kevin Hermanto Tupamahu Khairul Anwar Kolang, Leonita Korah, Yossi Christian Korompis, Manuel Vidi Krisna G. A. Aling Aling Kristianto Menjang Kumajas, Merry Kumajas, Merry Lenda Kurnia Sengkey Lanawaang, Janeman Jehezkiel Lande, Veny Rante Lantang, Rofie Lase, Karnius Leonita Kolang Lolita Manurung Lumaing, Engeli Yuliana Lusiana, Alisah Belgis M. Wahab Khasbulloh Mamonto, Fitri Herawati Manikome, Daniel Manoppo, Galatia Marskin Manuel E. Korompis Manuel Vidi Korompis Manurung, Lolita Mardiati Etika Puteri Maria Goretti Meity Polii Marleni Marleni Marsa, Yummy Jumiati Marskin Manoppo Martina Carolina Kares Marven A. Kasenda maryam lamadirisi Maryam Lamadirisi Mawardi, Tarisa Dwi Fitria Sukma Medina, Soraya Meffi Andrina Mangangantung Meffi Andrina Mangangantung Meike Imbar Meiske Lasut Meiske MW Lasut Melvin Hariyanti Gea Merry Lenda Kumajas Mesak Uti Miftahul Jannah Miftahul Jannah Mochamad Rendhy Ferdianshah Mochamad Suryadharma Mokoagow, Ria Risnawaty Mongdong, Novita Mononege, Nonsi Muammar Afif Al Qusaeri Mudjiran Mufida Hadad Muhamad Fajar Hidayat Muhamad Fisal Fauzi Muhammad Faisal Muhammad Fajar Hidayat Muhammad Fajar Hidayat Muhammad Fajar Hidayat, Muhammad Fajar Muntu, Aurekeren Muslimin B Musta’an Musta’an Muthi’atul Khasanah Nabila Tafa Artha Mayfea Nadeak, Diana Nadifah Nurfalah Nadila Praisy Tuuk Nashaihul Honey Herawati Nasirun, Indrasatya Octavianus Natasha Indah Putri Sumahaf Natasha Putri Indah Sumahaf Neviyarni , Neviyarni Neviyarni, Neviyarni Ngumarno . Ngumarno, Jayus Ni Made Sariayuni Ni Wayan Kartini Nila Sari Nining Rahmawati Nisyalom Legoh Nonis Nonis Nonis, Nonis Novita Mongdong Nuraiman, Nuraiman Nurlela, Andi Nurul Hidayat Obed Bida Ofzyah Suliono Okti Indriyana Oktria Veni Olvinia A. C Podung Palempung, Leidy Palempung, Leidy Wendy Pattisamallo, Novita Paulus Robert Tuerah Pertiwi, Meizi Podung, Olvinia Andreyna Carmenita Pontoh, Leydi F. Pramesti , Widya pramesti, widya Preseisilya Selly Palimbong Puteri Dewi Sari Pinem Putri Christina Mariam Pareda Putri, Mardiati Etika Rahayu Rahayu Rahmat Nur Raintung, Ansela Ramdani , Dani Ramona Paputungan Rauf, Rose Amnah Abd Repi, Fransisca Reynold Simandjuntak Reynold Simanjuntak Riantung, Ansela Ricky Suzano Ricky Workala Rico Rahmad Riko Mersandro Permana Rio Risjal Sandag Risa Bernadip Umar Risal Risal Ritawati Ritawati Roof Pajow Roos M. S. Tuerah Runtuwene, Fernando Pretito Arnold Rus Yandi Ruth Sriana Umbase Saeful Hidayat Sakir, Muh. Sakti, Mohammad Alif Salem, Veronike E. T Salem, Veronike E.T Sam J.R Saroinsong Sandi Adis Dien Sangputri Sidik Santie, Yoseph Daniel Ari Sara Djontar Sariana Landaiyo Satria A , Muh. Luqman Satria A, Muh. Luqman Seltia Marta Wangkanusa Seltia Wangkanusa Senden Sakka Setiyaningsih, Sekar Ayu Shelty D. M. Sumual Sidayang, Stience Silaban, Dorna L. Simanjuntak, Reynold Sintia Kumolontang Siska Mangar Siti Fathimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Nurjanah Situmorang, Mhd Pitua Sofiatun Wasi’ah Sopian Tamrin Stince Sidayang Sudirman Muhammadiyah Sufitriyono, Sufitriyono Sufyarma, Sufyarma Sukamal Eduwarman Waruwu Sukini, Sukini Sukma, Satria Aji Sumaa, Nur Afny Sumahaf, Natasha Putri Indah Sumolang, Aprilia M.R Sunarni Sunarni Susanto Susanto Susi Apriana Syahrial Rachim Lubis Syarifuddin , Didin Tagaku, Afriono Tama, Syafreni Putri Tamara Anggely Romauli Agustina Siregar Tampi, Isabella Julisty Tanase, Tasente Tanaya, Anang Mulya Tanjung, Tuti Alawiyah Taroreh, Olvian Tasya Julia Tumbelaka Tasya M. Tambuwun Theodorus Pangalila Titin Kuntum Mandalawati Triana W Kaempe Trias Febriyanti Triven Simbar Tupamahu, Maria K. Utomo, Andri Wahyu Valenrianus Kasem Kasem Veni, Oktria Veron Gilbert Walintukan Veronike E.T Salem Vidi E. Korompis Vidya Bagit Waldi, Atri Waldi, Atri Wangi, Badriah Wanti Rebekka Nainggolan WAODE SANTA MONICA Wasri, Wasri Wereh, Agustien Cherly Wibi - Wijaya Wulan Sari Y.D.A. Santie Yandi, Rus Yeni Tria Andriany Hutapea Yenni Melia Yesika Pangkey Yesika Sapira BR Sembiring Yoan Barbara Runtunuwu Yolanda Mona Salainti Yoseph Daniel Arie Santie YULIAN HERMANUS WENNO Yulyke Eklesia Sumakul Zefal Mohammad Zhafran Alfani Suhada Zusmelia Zusmelia Zuwanda, Rifka