Articles
Pengembangan Modul Sebagai Multimedia Pembelajaran Interaktif Dengan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kognitif Siswa
Alivia, Zsalzsa Puspa;
Wahyudin;
Nursalman, Muhamad
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/digitech.v3i2.3138
Media pembelajaran yang dikembangkan dengan model pembelajaran yang tepat dapat membantu siswa lebih baik dalam memahami mata pelajaran. Model pembelajaran yang kurang efektif, peralatan dan media yang tidak tepat, antusiasme siswa menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk: (1) Menghasilkan e-modul sebagai media pembelajaran interaktif dengan model pembelajaran discovery dalam mencetak mata kuliah desain grafis untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa. (2) Mengetahui kelayakan e-modul sebagai multimedia pembelajaran interaktif dengan model pembelajaran discovery untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan ADDIE sebagai metode pengembangan dengan tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) E-modul sebagai multimedia pembelajaran interaktif dinyatakan baik dan layak digunakan dengan nilai persentase 90,8% termasuk kategori "Sangat Baik" oleh pakar media. (2) E-Modul sebagai multimedia interaktif dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa dengan nilai gain rata-rata 0,61 dengan kriteria efektivitas "Sedang". (3) Respon siswa terhadap penggunaan E-modul sebagai multimedia pembelajaran interaktif menunjukkan nilai persentase 96,2% dengan kategori "Sangat Baik".
Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Media Interaktif Aplikasi Lectora Inspire Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
Aprianto, Vani;
Wahyudin
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/digitech.v3i2.3191
Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam dunia pendidikan saat ini menuntut adanya sumber daya manusia yang melek teknologi. Teknologi yang berkembang menuntut adanya sebuah terobosan-terobosan baru, baik dalam hal manajemen sekolah maupun dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru, oleh karena itu proses pembelajaran harus menarik dan menyenangkan sehingga bisa memotivasi belajar siswa. Salah satu cara untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah melalui penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media interaktif aplikasi Lectora Inspire. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian One-Group PretestPosttest Design, dengan subjek siswa kelas X TKJ SMK Jagara tahun pelajaran 2022/2023 berjumlah 19 orang. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pembelajaran dengan aplikasi Lectora Inspire sangat membantu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan perolehan rata-rata total persentase angket respon siswa sebesar 73.67% dengan kategori menarik dan rata-rata total persentase teknik observasi siswa pada ranah afektif sebesar 80.37 predikat A- (sangat baik) dan ranah psikomotor sebesar 82.89 predikat A- (sangat baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran aplikasi Lectora Inspire dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) dengan Bantuan Media Pembelajaran
Permatasari, Endah;
Wahyudin;
Putro, Budi Laksono
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3695
Self-Regulated Learning (SRL) merupakan kemampuan diri seseorang dalam mengelola pengalaman belajar guna mencapai hasil yang diinginkan. Kurikulum di Indonesia saat ini menggunakan Kurikulum Merdeka, yang memiliki karakter yaitu dapat mengembangkan soft skill dan karakter melalui projek profil pelajar Pancasila. Salah satu profil pelajar Pancasila adalah elemen mandiri yaitu pelajar memiliki pemahaman terhadap diri sendiri dan situasi yang dihadapi, serta regulasi diri untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kualitas hidup. Pada penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan membuat sintesa mengenai media pembelajaran untuk pengukuran regulasi diri pada pembelajaran atau Self-Regulated Learning (SRL), guna menemukan media pembelajaran yang dikembangkan untuk kebutuhan pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan melakukan pencarian database yang relevan pada artikel yang diterbitkan dari tahun 2019 sampai 2023. Strategi yang dilakukan dalam pencarian mencakup tinjauan secara sistematis. Pencarian database awal melalui Google, Google Scholar, dan Publish or Parish. Berdasarkan hasil tinjauan secara sistematik literatur maka dihasilkan bahwa Self-Regulated Learning (SRL) dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran. Pada umumnya penelitian yang dilakukan untuk mengukur Self-Regulated Learning (SRL) mengembangkan media pembelajaran berbasis website yaitu sekitar 22% dari total penelitian yang ditemukan. Ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis website layak untuk dikembangkan terutama dalam pengukuran Self-Regulated Learning (SRL), dengan cara mengembangkan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengukur Self-Regulated Learning (SRL). 90% pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) dilakukan di luar media pembelajaran dan hanya 10% pengukuran yang dilakukan di dalam media pembelajaran.
Membentuk Kesalehan Anak Sejak Dini dalam Keluarga Berdasarkan Perspektif Islam
Neni Komalasari;
Wahyudin;
Sendi Tresa Utami
Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi
Publisher : Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Ekonomi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62495/jpime.v2i1.9
In forming piety in children from an early age in the family according to an Islamic perspective, of course a set of references is needed as a basis for education. Children's education jurisprudence is part of the reference for educating children in the family according to an Islamic perspective so that they can form children's piety from an early age. This research method uses a type of qualitative research sourced from primary and secondary research data. The analysis used is descriptive in form which functions to determine the conclusion of the problem so that a theoretical building is created based on the problem being researched. From the results of this research, it was found that building piety in children from an early age according to an Islamic perspective is through understanding aspects of jurisprudence, morals, and how to interact with children ethically. Parents' piety in educating children is part of the determinant. How do parents protect children before or even after birth, train children from an early age so that children are obedient in worship, provide love and justice to children, and teach children to love the Koran.
ANALISIS KEMAMPUAN SPASIAL VISUAL SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI INSTRUMEN PRE-TEST DAN POST-TEST PADA MATERI BANGUN RUANG
Azzahra, Siti Silmi;
Wahyudin;
Mariana Jeujanan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4237
Kemampuan spasial visual siswa sekolah dasar masih rendah, khususnya dalam memahami representasi geometri tiga dimensi secara mental. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan spasial visual siswa melalui tes berbasis visual tiga dimensi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei, melibatkan siswa kelas V di salah satu sekolah dasar swasta di Kabupaten Bandung pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen berupa soal pilihan ganda dan uraian disusun berdasarkan enam indikator spasial visual dan diberikan dalam satu kali pertemuan tanpa intervensi pembelajaran tambahan. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori rendah, dengan skor tertinggi pada indikator rotasi atau pencerminan bentuk (mean = 3.000) dan terendah pada indikator potongan atau lipatan bentuk (mean = 0.3636). Korelasi signifikan ditemukan antara kemampuan mengenali bentuk geometri dengan kemampuan perspektif visual (r = 0.759, p < 0.01). Simpulan penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan pembelajaran spasial berbasis visual dan kontekstual untuk meningkatkan representasi mental geometri siswa.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SD MENURUT TAHAPAN POLYA DALAM SOAL CERITA
Jeujanan, Mariana;
Wahyudin;
Silmi Azzahra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4309
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar berdasarkan tahapan metode Polya dalam menyelesaikan soal cerita. Metode Polya mencakup empat tahap, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan meninjau kembali hasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas III salah satu SD di Kabupaten Manokwari. Data dikumpulkan melalui tes soal cerita matematika yang dianalisis berdasarkan tahapan Polya serta data kuantitatif berupa skor pada tiap tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori kemampuan rendah, yaitu 37% dalam kategori "kurang" dan 30% "sangat kurang". Hanya 9% siswa yang mencapai kategori "baik", dan tidak ada siswa yang berada pada kategori "sangat baik". Analisis korelasi dan regresi menunjukkan bahwa tahap melaksanakan rencana (T3) dan meninjau kembali (T4) memberikan kontribusi paling besar terhadap total skor, sedangkan tahap memahami masalah (T1) memiliki kontribusi terendah. Hasil ini mengindikasikan pentingnya pelatihan keterampilan teknis dan reflektif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis metode Polya secara eksplisit dan menyeluruh di kelas, dengan penekanan pada penguatan tahap awal (pemahaman masalah) dan akhir (refleksi). Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan proses berpikir matematis siswa dan membantu guru dalam merancang intervensi pembelajaran yang lebih efektif.
Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Berbasis QR Code di Kelurahan Anrong Appaka
Rachman, Dian Anggraeni;
Istiqamah, Nurul Fajriah;
Haeril;
Ambas, Jasmin;
Wahyudin
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/scitec.v2i4.568
Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan dan kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan teknologi QR Code pada tanaman obat keluarga (TOGA) di Kelurahan Anrong Appaka. Kegiatan terdiri dari sosialisasi pentingnya TOGA, pelatihan pembuatan dan pemasangan QR Code, serta praktik pemanfaatan informasi digital berbasis QR Code. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan identifikasi, serta motivasi masyarakat dalam mengembangkan dan menggunakan TOGA sebagai alternatif kesehatan keluarga. Implementasi QR Code efektif memudahkan akses informasi, memperkuat edukasi kesehatan tradisional, dan mendorong partisipasi lintas generasi. Inovasi ini direkomendasikan untuk direplikasi dalam program edukasi kesehatan berbasis teknologi sederhana di masyarakat lain.
Ta’ṡīru Ta‘allumi al-Lugah al-‘Arabiyyah ‘alā Mustawā Ma‘rifati al-Qirā’ah wa al-Kitābah Ladā Ṭullābi al-Madāris al-Ṡānawiyyah ad-Dīniyyah fī Madīnah Sīrībūn: The Effect of Arabic Language Learning on the Literacy Level of Madrasah Aliyah Students in Cirebon City
Lia Maulida Afifah;
Wahyudin;
Yanti Kusnawati
al Mahāra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Sunan Kalijaga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/almahara.2025.0112-014
This study analyses the effect of Arabic language learning on the literacy levels of high school students in Cirebon using a quantitative approach and simple linear regression. The population of this study consisted of students from seven Madrasah Aliyah in Cirebon, with a sample of 69 students. Data were collected through questionnaires on the quality of Arabic language learning and students' literacy tests, which were tested for validity and reliability. The regression analysis results showed a regression coefficient of 0.86, indicating that a 1-unit increase in Arabic language learning is associated with an 86% increase in literacy. The Pearson correlation test showed a powerful relationship with a value of 0.899. The coefficient of determination test (R² = 0.808) indicated that 80.8% of the variation in reading and writing literacy could be explained by Arabic language learning. The results of this study show that quality Arabic language learning can improve students' reading and writing literacy. Keywords: Arabic, Arabic learning, Literacy
Pembekalan Penggunaan Suplemen Materi Pembelajaran Sejarah Mengenai Penanganan Wabah di Batavia
Absor, Nur Fajar;
Wahyudin;
Taufik
Darma Cendekia Vol. 4 No. 2 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60012/dc.v4i2.56
Pembelajaran sejarah yang kontekstual menjadi suatu hal penting untuk mengembangkan kesadaran sejarah peserta didik, ditambah lagi apabila pembelajaran tersebut dipadukan dengan sejarah lokal yang terjadi dalam cakupan kecil di suatu wilayah yang memiliki unsur kedekatan dengan peserta didik. Pembelajaran sejarah berbasis sejarah lokal dapat diterapkan di sekolah yang memiliki kaitan waktu dan tempat yang sesuai dengan suatu peristiwa sejarah. Salah satunya bisa diterapkan di sekolah yang berada di wilayah DKI Jakarta dengan pembahasannya mengenai penanganan wabah di Batavia pada masa VOC hingga Pemerintah Hindia Belanda. Solusi yang ditawarkan pada program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan penjelasan, pemahaman serta penerapan suplemen materi pembelajaran sejarah mengenai penanganan wabah di Batavia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mengalami peningkatan pemahaman terhadap materi sejarah lokal, menunjukkan ketertarikan yang lebih tinggi dalam mengikuti pembelajaran sejarah, serta mampu mengaitkan peristiwa wabah pada masa lalu dengan kondisi pandemi Covid-19 pada masa kini. Selain itu, kegiatan ini memberikan alternatif referensi bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan peserta didik.
Pemikiran Pendidikan Islam Prespektif Buya Hamka
Wahyudin;
Faiz Muhammad Ridlo;
Kambali
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.1537
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemikiran pendidikan Islam menurut Buya Hamka, agar dapat diterapkan dalam dunia pendidikan saat ini yang penuh dengan permasalahan ketimpangan nilai dan moral. Metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka yang mengumpulkan buku-buku karya HAMKA dan buku-buku lain yang ditulis tentang HAMKA, serta karya sastra berupa majalah, esai dan tesisSetelah itu dikumpulkan, diteliti dan dianalisis sampai diperoleh suatu kesimpulan. Dalam penelitian ini penulis membatasi penelitiannya hanya untuk membahas dan mendalami pandangan HAMKA terhadap pendidikan khususnya pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Buya Hamka terhadap pendidikan Islam menekankan pada kontribusi yang maksimal terhadap pembinaan dan penguatan individu. Dari hasil penelitian tersebut, penulis menyusun proses lahirnya pemikiran HAMKA sehingga terlihat garis penghubung antara pemikiran pendidikan HAMKA dengan jalan hidupnya. Kemudian penulis melakukan kajian analitis terhadap pemikiran HAMKA terkait dengan kondisi saat ini, sehingga penulis menemukan pentingnya pemikiran HAMKA terhadap pendidikan Islam pada kondisi saat ini, dan akhirnya jika terwujud dapat membawa orang-orang tersebut pada pemikiran yang lebih baik. hidup yang lebih baik.