p-Index From 2021 - 2026
12.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIKSI Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Diglossia BAHASTRA Language Circle : Journal of Language and Literature Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura TEFLIN Journal: A publication on the teaching and learning of English Humano: Research Journal Mozaik Humaniora KEMBARA Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching & Literature Jurnal Penelitian Humaniora Kajian Linguistik dan Sastra Tekstual KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial JEES (Journal of English Educators Society) EDULITE: Journal of English Education, Literature and Culture JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Proceedings Education and Language International Conference MUDRA Jurnal Seni Budaya Jurnal Ilmiah Peuradeun Aksara Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi PRASASTI: Journal of Linguistics Script Journal: Journal of Linguistic and English Teaching RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan ELS Journal On Interdisciplinary Studies in Humanities Jurnal Ilmiah Telaah Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Kandai Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Jurnal Madah English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra International Journal of Supply Chain Management Efektor Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Hasta Wiyata Humaniora Jurnal Masyarakat dan Budaya Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Journal of English Language Teaching and Linguistics SALINGKA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia International Journal of Active Learning BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia Risenologi Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jantra IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Cakrawala Linguista Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Cahaya Mandalika Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) ESTETIKA: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Jurnal Komunikasi Islam Kode : Jurnal Bahasa Indonesian Journal of EFL and Linguistics Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Mahakarya: Students' Journal of Cultural Sciences REDUPLIKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Kajian Linguistik dan Sastra Tamansiswa International Journal in Education and Science (TIJES) Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Journal of Language Development and Linguistics Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Studies in English Language and Education Surakarta English and Literature Journal Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Javanologi: International Journal of Javanese Studies International Proceedings of Nusantara Raya Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Sastra Indonesia Tradition and Modernity of Humanity International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Translation and Linguistics Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Aksara Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics (JoLESAL) EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Sawerigading Aksara Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Mabasan International Journal of Social and Education (INJOSEDU) Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

MALE AND FEMALE STUDENTS’ POLITENESS IN SRAGEN, CENTRAL JAVA Zahra Fizty Febriadina; Sumarwati Sumarwati; Sumarlam Sumarlam
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.708 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v17i1.8429

Abstract

The students' language politeness can be observed from gender perspective. The objective of this research is to describe the form of language politeness between male and female students in Vocational school. Politeness principle used Leech politeness principle (1993), focuse of this research is the form of male and female students’ politeness. This is descriptive qulitative reseacrh with sociopragmatics approach. The data are the politeness uttarances made by the student. The data are collected by using listening-free-participating-speaking (simak bebas libat cakap/SBLC) technique and data transcription. The data analyzing technique use Miles and Huberman interactive model, that consists of four steps, they are collecting data, reducing data, analizing data and verifying or conclusion drawing by pragmatics comparing methods. The result of the research shows that there is a different form of language politeness between male and female students which is reflected in politeness and impoliteness maxim. Female students’ politeness maxim are (1) tact maxim; (2) generosity maxim; and (3) agreement maxim. Male students’ impoliteness maxim are (1) generosity maxim; (2) modesty maxim; (3) agreement maxim; dan (4) the sympathy maxim.Keyword: students’ politeness, gender, Vocational School KESANTUNAN SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI SRAGEN, JAWA TENGAHAbstrakKesantunan berbahasa siswa dapat dilihat dari perspektif gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa siswa laki-laki dan perempuan dalam Sekolah Menengah Kejuruan. Prinsip kesantunan yang digunakan adalah prinsip kesantunan menurut Leech (1993), fokus penelitian pada bentuk kesantunan berbahasa siswa laki-laki dan siswa perempuan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Data berupa tuturan siswa yang mencerminkan kesantunan berbahasa. Pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan transkripsi data. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, analisis data dan verifikasi atau penarikan simpulan. Hasil penelitian ditemukan perbedaan bentuk kesantunan berbahasa antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Perbedaan tersebut tercermin dalam maksim kesantunan yang dipatuhi dan dilanggar oleh siswa. Pematuhan prinsip kesantunan siswa perempuan terdapat dalam (1) maksim kebijaksanaan; (2) maksim kedermawanan; dan (3) maksim kesepakatan. Sedangkan penyimpangan prinsip kesantunan siswa laki-laki terdapat dalam (1) maksim kedermawanan; (2) maksim kerendahhatian; (3) maksim kesepakatan; dan (4) maksim kesimpatian.Kata kunci: kesantunan berbahasa siswa, gender, Sekolah Menengah Kejuruan
GRAMMATICAL FUNCTIONS IN INDONESIAN RELATIVE CLAUSES IN FOREIGN STUDENTS’ WRITING Anggun Melati Sari; Andayani Andayani; Sumarlam Sumarlam
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 16, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.132 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v16i2.7855

Abstract

This study aims to describe the grammatical function of the Indonesian relative clauses found on the foreign students' academic degree program at Technical Manager Unit Language (UPTBahasa) University Sebelas Maret Surakarta. Data used in the form of writing, the sentences in the written essays of foreign students contained relative clauses. The techniques of data analysis use apportion method and advanced techniques of apportion method. The result of this study shows that the process of relativization that occurs in Indonesian can only relate the subject function. As the development of linguistics, the process of relativizationalso occurs in the object. Relativization on object will be accepted when it is altered through the passage process. In addition, the process of relativizationthat occurs can be through the steps, namely the obliteration strategy. The obliteration strategy serves to dissipate the nominative which relating its relative clauses. This research has concluded that the relativization process of relative clauses in Indonesian only occurs in the subject. Then, the most frequently used relativization in Indonesian is the obliteration strategy.Keywords: Indonesian for foreign speakers, grammatical functions, strategy obliteration, relative clausesFUNGSI GRAMATIKAL DALAM KLAUSA RELATIF BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN MAHASISWA ASINGAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang fungsi gramatikal klausa relatif bahasa Indonesia yang ditemukan pada karangan mahasiswa asing program darmasiswa level akademik di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Data yang digunakan berupa data tulis, yakni kalimat-kalimat dalam karangan mahasiswa asing yang didalamnya terdapat klausa relatif. Teknik analisis data menggunakan metode agih dan teknik lanjutan dari metode agih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses perelatifan yang terjadi dalam bahasa Indonesia hanya dapat merelatifkan fungsi subjek. Seiring perkembangan ilmu kebahasaan, proses perelatifan terjadi juga pada objek. Perelatifan pada objek akan berterima apabila diubah melalui proses pemasifan. Selain itu, proses perelatifan yang terjadi dapat melalui langkah-langkah, yakni strategi obliteration. Strategi obliteration berfungsi untuk melesapkan nomina yang direlatifkan dalam klausa relatifnya. Penelitian ini memeroleh simpulan bahwa proses perelatifan klausa relatif dalam bahasa Indonesia hanya terjadi pada subjek. Kemudian, strategi perelatifan dalam bahasa Indonesia yang sering digunakan adalah strategi obliteration. Kata Kunci: bahasa Indonesia bagi penutur asing, fungsi gramatikal, strategi obliteration, klausa relatif
LANGUAGE ACQUISITION OF CHILDREN WITH MENTAL DISABILITIES IN PACITAN Reza Pandudinata; Sumarlam Sumarlam; Kundharu Saddhono
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.457 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v17i1.8542

Abstract

This research is a psycholinguistic research because it discusses about language acquisition. Focus of language acquisition will be discussed is language acquisition of child with severe mental disability, namely Angga, and a child with mild mental disability, namely Rafli. The purpose of this study is to explain the language acquisition of child with severe mental disability and a child with mild mental disability. This research is a qualitative research. The data of this research is basic vocabularies of child with severe mental disability and a child with mild mental disability. This research strategy is case study. This research was conducted at SLB YKK Pacitan. In this study, observation and questionnaires were used to collect the data. The results of this study were Angga, child with severe mental disability, understands 56 basic vocabularies of 200 basic vocabularies provided, while Rafli, a child with mild mental disability, was able to understand the 170 basic vocabularies. This is reasonable because the ability of child with severe mental disability and a child with mild mental disability has been very different. The child's "ability to understand" is reflected in the IQ of each child, if a child with mild mental disability rate ranges from 50-55 to 70, the child with severe mental disability ranges from 20-25 to 35-40, so the ability to understand this basic vocabularies is different.Keywords: psycholinguistic, language acquisition, children with mental disabilities PEMEROLEHAN BAHASA ANAK TUNAGRAHITA DI KABUPATEN PACITANAbstrakPenelitian ini merupakan penelitian psikolinguistik karena membahas salah satu objeknya, yaitu pemerolehan bahasa. Pemerolehan bahasa pada penelitian ini berfokus kepada pemerolehan bahasa anak tunagrahita berat, yaitu Angga, dan anak tunagrahita ringan, yaitu Rafli. Tujuan penelitian ini adalah memaparkan pemerolehan bahasa pada anak tunagrahita berat dan anak tunagrahita ringan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu kosa kata dasar anak tunagrahita ringan dan anak tunagrahita berat. Strategi penelitian ini yaitu studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SLB YKK Pacitan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode observasi dan juga angket untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini yaitu Angga, anak tunagrahita berat, mampu memahami 56 kosa kata dasar dari total 200 kosa kata dasar yang disediakan, sementara Rafli, anak tunagrahita ringan, mampu memahami 170 kosa kata dasar dari total 200 kosa kata dasar yang disediakan. Hal ini wajar karena memang kemampuan anak tunagrahita berat dan ringan tentu saja berbeda, khususnya di dalam berbahasa. “Kemampuan memahami” anak tergambar pada IQ masing-masing anak, jika IQ tunagrahita ringan berkisar antara 50-55 hingga 70, maka tunagrahita berat berkisar 20-25 hingga 35-40, sehingga kemampuan memahami kosa kata dasar ini Angga dan Rafli berbeda.Kata kunci: psikolinguistik, pemerolehan bahasa, anak tunagrahita
EXPRESSIVE SKILL OF CHILDREN WITH AUTISM: A PSYCHOLINGUISTICS STUDY Ahfi Hikmawati; Djatmika Djatmika; Sumarlam Sumarlam
Humanus: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Vol 18, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.112 KB) | DOI: 10.24036/humanus.v18i1.104084

Abstract

The expressive skill is a verbal language skill to interact with other people. The ability of children with autism to express ideas in their mind can indicate that their receptive ability works effectively. The purpose of this research was to study types of utterances the children can produce. Data in the forms of utterances produced by the children as responses to initiating acts performed by their teachers were collected. Data were then analysed to classify them in accordance to the process the utterances were produced. The results show that the children’ skills in executing utterances are classified into four types of processes, i.e.  word imitating (subtest CELF-R); imitating, producing word, arranging word (subtest CELF-3); expressing word, producing word, imitating word (subtest CELF-4); and continuing and mentioning word.Keywords: children, autism, utterance process, expresive skillKEMAMPUAN EKSPRESIF ANAK AUTISME: SEBUAH KAJIAN PSIKOLINGUISTIKAbstrakKemampuan ekspresif adalah kemampuan bahasa secara verbal untuk saling berinteraksi. Anak autisme yang mampu dalam kemampuan ekspresif menandakan bahwa kemampuan reseptifnya sudah bekerja efektif. Tujuan penelitian adalah menjelaskan proses ujaran dari kemampuan ekspresif anak autisme. Data dalam bentuk tuturan yang dihasilkan anak autisme sebagai respons terhadap tuturan pemancing yang dilontarkan guru dikumpulkan dengan cara direkam dan ditranskripsi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk diklasifikasikan sesuai dengan jenis proses tuturan tersebut dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan yang dihasilkan para anak autisme itu dapat diklasifikasikan dalam empat jenis proses produksi, yaitu menirukan kata (subtest CELF-R); menirukan, membuat kata, menyusun kata (subtest CELF-3); mengungkapkan kata, membuat kata, menirukan kata (subtest CELF-4); dan melanjutkan dan menyebutkan kata.Kata kunci: anak, autisme, proses ujaran, kemampuan ekspresif
ANALISIS WACANA CERPEN “LAUT MENGAMBIL CINTAKU” KARYA JEMMY PIRAN (SEBUAH TINJAUAN REFERENSI) Hilmatun Nafis; Kitra Asoka Pradestania; Sumarlam
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the references in the short story "Laut Mengambil Cintaku" by Jemmy Piran. The data in this study are in the form of speech or dialogue in short stories in which there are grammatical aspects, namely references. The source of the data in this research is one of the collections of short stories from Jawa Pos entitled "Laut Mengambil Cintaku"  by Jemmy Piran. This study used a qualitative descriptive method, and used listen and note method in collecting data. The data analysis method used in this study is agih method. The results of data analysis showed that the form of referential markers in the short story "Laut Mengambil Cintaku"  by Jemmy Piran includes 1) persona reference (first person reference, second person reference, and third person reference), 2) demonstrative reference (time-indicating pronouns and place-indicating pronouns), and 3) comparative reference. Keywords: reference, short story, discourse analysis
Van Dijk’s critical discourse analysis in the Narasi Mata Najwa program and the community response to the face-to-face learning in Indonesian Ryan Hidayat; Khusnul Khotimah; Sumarlam Sumarlam
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.253 KB) | DOI: 10.30998/jh.v5i2.786

Abstract

The purpose of this study is to analyze the critical discourse of Teun A. Van Dijk's model in the Narasi Mata Najwa program. The Narasi Mata Najwa program is a strategic forum for social groups, community groups to appear and discuss the discourses presented. The Narasi Mata Najwa program often invites figures from various circles of society, both from government figures and political figures. The Narasi Mata Najwa event is a discourse formation practice. Discourse refers to social activities that take place from various backgrounds in which the language unit appears. Critical discourse analysis using Van Dijk's model includes three aspects, namely macro structure, super structure, and microstructure. This research uses descriptive qualitative research method. The results of this research from Van Dijk's model examines the discourse that is used as a suggestion for opinion formation through word choice, sentence structure, and appropriate language style.Keywords: critical discourse analysis, Narasi Mata Najwa, community response
DIATHESIS MARKERS IN WOLIONESE LANGUAGE (PEMARKAH DIATESIS DALAM BAHASA WOLIO) Nuz Chairul Mugrib; Dian Wahyunianto; Sumarlam Sumarlam
Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ljbs.v3i2.1306

Abstract

Wolionese language is the language spoken by the people in Bau-Bau, Southeast Sulawesi. The objective of this study is to describe active-passive voice of Wolionese that has not been widely studied. This study applied descriptive qualitative approachusing basic method, direct constituent division and advanced method form changing. The data were obtained by using cooperative method. The change of active sentence structure into passive sentence in Wolionese has its own pattern. Based on the data analysis of the active-passive voice of Wolionese, the result shows that Wolionese has specific markers attached in the verbs of the sentences to form or change from active voice to passive voice and vice versa. In the active voice, the markers found are ku-, ta-, u-, and a- that always be attached in the beginning of the verbs. They sometimes are also followed by -aka, -mo attached in the end of the verb. Meanwhile, in the passive voice there are also several markers found, they are -a, to- and i- that are attached in the end of the verb (-a) and in the beginning of the verb (to- and i-).
JAVANESE IMPERATIVE SENTENCES IN THE DIALOGS OF 'ORA ATOS KAYA WATU' RADIO PLAY (KALIMAT IMPERATIF BAHASA JAWA DALAM DIALOG SANDIWARA RADIO 'ORA ATOS KAYA WATU') Edysa Ariviani; Sumarlam Warsitadipura
Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ljbs.v4i2.1724

Abstract

This research was aimed at describing the forms of Javanese imperative sentences of radio drama Ora Atos Kaya Watu (Not as Hard as a Stone) broadcasted by RRI Surakarta. The descriptions were based on the markers of each imperative sentence. As a type of descriptive-qualitative research, the data of this research were in the forms of morphemes, words, phrase, clauses, sentences gained from the the dialogues manuscripts of the drama. The data were collected by reading and note-taking which were then analyzed by using descrptive method. The result showed that the imperative sentences in the drama had two characteristics i.e.: ended with suffix -en, -a, -ana, or -na on their predicates and started with commands such as: ayo, sumonggo, and coba. Aside from that, there were two purposes intended by the imperative sentences as well, namely commanding for and forbidding from doing something. There were also found 9 types of meanings of the imperative sentences, i.e.: insisting, persuasions, suggestions, pleasing, prohibitions, commands, requests, asking, and recommendations.
Frequent linguistic errors in the writing of Yemeni EFL Arabic-speaking learners Ali Mohammed Saleh Al-Hamzi; Mangatur Nababan; Riyadi Santosa; Djatmika Djatmika; Sumarlam Sumarlam; Henry Yustanto
Studies in English Language and Education Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v10i1.26022

Abstract

The Yemeni EFL learners are prone to share their knowledge and views regarding what and how to say. The constraints of combining this expertise have hampered learners’ writing success. Those obstacles can cause learners to make errors. Error Analysis (EA) and Surface Strategy Taxonomy (SST) were used to analyze learners’ linguistic errors. Error causes were also investigated. This research used a qualitative process style to use a case study approach. Ellis’ five-step EA procedure was followed to analyze essay data each comprising 100-350 words or more written by 20 Yemeni EFL eighth semester Arabic-speaking learners at the Department of Education, Sana’a University, Yemen. They were purposely selected as research subjects. It was noticed that omission was the most common error detected in the learners’ writings. Overall, this form of error accounted for 58.71% of 118 cases out of 201 cases. The learners’ common error categories were the number marker, verb-tenses articles, prepositions, subject-verb agreements, and pronouns. This was preceded by addition (20.39%), incorrect formation (15.92%), and word order (4.97%). Intralingual transfer turned out to be the key reason that caused the errors in the learners’ writing. Any of the interlinguistic comparisons was the cause behind the errors. In terms of verb conjugation component, inflectional morpheme, and auxiliary verb abandonment, Arabic and English have different formal definitions. Interlingual transfer and learning context also caused errors. To prevent errors from fossilizing, language instructors should provide continual corrective feedback, and learners should pursue the correct target language form.
The Vitality of Javanese Language in the Bakery Register Ni’mah Dini Sadida; Sumarlam Sumarlam; FX Sawardi
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 6 (2023): Transforming Paradigm, Diversity, and Challenges in English Language Learning, Linguis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Javanese language treasures in the context used in the bakery sector act as a means of social interaction in the baker group. The conversational symbols present in the baker group have their characteristics. The existence of utterances by the baker community certainly has a basis and meaning. The meaning of certain words requires a view of the context of the situation contained in the communication. This research is needed to reveal a language that is unique or special in its use, namely in the bakery sector. The method used in this research is descriptive qualitative. The research data is in the form of speech and text of customer orders. The data source is in the form of oral speech through recordings of the baking group, and the written data source is in the form of a list of orders via social media platforms. The data collection techniques used include (1) tapping, (2) free-to-view, free of involvement, and (3) recording and noting. Data analysis technique is descriptive analysis with using an interactive analytical model. The results of this study indicate the novelty of using a unique Javanese vocabulary in the realm of bakery. Javanese lexicon language can use for the following purposes: (1) the process of making bread, (2) the shape and type of bread, (3) buying and selling transactions, (4) mentioning the price of bread, (5) and the quality of bread
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdussalam Jabaruddin Yamjirin Achmad Sultoni Adolfina Krisifu Adriyanti, Nova Daniar Adzim, Sukron Agus Dwi Priyanto Agustin Eka Nuriati Agustin Eka Nuriati Agustina, Deka Ahfi Hikmawati Ahfi Hikmawati Ahmad Riza Fauzi Ahmad Zulfahmi Muwafiq Ahsin, M. Noor Aini, Aldila Arin Aini, Aldila Arin Aini, Aldila Arin Aini, Qurratul - Ainurrahma, Shinta Aisyah Saffura Akbar Al Masjid Akmal Jaya Aldila Arin Aini Ali Mohammed Saleh Al-Hamzi Ali, Sopyan Amanda, Putri Amirul Nur Wahid Amirul Nur Wahid Anak Agung Ayu Dian Andriyani Andayani Andayani Andayani Andika, Yunilis Angelita, Tasya Angga Cahyaning Utami, Angga Cahyaning Anggraini, Melina Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari Anggun Melati Sari, Anggun Melati Ani Rakhmawati Anindita, Kun Andyan Anindita, Kun Andyan Anisah Kartika Putri Anisak Syaid Fauziah Anisak Syaid Fauziah Anita Rahayu Annas, Annas Anni Holila Pulungan Annisa Nurul Jannah Apri Pendri Ardhian Nurhadi Ariance, Fabio Testy Arief Setyawan Arief Setyawan Arkida, Teisar Arsyandikayani, Arsyandikayani Arya Dani, Setyawan Aulianisa Netasya Salam Azwar Abbas Bagus Prakoso Baiq Ningsum Ilham, Baiq Ningsum Bakdal Ginanjar Bakdal Ginanjar Bastiar, Islamiah Bastiar, Islamiah Bastiar, Islamiah Bening Biela Bhrata, Pramudya Dhana Biela, Bening Bima Aria Teja Budhi Setiawan Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanudin, Hanif Candra Kirana Chalimah Chalimah Chatarina Umbul Wahyuni Chattri Sigit Widyastuti Dany Ardhian Darmawan, Adhitya Desi Karolina Saragih Devanni Kusuma Putri Dewi Cahyaningrum Dewi Cahyaningrum Dhesti Qorita Ayun Diah Kristina Dian Wahyunianto Dina Komalasari Dini Febriani Djatmika . Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto Dwi Purnanto, Dwi Dwi Suryani Dwi Suryani, Dwi Dwiani Septiana Edi D. Subroto Edi Subroto Edy Tri Sulistyo Edysa Ariviani Efid Winarni Eko Joko Trihadmono Ellisa Indriyani Putri Handayani Ellisa Indriyani Putri Handayani Ely Triasih Rahayu Endah Marwanti Endras Setyadi Wicaksono Ermawati. S, Ermawati. S Erwin Salpa Riansi Esi Yulistiana Esi Yulistiana F.X. Sawardi F.X., Sawardi Fabio Testy Ariance Faisal Septiaji Faizal Risdianto Faraba, Karina Sofiananda Armaza Farida Indri Wijayanti Faris Febri Utama Faris Febri Utama Fatma Kasim Fauziah, Anisak Syaid Febrianti Dewi, Monica Felix Brian Eka Firstya Evi Dianastiti Fitri Puji Rahmawati Fitria Kurniawati Fitriani, Nurul Hidayah Galuh Kirana Dwi Areni Guntur Yuli Triasmoro Habib Rois Habib Hanif, Anisah Haris Khoironi Harun Joko Prayitno Hefy Sulistyawati Henry Yustanto Heny Kusuma Widyaningrum Heny Mawarni Hera Septriana Hera Septriana Hi Muhammad, Hujaefa Hidayat, Ryan Hikmawati, Ahfi Hilmatun Nafis Hodairiyah, Hodairiyah Hujaefa Hi Muhammad Husnayain, Nabila Ida Ismiyati Idha Nurhamidah Ikha Adhi Wijaya Imam Mas Arum Imanudin Hari Setyoko Imas Juidah Indri W, Farida Irfansyah, Nur Islamiah Bastiar Islamiah Bastiar Jannah, Annisa Nurul Ja’a Nazielatu Rois Nabila Jemima Jannah Darla Putri Joice Yulinda Luke Joko Nurkamto Kartika Bintari Khoirul Hasyim, Khoirul Khoirunnisa, Krismonika Khusnul Khotimah Kitra Asoka Pradestania Kodrat Eko Putro Setiawan Kokom Komariah Krismonika Khoirunnisa Krismonika Khoirunnisa Kristiandi Kristiandi Kumalasari, Selvia Putri Kun Andyan Anindita Kun Andyan Anindita Kundharu Saddhono Kurniawati, Fitria Kusnul Khatimah Linguistika Manumanasa, Sindhu Mahbub, Moh. Tarojjil Mahsa, Masithah Mahsun Mahsun Malikatul Laila Mangatur Nababan Manumanasa, Sindhu Linguistika Maria Ana Widyaningrum, Maria Ana Megawati Rustan Megawati Rustan Melina Anggraini Melina Anggraini Merty Karlina Sari Miftah Nugroho Mila Indah Rahmawati Mochamad Ighfir Sukardi Moh Zalhairi Moh. Tarojjil Mahbub Mohamad Jazeri Molas Warsi Nugraheni, Molas Warsi Mubarokah, Qoniatul Mugrib, Nuz Chairul Muhammad Arikunto Wibowo Muhammad Fatahillah Muhammad Rohmadi Muhammad Rohmadi Muharudin, Eko Mukhibun, Akhmad Mukhlis, Muhammad Muna Riswati Mustofa Kamal Mustofa Kamal Muwafiq, Ahmad Zulfahmi NABILA - AULIYA Nabila Auliya Nana Udawati Nanik Setyawati Nesya Yanmas Yara Netty Nurdiyani, Netty NFN Andayani Nina Queena Hadi Putri Ni’mah Dini Sadida Nofrahadi, Nofrahadi Nugraheni Eko Wardani Nugroho, Miftah Nur Irfansyah NUR LAILIYAH Nur, Hidayatun Nur, Nur Lailiyah Nurul Aini Nurul Aini nurul Nurul Fadhilah Nurul Hidayah Fitriani Nurul Hidayah Fitriyani Oktavia Winda Lestari Pahriyono Pahriyono Pamungkas, Onok Yayang Perbawani, Anin Akvian PRAKOSO, BAGUS Pramudita Septiani Pratiwi, Tia Pulungan, Husniah Ramadhani Purika, Dintya Ayu Puspita, Alvika Candra Puteri Syanti Dewi Islami Qoniatul Mubarokah Qoniatul Mubarokah Qurratul - Aini Qurratul - Aini Rahayu, Reni Rahmaditya Khadifa Abdul Rozzaq Wijaya Rakhmawati, Ani Ratna Susanti Rawuh Yuda Yuwana Regita Sekar Arrum Reni Rahayu Retno Winarni Reza Pandudinata Riajeng Woro Megaswari Rida Nurlatifasari Rina Wulandari Rininta Ratlin Indraswari Ririn Linda Tunggal Sari Riska Kusumawati Ristiya Krisnawati Riyadi Santosa Riza Perdana Riza Perdana, Riza Rizqi Citania Sari Robith Khoiril Umam Rohmah, Nada Humaida Rosita Rahma RR. Ella Evrita Hestiandari Safina Rihhadatul áisy Sudibiyo Salammah, Shelly Ika Nur Sampoerno, Mohd. Norma Santi Pratiwi Tri Utami Saptaningsih, Nur Saputra, Nanda Saputri, Nanda Dewi SATRIYAS ILYAS Sawardi, F.X. Septi Yulisetiani Septiani, Pramudita Setiyawan, Dwi Setyo Prasiyanto Cahyono, Setyo Prasiyanto Siti Aulia Umami Siti Aulia Umami Siti Sukriyah Slamet Subiyantoro Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto Soediro Satoto, Soediro Sofian, Ela Sofiarti Sri Aju Indrowaty Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto Sri Marmanto, Sri Sri Pamungkas Sri Samiati Tarjana Suhailee Sohnui Suhailee Sohnui Suhendi Syam Suhono Suhono, Suhono Sukardi, Mochamad Ighfir Sukardi, Mochamad Ighfir Sukriyah, Siti Sukriyah, Siti Sumarwati Supana Supana Suprapto Suprapto Surono Surono Suwandi, Sarwiji Suwanto Yohanes Suyami Suyami Syam, Suhendi Tabah Subekti, Tabah Teguh Santoso Teguh Santoso Teguh Sarosa Tia Pratiwi Titi Surya Ningrum Titis Bayu Widagdo Tri Budiarta Tri Wiratno Triana Ulfah Triasmoro, Guntur Yuli Trihadmono, Eko Joko Tripungkasingtyas, Sri Yuniarti Trisharsiwi Trisharsiwi, Trisharsiwi Udawati, Nana Utomo, Asep Purwo Y. Veronika Unun Pratiwi Wahyu Fajar Lestari Wahyunianto, Dian Wakit Abdullah Rais Wicaksono, Endras Setyadi Widyastuti Surtikanti, Monika Winarni, Efid Winda Dwi Hudhana Yamjirin, Abdussalam Jabaruddin Yanuar Bagas Arwansyah, Yanuar Bagas Yerry Mijianti Yohanes, Suwanto Yosani, Yosephine Marrietta Ardhya Yuliana, Rini Yuliarti Yuliarti Yulistiana, Esi Yundari, Yundari Yunilis Andika Yusuf Ibrahim Zahra Fizty Febriadina Zihan, Ahmad Khawarizmy