p-Index From 2021 - 2026
15.002
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Educational Studies JURNAL KONFIKS IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Eralingua : Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra IJoLE: International Journal of Language Education Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Applied Health Management and Technology SOSCIED INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Didaktika: Jurnal Kependidikan PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Sinestesia International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal Kolaboratif Sains Al-Fashahah: Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Wen Chuang: Journal of Foreign Language Studies, Linguistics, Education, Literatures, Cultures, and Sinology WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat BHAKTI PERSADA Jurnal Aplikasi IPTEKS (Journal of Applied Sciences and Technology) Phonologie : Journal of Language and Literature Al Lughawiyaat TAKSONOMI INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Al-Irsyad: Journal of Education Science Indonesian Research Journal on Education IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat TAUJIH: Jurnal Pendidikan Islam Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Amal Pendidikan Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Teumulong: Journal of Community Service Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JHP2M) Academic : Journal of Social and Educational Studies E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Multidisciplinary Indonesian Center Journal Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ilmu Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN NEBULIZER UNTUK MENURUNKAN SESAK NAPAS PADA PASIEN ASMA DI RS. Dr TADJUDDIN CHALID MAKASSAR Saini, Sukma; Dalle, Ambo; Junaidi
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14 No 2 (2023): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Sistem pernapasan manusia adalah sistem yang bertugas mengangkut oksigen dari udara luar ke jaringan tubuh dan mengeluarkan karbondioksida melalui paru-paru. Asma merupakan penyebab kematian nomor sepuluh di Indonesia. Meskipun asma adalah penyakit yang dapat dicegah, penyakit ini dapat mematikan. Untuk serangan asma, pengobatan yang paling cocok adalah pemebrian nebulizer nebulizer, yang merupakan pilihan terbaik untuk peradangan, terutama pada penderita asma. Tujuan: Untuk mengetahui tentang gambaran efektivitas penggunaan nebulizer untuk menurunkan sesak nafas pada pasien Asma Bronkhial di RS. Dr. Tajuddin Chalid Makassar. Metode: Penelitian deskriptif adalah jenis penelitian ilmiah ini. Yaitu menggambarkan bagaimana terapi nebulizer menurunkan sesak napas pada pasien asma bronkhial di RS.Dr.Tadjuddin Chalid Makassar. Hasil: Karekteristik responden dari 30 orang berdasarkan umur menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 35-64 tahun, sebagian besar yang berpendidikan SMA, dan sebagian besar responden yang efektif menggunakan nebulizer.
KONSUMSI ROKOK PADA ANAK DI BAWAH UMUR DI TINJAU DARI PERSPEKTIF ISLAM: Consumption Of Cigarettes In Minors Is Observed From The Perspektif Of Islam Sudirman, Andi; Agusti Fauziah; Muhasidah; AR, Masdiana; Nuralamsyah, Muhammad; Dalle, Ambo
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui tinjauan Perspektif Islam terhadap anak di bawah umur dalam mengkonsumsi rokok di desa Bengo Kecamatan Bengo kabupaten Bone. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, yang kemudian data tersebut diuraikan, dianalisis dan dibahas untuk menjawab permasalahan yang diajukan. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa konsumsi rokok pada anak dibawah umur di desa Bengo Kecamatan Bengo kabupaten Bone, dilakukan setiap hari, anak-anak meperoleh uang dengan cara bermacam-macam salah satunya dengan cara membohongi orang tuanya dengan alasan membeli peralatan sekolah, jenis rokok yang di konsumsi juga beragam dari rokok yang biasa-biasa saja sampai rokok yang harganya mahal, alasan mereka mengkonsumsi rokok rata-rata diajak teman-temanya, dari lima belas orang pengkonsumsi rokok mereka mengatakan bahwa rokok tersebut tidak ada manfaatnya dan mereka juga mengetahui bahaya dari rokok. Tinjauan Perspektif Islam terhadap konsumsi rokok pada anak dibawah umur di desa Bengo kabupaten Bone tidak sesuai dengan perspektif Islam
IMPLEMENTASI SENAM TERA PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI – KASSI: Implementation Of Tera Exercises To Reduce Blood Pressure In Hypertensive Elderly In Kassi – Kassi Community Health Center Working Area Harmiady, Rauf; Baharuddin; Dalle, Ambo; Dwiyan Syah, Tegar
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit hipertensi yang bisa terjadi komplikasi pada lansia yang memiliki riwayat hipertensi, kondisi ini berdampak pada sekitar 25% lansia dan berperan dalam serangan jantung, stroke, bahkan kematian pada dirinya. Hipertensi pada lansia dapat diobati dengan berbagai metode, baik berupa famakologis maupun non farmakologis salah satunya adalah terapi senam tera. Tujuan penelitan diketahuinya implementasi senam tera terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kassi – Kassi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif menggunakan desain penelitian studi kasus bersifat studi kasus observasi. Informan pada studi kasus ini adalah 2 lansia yang teridentifikasi hipertensi. Senam ini dilakukan selama 4 kali pertemuan selama 4 hari berturut- turut dengan 2 responden, setiap responden 2 kali pertemuan dengan durasi waktu senam 5 – 8 menit. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisa deskritif dasar. Hasil implementasi setelah dilakukan senam tera pada kedua responden menujukkan bahwa adanya penurunan tekanan darah setelah dilakukannya senam, maka dapat disimpulkan bahwa senam tera efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Diharapkan bagi lansia yang mengalami hipertensi dapat menggunakan terapi non farmakologi seperti melakukan senam tera secara rutin untuk hasil yang maksimal. Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Senam Tera
LITERATURE STUDY OF THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND DISEASE PERCEPTION OF MELLITUS DIABETES WITH SELF-CARING BEHAVIORS OF DIABETES MELLITUS PATIENTS Mutmainah, Ainun; Dalle, Ambo; Askar, M
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 3 No. 2 (2021): April 2021
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v1i2.6813

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease that requires self-care in a long or long term so that patients can perform self-care independently to prevent complications from Diabetes Mellitus. Self-care behavior aims to assess and classify the extent to which Diabetes Mellitus sufferers perform self-care in order to improve their welfare and quality of life. This study aims to determine the relationship between knowledge and pain perception about Diabetes Mellitus with the self-care behavior of Diabetes Mellitus sufferers. This research is a literature study that summarizes some of the relevant literature collected using Google Scholar published in 2015-2020. The search results showed 46 identified journals and 7 journals that met the inclusion criteria. The results showed that there was a significant relationship between knowledge of Diabetes Mellitus and the self-care behavior of Diabetes Mellitus patients and there was a significant relationship between the perception of pain about diabetes mellitus and the self-care behavior of diabetes mellitus patients.
ANALISIS LINGUISTIK DIGITAL DALAM KONTEN FACEBOOK PRO: POLA PENGGUNAAN BAHASA IBU MUDA DI DUSUN GARANTIGA DAN HUBUNGANNYA DENGAN ENGAGEMENT AUDIENS Amir, Johar; Dalle, Ambo; Sumarni, Sumarni
SOSCIED Vol 8 No 2 (2025): SOSCIED - November 2025
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jsoscied.v8i2.1045

Abstract

This study aims to analyze the linguistic patterns used by young mothers in Dusun Garantiga, Maros Regency, on Facebook Pro content, and to examine the relationship between digital writing and speaking skills and audience engagement levels. The research employs a descriptive quantitative approach with digital linguistic analysis. Data were collected through digital observation and online documentation of 120 posts from ten selected Facebook Pro accounts using purposive sampling. The data were analyzed using descriptive statistics and Pearson and Spearman correlation tests with SPSS 25 for Windows. The results show that the linguistic patterns of young mothers’ digital communication are dominated by code-mixing (35%), informal style (28%), and netspeak (18%), indicating the use of casual greetings, abbreviations, emojis, and hashtags to create social closeness with audiences. Correlation analysis revealed a significant positive relationship between digital writing and speaking skills and engagement levels (r = 0.642; p < 0.05). Communicative and expressive language use was found to increase audience interactions such as likes, comments, and shares. Theoretically, this research enriches digital linguistics studies by highlighting community-based communication practices that have received limited academic attention. Practically, the findings offer recommendations for developing community-based digital communication literacy, particularly empowering young mothers in rural areas to utilize social media effectively as a medium for social and economic empowerment
TINDAK TUTUR ASERTIF DALAM HUBUNGAN TENAGA KESEHATAN DAN PASIEN DI RSUD DR. LA PALALOI-MAROS Amir, Djohar; Dalle, Ambo; Sumarni, Sumarni
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 9, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v9i3.77271

Abstract

Tindak tutur asertif adalah bagian dari teori pragmatik yang berkaitan dengan penyampaian informasi atau pernyataan yang berdasarkan fakta dan dapat dipercaya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur asertif yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dalam membangun hubungan yang baik dengan pasien di rumah sakit, sehingga menciptakan komunikasi yang efektif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali data secara mendalam dan bermakna. Penelitian berfokus pada fenomena sosial dan pengalaman komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien melalui pengamatan langsung, wawancara, dan analisis data percakapan. Lokasi penelitian dipusatkan di RSUD dr. La Palaloi-Maros, yang melayani masyarakat dari Maros dan wilayah sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi tindak tutur asertif yang ditemukan meliputi menyatakan, memberitahukan, menyarankan, membanggakan, mengeluh, menuntut, dan melaporkan. Dari data yang terkumpul, fungsi menyarankan menjadi yang paling dominan dengan 25 tuturan, diikuti oleh memberitahukan (18 tuturan), menyatakan (15 tuturan), menuntut (9 tuturan), melaporkan (5 tuturan), mengeluh (4 tuturan), dan membanggakan (2 tuturan). Contoh tindak tutur menyatakan meliputi ungkapan simpati terhadap kondisi pasien dan penjelasan kondisi medis, yang memberikan kenyamanan emosional. Fungsi memberitahukan, seperti informasi terkait jadwal pengobatan, membantu pasien memahami kondisi mereka. Fungsi menyarankan, seperti rekomendasi gaya hidup sehat, memperkuat peran tenaga kesehatan sebagai mitra pasien. Penelitian ini menegaskan bahwa tindak tutur asertif berperan penting dalam membangun hubungan terapeutik antara tenaga kesehatan dan pasien. Komunikasi yang jelas, empatik, dan terarah dapat meningkatkan kepuasan pasien, menumbuhkan kepercayaan, serta mendorong kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Dengan demikian, tindak tutur asertif berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. La Palaloi-Maros.
Empowering EFL Learners Through Generative AI: A Qualitative Exploration of Inclusive and Autonomous Learning in Multicultural Contexts Abduh, Amirullah; Rosmaladewi, Rosmaladewi; Arham, Muhammad; Asnur, Muhammad Nur Ashar; Dalle, Ambo
International Journal of Language Education Vol. 9, No. 1, 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v1i1.74760

Abstract

Generative artificial-intelligence (GenAI) systems are rapidly permeating language education, yet their effects in multilingual, resource-varied classrooms remain under-examined. This 14-week qualitative multiple-case study investigated how GenAI mediates learner autonomy, inclusive participation, multicultural identity work, and teacher practice in four Indonesian EFL settings (three senior-high schools and one university). Data comprised 24 hours of classroom observation, 76 semi-structured interviews, four focus-group discussions, and 6 752 learner-AI log entries. Reflexive thematic analysis produced four inter-locking themes. AI-mediated autonomy emerged as students progressed from copying teacher prompts to crafting and iterating their own, evidenced by a 142 % rise in self-initiated prompting and increased lexical diversity (type–token ratio =.58). Inclusive voice was fostered through translanguaging cycles, text-to-speech, and complexity-controlled outputs, elevating the unique-speaker index from .54 to .82. In multicultural identity negotiation, learners embedded local idioms (e.g., sipakatau) and deployed iterative counter-prompts to correct Western-centric bias, averaging 2.1 revisions per cultural task. Pedagogical re-positioning saw teacher talk-time fall from 61 % to 34 %, as instructors shifted from grammar transmitters to AI-literacy mentors who facilitated prompt-engineering and bias-hunt workshops. These benefits were conditional on equitable connectivity and critical-AI scaffolding; absent such supports, GenAI risked reinforcing dependency and cultural erasure. The study advances a blended sociocultural–critical-digital-literacy framework, offering practical design principles (prompt workshops, bias-mitigation routines) and policy guidance (minimum-access packages) for the equitable integration of GenAI into language education.
Program Penguatan Pembelajaran Bahasa Asing di SMA Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat Dalle, Ambo; Amir, Johar; Fatimah Al Ilmullah, Syarifah; Mannahali, Misnah; Angreany, Femmy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10792

Abstract

This program explores the implementation of a community-collaborative program to enhance foreign language learning at the senior high school level. Recognizing the limitations of classroom-based, theory-oriented instruction, the research addresses the need for contextual and experiential approaches. The program aimed to bridge formal education and real-world language use by involving local communities in the learning process. Using a collaborative action research design, the study engaged teachers, students, and community partners including language practitioners and native speakers in four iterative stages: planning, action, observation, and reflection. Data were collected through pre- and post-tests, interviews, observations, and reflective journals. Findings indicate a substantial improvement in students’ foreign language proficiency, with an average score increase of over 20% across speaking, listening, reading, and writing skills. Moreover, students demonstrated enhanced motivation, confidence, and communicative competence. Community involvement provided authentic linguistic environments, enabling students to apply language skills meaningfully in real-life contexts. The study concludes that community-based collaboration not only improves academic outcomes but also fosters character development aligned with 21st-century learning goals and Indonesia’s Profile of Pancasila Students. It recommends integrating community partnerships as a core component of sustainable foreign language education in schools.
Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Pembelajaran Bahasa untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan SMP dan SMA di Kabupaten Enrekang Amir, Johar; Dalle, Ambo; Angreany, Femmy; Fachrul Syaputra, Arlian; Azizah, Laelah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10793

Abstract

This program explores how collaboration between schools and local communities can meaningfully enhance language learning and improve the overall quality of education at the junior and senior high school levels. Recognizing that language is key to communication and critical thinking, the research draws on foundational theories such as Vygotsky’s social interaction theory, Bandura’s social learning theory, Freire’s critical pedagogy, and the concept of authentic learning by Herrington, Reeves, and Oliver. Using a qualitative case study approach, the research involved students, teachers, school leaders, and community members selected purposively. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and document review, and analyzed thematically. The findings reveal a strong positive impact of school-community collaboration. Around 85% of students showed noticeable improvement in speaking skills, while 92% of educators reported increased student motivation. Community involvement in language activities also rose significantly from 30% to 78%. Moreover, 88% of students felt they gained a deeper understanding of the cultural and social context of the language, and 90% expressed greater confidence in using the language in real-life situations. These results highlight how real-world interactions with the local community can bring language learning to life, making it more relevant and engaging for students. The study recommends that schools continue building meaningful partnerships with communities, supported by consistent programs and government policies. Further research is also encouraged to explore the long-term benefits of such collaborative efforts in education.
IMPLIKASI TEMUAN TOXOPLASMA GONDII PADA PEMELIHARA KUCING LOKAL TERHADAP PERAN PERAWAT DALAM PENCEGAHAN ZOONOSIS DI MASYARAKAT: Implications of Toxoplasma gondii Findings Among Local Cat Owners for the Role of Nurses in Community Zoonosis Prevention Alyidrus, Nur Laela; Sudirman, Andi Aridhasari; Sudirman, Andi; Alyidrus, Rugayyah; Dalle, Ambo
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.1760

Abstract

ABSTRACT Background: Toxoplasmosis is a zoonotic disease caused by Toxoplasma gondii, with cats (Felis catus) serving as the definitive host. The parasite spreads through millions of oocysts shed in feline feces, which can survive in the environment for weeks. In Indonesia, the prevalence of toxoplasmosis remains high, especially in Makassar, where human seropositivity reaches 60%. Despite this, awareness of toxoplasmosis remains low, even though the infection can cause serious complications such as congenital toxoplasmosis, miscarriage, and encephalitis. Methods: This study used a descriptive observational design with secondary data from PCR testing for Toxoplasma gondii in blood samples of local cat owners in Antang Raya, Makassar. Characteristics assessed included age, gender, number of cats owned, duration of ownership, and hygiene practices. Results: The findings showed that 38.5% of respondents tested positive for Toxoplasma gondii, with the highest exposure occurring in the productive age group (16–30 years). The study also found that infection occurred regardless of routine hygiene practices, highlighting that animal hygiene alone is insufficient to prevent transmission. Conclusion:These results emphasize the strategic role of nurses in zoonotic disease prevention, particularly through community-based health education, early detection, environmental sanitation promotion, and reproductive health advocacy. Strengthening the role of nurses in preventive efforts is essential to reduce the risk of toxoplasmosis transmission and its impact on public health, especially among women of reproductive age. Keywords: Toxoplasma gondii, zoonosis, cat owners, nursing, prevention  ABSTRAK Latar Belakang: Toxoplasmosis merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan oleh parasit Toxoplasma gondii dan sering kali tidak disadari masyarakat karena gejalanya bersifat asimptomatik. Kucing lokal (Felis catus) sebagai hospes definitif memiliki peran besar dalam penyebaran ookista yang dapat mencemari lingkungan. Prevalensi toxoplasmosis di Indonesia tergolong tinggi, termasuk di Makassar yang mencapai 60%. Infeksi ini berpotensi berdampak serius terhadap kesehatan reproduksi, kehamilan, serta meningkatkan risiko gangguan sistem saraf, sehingga diperlukan upaya pencegahan berbasis keperawatan komunitas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional berdasarkan data sekunder hasil deteksi Toxoplasma gondii menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) pada darah pemelihara kucing lokal di Kecamatan Manggala, Makassar. Karakteristik responden meliputi usia, jenis kelamin, jumlah dan lama memelihara kucing, serta kebiasaan perawatan hewan. Hasil: Sebanyak 38,5% responden terdeteksi positif Toxoplasma gondii, dengan kelompok usia produktif (16–30 tahun) menunjukkan proporsi paparan tertinggi. Ditemukan bahwa infeksi tetap terjadi meskipun sebagian partisipan rutin menjaga kebersihan hewan, yang menunjukkan perlunya upaya pencegahan lebih menyeluruh. Kesimpulan: Tingginya angka infeksi Toxoplasma gondii pada pemelihara kucing lokal menunjukkan pentingnya intervensi pencegahan berbasis keperawatan. Perawat berperan strategis sebagai penyuluh kesehatan, fasilitator deteksi dini, promotor sanitasi lingkungan, dan advokat kesehatan reproduksi guna menekan penyebaran zoonosis di masyarakat. Kata kunci: Toxoplasma gondii, zoonosis, pemelihara kucing, peran perawat, pencegahan
Co-Authors ., De Vita 'Arsy Oxia Assabiil A Halim Abd Haris Sunubi Abd Kadir Abd Kadir Abd. Kasim Achmad Abd. Kasim Achmad Abd. Rahim Abduh, Amirullah Abdul Halik Abdul Haris Sunubi Achmad Sochabat Ade Hastuty Adi Isma Ady Almas Adys, Himala Praptami Afriadi, Dedy Agnes Rapi Pabumbun Agung Sedayu M Agusti Fauziah Ahdar Ahmad Jafar Ahmad Sirfi Fatoni Ainun Bashirah Syam AJ., Andi Agussalim Akhyar Muchtar Al Ilmullah3, Syarifah Fathimah Alamsyah - Alamsyah Alam Alamsyah Alamsyah Alvionicha, Finy Alyidrus, Nur Laela Alyidrus, Rugayyah Amaluddin Amaluddin, Amaluddin Amin, Sitti Jamilah Aminah, St Amir, Djohar Andi Anisa Ade Triyenie Andi Fitriani Djollong Andi Muh. Raehan Andini. A, Nur Qalbi Anggriani, Sri Angreany, Femmy Angriani, Sri Anita Candra Dewi AR, Masdiana Ardi, Ardi Muhammad Ardianto Arham, Muhammad Arief Fiddienika Arif Hasan, Fathur Rahman Arini Junaeny Ariqah Nabilah Fatin Arqam Asdar Musa Ashari, Hilda Asiani Abu Askar, M Asmiatin, Asmiatin Asni, Yulie Asnur, Muhammad Nur Ashar Asri, Wahyu Kurniati Aswar Atty Aulia, Ajma Ayu Sasra Azis Azis, Azis Bachtiar, Fauziah Badaru, Benny Baharuddin Baharuddin Baharuddin Bakri Bakri Bongga, Selsi Burhamzah, Muftihaturrahmah Burhamzah, Rahmat Burhanuddin Burhanuddin Citra Resmi Megania Darmawati Darmawati Dwiyan Syah, Tegar Elfrida Ratnawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Fadly Maulana Fakhruddin, Zulfah Fatimah Al Ilmullah, Syarifah Firdaus Fitra Ramadhani Fitriyani Fitriyani Fitriyani, Fitriyani H Hasmawati Haikal Haikal Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah, Hajrah Halik, Aabdul Halik, Abd Hamdanah Hamka, Fitria Hamsa Hannani Harianto Harianto Harianto Harianto Haris Sunubi Harmiady, Rauf Hasmawati Hasmawati Hasmuddin, Hasmuddin Hasmyati, Hasmyati Hasrar Hasrar Hasyim, Ade Hastuty Hikma Nurawan Himala Praptami Adys Himaya Praptani Adys Ibrahim Murdianto Icha Nanda Idawati Garim Indra Amriadi Indra Rosanda Irmawati Irmawati Rasyid ISHAK Iwan, iin Junianti Jaswan, Jaswan Jaya, Ningsih Johar Amir Juanda, Juanda Jufri Jufri Jufri Jufri, Darmawati Jufri, Dermawati Jufri, Jufri Jumria Febrianti Junaidi Junaidi Kamaruddin, Ilham Kembong Daeng Kurniati Asri, Wahyu Labusab Labusab Laelah Azizah Maddimunri, Abdul Rahman Magdahalena Maghdahalena Tjalla Maghdalena, Maghdalena Maghdalena, Maghdalena Magvira Magvira Mahari, Aas Mahmudah Mahsyar Makmur, Elfira Mannahali, Misnah Mardhatillah Marhani Marwah Marwah Masrur Umar Maswati Miftahul Farid, Miftahul Mir&#039;ah Azizah Mirnayanti Misnah Mannahali Misnawaty Usman Misnawaty Usman Misnawaty Usman Muh Anwar Muh. Akib D Muh. Anwar, Muh. Muh. Saiful Anwar Muhammad Anwar Muhammad Ilham Muhammad Ilyas Muhammad Lutfi Alwi Muhasidah Mujahidah Mujahidah Mujahidah Musfirah Mutiara Ramadhani Mutmainah, Ainun Muzakkir Muzdalifah Muhammadun Nahnu, Asmuliyati Nasli P Nasrah Natsir Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nensilianti Nirwana, Nirwana Nur Qalbi Andini. A Nur Yastad Fajrah Nuralamsyah, Muhammad Nurdin, Warniar Nurfitrayadi Nurhidayah Nurhidayah Nurhijrah Nurhijrah, Nurhijrah Nuri Aslami Nurkhalis, Muhammad Nurlaela Nurming Saleh Nurul Eka Putri, Nurul Eka Nurul Mukhlisah Abdal Nurul Mukhlisah Abdal Paranggai, Ruhama Zaman Pramono, Ashar Rahmania Ningsih Rahmat Burhamzah Rahmawati Rahmiati Ramadhani, Asti Ramly Ramly Ramly Ramly Ramly, Ramly Reza Pratama Putra Ridwan Daud Mahande Rizki Herdiani Romansyah Sahabuddin Rosmaladewi, Rosmaladewi Rosnaini, Rosnaini Royhan Jamil Al-Arqomi Rusli Ismail Rusman Saepudin Sahir, Sutriani Saini, Sukma Saleh, Nurming Sarce Liling Sari, Nur Ainun Sari, Rizka Wulan Selviana, Yulia Setialaksana, Wirawan - Shabrina Syntha Dewi Simorangkir, Nina Prince Siti Ermi Nati St Wardah Hanafie Das St. Nurhayati Sudirman, Andi Sudirman, Andi Aridhasari Suhaeb, Laelah Azizah S. Sulastriningsih Djumingin Sumarni Sumarni Sunarti Sunarti Suriana Suriati Syahril Syahril Syamsu Rijal Syamsuddin, Bachtiar Syamsuddin, Muhammad Bachtiar Syamsudduha Syamudduha, Syamudduha Syaputra, Arlian Fachrul Syarifah Fatimah Syarifah Fatimah Al Ilmullah Syarifah Fatimah, Syarifah Tahir Danial Tanjung, Andi Tiara Sikma Tobroni Tobroni Tombokan, Maryati Tri Mega Utami Usman Usman Usman Usman, Misnawati Usman, Misnawaty Usman, Muhammad Syahid Wahyu Kurniati Asri Waru, Nursyahbani Tenri Yatri Gilli Yukir, Muh Yundari, Yundari Zam-zam Adam ZULFAH zulfah fakhruddin