p-Index From 2021 - 2026
14.82
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika (JITEKI) PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Althea Medical Journal Journal The Winners Prosiding SNATIF Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Madura Scientific Journal of Informatics Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh Jurnal Kedokteran ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Jurnal Deformasi PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Jurnal Penelitian Karet Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Geografi IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) INOVTEK Polbeng - Seri Informatika Jurnal Organisasi Dan Manajemen Jurnal Laut Khatulistiwa Jurnal Ulul Albab Scientific Journal of Reflection : Economic, Accounting, Management and Business SEIKO : Journal of Management & Business Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) Patria Artha Technological Journal Jurnal Kreativitas PKM Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal JURNAL AGRICA Jurnal Rekayasa Hijau Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Jurnal Sehat Mandiri EDUMATIC: Jurnal Pendidikan Informatika Journal Of Management Science (JMAS) Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Building of Informatics, Technology and Science Syntax Idea Diligentia: Journal of Theology and Christian Education Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Agro Bali: Agricultural Journal Jurnal Vokasi Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) JURNAL ABDIMAS TRIDHARMA MANAJEMEN Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Fokus Elektroda: Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abdimas Bina Bangsa Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Agristan Jurnal Ekonomi Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Minfo Polgan (JMP) Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis) TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Tameh : Journal of Civil Engineering Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien Asian Journal of Healthcare Analytics CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Smart Hukum (JSH) Experimental Student Experiences TELL - US JOURNAL Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Jurnal Manajemen Sistem Informasi Jurnal Pelangi Linguistika Kultura: Jurnal Linguistik Sastra Berdimensi Cultural Studies Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Baileo: Jurnal Sosial Humaniora Journal of Community Services: Sustainability and Empowerment Jurnal Menara Pengabmas Jurnal Kesehatan Lingkungan Mandiri Jurnal Keadaban: Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Wasatiyah: Jurnal Hukum JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal CSRID Masile:Jurnal Studi Ilmu Keislaman Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Elementary Education Research Sahur Journal JIM Sendratasik
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR TARI TRADISIONAL GUEL DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO-VISUAL DAN TANPA AUDIO-VISUAL DI SMP N 1 DARUSSALAM Triani, Susi; Fitri, Aida; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v3i2.9654

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Perbandingan Hasil Belajar Tari Tradisional Guel Dengan Menggunakan Media Audio-visual dan Tanpa Audio-visual di SMPN 1 Darussalam. Mengangkat masalah bagaimanakah perbandingan hasil belajar siswa kelas VIII-1 dan kelas VIII-2 pada materi tari tradisional Guel menggunakan media audio-visual dan tanpa audio-visual di SMPN 1 Darussalam. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa kelas VIII-1 dan kelas VIII-2 pada materi tari tradisional Guel menggunakan media audio-visual dan tanpa media audio-visual. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Darussalam yang berjumlah 297 siswa. Sampel penelitian adalah kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen yang beranggotakan 21 siswa/i dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol beranggotakan 26 siswa/i. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling).Teknik Pengumpulan data diperoleh dengan tes praktik. Teknik analisis data dilakukan dengan mentabulasi data dalam daftar distribusi frekuensi dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa perbandingan hasil belajar siswa kelas VIII-1 dengan menggunakan media audio-visual tidak lebih meningkat dikarenakan pemutaran audio-visual yang sulit dihenti-hentikan ketika sedang berlangsung, dibandingkan siswa kelas VIII-2 yang tanpa menggunakan media audio-visual dengan perbandingan nilai yaitu 76 77. Dengan kriteria pengujian hipotesis, yaitu terima H0, jika thitung ttabel dan dalam hal lain H0 ditolak. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh hasil bahwa terima H0 karena thitung ttabel yaitu 0,0002 2,05 dengan derajat kebebasan 25 dan taraf signifikan 0,05. Sehingga dapat dibuktikan bahwa hasil penelitian belajar menggunakan media audio-visual tidak sama dengan siswa yang tanpa menggunakan media audio-visual.Kata kunci: hasil belajar, media Audio-Visual.
PERUBAHAN BENTUK PADA BUSANA TRADISIONAL ADAT PERKAWINAN ACEH BESAR Hawa, Siti; Kurnita, Taat; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v3i2.9652

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Perubahan Bentuk pada Busana Tradisional Adat Perkawinan Aceh Besar mengangkat masalah tentang bagaimana motif ragam hias pada baju dan celana busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, bagaimana perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, dan faktor apa yang menyebabkan terjadinya perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana motif ragam hias pada baju dan celana busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, bagaimana perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, dan faktor apa yang menyebabkan terjadinya perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Lam Alu Raya Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Subjek penelitian ini adalah Manfarisyah sebagai orang yang menjaga perlengkapan adat, Muhammad Yatim sebagai tuha pheut, Tokoh-tokoh masyarakat yang mengetahui tentang perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, objek penelitian ini yaitu busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ragam hias pada baju dan celana busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar memiliki bentuk dan nama yang berbeda-beda yaitu Bungoeng Djohang, Bungoeng Puetjok Reubong, Bungoeng Keupula, Bungoeng Mantjang, Bungoeng Seumang, Bungoenng Pueta Taloe Dua, Bungoeng Aneuk Ablek, dan Bungoeng Dada Limpeun. Perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar terlihat pada bagian warna baju pengantin yang dulunya hanya memakai warna hitam, merah, kuning sekarang sudah memakai berbagai jenis macam warna lainnya, dan juga busana yang dulunya tidak menggunakan penutup kepala/kerudung bagi wanita sekarang sudah memakainya. Faktor penyebab terjadinya perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar disebabkan karena adanya faktor kebudayaan dan juga faktor globalisasi.Kata Kunci : Bentuk, Busana Tradisional, Adat Perkawinan.
KERAJINAN SANGE ACEH (TUDUNG SAJI) DI GAMPONG LUENG KECAMATAN JANGKA KABUPATEN BIREUEN Andila, Tria; Palawi, Ari; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i4.9609

Abstract

ABSTRAKPenelitian yang berjudul Kerajinan Sange Aceh di gampong Lueng Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen ini mengangkat masalah bagaimana proses pembuatan kerajinan sange Aceh dan bagaimana bentuk serta motif kerajinan sange Aceh di gampong Lueng Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembuatan kerajinan sange Aceh, dan bagaimana bentuk serta motif kerajinan sange Aceh di gampong Lueng Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu pengrajin kerajinan sange Aceh dan objek yaitu sange Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi nonpartisipan, wawancara tidak berstruktur, dan dokumentasi dengan memanfaatkan penulis sebagai instrumen utama. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis induktif yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tahapan pembuatan sange Aceh diawali dengan 1) menyiapkan alat dan bahan, 2) proses pembentukan bruek sange Aceh dengan cara menganyam daun, 3) proses menjahit motif dengan menggunakan kain perca, selanjutnya 4) finishing dengan melapisi plastik bening kepermukaan sange Aceh, yang terakhir 5) menjahit pegangan di atas permukaan sange Aceh.Kata Kunci: kerajinan sange Aceh, proses pembuatan, bentuk dan motif
SYAIR DAN MAKNA SALI-WALE PADA UPACARA ADAT PERKAWINAN DI GAMPONG PULO LUENG TEUGA KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE Saharani, Saharani; Supadmi, Tri; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i4.9606

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Syair dan Makna Sali-Wale pada Upacara Adat Perkawinan di Gampong Pulo Lueng Teuga Kecamatan Glumpang Tiga Kabupaten Pidie Rumusan masalah ini bagaimana syair dan makna Sali-Wale pada upacara adat perkawinan di gampong Pulo Lueng Teuga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana syair dan makna Sali-Wale pada upacara adat perkawinan di gampong Pulo Lueng Teuga kecamatan Glumpang Tiga kabupaten Pidie. Pendekataan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data dan verivikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair Sali-Wale terdari dari 7 bait dimulai dengan salawat kepada nabi Muhammad SAW kemudian dilanjutkan dengan isi-isi syair dan penutup dengan makna secara garis besar adalah pesan-pesan kepada kedua calon mempelai agar dalam mengarungi rumah tangga harus saling menerima dalam keadaan apapun tetap kuat apabila ada badai menerpa dalam. Sali-Wale merupakan syair yang diciptakan oleh Teungku Syiek Di Lapang dengan tujuan memberikan semangat kepada pengantin baru yang hendak melangkah ke rumah calon Peurumoh (calon istri), syair Sali-Wale ini sekilas terlihat seperti Hikayat karena menggunakan bahasa Aceh Endatu. Syair tersebut berupa pujian kepada aulia Allah dan panglima prang dan berisikan pesan-pesan tersirat yang di dalamnya mengandung semangat jiwa ulama pada zaman dahulu pada saat perang sabi.Kata kunci: syair, makna, Sali-Wale, adat perkawinan.
KAJIAN PERTUNJUKAN REPERTOAR GAJAH PUTIH KARYA NURUL HAYATI PADA ACARA WARISAN BUDAYA TAK BENDA KOTA BANDA ACEH Mutmainnah, Mutmainnah; Supadmi, Tri; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i4.9602

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Kajian Pertunjukan Repertoar Gajah Putih Karya Nurul Hayati pada Acara Warisan Budaya Takbenda Kota Banda Aceh. Rumusan penelitian ini bagaimanakah kajian pertunjukan repertoar Gajah Putih karya Nurul Hayati pada acara warisan budaya Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertunjukan repertoar Gajah Putih karya Nurul Hayati pada acara warisan budaya takbenda Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi, display dan verifikasi. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa repertoar Gajah Putih merupakan drama yang diadaptasi dari legenda Gajah Putih asal Gayo. Dalam karya reportoar Gajah Putih tidak sepenuhnya menampilkan cerita aslinya, namun di cerita Gajah Putih diangkat sebagai cerita dasar dalam karya reportoar Gajah Putih karena cerita ini berhubungan dengan warisan budaya Aceh. Warisan budaya tersebut yaitu Seni tari, seperti tari Meuneuteukeun Inei, Guel, Likok Pulo. Tidak hanya Seni tari, warisan budaya lainnya juga ada yaitu seni rupa seperti Kasap, seni musik yaitu Canang Kayu, serta seni sastra yaitu Nandong, selain dari itu ada pula permainan rakyat yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat sehingga menjadi suatu budaya yaitu Pacu Kude serta Mak Meugang yaitu tradisi masyarakat Aceh pada saat menjelang bulan ramadahan. Panggung yang digunakan yaitu panggung prosenium, kemudian busana yang digunakan disesuaikan dengan peran pemain dan riasan tampan bagi pria dan riasan cantik bagi wanita. Alat musik yang digunakan dalam iringan musik yaitu alat musik Floor, Flute, Gitar Bass, Gitar Melodi, Tamborin, Rapai, Cymbal dan Serune Kalee, yang dimainkan secara live.Kata Kunci: pertunjukan, repertoar Gajah Putih
FUNGSI TARI DAN MAKNA GERAK TARI TRADISIONAL LANDOK SAMPOT DI DESA LAWE SAWAH KECAMATAN KLUET TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN Marlina, Leni; Supadmi, Tri; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i3.8912

Abstract

Penelitian ini berjudul Fungsi Tari dan Makna Gerak Tari Tradisional Landok Sampot di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana fungsi tari tradisional Landok Sampot di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur, dan bagaimana makna gerak tari tradisional Landok Sampot di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi tari tradisional Landok Sampot di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur, dan mendeskripsikan makna gerak tari tradisional Landok Sampot di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur. Pendekatan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari para tokoh masyarakat yang mengetahui tentang tarian Landok Sampot di Desa Lawe Sawah Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi tari Landok Sampot pada masa sekarang ini sebagai sarana komunikasi, sarana hiburan dan sarana publikasi dimana dahulunya tarian ini hanya berfungsi sebagai hiburan semata dikalangan para bangsawan dan raja-raja. Gerakan dalam tari Landok Sampot ada empat gerakan dimana masing-masing memiliki makna tersendiri. 1) Gerak Landok Kedidi (Sembar) bermakna dimana gerak penari seperti burung elang yang mengintai musuhnya dan menyambar lawannya dan juga kegagahan dan keberanian. 2) Gerak Kedayung maknanya yaitu menggambarkan masyarakat Kluet yang dahulunya masih menggunakan sampan sebagai alat tranportasi dan juga sebagai mata pencaharian masyarakat Kluet. 3) Gerak Parang memiliki makna yaitu menikam habis lawannya dengan menggunakan pedang dan juga mengadukan kehebatan masing-masing dalam memainkan pedang dan juga pertahanan diri dalam peperangan. 4) Gerak Sampot maknanya yaitu memukul lawan atau menyerang lawan dengan menggunakan pedang dan diakhiri dengan gerakan berputar-putar yang bermakna kemenangan.Kata Kunci: tari, Landok Sampot, fungsi, makna
EKSISTENSI TARI RATEB MEUSEKAT DI GAMPONG MEUDANG ARA BARO KECAMATAN BLANG PIDIE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Ummir, Badril; Kurnita, Taat; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i3.8906

Abstract

Penelitian yang berjudul Eksistensi Tari Rateb Meusekat di Gampong Meudang Ara Baro Kecamatan Blang Pidie Kabupaten Aceh Barat Daya, dengan mengangkat masalah bagaimana eksistensi tari Rateb Meusekat di Gampong Meudang Ara Baro kecamatan Blang Pidie Kabupaten Aceh Barat Daya dan faktor apa sajakah yang mempengaruhi eksistensi tari Rateb Meusekat di gampong Meudang Ara Baro kecamatan Blang Pidie kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana eksistensi tari Rateb Meusekat di gampong Meudang Ara Baro kecamatan Blang Pidie kabupaten Aceh Barat Daya dan untuk mendeskripsikan faktor apa saja yang mempengaruhi eksistensi tari Rateb Meusekat di gampong Meudang Ara Baro kecamatan Blang Pidie kabupaten Aceh Barat Daya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 8 orang tuha lapan, 11 orang tuha peut, 1 orang ketua sanggar, keuchik dan 10 orang masyarakat di gampong Meudang Ara Baro kecamatan Blang Pidie kabupaten Aceh Barat Daya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Rateb Meusekat sudah jarang dipertunjukkan pada acara pernikahan dan acara keagamaan. Saat ini hanya dipertunjukkan pada acara yang bentuknya bersifat formal sehingga tidak semua masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan tari tersebut. Faktor yang mempengaruhi eksistensi tari Rateb Meusekat yaitu konflik yang terjadi di Aceh menghambat beberapa aktivitas masyarakat baik dari segi ibadah, aktivitas adat dan juga tari Rateb Meusekat sehingga mempengaruhi eksistensi tari Rateb Meusekat ini. Faktor selanjutnya yaitu: tari kreasi baru juga mempengaruhi tari Rateb Meusekat masyarakat lebih tertarik pada tari kreasi baru dibandingkan dengan tari Rateb Meusekat. Keyword: eksistansi, tari Rateb Meusekat
PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER TARI LIKOK PULO DI SMA NEGERI 1 RANTO PEUREULAK ACEH TIMUR Alvionita, Gusni; Kurnita, Taat; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i2.5748

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Pelaksanaan Ekstrakurikuler Tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur mengangkat masalah bagaimanakah pelaksanaan ekstrakurikuler tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak, dan kendala yang dihadapi saat pelaksanaan ekstrakurikuler tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksaan ekstrakurikuler tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur, dan kendala yang dihadapi saat pelaksanaan ekstrakurikuler tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pelatih dan siswa-siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari Likok Pulo pada SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian pada pelaksanaan ekstrakurikuler tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur berlansung 1 semester dengan jumlah 38 kali pertemuan. Pelaksanaan tari Likok Pulo pada pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak ini sudah sesuai dengan ekstrakurikuler yang ditetapkan oleh Depdiknas bahwa kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan salah satu bidang pelajaran yang diminati oleh sekelompok siswa misalnya kesenian yang diselenggarakan di sekolah di luar jam pelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler sangat membantu siswa mengenai rasa keingintahuan dan penasaran terhadap tari tradisional Likok Pulo Aceh serta siswa juga dapat mengembangkan bakat dan minatnya khususnya dibidang seni tari. Kendala yang dihadapi oleh siswa yaitu (1) syair lagu tari Likok Pulo menggunakan bahasa Aceh yang kurang mereka pahami, (2) sulitnya siswa menghafal gerak dan syair lagu secara bersamaan agar terciptanya suatu keharmonisan dalam gerak tari, (3) Sarana/prasarana yang tersedia disekolah tersebut tidak memadai, sehingga terhambatnya proses pelaksanaan ekstrakurikuler tari Likok Pulo di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak Aceh Timur.Kata kunci: pelaksanaan, ekstrakurikuler, tari Likok Pulo
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER RAPAI DI SMK PELAYARAN MALAHAYATI ACEH BESAR Maulisa, Ella; Syai, Ahmad; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i2.5746

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Kegiatan Ekstrakurikuler Rapai di SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Mengangkat masalah bagaimana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Rapai di SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar dan faktorfaktor yang mempengaruhi kegiatan ekstrakurikuler Rapai di SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kegiatan ekstrakurikuler Rapaidi SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan ekstrakurikuler Rapaidi SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Rapai di SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar dan objek yang diteliti yaitu kegiatan ekstrakurikuler Rapaidi SMK Pelayaran Malahayati Aceh Besar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Kata kunci: kegiatan, ekstrakurikuler, Rapai.
MAKNA SIMBOLIK BUSANA BARONGSAI KLUB MACAN PUTIH DI VIHARA DHARMA BAKTI Chairunnisaak, Mariam; Supadmi, Tri; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v2i1.5602

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Makna Simbolik Busana Barongsai Klub Macan Putih di Vihara Dharma Bakti. Penelitian ini mengangkat masalah, bagaimanakah makna simbolik yang terkandung pada busana barongsai klub Macan putih di Vihara Dharma Bakti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik yang terkandung pada bagian-bagian busana barongsai dan warna-warna yang digunakan dalam busana barongsai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dalam penelitiann ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa barongsai merupakan tarian tradisional Cina yang menggunakan sarung yang menyerupai singa. Setiap bagian-bagiannya busananya merupakan simbol dari hewan-hewan kepercayaan yang ada di alam imajinasi masyarakat Tiong Hoa. Citra barongsai yang meyerupai singa disimbolkan seperti binatang kepercayaan nenek moyang mereka. Binatang kepercayaan mereka merupakan binatang mistis seperti naga, kura-kura, phoenix, chi lin atau unicorn Cina dan ular. Singa sejak saat itu melambangkan keberanian, kekuatan, kepercayaan diri dan keberuntungan serta menjadi salah satu binatang yang dimuliakan. Busana barongsai tradisional memiliki lima warna yaitu kuning, merah, hijau, hitam da putih. Selain busana barongsai tradisional sekarang terdapat busana barongsai modern yang memiliki warna-warna yang bervariasi, seperti warna merah muda.Kata kunci: makna, simbol, busana, barongsai.
Co-Authors -, Angelina . Zulfan A Halim Abdul Rakhman Abdul Rauf Abelia, Dinda Dwi Ade Silvia Handayani Adeliana, Adeliana Adelita Lubis, Adelita Adriani, Silfia Afdhal Afdhal Affrylia, Gita Afkar, Mufidul Afridayani, Afridayani Afridon, Afridon Agatha, Adelia Agustiar agustiar Ahmad Syai Ahmad Taqwa Ahmadin Ahmadin Akmalia, Alfi Alaisyi, Alaisyi Aldo, Ketut Alfharijy, Muhammad Daffa Alfiansyah, Ikhwan Alfiatun, Alfiatun Alfirdaus, Muhammad Farrel ali khaeri, imam Alliya, Annisa Ul Alvionita, Gusni Am, Zakiati Amalia Amalia Amelianda, Amelianda Amiza, Ibel Dwi Amri Amin Andi Andi Andila, Tria Anggraini, Anggun Anisah Ardelia, Naila Arifani, Rizka Arifin Soenggono, Arifin Arlinda, Sari ARMEN ZULHAM Arsella, Shendy Aryanti Aryanti Asep Irfan Asmaul Husna Asriyadi Asriyadi Asrul Asrul Astari, Devina Atminingsih Atminingsih, Atminingsih Audina, Reka Aulia, Muhammad Rafi Awalia Gusti Awaluddin Awaluddin Az-zahra, Maudhy Azizah, Nur Putri Azwandi Azwandi Azzahra, Siti Azzahrah, Ladysa Bakhir , Norfarizah Mohd Bambang Pratama, Bambang Baso Intang Sappaile, Baso Intang Bunyamin Bunyamin Chairunnisaak, Mariam Cucu Atikah Cut Rahmawati Cut Zuriana Damiati, Tri Darus, Mozard Bahauddin Darwel, Darwel Deddy Junaedi Dewi Maya Sari Dharmalau, Andy Diana Chalil Didit Haryadi Dina Mayadiana Suwarma Effendy, Amalia Eka Pradani, Rizki Febri Eka Putri, Yuliantini Eka Susanti Eka Susanti, Eka Susanti Eko Sugiarto Elmerillia, Elmerillia Elvina, Aminah Enda Kartika Sari, Enda Kartika Enda, Enda Kartika Sari Endang Larasati Eri Yusni Ermawati Ermawati Ermawati, Yuli Fadhli, Mohammad Fadmawati, Any Fadmawaty, Any Faisal Ahmadi Fatani, Muhammad Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Febriani, Dina Fitra, Miladil Fitri Wardani, Erika Fitri, Aida Fitriadi, Nuzuli FITRIYANTI, RAMADHINA Frenica, Agnes Gameli, Cahyani Rahmi Garnita, Ria Ghodina, Aurina Willy Ghufran S., Mufti Miadi Ginanjar, Seandy Grenaldo Ginting Gusdi Sastra, Gusdi Hadir Hudiyanto, Hadir Hafsaridewi, Rani Hanah, Siti Handayani, Sri Hardi Siswo, Hardi Hasmawaty, Hasmawaty Hedra Bayu, Hendi Hesniati, Hesniati Hidayah, Hidayah Hidayat, Sholeh Hikmah Hikmah Holiawati, Holiawati HS, Alicia Husin, M. Husna, Ainul Ida Zulfida, Ida Iif Rahmat Fauzi, Iif Rahmat Ikhsan Yuda Pratama Indah Sari, Dewi Indawati, Indawati Iqbal Iqbal Iqmy, Ledy Oktaviani Irfan, Basuki Ario Seno Irma Salamah Irma Suryani Ironia Vivie Susanti, Ironia Vivie Ismawan Ismawan, Ismawan Iswanda, Odi Ivan Suaidi Iwan Setiawan Jaifan, Muhammad Jamjuri, Endi Jamratul Ula Jannah, Syifaul Joey, Joey Jonathan Ginting juliana, Nanin Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisya, Aqilla Khie, Sak Komariah, Eneng Kurnita, Taat Lanza Pahlevi, Muhammad Lase, Yolanda Leni Marlina Lestari, Khotifah Puji Leuwol, Ferdinand Salomo Lili Dianah Lina Lina Linda Junia Ningsih Listiorini, Dewi Lucyana Lucyana, Lucyana Lukman Hakim M. Ridha Madiyoh, Abdulhakim Maharani, Ullya Dwi Mahaza Mahyuddin Mahyuddin Maisun, Maisun Maizal, Ilham Mamusung, Robby Tanod Mardiana, Dinny Mardikawati, Budi Margie, Lyandra Aisyah Marietta Shanti Marita, Tia Martianingsih, Baiq Lilik Martinus Mujur Rose Marur, Muhammad Marza, R. Firwandri Maulida, Putri Maulidin, Aula Maulin, Siti Maulisa, Ella Mayanda, Afrida Rizki Mediana, Salwa Deta Meliyana Meliyana, Meliyana Mirdayanti, Rina Monika, Sinar Monika, Sinar Mu'arif, Syamsul Muchlis, Yusrizal Muhammad Alwi Muhammad Faisal Muhammad Iqbal Muhtadin Muhtadin Mukhlis Mukhlis Mulyani, Riri Muniroh, Leny Muslim, Burhan Muslimah, Rina Mutaqin, Raihan Muthaharah, Muthaharah Mutmainnah Mutmainnah Na:am, Muh Fakhrihun Nahdudin, Nahdudin Nasution, Siti Khadijah Hidayati Novarijah, Syarifah Novianda, Nabila Rizqi Novianda, Nabila Rizqia Noviani, Fadiah Nur, Erdi Nurfi, Nurfi Nurhajar Anugraha Nurhanifa, Nurhanifa Nurjihan, Nisrina Nurlaili Nurlaili Nurwijayanti Onasis, Aidil Palawi, Ari Palin T, Yona Paryanto, Alfin Dwi Ponimin Purnamarini, Tri Ratna Putri Vandalis, Yoke Annisa Putri, Wulandari Cahyani Rabbani, Ali Rabiah, Nur Nabila Radifan, Hadyan Hilman RADITE TISTAMA Rahmanta Rahmanta, Rahmanta Rahmanta`, Rahmanta Rahmawati, Cut Raihan, Ahmad Raihanah, Adinda Rajes Ikhlas Rosaguna, Rajes Ikhlas Ramadhan, Andi Ramadhan, Muhammad Fadli Ramdiana , Ramdiana Ramdiana, Ramdiana Ratna Novita Punggeti RD Kusumanto Reo, Petrus Renol Rida Safuan Selian Rina Herawati, Augustin Riswanto, Muhammad Riviwanto, Muchsin Riviwanto, Muchsin` Rizka Fadli Wibowo, M. Roiyan, Lalu Muhammad Rosini, Iin Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Safitry, Yuwaffy Safriyani, Lia Saharani, Saharani Salsabila, Meidita Salsabila, Raina Saptanto, Subhechanis Saptanto, Subhechanis Sarhindi, Sarhindi Sari Wardani Sari, Rani Purnama Sari, Tengku Dede Rachma Sarjana Sarjana Sarjono Sarjono, Sarjono Sasrita, Bysmira Septiana, Ardilla Septiani, Rizka Ayu Septina, Phuja Tawilla Sholihin Sholihin Silfia Silfia, Silfia Silviana, Mery Sipasulta, Grace Carol Siregar, Nur Mawaddah Siti Hawa Sitorus, Abdoni Sopian Soim, Sopian Sopian, Adi Sri Wahyuni Suandari, Fitri Sufri, Rahmat Suksmerri Suksmerri Sume, Syahlan A. Sumilat, Rohyani Rigen Is Supadmi, Tri Suryani Suryani SURYANI, TRIA ANANDA Suyuti, Suyuti suzan zefi Syahardi, Amri Syahbana, Mahdi Syahril Syahril syakir syakir Syamsul Muarif Tengku Hartati Tengku Riza Zarzani N Tetep Tety Sriana Teuku Rizky Noviandy Tiurma, Tiurma Triani, Susi Trianov, Rilky Triasensi, Sherlya Tumilantouw, Kireina Gabriela Ul Karimah, Lulu Ummir, Badril UTAMI, FUTRI Utami, Futri Valerie, Michelle Viviani, Viviani Wahyudin, Mokhammad wahyudin, mukhammad Wardani, Happy Kusuma Wardani, Sari Wasludin, Wasludin Wibowo, Rulianda P. Widianty, Anggie Wijayantono, Wijayantono Wilyuza, Wilyuza Witomo, Cornelia Mirwantini Wulandari, Fadhilah Dwi Wulandari, Widyana Wusqa, Asy Syifa Urwatul Yanti Yanti Yulianto Yulianto Yuliasari, Dewi Yusnita, Emilia Yusrizal Yusrizal Zakka, Iqlima Sabila Zamakhari, Ahmad Zardi, Muhammad Zulprianto Zulprianto