p-Index From 2021 - 2026
16.212
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Fitopatologi Indonesia Jurnal Siasat Bisnis JOURNAL TEKNIK SIPIL DAN INFRASTRUKTUR Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Agrikultura Microbiology Indonesia Journal of Tropical Soils AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Buletin Palawija Biotropika Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah MTG Jurnal RISET Geologi dan Pertambangan LINK Jurnal Riset Kesehatan AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Journal of Agromedicine and Medical Sciences RECHTSTAAT Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman REFLEKSI EDUKATIKA JKG (Jurnal Keperawatan Global) Buletin Perpustakaan Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education JLBG (Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi) (Journal of Environment and Geological Hazards) AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan INTERNATIONAL JOURNAL ON LANGUAGE, RESEARCH AND EDUCATION STUDIES Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Taman Vokasi Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya MODELING: Jurnal Program Studi PGMI al-Uqud : Journal of Islamic Economics LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Al-Hayat: Journal of Islamic Education Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Tropical Crop Science GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA Jurnal Ecolab Journal Analytica Islamica Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Jurnal Basicedu Jurnal Pengembangan Wiraswasta Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Seminar Nasional Lahan Suboptimal JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia International Journal for Educational and Vocational Studies Dentin Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jaringan Laboratorium Medis RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Jurnal Teknologi dan Riset Terapan (JATRA) Anaphora: Journal of Language. Literary and Cultural Studies Buletin Palawija International Journal of Business, Humanities, Education and Social Sciences (IJBHES) UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Jurnal Elektra EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences FORUM PAEDAGOGIK Intervensi Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Didaktika: Jurnal Kependidikan jurnal dikdas bantara Waraqat : Jurnal Ilmu_Ilmu Keislaman Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Fitrah: Journal of Islamic Education Ilomata International Journal of Social Science Sylva: Jurnal Ilmu-ilmu Kehutanan TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan Proceeding Biology Education Conference Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Journal Evaluation in Education (JEE) Proceeding International Seminar of Islamic Studies Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Journal of General Education and Humanities AL-ARKHABIIL: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Basicedu Mahir : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Konseling Pendidikan Islam Cendekia Inovatif Dan Berbudaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora Jurnal Komprehenshif Journal of Social Work and Science Education EDUKASI Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

COMPARATIVE VALUE OF OHI-S INDEX BETWEEN WATER USERS OF EX-COAL MINING WATER AND TAP WATER Widodo Widodo; Firda Aristia; Rosihan Adhani
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v3i1.4607

Abstract

Background: Ex-coal mining water is water that contains low pH of 4.31 and high dissolved metal concentration, such as iron (Fe) 2,335 mg/l and manganese (Mn) 10,982 mg / l. Low pH and high metal content in ex-coal mining excavation water can cause some effects if used to brush teeth for long period of time. It can cause dental disease and also affect OHI-S to turn bad. Objective: To analyze the comparison of OHI-S index values between the worker who used ex-coal mining water and tap water at PT. Rahmat Barajaya Utama. Methods and materials: This research was observational analytic study with cross-sectional approach, using simple random sampling technique, consisted of two groups. Each sample consisted of 30 workers who use excoal mining excavation water and 30 workers who use tap water. The total of 60 people as samples were examined using Green and Vermillion’s OHI-S index. Results: Result of data analysis with Mann Whitney test at p = 0,000, where α value was 0,05. Thus, p> α, ie 0,000> 0.05. Conclusion: The OHI-S index of workers who use ex-coal mining water is worse than those who use tap water at PT. Rahmat Barajaya Utama.
ANGKA KEJADIAN DIATEMA SENTRAL PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DISERTAI KEBIASAAN MENGHISAP IBU JARI Rizki Hadi; Rosihan Adhani; Widodo Widodo
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v1i2.569

Abstract

ABSTRACT  Finger sucking habit is oral habbit most common, the incidence of finger sucking habit is reported at between 13% to 100%. According Muthu and Sivakumar prevalence of this practice decreases with age, especially at the age of 3.5-4 years. The central diastema is a malocclusion that often appear with the characteristic form of a gap that exists between the maxillary central incisor. This study aims to calculate the incidence of children with special needs as thumb-sucking, calculate the incidence of central diastema on boys and girls with special needs children and large knowing the incidence of central diastema at the age of children with special needs. This study was a descriptive study by total sampling metode. The population in this study were students SDLB C Dharma Wanita Banjarmasin. The results showed 34 (53.96%) children who had a central diastema with 14 men, 20 women and 29 people who did not have a central diastema of a total of 63 students were examined. The habit of thumb sucking 28 people (44.44%).The central diastema thumb sucking habit with no male 11 people (17.46%) and 9 women (14.29%). The incidence of central diastema by age 6-8 years who had a central diastema as many as 15 (44.12%), 9-10 years who had diastema as many as 8 (23.53%), 11-14 years old who have a diastema as many as 11 (32 , 35%) of the total of 34 (53,96%). Thumb sucking by age found that children aged 6-8 years who had a habit of thumb sucking has 9 children (32.15%), 9-10 years amounted to 8 children (28.57%), 11-14 years amounted to 11 children (39.28%) of the total of 28 children.  Keyword:Central Diastema, With Special Needs, Thumb Sucking ABSTRAK  Kebiasaan menghisap jari merupakan oral habbit yang paling sering terjadi, insidensi kebiasaan menghisap jari dilaporkan mencapai antara 13% sampai 100%. Menurut Muthu dan Sivakumar prevalensi kebiasaan ini menurun seiring pertambahan usia, terutama pada usia 3,5-4 tahun. Diastema sentral merupakan suatu maloklusi yang sering muncul dengan ciri khas berupa celah yang terdapat diantara insisif sentral rahang atas.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung angka kejadian anak berkebutuhan khusus menghisap ibu jari, menghitung angka kejadian diastema sentral pada siswa laki-laki dan perempuan pada anak berkebutuhan khusus dan mengetahui besar angka kejadian diastema sentral pada usia anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi SDLB C Dharma Wanita Banjarmasin. Hasil penelitian didapatkan 34 orang anak (53,96%) yang memiliki diastema sentral dengan 14 laki-laki, 20 perempuan dan 29 orang yang tidak memiliki diastema sentral dari total 63 siswa yang diperiksa. Kebiasaan menghisap ibu jari sebanyak 28 orang (44,44%). Diastema sentral disertai kebiasaan menghisap ibu jari laki-laki sebanyak 11 orang (17,46%) dan perempuan sebanyak 9 orang (14,29%). Angka kejadian diastema sentral berdasarkan umur 6-8 tahun yang memiliki diastema sentral sebanyak 15 (44,12%), 9-10 tahun yang memilki diastema sebanyak 8 (23,53%) , 11-14 tahun yang memiliki diastema sebanyak 11 (32,35%) dari total 34  orang (100%). Menghisap ibu jari berdasarkan umur didapatkan anak yang berumur 6-8 tahun yang memiliki kebiasaan menghisap ibu jari berjumlah 9 anak (32,15%) , 9-10 tahun berjumlah 8 anak (28,57%), 11-14 tahun berjumlah 11 anak (39,28%) dari total 28 anak.  Kata-kata kunci: Diastema Sentral, Anak Berkebutuhan Khusus, Menghisap Ibu Jari
PERBANDINGAN DAYA LENTING PEGAS JARI DENGAN DIAMETER KAWAT 0,5 mm dan 0,6 mm PADA ALAT ORTODONTI LEPASAN Dinie Muthia Iflah; Diana Wibowo; Widodo Widodo
Dentino : Jurnal Kedokteran Gigi Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : FKG Unlam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dentino.v2i1.2597

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pegas jari merupakan pegas yang dapat menggerakkan gigi anterior ke arah mesial atau ke arah distal. Gaya yang diberikan dalam perawatan ortodonti tidak boleh melebihi tekanan darah kapiler yaitu 20-25 gr/cm2, jika lebih dari itu maka dapat terjadi nekrosis pada jaringan sekitar. Untuk menggerakan gigi yang berakar tunggal diperlukan kekuatan antara 25-40 gram, kekuatan dibawah dari 25 gram tidak memungkinkan terjadinya pergerakan gigi dalam waktu yang optimal, sedangkan kekuatan yang besar diatas 40 gram akan dapat mengakibatkan kerusakan jaringan periodontal dan akan menimbulkan rasa sakit yang berlebihan. Tujuan: untuk mengetahui perbandingan daya lenting pegas jari antara diameter kawat 0,5 mm dengan 0,6 mm pada alat ortodonti lepasan. Metode: Jenis penelitian ini merupakan pre- experimental dengan metode one- shot case study menggunakan simple random sampling, terdiri dari 2 kelompok perlakuan dengan diameter kawat 0,5 mm dan dengan diamter kawat 0,6 mm, masing-masing sampel diaktivasi sebanyak 3 mm kemudian dilakukan pengukuran daya lenting yang dihasilkan dengan menggunkan gauge force meter. Hasil: Rata-rata daya lenting yang dihasilkan dari sampel pegas jari diameter kawat 0,5 mm (70gr/mm²), dan rata-rata daya lenting yang dihasilkan dari sampel pegas jari diameter kawat 0,6 mm (129,6 gr/mm²). Hasil uji independen T-test menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara pegas jari dengan diameter kawat 0,5 mm dan 0,6 mm. Kesimpulan: Pegas jari dengan diameter kawat 0,5 mm lebih efektif digunakan karna daya yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan dengan diameter kawat 0,6 mm.
Optimum Concentration of Glucose and Orange II for Growth and Decolorization of Orange II by Enterococcus faecalis ID6017 under Static Culture V. IRENE MEITINIARTI; ENDANG S. SOETARTO; EKO SUGIHARTO; KRIS HERAWAN TIMOTIUS
Microbiology Indonesia Vol. 2 No. 2 (2008): August 2008
Publisher : Indonesian Society for microbiology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.255 KB) | DOI: 10.5454/mi.2.2.5

Abstract

Growth and decolorization performance of bacterial grown on azodyes-containing-medium is influenced by various concentrations of carbon sources and azodyes. The optimum level of glucose and Orange II concentration for growth and Orange II decolorization by Enterococcus faecalis ID6017 are reported in this paper. The experiments were carried out in liquid static culture as batch experiments. Glucose and Orange II concentrations used in these experiments were 0.45, 0.90, 1.80 g l-1, and 40, 80, 120 mg l-1, respectively. The specific growth rate and decolorization rate of Orange II by E. faecalis were highest on the medium which contained at least 0.90 g l-1 glucose. It is necessary to note that glucose above 0.90 g l-1 gave no significant difference. On the medium containing 0.90 g l-1 glucose and 80 mg l-1 Orange II, E. faecalis grew with the highest specific growth rate (0.28 h-1) and Orange II decolorization rate (0.47 h-1). The maximum specific growth rate of biomass (μmax) and the halfsaturation coefficient (KS) under optimal conditions were 0.25 h-1 and 1.5 g.l-1, respectively. The kinetics of decolorization indicated that the process followed first order kinetics with respect to the initial concentration of Orange II. The inhibition constant (KI) was found to be 750 mg l-1 Orange II, indicating that Orange II concentration at e” 750 mg l-1 would inhibit bacterial growth to decolorize Orange II..
APLIKASI TEKNOLOGI BIOPELET LIMBAH KOPI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DALAM RANGKA PENGEMBANGAN DESA MANDIRI ENERGI DI DESA JATIROKE KAWASAN SEKITAR HUTAN PENDIDIKAN GUNUNG GEULIS ITB Anne Hadiyane; Alfi Rumidatul; Yayat Hidayat
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9536

Abstract

Abstract. The utilization of coffee skin waste is still a problem faced by members of farmer groups in Jatiroke Village, Jatinangor District, Sumedang Regency, West Java Province. The solution provided to address the problems of partners in the form of the application of biopelet making technology in the processing of coffee waste in the context of developing energy independent villages. The service activity program is carried out in four stages, namely a) Identification of problems; b) Program socialization; c) Education and training programs; and d) Monitoring and evaluation. The activities carried out with the Gunung Geulis coffee farmers group are a) Information program socialization; b) Training and mentoring the process of processing and making biopelet from coffee waste and c) monitoring and evaluating each phase of the activity. The results obtained after this activity is the achievement of increased knowledge and skills of Gunung Geulis coffee farmers in processing coffee waste into biopelet as an environmentally friendly alternative energy source.             Abstrak. Pemanfaatan limbah kulit kopi masih menjadi permasalahan yang dihadapi anggota kelompok tani di Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat. Solusi yang diberikan untuk menjawab permasalahan mitra berupa penerapan teknologi pembuatan biopelet pada proses pengolahan limbah kopi dalam rangka pengembangan desa mandiri energi. Program kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam empat tahapan, yakni a) Indentifikasi masalah; b) Sosialisasi program; c) Program penyuluhan dan pelatihan; dan d) Monitoring dan evaluasi. Kegiatan yang dilaksanakan dengan kelompok petani kopi Gunung Geulis yakni: a) Sosialisasi program kegiatan; b) Pelatihan dan pendampingan proses pengolahan dan pembuatan biopelet dari limbah kopi dan c) monitoring dan evaluasi setiap tahapan kegiatan. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini adalah tercapainya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani kopi Gunung Geulis dalam mengolah limbah kopi menjadi biopelet sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
DETEKSI DINI GANGGUAN FUNGSI GINJAL PADA PENDERITA HIPERTENSI WARGA MASYARAKAT DESA BRINGIN Widodo Widodo; Surati Surati; Djoko Priyatno; Kuntjoro Adipurjanto; Febry Risdhiyatama F; Nugroho Aji Santoso
Jurnal LINK Vol 15, No 2 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.571 KB) | DOI: 10.31983/link.v15i2.5109

Abstract

Pengabdian masyarakat (pengabmas) merupakan salah satu dari kegiatan tridarma perguruan tinggi yang dilaksanakan Poltekkes Kemenkes Semarang untuk meningkatkan peran serta poltekkes dalam mewujudkan masyarakat yang sadar akan kesehatan sekaligus mengaplikasikan pengetahuan untuk diterapkan dalam masyarakat sehingga masyarakat lebih memahami pentinggnya kesehatan, kegiatan pengabmas dilakukan di Desa Gentan Dusun Turko Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang pada tanggal 18 Oktober 2018 dengan jumlah peserta pengabmas sebanyak 56 orang yang merupakan daerah binaan Poltekkes Kemenkes Semarang, dengan pemeriksaan faal ginjal, glukosa darah, protein urin dan glukosa urin, hasil pemeriksaan dari 56 peserta untuk asam urat normal semua, gula darah 98,2% normal dan 1,8% tidak normal. Fungsi ginjal dari semua peserta pengabmas dalam keadaan baik, program posyandu lansia memberikan manfaat bagi peserta pengabmas.
COMPARATIVE EXAMINATION OF CONVENTIONAL DIRECT SPUTUM AND INDIRECT SEDIMENTATION ON CYTOSPIN TUBERCULOSIS PATIENT SPUTUM SAMPLES Widodo Widodo; Devi Etivia Purlinda; Ahmad Riadi
Jurnal Riset Kesehatan Vol 11, No 1 (2022): MAY 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrk.v11i1.8406

Abstract

Microscopic examination of sputum using the Ziehl-Neelsen stain is the gold standard for Tuberculosis (TB), but it must be performed by experts with special skills. The purpose of this study is to accelerate the determination of the microscopic results using the Ziehl-Neelsen stain. This research is an experimental method in which the test sample is treated and the sputum sample is controlled with up to 25 samples. The method development is very important to increase the sensitivity and specificity of the results of TB examination using microscopes. This observation shows that the indirect cytospin method has a narrower reading range on a circle with a diameter of only 7 mm, making it easier for a bacterial count compared to the traditional direct method with a size of 2 x 3 cm oval shape. The results of the microscopic examination were 21 positive specimens and 4 negative specimens. Mycobacterium tuberculosis with Ziehl-Neelsen staining gave the same results with a sensitivity and specificity of 100%.
Humoral Response to Anopheles maculatus and Anopheles sundaicus Salivary Gland Proteins Yunita Armiyanti; Widodo widodo; Loeki Enggar Fitri; Teguh Wahju Sardjono
Journal of Agromedicine and Medical Sciences Vol 3 No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Medicine, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ams.v3i2.5071

Abstract

The salivary gland of female Anopheles mosquito has important role in malaria transmission by salivary proteins that enhancing Plasmodium transmission. The mosquito saliva contains vasomodulatory and immunomodulatory components that inhibit the physiological response of the host. Therefore, the pathogen infects the host without any resistance. The salivary proteins also induce the production of antibody IgG in the host after exposed by the Anopheles mosquito bites repeatedly. This study aims to measured the antibody response of inhabitants living in malaria endemic areas (Kalirejo viilages, Kokap, Kulonprogo) to salivary gland proteins of An. maculatus and An.sundaicus. The level of antibody response was measured by ELISA and analyzed with T test or Anova test for normal distribution of data and Mann Whitney test or Kruskal Wallis test for the data were not normally distributed. The result showed that the level of anti-salivary gland homogenate IgG from sera of people living in malaria endemic area was significantly higher than people living in non-malaria endemic area and negative control (p<0.05). Sera from inhabitants living in Kalirejo village showed that the level of antibody response to both salivary gland homogenate of An.sundaicus and An.maculatus were not significantly different (p<0.05). It was concluded that exposure to An.maculatus and An.sundaicus bites repeatedly could trigger the production of anti-salivary gland proteins IgG antibodies that recognized antigenic proteins from the salivary glands.
PERBANDINGAN SKOR INDEKS PLAK SEBELUM DAN SESUDAH BERKUMUR DENGAN AIR REBUSAN DAUN SIRIH (Piper betle L) PADA IBU HAMIL. Tinjauan Pada Ibu Hamil di Puskesmas Sungai Jingah Kota Banjarmasin Siti Fatimah; Widodo Widodo; Rosihan Adhani
Dentin Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBackground: The most common disease of oral health that is experienced by Indonesians, including pregnant women, is caries and periodontal disease. The effect of hormonal changes on expectant mothers can affect oral health. Caries and periodontal disease are caused by the interaction between bacteria and plaque. Plaque can be controlled mechanically and chemically with mouthwash. A lot of mouthwashes made of herbs that have antibacterial efficacy with minimum side effects have been largely produced lately, one example is mouthwash made of betel leaves. Chemical component in a betel leaf is antiseptic because it contains essential oil. Purpose The objective of this research is to identify the differences of plaque index score of pregnant women before and after they gargle with stewed water of betel’s leaves in Sungai Jingah Health Center, Banjarmasin. Methods: This research is quasi experimental of cross-sectional with pre-posttest with control group design. The subject of this research consists of 70 pregnant women, in which 35 are included into treatment group and the other 35 are included into control group. Results: The result of the research shows a decrease in average of treatment group (the first average is 3.5 and the inal average is 2.0). The result of paired-sample T test gets significance (p)=0.001 shows a meaningful difference. Conclusion: Based on the research that has been conducted, it can be concluded that there is a difference of plaque index score before and after they gargle with stewed water of betel’s leaves. Keywords: Index plaque, stewed water of betel’s leaves, pregnant women.  ABSTRAKLatar Belakang: Penyakit gigi dan mulut yang paling banyak dialami penduduk Indonesia, termasuk ibu hamil adalah karies dan penyakit periodontal. Perubahan hormon pada ibu hamil dapat mengganggu keseimbangan komposisi mikroba didalam rongga mulut yang berpengaruh terhadap pembentukan plak. Karies dan penyakit periodontal disebabkan adanya interaksi antara bakteri dalam plak dengan jaringan rongga mulut. Plak dapat dikontrol secara mekanik dan kimiawi menggunakan obat kumur. Saat ini banyak dikembangkan obat kumur dengan bahan tanaman obat yang mempunyai khasiat antibakteri dengan efek samping yang minimal, yaitu obat kumur dari tumbuhan herbal seperti daun sirih. Daun sirih hijau bersifat antiseptik karena mengandung minyak atsiri. Tujuan: Mengetahui perbandingan skor indeks plak sebelum dan sesudah berkumur dengan air rebusan daun sirih pada ibu hamil di Puskesmas Sungai Jingah Banjarmasin. Metode: Quasi experimental secara cross-sectional dengan rancangan pre-posttest with control group design. Subjek penelitian terdiri dari 70 ibu hamil, yaitu 35 kelompok perlakuan dan 35 kelompok kontrol.Hasil:Hasil penelitian menunjukkan penurunan rerata pada kelompok perlakuan (rerata awal 3,5 dan rerata akhir 2,0. Hasil uji T berpasangan didapatkan signifikansi(p)=0,001 menunjukkan perbedaan bermakna.Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat perbedaan skor indeks plak sebelum dan sesudah berkumur dengan air rebusan daun sirih pada ibu hamil.  Kata-kata kunci: Indeks plak, air rebusan daun sirih, ibu hamil
PERBANDINGAN INDEKS KARIES BERDASARKAN PARAMETER KIMIAWI AIR SUNGAI DAN AIR PDAM PADA LAHAN BASAH BANJARMASIN Nadia Nadia; Widodo Widodo; Isnur Hatta
Dentin Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT      Background: The people in the wetlands area of Kuin Banjarmasin mostly still use river water to brush their teeth. Based on water chemical parameters which are pH, fluorine and calcium, wetlands water is not feasible to be used for toothbrushing, because it can cause dental caries. Purpose: To analyze the comparison of dental caries index on seventh grade students of SMPN 15 Banjarmasin who brushed their teeth using river water and PDAM water in Kuin Banjarmasin based on chemical parameters. Methods: This research use analytic observational method with cross sectional approach. Respondents and samples were taken by simple random sampling technique, the respondents were 136 students divided into 2 groups: 68 students who brushed their teeth using river water and 68 students who brushed their teeth using PDAM water. Sample of river water and PDAM water is taken according to student's address. Results: The Mann-Whitney test in students who brushed their teeth using river water and PDAM water obtained p = 0,000 (p <0.05), the results showed that there was a significant difference in students who brushed their teeth using river water and PDAM water. Conclusion: The caries index of students who brush their teeth using river water is higher than students who brush their teeth using PDAM water. ABSTRAKLatar belakang: Masyarakat yang berada di lahan basah Kecamatan Kuin Banjarmasin sebagian besar masih menggunakan air sungai untuk menyikat gigi. Berdasarkan kandungan parameter kimiawi air yaitu pH, fluor dan kalsium, karakteristik air sungai lahan basah tidak layak digunakan untuk menyikat gigi, karena dapat menyebabkan terjadinya karies. Tujuan: Menganalisis perbandingan indeks karies pada murid kelas 1 SMPN 15 Banjarmasin yang menyikat gigi menggunakan air sungai dan air PDAM pada lahan basah di Kecamatan Kuin Banjarmasin berdasarkan parameter kimiawi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden dan sampel diambil dengan teknik simple random sampling, besar responden sebanyak 136 murid yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 68 murid yang menyikat gigi menggunakan air sungai dan 68 murid yang menyikat gigi menggunakan air PDAM. Sampel air sungai dan air PDAM diambil sesuai alamat murid tinggal. Hasil:  Uji Mann-Whitney  pada murid yang menyikat gigi menggunakan air sungai dan air PDAM didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05), hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada murid yang menyikat gigi menggunakan air sungai dan air PDAM. Kesimpulan: Indeks karies murid yang menyikat gigi menggunakan air sungai lebih tinggi dibandingkan murid yang menyikat gigi menggunakan air PDAM.
Co-Authors Aam Slamet Rusydiana, Aam Slamet Aang Andi Kuswandi Abdul Aziz Rusman Abdullah Sajidin Abdurahman . Abdurahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abulija Maskarai Achyar Zein Achyar Zein Adah Adah Ade Muhammad Ritonga Ade Wachjar Adib Muntasir Adinda Alvina Wahyuni Aditya Kurniawan Adlan Adlan Agung Nirwana Ahmad Afandi Ahmad Nurasa Ahmad Riadi Ahmad Zaky Ahmad Zaky, Ahmad Aisyah, Popy Siti Albarad, Annisa Salsabilla Alfi Rumidatul Amar Makruf Amiruddin Siahaan Andi Abdul Hanafi Andriani, Rini Dewi Anggina, Asih Anindya Putri Permatasari Anja Sugiarti Anjai Lasri Limbong Anne Hadiyane Annisa Faradila Annisa Fyona April Lidan Ari Wibowo Arief Dharmawan, Arief Arif Bintoro Johan Arif Rahman Aziz Arsini, Yenti Arya Prandana Asrafi Asrafi Asvic Helida, Asvic Atra Romeida Ayu Anggraini Ayustin, Syukri Azzahra Azura Mahyuliza Sembiring Bayu Suwitono Bayyinah Bayyinah Bela Yunita Belia Elgasari Benny Haddli Irawan Benny Haddli Irawan Bismar Sibuea Bonjok Istiaji Budianti, Yusnaili Budiman Budiman Cahaya Cahaya Candra Wijaya, Candra Chusniati Dhonny Damanik, Muhammad Zein Damanik, Nurmalia Dana Chitra Maida Dasa Syawal Syahputra Debby Saputera, Debby Debi Mifthaul Khair Harahab Dede Asiah Dede Sulaeman, Dede Desfita, Vivi Devi Etivia Purlinda Devi Etivia Purlinda Dewi, Sufina Diah Retno Panuju Diana Wibowo Dinda Emmy Gusti Sofhia Dinie Muthia Iflah Djoko Priyatno Dongoran, Irham Dotti Suryati Dwita Ulandari Dwy Jaya Maria Ulfah E. Srihayu Harsanti Eddy Sigit Sutarta Edhi Martono Edi Saputra Edi Saputra Edi Susilo Elfidayati Elfidayati Elis Holisoh Elly Karlina ENDANG S. SOETARTO Etin Safitri Fachruddin Azmi Fachruddin Azmi Fatkhur Rohman Fauziah Nasution Febry Risdhiyatama F Fedia Restu Feri Zal Fian Triadi Firda Aristia Fitri, Mutia Fitria Ihsanti Fredy Lala Gunawan Gunawan Gusti Gina Permata Sari H. A. Sudibyakto Hadar Putra Daulay Hadiat Hadiat Halimah Sa&#039;diyah Hasan Asari Hasan Hamzah Lubis Hasibuan, Herdiansyah Hasibuan, Syahrial Parlindungan Hasril Hasan Siregar Hatta, Isnur Helma Fitri Hendra Grandis Henny Syafriana Nasution Hermawati Cahyaningrum Herwina Azhabi HESTI PUJIwATI Hidayat Pawitan Hidayat Pawitan HIMAWAN BAYU AJI Husni Fachri I Gusti Ayu Widyastiti I Gusti Bagus Wiksuana I Made Sutha Negara Ichrom Nahzi, Muhammad Yanuar Ihsan Saputra Imas Masitoh Imron Rosadi Indradewa, Rhian Intan Kumalasari Ipah Karomah Irfan Afandi Irsyad Khoerul Imam ISNAWATI Isnawati Isnawati Isnawati Isnawati Isnawati Ita Wijayanti James Siregar Jenal Abidin Juliani Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi kader munir Kamila Soraya Karna Wijaya Karo, Tiy Kusmarabbi Khairawani Luthfi Khairul Anwar Khairul Saleh Kisey Bina Habehaan Kris Herawan Timotius Kukuh Murtilaksono Kukuh Murtilaksono Kuntjoro Adipurjanto Kusnendi, Faizal Shofwan Kustiana, Dinda Putri Lahmuddin Lubis Lubis Lahmudin Lubis Lahmudin Lubis Laras Sitoayu Latief Mahir Rachman Lenny Octaviani Tanu Lensari, Delfy Lina Siti Maryamah Loeki Enggar Fitri Lubis , Lahmuddin Lubis, Aulia Muflih Lubis, Hernawan Syahputra Lubis, Septi Aulia M. Arif Yusuf M. Fajri Syahroni Siregar M. Julkarnain Makmur Syukri Manalu, Sri Rahmayani MANURUNG, PURBATUA Marwan Sufri Mayurida Mayurida Meisari, Meisari Mely Nadia Mesiono, Mesiono Mesran, Mesran Mhd Noor Sitorus Mohamad Yudiyanto Muhammad Armansyah Muhammad Gian Gianggi Pratama Muhammad Ismail Muhammad Riduan Harahap Muhammad Rifki Al Asy’ari Muhammad Yoga Arie Yunanto Muhimmatul Husna Munardi, Benny Munir, Kader Mutawalli, Mahdhurul Nadia Nadia Nadila, Olga Rizki Nahar, Syamsu Naik Sinukaban Naik Sinukaban Nanik Setyowati Nasution, Zulkipli Naufal A Prasetyo Nefi Damayanti, Nefi Nefi Darmayanti Neliwati Neng Nurcahyati Sinulingga Nina Siti S Siregar Nina Siti Salmaniah Siregar Ninda Sahriyani Nugraha, Nandang Jamiat Nugroho Aji Santoso Nunzairina Nunzairina Nunzairina, Nunzairina Nurhafizah Simamora Nurhayati Harahap Nurkholidah Nurkholidah Nurkholidah Nurkholidah, Nurkholidah Nurmaida Irawani Siregar Nurman Hasibuan Nurman Pamungkas Nurul Laili Arifin Nurussakinah Daulay Nurussakinah Daulay Daulay Nurwijayanti Omo Rusdiana Oteng Haridjaja Pandu Rana Yudhisi Pardede, Ficki Padli Pasaribu, Putri Dirgahayu Pelita, Della Peri Ramdani Pipin Pitriyani Prima Oktora Pulungan, Abdul Salam Purwana Satriyo Putri Mayang Sari, Putri Mayang Rahma Zakia Rahmadi Ali Rahman Hakim Rahmawati Rahmawati Rahmayani, Siti Rama Aditya Ramadhani, Yulia R Rambe, Fitri Adika Ramadona Ratri Nurina Widyanti Reza Aulia Ridwansyah, Iwan Rini Indah Sari Riski Ramazayandi Rismalinda, Ajeng Sri Rizki Ananda Putri Rizki Hadi Rohman, Fatkhur Romat Efendi Sipahutar, Mardianto, Wahyudin Nur Nasution Rony Haendra R.F Rosihan Adhani, Rosihan Rusdian Noor Dermawan Rusydi Ananda Said Alwi Salim Salim Sari Rahmita Selamat Pasaribu, Selamat Sembiring, Azura Mahyuliza Septi Aulia Lubis Setiawan, Daryanto Shella Febrita Puteri Utomo Sigit Sudjatmiko Siregar, Ayu Rahmawati SITI FATIMAH Siti Hawa Lubis Siti Kholilah Siregar Siti Rianti Rizki Utami Sitorus, Zuraini Slamet PH Soleha, Okta Sabrina Solihah Sari Rahayu SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Sriati Sriati, Sriati Sudarsono Sugeng Heri Suseno Suhendri Suhendri Sumardino Sumardino Sunan Aswin Supijatno Surati Surati Suria Darma Tarigan Suroso suroso Suryo Wiyono Susilo, Dwi Amalia Suswanto Suswanto, Suswanto Syachroni, Sasua Hustati Syafira, Rika Syahruddin, Irwan Syamsu Nahar Syarifah Mahmuda Syaukani Syaukani Syawal Fahmi Tarisa, Cut Taufik Hidayat Teguh Wahju Sardjono Tika Widiastuti Tri Rifai Alam Tusyadiah, Nur Halima Ulpah Nupusiah uryadin uryadin Usiono Usiono Uswatun Hasanah Verry Hendarto Merdeko Utomo Vincentia Irene Meitiniarti Vinsen Willi Wardhana Wagiman Manik Wahyu Hidayat Wahyudin Nur Nasution Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Wanda Hafnizah Willy Bayuardi Willy Hermawan Witjaksana Darmosarkoro Yahya Fakuara Yani Mulyani Yogantara Yogantara Yogaswara, Dody Yolanda, Sinta Yudi Hidayat Yudi Saputra Yuningsih, Lulu Yunita Armiyanti Yusnaili Budianti Yusnita Yusnita Yusuf Hadijaya Zainal Muktamar Zulfahmi Hasibuan Zulham Effendi Zulpadlan Zulpadlan