p-Index From 2021 - 2026
19.423
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Journal of Education and Learning (EduLearn) AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Islam COMPETITIVENESS JOURNAL CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vidya Karya Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Yupa: Historical Studies Journal Pi: Mathematics Education Journal Desimal: Jurnal Matematika EKONOMIS : Journal of Economics and Business BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Jurnal PIPSI: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Journal of Socioeconomics and Development Jurnal Ulul Albab JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Anterior Jurnal Jurnal Basicedu Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Mandalika Mathematics and Educations Journal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat The Kalimantan Social Studies Journal The Innovation of Social Studies Journal INSERT: Information System and Emerging Technology Journal Jurnal Diferensial Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Iqtisaduna Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Journal Of Human And Education (JAHE) Prabayaksa: Journal of History Education Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Basicedu Reflection Journal Pi: Mathematics Education Journal International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Social Studies Conference Proceedings HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Aceh International Journal of Science and Technology Indonesian Research Journal on Education CORE: Journal of Communication Research ILTEK : Jurnal Teknologi Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan JOURNAL OF SOCIAL DEVELOPMENT Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIAD Jurnal Medika: Medika NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Jurnal Cendekia Ilmiah Journal of Sharia Economy and Islamic Tourism International Conference On Social Science Education Proceeding Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) Journal of Islamic Education Media Pendidikan Matematika Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Obstacles to the Implementation of P5 on the Theme of Sustainable Lifestyle in the Green School Program at SMP Negeri 7 Banjarmasin Siti Hapsah; Syaharuddin Syaharuddin; Rusmaniah Rusmaniah; Sovia Husni Rahmia; Sigit Triyono
The Innovation of Social Studies Journal Vol 7, No 1 (2025): The Innovation of Social Studies Journal, September 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/issj.v7i1.15430

Abstract

The implementation (P5) of the sustainable lifestyle theme in the Merdeka Curriculum aims to increase students' awareness of the importance of caring for plants. This program also supports the Green School initiative which focuses on environmental conservation. SMP Negeri 7 Banjarmasin, students' awareness of the environment is still low. Less active in caring for plants, does not understand the importance of preserving the environment, and has limited knowledge about waste management. The integration of sustainable lifestyle themes in P5 is very important to support the success of the Green School program. However, the implementation of P5 faces various challenges that hinder the optimization of the implementation process. The solution is so that the implementation of P5 can run in accordance with the objectives of the Green School program. This research aims to identify the challenges that arise in implementing P5 with the theme of sustainable lifestyles as support for Green Schools. Using a qualitative approach and data collection methods through observation, interviews, and documentation, this research found obstacles, such as budget limitations, individual problems, and low student participation. Some proposed solutions include raising funds independently from students as well as increasing follow-up from teachers and students to encourage greater engagement.
The traditional custom of Tawas Jaa as a means of strengthening social cohesion among the Dayak Deah community Dewicca Fatma Nadilla; Bambang Subiyakto; Deasy Arisanty; Syaharuddin Syaharuddin; Fitri Mardiani; Ilham Galih Pambudi
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 9 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v9i2.39202

Abstract

The Tawas Jaa tradition practiced by the Dayak Deah community in Upau represents a culturally significant ritual imbued with profound spiritual and social values. Beyond its role as a medium of ancestral veneration, this tradition is an integral mechanism for reinforcing communal bonds. The collective participation of all societal strata in the ritual across gender, generational, and religious lines reflects a strong foundation of social cohesion rooted in shared religious and cultural beliefs. This study examines the sociocultural meaning of the Tawas Jaa tradition as a form of religious-based social cohesion within the Dayak Deah community of Kaong. Employing a qualitative research design with a descriptive approach, the research was conducted in Kaong Village, identified in 2024 & 2025 as the sole remaining village in the Upau subdistrict actively maintaining the Tawas Jaa practice. Data was collected through participant observation and in-depth interviews, with informants selected via snowball sampling techniques. Data analysis employed source triangulation, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The research findings indicate that the Tawas Jaa tradition serves as a central pillar of community cohesion, facilitating the integration of diverse social segments through collective involvement. The ritual encompasses elements of mutual cooperation, community-driven fundraising, and the symbolic use of cultural artifacts such as ancak and the dragon boat—each reinforcing collective identity and interdependence. In addition to its spiritual dimensions, the tradition underscores the importance of egalitarianism, social solidarity, and communal self-reliance. Furthermore, by embracing religious plurality, the tradition fosters a resilient social structure and affirms the enduring relevance of ancestral values in shaping communal life.     Tradisi Adat Tawas Jaa pada masyarakat Dayak Deah di Upau merupakan praktik budaya yang tidak hanya sarat nilai spiritual dan sosial, tetapi juga berfungsi sebagai sarana memperkuat kohesi sosial berbasis religi di tengah kehidupan komunitas. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antaranggota komunitas. Melalui pelaksanaan ritual-ritual yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, Tawas Jaa mencerminkan kohesi sosial yang berakar pada nilai-nilai religi yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi makna tradisi adat Tawas Jaa sebagai bentuk kohesi sosial berbasis religi bagi masyarakat Dayak Deah Kaong. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dipilihnya Desa Kaong karena pada tahun 2024 & 2025 merupakan satu-satunya desa yang menyenggarakan Tradisi Adat Tawas Jaa ini di Kecamatan Upau. Data dikumpulkan dari observasi dan wawancara mendalam. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Snowball Sampling. Analisis data menggunakan teknik triangulasi sumber, melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Tradisi Tawas Jaa dalam masyarakat Dayak Deah berfungsi sebagai pilar kohesi sosial, mengintegrasikan seluruh lapisan masyarakat melalui partisipasi lintas gender, generasi, dan agama dalam penyelenggaraan nya. Ritual ini melibatkan gotong royong, pengumpulan dana secara mandiri, serta simbol-simbol adat seperti ancak dan perahu naga yang memperkuat identitas budaya mereka. Selain nilai spiritual, Tawas Jaa juga menegaskan pentingnya kesetaraan, solidaritas sosial, dan kemandirian komunitas. Dengan menghormati keberagaman keyakinan, tradisi ini membangun ketahanan sosial dan komitmen terhadap nilai-nilai kolektif yang diwariskan oleh para leluhur.
Ethnomathematics: Exploring Geometric Shapes and Patterns in Sasak Snacks Rahmawati, Fitri Indah; Hastuti, Intan Dwi; Mariyati, Yuni; Syaharuddin, Syaharuddin
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v7i1.29298

Abstract

Mathematics is often perceived as a discipline that is separate from everyday reality and has little connection to the cultural context of society. Historically, however, mathematics grew and developed from the social practices of communities, including local culinary traditions. Sasak traditional snacks, as part of cultural heritage, not only have aesthetic and symbolic value, but also contain mathematical structures that can be studied to bring geometric concepts closer to the cultural reality of society. This study aims to identify and analyze the geometric shapes and patterns contained in the traditional snacks of the Sasak community in Montong Tangi Village, East Sakra District, East Lombok Regency, through an ethnomathematics perspective.This study uses a qualitative approach with an ethnographic design. Data were collected through direct observation and ethnographic interviews with traditional snack makers, traditional leaders, and community leaders who understand Sasak culinary traditions. Data analysis was carried out interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and its validity was tested through source triangulation.The results show that traditional snacks such as cerorot, lupis, jaje abuq, and renggi represent various geometric concepts, including cones, triangular prisms, circles, and triangular pyramids, which are formed through traditional techniques of folding, compacting, and wrapping ingredients. These geometric representations are not only structural in nature, but also contain cultural values such as perseverance, togetherness, and harmony, which are reflected in the traditional practices of the Sasak people. These findings confirm that traditional Sasak snacks have the potential to be a relevant source of contextual learning to enrich culture-based geometry learning.
Komunitas Belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM): Upaya Menggali Permasalahan dan Alternatif Pemecahannya Agustina, Ella; Syaharuddin, Syaharuddin; Haryanto, Yuli; Mauluddin, Akhmad; Purwanto, Purwanto
Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran
Publisher : BPMP Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunitas belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) telah dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Namun, dalam implementasinya tidak sedikit kendala yang dihadapi.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan (1) wujud masalah pada komunitas belajar dalam IKM di sekolah, (2) pemecahan masalah pada komunitas belajar,  dan (3) dampak pemecahan masalah dalam komunitas belajar di sekolah. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah 7 orang dan guru 13 orang yang tergabung dalam program sekolah penggerak (PSP) di kota Banjarmasin dan kabupaten Banjar. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian, yaitu (1) wujud masalah komunitas belajar dalam IKM, yakni masih adanya mispersepsi guru tentang komunitas belajar; masih kurangnya pelatihan IKM bagi guru; Collaborative learning antarguru rendah; pertemuan guru secara rutin belum terprogram; sharing knowledge melalui pertemuan rutin komunitas belajar masih kurang; dan sarana pembelajaran yang perlu ditingkatkan. (2) pemecahan masalah komunitas belajar, yakni melalui penyediaan kelengkapan sarana dan prasarana, penyediaan waktu khusus bagi guru untuk berbagi praktik baik, kolaborasi antarguru senior dan guru junior, mendatangkan narasumber, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan optimalisasi dalam pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM). (3) Dampak pemecahan masalah komunitas belajar bagi kepala sekolah dan guru, yakni mendapatkan kemudahan dalam memeroleh informasi; saling bersinergi; dan muncul sikap saling memberi semangat.
Miskonsepsi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Jenjang Pendidikan Dasar Agustina, Ella; Syaharuddin, Syaharuddin; Handayani, Eka Sri; Mauluddin, Akhmad; Gafuri, Akhmad
Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran
Publisher : BPMP Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) telah berjalan yang diawali oleh Sekolah Penggerak dan ketika Kurikulum Merdeka disahkan menjadi Kurikulum Nasional telah dilaksanakan oleh seluruh sekolah di Tanah Air. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat sebagian guru di sekolah yang melaksanakan P5 namun belum mencapai tujuan utamanya, yakni membentuk peserta didik yang berkarakter Profil Pelajar Pancasila (3P). Karena itu, kajian ini menggali lima hal, pertama bagaimana wujud miskonsepsi P5 dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kedua, bagaimana faktor munculnya miskonsepsi P5. Ketiga, bagaimana dampak miskonsepsi P5. Keempat, apa upaya yang dilakukan untuk mengatasi miskonsepsi P5. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengawas, kepala sekolah dan guru yang bejumlah 2800 yang tersebar pada jenjang Pendidikan dasar (SD dan SMP). Hasil penelitian sebagai berikut: (1) Produk P5 yang kemudian dipamerkan pada periode tertentu tampak masih menjadi dominan. (2) Pelibatan stakeholder belum optimal. (3) Faktor kurangnya pelatihan tatap muka menjadi penghambat rendahnya pemahaman guru terhadap P5. (4) Keterbatasan dan kemampuan dalam pengelolaan waktu menjadi kendala utama. (5) Siswa tampak kecewa ketika praduk P5 tidak tuntas dan merasa puas jika praduk P5 dipamerkan, sehingga menjadi gambaran sebuah miskonsepsi P5. (6) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi miskonsepsi P5, yakni melalui kegiatan di komunitas belajar (Kombel) (73%), melalui workshop dan IHT (58%), dan di komunitas belajar daring (58%).
Penguatan Peran Pengawas Sekolah Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Agustina, Ella; Mahanani, Herny Tri; Syaharuddin, Syaharuddin
Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran
Publisher : BPMP Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Kajian tentang peran pengawas sekolah dalam implementasi kurikulum mereka (IKM) sangat penting dikaji secara komprehensif. Hal ini karena pengawas sekolah menjadi diantara kunci keberhasilan IKM. Tujuan tulisan ini ingin memahami dua hal, pertama, faktor-faktor yang memengaruhi kurang optimalnya peran pengawas sekolah dalam IKM. Kedua, upaya penguatan peran pengawas sekolah dalam IKM. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara terstruktur melalui google form, dan dianalisis dengan mengikuti model Miles dan Huberman yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi data dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian ini yaitu terdapat dua faktor yang memengaruhi kurang optimalnya peran pengawas dalam IKM, yakni karena masa transisi kurikulum sehingga menyebabkan pemahaman terhadap Kurikulum Merdeka tidak merata (responden guru, 67%, Kepala Sekolah, 55%). Faktor lainnya, yaitu terbatasnya waktu (91%). Sedangkan temuan kedua penelitian ini yaitu yakni upaya yang telah dilakukan untuk penguatan peran pengawas sekolah yakni melalui pendampingan sekolah pada program sekolah penggerak (PSP) (38%). Kedua, melibatkan pengawas melalui komunitas belajar (Kombel) sesuai waktu yang telah dijadwalkan (25%). Ketiga, dengan memberikan kesempatan pengawas sekolah sebagai fasilitator sekolah penggerak (22%).
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Ips Melalui Penataan Ruang Kelas Dan Media Talking Stick, Ular Tangga Dan Team Games Tournament (TGT) Indriyani, Ina Eka; Ma’nawiyah, Ma’nawiyah; Syaharuddin, Syaharuddin
Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran
Publisher : BPMP Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penataan ruang kelas dalam belajar tidak saja berdampak terhadap siswa dalam belajar namun cukup berpengaruh terhadap hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS kelas VIII A melalui penataan ruang kelas dan media ular tangga di SMP N 27 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan kolaborasi antara guru pamong, dosen pembimbing, dan peneliti. PTK dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tahapan penelitian dilakukan melalui dua siklus dengan masing-masing dua pertemuan.  Obyek penelitian adalah siswa kelas VIIIA berjumlah 29 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS melalui penataan ruang belajar melalui media ular tangga, talking stick dan Team Games Tournament (TGT).
Model Pembelajaran Berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan Kreativitas siswa Latifah, Nur; Putro, Herry Porda Nugroho; Syaharuddin, Syaharuddin
Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran
Publisher : BPMP Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan pada pembelajaran era abad ke-21 sangat diperlukan siswa yang memiliki beberapa keterampilan khususnya kemampuan berpikir kritis yang harus dimiliki oleh masing-masing siswa. Kegiatan pembelajaran di kelas oleh  guru sering membuat pembelajaran terkesan monoton dan membosankan, sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam proses belajarnya, sehingga guru sangat memerlukan adanya suatu cara atau perubahan yang harus dilakukan oleh seorang guru  dalam proses belajar mengajar agar dapat berjalan sesuai yang diinginkan. Guru dapat menggunakan model pembelajaran yang dapat membantu guru pada penyampaian materi belajar dikelas, yaitu Model  pembelajaran  Pembelajaran  Berbasis  Proyek   (PjBL) yang menekankan pada proses pembuatan suatu proyek yang menghasilkan produk dalam pembelajaran tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan dan keberhasilan penerapan model pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan artikel ilmiah ini menggunakan metode Studi literatur (library research) dari artikel dan jurnal ilmiah terbaru sebanyak 8 artikel yang membahas  model  pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas siswa meliputi:  jurnal ilmiah, artikel, buku, dan sumber-sumber pendukung lainnya. Hasil dari penelitian ini dengan menggunakan metode Studi literatur (library research) sebayak 7 artikel bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dapat digunakan pada semua jenjang pendidikan dan mampu memotivasi siswa untuk dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran disekolah.
Integrasi Kearifan Lokal Pasar Terapung Berbasis Media Digital Pada Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Critical Thinking Tiani, Risda; Putro, Herry Porda Nugroho; Syaharuddin, Syaharuddin
Jurnal Penggerak Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Penggerak Pendidikan Dan Pembelajaran
Publisher : BPMP Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang integrasi kearifan lokal pasar terapung dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui pendekatan Project Based Learning berbasis media digital guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pasar terapung sebagai representasi budaya lokal Kalimantan Selatan dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran yang mampu mendekatkan siswa dengan realitas sosial di sekitarnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah terkini yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang menggabungkan unsur lokalitas dan teknologi digital memberikan dampak positif dalam membangun keterampilan berpikir kritis siswa melalui eksplorasi data, diskusi kolaboratif, serta penyajian berbasis media interaktif. Selain itu, teknik dan metode seperti inkuiri, simulasi digital, serta pembuatan vlog dan infografik memperkaya pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan, serta dukungan kebijakan pendidikan yang mendorong inovasi berbasis lokalitas.
Efektivitas Chatbot-AI dalam Pembelajaran Matematika melalui Model NHT berbasis PBL di SMPN 3 Binamu Husain, Husriani; Syaharuddin, Syaharuddin; Yasriuddin, Yasriuddin; Agustina, Sri Wahyuni
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11074

Abstract

Mathematics learning in the digital era requires instructional strategies that enhance conceptual understanding while fostering students’ motivation and engagement. Integrating artificial intelligence into classroom practice offers a promising solution to these challenges. This study aimed to examine the effectiveness of integrating an AI chatbot into the Numbered Heads Together (NHT) model based on Problem-Based Learning (PBL) in improving students’ mathematical conceptual understanding and learning motivation. A quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design was employed. The sample consisted of two eighth-grade classes at SMPN 3 Binamu, each comprising 30 students. The experimental group received NHT-based PBL integrated with an AI chatbot, whereas the control group received NHT-based PBL without chatbot support. Data were collected through a conceptual understanding test, a learning motivation questionnaire, and an observation sheet, and were analyzed using independent samples t-test, paired samples t-test, N-Gain, and Cohen’s d. The results revealed a significant difference in learning outcomes between the two groups (p < 0.05). The N-Gain and effect size were moderate, students’ motivation was high, and engagement was very good. These findings indicate that integrating an AI chatbot into NHT-based PBL effectively enhances mathematics learning quality.
Co-Authors A. Munaya Rahman Abdillah Abdillah Abdillah Abdul Wahab Abdurahim, Abdurahim Abdurrahim Abdurrahim Agustang, Andi Agustina, Ella Agustina, Sri Wahyuni Ahmad Effendi Ahmad Maulana Ahmad Sulhan Ahmodu, Abdul-Lateef Olamide Akhmad Fauzan Akhmad Munaya Rahman Aknifar Mawaddah Al Rifani, Ahmad Nurdin Al Wahid, Muhammad Ridho Alfiana Sahraini Ana Mahfuzah Anggeraeni, Anggeraeni Anggriyani, Meli Anita Lontaan Aqodiah, Aqodiah Arbainah Arbainah Arda, Darmi Ariando Salomon, Glendy Ariani, Zaenafi Ashraf, Sameer Astria Putri Ramadhani Aulia, Hartika Awaluddin Awaluddin Azis, Fatimah Azizah, Intan Noor Bahjatul Mardhiyah Bahri, Alim Bambang Subiyakto Bambang Subiyakto Bambang Subiyakto Citriadin, Yudin Claudia Dwi Martina Deasy Arisanty Devi Lasdya Dewi Pramita Dewi, Sopian Dewicca Fatma Nadilla Dewicca Fatma Nadilla, Dewicca Fatma Dhimas Pratama Nindya Putra Sari Dona Eka Lovianie Efendi, Zaenudin Eka Mayasari Sri Wahyuni, Dian Emelda Humaira Endang Rahmawati, Endang Eri Saswili Erlina Wiyanarti Ersis Warmansyah Abbas Ersis Warmansyah Abbas Ersis Warmansyah Abbas Eva Alviawati Fadugba, Sunday Emmanuel Farah Heniati Santosa, Farah Heniati Fardi, Fardi Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Fathurrahman Fathurrahman Fathurrijal, Fathurrijal Fatmawati, Fatmawati Fatmawati, Tiara Fatwa Nur&#039;aini Fatwa Nur’aini Fauzi, Zain Ahmad Firmansyah, Yuman Fitri Mardiani Fitri Mardiyani Fredy Saputra, M. Khalid Furad, Abdul Gafuri, Akhmad Gazali Rahman, Gazali Gilang Fahreza Gustini, Gustini Habib Ratu Perwira Negara Habibi Ratu Perwira Negara Hadi, Alfian Rahman Hadi, Noorya Tasya Febrylia Witari Hairunisa Hairunisa Handayani, Eka Sri Handayani, Trilasmi Har, Besse Harnanengsi Hasanah Hasanah Hasanah, Mahmudah Hassan, Muhammad Ikram bin Abu Hazrat Usman Mashwani Helmi Akmal Hendry Alfiani Ari Sandi Hendry Alfiani Ari Sandi Heri Susanto Heri Susanto Hermansyah Hermansyah Herry Porda Nugroho Putro Herry Porda Nugroho Putro Herry Suprajitno Hery Porda Nugroho Putro Hidayanti Hidayanti Hidayanti, Nur Fitri Hidayat Putera, M. Adhitya Husnan Husnan Husriani Husain Iddrisu, Mohammed Muniru Ilham Galih Pambudi Ilham Ilham Ina Eka Indriyani Indra Maulana Indriani Hamka Indriyani, Ina Eka Intan Dwi Hastuti Iqbal, Chaedyr Irfan, Fitriani Irma Dwina Irwan Abbas Irwan Misbach Ishanan, Ishanan Ismi Rajiani Istiqamah, Nurul Izzat Habib Jaka Wijaya Kusuma Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin JAYA, IRFAN Johri Sabaryati, Johri Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani Jumriani, Jumriani Kadir, Amiruddin Kana, Mery Kiki Riska Ayu Kurniawati, Kiki Riska Ayu Lilis Suriani Linda Sari M Faisal M, Saripuddin M. Anugrah Arifin M. Restu Hidayat, M. Restu M. Ridha Ilhami M. Ridha Ilhami M. Ridha Ilhami M. Ridha Ilhami M. Yogi Riyantama Isjoni Madinatul Munawarah Mahanani, Herny Tri Mahendra, Yusril Mahmudah Hasanah Mahmudah Mahmudah Mahsup, Mahsup Malik Ibrahim Mannawang, Annisa Ath-Thahirah Mappanyompa, Mappanyompa Mardiani, Fitri Mardiyah Hayati Mariono, Mariono Mariyati, Yuni Marlia Marlia Martinez, Rudolf Cymorr Kirby Mattiro, Syahlan Maujud, Fathul Mauluddin, Akhmad Ma’nawiyah Ma’nawiyah Ma’nawiyah, Ma’nawiyah McKenna, Tarquam Mehmood, Saba Meika Nurul Wahidah Melisa Prawitasari Menga, Maria Kurni Mia Samihati Milandari, Baiq Desi Mistam, Mistam Mohamad Zaenal Arifin Anis Muhaimin Muhaimin Muhammad Adhitya Hidayat Putra Muhammad Alfi Syahrin Muhammad Hartono Muhammad Idkhan, Andi Muhammad Ilmi Muhammad Maulana Muhammad Nasih Muhammad Nur, Qalbia Muhammad Rezky Noor Handy Muhammad Rezky Noor Handy Muhammad Rezky Noor Handy Muhammad Rezky Noor Handy Muhammad Ridha Ilhami Muhammad Risalan Uzhma Muhammad Risalan Uzhma Muhirdan Muhirdan Mukhlishin, Mukhlishin Muliana, Hanana Muliana, Yulia Murliana Murliana Muslimin Kara Mustainah Mappatoba Mutiani Mutiani Mutiani Mutiani Nadia Nadia Nadiatul Izmi Nadlatul Izmi Napolion, Kens NETTI KARIANI MENDOFA Nona Ayuriszki Noor Handy, M. Rezky Noorya Tasya Febrylia Witari Hadi Nova Yudha Andriansyah Putra Nur Azizah Nur Ikhsan, Muhammad Nur Latifah, Nur Nurdyansa Nurhakim, Syanabiawan Maryati Nurjannah Nurjannah Nurkamilah Nurkamilah Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nursahid Nursahid Nursahid Nursahid Nurul Fauziyah, Nurul Nurul Hasanah Nurul Hikmah Nurul Yakin Nur’aini, Fatwa Oktosiyanti MT. Abdullah, Oktosiyanti MT. Oktoviasari, Vera Ayu Prawitasari, Melisa Prayudha Aditya Purwanto Purwanto Puteri Mulyani Putra, Diki Damma Putri Yani Putro, Dwi Suryo Radjikan, Febrian Putra Anugrah Rahmad Rizaldi Ahya Rahman, Fadhli Rahmat Nur Rahmatin, Nuthya Rahmawati, Fitri Indah Rahmawati, Rahmawati Rahmia, Sovia Husni Raihanah Sari Raihanah Sari Rajiani, Ismi Rasyidah Olfah Raudhatul Jannah Raudhatul Jannah Firdaus Raza, Wasim Reski P Rezaldi, Mohammad Rizky Rezky, Amelia Rianti, Riski Anwar Ridha Fitriyani Ridha Ilhami, M. Ridho Hayati Rifdan . Rifqi Muhammad Ihsan Riski Norseli Risna Putra Pradana Rizkia Ananda Sari Rizky Martha Cahya Puspita Rochgiyanti Rusdi Rusli Rusli Rusma Noortyani Rusmainah Rusmainah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah Rusmaniah, Rusmaniah Saddam Saddam, Saddam Sahara, Ani Samiah Samiah Sapa, Nasrullah Bin Sarbaini Sarbaini Sari, Nursina Sigit Triyono Sigit Triyono Sirajuddin Sirajuddin Siti Hapsah Siti Maimunah Siti Masyithah Siti Rizayani Sovia Husni Rahmia Sovia Husni Rahmia Sriwati Sriwati Subiyakto, Bambang Sulis Setianingsih Suparman Suparman Suprapto Suprapto Sutarto Sutarto Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Syarifuddin Tamur, Maximus Tiani, Risda Tri Damayanti, Tri Triyono, Sigit Ucok Harisman Harisman Berutu Urifah, Dewi Usnul Khatimah Uswatun Nisa Utami Dewi, Siti Veithzal Rivai Zainal Vera Mandailina, Vera Wahyudin Noe, Wahyudin Wanda Aprilla Widianti, Suciana Wijaya, Tommy Tanu Wijayanti, Yoga Tri Wikasari, Reni Winata, Atikah Wisnu Subroto Wiwi Musriana Yasriuddin, Yasriuddin Yeti Novita Purnama Sari Yudha Rizky Rawidafany Yuli Haryanto, Yuli Yunita Yunita Yustika Muliasari Yusup Yusup Z, Sahman Zata Yumni Awanis Zulkarnain Zulkifli, Mukaffi Zusana A Sasarari