p-Index From 2021 - 2026
15.576
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA LITBANG SULTENG Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya Jurnal KOMUNIKA Jurnal Konseling dan Pendidikan Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah AGROTEKBIS Paramita: Historical Studies Journal Jurnal Pekommas Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Mechanical Engineering Education (Jurnal Pendidikan Teknik Mesin) Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Jurnal Penelitian Pertanian Terapan DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF) Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Buletin Sumber Daya Geologi At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Gorontalo Accounting Journal JURNAL NUSANTARA APLIKASI MANAJEMEN BISNIS Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Aquacultura Indonesiana Jurnal Ilmu Dakwah HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Indonesian Journal of Community Dedication BALANCE Jurnal Akuntansi dan Bisnis Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Akuntoteknologi : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Teknologi Exercise : Journal of Physical Education and Sport Jurnal Teknologi Elekterika Jurnal Sisfotek Global Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Manajemen Retail Universitas Muhammadiyah Sukabumi (JIMAT UMMI) JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) Atta'dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal La Sociale Nusantara Hasana Journal Movere Journal Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Sakti Bidadari (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Professional Nursing (IJPN) Abditeknika - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju (JPMIM) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Jurnal Komunikasi Islam Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Journal Of Human And Education (JAHE) Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat JAKA (Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Auditing) Jurnal Al-Qayyimah Jurnal El-Thawalib Journal of Indonesian Sharia Economics JURNAL ECONOMINA Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Community Services and Social Work Bulletin Muslim Business and Economic Review Journal of Public Health Concerns Matriks JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM West Science Interdisciplinary Studies Journal of Business and Political Economy: Biannual Review of The Indonesian Economy Review TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Al-Fatih Global Mulia West Science Interdisciplinary Studies Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Civilization Research: Journal of Islamic Studies Jabdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat FAWAID: Sharia Economic Law Review Indonesian Journal of Islamic Education PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Marathon: Jurnal Pendidikan Jasmani Universitas Tanjungpura Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Fisheries & Marine Indonesian Journal of Midwifery Today NALAR FIQH: Jurnal Hukum Islam E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Society Journal Of Therapeutic Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Gizi Ilmiah Jurnal El-Thawalib Journal Proxemics Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengolahan Limbah Cair Batik Proses Pencelupan Naphtol Untuk Memperkecil Kadar Pencemar Sulaeman, Sulaeman; Lestari, Kun; Sutadi, Sutadi
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 15 (1996): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v15i1.1054

Abstract

Telah dilakukan cara pengolahan limbah cair batik hasil proses pencelupan dengan zat warna Naphtol secara laboratoris. Limbah cair diidentifikasi dan kemudian diolah dengan cara koagulasi, pengendapan, penyaringan dan absorpsi.Lima contoh-uji masing-masing 500 ml limbah cair dikoagulasikan dengan menggunakan: larutan tawas 10% 35,0 ml, larutan tawas 10% 40,0 ml, campuran larutan tawas 10% dan H2SO4 teknis masing-masing 20,0 ml dan 1,5 ml, campuran larutan tawas 10% dan H2SO4 teknis 20,0 ml dan 2,0 ml serta campuran larutan tawas 10% dan kaporit 5% 25,0 ml dan 12,5 ml. Kelima contoh-uji kemudian diaduk, diendapkan, disaring dan diabsorpsi dengan karbon aktif.Dari hasil penelitian, penggunaan larutan tawas 10% sebanyak 40,0 ml pada 500 ml limbah cair atau penggunaan tawas padt sebanyak 8 g/1 limbah cair dengan waktu pengendapan selama 24 jam dan waktu kontak dengan karbon aktif selama 5 menit merupakan kondisi terbaik yang dapat menurunkan nilai parameter pencemar atau efisiensi pengolahan sebesar 95 – 98%.Telah dilakukan cara pengolahan limbah cair batik hasil proses pencelupan dengan zat warna Naphtol secara laboratoris. Limbah cair diidentifikasi dan kemudian diolah dengan cara koagulasi, pengendapan, penyaringan dan absorpsi.Lima contoh-uji masing-masing 500 ml limbah cair dikoagulasikan dengan menggunakan: larutan tawas 10% 35,0 ml, larutan tawas 10% 40,0 ml, campuran larutan tawas 10% dan H2SO4 teknis masing-masing 20,0 ml dan 1,5 ml, campuran larutan tawas 10% dan H2SO4 teknis 20,0 ml dan 2,0 ml serta campuran larutan tawas 10% dan kaporit 5% 25,0 ml dan 12,5 ml. Kelima contoh-uji kemudian diaduk, diendapkan, disaring dan diabsorpsi dengan karbon aktif.Dari hasil penelitian, penggunaan larutan tawas 10% sebanyak 40,0 ml pada 500 ml limbah cair atau penggunaan tawas padt sebanyak 8 g/1 limbah cair dengan waktu pengendapan selama 24 jam dan waktu kontak dengan karbon aktif selama 5 menit merupakan kondisi terbaik yang dapat menurunkan nilai parameter pencemar atau efisiensi pengolahan sebesar 95 – 98%.
Unggulan Proses Pengelantangan dan Pewarnaan Akar Keladi Air untuk Bahan Baku Barang Kerajinan Sulaeman, Sulaeman; Haryanto, Tri
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No. 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v0i16.1064

Abstract

Percobaan proses pengelantangan dan pewarnaan akar keladi air (Caladium aquatile) dilakukan secara laboratoris untuk memperoleh bahan baku yang dapat mendukung mutu barang kerajinan.Pengelantangan menggunakan larutan hidrogen peroksida dilakukan dengan cara perendaman pada suhu kamar selama 48 jam dan pada suhu 85°C selama 1 jam. Konsentrasi larutan H2O2 divariasi 5, 10, 15, 20 dan 25 cc/l. pewarnaan pada akar keladi air yang telah dikelantang dilakukan dengan menggunakan zat warna direk, basis dan reaktif. Terhadap contoh uji dilakukan pengujian derajat putih dan kecerahan warna secara visual serta pengujian ketahanan luntur warna terhadap sinar.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengelantangan menggunakna larutan hidrogen peroksida 15cc/l cara dingin maupun cara panas menghasilkan derajat putih yang paling baik. Kecerahan hasil pewarnaan yang paling baik diperoleh pada akar keladi air hasil pengelantangan cara dingin menggunakan larutan hidrogen peroksida 15 cc/l atau cara panas menggunakn larutan hidrogen peroksida 20cc/l.Percobaan proses pengelantangan dan pewarnaan akar keladi air (Caladium aquatile) dilakukan secara laboratoris untuk memperoleh bahan baku yang dapat mendukung mutu barang kerajinan.Pengelantangan menggunakan larutan hidrogen peroksida dilakukan dengan cara perendaman pada suhu kamar selama 48 jam dan pada suhu 85°C selama 1 jam. Konsentrasi larutan H2O2 divariasi 5, 10, 15, 20 dan 25 cc/l. pewarnaan pada akar keladi air yang telah dikelantang dilakukan dengan menggunakan zat warna direk, basis dan reaktif. Terhadap contoh uji dilakukan pengujian derajat putih dan kecerahan warna secara visual serta pengujian ketahanan luntur warna terhadap sinar.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengelantangan menggunakna larutan hidrogen peroksida 15cc/l cara dingin maupun cara panas menghasilkan derajat putih yang paling baik. Kecerahan hasil pewarnaan yang paling baik diperoleh pada akar keladi air hasil pengelantangan cara dingin menggunakan larutan hidrogen peroksida 15 cc/l atau cara panas menggunakn larutan hidrogen peroksida 20cc/l.
Penggunaan Kembali Larutan Bekas Pencelupan Padding Metoda Pencelupan Tunggal Menggunakan Zat Warna Remasol pada Salah Satu IKM Batik Cap Sulaeman, Sulaeman
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 31 No. 1 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v31i0.1086

Abstract

ABSTRAKUntuk mendapatkan kain batik bentuk panjang, sebagian IKM batik mewarnai kain batikannya menggunakan alat padder metoda pencelupan tunggal menggunakan zat warna Remasol. Pada akhir pencelupan masih tersisa larutan bekas pencelupan sebanyak sekitar dua liter. Biasanya larutan bekas pencelupan tersebut dibuang ke lingkungan pada saat padder dicuci. Telah dilakukan penelitian pencelupan padding metoda pencelupan tunggal menggunakan zat warna Remasol warna hitam, merah dan hijau dengan fiksasi menggunakan Natrium silikat. Masing-masing  larutan bekas pencelupan disimpan selama dua hari dan selanjutnya digunakan untuk pencelupan kembali dengan metoda yang sama pada kain batikan yang baru. Terhadap keenam contoh uji selanjutnya diuji dalam hal ketuaan warna secara organoleptik dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian. Hasil uji memperlihatkan bahwa ketuaan warna hasil pencelupan menggunakan larutan bekas pencelupan yang telah disimpan selama dua hari untuk warna hitam dan merah menurun sekitar 30%, sedangkan untuk warna hijau menurun sekitar 90%. Ketahanan luntur warna terhadap pencucian.untuk warna hitam, merah dan hijau tetap baik. Kesimpulan dari hasil penelitian memperlihatkan bahwa larutan bekas pencelupandapat dipergunakan kembali tanpa menurunkan ketahanan luntur warna terhadap pencucian. Kata kunci : Kain batikan, Padder, Pencelupan padding metoda pencelupan tunggalABSTRACTTo get the long batik cloth, partly of SMEs of batik colored white batik fabric using padder by single bath dyeing method using Remasol dyes. At the end of dyeing the remaining of dye solution was used by about two liters. Usually the former solution is discharged into the  environment when the padder is washed. The research of single bath pad-dyeing method using Remasol dyes black, red and green colour with Natrium silicate fixarion. have been done. The remaining of each dye solution is stored for 2 days and then used for dyeing again with the same method on the new white batik fabric. The six samples were then tested in terms of depth of shade in organoleptic and color fastness to washing. The test results show that the depth of shade for black and red color which was dyed respectively by a remaining solution that had been stored for two days was decreased by about 30%, while for the green color was decreased by approximately 90%. Color fastness to washing for black, red and green was still good. Conclusions from the study showed that the remaining dyeing solution can be reused without degrading the color fastness to washing.Keywords: White batik fabric, Padder, Single bath pad-dyeing method
Penelitian Nilai Beban Pencemaran Pada Beberapa Ekstrak Zat Warna Alam Lestari, Kun; Sulaeman, Sulaeman
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No. 18 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v0i18.1091

Abstract

Zat Pewarna Alam (ZWA) akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan pengujian terhadap ekstrak pekat (0,75-1,00° Be) dari 13 jenis sumber ZWA dari beberapa daerah di Indonesia yaitu: bakau, secang. sonokeling. bayam, markisa. bengkirai, nangka, pinus, kruing, kara benguk, tingi, tegeran dan mengkudu. Bahan pencemaran dinyatakan terhadap nilai BOD5, COD dan kandungan Fe (besi) dalam ekstrak pekat yang telah tersimpan selama ±12 bulan. Dari hasil pengujian terlihat bahwa kadar BOD5 dan COD dari 13 jenis ekstrak ZWA mempunyai nilai 1700 mg/l. Tujuh jenis ekstrak ZWA yaitu ekstrak dari kayu nangka, kayu pinus. kayu kruing, kulit kara benguk, kulit kayu tingi, kayu tegeran dan akar mengkudu mempunyai nilai BOD5 dan COD 1000 mg/l, sedangkan ekstrak kulit batang bakau, kayu secang, kayu sonokeling, kayu buyam, kulit buah markisa dan kayu bengkirai mempunyai nilai BOD5 dan COD antara 1100 - 1700 mg/I. Dibandingkan dengan beban pencemaran yang diakibatkan oleh limbah cair pada pencelupan batik menggunakan zat warna sintetis (ZWS) seperti Indigosol yang mempunyai nilai BOD5 = 3.053 mg/I, COD = 10.230 mg/I, dan Naphtol yang mempunyai nilai BOD5 = 5.411 mg/I, COD= 19.921 mg/I maka beban pencemaran ekstrak pekat ZWA masih jauh lebih kecil. Melihat perbandingan COD/BOD5 (=1,3-1,6), beban pencemaran ekstrak pekat ZWA dapat dikelompokkan ke dalam golongan air limbah rumah tangga (COD/BOD5 (2).Zat Pewarna Alam (ZWA) akan direkomendasikan sebagai pewarna yang ramah baik bagi lingkungan maupun kesehatan, disebabkan karena kandungan komponen alaminya mempunyai nilai beban pencemaran yang rendah, mudah terdegradasi secara biologis dan tidak beracun. Pernyataan tersebut perlu diyakinkan kebenarannya. Telah dilakukan pengujian terhadap ekstrak pekat (0,75-1,00° Be) dari 13 jenis sumber ZWA dari beberapa daerah di Indonesia yaitu: bakau, secang. sonokeling. bayam, markisa. bengkirai, nangka, pinus, kruing, kara benguk, tingi, tegeran dan mengkudu. Bahan pencemaran dinyatakan terhadap nilai BOD5, COD dan kandungan Fe (besi) dalam ekstrak pekat yang telah tersimpan selama ±12 bulan. Dari hasil pengujian terlihat bahwa kadar BOD5 dan COD dari 13 jenis ekstrak ZWA mempunyai nilai 1700 mg/l. Tujuh jenis ekstrak ZWA yaitu ekstrak dari kayu nangka, kayu pinus. kayu kruing, kulit kara benguk, kulit kayu tingi, kayu tegeran dan akar mengkudu mempunyai nilai BOD5 dan COD 1000 mg/l, sedangkan ekstrak kulit batang bakau, kayu secang, kayu sonokeling, kayu buyam, kulit buah markisa dan kayu bengkirai mempunyai nilai BOD5 dan COD antara 1100 - 1700 mg/I. Dibandingkan dengan beban pencemaran yang diakibatkan oleh limbah cair pada pencelupan batik menggunakan zat warna sintetis (ZWS) seperti Indigosol yang mempunyai nilai BOD5 = 3.053 mg/I, COD = 10.230 mg/I, dan Naphtol yang mempunyai nilai BOD5 = 5.411 mg/I, COD= 19.921 mg/I maka beban pencemaran ekstrak pekat ZWA masih jauh lebih kecil. Melihat perbandingan COD/BOD5 (=1,3-1,6), beban pencemaran ekstrak pekat ZWA dapat dikelompokkan ke dalam golongan air limbah rumah tangga (COD/BOD5 (2).
Kajian Produksi Bersih Untuk Industri Batik Sulaeman, Sulaeman
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No. 21 (2004): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v0i21.1109

Abstract

Telah dilakukan penelitian penerapan Produksi Bersih pada 20 IKM batik di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kegiatan penerapan Produksi Bersih pada industri batik diperoleh antara lain dengan cara: merubah input bahan yang diproses, merubah produk yang dibuat, merubah teknologi dan menata kerumahtanggaan serta memperbaiki praktek operasinal. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa semua IKM sudah menerapkan strategi Produksi Bersih hanya belum menyeluruh. Pada masing-masing IKM masih banyak peluang Produksi Bersih yang harus digali. Dengan menerapkan Produksi Bersih dapat diperoleh keuntungan lingkungan seperti pengurangan limbah dan keuntungan finansial serta meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik.Telah dilakukan penelitian penerapan Produksi Bersih pada 20 IKM batik di propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kegiatan penerapan Produksi Bersih pada industri batik diperoleh antara lain dengan cara: merubah input bahan yang diproses, merubah produk yang dibuat, merubah teknologi dan menata kerumahtanggaan serta memperbaiki praktek operasinal. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa semua IKM sudah menerapkan strategi Produksi Bersih hanya belum menyeluruh. Pada masing-masing IKM masih banyak peluang Produksi Bersih yang harus digali. Dengan menerapkan Produksi Bersih dapat diperoleh keuntungan lingkungan seperti pengurangan limbah dan keuntungan finansial serta meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik.
Kajian Intervensi Cara Perhitungan Eko-Efisiensi pada Pembuatan Produk Batik Lukis Sulaeman, Sulaeman; Hastuti, Kusreni; Ningsih, Titis Phiranti Rahayu
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 28 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v28i1.1131

Abstract

Batik lukis adalah suatu karya seni lukisan yang dibuat dengan prose batik yaitu menggunakan lilin batik sebagai perintanng warna. Jenis produk yang dapat dibuat oleh IMKM batik lukis antara lain batik lukisan dinding, bahan baju batik lukisan, tas batik lukisan, sarung bantal batik lukisan. Permasalahan yang banyak terdapat pada IMKM batik lukis yaitu belum adanya perhitungan biaya produksi secara benar yang berpengaruh terhadap harga jual produk batik lukis yang rendah. Harga jual yang rendah pada umumnya dikarenakan persaingan yang kurang sehat dari sesama IMKM batik lukis karena mereka tidak mempunyai dasar perhitungan yang benar. Dengan melihat permasalahan yang ada, perlu dilakukan sosialisasi penerapan perhitungan eko-efisiensi pada IMKM batik lukis. Telah dilakukan sosialisasi eko-efisiensi pada sentra batik lukis dusun Gunting, kecamatan Pandak, kabupaten Bantul. Salah satu materi pembelajaran eko-efisiensi pada IMKM batik yaitu memberi pengarahan bagaimana cara menghitung biaya produksi sesuai eko-efisiensi yang dilakukan. Setelah intervensi eko-efisiensi diharapkan IMKM batik mengetahui manfaat dan cara menghitung harga pokok produk yang benar untuk menentukan harga jual agar tidak merugi. Kata kunci: Eko-efisiensi
Pemahaman dan Penerapan Berolahraga pada mahasiswa FIKK UNM Sulaeman, Sulaeman; Wahid, Wahyana Mujari; Alamsyah, Nur Fadly
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Gaya hidup sedentari semakin meningkat di kalangan mahasiswa, termasuk mereka yang berasal dari fakultas yang berorientasi pada olahraga. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pemahaman mahasiswa tentang pentingnya olahraga berbanding lurus dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan penerapan olahraga mahasiswa FIKK UNM serta mengidentifikasi kesenjangan antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik wawancara singkat terhadap 110 mahasiswa FIKK UNM. Data yang dikumpulkan meliputi pemahaman tentang manfaat olahraga dan frekuensi penerapannya.Hasil menunjukkan bahwa 73 mahasiswa (66,4 %) memiliki pemahaman yang baik tentang olahraga, sementara 37 mahasiswa (33,6 %) tidak memahami dengan baik. Dari aspek penerapan, 68 mahasiswa (61,8 %) berolahraga lebih dari tiga kali per minggu, 14 mahasiswa (12,7 %) berolahraga kurang dari tiga kali per minggu, dan 28 mahasiswa (25,4 %) tidak melakukan olahraga sama sekali. Meskipun mayoritas mahasiswa memahami pentingnya olahraga, tingkat penerapannya belum sepenuhnya sesuai dengan standar rekomendasi kesehatan. Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi intervensi berbasis perilaku dan lingkungan kampus untuk menjembatani gap antara pemahaman dan praktik olahraga mahasiswa.Kata Kunci: pemahaman dan penerapan olahraga, mahasiswa, sedentary lifestyle
A Multicultural Education Model for Understanding Child Legitimacy: Harmonization of Family Law and Bugis Customary Law Sulaeman, Sulaeman; Nuhung, Sarman
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.4084

Abstract

The issue raised is the disharmony between National Family Law and Bugis Customary Law regarding the legitimacy of illegitimate children, which often has implications for children's rights and inheritance. The purpose of this study is to formulate a multicultural education model based on local Bugis values ​​(siri' and pacce) to promote a harmonious understanding of child legitimacy in indigenous communities. This study uses qualitative methods with a socio-legal approach and case studies in South Sulawesi. Data were collected through in-depth interviews with traditional leaders, legal experts, and education practitioners, as well as analysis of legal documents and customary texts. The results indicate that an effective multicultural education model must integrate local wisdom into the curriculum to bridge differences in norms, focusing on the role of the family and customary institutions as primary mediators. The main contribution of this study is to present a theoretical and practical framework that can be applied to minimize legal conflicts and ensure comprehensive protection of children's rights, while strengthening Bugis cultural identity within the context of national law.
Optimalisasi Fundamental Movement Training Untuk Meningkatkan Teknik Dasar Baskett Wahid, Wahyana Mujari; Sulaeman, Sulaeman; Rahman, Abdul; Mahmud, Isfawati; Jannah, Andi Miftahul
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penerapan Fundamental Movement Training (FMT) dalam meningkatkan teknik dasar bermain basket pada anak usia 9–13 tahun di JUBS Basketball Academy, Makassar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya penguasaan gerak dasar (keseimbangan, koordinasi, kelincahan, dan kekuatan otot) yang berdampak pada kurang optimalnya teknik bermain serta meningkatnya risiko cedera. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan gerak dasar, pendampingan teknik basket berbasis FMT, penerapan media video pelatihan, serta evaluasi pre-test dan post-test terhadap kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pelatih mengenai pentingnya FMT, serta peningkatan kemampuan peserta pada aspek gerak dasar, seperti keseimbangan, kelincahan, dan koordinasi tubuh. Selain itu, pelatih mulai mengintegrasikan FMT ke dalam sesi pemanasan dan latihan rutin. Respon peserta dan pelatih terhadap program ini sangat positif, ditunjukkan oleh peningkatan motivasi, keaktifan, dan pemahaman konsep latihan yang lebih ilmiah dan menyenangkan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas pembinaan teknik dasar basket serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan pada komunitas olahraga anak lainnya. Kata kunci: fundamental movement training, teknik dasar basket, gerak dasar, pelatihan olahraga, pencegahan cedera
The role of the Sufism perspective of Imam Al-Ghazali in shaping character education at student cadres Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah Nahdlatul Ulama University Cirebon Faisal Amin, Ahmad; Alvian Fitriyanto, A.; Sulaeman, Sulaeman
Indonesian Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Departement of PAI, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/ijie.v1i2.7531

Abstract

The presence of phenomena that are labeled as moral degradation that currently occurs among young people is certainly a serious task in this modern era. This study aims to provide an understanding related to Sufism and its role in eroding indicators of moral decline in student cadres Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah Nahdlatul Ulama University Cirebon. The results show the real impact felt by the cadres. The role of the Sufism perspective of Imam Al-Ghazali is to form character education in cadres through the development of spirituality, moral development, self-control, and the development of Emotional Intelligence. From the values above, the real impact is felt by the cadres of Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah students of the Nahdlatul Ulama University of Cirebon in improving the character of individuals. This is because the activities carried out are always aligned with the values of Sufism and asasul khomsah of Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah students, namely tafaqquh fi al-din, iltizamut thoat, Tasfiah al-qalb wa tazkiyat al-nafsi, Hifdz al-aurad wa al-adzkar, and khidmah lil ummah.
Co-Authors A, Novitasari A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA AAN SETIAWAN Abdul Muis Abdul Rahman Abdulhadi, Abdulhadi Acep Suherman Afwanisa, Afradilah Agus Gunawan Agus Sugiarto Ahmad Ahmad Aini Nurul Akbar, Ananta Sidik Akib, Rezki Devi Akkase, Arfandi Alamsyah, Nur Fadly Alamsyah, Sakti Alamsyar, Al Alfia, Amriansyah Algifari, Muhammad M. Ali Akbar Ali Djamhuri Ali Nurdin Alimuddin Laapo Alimudin Laapo Alqifari, Ma’ruf Alvian Fitriyanto, A. AM, Andi Mas Jaya Amalia Amalia Amelia, Salsabila Anas, Edwar Anasufi Banawi Andardinata, Ady Andarmoyo, Sulistyo Andi Fitriani Djollong Andi Miftahul Jannah, Andi Miftahul Andi Parenrengi Andri Yanto Anggoro KR, Badawi M. Yusuf Alfian Rendra Anil, Anil Hukma Anthon Monde Anugrah, Annisa Putri Anwar Anwar Anwar, Rosyida Nurul Anwar, Zahra Laisha Arfah, Siti Yuliaty Chansa Ariawan, I Made Arifuddin Lamusa Arsyad Arsyad Arwi, Sugandi Ascarya , Ascarya Asgar, Muhammad Asmira Asmira Astuti, Lusia Cipto Asvika, Ayu Ayu Pratiwi, Ayu Azis, Achmad Abdul Bakar, Ihdiani Abu Bambang Priadi Basta, Irawati Burhanuddin Nasir Dafina Howara Dalim, Muhammad Dance Tangkesalu Darma, Darma Darmawan, Bambang Dermawan, Asep Desma Dwi Purnama Desvian Bandarsyah Dipatunggoro, Geni Dipatunggoro, Geni Dito Anurogo, Dito Djiyono Djiyono, Djiyono Dodi Saputra Effendy Effendy Eka Supriatna Eman Surya, Mintaraga Emma Suryati Erikayanti, Agustin Dwi Erviany, Nunung F. Farawowan, Fauziah Fadil, Moh Fadila, Muhamad Abi Fadli Fadli Fadli Fadli, Fadli Fadlun, Fadlun fahruddin, Hamdan Faisal Amin, Ahmad Fani Rahmasari, Fani Faridah Faridah Fauzi, Muhammad Sukron Fauziah, Ari Zainal Febri Hirnawan Fidela, Erlinda Firdaus, Riksa F Fitriana, Septi Fitriani Fitriani Fitriyani, Andi Flora Pasaru Fredinan Yulianda Garwautama, Paramadita Khalifa Gatot Wahyu Nugroho Godlif Sianipar Gunarto, Gunarto H Suwiryo, Darmo Hadawiah - Hadawiah Hadawiah, Hadawiah Halide, Lidemar Hanafri, Muhammad Iqbal Harahap, Anggi Purnama Hasanah Hasanah Hasanuddin, Indirwan Hasdyani Putra, Muhammad Wicaksono Hasmari Noer Hasna, Hasna Hasnidar Hasnidar Hastutik, Hastutik hasyim, hasyim Hendrilia, Yudi Heni Pujiastuti Herlinah Herlinah Husien, Azzumar Abdillah Husnul Fata, Tenggo Husnul Khatima, Husnul Husnul, Darul I Made Antara Ibnu Mubarak Ichsani, Ichsani Idang Nurodin Idham Idham Iis Kurniati Ika Novitasari, Ika Illy Yanti Ilmiah, Wardatul Imron Mawardi Indriani, Resma Inu H Kusumah, Inu H Inu H. Kusumah, Inu H. Iqbal Noor Irta Sulastri Isran, Isran Istihanah Nurul Eskani, Istihanah Nurul Ivone De Carlo, Ivone Jamuddin, Fatimah Jaya, Kasman Jayadilaga, Yadi Jubaedah, Dedah Judijanto, Loso Junarta, Harbyanto Juniarta, Harbyanto Kallang, Agustang Karlina Muhsin Tondi Kartika, Eka Dewi Kassamin, Kassamin Kawaitouw, Leberina Kella, Nurida Khaerul, Khaerul Khalid, Nour Kikin H Mutaqin Kun Lestari, Kun Kusreni Hastuti, Kusreni Lagebada, Dennis Reynhard Lasaiba, Irvan Latief, Muhammad Miftah Legiani, Wika Hardika Lesmana, Galih T. Lianto, Novi Adilia Lien Damayanti Lusianawati, Hayu M Yunus M. Ridwan M. Said Zainuddin M. Yusuf M.Yusuf, M.Yusuf Madeli, Muhammad Hilal Mahmud, Isfawati Mahyuddin, Reza Makassar, Nur Fadly Malik, Shintami Rouwelvia Mamat Rahmat Mappatompo, Mappatompo Marcellina, Silvia Masburiyah Masburiyah Maulida, Minati Melliando, Ibrahim Purdanta Miftah Farid Adiwisastra Minhar, Iksan Moh. Hibban Toana Moh. Iqbal, Moh. Mohammad Syaifuddin Mohammad Yunus Muhammad Ali Gunawan Muhammad Amri Muhammad Harliawan Muhammad Isa Muhammad Kahar, Muhammad Muhammad Nabil Muhammad Nur Akbar Rasyid Muhammad Ridwan Muhammad, Hasman Zhafiri Muhsin, Karlina Mujahidillah, Vidi Azzahra Mujriah Mulia, Yuliansyah Sundara Mulyanti Mulyanti Murtini Murtini, Murtini Mutahharah Hasyim, Mutahharah Nanik Setyawati Nasir, Burhanudin Norau, Mohamad Rizki Nugroho, Ischak Suryo Nugroho, Rizki A. Nuhalisa, Nuhalisa Nuhung, Sarman Nur Aisyah Nur Indra, Asep Iin Nur Khasanah Nur Khasanah nur laela Nur Sakinah Nuraini, Yustiara Nurdin, Nasrayanti Nurhasanah Nurhasanah Nurjanna Nurjanna Nurmedika, Nurmedika Nursalam, Muhamad Nursyirwan Nursyirwan Ono Wiharna, Ono Paramansyah, Arman Pika, Jumiati A. Prahardik, Septian Eka Pratama, Hafidz C. Pratiwi, Andi Dewi Primadi, Muhamad Baidhowi purnama AL, Jumiarsih Purnama, Jumiarsih Putri, Agnes Aprilia Putuhena, Muh. Ihwan F. R, Rinovian Raden Mohamad Herdian Bhakti Raditya Sukmana Rahmad Risan Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Ainun Ramdani Ramdani Rangga Saputra Rantjendo, Destin Rilda Rasmita, Dina Ren'el, Baiti Rendi Rendi, Rendi Reskawati, Shindy Ainun Retno Anggraini Ridwan, Irmayanti Rifal, Rifal Rimawati, Anisa Riska Riska Riski, Sartini Rizki Hegia Sampurna Rizki, Muhammad F. Rodin, Ardianto rohayati rohayati Rohmalina, Rohmalina Rondonuwu, Aldri Rony, Zahara Tussoleha Rosmiati Rosmiati Safitri, Lintang Juwita Saharullah, Saharullah Said, Sayuthi Atman Saleh, Munandi Salma Laitupa Samuel Lante, Samuel Sandia, Sandi Saputra, Arya Sarina Sarina Sartika Dewi Sastradimuhtar, Rivaldi Sastria, Andi Septiana, Amanah Setya Prayoga, Anggi Setyagraha, Etno Sinta, Sinta Sirmayanti, Sirmayanti Siti Nurhayati Sitti Mania, Sitti Sophian, Rd. Ivan Sophian, Rd. Ivan Sri Anjar Lasmini Sri Mustika Sri Sudewi, Sri Sri Wahyuni Sri Yayu Ninglasari Subhan, Rizky Sudirman, Akbar Sufa, Hafizah Ilmi Sugirma, Sugirma Sukarta, Asmah Sukurinandita, Denabila Sulmi, Sulmi Suparta Suparta, Suparta Supriadi Supriadi Suratman, Calvin Nanda Susi Herlina, Susi Sutadi Sutadi Syafit, Mohd. syafitra, Ade Syahroni, Denti Firdayanti Awaliah Syamson, Meriem Meisyaroh Syamsul Anwar, Syamsul Tantu, Akbar Ishak Tatang Permana, Tatang Tauvani, A Yuli Teguh Saputra Tetulau, Muhammad Tien Suhartini, Tien Tina Kartini Titis Phiranti Rahayu Ningsih, Titis Phiranti Rahayu Tri Haryanto Triana, Lisda Umar, Nuraeni Usman, Arifuddin Usu, Abdul Rahmat Utami, Aulia Ulfa Wahid, Wahyana Mujari Wahiduddin Wahiduddin Waluyo, Edy Tekat Bronto Wicaksono, Hartaja Hatta Wildani Pingkan S. Hamzens Wirawan, Amaliyah Yadi Janwari Yamtana Yamtana, Yamtana Yandy, Eza Tri Yosie Andriani Yovita Yovita Yudana, I Kadek Yudi Iskandar, Yudi Yulfita, Yulfita Yulia, Hana Yuliana, Elviani Mutiara Hoy Yuliani Yuliani Yulianti Kalaba Yundari, Yundari Yusnia, Yusnia Zainab Zainab Zaitun Zaitun Zulfa, Fitria