Articles
Perencanaan Distribusi Kantong Darah Menggunakan Sistem Pendukung Keputusan Dengan Algoritma TOPSIS dan Fuzzy Sugeno (Studi Kasus : UTD PMI Kabupaten Lombok Timur)
Moh Royandi Azka;
Kusrini -;
Sudarmawan -
Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi 2018: Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK)
Publisher : STMIK Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30700/pss.v1i1.263
Distribusi kantong darah penting untuk diperhatikan guna tercipta persediaan stok kantong darah yang stabil disetiap bank darah rumah sakit untuk keperluan tindakan medis. Pada makalah ini memberikan usulan bagaimana melakukan perencanaan distribusi kantong darah yang baik dengan menggunakan sistem pendukung keputusan agar sesuai dengan tingkat kebutuhan setiap bank darah. Sistem yang diusulkan ini menggunakan algoritma TOPSIS dan Fuzzy Sugeno. TOPSIS digunakan untuk mencari bank darah tujuan distribusi dan Fuzzy Sugeno digunakan untuk mencari jalur distribusi yang paling efektif dalam proses distribusi kantong darah tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Lombok Timur. Pemebentukan keputusan didasarkan pada keriteria bank darah dan faktor-faktor penting yang diperhatikan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia dalam melakukan distribusi kantong darah. Kriteria yang digunakan untuk pemebentukan keputusan dengan algoritma TOPSIS yaitu Permintaan, Persediaan dan Pemakaian kantong darah. Setelah dilakukan pengujian hasil pencarian tujuan distribusi tersebut, sistem ini mampu memberikan akurasi sangat optimal. Sedangkan untuk pemilihan rute distribusi menggunakan Fuzzy Sugeno, faktor yang digunakan sebagai variabel yaitu Kepadatan Jalan, Jarak dan Waktu Tempuh memberikan akurasi sebesar 70%. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, Fuzzy Sugeno, Distribusi kantong darah, UTD PMI.
MODEL DATA MINING UNTUK KAREKTERISTIK DATA TRAVELLER PADA PERUSAHAAN TOUR AND TRAVEL
Saikin Saikin;
Kusrini Kusrini
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 2 (2019): MISI Juni 2019
Publisher : LPPM STMIK Lombok
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36595/misi.v2i2.105
Bagi perusahaan yang bergerak dibidang sektor jasa, seperti perusahaan tour and travel pengolahan data sangatlah penting untuk mengetahui karakteristik atau minat wisatawan dalam berwisata. Sulitnya memprediksi kebutuhan atau minat wisatawan, merupakan kendala yang dihadapi perusahaan tour and travel sehingga manajemen harus dapat mengambil keputusan yang tepat dan cepat, guna memberikan pelayanan yang baik serta kepuasan kepada customer. Keputusan yang diambil harus mempertimbangkan dengan baik berdasarkan data-data yang dimiliki terutama yang berkaitan erat dengan karakteristik data traveller. Analisis data untuk mencari pola karakteristik data dari traveler memutuhkan metode yang baik dan hasil yang akurat , sehingga hasil dari analisis tersebut dapat menemukan informasi yang berguna bagi perusahaan. Metode pengeolahan data yang sering digunakan ialah data mining. K-Nearest Neighbour (K-NN) merupakan salah satu algoritma data mining yang cara kerjanya menerapkan pembelajaran pada data. Tujuan dari penelitian ini akan melakukan analisis data travellers atau wisatawan pada perusahaan tour and travel dengan menggunakan algoritma K-NN untuk mencari minat atau karakteristik wisatawan dalam memilih objek wisata. Pada hasil kualifikasi metode K-NN dan pengujian dengan metode confusion matrix nilai akurasi yang didapat 84%, nilai presisi 88%, nilai recall 85 dan nilai f1-score 85%. Pada hasil kualifikasi menunjukan bahwa objek wisata yang cenderung dominan menjadi minat wisatawan ada pada objek wisata pantai.Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan kedua metode tersebut bahwa karakteristik wisatawan cendrung memilih paket nomor 3 yakni Reguler Tour Lombok Packagage, dan objek wisata yang dominan minat wisatawan yakni objek wisata pantai dan disusul oleh objek wisata gili.
Metode Preference Selection Index Dalam Menentukan Distribusi Alat Pelindung Diri di Yogyakarta
Adhien Kenya Estetikha;
Kusrini Kusrini;
Alva Hendi Muhammad
Journal of Information System and Informatics Vol 3 No 4 (2021): Journal of Information Systems and Informatics
Publisher : Universitas Bina Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51519/journalisi.v3i4.216
World Health Organization (WHO) telah menetapkan Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 sebagai sebuah ancaman pandemi. COVID-19 yang telah menginfeksi jutaan orang di Indonesia mengakibatkan stok Alat Perlindungan Diri (APD) di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain di berbagai daerah di Indonesia mulai menipis salah satunya Yogyakarta, Oleh sebab itu YARIN (Yayasan Al-Abrar Rashin Indonesia) yayasan yang bergerak di kemanusiaan dan pendidikan yang selalu berkomitmen sebagai penolong bagi masyarkat yang membutuhkan di sektor kemanusiaan dan pendidikan juga ikut andil dalam memberikan bantuan APD khususnya di daerah Yogyakarta.Dalam menentukan sasaran distribusi Alat Pelindung Diri (APD), maka perlu dibuat Sistem Pendukung Keputusan (SPK) agar mempermudah dalam mengambil keputusan. Dalam proses pengambilan keputusan melibatkan analisis serangkaian alternatif yang dipertimbangkan secara bersama sehingga ditemukan alternatif terbaik. Pada penelitian ini menggunakan metode Preference Selection Index (PSI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode PSI memiliki akurasi 90% dan lebih unggul jika dibandingkan beberapa penelitian terdahulu. Selain itu metode PSI juga dapat disebutkan sebagai metode dengan pengambilan keputusan yang lebaik daripada metode AHP, Topsis, Fuzzy, Promethee II, dan Fuzzypada studi kasus distribusi APD karena pada pengambilan keputusan tidak menentukan bobot masing-masing kriteria sehingga mempermudah pengambil keputusan dalam mengambil keputusan secara maksimal.
LAYANAN ELEKTRONIK (E-SERVICE) INFORMASI PERSEDIAAN BARANG
Tri Haryanti;
Kusrini Kusrini
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 14, No 2 (2018): Nomor II / Th. XIV / September 2018
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7.732 KB)
|
DOI: 10.53845/infokam.v14i2.161
Persediaan barang dalam proses penjualan barang sangat penting agar tujuan dari penjualan dapat tercapai. Persediaan barang harus memenuhi permintaan konsumen yang sewaktu waktu dapat berubah jumlahnya sesuai dengan kebutuhan, bila permintaan banyak stok atau persediaan juga harus banyak dan bila permintaan sedikit, stok juga harus sedikit untuk menghemat biaya penyimpanan dan pemesanan, masalah persediaan barang terjadi juga di Depo Pelita Banjarnegara, saat permintaan konsumen akan barang meningkat, justru persediaan mengalami kekosongan stok, ini karena belum adanya sistem persediaan barang yang sesuai, oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menangani masalah persediaan barang dengan sistem persediaan barang dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) dapat diketahui kapan barang dapat dipesan dan berapa jumlah ekonomis barang yang harus dipesan, sehingga persediaan barang dapat terkontrol dengan baik, desain sistem dengan prototype dan pengujian sistem dengan mengunakan blackbox yang melibatkan beberapa responden dengan kuisioner
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN DOSEN DI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE TOPSIS DAN BORDA
Ikmah Ikmah;
Kusrini Kusrini;
Andi Sunyoto
Telematika Vol 10, No 2: Agustus (2017)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (626.833 KB)
|
DOI: 10.35671/telematika.v10i2.418
Setiap perguruan tinggi pasti membutuhkan seorang dosen untuk dapat mengajar dengan baik kepada mahasiswanya. Dosen yang diinginkan juga harus mempunyai kriteria yang dibutuhkan oleh perguruan tinggi, agar menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dengan dunia luar. Dalam proses seleksi penerimaan dosen pada perguruan tinggi STMIK Amikom Yogyakarta membutuhkan calon dosen yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada proses penerimaan calon dosen di STMIK Amikom Yogyakarta masih bersifat subyektif, sehingga menimbulkan tingkat subyektifitas untuk mendapatkan calon dosen yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Kriteria yang digunakan adalah tes microteaching dan tes psikotes. Pada penelitian ini penulis menyarankan untuk melakukan proses seleksi dengan menggunakan metode TOPSIS dan Borda. Metode TOPSIS digunakan untuk merekomendasikan calon dosen yang memperoleh nilai tertinggi, kemudian metode Borda digunakan untuk mendapatkan suatu keputusan dari banyak decision maker yang dalam penelitian ini terdapat pada tahap tes microteaching. Hasil dari penelitian ini dapat merekomendasikan calon dosen yang lulus seleksi penerimaan dosen dengan melakukan pengujian menggunakan formasi bobot. Pengujian dilakukan sebanyak 5 kali, dari pengujian tersebut disarankan untuk menggunakan pengujian yang pertama karena pada pengujian pertama mendekati dengan data nyata sebesar 63,33% untuk tes microteaching dan 75% untuk tes psikotes.
RANCANG BANGUN SISTEM PERAMALAN PENJUALAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS MENGGUNAKAN METODE TREND MOMENT
Kusrini Kusrini;
Dias Ayu Budi Utami
Telematika Vol 9, No 2: Agustus (2016)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.232 KB)
|
DOI: 10.35671/telematika.v9i2.455
KUD Triwijayasari merupakan koperasi yang bergerak di bidang usaha simpan pinjam serta melakukan usaha di sector lain seperti PPOB dan pengeolaan usaha ricemill atau lebih di kenal dengan penggilingan padi. Pada sector ricemill ada beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah penggilingan padi dan jual beli beras. Jumlah permintaan beras yang semakin banyak membuat pemilik harus cermat dalam mengendalikan persediaan beras, maka dari itu dibutuhkan sistem yang dapat membantu meramalkan penjualan beras untuk bulan selanjutnya. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti melakukan penelitian yang berjudul “Rancang Bangun Sistem Peramalan Penjualan dan Pengendalian Persediaan Beras Menggunakan Metode Trend Moment”. Tujuan dibuatnya sistem peramalan penjualan adalah untuk meramalkan penjualan beras untuk bulan selanjutnya, sehingga memudahkan pemilik dalam menentukan persediaan beras. Dengan demikian, persediaan beras dapat terkendali. Sistem ini menerapkan metode Action Research dalam penelitiannya dan dibangun dengan bahasa pemrograman Visual Basic dan DBMS menggunakan MySQL. Hasil dari penelitian ini manghasilkan beberapa kesimpulan yaitu Aplikasi peramalan penjualan beras dapat memberikan prediksi penjualan bulan tertentu sesuai yang diinginkan berdasarkan data pada bulan-bulan sebelumnya menggunakan metode trend moment, Masih terdapat sellisih dalam perhitungan peramalan dengan data real, hal ini disebabkan karena adanya pengaruh dari indeks musim, Semakin banyak jumlah data yang digunakan sebagai acuan perhitungan peramalan, maka selisih akan semakin kecil. Kata kunci : Metode Trend Moment, Peramalan Penjualan, Action Research, DBMS
ANALISIS ASPEK KEAMANAN INFORMASI JARINGAN KOMPUTER (Studi Kasus: STIMIK Kupang)
Jemi Yohanis Babys;
Kusrini Kusrini;
Sudarmawan Sudarmawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2013): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jaringan komputer sebagai backbone dari teknologi informasi diharapkan dapat menyediakan layanan yang aman bagi penggunanya sehingga informasi-informasi penting seorang pengguna jaringan tidak dapat dicuri atau diakses oleh pengguna lain yang tidak berhak mengaksesnya. Oleh karena itu dalam suatu jaringan komputer perlu dilakukan analisis aspek confidentiality yang merupakan salah satu aspek dari keamanan informasi. Analisis ini bertujuan untuk mengukur tingkat kerahasian informasi pengguna jaringan komputer. Analisis ini dilakukan dengan cara melakukan ekspoitasi terhadap celah keamanan pada salah satu port yang terbuka di setiap client/hosts melalui internal jaringan komputer untuk mencuri informasi-informasi pengguna pada client/host yang dieksploit. Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan kelemahan-kelemahan keamanan, baik itu pada tools pengamanan jaringan yang digunakan pada setiap client/host maupun pada instalasi jaringannya. Berdasarkan kelemahan-kelemahan keamanan tersebut ditemukan juga solusi-solusi untuk mengamankan jaringan, solusi-solusi tersebut akan direkomendasikan guna pengembangan jaringan yang lebih baik lagi. Solusi-solusi yang dihasilkan adalah sebagai berikut: (1) Melakukan segmentasi pada jaringan menggunakan VLAN dengan metode Access Control Lists (ACL) dan Port Security; (2) Melakukan instalasi firewall disetiap client/host dalam jaringan untuk melindungi setiap port yang terbuka pada sistem operasi yang digunakan, dalam penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi McAfee 8.8 mampu melindungi port yang terbuka.
PEMANFAATAN BOS DAN BSC UNTUK PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI (STUDI KASUS AKADEMI RADYA BINATAMA YOGYAKARTA)
Junaidi Junaidi;
Kusrini Kusrini;
Sudarmawan Sudarmawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Persaingan dunia pendidikan saat ini memunculkan dinamika kebutuhan strategi bisnis yang mutlak untuk dapat bertahan. Hampir semua media dunia pendidikan memanfaatkan TI dalam setiap operasionalnya. Perencanaan Strategis Sistem Informasi yang akan dibahas dalam kajian ini adalah menggunakan strategi bisnis Blue Ocean Strategy (BOS) diintegrasikan dengan Balanced Scorecard (BSC). Untuk mencapai hal tersebut diperlukan suatu perencanaan strategis yang ada secara berimbang dan terstruktur.Pedoman yang digunakan dalam memberikan panduan mengenai sifat-sifat BOS pada BSC untuk menjawab kebutuhan perencanaan strategis sistem informasi tertuang dalam kurva nilai BOS dipetakan ke dalam empat perspektif BSC, yaitu persepektif finansial, pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan. Pemetaan ini selanjutnya mengelaborasi kebutuhan SI/TI sejalan dengan strategi bisnis BOS menggunakan empat perspektif BSC. Kebutuhan SI/TI yang muncul kemudian di inventarisir untuk dijalankan sesuai dengan manajemen strategis SI/TI-nya.Hasil dari perencanaan strategis ini dalam bentuk identifikasi kebutuhan SI/TI yang diformulasikan ke dalam portofolio aplikasi dengan menggunakan five forces, activity chain dan Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3).
PENGARUH TERAPI PURSED LIP BREATHING MENIUP BALON TERHADAP STATUS OKSIGENASI ANAK DENGAN ASMA
Eva Oktaviani;
Ririn Putri Damaiyanti;
M Vaizul Rahman;
Kusrini Kusrini
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 9 No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (170.315 KB)
|
DOI: 10.24843/coping.2021.v09.i01.p04
Asthma is a serious global health problem and can affect all age groups, including children. Asthma symptoms in children can be controlled with complete management, not only by administering pharmacological therapy but also using non-pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy can help control asthma attacks, namely through breathing exercises. Breathing exercises can be pursed lip breathing through balloon blowing therapy. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the pursed lip breathing technique by blowing a balloon on the oxygenation status of children with asthma. The research design was pre_posttest group design. Oxygenation status in the form of respiratory rate, pulse, oxygen saturation measured before and after pursed lip breathing therapy. Pursed Lip Breathing is carried out for 15 minutes with 4 breaths of inspiration and 7 times of expiration, pausing between cycles of 2 seconds. The research sample consisted of 25 children taken by purposive sampling. The research sites are in the villages of Maur Baru and Maur Lama, Muara Rupit District, Musi Rawas Utara District. The analysis used the Wilcoxon test on respiratory rate, and oxygen saturation. The dependent statistical t-test was used on the pulse frequency variable. There was a significant difference in oxygenation status before and after pursed lip breathing by blowing a balloon. Pursed lip breathing has proven to be effective as a non-pharmacological therapy that can be applied routinely to improve oxygenation status in children with asthma, so as to optimize lung mechanical function.
Penentuan Jenis Tanaman Berdasarkan Kemiringan Lahan Pertanian Menggunakan Adopsi Linier Programming Berbasis Pengolahan Citra
Christin Nandari Dengen;
Azriel Christian Nurcahyo;
Kusrini Kusrini
Jurnal Buana Informatika Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jbi.v10i2.2253
Abstract. The slope is a measure of the slope of the land relative to the flat plane which is generally expressed in percent or degree. Agricultural land that has a slope of more than 15 ° can be more easily damaged. In this study, a value of 2.5 ° was used in determining the normal slope. The process of implementing a decision support system used linear programming adoption in determining the slope and rotation of the slope of the land and determining whether the normalization of the image input was necessary or not. The purpose of this research is to determine the time needed to determine the plant types based on angle rotation setting determined by the user. The results of the study shows that the greater height and width of an object, the longer time needed to determine the plant types, land price and the land slope. The results of the study were obtained in conducting five tests. Tests 1 and 2 images with height and image width ranged from 150-480 obtained time for normalization of 15-30, testing 3.4.5 images with height and image widths ranging from 322 and 788 requiring 54- 108.Keywords: Slope, Adopting Linear Programming, Decision Support SystemsAbstrak. Kemiringan lereng merupakan ukuran kemiringan lahan relatif terhadap bidang datar yang secara umum dinyatakan dalam persen atau derajat. Lahan pertanian yang mempunyai kemiringan lebih dari 15° dapat lebih mudah rusak. Pada penelitian ini digunakan nilai 2,5 ° pada penentuan kemiringan normalisasi.Proses implementasi system pendukung keputusan menggunakan adopsi linier programing dalam menentukan sudut kemiringan lahan, rotasi kemiringan lahan dan menentukan perlu atau tidaknya normalisasi pada input citra tersebut. Tujuan dari penelitian ini menentukan waktu yang dibutuhkan dalam menentukan jenis tanaman berdasarkan rotasi atau sudut pengedukan yang ditentukan oleh user. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar tinggi dan lebar suatu objek semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menentukan jenis tanaman, harga lahan atau kemiringan lahan. Lima pengujian dilakukan dalam penelitian ini. Pada pengujian 1 dan 2, citra dengan tinggi dan lebar berkisar 150-480 didapatkan waktu untuk normalisasi 15-30. Pada pengujian 3,4,5 citra dengan tinggi dan lebar citra berkisar 322 dan 788 dibutuhkan waktu 54-108.Kata Kunci: Kemiringan lereng, Adopsi Linear Programming, Sistem Pendukung Keputusan