p-Index From 2021 - 2026
15.353
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Jurnal Cakrawala Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Visi Ilmu Pendidikan LaGeografiA AKTUAL JURNAL ANALISIS KEBIJAKAN KEHUTANAN Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum EDUNOMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Equilibrium: Jurnal Pendidikan Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Justitia et Pax Jurnal Pertahanan : Media Informasi tentang Kajian dan Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism dan Integrity JCES (Journal of Character Education Society) Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL SWARNABHUMI JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Journal of Civic Education EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Educational Review and Research IJPD (International Journal Of Public Devotion) CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik JPKM (JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) UNTAN Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Community Development LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Kewarganegaraan JURNAL PENDIDIKAN IPS Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Indonesian Community Journal Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Basicedu Sustainability: Theory, Practice and Policy/STPP Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Georeference: Jurnal Kajian Ilmu dan Pembelajaran Geografi Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat EDUNOMIC : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategies for Implementing Multicultural Education and Local Wisdom in Indonesia’s Border Areas under Globalization: A Socio-Cultural Learning Perspective (Systematic Literature Review) Iwan Ramadhan; Yusawinur Barella; Yuniarti Yuniarti; Ahmad Yani T; Sulistyarini Sulistyarini
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7939

Abstract

This article examines the impact of globalization on multicultural education and local wisdom in the border areas of Kalimantan. Globalization has brought significant changes to cultural values, potentially eroding local cultural identities, particularly among younger generations. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study systematically collected and analyzed 85 journal articles published between 2015 and 2024 from databases such as Google Scholar and Crossref, using keywords related to globalization, multicultural education, local wisdom, socio-cultural learning, and border areas. Data were analyzed through thematic synthesis to identify recurring patterns and conceptual linkages. The findings reveal that multicultural education serves as a strategic approach to preserving cultural identity and fostering inclusive, tolerant student character. At the same time, local wisdom reinforces the internalization of noble values—such as gotong royong (cooperation), respect, and patriotism. Furthermore, effective implementation requires synergy between educational institutions, local governments, and communities through inclusive curriculum development, teacher capacity building, and community-based learning initiatives. In conclusion, this study makes a significant contribution both theoretically and practically by proposing a conceptual model and implementing strategies for integrating socio-cultural learning into multicultural education. It highlights the importance of strengthening cultural resilience in border regions through sustainable, context-based educational transformation in response to globalization.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN TANGGUNG JAWAB BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI Eri Yanti Nopi Eling; Bistari Basyuni; Shilmy Purnama; Sulistyarini Sulistyarini; Tri Utami
Journal of Educational Review and Research Vol 8, No 2 (2025): VOLUME 8 NUMBER 2 DECEMBER (2025)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v8i2.7763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan dan tanggung jawab belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XI A SMA Negeri 1 Menjalin. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas satu pertemuan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 25 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang diisi oleh observer selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun 7 indikator keaktifan belajar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) Peserta didik memperhatikan penjelasan guru saat pembelajaran, (2) Peserta didik mampu mengajukan pertanyaan, (3) Peserta didik merespon pertanyaan dari guru maupun teman sebaya, (4) berdiskusi dalam kelompok, (5) mencatat rangkuman materi pelajaran, (6) menyampaikan ide, dan (7) masing-masing mempresentasikan hasil kerja kelompok. Adapun 3 indikator tanggung jawab belajar yaitu 1) Mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah dengan baik dan sesuai, 2) Menyelesaikan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan, 3) Mengerjakan tugas kelompok secara bersama-sama. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keaktifan belajar peserta didik, dari 20% pada kondisi awal menjadi 77% pada siklus I, dan meningkat menjadi 79% pada siklus II. Sementara itu, tanggung jawab belajar juga mengalami peningkatan dari 32% pada kondisi awal menjadi 82% siklus I, dan mencapai 95% pada siklus II. Temuan ini menunjukan bahwa Model PBL efektif dalam mendorong keaktifan dan sikap tanggung jawab belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Kesimpulannya, penerapan model Problem Based Learning memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran yang mampu mendorong peningkatan kualitas.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM MENGUATKAN CIVIC RESPONSIBILTY SISWA SMP MUHAMMADIYAH 2 PONTIANAK Feriyadi Feriyadi; Nuraini Asriati; Shilmy Purnama; Sulistyarini Sulistyarini; Tri Utami
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.7977

Abstract

This study aims to describe the implementation of religious values in strengthening civic responsibility among students at SMP Muhammadiyah 2 Pontianak, focusing on religious program planning, religious activity implementation, evaluation, and supporting and inhibiting factors. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation of the principal, civics teachers, Islamic Education teachers, homeroom teachers, and students from each grade level. The results show that religious values are applied through the habit of worship such as the dhuha prayer, tadarus, congregational zuhur prayer, kultum, clean Friday, and the habit of religious attitudes through the example set by teachers. The implementation of these religious values has a significant impact on students' civic responsibility, as reflected in increased discipline, concern for the environment, ability to work together, courage to express opinions, and moral awareness among students. The main supporting factors for the successful implementation of the program are teacher role models, a religious school culture, and the integration of religious values in civic education. The obstacles encountered were the influence of the environment and social media, differences in family backgrounds, and limited facilities. This study concluded that the internalization of religious values is an effective strategy in strengthening students' civic responsibility when applied consistently, comprehensively, and sustainably. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai religius dalam menguatkan civic responsibility siswa di SMP Muhammadiyah 2 Pontianak, dengan fokus pada perencanaan program religius, pelaksanaan kegiatan keagamaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PKn, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, serta siswa dari setiap jenjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai religius diterapkan melalui pembiasaan ibadah seperti shalat dhuha, tadarus, shalat zuhur berjamaah, kultum, Jumat bersih, serta pembiasaan sikap religius melalui keteladanan guru. Implementasi nilai religius tersebut berdampak signifikan terhadap civic responsibility siswa, tercermin dari meningkatnya kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan bekerja sama, keberanian menyampaikan pendapat, serta kesadaran moral siswa. Faktor pendukung utama keberhasilan implementasi program adalah keteladanan guru, budaya sekolah religius, dan integrasi nilai religius dalam pembelajaran PKn. Hambatan yang ditemukan yaitu pengaruh lingkungan dan media sosial, perbedaan latar belakang keluarga, serta keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai religius merupakan strategi efektif dalam memperkuat civic responsibility siswa apabila diterapkan secara konsisten, menyeluruh, dan berkelanjutan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BERMUATAN INTOLERAN TERHADAP SIKAP TOLERANSI MAHASISWA PPKn UNIVERSITAS TANJUNGPURA Herma Suriyani Sianturi; Sulistyarini Sulistyarini; Thomy Sastra Atmaja; Amrazi Zakso; Syamsuri Syamsuri
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13647

Abstract

ABSTRACT The rapid development of social media among university students has increased the potential exposure to intolerant content, while studies examining its impact on the tolerance attitudes of PPKn students still need to be strengthened, particularly within the context of socio-cultural diversity in higher education environments. This study aims to analyze the impact of exposure to intolerant content on social media on the tolerance attitudes of students in the Pancasila and Civic Education (PPKn) Study Program at Tanjungpura University. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, in-depth interviews, documentation, and questionnaires distributed to 100 students from diverse religious, ethnic, and cultural backgrounds. The findings reveal that the social media platforms most frequently accessed by students are Instagram, TikTok, WhatsApp, and YouTube. While using these platforms, students often encounter various forms of intolerant content, including hate speech, ethnicity, religion, race, and intergroup-based stereotypes, provocative messages, discriminatory memes, and misinformation circulating in digital spaces. Nevertheless, most students continue to demonstrate positive attitudes of tolerance despite being exposed to such content. These attitudes are reflected in their ability to respect differences, refrain from imposing their views on others, and maintain harmonious relationships with individuals from diverse backgrounds. The study concludes that social media plays a dual role: it serves as a platform for promoting values of tolerance while also functioning as a channel for the dissemination of intolerant and harmful content. Therefore, strengthening digital literacy, social media ethics education, and multicultural dialogue within the university environment is essential to enhance students’ ability to critically evaluate information and reinforce tolerant character in the digital era. ABSTRAK Perkembangan media sosial yang semakin masif di kalangan mahasiswa telah membuka peluang meningkatnya paparan konten intoleran, sementara kajian mengenai dampaknya terhadap sikap toleransi mahasiswa PPKn masih perlu diperkuat dalam konteks keberagaman sosial budaya di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial bermuatan intoleran terhadap sikap toleransi mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Tanjungpura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan penyebaran angket kepada 100 mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang paling sering diakses mahasiswa meliputi Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube. Dalam penggunaannya, mahasiswa masih menemukan berbagai konten bermuatan intoleran, seperti ujaran kebencian, stereotip berbasis SARA, provokasi, meme diskriminatif, dan hoaks yang beredar di ruang digital. Meskipun demikian, mayoritas mahasiswa tetap menunjukkan sikap toleransi yang baik setelah terpapar konten tersebut. Sikap tersebut tercermin dalam kemampuan menghargai perbedaan, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan individu dari latar belakang yang berbeda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial memiliki peran ganda, yaitu sebagai sarana penyebaran nilai-nilai toleransi sekaligus media yang berpotensi menyebarkan konten negatif bermuatan intoleran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, pendidikan etika bermedia sosial, dan pengembangan dialog multikultural di lingkungan kampus guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi serta memperkuat karakter toleran di era digital.
Citizenship Identity in the Context of Dayak Ethnic Transnationalism: Between State, Costum, and Cross-Border Mobility Jagad Aditya Dewantara; Dasim Budimansyah; Wibowo Heru Prasetiyo; Fazli Rachman; Sulistyarini; Gida Kadarisma
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rr1wf387

Abstract

This paper examines the civic identity of the Dayak people in the West Kalimantan border region within the context of ethnic transnationalism, emphasizing the role of custom and cross-border mobility. Recognizing that Dayak communities have historically lived beyond the boundaries of modern states, the study conceptualizes citizenship as a lived social experience that does not always align with nation-state logic. Using ethnographic methods, the research explores how Dayak people interpret citizenship through everyday practices, kinship relations, and cross-border interactions. The findings show that citizenship is understood situationally and pragmatically, particularly in relation to administrative needs and access to state services, while ethnic and customary identities remain the primary basis of social loyalty. Custom functions as a value framework regulating community membership, social relations, and attachment to ancestral lands across borders. Continuous mobility sustains a transnational social space where borders are negotiated administrative structures rather than rigid social boundaries. The study highlights the layered and dynamic nature of border citizenship and contributes to scholarship on indigenous transnationalism.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KOMUNITAS BELAJAR DALAM PEMBINAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SD NEGERI 44 PONTIANAK BARAT Rivaie, Lia Hizriani; Hairida, Hairida; Rosnija, Eni; Sulistyarini, Sulistyarini; Sanulita, Henny
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2026): Mei 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teacher learning communities are a form of sustainable professional development that play a strategic role in improving teachers’ pedagogical competence. This study aims to describe the implementation of learning community management in fostering teachers’ pedagogical competence at SD Negeri 44 Pontianak Barat. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, passive participant observation, and document analysis. Research informants included the principal, the learning community coordinator, and teachers. Data analysis followed the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the management of the learning community has been implemented in accordance with management functions, namely planning, organizing, implementing, and supervising. The implementation contributes to improving lesson planning, student-centered learning, and reflective teaching practices. Keywords: Educational Management, Professional learning community, Pedagogical Competence. Abstrak Komunitas belajar guru merupakan strategi pengembangan profesional berkelanjutan yang berperan penting dalam peningkatan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen komunitas belajar dalam pembinaan kompetensi pedagogik guru di SD Negeri 44 Pontianak Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, ketua komunitas belajar, dan guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunitas belajar telah dilaksanakan sesuai fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan serta berkontribusi pada pembinaan kompetensi pedagogik guru. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan, Komunitas Belajar, Kompetensi Pedagogik
Penguatan Kompetensi Guru dalam Pendidikan Multikultural di Sekolah Multietnis di Wilayah Perbatasan Indonesia dan Malaysia: Strengthening Teacher Competencies for Multicultural Education in Multiethnic Schools along the Border of Indonesia and Malaysia Maria Ulfah; Aunurrahman Aunurrahman; Martono Martono; Sulistyarini Sulistyarini; Urai Salam; Iwan Ramadhan; Yusawinur Barella
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.30742

Abstract

Wilayah perbatasan memiliki kompleksitas sosial-budaya yang tinggi sehingga menuntut implementasi pendidikan multikultural yang adaptif dan inklusif. Namun, keterbatasan pemahaman dan kesiapan guru masih menjadi kendala dalam mengelola pembelajaran pada konteks sekolah multietnis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan pendidikan multikultural melalui pelatihan berbasis konteks lokal di Entikong, Kabupaten Sanggau. Mitra kegiatan adalah 30 guru dari SMK Negeri 1 Entikong. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui seminar interaktif yang mencakup penyampaian materi, diskusi reflektif, dan berbagi pengalaman dalam mengelola keberagaman di kelas. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert serta refleksi peserta untuk mengidentifikasi persepsi terhadap manfaat dan relevansi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 90% peserta menilai kegiatan sangat bermanfaat, lebih dari 85% menyatakan materi relevan dengan kebutuhan pembelajaran, dan sekitar 80% memiliki motivasi untuk mengimplementasikan nilai-nilai multikultural dalam praktik pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan mendorong kesiapan awal guru dalam mengembangkan pembelajaran yang inklusif. Namun demikian, keterbatasan struktural seperti kurikulum dan fasilitas masih menjadi tantangan dalam implementasi berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan ini berperan sebagai langkah awal dalam penguatan kapasitas guru serta menegaskan pentingnya program lanjutan yang lebih aplikatif dan sistemik untuk mendukung transformasi pedagogis di wilayah perbatasan.
Development of a Deep Learning-Based E-LKPD for Science and Social Studies (IPAS) on the Topic “My Region, My Pride” for Fifth-Grade Students Dwi Ajeng Safitri; Sulistyarini; Dede Suratman; Agung Hartono; Rini Muharini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 7 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i7.15610

Abstract

Deep Learning is an educational approach that focuses on improving the quality of learning and students’ learning experiences. One of the learning strategies that integrates the Deep Learning approach is the use of technology, such as transforming printed student worksheets (LKPD) into electronic worksheets (E-LKPD). E-LKPDs not only contain direct-question tasks but can also be modified through gamification, which represents an integration of the Deep Learning approach. This study aimed to develop a feasible and effective Deep Learning-based E-LKPD to improve students’ learning outcomes in Science and Social Studies (IPAS). The research employed the ADDIE development model consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The results indicated that all three E-LKPDs were highly feasible. E-LKPD 1 achieved feasibility scores of 92.9% (didactic aspect), 85% (construction aspect), and 80% (technical aspect). E-LKPD 2 obtained 91.4%, 85%, and 80%, respectively, while E-LKPD 3 achieved 90%, 84%, and 81.25%, respectively. The N-Gain test showed that all three E-LKPDs were moderately effective in improving students’ IPAS learning outcomes on the topic My Region, My Pride in Grade V of SDN 36 South Pontianak, with N-Gain scores of 62.8%, 62.3%, and 62.1%, respectively. Student responses were highly positive overall. The three E-LKPDs received very positive ratings in terms of appearance (84.5%–85.3%) and usefulness (85.8%–86.4%), while presentation aspects were rated positively (82.6%–83.8%). These findings suggest that Deep Learning-based E-LKPDs are feasible, effective, and well-received as learning media.
ANALISIS KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI Syamsuri; Selvilianawati Selvilianawati; sulistyarini sulistyarini
Edunomic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11 No 1 (2023): EDISI MARET
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi-UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/ejpe.v11i1.9128

Abstract

The purpose of this study was to determine the Creativity of Class X IPA 2 SMAN 2 Sungai Raya in Economic Learning, namely in understanding the material and doing assignments. The research method in this study uses a qualitative approach. Qualitative research is a method used in natural object conditions, where the researcher is the key instrument in taking random data sources, triangulation techniques, qualitative data analysis and the results of research are more about meaning. the form of research used is a case study. The informants in this study were Subject Teachers and Class X IPA 2 Students at SMAN 2 Sungai Raya, namely 1 teacher and 18 students. Data collection techniques using direct interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that when understanding the subject matter there are 9 students with a percentage of 50.00% who can fulfill the characteristics of creativity, namely Originality, Fluency, Flexibility, Elaboration, whereas when doing assignments there are 12 students with a percentage of 66.67% who are at level 3 which is very creative because they can fulfill the 3 components of creativity which consist of fluency, flexibility, and elaboration.
Co-Authors . Irwanto, . . Shaleha, . . Varyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abdul Aziz Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Achmadi Adi Penawan, Adi Adityo Darmawan Sudagung Adlika, Nur Meily Adrian, Edo Afandi Afandi Affandi Agung Hartono Agung Hartoyo Agung Wahyudi Agus Sastrawan Agus Sastrawan Noor Agus Sugiarto Agus Syahrani Agustian Agustian Ahmad Imamul Arifin Ahmad Yani T Akfatulilah, Rizvi Al Hidayah, Riama Aldi Imanula Aldiansyah, Rifki Alfajri, Alfajri Amalia, Rheina Amaliny, Shelly Rizky Aminuyati Amissa Frenita Amrazi Zakso Andang Firmansyah Ani Supatmawati Anisa Anisa Anita Tri Sufini Antonius F31109016 Anzani, Yunita Magrima Ari, Ari Ariandi, Cici Arifah Sri Wahyuni Arifiyanti, Fitria Ariya Winandar Ariyansyah, Irvan Aryanti, Jopani Ratna Asriah Nurdini M. Asriati , Nuraini Asrori Asrori Asteria Endang Astrini Eka Putri Aulia, Maydha Aunnurahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Fahimah Diniyah Wathi Ayuni, Nina Ayuny Wulandari, Ayuny Bambang Budi Utomo Bambang Budi Utomo Bambang Genjik Bambang Genjik Sumartono Baniah, Baniah Bastari, Saptia Bela Febriyanti Benedikta Sitiana Bistari Bistari Basyuni Bustamil Arifin Cahyani, Christina Wahyu Cahyo Fitriwati, Cahyo Carissa Carissa, Carissa Chairinah, . Childra, Girli Fifta Christan, L.M Hari Christanto, Ludovicus Manditya Hari Citra, Iid Elma Daniel Happy Putra Dasim Budimansyah Dede Suratman Desi Nelliasari Desky, Handoko Devi Devi, Devi Dewantara, Jagad Aditya Dewi, Esti Utami Diah Trismi Harjanti Dilla Tri Aprilia Dina Maharani Dinda Dini, Sri Fajar Dwi Ajeng Safitri Eduardus Purnomo Susanto Edwin Mirzachaerulsyah Edwin Mirzachaerulsyah Efiani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Efriani Ega Nur Cahya Ega Nur Cahya Eka Safitri Endang Purwaningsih Endang Purwanti Eni Rosnija Eri Yanti Nopi Eling Eti Kusnawati Eti, Sunarti F. Y. Khosmas F.Y. Khosmas Fachry Abda El Rahman Fahruna, Yulyanti Fajar Adilah Pratama Fathoni, Muhammad Ihsan Fatmawati Fatmawati Fazli Rachman Febriyani, Devi Feriyadi Feriyadi Feriyadi, Feriyadi Fernandez, Ivan Ferry Hadary Firga, Yustinus Jacob Edelestal Fitria Arifiyanti Franciska Yesianti Genji, Bambang Ghibran, Mirza Puaddy Gida Kadarisma Gusti Budjang Hadi Wiyono Hadri, Hadri Handayani, Amirah Tri Handayani, Uri Hani Setiawati Hari Christanto, Ludovicus Manditya Hariroh, Siti Haris Firmansyah Hasmika Hasmika Hasmika, Hasmika Hayati Hayati Hendra Hendra Heni Mirawati Henny Sanulita Herawati, Henny Herma Suriyani Sianturi Hermansyah Hermansyah Hetty, Asteria Mey Hidayah Karuniawati Husni Syahrudin Ika Rahmatika Chalimi Ika Rahmatika Chalimi Ika Rahmatika Chalimi Imran . Imran Imran Imran Imran Indriani Wuryandari Indriani wuryandari Ishak Vito Ismiyani, Nining Iwan Ramadhan Izhar Salim Jagad Aditiya Dewantara Jagad Aditya Dewantara Jami' Atannur Japri, Japri Jasmine, Khariza Arnita John Rahmat, John Juliani, Aisya Julianti, Susi Jumarni Jumarni Junaidi H. Matsum Junaidi H. Matsum Karisma, Ria Kelaus Rano Khalimi, Soleh khusnul khotimah Komalasari, Ayu La Ode Topo Jers Laras, Dahni Swasti Lestari, Tri Indah LETI KASYANI Lifa, Milianti Lisarti, Lisarti Ludovicus Manditya Hari Christanto Luhur Wicaksono M. Yogi Riyantama Isjoni M. Yusuf Ibrahim Maharani, Rini Mahendra, Ryan Maisaroh Maisaroh Marasabessy, Elisa Novika Maria Ulfa Maria Ulfa Maria Ulfah Maria Ulfah Mariah Ulfah Martina Martina Martono Martono Martono Martono Maryuni, Sri Marzuki Marzuki Mashudi Mashudi , Mashudi Mashudi Maulina, Suvi Mauliny, Claudya Erza Mawarni, Ersa Wahyu Mayasari . Megawati - Meilina, . Merja Erlanda Milianti Lifa Muhammad Agus Hardiansyah Muhammad Asrori Muhammad Asrori Muhammad Jailani Muhammad Mona Adha Muhammad Widyan Muhardi, . Muslimah (F54210032) Muthahhari, Morthezza Nabilah, Hariani Nisa Nadiah Nadiah Nadila, Ria Ni Made Sri Budhi Utami Niko Juliansyah Niko Juliansyah Nina Mardiana (F01108057) Nindiya Norianda Nisa, Annisa Tri Wulandari Norman, Toni Noval, Ardin Noveria Novi Noverta Enur, Noverta Novi Ratnasari Noviandy, Haris Novianty, Ira Novie Chordiati Nur Iqrima Nur Sutari Nuraini Asriati Nuraini Nuraini Nurhasanah Nurhasanah Nuriza, Nuriza Ochieng, Okiri Peter Okianna Okianna Okianna Okiri Peter Ochieng Okta Putri Okta Pamela Pamela Panzi, Urai Paramida, Cici Parijo . Pertiwi, Elsha Pranata, Eka Prancisca, Stella Pransisca, Stella Purnama , Shilmy Purnama, Inda Purnama, Shilmu Purnama, Shilmy Putra, Abang Andika Putri Tipa Anasi Putri, Wika Harisa Rafika F31107050 Rahmah Rahmah Rahmania, Siti Rahmatika, Ika Ramadhan, Agung Raymond Kelvin Nando Renfita Renfita Retnowati, Putri Denzi Rezha Noviandra Rheswagiri, Pracikal Rhosa, Eliya Riama Al Hidayah Ricksen Sonora Roffies Ridho Rizki Saputra, Ridho Rizki Rikhsan Kurniatuhadi, Rikhsan Rini Muharini Rivaie, Lia Hizriani Riyanti, Mayang Rizqi, Rizqi Rodi Rodi, Rodi Rosita Rosita Rum Rosyid Rum Rosyid Rusdiyono Rustiyarso . Rustiyarso, Rustiyarso Sagita, Labora Nora Salsals, Haura Nur Sari, Intan Novita Sausan, Nida Selvia Selvia Selvilianawati Selvilianawati Selyasari, Selyasari Sembiring, Ineke Yemima Serani, Gabriel Shilmy Purnama Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan Simaremare, Rointan Siska Siska Siti Amalia Hidayah Siti Ambarwati Soeharto Soeharto Sonia Sonia, Sonia Sri Astuti Sri Buwono . Sri Maryuni, Sri Sri Yulianti Stefanus Daniel Stela, Kristina Maya Stella Pransisca Sucinda, Juniardi Suhendro Suhendro Sulanda, Sulanda Sumarni, Ester Supriadi . Suraya, Fitriani Suryani - Susli Soni Edet Sutrisno Sutrisno Syamsuri SYAMSURI Syamsuri Syamsuri T Heru Nurgiansah Tajudin, novita sari sari Taufik, Ramadhani Thomy Sastra Atmaja Tiara Titi, Titi Titin Hayati F25111033 Tresa vianus, Tresa Tresa Tri Utami Tri Utami Triwulan, Ike Urai Panzi urai salam Uray Husna Asmara Usman Radiana Utami, Destika Maulana Venny Karolina Verynus . F01108065 Vionaria Vionaria Wahyuni, Uray Lia Wanto Rivaie Wardah Wardah Wardani, Andita Wulan Warneri . Wawan Wawan Wibowo Heru Prasetiyo Widiastuti, Rika Wirdani Y, Utami Witarsa Witarsa Witarsa Witarsa, Witarsa Wulandari F31109008 Wulandari, Dewinda Y. Touvan Juni Samodra Yesianti, Franciska Yohanes Bahari Yopi, Vinsensius Yopita Ita Yudhistira Oscar Olendo Yuliana, Gatot Yumiantika Yundari, Yundari Yuniarti Yuniarti Yusawinur Barella Zakarias Aria Widyatama Putra Zalianty, Anindya Zulpian, Zulpian