p-Index From 2021 - 2026
16.467
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Sosiohumaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Publikasi Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Civicus Pendidikan Kewarganegaraan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Peuradeun Yupa: Historical Studies Journal International Journal Pedagogy of Social Studies JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Jurnal Moral Kemasyarakatan SOSIOHUMANIKA EDUCARE Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Etika Demokrasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru International Journal of Supply Chain Management Journal of Moral and Civic Education Jurnal Soshum Insentif Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan The Indonesian Journal of Social Studies JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI Instructional Development Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civic Hukum Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran The Innovation of Social Studies Journal Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Indonesian Values and Character Education Journal Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Heritage: Journal of Social Studies Indonesian Journal of Social Research (IJSR) CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Pendidikan PKn These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Journal La Edusci IJORER : International Journal of Recent Educational Research Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Jurnal Kewarganegaraan JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Economics, Management, Business And Accounting (JEMBA) Journal Evaluation in Education (JEE) Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Livestock and Animal Research Journal of General Education and Humanities Journal of International Conference Proceedings Jurnal Basicedu International Journal of Religion Education and Law Journal of Pedagogy and Education Science Mamangan Social Science Journal Journal of Public Representative and Society Provision Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Jurnal Pendidikan Progresif Gawi: Journal of Action Research Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn PALASTREN: Jurnal Studi Gender Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Karakter dan Nilai dalam Tradisi “Matah Bunga” pada Sub suku Dayak Iban Sebaruk Juri Juri; Dadang Sundawa; Kokom Komalasari
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11458

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan karakter, nilai dan budaya lokal yang ada di Indonesia. Dimana pendidikan karakter, nilai dan budaya dewasa ini menjadi isu sentral yang menarik untuk dikaji dari berbagai disimplin ilmu. Hal ini dikarenakan pendidikan karakter dan nilai yang dikemas dalam budaya dinilai mampu menjadikan generasi mendatang mencintai budaya mereka (budaya lokal) dan nusantara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pendidikan karakter dan nilai dalam budaya lokal, khususnya bagi kalangan Dayak Iban Sebaruk yang dikemas dalam tradisi ‘Matah Bunga’. Tradisi ini tidak hanya sebagai ritual adat, tetapi juga sarana pendidikan informal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, penghormatan terhadap alam, roh leluhur, Petara (Tuhan) dan kebersamaan (equality). Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap bagaimana tradisi tersebut dijalankan dan diinternalisasi oleh masyarakat, serta implikasinya terhadap pengembangan karakter, nilai dan budaya lokal yang perlu terus dilestarikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran tradisi seperti Gawai Adat Matah Bunga ini dapat menjadi salah satu sarana bagi warga dalam bersilaturahmi, menjalin kebersamaan dan memupuk persaudaraan dalam menjaga budaya lokal.
From Assessment to Intervention: A Model for Utilizing Disability Service Unit Assessment Findings to Strengthen Inclusive Education Services in Primary Schools Ira Rikmasari; Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro; Linda Yuliandini; Kokom Komalasari; Prihantini Prihantini
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 3 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i3.1699

Abstract

Inclusive education is about making sure that schools can help all students, including those with disabilities. One big problem is making sure that what we learn from assessing students with disabilities actually helps us teach them better. This study looked at how a Disability Service Unit in Bandung City Indonesia uses what they learn from assessments to make education better for students with disabilities. The study talked to 22 people, including the head of the Disability Service Unit, someone who does assessments, 10 teachers and 10 parents of students with disabilities. They also looked at reports and records from assessments. What they found out is that the assessments give us a lot of information about what students need to learn what they're good at how they communicate, how they feel and what kind of support they need. The study also found out that we can use what we learn from assessments to help students by changing the way we teach making plans for each student working together with parents and teachers and using special interventions. So they made a six-stage model that shows how we can use assessments to help students. The model has these stages: assessing students figuring out what they need and what they are good at making recommendations working together with parents and teachers teaching students and checking to see how it is all working. This model helps us make sure that we are using what we learn from assessments to make decisions about how to teach students with disabilities. It also shows how important Disability Service Units are in making sure that schools are inclusive. The study helps us understand more about how assessments can inform the way we teach students with disabilities and how we can make education better for all students. Inclusive education is important and Disability Service Units play a big role, in making it happen. The study of education and Disability Service Units is ongoing and this study is a part of it.
Analysis of Moderation Values in Buddhist Education Textbooks for Indonesian High Schools Sujata, Dian Tika; Encep Syarief Nurdin; Komalasari, Kokom; Dahliyana, Asep; Siswantara, Yusuf
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v6i3.8492

Abstract

This study examines how Buddhist Religious Education and Character-Building textbooks for Indonesian senior high schools under the Merdeka Curriculum represent religious moderation values. While previous research has extensively analyzed Islamic religious education textbooks, Buddhist textbooks remain unexplored, representing a significant gap in Indonesian academic literature. Using qualitative content analysis, this study analyzes Buddhist religious education textbooks for grades X, XI, XII, examining textual, visual, and multimodal elements through the Ministry of Religious Affairs' four indicators: tolerance, anti-violence, local culture acceptance, and national commitment, and employing Sadker and Zittleman's framework to identify bias. Findings reveal that textbooks systematically integrate moderation values through Buddhist teachings such as the Kalama Sutta, historical narratives of Buddhist-Hindu coexistence, cross-sectarian inspirational figures, and integration with Pancasila national ideology. Tolerance is operationalized as critical praxis combining openness with evaluative rationality rather than passive acceptance. However, three systematic biases were identified: religious invisibility through exclusion of belief systems and other religions beyond six officially recognized religions, imbalance in presenting inter-sectarian differences limited to symbolic aspects without philosophical depth, and cosmetic bias where student activities lack adequate textual scaffolding. This study makes a unique contribution by filling the gap in Buddhist religious education textbook analysis in Indonesia and demonstrating that while Buddhist textbooks show progressivity in representing moderation values, structural improvements in comprehensiveness, philosophical depth, and inclusive representation are essential for developing genuine cross-cultural religious literacy and supporting Indonesia's pluralistic educational goals.
Kajian Perbandingan Civic Education di Eropa dan Indonesia Ryan Prayogi; Kokom Komalasari; Sapriya; T Heru Nurgiansah; Suriaman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5706

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang perbandingan Pendidikan kewarganegaraan di Kawasan eropa baik belanda dan inggris dengan Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Secara umum bahwa Pendidikan kewarganegaraan dimasing-masing negara memiliki kesamaan dan terdapat perbedaan secara signifikan. Oleh sebab itu penulis ingin menyajikan sejauh mana secara konsep Pendidikan kewarganegegaraan di negara tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan Langkah-langkah: memilih tema, mencari sumber informasi, menentukan arah penelitian, mengumpulkan sumber data, menyajikan data, dan membuat bahan untuk dilakukan perbandingan dan kombinasi analisis yang dilakukan, serta melakukan evaluasi dari literatur yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan baik di Belanda, Inggris dan Indonesia memiliki kesamaan untuk menekankan pengetahuan kewarganegaraan, karakter kewarganegaraan, keterampilan kewarganegaraan dan kewarganegaraan aktif baik dalam bentuk praktik menjadi warga negara yang baik (to be good citizens). Secara umum, kurikulum kewarganegaraan mencakup berbagai topik yang luas dan sangat komprehensif, membahas prinsip-prinsip dasar masyarakat demokratis, isu-isu masyarakat kontemporer seperti keragaman budaya dan pembangunan berkelanjutan, serta dimensi dunia internasional. Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Kawasan Eropa, Indonesia
Dilema Law-Related Education dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah Sadar Hukum Bandung Baeihaqi Baeihaqi; Kokom Komalasari; Nisrina Nurul Insai; Zindan Baynal Hubi; Dwi Iman Muthaqin; Pitria Sopianingsih
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v4i2.2101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dilema pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berbasis Law-Related Education (LRE) di sekolah sadar hukum di Sekolah Menengah Atas Negeri 27 Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kasus dengan instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembelajaran jarak jauh yang banyak mengalami tantangan seperti dalam pelaksanaan pembelajaran, guru dihadapkan pada berbagai kendala seperti jaringan internet yang tidak stabil, terbatasnya perangkat media pembelajaran jarak jauh untuk siswa seperti handphone atau laptop, interaksi dalam proses pembelajaran yang tidak bisa seinteraktif pembelajaran langsung, pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok sehingga guru tidak bisa memonitoring satu persatu siswa, berkurangnya waktu pembelajaran dan tuntutan untuk mencapai kompetensi yang harus dimiliki siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kurikulum pendidikan serta harus tetap bisa memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan kepada siswa agar tidak stres.
Integrasi Pendidikan Multikultural dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal dalam Membentuk Sikap Toleransi Nurlaili Handayani; Elly Malihah; Kokom Komalasari; Siti Nurbayani
Gawi: Journal of Action Research Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59329/gawi.v5i1.265

Abstract

Penelitian tentang pendidikan multikultural di sekolah menengah pertama umumnya masih terfokus pada kurikulum nasional atau pendekatan universal, tanpa secara khusus mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dapat diintegrasikan secara sistemik untuk merespons krisis toleransi dan civic problem seperti sentimen kelompok serta menurunnya rasa saling menghormati. Penelitian ini mengisi gap tersebut dengan kebaruan pada eksplorasi pola integrasi pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dalam konteks SMP Negeri di Kota Mataram, wilayah dengan heterogenitas etnis (Sasak, Samawa, Mbojo, Bali) yang belum banyak dijadikan sebagai lokus studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola integrasi pendidikan multikultural serta faktor pendukung dan penghambatnya dengan memanfaatkan kearifan lokal. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus digunakan, melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan triangulasi. Temuan pertama, integrasi pendidikan multikultural dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler berbasis kearifan lokal. Kedua, melalui budaya sekolah seperti kegiatan IMTAQ inklusif dan program "Sabtu Budaya". Faktor pendukung: komitmen kepala sekolah, kompetensi multikultural guru, keterlibatan orang tua dan tokoh adat, serta kebijakan dinas pendidikan. Faktor penghambat: minimnya pelatihan guru, kurangnya sumber belajar baku, tantangan globalisasi, serta fasilitas sekolah yang tidak setara. Implikasi teoretis memperkuat konsep pendidikan kewarganegaraan multikultural berbasis kearifan lokal, sedangkan secara praktis, pembelajaran perlu dirancang secara integratif dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal untuk menujudkan sikap toleransi siswa dalam merespons krisis identitas kebangsaan
Transformation of 21st Century Surau-Based Education Eka Asih Febriani; Kokom Komalasari; Elly Malihah; Anesito L Custilas
Jurnal Mamangan Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i2.7115

Abstract

Transformation education needs to reorganize, update and adapt the education system in the 21st century This study aims to analyze and describe the transformation of surau-based education in the 21st century in shaping the character of the religious Minang generation in Padang.  This research uses social construction theory proposed by Peter L. Berger and Thomas Luckman. The research approach used is qualitative research with the case study method. The determination of informant criteria was carried out by means of purposive sampling. Data obtained through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed by following the interactive data analysis model from Miles and Huberman which includes data reduction, data display, and verification or drawing conclusions. The results of the study show surau-based education in the 21st century is packaged in the form of Al-qur’an reading and writing programs at TPQ-TPA, didikkan subuh, wirid remaja, and youth boarding schools. Surau is interpreted today, no longer as it was before the 21st century, namely martial arts, and a place to sleep or where adult men gather but functions the same as a mushala and a mosque, namely a place of worship and learning that are not only for boys but also for girls of school age. The house of worship for Muslims in Padang is used as a means of implementing certified qur’anic educational institutions. The novelty in this research is the internalization of surau-based 21st century education values.
Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Harmonisasi Sosial Fadhilah Aini; karim Suryadi; Kokom Komalasari; Nurul Husna; Mutia Hidayati
Jurnal Soshum Insentif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v8i2.2216

Abstract

ABSTRAK Indonesia kaya keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang berpotensi menimbulkan konflik sosial. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berperan strategis membentuk harmonisasi sosial melalui penanaman nilai toleransi, solidaritas, dan penghargaan perbedaan pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan studi literatur kualitatif deskriptif untuk menganalisis peran PKn di sekolah. Hasilnya, PKn tidak hanya mentransfer pengetahuan kewarganegaraan, tapi juga membentuk karakter inklusif dan beradab via pembelajaran multikultural serta kearifan lokal. Meski tantangan seperti intoleransi dan diskriminasi masih ada, PKn memperkuat integrasi nasional dan lingkungan belajar damai. Penguatan kurikulum berbasis kebhinekaan, peran guru aktif, serta sinergi sekolah-keluarga-masyarakat esensial untuk generasi harmonis dalam keberagaman Indonesia. ABSTRACT Indonesia is rich in ethnic, religious, racial, and cultural diversity, which has the potential to cause social conflict. Civics Education (PKn) plays a strategic role in fostering social harmony by instilling values ​​of tolerance, solidarity, and respect for differences in students. This research uses descriptive qualitative literature to analyze the role of PKn in schools. The results show that PKn not only transfers civic knowledge but also shapes inclusive and civilized character through multicultural learning and local wisdom. Although challenges such as intolerance and discrimination persist, PKn strengthens national integration and a peaceful learning environment. Strengthening diversity-based curricula, the active role of teachers, and synergy between schools, families, and communities are essential for a harmonious generation amidst Indonesia's diversity.
Global Trends and Collaboration in Community-Based Learning and Civic Engagement Research in Higher Education: A Bibliometric Analysis of 2015-2025 Mariyani Mariyani; Aim Abdulkarim; Rahmat Rahmat; Kokom Komalasari; Nadiyah Dzatul Izzah
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v6i2.567

Abstract

This study investigates global trends and collaboration patterns in Community-Based Learning (CBL) and Civic Engagement (CE) research in higher education between 2015 and 2025, focusing on fragmented civic engagement practices, limited student participation, and weak university–community partnerships as the central rationale. Employing a bibliometric approach, 110 Scopus-indexed publications were examined using VOSviewer and Publish or Perish to identify publication trajectories, influential authors, productive institutions, and emerging thematic clusters. Results indicate steady growth in research outputs, with peaks in 2023–2024, and journal articles as the primary dissemination medium. The United States emerges as the largest contributor, followed by India, South Africa, and the United Kingdom. Keyword analysis highlights five thematic clusters: civic engagement, interdisciplinarity, health, sustainability, and community capacity building. These findings reveal regional disparities and emphasize the importance of digital integration and stronger collaboration among universities, communities, and students to advance inclusive and transformative civic learning.
Exploring the Existence of Civic Dispositions in Junior High School Students: A Preliminary Study in Civic Education Sukron Mazid; Atsani Wulansari; Kokom Komalasari; Aim Abdulkarim; Rahmat; Beti Indah Sari; Arum Nisma Wulanjani
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v23i1.65737

Abstract

Civic disposition plays a crucial role in shaping students into responsible and active citizens, but its characteristics in the school environment require further study. This study aims to analyze the civic disposition of junior high school students and the factors influencing its development. A quantitative survey method was used involving 120 seventh-grade students from three public junior high schools in Magelang, Indonesia. A structured questionnaire measured five dimensions of civic disposition: responsibility, participation, politeness, empathy, and patience. The results showed that responsibility, politeness, and empathy were in the high category, while participation was in the medium category, and patience was the lowest dimension. These findings suggest that although students possess good ethical and social awareness, they still need encouragement to participate more actively in civic activities and to increase their patience in social interactions. Civic education should prioritize the balanced development of responsibility, participation, and patience to strengthen students' overall civic character. Recommendations are provided for strengthening learning programs that foster moral character and encourage active student involvement.
Co-Authors - Sapriya Abdul Azis Abdul Azis Abdul Basit Abdul Hakam Achmad Busrotun Nufus Adam, M. Januar Ibnu Ade Budhi Salira Adham, M Januar Ibnu Adham, M. Januar Ibnu Adjani, Sattira Adnin, Ismi Afifah, Silvi Nur Afriansyah, Ardi Afrina, Batrisyia Agil Nanggala Agus Mulyana Agustinah, Lusi Ahmad Fauzan Ai Patimah Sahra Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim Aisiah Aisiah Al-Muchtar, Suwarma Alfisyah Alfisyah Alfisyah Amanda, Yulia Ambarwati, Inggar Carissa Amiza Rezika Anbiya, Bakti Fatwa Andi Suwirta, Andi Andin Rizki Aulia Andrian, Muhamad Anesito L Custilas Anggraini, Diana Noor Ani Nur Aeni, Ani Nur Apriya Maharani Arum Nisma Wulanjani Asep Dahliyana Asep Mahpudz Asep Mahpudz Asep Sudarman Asep Sumaryana Atsani Wulansari Avionita, Tasya Baeihaqi Baeihaqi Baihaqi, Muhamad Beti Indah Sari Bribin, Maria Lufransiya Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Cecep Darmawan Dadang Sundawa Dadang Sundawa, Dadang Dadang Sundawea Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dede Iswandi Derry Nodyanto Desiany, Mia Dewantara, Jagad Aditya DEWI APRI ASTUTI Dhea Dzissalamah Didid Diapari Dina Indriyani Dini Muslimatus Sajidin Disman Disman Disman, Disman Edwin Nurdiansyah Efriani Efriani Efriani Efriani Eka Asih Febriani Elly Malihah Encep Syarief Nurdin Enok Maryani Erlina Wiyanarti Erwin Susanto Fadhilah Aini Fadillah, Fanny Suci Faisal Sadam Murron Faiz, Aiman Fanny Dwi Octaviany Faris Mu’taz Fawwazi Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro Fauzan, Ahmad Fauzi Abdillah, Fauzi Feriandi, Yoga Ardian Fitri, Anandia Azzahra Ayu Gandung Wirawan Ginanjar, Ajeng Haddad, Rd. Sugara Mochamad Halimi , Muhammad Hari, Hari Harto, Giri Hartutik (Hartutik) Helmawati Helmawati Hery Widijanto Hubi, Zindan Baynal Husnul Fatihah I Komang Gede Wiryawan Idrus Affandi Iim Siti Masyitoh Iim Siti Maysitoh Ika Murtiningsih Insani, Nisrina Nurul Intan Indah Megasari Ira Rikmasari Irawati, Riana Irayanti, Irma Islam, Kireida Rona Ismail Kayyis, Ika Ismaul Fitroh Iwan Fajri Jagad Aditya Dewantara Junaidi Junaidi Juri Juri Juri, Juri Juwita Juwita, Juwita Kama Abdulhakam Karim Suryadi Karim Suryadi Khaerunisa, Risa Khofifah Ajeng Triani Kurniasih, Yuli Leni Anggraeni Lilis Khotijah Linda Yuliandini Maharani, Apriya Maman Suherman Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat, Mamat Mansyur, Alif Ilman Mareistia Fassah, Dilla Mariyani Mariyani Masyitoh, Iim Siti Masyitoh, Iim Sitti Maulana, M. Mazid, Sukron Meliana Meliana Mirza Hardian Moh. Imron Rosidi Mubarok, Muhammad Fajri Muh. Sholeh Muhammad Ardhi Razaq Abqa Muhammad Halimi MUHKAM, MIRWAN FIKRI Mulhima Prihatini, Ima Mulyani, Heny Muthaqin, Dwi Iman Mutia Hidayati Mutiani Mutiani Nadiyah Dzatul Izzah Nana Supriatna Nashar Nashar Nisrina Nurul Insai Nugraheni, Edwindha Prafitra Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nuraeni, Wulan Nuraini, Nanda Nadhifa Nurgiansah, T Heru Nurihsan, Achmad Juntika Nurlaelasari, Susan Nurlaili Handayani Nurul Husna Permatasari, Mitra Pernantah, Piki Setri Piki Setri Pernantah Pitria Sopianingsih Pradana, Yudha Pratama, Fikri Rizky Prayoga Bestari Prihantini Pristine Adi, Depict Puspitaningrum, Anggriani Putri, Dela Ariyantri Rahmad Rahmad Rahmad Rahmad Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmatiani, Lusiana Ratmaningsih, Neiny Rawanoko, Endrise Septine Ridwan Effendi Rifa Anggyana Rifqi Nasrikin Rika Sartika Risa Khaerunisa Rohani Rohani Ryan Prayogi Ryan Taufika S. Sutrisno Safitri, Kartika Sahra, Ai Patimah Sakman Sapriya Sapriya Saputra, Hari Nugraha Saripudin, Didin Saripudin, Didin Saripudin, Didin Sholeha, Novia Amalia Siti Komariyah Siti Logayah, Dina Siti Nurbayani Sofyan Iskandar, Sofyan Sopianingsih, Pitria Subiyakto, Bambang Suganda, Fadhila Aqilahawwa Suharti, Sri Suhartono Suhartono Sujata, Dian Tika Sukmayadi, Trisna Sulaksono, Teki Prasetyo Suriadi Ardiansyah Suriaman Suriaman Susan Fitriasari Sutrisno, Sutrisno Suwandi, Mohamad Ardin Syaifullah Syaifullah Syamsiar, Syamsiar T Heru Nurgiansah Tampubolon, Agustinus Tanshzil, Sri Wahyuni Tati Narawati Taufika, Ryan Teguh Putra Socrates Socrates Tekad Urip Pambudi Sujarnoko Teki Prasetyo Sulaksono Tianti, Tri Wardoyo, Munadjat Wicaksono, Fachri wildan Insan Fauzi Wiratomo, Giri Yeyen Suryani Yuli Kurniasih Yundari, Yundari Yusuf Siswantara