Articles
Penggunaan Model Pembelajaran Picture And Picture Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Pembelajaran Sejarah Di Kelas X IPS SMAN 1 Bangko Pusako Rokan Hilir
Nurrahmah Nurrahmah;
Isjoni Isjoni;
Ahmal Ahmal
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.181 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4890
Pembelajaran dapat dikatakan efektif apabila mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan sesuai dengan indikator pencapaian. Untuk mengetahui bagaimana memperoleh hasil yang efektif dalam proses pembelajaran, maka sangat penting untuk mengetahui ciri-cirinya. Adapun ciri pembelajaran efektif antara lain : 1) Belajar secara aktif mental dan fisik, 2) Metode yang bervariasi, 3) Motivasi guru terhadap pembelajaran di kelas. Agar dapat menghadirkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan maka haruslah ada pembaharuan pada cara mengajar dari model pembelajaran yang biasa digunakan ke model pembelajaran yang lebih inovatif. Berdasarkan kepada latar belakang tersebut maka diambil judul yaitu ”Penggunaan Model Pembelajaran Picture and Picture dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan Motivasi Belajar di kelas X IPS SMAN 1 Bangko Pusako Rokan Hilir” dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pada hasil aktivitas belajar siswa rata-rata tercapai persentase sebesar 79,16% dan telah mencapai rata-rata indikator keberhasilan yaitu 60%. Pada indikator motivasi belajar mencapai 81,64% dan telah mencapai indikator keberhasilan yaitu ? 75%, dari hasil yang telah didapat maka model pembelajaran Picture and Picture ini berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Reading Questioning And Answering (RQA) Dalam Meningkatan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas X IPS 1 SMA Negeri 2 Singingi Hilir Tahun Pelajaran 2021/2022
Dewa Danandra;
Isjoni Isjoni;
Asril Asril
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.387 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4913
SMA Negeri 2 Singingi Hilir. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran Reading Questioning and Answering dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 2 Singingi Hilir. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan model Reading Questioning and Answering serta untuk mengetahi pengaruh model pembelajaran ini terhadap hasil belajar siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 2 Singingi Hilir pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus pada siklus I hasil belajar siswa mencapai ketuntasan klasikal 52,38% dan meningkat pada siklus II mencapai 90.48%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Reading Questioning and Answering dapat meningkatkan hasil beajar siswa dalam pelajaran sejarah kelas X IPS 1 SMA Negeri 2 Singingi Hilir.
Peranan Herman Abdullah Dalam Membangun Kota Pekanbaru Tahun 2001-2011
Feni Risdiyanti;
Isjoni Isjoni;
Asril Asril
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.561 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4942
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan Herman Abdullah sebagai Walikota selama dua periode dalam membangun kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini menggunakan metode sejarah atau historis berbentuk kualitatif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa Herman Abdullah adalah seorang tokoh masyarakat yang sangat berperan dalam pembangunan Kota Pekanbaru. Banyak pula penghargaan-penghargaan yang didapat oleh Pekanbaru di bawah kepemimpinan Herman Abdullah
Peranan Teddy S.Supangat Sebagai Pejuang Trikora Irian Barat Tahun 1962-1963
Aldiana Aldiana;
Isjoni Isjoni;
Bedriati Ibrahim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.256 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4980
Teddy S.Supangat merupakan salah satu tokoh di bidang militer, Tentara Indonesia Angkatan Darat yang beroperasi trikora di Irian Barat tahun 1962-1963. Teddy S.Supangat lahir di Tebing Tinggi, 19 September 1942 dari orangtua yang bernama Sudarmo dan Nasira. Teddy S.Supangat merupakan anak ke dua dari tujuh bersaudara dan mempunyai peranan pada operasi trikora di Irian Barat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui riwayat hidup Teddy S.Supangat, untuk mengetahui Peranan Teddy S.Supangat dalam operasi trikora Irian Barat, dan untuk mengetahui penghargaan yang pernah diberikan pemerintah kepada Teddy S.Supangat. analisis data menggunakan metode penulisan sejarah yang terdiri dari beberapa bagian yakni: heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil dari penelitian adalah Teddy S.Supangat mengikuti pendidikan di BDI MATAI 13 kota Raja, Aceh. Tahun 1961 Teddy S.Supangat juga mengikuti pendidikan kualifikasi Raider di PLP Air Tawar, Padang. Setelah pulang dari pendidikan Raider tahun 1962 Teddy S.Supangat berangkat ke Irian Barat untuk operasi Trikora. Ia ditigaskan untuk menempati dan melindungi daerah penyanggah (buffer zone). Setelah pulang dari operasi trikora Teddy S.Supangat pension dan pindah ke Pekanbaru. Kemudian bergabung di Organisasi Legiun Veteran RI.
Kendala Guru Pendidikan Sejarah Dalam Mengajarkan Materi Kerajaan-Kerajaan Nusantara Pada SMA N 3 Rumbai
Putri Syafira;
Isjoni Isjoni;
Asyrul Fikri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.668 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.5012
Materi kerajaan di Nusantara merupakan materi ajar guru sejarah SMA yang membutuhkan keterampilan guru memberikan gambaran peristiwa sejarah kepada siswa. Dalam hal ini guru mendapatkan kendala dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini mengetahui kendala guru pendidikan sejarah dalam mengajarkan materi kerajaan-kerajaan nusantara di SMA N 3 Rumbai dan mengetahui metode yang digunakan guru pendidikan sejarah SMA N 3 Rumbai terhadap materi kerajaan-kerajaan di nusantara. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitina Kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini adalah kendala guru pendidikan sejarah di SMA N 3 Rumbai dalam mengajarkan materi kerajaan-kerajaan di Nusantara tersebut adalah guru menjadi lebih lama dalam hal menginput nilai dikarenakan ada beberapa siswa yang terlambat mengumpulkan tugas karena terkendala beberapa faktor, seperti handphone yang dibawa kerja oleh orang tua, kouta internet yang tidak tersedia, dan ada juga yang beralasan tidak adanya sinyal. Metode yang digunakan guru pendidikan sejarah dalam mengajarkan materi kerajaan-kerajaan di Nusantara adalah metode pembelajaran online atau daring dikarenakan pendemi yang belum juga berakhir pada kegiatan belajar mengajar tahun 2021/2022. Guru masih melakukan peningkatan dalam menggunakan teknologi untuk pengajaran materi kerajaan-kerajaan nusantara.
Kontribusi Disiplin dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Kerja Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir
Kuswantoro Kuswantoro;
Isjoni Isjoni;
Daeng Ayub Natuna
Instructional Development Journal Vol 4, No 3 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idj.v4i3.17884
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi disiplin dan budaya organisasi terhadap komitmen kerja pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan dengan metode Expost Facto dengan teknik korelasional (correlational resarch). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan 42 responden dari 71 orang Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari lima pilihan jawaban yaitu Selalu, Sering, Kadang-Kadang, Jarang, dan Tidak Pernah. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan dari analisis data diperoleh kontribusi yang siginifikan antara variabel disiplin terhadap komitmen kerja sebesar 30,5% dengan tafsiran rendah, karena masih terdapat 69,5% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini; selanjutnya, diperoleh kontribusi yang siginifikan antara variabel budaya organisasi terhadap komitmen kerja sebesar 32,6% dengan tafsiran rendah, karena masih terdapat 67,4% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini; dan diperoleh kontribusi yang siginifikan secara bersama-sama antara variabel disiplin dan budaya organisasi terhadap komitmen kerja sebesar 42,2% dengan tafsiran sedang, karena masih terdapat 57,8% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini.
Pengaruh Kompensasi dan Iklim Organisasi terhadap Kualitas Pelayanan Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir
Syamsul Bahri;
Isjoni Isjoni;
Mahdum Mahdum
Instructional Development Journal Vol 4, No 3 (2021): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/idj.v4i3.17991
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh kompensasi dan iklim organisasi terhadap kualitas pelayanan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan metode Survey dengan teknik korelasional (correlational resarch). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan 42 responden dari 71 semua Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari lima pilihan jawaban yaitu Sangat Sering, Sering, Kadang-kadang, Jarang, dan Tidak Pernah. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan dari analisis data Diperoleh pengaruh yang siginifikan antara variabel kompensasi terhadap kualitas pelayanan sebesar 17,70% dengan tafsiran rendah, karena masih terdapat 82,30% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini; selanjutnya, Diperoleh pengaruh yang siginifikan antara variabel iklim organisasi terhadap kualitas pelayanan sebesar 32,00% dengan tafsiran rendah, karena masih terdapat 68,00% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini; dan Diperoleh pengaruh yang siginifikan secara bersama-sama antara variabel kompensasi dan iklim organisasi terhadap kualitas pelayanan sebesar 34,70% dengan tafsiran rendah, karena masih terdapat 65,30% ditentukan oleh faktor lain yang tidak menjadi bagian dari penelitian ini.
Pengaruh Implementasi Program Adiwiyata Terhadap Perilaku Warga Sekolah Pada SekolahAdiwiyata Mandiri Di Kota Pekanbaru
Lusiana Sri Sunarti;
Isjoni Isjoni;
Zulkarnaini Zulkarnaini
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.238 KB)
|
DOI: 10.31258/dli.4.2.p.139-146
This research was conducted from February to April 2017 and took place in SMAN 1 and SMAN 8 Kota Pekanbaru to analyzing the influence simultaneously and partially, directly and indirectly between environmentally sound policy variables, environment based curriculum, participatory environment based activities and management of environmentally friendly support facilities On the behavior of school residents, the influence of school residents' behavior on environmental awareness, the availability of oxygen for school residents by conducting observations, surveys, interviews and documentation. Based on the results of the study, simultaneously affect 36.5%. Partially there is no influence between environmentally sound policy, and environment-based curriculum on the behavior of school citizens. Meanwhile, participatory environment based activities and management of environmentally friendly supporting facilities have a significant, direct and indirect effect on the behavior of school residents. The behavior of school residents has no significant effect on environmental awareness. The availability of oxygen based on the number of trees has been met for all school residents.
Pengaruh Pandemi Covid-19 terhadap Pengunjung Objek Pariwisata Sejarah Lobang Jepang di Bukittinggi
Mellyana Alfia Ningsih;
Isjoni Isjoni;
Bedriati Ibrahim
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 4 No 1 (2022): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31540/sindang.v4i1.1360
The Japanese hole is a protection tunnel built by the Japanese occupation army around 1942. Japanese hole or Japanese hole (Minang language designation) is a tourist attraction located in the West Sumatra area, precisely in the middle of a panoramic garden in Sianok Gorge under Bukittinggi City. This Japanese hole has a length of 1,470 meters and is winding. This tunnel is located about two meters below the ground level of the city of Bukittinggi. The Japanese hole in the city of Bukittinggi is the longest tunnel in Southeast Asia with 21 passageways with various functions. This Japanese hole is a long historical tunnel for the Indonesian people in general because this Japanese hole is a refuge or hiding place for Japanese soldiers in the face of war. The Japanese hole was built with the aim of defending the Japanese army in World War II and the Greater East Asia War. This study will discuss (1) the Effect of the Covid-19 Pandemic on Visitors of the Japanese Lobang Historical Tourism Object in Bukittinggi; (2) Management of Japanese Hole Historical Tourism Objects During the Covid-19 Pandemic; and (3) Preventive Measures taken by the Management of the Japanese Lobang Tourism Object during the Covid-19 Pandemic. In this study, researchers used quantitative methods. The data collection instrument used in this study was a questionnaire consisting of 29 statements. The population in this study are visitors who come to the historical tourist attraction of the Japanese hole. Sampling in this study used incidental sampling technique. The results showed that there was an influence between the covid-19 pandemic on visitors to the historical tourism object of the Japanese hole in Bukittinggi. This is evidenced by a simple linear regression analysis. It is known that the value of Fcount is greater than the value of Ftable (4.002 > 3.868), the value of tcount is greater than the value of ttable (2.001 > 1.966). In addition, the value of sig. 0.046 or less than 0.05. Thus, Ho is rejected and Ha is accepted. This means that the COVID-19 pandemic significantly affects visitors to the historical tourism object of the Japanese hole.
KONTRIBUSI GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI GURU TERHADAP KINERJA GURU SDN SEKECAMATAN KUBU KABUPATEN ROKAN HILIR
Sri Wahyuni;
Isjoni Isjoni;
Azhar Azhar
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (876.714 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8613
Guru menjadi salah satu unsur sumber daya yang sangat menentukan keberhasilan dalam pendidikan di sekolah, karena guru merupakan unsur manusiawi yang sangat dekat dengan peserta didik dalam pendidikan sehari-hari di sekolah. Depdikbud menyatakan bahwa guru merupakan sumberdaya manusia yang mampu mendayagunakan faktor-faktor lainnya sehingga tercipta proses belajar mengajar yang bermutu dan menjadi faktor utama yang menentukan mutu pendidikan. Oleh karena itu, para pendidik (guru) harus dapat meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas karena pendidikan di masa yang akan datang menuntut keterampilan profesi pendidikan yang bermutu. Sehingga kinerja guru yang profesional dapat menjadi angin segar bagi keberhasilan dalam dunia pendidikan di masa yang akan datang.Latar belakang permasalahan pada penelitian ini terdapat guru yang mengajar di kelas masih berdasarkan pengalaman masa lalunya dari waktu kewaktu sehingga merasa menguasai materi diluar kepala dan tidak mau mengubah kepada hal-hal yang baru termasuk metode pembelajaran, penggunaan media, sistem penilaian yang kurang dipahami dan mengajar secara hafalan atau tanpa persiapan mengajar sebelumnya. Sedangkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru-guru dikatakan bahwa kepala sekolah belum menerapkan fungsi kepemimpinan secara optimal untuk memimpin bawahannya. Selain itu ditemukan fenomena terkait permasalahan yang ada di lapangan mengenai kinerja guru yang dapat diidentifikasi masalahnya, diantaranya: 1) Kemampuan guru mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tidak maksimal sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang kurang menarik. 2) Kemampuan dalam pengelolaan kelas masih kurang, sehingga belum tercipta suasana kondusif dikelas dan proses pembelajaran yang menyenangkan. 3) Guru belum maksimal dalam memanfaatkan media sehingga hasil dalam meyalurkan pesan (materi pelajaran) kepada siswa tidak maksimal. 4) Selain itu guru tidak memvariasikan metode pembelajaran, sehingga terjadi kejenuhan dalam diri siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dari fenomena tersebut bahwa pentingnya kinerja guru dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, untuk itu perlunya peningkatan kemampuan guru dalam hal mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), mengelola kelas, serta memanfaatkan media dan metode pembelajaran dengan baik. Berdasarkan pada latar belakang maka dapat dirumuskan beberapa masalah pada penelitian ini sebagai berikut: 1) Apakah gaya kepemimpinan berkontribusi terhadap kinerja guru? 2) Apakah motivasi berkontribusi terhadap kinerja guru? 3) Apakah gaya kepemimpinan dan motivasi berkontribusi terhadap kinerja?Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru, untuk menganalisis kontribusi motivasi terhadap kinerja guru dan untuk menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan 129 responden dari 98 orang guru SDN Sekecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan dari analisis data ditemukan gaya kepemimpinan berkontribusi terhadap kinerja guru. semakin baik gaya kepemimpinan yang diberikan akan mempengaruhi semakin efektifnya kinerja guru. ini berarti bahwa gaya kepemimpinan merupakan variable penting untuk diperhatikan agar kinerja guru bisa meningkat. Motivasi berkontribusi terhadap kinerja guru. semakin tinggi motivasi guru yang di digambarkan dengan etos kerja yang tinggi akan menunjang kinerja guru yang lebih baik. oleh karena itu motivasi guru merupakan variable penting untuk diperhatikan didalam meningkatkan kinerja guru. Dan gaya kepemimpinan dan motivasi guru berkontribusi terhadap kinerja guru. semakin baik gaya kepemimpinan dan tingginya motivasi guru meningkatkan kinerja guru