Articles
Pemanfaatan Mikro dan Marketing Guna Meningkatkan Perekonomian Desa di Masa Pandemi
Rachmadi, Kartika Rose;
Jannah, Miftakhul;
Salsabilla, Celline Ayunda
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/jp2m.v2i3.13230
Pandemi Covid-19 sudah menjadi ancaman baru di Indonesia. Hampir semua kota besar di Indonesia telah terjangkit oleh virus ini. Virus ini membawa dampak yang sangat besar terhadap berbagai sector terutama di Desa Torongrejo Apalagi disaat pandemi seperti ini, orang orang berdiam diri di rumah kecuali pergi untuk kepentingan saja, maka internet sangat membantu untuk bertukar informasi.Hal ini juga dilandasi karena penggunaan internet yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Indonesia sendiri menempati posisi 5 besar pada tahun 2019 sebagai negara dengan pengguna internet terbesar didunia dengan peringkat kelima. Social Media Marketing merupakan salah satu jenis digital marketing untuk memasarkan dan membesarkan brand. Jenis ini sangat banyak digunakan karena lebih mudah dalam memasarkannya maupun menyebarluaskan konten, dimana semua orang banyak menggunakan media sosial dalam kehidupan sehari hari. Dari itu kita bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk membangkitkan ekonomi khususnya dalam pembangunan ekonmi untuk para petani sayur untuk memasarkan produknya melalui internet. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pembangunan ekonomi saat pandemi dengan memanfaatkan teknologi yang ada di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu. Metode yang digunakan dalam upaya pengembangan usaha berbasis teknologi adalah metode pendidikan masyarakat dan pelatihan. Materi-materi dalam upaya pengembangan usaha berbasis teknologi pada UMKM Desa Torongrejo melalui pelatihan digital marketing meliputi: 1) Menumbuhan jiwa kewirausahaan dan memberikan insipirasi dari keberhasilan bisnis online, 2) Sharing session, 3) Pelatihan digital marketing. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa banyak masyarakat di Desa Torongrejo menggunakan teknologi sederhana dalam pemasaran, yaitu didominasi dengan media Whatsapp dan Facebook. Bahkan masih banyak masyarakat dan UMKM yang menjalankan usahanya secara offline tanpa bantuan teknologi. Hasil evaluasi dari kegiatan pelatihan digital marketing menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif, dinilai dapat memberikan wawasan dan ilmu, dan memberikan inspirasi. Hampir seluruh pelaku usaha ingin mempraktekan bisnis online ini dalam pengembangan usahanya.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI MAN 1 BANDA ACEH DAN MAN 6 ACEH BESAR
Jannah, Miftakhul;
Desfandi, Mirza;
Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24691
Media pembelajaran daring adalah alat untuk menyalurkan materi pembelajaran berbasis teknologi, dimana bahan ajar dikirim melalui elektronik kepada peserta didik secara jarak jauh dengan menggunakan jaringan komputer. Kemandirian belajar adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh wawasan baru sehingga memiliki kreatifitas yang tinggi dan mampu memecahkan masalah yang ditemukan dalam proses pembelajaran. Hasil belajar merupakan perubahan yang diperoleh setelah melewati proses belajar yang terdiri dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Rumusan masalah dalam peneilitian ini yaitu apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI di MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS sebanyak 95 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling sebanyak 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi nilai ujian semester genap tahun 2019-2020. Hasil pengolahan data uji korelasi antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,476 dan data koefisien determinasi sebesar 22,65%. Kemudian pada uji signifikansi diperoleh nilai Fhitung = 8,93 dan Ftabel 3,15 pada taraf signifikansi () = 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = 64-2-1 = 61. Sesuai dengan kriteria pengujian yaitu Fhitung Ftabel atau 8,93 3,15 maka terima Ha artinya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI di MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar
Hubungan Antara Regulasi Emosi dengan Mental Toughness Pada Atlet Remaja
Wafa Silmaufar, Mukhammad Alvin;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v10i03.54447
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara regulasi emosi dan mental toughness pada atlet remaja di Desain Besar Olahraga Nasional Universitas Negeri Surabaya. Regulasi emosi dan mental toughness merupakan faktor penting dalam peningkatan kinerja olahraga, terutama saat atlet menghadapi tekanan dan tuntutan prestasi yang tinggi. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi digunakan, melibatkan 24 atlet remaja yang tinggal di asrama universitas. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner skala Likert untuk mengukur regulasi emosi dan mental toughness. Data dianalisis menggunakan uji asumsi dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara regulasi emosi dan mental toughness pada atlet remaja (r = 0,616, p < 0,05). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan regulasi emosi yang baik dalam meningkatkan mental toughness atlet remaja. Saran untuk atlet remaja adalah mengontrol tekanan dengan koping positif untuk mencapai emosi yang positif, dan pelatih perlu memperhatikan latihan yang melibatkan regulasi emosi dan mental toughness. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan sumber referensi. Penelitian ini memberikan manfaat bagi para atlet, pelatih, dan peneliti di bidang psikologi olahraga.
Analisis Deskriptif Aktivitas Olahraga pada Generasi Z
Tyas, Arum Purbohesthining;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1085-1097
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola aktivitas olahraga pada generasi Z, khususnya dikalangan mahasiswa program studi X di Universitas X Kota Surabaya. Metode kuantitatif noneksperimental digunakan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner online dan offlinemenggunakan Google Formulir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mayoritas partisipanmemiliki tingkat aktivitas olahraga yang berada pada kategori sedang, sesuai dengan rekomendasiWHO untuk kesehatan. Beberapa faktor mungkin memengaruhi tingkat keterlibatan mereka dalamaktivitas fisik. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi yangefektif dalam meningkatkan partisipasi olahraga di kalangan generasi Z, dengan memperhitungkanpreferensi dan kebutuhan mereka. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentangpola aktivitas olahraga pada generasi Z dan menyoroti pentingnya intervensi yang tepat dalammempromosikan gaya hidup sehat di kalangan mereka. Saran untuk penelitian selanjutnya adalahmemperluas sebaran dan jumlah partisipan, serta melakukan studi eksperimental untukmengeksplorasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi aktivitas olahraga pada generasi Z secaralebih mendalam.
Perbedaan Tingkat Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Ditinjau Berdasarkan Jenis Kelamin
Lantang, Caroline Florence;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1115-1126
Mahasiswa merupakan individu yang menempuh pendidikan pada perguruan tinggi. Seorang mahasiswa dituntut untuk dapat menyelesaikan tugas yang diberikan, banyaknya tugas dan manajemen waktu yang buruk dapat memicu prokrastinasi. Fenomena prokrastinasi sering kali melekat pada lingkup pendidikan, dikenal sebagai prokrastinasi akademik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa ditinjau berdasarkan jenis kelamin. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, non-eksperimen. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa jurusan psikologi angkatan 2023 Universitas X di Kota Surabaya. Penentuan jumlah sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 230 mahasiswa. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala prokrastinasi akademik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat prokrastinasi akademik pada mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan. Dilihat dari skor rata-rata diketahui bahwa jenis kelamin perempuan memiliki tingkat prokrastinasi akademik lebih tinggi dibandingkan jenis kelamin laki-laki. Semakin tinggi skor mengindikasi tingkat prokrastinasi akademik yang dimiliki meningkat, sebaliknya jika skor yang didapatkan semakin rendah maka tingkat prokrastinasi akademik yang dimiliki akan menurun.
Eksplorasi Emotional Eating pada AtletRemaja
Putra, Rio Eka Syach;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p1127-1135
Atlet remaja merupakan individu yang rentan mengalami emosi negatif. Emosi negatif apabila tidak dikelola dengan baik dapat berdampak terhadap atlet tersebut, salah satunya yaitu emotional eating. Emotional eating merupakan suatu perilaku makan dimana seseorang cenderung makan atau minum secara berlebihan sebagai respon atas emosi negatif (van Strien et al., 1986). Melihat beratnya tantangan yang dialami atlet remaja dan dampak dari emotional eating yang tidak baik untuk kesehatan, serta masih belum banyak penelitian sebelumnya yang membahas penelitian terkait membuat peneliti tertarik untuk meninjau lebih jauh terkait dengan gambaran emotional eating pada atlet remaja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil emotional eating pada atlet remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan melibatkan 110 partisipan atlet remaja SMA Khusus Olahraga Jawa Timur di kota sidoarjo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu adopsi sub-skala emotional Dutch Eating Behavior Questionnaire Memuat 13 item pertanyaan (Ramadhani, 2022) ; dikembangkan oleh (van Strien et al., 1986). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet remaja rentan mengalami emotional eating ditunjukkan hasil kategorisasi dimana masih banyak yang mengalami tingkat emotional eating yang tinggi. Selain itu emotional eating lebih rentan dialami oleh atlet perempuan daripada atlet laki-laki.
Penggunaan Media Sosial pada Generasi Z
Nafisah, Yuan Fitrotin;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11n2.p705-713
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penggunana media sosial pada generasi Z. Fenomena penelitian ini merupakan tingginya penggunana media sosial pada generasi Z yang menimbulkan beberapa efek negatif yang mereka alami. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis non-eksperimen. Populasi pada penelitian berjulah 1427 generasi Z di kampus X. Teknik sampel penelitian menggunakan probability sampling dengan jenis cluster sampling, yang mana sampel yang diperoleh sebanyak 312 mahasiswa generasi Z. Teknik pengumpulan data menggunakan alat ukur skala penggunaan media sosial yang disebar secara offline maupun online. Analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif dan kategorisasi dengan bantuan JASP for windows dan Ms. Excel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai max pada penggunaan media sosial sebesar 50 dan nilai min sebesar 20, mean = 35,708, standar deviasi = 5,363. Hasil kategorisasi yang diperoleh dari analisis deskriptif penggunaan media sosial pada mahasiswa generasi Z berada pada tingkat sedang sebesar 108 dengan presentase 35%.
Kecenderungan Online Impulsive Buying Ditinjau dari Jenis Kelamin
Rinonce, Elvil Manik;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11i1.61024
Penelitian ini dimotivasi oleh kemajuan teknologi yang membawa perubahan mode belanja dari yang sebelumnya offline store menjadi online store. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan online impulsive buying ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel berjumlah 240 individu di Universitas X di Kota Surabaya, Jawa Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana sampel harus memiliki kriteria yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu pengguna aktif e-commerce. Instrumen yang digunakan adalah Impulsive Buying Scale berjumlah 13 aitem pernyataan menggunakan Google Formulir. Teknik analisa data menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor kecenderungan online impulsive buying antara laki-laki dan perempuan. Skor rata-rata yang didapatkan oleh perempuan lebih tinggi (41,95) daripada skor yang didapatkan oleh laki-laki (39,34). Temuan lain dalam penelitian ini adalah kecenderungan online impulsive buying pada laki-laki dan perempuan berada dalam kategori sedang. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa online impulsive buying lebih sering dialami oleh perempuan.
Eksplorasi Regulasi Emosi Pada Generasi Z di Mojokerto
Pratama, Moch Wisnu;
Jannah, Miftakhul
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v11i1.61279
Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dalam era teknologi digital dan memiliki cara berpikir yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Regulasi emosi memiliki peran penting dalam menentukan bagaimana mereka menghadapi perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam hidup mereka Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi regulasi emosi pada Generasi Z di Mojokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang dipakai selama proses penelitian adalah accidental sampling. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah Generasi Z di Mojokerto. Instrumen regulasi emosi dalam penelitian ini menggunakan skala regulasi emosi IERQ4S. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan regulasi emosi antara atlet pelajar laki-laki dan siswa perempuan. Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa tingkat regulasi emosi yang dimiliki oleh Generasi Z di Mojokerto pada kategori sedang dan diikuti dengan kategori rendah. Hasil penelitian yang Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa regulasi emosi pada seseorang dengan jenis kelamin laki-laki lebih baik dan lebih mampu dalam pengelolaan emosi dibandingkan dengan perempuan.