p-Index From 2021 - 2026
16.306
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Sosiohumaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Civicus Pendidikan Kewarganegaraan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Yupa: Historical Studies Journal International Journal Pedagogy of Social Studies JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Moral Kemasyarakatan SOSIOHUMANIKA EDUCARE Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru International Journal of Supply Chain Management Journal of Moral and Civic Education Jurnal Soshum Insentif JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) The Indonesian Journal of Social Studies JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Instructional Development Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civic Hukum IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN The Innovation of Social Studies Journal Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Indonesian Values and Character Education Journal ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Heritage: Journal of Social Studies Indonesian Journal of Social Research (IJSR) CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Pendidikan PKn These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Journal La Edusci IJORER : International Journal of Recent Educational Research Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Jurnal Kewarganegaraan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Economics, Management, Business And Accounting (JEMBA) Journal Evaluation in Education (JEE) Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Livestock and Animal Research Journal of General Education and Humanities Journal of International Conference Proceedings Jurnal Basicedu International Journal of Religion Education and Law Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Journal of Pedagogy and Education Science Mamangan Social Science Journal Journal of Public Representative and Society Provision Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan FENOMENA: Journal of Social Science Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Jurnal Pendidikan Progresif Gawi: Journal of Action Research Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn PALASTREN: Jurnal Studi Gender Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

FOSTERING THE YOUNG GENERATION BASED ON PANCASILA VALUES TO STRENGTHEN THE NATION'S CHARACTER Teki Prasetyo Sulaksono; Kokom Komalasari; Prayoga Bestari; Yuli Kurniasih
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.7072

Abstract

Young people play a strategic role in sustaining Pancasila values and the quality of democratic life in Indonesia, yet they face serious challenges due to globalization, technological disruption, and shifting social values. This article aims to analyze Pancasila-based youth development from a civic education perspective by positioning Pancasila as a foundational value, ethical orientation, and guideline for social praxis. This study employs a qualitative descriptive approach through a literature review of relevant books, research findings, and scholarly journal articles. The findings indicate that youth development should be understood as an integrated process involving civic education, youth social organizations, community environments, and digital spaces, with participatory and reflective approaches as key mechanisms for internalizing Pancasila values. Adaptive youth development that remains grounded in Pancasila values contributes to the formation of character, leadership, and social responsibility among young people. This article highlights the importance of cross-sectoral synergy in fostering a Pancasila-oriented young generation committed to unity and social justice.
Penguatan Kompetensi Guru melalui Workshop Kurikulum Berbasis Deep Learning Pada SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung : Pengabdian Intan Indah Megasari; Rika Sartika; Kokom Komalasari; Dadang Sundawa; Iim Siti Masyitoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6017

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kemampuan merancang pembelajaran bermakna yang mengembangkan kompetensi holistik peserta didik. Berdasarkan observasi awal di SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung, mayoritas guru belum memahami penerapan kurikulum berbasis deep learning. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui workshop interaktif dan partisipatif yang dilaksanakan pada April 2025 dengan melibatkan 21 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep dasar deep learning, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, dan pendampingan perancangan Modul Ajar kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan 90,5 persen guru memberikan apresiasi maksimal terhadap relevansi materi, 81 persen telah mengimplementasikan di kelas dengan respon positif dari 94,1 persen siswa yang menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif. Seluruh guru menyatakan kegiatan ini memberikan perubahan positif fundamental dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi. Kegiatan ini membuktikan bahwa workshop deep learning merupakan strategi efektif untuk penguatan kompetensi pedagogik guru dalam mendukung implementasi kurikulum adaptif terhadap tantangan pendidikan kontemporer.
Contemporary Society of Eastern Java's Horseshoe: A Field Study of Valley and Coastal Community Civilization Pristine Adi, Depict; Maryani, Enok; Ruhimat, Mamat; Komalasari, Kokom
Fenomena Vol 25 No 1 (2026): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v25i1.606

Abstract

This study examines the social, cultural, and economic dynamics of communities in the East Java Horseshoe region, encompassing both valley and coastal areas. Previous research has rarely examined the interrelations among these communities, particularly in the context of globalization and modernization, underscoring the need for this study. The purpose of this research is to identify differences in lifestyle, interaction, and economic interdependence between agrarian, collective-based valley communities and coastal communities that are more receptive to modernization. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed descriptively and interpretively. The findings reveal fundamental differences: coastal communities demonstrate openness to modern technology, while valley communities preserve traditional values, and both are bound by reciprocal economic dependence in the trade of agricultural and marine products. These findings highlight the necessity of a valley–coastal synergy to support sustainable development. Practical recommendations include developing ecotourism grounded in local wisdom, providing cultural education for younger generations, and conserving the environment through prudent resource management. This research contributes strategically to local policy-making and serves as a reference for understanding community adaptation to global changes. Penelitian ini mengkaji dinamika sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat di wilayah Tapalkuda Jawa Timur, yang mencakup kawasan lembah dan pesisir. Penelitian sebelumnya jarang mengkaji keterkaitan di antara masyarakat-masyarakat ini, terutama dalam konteks globalisasi dan modernisasi, sehingga menyoroti pentingnya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan dalam gaya hidup, interaksi, dan saling ketergantungan ekonomi antara komunitas lembah berbasis agraris dan kolektif dengan komunitas pesisir yang lebih terbuka terhadap modernisasi. Dengan menggunakan pendekatan etnografi kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif dan interpretatif. Temuan-temuan tersebut mengungkap perbedaan mendasar: masyarakat pesisir menunjukkan keterbukaan terhadap teknologi modern, sementara masyarakat lembah mempertahankan nilai-nilai tradisional, dan keduanya terikat oleh ketergantungan ekonomi timbal balik dalam perdagangan produk pertanian dan hasil laut. Temuan-temuan ini menyoroti pentingnya sinergi antara lembah dan pesisir untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Rekomendasi praktis meliputi pengembangan ekowisata yang berakar pada kearifan lokal, penyediaan pendidikan budaya bagi generasi muda, serta pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sumber daya yang bijaksana. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi pembentukan kebijakan lokal dan berfungsi sebagai acuan untuk memahami adaptasi masyarakat terhadap perubahan global.
PENGARUH MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBASIS DILEMA MORAL TERHADAP KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA Dhea Dzissalamah; Kokom Komalasari; Iim Siti Masyitoh
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ddncke79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berbasis dilema moral terhadap karakter peduli sosial siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan skor rata-rata karakter peduli sosial dari 58,08 menjadi 76,31 dengan peningkatan sebesar 18,23. Sementara itu, kelas kontrol hanya mengalami peningkatan dari 61,42 menjadi 68,34 dengan selisih 6,93. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 2,313 dengan signifikansi 0,025 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model VCT berbasis dilema moral berpengaruh secara signifikan dan lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan karakter peduli sosial siswa.
Global Trends and Collaboration in Community-Based Learning and Civic Engagement Research in Higher Education: A Bibliometric Analysis of 2015-2025 Mariyani, Mariyani; Abdulkarim, Aim; Rahmat, Rahmat; Komalasari, Kokom; Izzah, Nadiyah Dzatul
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v6i2.567

Abstract

This study investigates global trends and collaboration patterns in Community-Based Learning (CBL) and Civic Engagement (CE) research in higher education between 2015 and 2025, focusing on fragmented civic engagement practices, limited student participation, and weak university–community partnerships as the central rationale. Employing a bibliometric approach, 110 Scopus-indexed publications were examined using VOSviewer and Publish or Perish to identify publication trajectories, influential authors, productive institutions, and emerging thematic clusters. Results indicate steady growth in research outputs, with peaks in 2023–2024, and journal articles as the primary dissemination medium. The United States emerges as the largest contributor, followed by India, South Africa, and the United Kingdom. Keyword analysis highlights five thematic clusters: civic engagement, interdisciplinarity, health, sustainability, and community capacity building. These findings reveal regional disparities and emphasize the importance of digital integration and stronger collaboration among universities, communities, and students to advance inclusive and transformative civic learning.
Developing Learning about the Value of Unity in Ethnic, Religious, Racial, and Inter-Group Diversity through Project-Based Learning Models with Lapbooks Aini, Fadhilah; Suryadi, Karim; Mahpudz, Asep; Komalasari, Kokom; Husna, Nurul
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 9, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v9i1.38271

Abstract

Indonesia has a rich diversity of ethnicity, religion, race, and intergroup (SARA) with more than 1,300 ethnic groups and six official religions, yet the challenge of intolerance in schools still occurs frequently. This study developed a lapbook-based Project Based Learning (PjBL) model to instill the value of unity in ethnicity, religion, race, and intergroup (SARA) diversity in PPKn learning for seventh-grade students at Baitul Quran Darut Tauhid School, Bandung, to address the challenge of intolerance that is still rampant among adolescents. The main objective is to design a systematic learning plan with core components that transform passive learning into authentic projects, thereby enhancing cognitive understanding, tolerance attitudes, and cross-group collaboration in accordance with the Pancasila Student Profile and the Independent Curriculum. This research method is descriptive qualitative with 9 seventh-grade students as participants through purposeful sampling, data collection through participant observation during six PjBL phases, semi-structured interviews, and content analysis of 12 interactive lapbooks produced, analyzed through thematic data reduction, matrix presentation, and source triangulation for validity. The results of the study indicate that effective learning planning produces a visualization lapbook of SARA harmony (ethnic flap, racial-intergroup graph), increasing tolerance attitudes, intergroup collaboration, with integrated authentic assessments that coordinate holistic transformation in 21st-century 4C skills. The implications of the study produce a ready-to-use lapbook-based PjBL module for multicultural schools, which reduces SARA polarization and strengthens national cohesion through the best practices of the Merdeka Curriculum.
Integrasi Pendidikan Multikultural dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal dalam Membentuk Sikap Toleransi Handayani, Nurlaili; Malihah, Elly; Komalasari, Kokom; Nurbayani, Siti
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.265

Abstract

Penelitian tentang pendidikan multikultural di sekolah menengah pertama umumnya masih terfokus pada kurikulum nasional atau pendekatan universal, tanpa secara khusus mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan secara sistemik untuk merespons krisis toleransi dan civic problem seperti sentimen kelompok serta menurunnya rasa saling menghormati. Penelitian ini mengisi gap tersebut dengan kebaruan pada eksplorasi pola integrasi pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dalam konteks SMP Negeri di Kota Mataram, wilayah dengan heterogenitas etnis (Sasak, Samawa, Mbojo, Bali) yang belum banyak dijadikan sebagai lokus studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola integrasi pendidikan multikultural serta faktor pendukung dan penghambatnya dengan memanfaatkan kearifan lokal. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan triangulasi. Temuan pertama, integrasi pendidikan multikultural dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler berbasis kearifan lokal. Kedua, melalui budaya sekolah seperti kegiatan IMTAQ inklusif dan program "Sabtu Budaya". Faktor pendukung: komitmen kepala sekolah, kompetensi multikultural guru, keterlibatan orang tua dan tokoh adat, serta kebijakan dinas pendidikan. Faktor penghambat: minimnya pelatihan guru, kurangnya sumber belajar baku, tantangan globalisasi, serta fasilitas sekolah yang tidak setara. Implikasi teoretis memperkuat konsep pendidikan kewarganegaraan multikultural berbasis kearifan lokal, sedangkan secara praktis, pembelajaran perlu dirancang secara integratif dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal untuk menujudkan sikap toleransi siswa dalam merespons krisis identitas kebangsaan
Building Nationalist-Religious Character through Mosque Youth Organizations: Insights from Senior High Schools in Bandung, Indonesia Anggyana, Rifa; Komalasari, Kokom; Bestari, Prayoga; Syaifullah, Syaifullah
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.2167

Abstract

Purpose of the study: Character education is a strategic agenda in Indonesia’s nation-building, particularly in responding to globalization, moral degradation, and youth intolerance. Within secondary education, religious extracurricular organizations such as the Mosque Youth Association (Ikatan Remaja Masjid) play a vital role in fostering religiosity while strengthening nationalism. This study investigates the role of the Mosque Youth Association in cultivating nationalist-religious character among students in three high schools in Bandung. Methodology: Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, document analysis, and field notes. Seventeen respondents were selected purposively: school principals, association mentors, leaders, members, government officials, and academic experts. Data analysis employed Miles and Huberman’s interactive model data reduction, data display, and conclusion drawing validated through triangulation of sources, techniques, and time. Main Findings: The findings indicate that the Mosque Youth Association functions as a behavioral laboratory, shaping students’ nationalist-religious character through regular activities such as religious studies, congregational prayers, social service, and leadership training. Consistent habit formation occurs through positive reinforcement (recognition, trust, leadership opportunities) and negative reinforcement (warnings, social sanctions). Key challenges include fluctuating participation, limited resources, repetitive content, and digital demands addressed through program innovation, collaboration, and technology use. Novelty/Originality of this study: The study concludes that character development through the Mosque Youth Association aligns with behavioristic learning theory and provides insights for reinforcement-based character education compatible with the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile.
Gender Equality In Civic Education Textbook Nurjanah, Nunung -; Abdulkarim, Aim; Komalasari, Kokom; Bestari, Prayoga
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 16, No 2 (2023): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v16i2.19089

Abstract

Textbooks have an important role to promoting gender equality. Apart from being a source of learning that transmits knowledge, textbooks also form students' values, worldviews and gender roles. This research aims to find out whether the Civic Education textbooks used in the high school in this study have a gender equality perspective. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Collecting data in this research using interview techniques, documentation studies, and literature studies. The data analysis using triangulation. Respondents in this study were Civic Education teachers and class XI students at SMA Negeri 1 Kandanghaur and SMA Negeri 1 Sindang. The results of the study showed that the Civic Education textbooks paid little attention to gender equality which appeared on the cover which did not show equal gender representation; textbook materials and illustrations that have not paid attention to gender equality. Based on the results of this research, it is recommended to integrate gender equality into Civic Education textbooks both in terms of content and illustrations, so that the role of Civic Education as democratic education upholds human rights, including the right to be treated equally without discrimination on any basis, including on the basis of gender can be realized.
Pelatihan praktis model pembelajaran kontekstual berbasis living values activity bagi guru PKn SMP Kabupaten Sumedang Kokom Komalasari; Muhammad Halimi; Susan Fitriasari
Jurnal Abmas Vol. 15 No. 1 (2015): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v15i1.38812

Abstract

Tujuan pelatihan adalah meningkatkan kemampuan guru secara teoritis dan praktis dalam menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis living values activity. Pelatihan menggunakan pendekatan participant-centered dengan integrasi seminar-workshop-pendampingan. Pelatihan dilaksanakan di SMPN 2 Kabupaten Sumedang bekerjasama dengan MGMP PPKn SMP Kabupaten Sumedang dengan jumlah peserta sebanyak 109 orang guru PPKn SMP. Hasil pelatihan: 1) desain pelatihan mengintegrasikan seminar dan workshop dengan pendampingan. Kegiatan seminar dan workshop menggunakan model games, role play, case study, simulasi, maupun focused group discussion. Kegiatan pendampingan menggunakan model lesson study; 2) setelah pelatihan guru menunjukkan beberapa kemampuan sebagai berikut: pemahaman teoritis terhadap model, kemampuan mengembangkan RPP model, dan kemampuan menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis living values activity dalam PKn SMP. Kesimpulan: pelatihan praktis melalui pengintegrasian kegiatan seminar, workshop dan pendampingan dapat meningkatkan kemampuan teoritis dan praktis guru PKn SMP dalam menerapkan model pembelajaran kontekstual berbasis living values activity.
Co-Authors - Sapriya Abdul Azis Abdul Azis Abdul Basit Abdul Hakam Achmad Busrotun Nufus Adam, M. Januar Ibnu Ade Budhi Salira Adham, M Januar Ibnu Adham, M. Januar Ibnu Adjani, Sattira Adnin, Ismi Afifah, Silvi Nur Afriansyah, Ardi Afrina, Batrisyia Agil Nanggala Agus Mulyana Agustinah, Lusi Ahmad Fauzan Ai Patimah Sahra Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim Aini, Fadhilah Aisiah Aisiah Al-Muchtar, Suwarma Alfisyah Alfisyah Alfisyah Amanda, Yulia Ambarwati, Inggar Carissa Amiza Rezika Anbiya, Bakti Fatwa Andi Suwirta, Andi Andin Rizki Aulia Andrian, Muhamad Anesito L Custilas Angger Saloko Anggraini, Diana Noor Anggyana, Rifa Ani Nur Aeni, Ani Nur Apriya Maharani Arum Nisma Wulanjani Asep Mahpudz Asep Mahpudz Asep Sudarman Asep Sumaryana Atsani Wulansari Avionita, Tasya Baeihaqi Baeihaqi Baeihaqi, Baeihaqi Baihaqi, Muhamad Bria, Makarius Erwin Bribin, Maria Lufransiya Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Catur Leny Wulandari Cecep Darmawan, Cecep Custilas, Anesito L Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dadang Sundawea Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dede Iswandi Deni Sutisna Derry Nodyanto Desiany, Mia Dewantara, Jagad Aditya DEWI APRI ASTUTI Dhea Dzissalamah Didid Diapari Dina Indriyani Dini Muslimatus Sajidin Disman Disman Disman, Disman Efriani Efriani Eka Asih Febriani Elly Malihah Emi Sutrisminah Enok Maryani Erlina Wiyanarti Erwin Susanto Fadillah, Fanny Suci Faisal Sadam Murron Faiz, Aiman Fanny Dwi Octaviany Faris Mu’taz Fawwazi Fauzan, Ahmad Fauzi Abdillah, Fauzi Feriandi, Yoga Ardian Fitri, Anandia Azzahra Ayu Gandung Wirawan Ginanjar, Ajeng Haddad, Rd. Sugara Mochamad Halimi , Muhammad Harto, Giri Hartutik (Hartutik) Helmawati Helmawati Hery Widijanto Hidayati, Mutia Hubi, Zindan Baynal Husnul Fatihah I Komang Gede Wiryawan Idrus Affandi Iim Siti Masyitoh Ika Murtiningsih Indah Sari, Beti Insai, Nisrina Nurul Insani, Nisrina Nurul Intan Indah Megasari Irawati, Riana Irayanti, Irma Islam, Kireida Rona Ismail Kayyis, Ika Ismaul Fitroh Iwan Fajri Izzah, Nadiyah Dzatul Junaidi Junaidi Juri, Juri Juwita Juwita, Juwita Kama Abdulhakam Karim Suryadi Khaerunisa, Risa Kurniasih, Yuli Leni Anggraeni Lilis Khotijah Maharani, Apriya Maman Suherman Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat, Mamat Mansyur, Alif Ilman Mareistia Fassah, Dilla Mariyani, Mariyani Masyitoh, Iim Siti Masyitoh, Iim Sitti Maulana, M. Mazid, Sukron Meliana Meliana Mirza Hardian Moh. Imron Rosidi Mubarok, Muhammad Fajri Muh. Sholeh Muhammad Ardhi Razaq Abqa Muhammad Halimi MUHKAM, MIRWAN FIKRI Mulhima Prihatini, Ima Mulyani, Heny Muthaqin, Dwi Iman Mutiani Mutiani Nana Supriatna Nashar Nashar Neneng Nurlaela Nugraheni, Edwindha Prafitra Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nuraeni, Wulan Nuraini, Nanda Nadhifa Nurgiansah, T Heru NURHAYATI, DEDEH Nurihsan, Achmad Juntika Nurlaelasari, Susan Nurlaili Handayani Nurul Husna Permatasari, Mitra Pernantah, Piki Setri Piki Setri Pernantah Pitria Sopianingsih Pradana, Yudha Pratama, Fikri Rizky Prayoga Bestari Pristine Adi, Depict Puspitaningrum, Anggriani Putri, Dela Ariyantri Rahmad Rahmad Rahmad Rahmad Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmatiani, Lusiana Ratmaningsih, Neiny Rawanoko, Endrise Septine Ridwan Effendi Rifa Anggyana Rifqi Nasrikin Rika Sartika Risa Khaerunisa Rohani Rohani Ryan Prayogi Ryan Taufika S. Sutrisno Safitri, Kartika Sahra, Ai Patimah Sakman Sapriya Sapriya Saputra, Hari Nugraha Saripudin, Didin Saripudin, Didin Sholeha, Novia Amalia Siti Komariyah Siti Logayah, Dina Siti Nurbayani Sofyan Iskandar, Sofyan Sopianingsih, Pitria Subiyakto, Bambang Suganda, Fadhila Aqilahawwa Suharti, Sri Suhartono Suhartono Sukmayadi, Trisna Sulaksono, Teki Prasetyo Suriadi Ardiansyah Suriaman Suriaman Susan Fitriasari Sutrisno, Sutrisno Suwandi, Mohamad Ardin Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syamsiar, Syamsiar T Heru Nurgiansah Tampubolon, Agustinus Tanshzil, Sri Wahyuni Tati Narawati Taufika, Ryan Teguh Putra Socrates Socrates Tekad Urip Pambudi Sujarnoko Teki Prasetyo Sulaksono Tianti, Tri Wardoyo, Munadjat Wasliman, Eva Dianawati Wicaksono, Fachri wildan Insan Fauzi Wiratomo, Giri Yeyen Suryani Yuli Kurniasih Yundari, Yundari