Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas Singgih Prastawa; Trisna Rukhmana; Yosep Heristyo Endro Baruno; Khasanah Khasanah; Aat Ruchiat Nugraha; Melinda Yusri Rizki
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5722

Abstract

This research discusses the implementation of the Education Unit Level Curriculum (KTSP) as a strategy to improve the quality of education in the university environment. The research methods used include surveys, interviews, and data analysis to evaluate the impact of KTSP implementation on student engagement, soft skills development, and stakeholder responses. The research results show that the implementation of KTSP has succeeded in improving the quality of education with more active student involvement, development of soft skills, and positive responses from stakeholders. The practical implication of this research is the importance of designing a curriculum that is responsive, relevant, and effective in achieving better educational goals at universities.
Analisis Pengaruh Lingkungan Keluarga dalam membentuk Karakter Siswa Agus Faisal Asyha; Al Ikhlas; Trisna Rukhmana; Singgih Prastawa; Aat Ruchiat Nugraha; Joni Wilson Sitopu
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5786

Abstract

This research aims to analyze the influence of the family environment on the formation of student character. In an increasingly complex global era, education is one of the important aspects that influences the formation of students' character. The family environment, which includes the values, norms and behavior adopted by family members, has an important role in forming students' character. This research uses qualitative research methods to understand the phenomenon from the perspective of the subject, namely students and their family environment. The research results show that the family environment has a significant role in shaping student character. Students who grow up in an environment that adheres to positive values ​​tend to have positive and useful characters. This research confirms the importance of the family environment in forming student character and shows that educational strategies that pay attention to the family environment and the values ​​held by the family can help improve learning outcomes and student character.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Ageng Satria Pamungkas; Trisna Rukhmana; Zahlimar Zahlimar; Kadirun Kadirun; Mukhtar Zaini Dahlan; Kusuma Wardany
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.5991

Abstract

Project-Based Learning Models (PBP) have received significant attention in higher education contexts due to their potential to stimulate student creativity. This research explores the impact of PBP implementation in increasing student creativity. Through a qualitative approach, data was collected from research participants who were students who had participated in learning experiences with PBP. The research results showed that the majority of students expressed increased creative skills, including the ability to think out-of-the-box, face challenges with innovative solutions, and integrate various concepts to create new solutions. In addition, they also feel more motivated and actively involved in learning because the projects they participate in allow them to be involved in situations that are similar to real life. Collaboration between students also plays an important role in stimulating creativity, enabling the exchange of ideas, mutual support, and exploring innovative solutions. Lecturers and educational policy makers need to consider integrating PBL in curriculum design and learning practices to prepare students to face the demands of an increasingly complex world of work with high levels of creativity and confidence. In conclusion, PBP not only increases students' creativity, but also helps them apply theoretical knowledge in relevant and real contexts.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN AI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Rifky Lana Rahardian; Trisna Rukhmana; Al-Ikhlas; Iriana Bakti; Anang Susilo; Rian Novita
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran di sekolah serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru, siswa, dan tenaga kependidikan, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui personalisasi materi, otomatisasi tugas administratif, dan peningkatan motivasi belajar siswa melalui fitur interaktif seperti gamifikasi dan simulasi. Namun, implementasi AI juga menghadapi beberapa tantangan, seperti kesenjangan infrastruktur teknologi, kurangnya pemahaman guru tentang AI, serta kekhawatiran mengenai berkurangnya interaksi sosial dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI dalam pendidikan dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelatihan guru yang intensif, dan pendekatan yang seimbang antara teknologi dan interaksi manusia. Rekomendasi yang diberikan mencakup peningkatan akses teknologi di semua wilayah, program pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta evaluasi berkala untuk memastikan bahwa AI digunakan secara optimal dan bertanggung jawab. Dengan demikian, AI dapat menjadi katalisator transformasi pendidikan menuju sistem yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
IMPLEMENTASI GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA Mislia; Dodi Setiawan Riatmaja; Trisna Rukhmana; Al Ikhlas; Heru Widoyo; Nurwanto Nurcahyo
EDU RESEARCH Vol 6 No 1 (2025): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v6i1.547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gamifikasi dalam pembelajaran sebagai upaya meningkatkan motivasi siswa. Gamifikasi, yang melibatkan penerapan elemen-elemen permainan seperti poin, badge, level, dan leaderboard ke dalam proses pembelajaran, dipilih sebagai strategi inovatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi berhasil meningkatkan motivasi siswa dengan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan, kompetitif, dan bermakna. Siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, sementara guru mengakui bahwa gamifikasi membantu menciptakan dinamika kelas yang lebih kolaboratif. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam implementasi gamifikasi, seperti kebutuhan akan teknologi dan sumber daya yang memadai, serta risiko siswa terlalu fokus pada aspek kompetisi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa gamifikasi merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi siswa, asalkan dirancang dengan cermat untuk memastikan keselarasan antara elemen permainan dan tujuan pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran inovatif di era digital.
Hubungan Antara Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Wahyuni, Loria; Rukhmana, Trisna; Arianti, Diyani
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 1 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i1.601

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN Sungai Muai. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V SDN Sungai Muai.  Populasi penelitian ini adalah kelas V SDN Sungai Muai, berjumlah 38 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Data mengenai kemampuan berpikir kritis diperoleh dengan menggunakan angket yang disebarkan kepada setiap siswa yang menjadi sampel, angket yang digunaka merupakan angket tertutup dengan empat skla penilaian berdasarkan skla likert. Sedangkan data kemampuan komunikasi matematis siswa dalam penelitian ini adalah nilai tes pada materi operasi aljabar. Dalam penelitian ini penulis mengolah data dengan menggunakan rumus regresi linier sederhana. Dari Pengolahan data penelitian didapatkan  Persamaan regresi  yaitu  =  + 1,169X. Kemudian dilanjutkan dengan uji keberartian regresi didapat Fhitung = 7,2234 sedangkan Ftabel = 4,41. Karena Fhitung   Ftabel maka regresi berarti secara nyata pada taraf 95%. Ini berarti terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa dan untuk  uji linieritas, didapat Fhitung = 1,104 sedangkan Ftabel = 3,60. Karena Fhitung   Ftabel berarti persamaan regresi adalah linier. Selanjutnya menghitung harga koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Harga koefisien korelasi yang didapat adalah 0,535 dan koefisien determinasi adalah 28,62%. Berdasarkan hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Oleh karena itu disarankan kepada guru matematika agar dapat memberikan dorongan dan membangkitkan kemampuan berpikir kritis  siswa dalam belajar matematika sehingga kemampuan komunikasi matematis siswa dapat meningkat.
PENGARUH GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Nurcahyo, Narwanto; Riatmaja, Dodi Setiawan; Rizki, Melinda Yusri; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Wahyuni, Loria; Hastin, Mira
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.46555

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam metode pembelajaran, khususnya pembelajaran online. Gamifikasi, yaitu penerapan elemen-elemen permainan seperti poin, badge, leaderboard, dan tantangan, menjadi salah satu inovasi yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gamifikasi dalam pembelajaran online terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pretest-posttest nonequivalent control group. Sampel terdiri dari siswa SMP/SMA yang terbagi dalam kelompok eksperimen yang menggunakan gamifikasi dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran online konvensional. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji statistik Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar yang signifikan pada kelompok yang menggunakan gamifikasi dibandingkan kelompok kontrol. Peningkatan tersebut terlihat dari aspek motivasi intrinsik maupun ekstrinsik siswa. Selain itu, respon positif dari siswa terhadap elemen gamifikasi memperkuat efektivitas metode ini dalam pembelajaran daring. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pendidik dan pengembang platform e-learning untuk mengintegrasikan gamifikasi dalam strategi pembelajaran guna meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa secara optimal.
Dampak Social Media Influencer terhadap Keputusan Pembelian Produk Lokal di Kalangan Milenial Riatmaja, Dodi Setiawan; Rukhmana, Trisna; Septia, Emil; Ikhlas, Al; Saptyawati, Laksmindra; Nurhayanto, Nurhayanto
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur dampak yang ditimbulkan oleh Social Media Influencer (SMI) terhadap keputusan pembelian produk lokal di kalangan generasi milenial di Indonesia, dengan meneliti dimensi-dimensi keahlian (expertise), kepercayaan (trustworthiness), daya tarik (attractiveness), dan jumlah pengikut (number of followers). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei online. Sebanyak 400 kuesioner dari responden milenial berusia 20-40 tahun yang aktif di media sosial dan pernah membeli produk lokal dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software Partial Least Squares (PLS). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Influencer memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian produk lokal, dengan nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0.672. Hal ini berarti keempat dimensi SMI secara bersama-sama menjelaskan 67,2% variasi dalam keputusan pembelian. Dari keempat dimensi tersebut, kepercayaan (trustworthiness) terbukti sebagai faktor yang paling dominan (β = 0,385), diikuti oleh keahlian (β = 0,295), daya tarik (β = 0,225), dan jumlah pengikut (β = 0,150). Disimpulkan bahwa Social Media Influencer, khususnya yang dianggap tepercaya dan ahli, memainkan peran krusial sebagai penggerak utama dalam meningkatkan minat dan keputusan pembelian produk lokal di kalangan milenial. Implikasi penelitian ini menyarankan agar pelaku usaha lokal dan pemasar perlu memprioritaskan kolaborasi dengan influencer yang autentik dan memiliki engagement tinggi, daripada sekadar berfokus pada jumlah pengikut, untuk membangun strategi pemasaran yang efektif.
Penulisan Karya Ilmiah Untuk Publikasi Pada Guru SD Rantau Rasau Novita, Rian; Rizki, Melinda Yusri; Setiawan, Dodi; Rukhmana, Trisna; Ikhlas, Al; Gusnidar, Gusnidar; Ramatni, Ali
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1105

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah untuk publikasi kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) di Rantau Rasau, Jambi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru-guru SD dalam menulis karya ilmiah yang dapat dipublikasikan. Melalui pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan para guru dapat memahami konsep penulisan karya ilmiah yang baik dan benar, serta mampu mempraktikkannya untuk menghasilkan tulisan yang layak publikasi. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa sebagian besar guru-guru SD Rantau Rasau telah memahami konsep penulisan karya ilmiah dan mampu mempraktikkannya dalam menghasilkan tulisan yang siap untuk dipublikasikan. Kegiatan PKM ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru dalam menulis karya ilmiah serta mendorong mereka untuk aktif dalam kegiatan publikasi ilmiah.
Penyuluh Pelatihan Membuat Media Pembelajaran Animasi Flash Kepada Guru-guru Sekolah Dasar di Kecamatan Nirwana Juwairiah, Juwairiah; Sembiring, Darmawanta; Kadirun, Kadirun; Rukhmana, Trisna
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelatihan pembuatan media pembelajaran animasi Flash bagi guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Nirwana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data dari 15 guru yang mengikuti pelatihan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini secara signifikan meningkatkan kompetensi guru dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran animasi Flash. Guru-guru melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan kemampuan mereka dalam menciptakan materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Penggunaan animasi Flash terbukti mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, serta membantu memperkuat ingatan jangka panjang melalui visualisasi yang berulang dan dinamis. Selain itu, animasi membantu menjelaskan konsep-konsep abstrak dengan cara yang lebih konkret dan mudah dipahami, sehingga meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi hasil pelatihan, seperti keterbatasan fasilitas teknologi di sekolah-sekolah dan beban kerja guru yang padat. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan fasilitas teknologi yang memadai untuk mendukung penerapan media pembelajaran berbasis animasi. Secara keseluruhan, pelatihan pembuatan media pembelajaran animasi Flash menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Co-Authors Aat Ruchiat Nugraha Abd Mannan Abdul Wahab Achmad Junaedi Ageng Satria Pamungkas Agus Faisal Asyha Ahmad Hidayat Ahmad Suriansyah Ahmad. Aziz Masyhadi Ai Siti Nurmiati Akhir Lusono Akhmad Riandy Agusta Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas, Al Ikhlas Al-Ikhlas Ali Ramatni Anang Susilo Andari, Soetji Andree Tiono Kurniawan, Andree Tiono Andriani, Nining Andy Rachman Anita Widyawati Antonius Rino Vanchapo Antonius Rino Vanchapo Vanchapo Anzelina, Dewi Apriyeni, Deltri Ardiyanto Saleh Modjo Aria Mulyapradana Arianti, Diyani Asep Supriyanto Ashariana, Ashariana Auliya Aenul Hayati Azhariah Rachman Badriyah, Khoirotul Bahtiar Efendi Bakri Baroroh Barir Baruno, Yosep Heristyo Endro Budi Mardikawati Cindy Sandra Lumingkewas Cundra Bahar Dadang Muhammad Hasyim Darwata, Siti Riva Dede Ibrahim Muthawali Dewi, Ida Ayu Sasmita Dhaniswara, Erwin Diana Arianti Diyani Arianti Djuniawan Karna Djaja Dodi Setiawan Dodi Setiawan Riatmaja Durrotun Nafisah Efriana Jon, Efriana Eka Selvi Handayani Elisabeth Sitepu Endang Supriatna Enny Zarvianti Erjati Abas Fahrur Rozi Fajar Romadhon Faqih Purnomosidi Fauzany, Riffka Feriyanti, Yang Gusti Franchitika, Rizky Fransiska Wuri Wulandari Gamar Al Haddar Gamar Al Haddar, Gamar Al H. Mardiah Hanif Ramadhan Fahmi Putra Hendra Kasman Henny Sri Astuty Heru Widoyo Huriati, Nining Hutabarat, Zuhri Saputra Hutauruk, Febriady Ibrohim Ihwan, Muhammad Iqbal Aidar Idrus, Iqbal Aidar Irawan Irawan Irawan Irawan Iriana Bakti Irmawati Irmawati Irra Chrisyanti Dewi Irsan Bertinus Tondowala Jahrir, Andi Sahtiani Joni Wilson Sitopu Junita Yosephine Sinurat Juwairiah Juwairiah Juwita Desri Ayu Kadek Ayu Kartika Septiana Kadirun Kadirun Kadirun, Kadirun Kamaruddin, Ilham Karsim Karsim Karsim Karsim Khasanah Khasanah Kurdi, Musyarrafah Sulaiman Kurnia, Heri Kurniati Karim Kusuma Wardany Kusumarini, Euis Kuswinardi, Jacobus Wiwin Lenny Nuraeni, Lenny Lestari, Nana Citrawati Loria Wahyuni Loria Wahyuni, Loria Luthfie Lufthansa M. Rusdi Maizan, Inggar Manaf, Abd. Mardansyah, Mardansyah Mardikawati, Budi Mardikawati, Mardikawati Margiyono Suyitno Maria Yosefina Meinadia Sekar Kinanti Aswirawan Meike Negawati Kesek Meilinda Ade Prastiwi Melda Agnes Manuhutu Melinda Yusri Rizki Mira Hastin Mislia Moh Solehuddin Mohammad Iskandar Dzulkurnain MS Victor Purhanudin Muhajir Musa Muhamad Saleh Muhammad Arsyad Muhammad Ihsan Dacholfany Muhammad Jufri Muhammad Sulaiman Muhammadong Mukaddamah, Ivon Mukhtar Zaini Dahlan Mumu Muzayyin Maq Muqarramah Sulaiman Kurdi Mursyidi A Jalil Nana Sujana Nazaruddin Ahmad Nila Mayasari Nila Tria Nengsih Nining Huriati Nofirman, Nofirman Nofri Yudi Arifin Nur Arifin Nur Azizah Nur Hafida Nur Indah Sari Nurcahyo, Narwanto Nurhayanto, Nurhayanto Nuril Huda Nurwanto Nurcahyo Okta Veza Oktafian Farhan Olivia Tahalele PAHAR KURNIADI, PAHAR Pahmi Pahmi Pesak, Silva Anita Pitri, Nandia Pradana, Aria Mulya Purwadisastra, Dikdik Rahayu, Indah Rendika Vhalery Rian Novita Riatmaja, Dodi Setiawan Rifky Lana Rahardian Rizki Ramadhani Rona Romadhianti Rosmiati Rosmiati Rudiansyah Rudiansyah Rustandi, Nanang Sabil Mokodenseho Salwa, Athiyah Sanadi, Edwin Aldrin W. Sandra Ivonnie Telussa Saptyawati, Laksmindra Sari, Ira Wulan Sartika, Diana Sasmita Rusnaini Satya Anggi Permana Sembiring, Darmawanta Sepryanus Rano Putra Septia, Emil Septinus Wonggor Setria Utama Rizal Singgih Prastawa Solissa, Everhard Markiano Sri Asyrafil Mustaqmah Sri Haryanto Sri Mulyati Suhari Muharam Suprihartini, Yayuk Supriyono Supriyono Syafruddin Syafruddin Syamsul Muarif Taryana Taryana, Taryana Tasliati Djafar Uki Hares Yulianti Uli Wahyuni Vanchapo Vanchapo VITA FIBRIYANI, VITA Wa Ode Feti Liliana Wakhudin, Wakhudin Walenta, Abdi Sakti Weraman, Pius Wilyadewi, Ida I Dewa A. Yayati Wonmally, Windy Wulan Anna Pertiwi Yenny Anggreini Sarumaha Yohanis Hukubun Yosep Heristyo Endro Baruno Yulianti, Andam Yusnadi Yusnadi Z, Zahlimar