p-Index From 2021 - 2026
28.685
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Islam Indonesian MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Al-Hayat: Journal of Islamic Education Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam PARAMUROBI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Journal on Education AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Journal of Humanities and Social Studies Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA International Journal of Islamic Educational Psychology Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Jurnal Tawadhu Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Journal Of Human And Education (JAHE) NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Al -Athfal Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Journal of Creative Student Research Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Journal of Student Research Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Student Scientific Creativity Journal Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) JAKA Jurnal Nusantara Berbakti Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Kajian dan Penelitian Umum BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Yudistira Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Abdimas Terapan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Terapan Student Research Journal Jurnal Sains Student Research Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Journal Innovation In Education Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Progress: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Innovative and Creativity Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Interdisciplinary Journal of Social Science and Education (IJSSE) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Kemitraan Masyarakat Fundamentum: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal World Journal of Islamic Learning and Teaching Jurnal Pelayanan Masyarakat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Faidatuna EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Al Jabiri: Jurnal Ilmiah Studi Islam Servis : Jurnal Pengabdian dan Layanan kepada Masyarakat Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora JURNAL EDUKASI DAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Journal of New Trends in Sciences Journal Fascho PAEDAGOGIE KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

BIAR MISKIN ASAL SOMBONG: KAJIAN REALITAS HIDUP DAN ETIKA ISLAM Robingun Suyud El Syam; Wahyu Sukoco
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i1.1100

Abstract

Penelitian bermaksud mengungkap stigma, biar miskin asal sombong dari segi realitas hidup dan etika Islam, menggunakan pendekatan diskrptif kualitatif. Setelah dibahas dan dianalisis menyimpulkan; biar miskin asal sombong merupakan gambaran perilaku hidup yang mengutamakan kebutuhan skunder, mengakhirkan kebutuhan primer dengan dalih gengsi. Sifat ini secara genealogis merupakan warisan setan yang ditiupkan kepada manusia yang berjiwa lemah. Perilaku ini terjadi dalam realitas hidup, diantaranya dalam gaya hidup mewah orang miskin. Ada yang menyebut ‘kaum miskin urban’, bisa juga dalam sebuah pemerintahan daerah yang APBD-nya fokus untuk hal yang kurang bermanfaat bagi masyarakat. Secara etika Islam, perilaku tersebut terkategori sifat buruk. Ada empat tanda orang miskin yang sombong: enggan berdoa (ibadah), malas menjalankan tugas, biasa melanggar aturan, dan tidak pandai berterima kasih. Sikap sombong bagi manusia merupakan keburukan, namun lebih buruk lagi orang miskin yang sombong, sebab tidak ada sesuatu yang bisa disombongkan.
MENANG DALAM KEKALAHAN: Soft Power Timnas Jepang Di Piala Dunia 2022 Bagi Penguatan Pendidikan Islam Robingun Suyud El Syam; Lutfan Muntaqo
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i1.1101

Abstract

Tujuan penulisan untuk mengupas makna "menang dalam kekalahan" yang merupakan Soft Power Timnas Jepang Di Piala Dunia 2022 dan bisa dijadikan alternatif bagi penguatan pendidikan Islam. Melalui pendekatan teoritis disimpulkan: bahwa langkah timnas Jepang memang sudah terhenti dibabak perdelapan final, namun soft power mereka menang dalam kekalahan sebagai investasi pendidikan, yakni: sikap disiplin, tetap semangat, budaya hidup bersih, tetap rendah hati, mentalitas tangguh, bermain dengan efektif, kerjasama tim solid, dukungan suporter di dalam dan luar lapangan, serta pembiasaan berterima kasih dan minta maaf. Etika tersebut merupakan hasil dari pendidikan: pola pendisiplinan orangtua pada anak sejak dini, seni shitsuke (pembiasaan), menegur anak di tempat yang tepat, belajar berempati sejak kecil, tidak menghukum anak melainkan perilakunya, mengutamakan keluarga, budaya pengendalian diri, dan disiplin sebagai point penting dalam kurikulum sekolah. Langkah ini dapat menjadi model penguatan pendidikan Islam dalam pembentukan karakter. i
The Relationship between Perpendicular Management and Mastery of Memorizing Al-Qur'an in Haflah Khatmil Qur'an Activities Al Asy'ari, Abdurrohman; El Syam, Robingun Suyud
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 8 No 1 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i1.327

Abstract

This paper explores the relationship between perpendicular management and completeness in memorizing the Qur'an, specifically how well perpendicular can motivate, move and evaluate the achievement of learning the Qur'an. With this management, many students remember one year, so studying is enjoyable. A qualitative study with case studies was conducted at PPTQ Al-Asy'ariyyah Wonosobo. Interviews were conducted with the tahfidz teacher and the khaflah khatmil Qur'an activity committee, to ensure the connection between perpendicular management in memorizing the Qur'an and the completeness of memorization. Data analysis techniques apply data collection, presentation, reduction and verification. This study shows that PPTQ Al-Asyariyyah emphasizes vertical management for santri so they quickly complete the memorization of the Qur'an. The steps of perpendicular management include consistency, persistence, focus, regularity, straightness, routine, and commitment. Santri who can apply these steps will complete their memorization more quickly, because perpendicular management has a reciprocal relationship with the completeness of memorizing the Qur'an. The implication of the research is to implement vertical management for tahfidz Qur'an institutions to achieve better results. Research contributes to the development of the tahfidz Qur'an program, particularly in Islamic boarding schools. This study develops its setting and orientation by linking perpendicular management to the completeness of memorizing the Qur'an. This shows the prominent role of vertical management because some instances show that intelligence only guarantees complete memorization of the Qur'an.
Mitos Kopi Teman Setia Rokok dalam Perspektif Teologis Islam Nusantara: Harmonisasi yang Diperdebatkan Nugroho, Muhamad Yusuf Amin; El Syam, Robingun Suyud
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol. 4 No. 02 (2024): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v4i02.4512

Abstract

The research aims to explore the myth of coffee as a loyal friend of cigarettes from the theological perspective of Indonesian Islam, using a descriptive qualitative approach and inductive analysis. The research results concluded; that theologically in Islamic Nusantara, drinking coffee and smoking are not prohibited in Islam. However, this recommendation is only for people who by drinking coffee and cigarettes will get a lot of inspiration. Through smoking and drinking coffee, the distance between the santri and the abangan (general public) can be shortened. The most important aspect of coffee and cigarette law is not the ijtihad regarding halal, haram and makruh, but the implications of the ijtihad inviting Muslims to appreciate and respect other, different cultures. Research implications: the importance of understanding theology in its essence, not just its external aspects. The study invites further, more in-depth research in more specific areas.
Sudut Pandang Etika Profetik Terhadap Khazanah Percopetan Dalam Film Preman Pensiun Robingun Suyud El Syam; Alfan Nurngain; Salis Irvan Fuadi
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARI : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jupendis.v2i1.1192

Abstract

This article aims to convey a prophetic ethical perspective on the treasures of pickpocketing in the film Preman Pensiun, starting from the neglected irony. This paper uses qualitative literature research, analyzed inductively using Kuntowijoyo's theory of prophetic ethics. The research results show that pickpocketing is an action that is contrary to the ethical values of humanization, because it contains elements of dependency, cruelty and causes hatred from other parties. The act of pickpocketing shows a person's lack of resistance to injustice, where the spirit of liberation has disappeared in him. Transcendence ethics requires people to develop a dimension of awareness within themselves that whatever they do is judged by God, and everything will be accounted for. Research implications for similar research in order to explore it philosophically, in a broader scope. Research contributes to the meaning of a film from the aspect of prophetic ethics.
Pendidikan Kepesantrenan: Negosiasi Ruang Kaum Santri dalam Mempertahankan Identitas Sosial Keagamaan di Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo Sakir, Moh.; El Syam, Robingun Suyud
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.760

Abstract

This research seeks to reveal the space negotiations of santri in maintaining socio-religious identity at the Wonosobo Al-Qur'an Science University, where the research locus that has been conducted has not specifically found this matter. This article is field research, using qualitative methods, where the data collected and analyzed are in the form of words and images which can be used as material for logical and systematic interpretation so that conclusions can be drawn from these data. Data collection used interview, observation and documentation techniques. The results of the research show: that the Wonosobo santri who study at the Al-Qur'an Science University still maintain their identity in the form of socio-religious symbols as a process of negotiating space to show that an area or symbol is a form of symbolic power displayed by the santri, including in the form of wearing a skullcap in lectures as a form of student identity. Therefore, it can be understood that it is very difficult for every community not to emphasize symbols and identities displayed in public spaces or private spaces as a form of defending and controlling areas over which they have power or responsibility. The implication of the research is the need to maintain religious identity in daily activities as a safety valve in behavior and actions that reflect the morals of students.
Refleksi Satu Abad Nahdhatul Ulama: Dialektika Capaian dan Tantangan Robingun Suyud El Syam; M. Yusuf Amin Nugroho; Siti Lailiyah; Muhammad Saefullah
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i1.899

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk merefleksi satu abad nahdhatul ulama: dialektika capaian dan tantangan. Dengan menggunakan setting teoretik, penelitian menyimpulkan: bahwa Nahdhatul Ulama dalam satu abad, setidaknya memperoleh lima capaian: 1) sebagai organisasi pelestari tradisi, NU sukses mempertahankan diri sebagai organisasi dengan pengikut terbesar di Indonesia, bahkan dunia, 2) berhasil memainkan peran elok dalam percaturan politik Indonesia, dari pra-kemerdekaan, kemerdekaan, pasca kemerdekaan hingga saat ini, 3) dalam konteks pendidikan, berhasil mengintegrasikan sistem pendidikan modern dengan tetap mempertahankan identitas pesantren, 4) pada dimensi budaya, menjadi garda depan sebagai aktor pelestari kebudayaan berbasisi lokal, menjadi media dakwah 5) menjadi penyokong utama beragam agenda pemerintah, terkait isu radikalisme beragama di Indonesia, dan secara gemilang berhasil menjadi representasi Islam rahmatan lil alamin bagi dunia luar. Adapun tantangan kedepan meliputi: 1) memiliki kelemahan di bidang ekonomi maupun SDM terutama terkait riset dan teknologi, 2) meski selalu berperan penting dalam setiap peristiwa politik Tanah Air, namun kerap ditinggal ketika berbicara sharing kekuasaan, 3) pesantren berhasil eksis hingga saat ini, namun masih kental asumsi hanya melahirkan ulama yang menguasai kitab kuning dan memimpin ritual keagamaan, perlu kurikulum yang berorientasi pada penguasaan teknologi informasi, 4) Secara ekonomi, masih basis massa berada di kelas menengah ke bawah sehingga pekerjaan besar ke depan menciptakan para saudagar baru di NU dengan memobilisasi etos pemberdayaan ekonomi.
Edukasi Islam Melalui Manajemen Strategik Entititas Setan Dalam Merusak Mahligai Rumah Tangga Robingun Suyud El Syam; Ali Mu’tafi
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i1.923

Abstract

Keluarga merupakan pondasi pendidikan bagi anak. Rusaknya bangunan rumah tangga berakibat buruk bagi pendidikannya. Tujuan penelitian mengungkap manajemen strategik entititas setan dalam merusak mahligai rumah tangga, untuk kemudian dicari langkah antisipasinya dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan teoritik, disimpulkan, bahwa setan mempunyai entitas yang bertugas merusak keutuhan rumah tangga yang disebut divisi Dasim. Manajemen mereka terstruktur rapih dengan melibatkan agen konspirasi global dari unsur manusia, yakni tukang sihir, pelakor dan pebinor. Capain tertinggi dari progam ini adalah perceraian. Kejahatan terstuktur mereka dilancarkan melalui tiga segmen: pra nikah, rumah tangga dan pasca cerai. Solusi untuk mengatasi gangguan ini, dengan memahami hakikat pernikahan dan menjalani bahtera rumah tangga dengan semangat ibadah untuk memperoleh ridha Allah. Penelitian merekomendasikan agar manajemen ini menjadi solusi mempertahankan rumah tangga yang bahagia.
Optimasi Nilai Dakwah Yang Menyejukan Dalam Tardisi Budaya Lokal Sedekah Bumi Masyarakat Deroduwur Kabupaten Wonosobo Moh. Amin; Robingun Suyud El Syam
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i1.1210

Abstract

The research seeks to reveal the optimization of the soothing value of da'wah in the local cultural tradition of almsgiving for the people of Deroduwur, Wonosobo Regency. The results of the study show that the procession of the Alms Earth ceremony contains soothing da'wah values ​​consisting of four values; divine values, the values ​​of social or community education, the values ​​of moral education, as well as the values ​​of respect and obedience to leaders. These values ​​are instilled by religious leaders so that people understand almsgiving as part of the essence of Islam which has positive values ​​and is important to preserve. The implications of this research are the importance of comprehensive understanding of religion so that it can be dialogued with local culture. Understanding the essence of religion in culture requires further research. Research contributes to Islamic building that is rahmatan lil 'alamin.
Akronim Bahasa Tabu BH Perspektif Pendidikan Islam Moh. Sakir; Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v2i1.1232

Abstract

This research focuses on the research objective of uncovering the taboo language acronym BH from the perspective of Islamic education, by tracing the background of the language, then focusing on how new meanings are generated where specific searches have not revealed them. This article uses a qualitative approach to describe, analyze, and interpret forms of taboo language with an emphasis on analyzing the context. The results of the study found that BH is an acronym by shortening it in the form of a combination of letters with a euphemism approach, namely the use of expressions to soften words to replace taboo language so as to produce a new word. The function of the new word is intended to soften the word so that the taboo element does not become dominant. Refining words in order to avoid harsh taboos is in accordance with the essence of Islamic education, where a Muslim is ordered to say good things, and avoid dirty and harsh words. The implications of research on the need to refine taboo essence requires more specific research. Research contributes to Islamic education regarding strategies to avoid taboo languages.  
Co-Authors -, Mushokhifah A. Adibudin Al-Halim Abdul Basir Abdul Basir Abdul Basir Abdul Majid Abdurrohman Al Asyari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Abdurrohman Al Asy’ari Achmad Bayu Wicaksono Achmad Subhi Amirul Hakim Adi Suwondo Adi, Nugroho Prasetya Adzra Aqilah Nuha Afifah Afni Novalia Afifah Eka Yulia Widiyani Afiyana Agung Nugrahaning Gusti Agus Riyadi Agus Sriyanto Agus Sriyanto Ahmad Fatih Ahmad Fatih Ahmad Guspul Ahmad Guspul Ahmad Khoiri Ahmad Nasir Ahmad Rizal Muzakki Ahmad Taufiqurrohman Ahmad Zaffi Syafiq Ahmad Zuhdi Ahmad Zuhdi Aida Fitria Akhirina Putri Damayanti Akhmad Khoiri Akhmad Mustangin Al Asy'ari, Abdurrohman Al Halim, A. Adibudin Al-Halim, A. Adibudin Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Nurngain Alfan Safik Alfi Rohmatina Zulva Alfiah Hasnatur Ristina Azizah Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Mutafi Ali Mu’tafi Alif Laifudin ALISA QOTRUNADA Amalia Rizka Khasanah Amaliyah, Zulvika Amliur Rohmah Andika Saputra Aningrum, Astri Anisatun Novia Ariqoh Anjasmara Anjasmara Anni Zulfatun Ni’mah Annisa Wahyu Lailatufitria Aprezo Pardodi Maba Arief Viantoro Arum Wigatiningtyas Aryadi Nursantoso Asep Sunarko Ashief El Qorny Ashief El Qorny Asyhar Kholil Asyhar Kholil Aufa, Bima Aska Auliya Sholikhatun Aydalhaqq, Fathara Azah Zumroh Azza Aulia Gladis Puspita Dewi Azzah Nur Laili Bagus Adi Saputro Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Cahyono, Pawit Rohmat Chusnul Ayu Azizah Chuswatun Hasanah Danang Isworo Daniel Happy Putra Darul Muntaha Darul Muntaha Dede Fadli Mubarok Deni Sutan Bahtiar Denisa Amni Nabilah Amin Desi Oktavia Devi Rahmawati Dewi Retnowati Dewi Saniatun Dinatun Nasyhah Diya Nur Ramadhani Dwi Rahmat Setiyono Dwinanto, Arif Ekarunia, Nabila Nastri Eko Eriyanto Elisa Qotrun Nadiah Etty Nur Rahmawati Ezuan Habib Ardiansyah Fachry Abda El Rahman Faisal, Vava Imam Agus Farid, Nur Farida Putri Afriyani fatimah, sinta Fatin Bakitia Fatkhurrohman Fatkhurrohman Fiki Abidatul Laili Kamilatussyarifah Fina Qurrotul Aini Fiqih Rizqiyah Firdaus Firdaus Fita Ulinni'ma Fitriatus Syaringah Hafid Aminudin Hafid Aminudin Hasani, Zhul Fahmy Hendri Purbo Waseso Hendri Purbo Waseso Hermawan Hermawan Hidayat, Muhtar Sofwan Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh Hidayatu Munawaroh, Hidayatu Hilmy Pratomo Husnul Khatimah Ibnu Zulfa Ida Fania Idvina Ayu Nabila Iga Nurmalasari Ihya Lutfi Musfiroh Ika Nur Hanifah Ika Yuliana Prastica Ilhan Mansyur Al Huda Imam Arfiyanto Imas Amanatu Zahro Ina Niatul Maidah Indah Mustafidah INDANA ZULFA Intan Masruroh Swastika Intan Nur Aini Irfan Syarif Nur Hidayat Ismi Muftalikhatuz Zahro Istighfara, Syahda Ivan Geovani Izzul Fahmi Al Kholiq Joko Karyanto Karima Faizatunni’mah Karin Nurlaeli Khabib Maskhur Rochman Khamid Murtadho Khaq, Ahmad Abdul Khofifah Khofifah Khofifah Yuliarti Kholikin, Nofan Ahmad Khurniyati Khusnul Musyarofah Krisdwiyanti Krisdwiyanti Kuni Ustuviana Laila Ngindana Zulfa Linnaja, Ngatoillah Lukman Nur Amin Luluk Alawiyah Lutfan Muntaqo M. Syakur Sf. M. Yusuf A. N M. Yusuf Amin Nugroho M. Yusuf AN M. Yusuf AN M. Yusuf. AN Machfudz Machfudz Machfudz Maryono Maryono Maryono Maryono Masrokhan Iskhaq Masrokhan Iskhaq Masruroh, Wulan Sania Maulidya Anggraeni Puspita Asri Ma’ruf, Muhammad Mellyana Mellyana Miftah Amiliana Miftahul Huda Miladiah Shofa Misbahudin Misbahudin Moh Amin Moh Sakir Moh Sakir Moh. Amin Moh. Sakir Moh. Sakir Mohamad Fatkhurohman Mohammad Fauziddin Muafani Muafani Muafani Mubin, Nurul Muchammad Abdul Qodir Al Judiyyi Muhammad Abdul Latif Muhammad Akmal Muhammad Azam Yasir Muhammad Khairy Abdullah Dzaky Muhammad Saefullah Muhtar Sofwan Hidayat Muhtar Sofwan Hidayat Mukhamad Alfi Syaifulloh Mukromin Mukromin MUNTAHA, DARUL Muntaqo, Lutfan Muntofingah Muntofingah Mushokhifah - Mustika Septi Handini Muti Kurniati Muzakky, Ahmad Faid Nabila, Nabila Nadifa Fadilah Al-Ayasy Naila Zulfa Nailul Khofifah Naina Khoirin Nida Nala Fury Ashlah Nanang Sudiyono Nanang Sudiyono Nanda Cahyo Saputra Nandang Wicaksono Nasokah Nasokah Ngarifin Ngarifin Ngarifin Shidiq Ngatoilah Linnaja Ngatoillah Linaja Ngatoillah Linnaja Ngatoillah Linnaja Niken Kencono Ungu Ningamatuzzulfa, Alfi Nira Tri Nanda Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz Noor Aziz, Noor Nova Dwi Riyani Novida Aprilina Nisa Fitri Nur Farchatun Nafisah Nur Farida NUR HASANAH Nur Hidayah Nur Lu’lu’ul Maknunah Nur Sachidin Nurhuda Masdyon Nurlita Dwi Oktavia Nurngain, Alfan Nurul Farida Nurul Maftuchah Pamungkas Stiya Mulyani Prasetya Prasetya Qulniyah Qulniyah Rachma Sari, Ika Tri Rafi Pramasani Rafika Lasya Ningrum Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Lutfi Guefara Rendi Setiyawan Rendi Wahidin Ria Zulfa Lutfiyani Rifana Azzahra Rifqi Aulia Rahman Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo, Rifqi Rizky Ramadhan Robi'ah Adawiyah Robiah Adawiyah Robiah Adawiyah Roni Muslikah Roni Muslikah Rosyid, Muhammad Iqbal Sa'diyah, Arfina Sacha Mahardika Saefurrahman Saefurrahman Sagita Woulandari Sakir, Moh. Salis Irvan Fuadi Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Salis Wahyu Hidayati Samsul Munir Sayyidah Bidayatul Hidayah Sekarinasih, Anggitiyas Setia Ningsih Shabrina Khalina Shinta Nuri Sidiq, Ngarifin Silvi Nur Khasanah Siti Lailatul Ulya Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Lailiyah Siti Masfiah Lutfiana Siti Muamanah Siti Muamanah Siti Nur Khasanah Siti Rohmah Sofan Rizqi Sofan Rizqi Sofan Rizqi Soffan Rizqi Soffan Rizqi Sri Haryanto Sri Haryanto Sunanih Sunarko, Asep Sunaryo Sunaryo Supangat Supangat Susan Asasiyah Suwadi, Muhammad Ardin Suwondo, Adi Syabana Angga Zulfikar Syakur Sf, Mahlail Tri Anisa Febriani Tri Muryanti Ulfa Farihatu Vava Imam Agus Faisal Vina Izzatul Maliah Wahyu Prastiyo Wahyu Sukoco Waisatul Kurnia Wan Jusoh, Wan Noor Hazlina Wawan Saputro Widiana, Siti Wahyu Widya Novita Sari Winarti, Mukti Yajid Hamdani Yoga Khoirul Anam Yumna, Shendya Lukyana Yurita Erviana Z. Sukawi Zahid Akhmad Surya Zaid Mudhofar zhul fahmi hasani Zulfa Nailal Kamila Zulkifli Musthan Zulkifli Musthan, Zulkifli