Articles
Integrasi Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Discovery Untuk Melatih Sikap Ilmiah Siswa
Sugiarti Sugiarti
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 13
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Makalah ini merupakan kajian literatur tentang penanaman nilai-nilai karakter yang diintegrasikan dengan pembelajaran fisika secara utuh dan berkesinambungan melalui pembelajaran discovery. Pembelajaran fisika memerlukan kegiatan penyelidikan dan penemuan baik melalui observsi maupun eksperimen, sebagai bagian dari kerja ilmiah yang melibatkan sikap yang dilandasi sikap ilmiah. Sikap ilmiah dalam pembelajaran fisika tercermin dalam sikap dan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari, oleh karena itu sangaterat kaitannya antara pendidikan karakter dan sikap ilmiah dalam pembelajaran fisika. Sangat diharapkan bahwa materi yang diajarkan tidak hanya bersifat pengetahuan sekolah, tetapi juga menjadi pengetahuan dalam diri siswa yang pada akhirnya ditunjukkan dalam bentuk perilaku. Dengan demikian terjadilahkeselarasan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik dalam proses pembelajaran. Sejumlah sikap ilmiah yang tercermin dalam pembelajaran fisika dapat menjadi nilai kehidupa peserta didik dimana nilai-nilai kehidupan secara bersama-samaakan membentuk kepribadian peserta didik.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pembelajaran Discovery, Sikap Ilmiah
MEREDUKSI JUMLAH MAHASISWA YANG MENGALAMI MISKONSEPSI FISIKA PADA MATERI LISTRIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI
Dwi Ratnaningdyah;
Sugiarti Sugiarti
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 2 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jipf.v5i2.7315
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri dalam upaya mereduksi jumlah mahasiswa yang mengalami miskonsepsi. Model pembelajaran inkuiri adalah pembelajaran yang mempersiapkan situasi bagi siswa untuk melakukan penyelidikan berupa kegiatan eksperimen sendiri dalam arti luas ingin melihat apa yang terjadi, ingin melakukan sesuatu, ingin menggunakan simbol-simbol dan mencari jawaban atas pertanyaan sendiri, menghubungkan penemuan yang satu dengan penemuan yang lain, membandingkan yang ditemukan sendiri dengan yang ditemukan orang lain. Setelah sebelumnya dilakukan penelitian pendahuluan berupa pemberian tes pemahaman konsep didapatkan masih banyak mahasiswa yang mengalami miskonsepsi. Miskonsepsi merupakan suatu ketidaktepatan konsep dengan fenomena alam yang ada. Untuk mengatasi masalah tersebut, diberikanlah salah satu solusi yaitu dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan one shot pretest posttest design. Materi yang digunakan dalam instrumen penelitian ini adalah materi listrik statis yang tersaji dalam Mata Kuliah Fisika Dasar II mahasiswa program studi pendidikan fisika semester 2 Universitas PGRI Palembang. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep berbentuk pilihan ganda dengan tingkat kepercayaan enam skala (0-5). Data tes dianalisis dengan menggunakan gain ternormalisasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan analisis miskonsepsi dengan menggunakan Certainty Of Response Index (CRI). Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa pemahaman konsep mahasiswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan meningkat dengan kategori sedang dengan nilai sebesar 0,43, dan terdapat penurunan kuantitas miskonsepsi mahasiswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan sebesar 20%.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GI-GI (GROUP INVESTIGATION-GUIDED INQUIRY) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 PALEMBANG
Rotua Ratna Sari;
Fuad Abd. Rachman;
Sugiarti Sugiarti
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 2 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/jipf.v5i2.7309
Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang kurang melatih keterampilan proses sains pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran GI-GI (Group Investigation-Guided Inquiry) terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain pre-test-post-test control group design. Populasi dalam penelitian seluruh kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan observasi. Teknik analisis data tes menggunakan teknik uji-t dan data observasi menggunakan analisis data statistik deskriptif (rata-rata). Berdasarkan hasil analisis data tes, diperoleh nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 81,30, sedangkan kelas kontrol 76,27. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5% diperoleh thitung > ttabel yakni 3,57 > 1.667. Analisis data observasi diperoleh skor rata-rata keseluruhan keterampilan proses sains siswa sebesar 2,70 dengan kategori tinggi (dalam rentang 1-4). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran GI-GI (Group Investigation-Guided Inquiry) berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 8 Palembang.
Pelatihan Pembuatan Multimedia Interaktif sebagai Alternatif Media Pembelajaran
Lukman Hakim;
Lefudin Lefudin;
Dwi Ratnaningdyah;
Sugiarti Sugiarti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.4295
Peningkatan kompetensi guru telah menjadi agenda pemerinta secara nasional dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Perkembangan TIK dalam pembelajaran menjadi agenda pemerintah dalam mengembangkan kompetensi guru secara nasional. Universitas PGRI Palembang merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang menghasilkan sarjana pendidikan yang tersebar di seluruh Sumatera Selatan dan sekitarnya. Sebagai kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kemampuan pengembangan dan penerapan TIK dalam pembelajaran dosen program studi pendidikan fisika melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan guru dalam menggunakan TIK dalam pembelajaran. Metode pelatihan yang digunakan adalah pemaparan materi, pendampingan pembuatan multimedia dengan ispring dan evaluasi. Peserta pelatihan adalah semua guru SMA N 1 Padamaran Kecamatan OKI. Setelah kegiatan guru diberi kuisioner tentang tanggapan guru terhadap penerapan TIK dalam pembelajaran. Instrumen tanggapan guru bebentuk skala liekert. Hasil tanggapan guru terhadap penerapan TIK dalam pembelajaran adalah positif.
READING TO LEARN PROGRAM TO TEACHING CRITICAL W
Udi Samanhudi;
Sugiarti Sugiarti
Leksika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30595/lks.v7i2.116
This study reports the effectiveness of using Reading to Learnprogramin teaching critical writing to teacher candidates in English Language Teaching Department, Sampoerna School of Education, Jakarta. The Reading to Learn program implemented in this study allows the researchers to employ principles from other theories to do with critical thinking and critical literacy important to the study. Embracing the characteristics of a case study and to some extent a program evaluation research design, data in this study were obtained from classroom observations by the two researchers, collection of samples of students’ texts in various stages of the teaching program and students’ journals written after each teaching session and interviews with the student participating in this study conducted immediately after the teaching program completed. The results revealed that students’ ability to write an English text is better than before indicated by their ability to clearly and explicitly explain details of information in the text they write which surely fulfill the standard outlined in the critical thinking theory used in this study. Key words: Reading to learn program, writing, critical thinking
Pengetahuan Kontrasepsi, Dukungan Istri, Petugas Kesehatan Mendukung Peran Suami Sebagai Akseptor Keluarga Berencana
Bs Titi Haerana;
Reski Ihsan Humang;
Sugiarti Sugiarti;
Syatirah Djalaluddin
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung (JKPBL) Vol 9 No No 2 (2021): JKPBL Vol 9 No 2 2021
Publisher : LPPM STIKes Panca Bhakti Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47218/jkpbl.v9iNo 2.130
Partisipasi pria dalam program keluarga berencana merupakan manifestasi kesetaraan gender. Ketidaksetaraan gender dalam program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi berpengaruh pada keberhasilan program keluarga berencana. Data memperlihatkan angka partisipasi pria sebagai akseptor KB yang sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku suami untuk menjadi akseptor KB. Sebuah penelitian unmatched case control mengumpulkan data primer dengan wawancara menggunakan instrumen kuesioner berbentuk pertanyaan tertutup. Kasus adalah suami atau pria yang menjadi peserta KB aktif dan kontrol adalah suami atau pria yang bukan peserta KB aktif dari desa yang sama dengan kasus. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi. Teknik sampling pada kelompok kasus adalah total sampling dan perbandingan kontrol 2 kali besar sampel kasus. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan kontrasepsi yang cukup yakni 68,9%, dukungan istri baik yakni 62,1%, dan peran tenaga kesehatan yang baik 66%. Hasil analisis bivariate menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value=0,001), dukungan istri (p-value=0,001) dan peran tenaga kesehatan (p-value=0,007) dengan perilaku suami menjadi akseptor KB di Kecamatan Kumpeh Kabupaten Kecamatan Muaro Jambi. Peningkatan keterpaparan informasi yang lengkap tentang pelayanan kontrasepsi pria kepada pasangan usia subur. Tersedianya tenaga kesehatan yang berkompeten dalam pelayanan kesehatan khususnya melayani akseptor KB pria
Inovasi Pembelajaran E-Learning Dalam Menghadapi New Normal Di SMK Negeri 1 Lawang Wetan
Sulistiawati Sulistiawati;
Lukman Hakim;
Patricia Hotma Minar Lubis;
Rita Sulistyowati;
Sugiarti Sugiarti;
Lefudin Lefudin
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 4, No 1 (2021): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/dedikasi.v4i1.5274
The conditions of the Covid-19 pandemic created conditions that seemed to be "forced" to transform and adapt drastically in learning from home through online media (on line). Various learning media applications are already available, both government and private. The government issued a Circular of the Minister of Education and Culture Number 9/2018 concerning the Utilization of Learning Houses. The private sector also provides online tutoring such as the teacher room, Zenius, Klassku, Kahoot, and others. Teachers are required to be more creative and innovative in implementing learning in schools. Therefore, it is necessary to hold a learning training for teachers to motivate them to carry out their obligations as educators. The counseling had the theme "Innovation of e-learning in Facing the New Normal at SMK Negeri 1 Lawang Wetan Musi Banyuasin". Participants were 36 teachers of SMK 1 Lawang Kidul Musi Banyuasin. The material presented was responded enthusiastically by the training participants. This can be seen from the questions asked by the participants and the results of the questionnaires given. The questionnaire used a Likert scale with an overall average of 4.47. This means that most participants strongly agree with the education and training provided. The messages and impressions presented by the participants were also very positive
Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Dalam Pembelajaran E-Learning Bagi Guru SMK Pembangunan YPT Palembang
Sulistiawati Sulistiawati;
Patricia H.M. Lubis;
Lukman Hakim;
Rita Sulistyowati;
Sugiarti Sugiarti;
Linda Lia;
Lefudin Lefudin
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol 5, No 1 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/dedikasi.v5i1.7026
Untuk menjadi guru yang profesional, pemerintah mencanangkan Program Profesi Berkelanjutan (PKB). Salah satu komponen PKB adalah publikasi ilmiah. Seorang guru yang akan melakukan publikasi ilmiah harus mengawali kegiatannya dengan membuat proposal penelitian. Pembuatan proposal penelitian diawali dengan mencari masalah pendidikan yang dapat diangkat sebagai masalah penelitian. Masalah yang paling dekat dengan guru adalah proses pembelajaran di sekolah yang saat ini menggunakan e-learning akibat kondisi COVID-19. Masalah ini dapat diselesaikan melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab, diskusi dengan target audiens adalah guru-guru di SMK Pembangunan YPT Palembang. Hal ini terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh peserta dan hasil dari kuisioner yang diberikan. Kesimpulan dari hasil kegiatan pelatihan ini adalah kegiatan telah dilaksanakan dengan lancar dan mendapat respon yang positif dari para peserta. Pelatihan ini telah memberikan informasi bagi guru dalam penyusunan proposal PTK. Harapannya, guru dapat memahami dan selanjutnya mampu mengembangkan proposal penelitian tindakan kelas untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di kelas.
APAKAH MODEL DELONE DAN MCLEAN MAMPU MENJELASKAN KEBERHASILAN SISTEM INFORMASI JKN MOBILE ?
Desiana E. Sugesti;
Ulfah Hidayati;
Sugiarti Sugiarti
Jurnal Aktual Akuntansi Keuangan Bisnis Terapan (AKUNBISNIS) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3 No 1 Mei 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/akunbisnis.v3i1.1973
We investigate the Delone & Mclean success system model on JKN-Mobile in the Indonesian Social Security Provider for Health - BPJS. The research was conducted through a direct survey of users of the JKN mobile system to the Health Social Security Administrators at the Semarang City Office. The data is processed using Structural Equation Modeling, namely the SmartPLS application. The results showed that the quality of JKN Mobile services affected the system to use. User satisfaction is determined by the quality of information, system quality, and service quality of the JKN Mobile system, which affects the benefits of the JKN Mobile system. This study has contributed to the success of the system at the success model JKN mobile applications used extensively and intensively.
Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa Setelah Diterapkan Pembelajaran Guided Inquiry Pada Materi Penerapan Listrik DC dan AC
Sugiarti Sugiarti
SEJ (Science Education Journal) Vol 1 No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21070/sej.v1i2.1220
This study aims to determine the results of student learning after applied physics learning using guided inquiry model and student activities during the process of physics-based learning guided inquiry in high school on the material Application of AC and DC Power. Implementation of this learning using one group pretest-posttest design, the first step to make measurements as the initial test, then subject to treatment within a certain time, then performed the final test. After doing teaching and learning activities on the material application of DC electricity and AC classical completeness reached 91.7%. The average student learning outcomes after guided inquiry based learning activities increased from 34.2 to 85. The most frequent student activity in the guided inquiry learning phase was experimentation and listening to teacher's explanation of 14%.