Articles
Strategy to Internalizing Religious Moral Values in the Learning Process in Higher Education
Samsul Susilawati;
A Fatah Yasin;
Aniek Rahmaniah;
Abdulloh Chakim;
Triyo Supriyanto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.55 KB)
|
DOI: 10.35445/alishlah.v14i1.849
This study aims to describe strategies for internalizing moral and religious values in the learning process in universities. This research is descriptive research with a qualitative approach. The research subjects were lecturers at the Islamic Education Department at the State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang, the University of Muhammadiyah Malang, and the Islamic University of Malang. Data were collected through interviews, observations, and documents. The triangulation technique assessed confidence data. The results showed that the strategies for internalizing moral and religious values in the learning process include: modelling, analyzing actual problems in society, developing contextual educational values, and strengthening the moral values that students have. The Internalization Strategy of Religious Moral Values in the Learning process carried out in the three PTKIS shows that moral education is conveyed in the form of cognitive moral values and is already at the stage of internalizing values by carrying out the direct practice of moral values in education. Student life and activities every day. It is hoped that from the internalization of moral education, the character of moderate Muslims who are friendly and tolerant will be built.
PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V
Septi Ayu Lestari;
Rahmat Aziz;
Samsul Susilawati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 5 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.089 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v10i5.8418
Students' low motivation can be caused by how teachers teach in the learning activities. Teachers can use rewards and punishments to trigger students' learning motivation in the classroom. The data were collected through a questionnaire with a Likert scale. Meanwhile, the samples were selected by total sampling. Then, the data were analyzed by using multiple regression analysis to determine the effect of giving rewards and punishments on students' learning motivation either partially or simultaneously. The results showed that the tcount was 0.203 and ttable was 0.306; thus, Ho was accepted and Ha was rejected. As a result, giving rewards had no significant positive effect on students' learning motivation at grade V of SDN Dadaprejo 01, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Hence, partially giving rewards had no significant positive effect on motivation. In addition, this study also obtained that the tcount was 4.552 and the ttable was 0.306. Thus, Ho was rejected and Ha was accepted. This result indicated that punishment had a significant positive effect on the students' learning motivation at grade V of SDN Dadaprejo 01, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Hence, partially, punishment had a significant positive effect on learning motivation.
Online Learning Through WhatsApp Group in Improving Learning Motivation in the Era and Post Pandemic COVID -19
Samsul Susilawati;
Triyo Supriyatno
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 6: JUNI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v5i6.13670
Abstract: The purpose of this study is to find out the online learning process in the middle and post-pandemic Covid-19. This research employed one group pretest-posttest design. The subjects of the study were the fourth-semester students of the MPI Department of the State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang in the even semester of the academic year 2019/2020. The sample of this study was 30 students. Data obtained using a questionnaire. The data analysis technique used a paired T-test with an error rate of 5%. With online learning using WhatsApp shows that there is a correlation between the two variables of 0.776 it shows that there is a correlation between the pretest-posttest, the significance was 0.00 <0.05 then H0 was accepted. It further confirms that there is a significant increase in student learning outcomes before and after using WhatsApp. The results of the analysis and discussion can be concluded that there is an increase in online learning in the era and post-pandemic Covid-19 by using WhatsApp to increase learning motivation.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran online di tengah dan pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester empat Jurusan MPI Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang semester genap tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini adalah 30 mahasiswa. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan paired T-test dengan tingkat kesalahan 5%. Pembelajaran online menggunakan whatsapp menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara kedua variabel sebesar 0,776, hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara pretest-posttest dengan signifikansi 0,00 <0,05 maka H0 diterima. Hasil ini semakin menegaskan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan WhatsApp. Hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pembelajaran online di era dan pasca pandemi Covid-19 dengan menggunakan WhatsApp untuk meningkatkan motivasi belajar.
Inovasi Kurikulum PAI di Madrasah Aliyah Jamilurrahman Yogyakarta
Jumadi Jumadi;
Samsul Susilawati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 02 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v10i02.1274
Madrasah merupakan bagian penting dari identitas yang tinggi nilainya bagi bangsa Indonesia, sehingga umat Islam harus mempertahankannya dan mengembangkan eksistensinya.Madrasah Aliyah Jamilurrahman mampu merespon perubahan secara cepat dan tepat, sehingga bisa mrngembangkan secara berkesinambungan, dibidang kurikulum dan menjadi Madrasah yang unggul. Pada penelitian ini berusaha mengungkap inovasi kurikulum yang dimiliki oleh madrasah aliyah jamilurrohman yang berlokasi di bantul Yogyakarta. Metode yang digunakan berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. oleh itu karena penelitian ini tergolong kualitattif. Hasil dari penelitian ini adalah bahawa madrasah Aliyah Jamilurrahman mampu memadukan kurikulum Madrasah dengan kurikulum tahfidz. Sejatinya kurikulum madrasah sarat dengan muatan agama disamping materi umum. Sehingga output lulusan MA jamilurrohman selain menguasai mataeri dinyah dan umum, juga hafal Alqur’an hingga 30 juz.
INOVASI PENDIDIKAN: KONSEP DASAR, TUJUAN, PRINSIP-PRINSIP DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PAI
J. Nabiel Aha Putra;
Samsul Susilawati;
Akbar A'thoni Elhaq
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 22 No 1 (2021): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/tamaddun.v22i1.2916
Inovasi pendidikan di Indonesia, masih terfokus pada kurikulum yang berubah-ubahhal ini dipengaruhi oleh keadaan politik dan ekonomi. Sehingga, kerancuan penataanpendidikan akan selalu ada dan selalu terpicu. Kondisi pendidikan yang seperti itu, dapatmemicu inovasi yang cukup banyak dan berkembang. Inovasi itu bahkan membuat pendidikakan sulit untuk, melaksanakannya kepada peserta didik. Maka, diperlukan sebuah ketegasandan pembatasan dalam inovasi pendidikan. Sehingga, mampu memberikan dampak yang cukupbaik bagi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, tujuan, prinsip danimplikasinya bagi pendidikan agama Islam. Hasil analisa menunjukkan bahwa, inovasipendidikan harus mempunyai konsep dasar yang kuat. Sehingga tujuan dan prinsipnya akanberkesinambungan dan akan menghasilkan dampak yang baik, dengan menggunakan metodepembiasaan dari pada model konstektual hasil inovasi pendidikan itu. Tentunya akanmewujudkan peserta didik yang dapat mencapai tujuan dari pendidikan di Indonesia, yaitumenjaga amar makruf nahi mungkar dan al-Akhlaq al-Karimah. Implikasi ini, menjadikanpencapaian yang utama dalam pembelajaran pendidikan agama Islam.
Efektivitas Strategi Inkuiri dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik
Thomas Wijaya;
Wahidmurni Wahidmurni;
Samsul Susilawati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3606
Pembelajaran di abad 21 menuntut siswa menguasai berbagai macam keterampilan, salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, perlu adanya proses pembelajaran yang inovatif agar siswa lebih termotivasi dan tertantang dalam proses belajar. Strategi inkuiri merupakan salah satu pembelajaran yang diyakini mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh siswa untuk melatih kemampuan berpikir secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri dan strategi konvensional, dan (2) menjelaskan perbedaan motivasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri dan strategi konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Analisis data melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t) dengan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri lebih baik dari pada siswa yang belajar melalui strategi konvensional, dan (2) motivasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri lebih baik dari pada siswa yang belajar melalui strategi konvensional.
Efektivitas Strategi Inkuiri dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik
Thomas Wijaya;
Wahidmurni Wahidmurni;
Samsul Susilawati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3606
Pembelajaran di abad 21 menuntut siswa menguasai berbagai macam keterampilan, salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, perlu adanya proses pembelajaran yang inovatif agar siswa lebih termotivasi dan tertantang dalam proses belajar. Strategi inkuiri merupakan salah satu pembelajaran yang diyakini mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh siswa untuk melatih kemampuan berpikir secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri dan strategi konvensional, dan (2) menjelaskan perbedaan motivasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri dan strategi konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Analisis data melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t) dengan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri lebih baik dari pada siswa yang belajar melalui strategi konvensional, dan (2) motivasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan strategi inkuiri lebih baik dari pada siswa yang belajar melalui strategi konvensional.
PERAN KEGIATAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTER MANDIRI DAN NASIONALISME
Dahliatus Suadah;
Samsul Susilawati
Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1 No 3 (2022): Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/dsjpips.v1i3.1836
Independent character and nationalism need to be possessed by students, because they are the successors of the nation and will become community leaders in the future. Scouting is one of the activities in schools that has the main task of developing character in students and is an activity that has characteristics to develop the character of students. Focus of the research in this study is how to plan and implement scouting activities in developing independent character and nationalism in MA An-Nur Bululawang. And what is the role of scouting activities in developing independent character and nationalism at MA An-Nur Bululawang. This research was conducted using a qualitative research method of case study type. Data was collected by means of observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the planning process for scouting activities at MA An-Nur Bululawang is carried out through deliberation activities and work meetings carried out by the Ambalan Council with the assistance of the Advisor. The implementation of scouting activities at MA An-Nur Bululawang 60-70% is left to the Ambalan Council. There are many interesting, challenging and educational scouting activities held at MA An-Nur. For the role of scouting activities in growing independent and national character in students namely trough developed activites. Such as leadership activities, wanderings, camps, customizing ceremonies, providing defense and nationality materials and also policies to maintain the identity of the Indonesian nation. Abstrak Karakter mandiri dan nasionalisme perlu dimiliki oleh peserta didik, sebab mereka adalah sosok penerus bangsa dan akan menjadi pemimpin masyarakat di masa yang akan datang. Pramuka menjadi salah satu kegiatan di sekolah yang memiliki tugas pokok untuk mengembangkan karakter dalam diri peserta didik dan menjadi kegiatan yang memiliki ciri khas untuk mengembangkan karakter peserta didik.Adapun fokus penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pramuka dalam menumbuhkembangkan karakter mandiri dan nasionalisme di MA An-Nur Bululawang dan bagaiaman peran kegiatan pramuka dalam menumbuhkembangkan karakter mandiri dan nasionalisme di MA An-Nur Bululawang.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwasanya proses perencanaan kegiatan pramuka di MA An-Nur Bululawang dilaksanakan melalui kegiatan musyawarah ambalan dan rapat kerja yang dilaksanakan oleh Dewan Ambalan dengan dampingan Pembina. Pelaksanaan kegiatan pramuka di MA An-Nur Bululawang 60-70 % diserahkan kepada Dewan Ambalan.Terdapat banyak kegiatan pramuka yang menarik, menantang dan edukatif yang di laksanakan di MA An-Nur.Adapun peran kegiatan pramuka dalam menumbuhkan karakter mandiri dan nasionalisme dalam diri peserta didik yakni melalui kegiatan-kegiatan yang dikembangkan.Seperti kegiatan latihan kepemimpinan, pengembaraan, perkemahan, pembiasaan upacara, pemberian materi pertahanan dan kebangsaan dan juga kebijakan untuk menjaga identitas bangsa Indonesia.
Development of Islamic Religious Education Learning in Forming Moderate Muslims
A. Fatah Yasin;
Abdulloh Chakim;
Samsul Susilawati;
Suaib H. Muhammad
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2023): Islamic Education Innovation
Publisher : Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Institut KH. Abdul Chalim Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/tijie.v4i1.227
This study aims to examine the implementation of moderate Islamic values in PAI learning amidst the COVID-19 pandemic at Islamic universities. The implementation of moderate Islamic values in PAI learning during the covid-19 pandemic was carried out online using WhatsApp group media, YouTube. Online media is one of the forums used by lecturers and students to implement moderate Islamic values in PAI learning. The method used in this research is qualitative method. Data was collected through observation, interviews, and documentation with descriptive-analytic analysis techniques. Research informants are PAI Lecturers, Students. The study was conducted in the even semester of 2020/2021 in January-June 2021 during the COVID-19 pandemic. The results of the study are that: (1) during the covid-19 pandemic the process of implementing moderate Islamic values (wasathiyah) about al-adl (justice), al-tawazun (balance), and al-tasamuh (tolerance) has been good and stable. takes place in PAI learning by using online, 2) Implementation of PAI learning by using online learning media WhatsApp, youtube increases the cognitive, affective aspects of students about Islamic moderation values. (3) the success of inculcating moderate Islamic values is reflected in the results of the evaluation of student learning and behavior in the good category in the Department of Islamic Education, Faculty of Tarbiyah Sciences (FITK) State Islamic University of Malang.
Instillation Of Character Values Through Peat Music Gambus at Islamic Boarding School al-Qurán al-Falah Cicalengka Bandung
Rifki Nasrul Hakim;
Fitria Rahma Ramadhani;
Samsul Susilawati
Educan : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2023): Evaluation of Islamic Education Learning
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/educan.v7i1.9298
One of the arts in the field of music which is called gambus is one of the arts that can be used as a tool in the struggle for da'wah because in this art Islamic values can be included through the choice of poetry, the chosen intonation, and the composition of the notes. All parts that are included in the art particle play a very important role in this art, both in the world of da'wah and the world of art. In the Islamic community, gambus music can be easily accepted because this work of art has Islamic content and can also increase the level of a servant's love for his god.The type of research used in this writing is an assessment with a qualitative descriptive method using data collection methods through observation, interviews and documentation. By means of analysis, namely reducing the data obtained in the field and then presenting it in the form of a narrative which will finally draw conclusions from the data in the field. The results of this study indicate: (1) The background of gambus music at the Al-Qur'an Al-Falah Islamic Boarding School is to maintain the existence of Islamic art which is starting to fade, then the students are equipped and instilled with a sense of love for Islamic art, especially gambus music. (2) Living Islamic religious values through Gambus music at the Al-Qur'an Al-Falah Islamic Boarding School is quite optimal, this is evidenced by the holding of gambus music at the Al-Qur'an Al-Falah Islamic Boarding School the students are equipped to instill the love for Islamic art, especially stringed music, is then recited and internalized from every verse learned. Because from each content of the poem there are messages about maddah poetry (praise to the prophet), munajat poetry (prayer) and mahabbah poetry (love). (3) The impact of gambus music is very positive on the students. This is evidenced by the results of the research, namely the gambus music activity program aims to channel interests, talents and develop the potential of the students to increase intelligence and become students with chaaracter.