Articles
VALIDITAS INSTRUMEN TES BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) TENTANG MATERI SISTEM PENCERNAAN UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI SMA/MA
Mayang Anazalia;
Rahmawati Darussyamsu;
Lufri Lufri;
Syamsurizal Syamsurizal;
Yusni Atifah
Biotik Vol 8, No 2 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/biotik.v8i2.7090
Kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah kemampuan yang mencakup tiga aspek yaitu analisis, evaluasi dan penciptaan sesuai dengan implementasi kurikulum 2013. Berdasarkan pengamatan pra-penelitian yang dilakukan di SMAN 2 Koto XI Tarusan diperoleh bahwa instrumen yang digunakan oleh guru masih pada level kognitif C1-C3 dengan persentase C1 56%, C2 40%, dan C3 4%, sedangkan untuk tuntutan kemampuan berpikir level Siswa yang lebih tinggi harus mampu berpikir pada level kognitif C4-C6. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian kemampuan berpikir tingkat tinggi tentang materi sistem pencernaan dengan menggunakan model 4D models. Subjek penelitian dua orang dosen biologi FMIPA UNP sebagai validator dengan rata-rata hasil validasi instrumen penilaian sebesar 78,82% dengan kriteria cukup valid. Ini menunjukkan instrumen penilaian kemampuan berpikir tingkat tinggi tentang materi sistem pencernaan cukup valid dikembangkan dari segi materi, konstruksi, bahasa serta tingkat kognitif instrumen penilaian kemampuan berpikir tingkat tinggi sehingga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik tentang materi sistem pencernaan.
Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Edmodo pada Materi Sistem Gerak
Veni Utri Utami;
Ardi Ardi;
Lufri Lufri;
Sa’adiatul Fuadiah
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i2.34238
Guru mengalami kesulitan dalam menjelaskan materi pembelajaran, karena materi yang banyak dengan waktu yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan menghasilkan media pembelajaran e-learning berbasis edmodo yang sudah teruji validitasnya pada materi sistem gerak kelas XI SMA. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subyek dalam penelitian ini adalah dua orang dosen jurusan Biologi dan satu orang guru Biologi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode pencatatan dokumen berupa angket/kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi media pembelajaran e-learning berbasis Edmodo pada materi sistem gerak yang divalidasi oleh dosen dan guru dari segi kelayakan isi media diperoleh dengan nilai rata-rata 82,50 digolongkan ke dalam kriteria valid. Diperoleh nilai rata-rata 80 dalam kategori valid pada aspek kebahasaan. Ditinjau dari aspek kelayakan sajian didapatkan nilai rata-rata 83,33 dengan kriteria valid, pada aspek kelayakan kegrafikan diperoleh nilai 83,33 dengan kriteria valid. Rata-rata nilai validasi yang diperoleh yaitu 82,29 dengan kriteria valid. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-learning berbasis edmodo pada materi sistem gerak dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Instrumen Asesmen Berbasis Literasi Sains Tentang Materi Keanekaragaman Hayati
Rizka Putri Alti;
Lufri Lufri;
Helendra Helendra;
Relsas Yogica
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i1.34270
Hasil penelusuran data penelitian PISA menunjukkan bahwa posisi literasi sains siswa Indonesia masih berada di peringkat 10 terakhir dibandingkan negara lainnya. Hal tersebut menunjukkan kurangnya keterampilan peserta didik Indonesia menyelesaikan soal PISA. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen berbasis literasi sains tentang materi keanekaragaman hayat. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitian terdiri dari 36 orang peserta didik kelas X dan validator terdiri dari 3 orang dosen dan 1 orang guru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Dalam penelitian pengembangan ini metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen berbasis literasi sains yang sangat valid secara logis dengan persentase 90,54% dan valid secara empiris dengan rentangan 0,33-0,75 untuk soal pilihan ganda, rentangan 0,42-0,80 untuk uraian. Hasil penilaian kepraktisan oleh guru dengan persentase 93,88% dan oleh peserta didik dengan persentase 92,31%. Hasil reliabilitas tinggi dengan rentangan 0,69) ntuk soal pilihan ganda dan reliabilitas sangat tinggi dengan rentangan 0,86 untuk soal uraian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa instrumen asesmen berbasis literasi sains tentang materi keanekaragaman hayati kelas dapat dikatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Minat Dan Hasil Belajar Biologi pada Pembelajaran Daring
Mutiara Hasibuan;
Lufri Lufri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.37162
Pembelajaran online yang saat ini terjadi di Indonesia belum berjalan secara maksimal. Berbagai kendala juga muncul dalam penerapan pembelajaran daring. Pembelajaran melalui internet menjadi hal yang sulit dilakukan di beberapa daerah dikarenakan jaringan yang tidak memadai. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis minat serta hasil belajar siswa terhadap pembelajaran online pada pembelajaran Biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik dan guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah non-tes dengan penyebaran angket minat dan pengumpulan nilai hasil belajar peserta didik.Jenis instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah angket minat belajar peserta didik. Skala yang digunakan untuk masing-masing jawaban responden adalah skala Likert. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu belajar siswa menunjukkan nilai tertinggi adalah IPA1 85 dan IPA2 89. Nilai terendah adalah IPA1 61 dan IPA2 65, dengan nilai rata-rata 78,5 dan 78,03. Secara keseluruhan minat belajar siswa kelas pada mata pelajaran Biologi sangat rendah 10% yaitu berkisar 0-20%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara minat belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik pada Kelas X IPA.
Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Biologi Selama Pembelajaran Daring pada Siswa XI Sekolah Menengah Atas
Pezzy Eka Putri;
Lufri Lufri;
Helendra Helendra;
Sa’adiyah Fuadiyah
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.37617
Berbagai permasalah muncul akibat pendemi covid-19 salah satunya adalah kualiatas Pendidikan. Masalah yang saat ini muncul dalam pembelajaran daring yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar adalah motivasi Belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA. Sampel penelitian berjumlah 56 orang dengan teknik satruration sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif , dan statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring dengan nirai r= 0, 301; koefisien nilai thitung yaitu 2, 3226 lebih besar dari pada koefisien ttabel yaitu 1, 67356. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifakan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring. Motivasi belajar diperlukan agar siswa lebih semangat dalam belajar sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa.
Analisis Kesulitan Belajar Biologi Melalui Pembelajaran Daring dan Hubungannya dengan Hasil Belajar Siswa
Sindi Suryani;
Lufri Lufri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.38566
Masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran online adalah rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah kesulitan belajar. Kesulitan belajar adalah hambatan atau gangguan pada individu yang mengakibatkan individu tersebut tidak dapat belajar dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase dan kategori kesulitan belajar biologi siswa melalui pembelajaran online dan untuk mengetahui hubungan antara kesulitan belajar biologi melalui pembelajaran online dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa. Sampel penelitian berjumlah 94 siswa yang terdiri dari 5 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah teknik proportional stratified random sampling dengan proporsi sampel 50%. Data penelitian dianalisis menggunakan korelasi rank spearman kemudian dilakukan uji t untuk mengetahui korelasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan pembelajaran biologi melalui pembelajaran online berada pada kategori tinggi yaitu 67%. Dan hubungan antara kesulitan belajar biologi melalui pembelajaran online dengan hasil belajar siswa dengan nilai r = 0,254; Koefisien nilai thitung sebesar 2,604 lebih besar dari ttabel yaitu 1,986, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kesulitan belajar biologi melalui pembelajaran online dengan hasil belajar siswa.
Kesulitan dalam Belajar Biologi saat Pembelajaran Daring
Nova Sari Zaputri;
Lufri Lufri
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jlls.v4i3.38567
Kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat belajar secara wajar di sebabkan adanya ancaman, hambatan ataupun gangguan dalam belajar. Semenjak diterapkannya belajar dari rumah atau pembelajaran daring (dalam jaringan) banyak kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik. Peserta didik yang terindikasi sejumlah kesulitan belajar akan mendapat hasil belajar yang rendah. Kesulitan belajar dapat terjadi karena ada faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik saturation sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Sampel penelitian berjumlah 43 orang peserta didik. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan angket dengan 35 butir pernyataan. Skor hasil kesulitan dalam belajar biologi saat pembelajaran daring ini tersebar ke dalam empat kategori yaitu sangat setuju, setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Hasil penelitian menujukkan bahwa kesulitan dalam belajar biologi saat pembelajaran daring di MAN 3 Kampar berada pada kategori Tinggi. Di mana rata-rata persentase kesulitan peserta didik dari faktor internal sebesar 67,4%, kesulitan oleh faktor eksternal sebesar 59%, dan kesulitan peserta didik berhubungan dengan karakteristik materi biologi sebesar 67%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kesulitan peserta didik dalam belajar biologi saat pembelajaran daring di berada pada kategori kesulitan yang tinggi.
Meta-Analisis: Pengaruh Soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) Terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Lesson Study Siswa Pada Materi Ekologi dan Lingkungan Pada Masa Pandemi Covid-19
Abdul Razak;
Tomi Apra Santosa;
Lufri Lufri;
Zulyusri Zulyusri
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2021): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/bioed.v6i1.2930
Perkembangan abad-21 telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kegiatan belajar siswa. Akan tetapi siswa dituntut memiliki ketrampilan berpikir tingkat tinggi. Siswa saat ini, siswa memiliki ketrampilan berpikir tinggi yang masih rendah. Evaluasi menjadi indikator bagi guru untuk melihat kualitas pembelajaran yang terjadi di dalam kelas di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) terhadap kemampuan literasi sains dan lesson study siswa pada materi ekologi dan lingkungan pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian meta-analisis dengan sampel berasal dari 20 jurnal nasional maupun internasional yang telah terbit dari tahun 2011-2021. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa soal HOTS berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains siswa sebesar 45,70 % dan lesson study sebesae 35,19 % dengan effect size sebesar 2,01 kategori tinggi. Hal ini menunjukan bahwa soal HOTS (Higher Order Thinking Skill) berpengeruh singnifikan terhadap kemampuan literasi sains dan lesson study siswa pada materi ekologi dan lingkungan.
Metasynthesis : Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Online terhadap Hasil Belajar Siswa
Rian Eka Putra;
Lufri Lufri;
Asrizal Asrizal
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.1122
Kondisi pandemi membuat banyak aspek berubah. Termasuk salah satunya guru harus kreatif dalam pelaksanaan pembelajaran online, salah satunya dalam penggunaan bahan ajar online. Bahan ajar online yang dapat mengurangi frekuensi tatap muka sebagai upaya menekan penyebaran penularan Covid-19. Banyak penelitian sudah dilakukan tentang penerapan bahan ajar online. Dalam penerapan bahan ajar online perlu diperhatikan efek penerapannya kepada siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa atau tidak. Artikel ini memuat metasynthesis bahan ajar online terhadap hasil belajar siswa. Metasynthesis dilakukan dengan mereview 30 artikel terkait penerapan bahan ajar online terhadap hasil belajar siswa. Dari 30 artikel yang direview menyatakan bahwa penerapan bahan ajar online mampu meningkatkan hasil belajar siswa
Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran IPA di Indonesia : Suatu Meta-Analisis
Mega Elvianasti;
Lufri Lufri;
Asrizal Asrizal;
Rikizaputra Rikizaputra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (853.699 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1819
Tujuan dalam penelitian ini adalah mengukur effect size sejumlah artikel penelitian eksperimen yang menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA di Indonesia serta pada sejumlah artikel yang mengkombinasikan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran dan media pembelajaran. Summary effect yang diperoleh sebesar 0,994 yang dikategorikan tinggi sehingga dapat diinterpretasikan bahwa implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA signifikan dan efektif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pendekatan saintifik dapat diterapkan pada semua jenjang sekolah dari Taman kanak-kanak sampai Perguruan Tinggi. Implementasi pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik dari segi kognitif, kreativitas, pemecahan masalah. Pendekatan saintifik merupakan salahsatu strategi dalam pembelajaran IPA yang bertujuan untuk membantu siswa secara aktif mengonstruksi pengetahuan berdasarkan kegiatan ilmiah. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pendidik bahwa pendekatan saintifik sesuai dengan karakteristik siswa di semua tingkat dan merupakan wujud dari implementasi kurikulum 2013.