Articles
Analisis Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Oleh Para Guru SD di Sumedang
A'fiani, Nadia Nur;
Sujana, Atep;
Ali, Enjang Yusup
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 9, No. 1 (Januari 2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/am.v9i1.4310
Penelitian ini dilatarbelakangi pada hambatan yang terdapat pada kebijakan Kurikulum Merdeka yang masih tergolong baru, yaitu kesulitan dalam memperoleh akses berbagai jenis informasi terkait kurikulum merdeka. Kemendikbudristek meluncurkan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk membantu guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar oleh para guru SD di Sumedang. Pendekatan Kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Studi kasus digunakan sebagai metode penelitian dalam penelitian ini karena ampuh untuk mengeksplorasi fenomena secara holistik dan mendalam, terutama dalam konteks penelitian kualitatif. Partisipan dari penelitian ini, yaitu guru kelas III, IV, V, dan VI yang mengajar mata pelajaran IPAS pada beberapa SD yang berbeda di Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang. Wawancara dan studi dokumentasi digunakan sebagai metode untuk pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat antusias dengan PMM, namun kendala motivasi, akses internet, dan pemahaman kurikulum menghambat optimalisasi potensi platform ini dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN RADEC DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATERI SIFAT-SIFAT BUNYI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Khafiza, Asha Quranul;
Sopandi, Wahyu;
Sujana, Atep;
Hendrawan, Mohammad Gilang;
Salsabila, Naura Aisya;
Firdausi, Audi Shafira
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jvip.v17i1.89339
Pembelajaran sains di sekolah dasar membutuhkan metode inovatif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, khususnya mengenai sifat-sifat bunyi. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas 5 SD pada materi sifat-sifat bunyi. Menggunakan desain eksperimen semu dengan pre-test dan post-test, penelitian melibatkan 30 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dengan model RADEC dan kelompok kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil analisis menunjukkan bahwa model RADEC secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep siswa, sebagaimana tercermin dari skor post-test yang lebih tinggi. Angket persepsi siswa mengungkapkan bahwa model RADEC meningkatkan motivasi, keterlibatan aktif, dan kreativitas siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RADEC adalah pendekatan efektif yang tidak hanya mendukung pembelajaran interaktif tetapi juga membangun keterampilan abad ke-21. Model ini direkomendasikan untuk diadaptasi dalam berbagai mata pelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan dasar.
Development and Validation of Mastery Concept Based Pre-Learning Questions to Support The Implementation of RADEC (ReadË—AnswerË—DiscussË—ExplainË—Create) Learning Model
Sumirat, Fanny;
Sopandi, Wahyu;
Nurhayeti, Yeti;
Kusumastuti, Fransiska Astri;
Restiana, Rendi;
Sujana, Atep
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Number 2, September 2022
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/pej.v6i2.2965
The fact shows that elementary school students are generally passive because most of the elementary school teachers only ask lower-order cognitive questions such as memorization. Therefore, the purpose of this study was to develop pre-learning questions that are able to stimulate and equip students to have higher order thinking skills. This study was using a research method for developing and evaluating instruments by adapting the instrument development process that has been developed by DeVellis (2003). This development process took two phases, that was the development phase and the validation phase. Pre-learning questions are made up of a set of questions for the fourth grade of elementary school with a validated energy theme. Data analysis was carried out through validity testing uses the SPSS version 25. The test results of preË—learning questions show that the questions are feasible to use. The implication of this study is to produce a cognitive assessment instrument whose validity is tested in accordance with the appropriate cognitive stages to support the implementation of the RADEC (ReadË—AnswerË—DiscussË—ExplainË—Create) learning model used in schools by teachers.
Pengaruh Bahan Ajar Multimedia Berbasis Google Site Terhadap Hasil Asesmen Sumatif Pada Pembelajaran Gaya di Sekitar Kita
Putri, Rifa Asyifa Cahya;
Sujana, Atep;
Ali, Enjang Yusup
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/am.v8i4.4109
Kurikulum merdeka mengindikasikan agar setiap peserta didik tidak hanya mendapatkan nilai tinggi pada setiap mata pelajaran yang diberikan oleh guru, tetapi memiliki keahlian yang berbeda-beda namun mampu menghadapi tantangan pendidikan di era 4.0 dengan menunjang keterampilan peserta didik dalam pemecahan masalah dan berpikir kritis. Namun fenomena yang terjadi adalah kurangnya bahan ajar yang menjadi pedoman guru dalam pembelajaran terutama pada daerah terpencil dikarenakan akses yang ditempuh cukup sulit sehingga belum meratanya pembagian bahan ajar oleh pemerintah. Sehingga, kebutuhan belajar peserta didik tidak terpenuhi sehingga akan berpengaruh pada hasil asesmen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketidaksamaan hasil asesmen sumatif peserta didik antara kelompok yang diberikan perlakuan dengan bahan ajar visual berupa buku serta kelompok yang menggunakan bahan ajar multimedia berbasis google site, dan untuk mengetahui peningkatan hasil asesmen sumatif peserta didik materi gaya di sekitar kita kelas IV SD setelah menggunakan bahan ajar multimedia berbasis google site. Metode yang digunakan sebagai pedoman dalam penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Sodonghilir pada 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol serta kelompok eksperimen. Adapun subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV yang telah menggunakan kurikulum merdeka. Sampel penelitian diikuti oleh 31 peserta didik pada kelas kontrol dan 31 peserta didik pada kelas eksperimen. Hasil posttest pada kelompok eksperimen yang berjumlah 31 peserta didik (88.65) lebih tinggi dari kelompok kontrol rata-rata nilai posttest sebesar (68.34). Begitu pula dalam peningkatan hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen lebih tinggi mencapai 0.7687307 daripada kelompok kontrol yang mencapai 0.4592. Adapun besaran pengaruh bahan ajar multimedia berbasis google site pada hasil asesmen sumatif lebih tinggi mencapai 62.25% daripada besaran pengaruh bahan ajar visual berupa buku teks yang mencapai 17.14%.
Peran Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V Materi Rantai Makanan
Shofiyah, Nida;
Ali, Enjang Yusup;
Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/am.v8i4.4097
Kreativitas memiliki dampak positif pada pembelajaran siswa dan menjadikannya menyenangkan. Kreativitas membantu meningkatkan keterampilan berpikir praktis sebagai salah satu tujuan penting dalam pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah siswa lebih kreatif memakai model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) materi rantai makanan. Subjek penelitian ini terdiri dari 14 siswa yakni 8 perempuan dan 6 laki-laki kelas V di SD Negeri Kesambi Dalam 4 Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi keterlaksanaan untuk melihat aktivitas guru dan siswa serta observasi kreativitas yang dilakukan pada keseluruhan pembelajaran. Perolehan data dianalisis melalui reduksi data, sajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) terlaksana dengan sangat baik, karena mencapai persentase sebesar 97% dan kemunculan kreativitas siswa memperoleh persentase dari masing-masing aspek yakni aspek merancang ide baru 85%. Aspek bahan mudah dijumpai 95%. Aspek kerumitan produk 70%. Aspek ketepatan tata letak produk 90%. Aspek kerapian produk 80%. Aspek usaha siswa dalam merekayasa produk 97%. Aspek daya tarik terhadap bentuk 97%. Aspek daya tarik terhadap warna 95%. Aspek tingkat kesukaan penilai terhadap produk 95%. Berdasarkan hasil observasi bahwa peran pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) cukup efektif untuk menumbuhkan kreativitas siswa kelas V materi rantai makanan dibanding pembelajaran konvensional.
Pengaruh Media Video Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Sistem Pernapasan Manusia
Aurora, Urfi;
Sunaengsih, Cucun;
Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/am.v8i4.4093
Kurangnya kemampuan siswa dalam hal penguasaan konsep suatu topik pembelajaran menjadi salah satu tantangan di dunia pendidikan, khususnya pada tingkatan sekolah dasar. Hadirnya konsep-konsep abstrak menyebabkan sulitnya siswa dalam hal pemahaman konsep, salah satunya adalah konsep yang terkandung pada materi sistem pernapasan manusia pada kelas V SD. Bernapas adalah hal yang bisa dirasakan oleh siswa, namun prosesnya tidak bisa diamati secara langsung. Keberagaman media pembelajaran kini hadir untuk menyelesaikan tantangan tersebut, salah satunya adalah penggunaan media video interaktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh media pembelajaran video interaktif terhadap pemahaman konsep siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kuantitatif dengan Desain Kuasi Eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas V(Kelas Eksperimen) yang diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan media video interaktif dan 30 orang siswa kelas V (Kelas Kontrol) yang diberikan perlakuan berupa pembelajaran konvensional pada dua sekolah berbeda. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar tes. Data pemahaman konsep diperoleh berdasarkan pengujian instrumen berupa pretest yang diujikan sebelum proses pembelajaran serta posttest yang diujikan di akhir pembelajaran. Berdasarkan hasil tes, diperoleh hasil bahwa pembelajaran menggunakan media video interaktif memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep siswa yang menunjukkan bahwa hasil rata-rata kemampuan awal siswa yakni sebesar 35,30. Kemudian setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata siswa yang diukur pada kemampuan akhir menjadi 82,50. Pengaruh positif juga dapat dilihat dari N-gain yang menunjukkan pemahaman konsep mengalami kenaikan sebesar 0,7 dengan kategori tinggi. Implikasi dari penggunaan media video interaktif dalam pembelajaran pada penelitian ini adalah siswa menjadi paham tentang organ-organ apa saja yang berperan dalam proses pernapasan manusia, dan ragam penyakit yang dapat timbul serta cara mengatasinya.
Pengembangan Video Animasi Multimedia Bertema KATSU Untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik SD Kelas V pada Materi Tata Surya
Rafli, Andi;
Ali, Enjang Yusup;
Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35931/am.v8i4.4074
Materi IPA yang bersifat abstrak sering kali sulit dipahami oleh peserta didik, sehingga pemahaman mereka pada materi cenderung rendah jika pendidik tidak menggunakan media pembelajaran yang tepat. Di lapangan, banyak pendidik hanya menggunakan media konvensional, sehingga pembelajaran biasanya kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik memahami materi dengan konsep abstrak menjadi konkrit agar pembelajaran lebih efektif. Salah satu media tersebut adalah Video Animasi KATSU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas video animasi yang dikembangkan dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V SD pada tata surya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), dengan instrumen berupa wawancara, angket, dan tes. Data yang diperoleh dari instrumen dianalisis untuk menarik kesimpulan sehingga dapat menjawab tujuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Video Animasi KATSU dinilai sangat layak oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media, dan 2) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Video Animasi KATSU dengan interpretasi peningkatan sedang.
Metode Solfegio Sebagai Strategi Untuk Melatih Kemampuan Musikalitas Siswa Kelas X di SMK Non Jurusan Musik
Novianti, Dwi;
Rusmana, Nandang;
Kembara, Maulia Depriya;
Sa’ud, Udin Syaefudin;
Sujana, Atep
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v11i1.12259
Pendidikan musik merupakan sarana strategis untuk mengembangkan musikalitas siswa, khususnya di tingkat sekolah menengah. Namun, siswa kelas X non-jurusan seni musik sering mengalami kesulitan dalam membaca dan mengenal notasi musik akibat kurangnya dasar teori musik dan pendekatan pembelajaran yang sistematis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode Solfegio dalam meningkatkan musikalitas siswa melalui pendekatan literatur review. Metode Solfegio mencakup latihan mendengarkan (ear training), membaca notasi musik (sight reading), dan menyanyikan melodi (sight singing). Artikel yang dikaji dipilih berdasarkan relevansi dan tahun penerbitan (2014–2024), menghasilkan 10 artikel sebagai sumber data utama. Hasil analisis menunjukkan metode ini dapat mengasah kepekaan siswa terhadap ritme, melodi, harmoni, dan ekspresi musical. Dengan sintaks pembelajaran yang terstruktur, metode Solfegio dapat memberikan fondasi kokoh bagi keterampilan musik siswa non-jurusan seni musik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Solfegio dapat menjadi pendekatan inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seni musik secara holistik, membangun kepekaan musikal, serta menumbuhkan minat siswa terhadap musik.
Peran Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Penguasaan Konsep dan Tanggung Jawab Siswa Kelas IV pada Materi Daerahku dan Kekayaan Alamnya
Erin Giri Arum;
Atep Sujana;
I. Isrokatun
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.758
The low understanding ability of students in learning science and science is the main factor in conducting this research. This is due to the lack of meaningfulness in science learning. This research aims to determine the increase in students' mastery of concepts and responsibilities after implementing problem-based learning. The method used in this research is a quasi-experimental design with a Non-Equivalent Control Group design. In this study, the population in Cimahi City was taken and the sample used in this study was grade IV elementary school students in one of the schools in Cimahi Tengah District. Learning outcome tests, questionnaires and documentation are some of the data collection techniques used. Data were processed using the SPSS 23 application with normality test, homogeneity test, paired sample T test, independent sample T test and n-gain test. The results of this research show that class IV students' mastery of concepts has improved results between the experimental class that received treatment and the control class that did not receive treatment. Likewise, the responsibilities of class IV students have increased before implementing problem-based learning and after implementing this learning model.
Analisis Keaktifan Belajar Siswa Sekolah Dasar Pada Materi Sifat Bunyi melalui Penerapan Model RADEC dan SAVI
Naura Aisya Salsabila;
Wahyu Sopandi;
Atep Sujana
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.1925
Pembelajaran IPA di sekolah dasar sering kali bersifat teacher-centered, sehingga mengakibatkan rendahnya keaktifan belajar siswa. Hal ini berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa dalam memahami konsep-konsep IPA, khususnya materi sifat bunyi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan model pembelajaran SAVI dan RADEC terhadap keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas V di salah satu sekolah dasar di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keaktifan belajar siswa yang mencakup aktivitas membaca, menjawab, berdiskusi dalam kelompok, serta menjelaskan dan menciptakan karya terkait materi yang dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model RADEC mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam setiap tahap pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif membaca materi, menjawab pertanyaan, berdiskusi dengan kelompok, serta menjelaskan dan menciptakan karya terkait materi yang dipelajari. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa, serta memberikan rekomendasi untuk penerapan model pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pendidik dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran yang inovatif dan menarik bagi siswa. Kesimpulannya, model RADEC efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada materi sifat bunyi di sekolah dasar.