p-Index From 2021 - 2026
20.851
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Cakrawala Pendidikan Socia : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Media Komunikasi Geografi JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Forum Ilmu Sosial INTEGRALISTIK International Journal of Nusantara Islam Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Inspirasi Pendidikan Media Wisata Jurnal Ilmu Komunikasi Mimbar Sekolah Dasar Komunikator KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Tourism & Hospitality Essentials Journal Journal of Business Management Education (JBME) Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) HIMMAH Edukasi: Jurnal Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Studi Komunikasi ARISTO Jurnal Moral Kemasyarakatan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education Jurnal Pemikiran Sosiologi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Etika Demokrasi Jurnal Basicedu Journal of Moral and Civic Education Aulad : Journal on Early Childhood JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Journal of Humanities and Social Studies Jambura Journal of Educational Management Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Jurnal Komunikasi Pendidikan JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial) Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia Syntax Idea Jurnal Eduscience (JES) Journal of Tourism and Creativity Buana Ilmu Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial PEDAGOGIKA Jurnal Civic Hukum Journal of Social Studies (JSS) RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Jurnal Paedagogy Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences ASANKA: Journal of Social Science And Education Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Kalacakra Padaringan : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi Jurnal Industri Pariwisata JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan) Journal La Edusci IJORER : International Journal of Recent Educational Research Jurnal Kewarganegaraan International Journal of Social Service and Research Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) International Journal Of Economics Social And Technology Journal Hotspot SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Hospitality Management Media Bina Ilmiah International Journal of Religion Education and Law Mamangan Social Science Journal Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Action Research Journal Indonesia (ARJI) Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Journal of Event, Travel and Tour Management Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism Diplomasi : Jurnal Demokrasi, Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Brawijaya Journal of Social Science De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan International Journal of Nusantara Islam Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Society Indonesian Journal of Forestry Research Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Gawi: Journal of Action Research International Conference On Social Science Education Proceeding JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Perkuatan Toleransi Mahasiswa melalui Integrasi Nilai Adat Moi Sorong Papua dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Ihsan, Ihsan; Sapriya, Sapriya; Malihah, Elly; Fitriasari, Susan; Pramita, Roni Andri
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai budaya masyarakat Moi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai strategi untuk memperkuat toleransi mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan mahasiswa, dosen, dan tokoh adat sebagai informan utama. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung terhadap penerapan nilai-nilai budaya Moi dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya Moi, seperti solidaritas, kebersamaan, dan saling menghormati, secara signifikan meningkatkan sikap toleransi mahasiswa serta memperkuat solidaritas sosial dan identitas budaya mereka. Selain itu, lingkungan pembelajaran berbasis budaya lokal memberikan mahasiswa keterampilan berpikir kritis dan pemahaman lebih mendalam tentang keberagaman dalam konteks akademik dan sosial. Studi ini menegaskan pentingnya dukungan dari pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat adat, untuk memastikan implementasi pendidikan berbasis budaya yang lebih luas dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai budaya lokal tidak hanya dapat diterapkan di masyarakat Moi tetapi juga berpotensi diadopsi dalam berbagai konteks pendidikan lainnya di Indonesia guna membangun masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.
Pengalaman Gastronomi dalam Praktik Sosial Masyarakat Adat: Studi Kasus di Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi Muhamad Akbar Gumilang; Muhammad Raihan Thariq Hidayat; Savina Azzahra; Ngadiah Safira; Elly Malihah; Rini Andari
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10604

Abstract

Praktik makan masyarakat adat bukan sekadar aktivitas konsumsi, tetapi bagian dari sistem nilai, identitas, dan spiritualitas kolektif. Di Kampung Adat Cireundeu, makanan pokok seperti rasi (olahan singkong) merepresentasikan warisan budaya dan bentuk resistensi terhadap modernisasi. Namun, kajian mengenai pengalaman gastronomi masih banyak berfokus pada konteks pariwisata komersial, sementara pengalaman makan masyarakat adat jarang dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat adat Cireundeu memaknai praktik makan sebagai bagian dari pengalaman gastronomi yang terstruktur secara sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan pendekatan ini didasarkan pada kebutuhan untuk menggali praktik budaya secara kontekstual dan mendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan analisis yang mengacu pada teori praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) makanan lokal dipahami sebagai simbol kehormatan leluhur dan identitas budaya; (2) praktik makan kolektif menjadi ruang pewarisan nilai dan solidaritas sosial; dan (3) terdapat dimensi spiritual dan ekologis dalam struktur praktik makan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman gastronomi masyarakat Cireundeu merupakan praktik sosial yang kompleks dan bermakna. Rekomendasi ditujukan untuk penelitian selanjutnya agar melakukan studi komparatif di komunitas adat lain guna memperluas pemahaman dan kontribusi teori dalam konteks lokal yang beragam. Keterbatasan penelitian ini adalah ruang lingkup lokasi tunggal.
Fear of Crime and Post-Traumatic Stress Disorder Treatment: Investigating Indonesian’s Pedophilia Cases Nurbayani, Siti; Dede, Moh; Malihah, Elly
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v10i1.657

Abstract

Pedophilia is a part of child abuse that tends to occur in children surrounding environment. Pedophiles are not only about trauma but create a sexual predator cycle when the victims are not managed properly. This study aimed to analyze the fear of crime and post-traumatic stress disorder treatment in pedophilia cases in Indonesia. As qualitative research, data was obtained using observation and interview activities for one year continuously for each area of interest. This study was held in three regions in Java, Indonesia, which were specific locations of the victims’ residence in Sudajaya Hilir (Sukabumi City, West Java), Cintanagara (Garut Regency, West Java), and Sukamanah (Tangerang Regency, Banten). This study showed that fear of crime from the victims' parents and families is still low. It can be seen from those who tend to give full trust to the suspects because closely and consider like good people. In Garut and Sukabumi's cases, inappropriate post-traumatic disorder treatment caused the victims to transform into sexual predators. Pedophilia made the fear of crime in society, where the suspects have similar images as good and undangerous people for children. Not ideal post-traumatic stress disorder treatment is proven to cause the sexual predator cycle.
Integration of 5S Values (Seiri, Seiton, Seiketsu, Seiso, and Shitsuke) as a Character Development Strategy for the Performance of Indonesian Migrant Workers Risda, Dianni; Syihabuddin, Syihabuddin; Nurdin , Encep Syarief; Malihah, Elly; Soon-hyeong, Lee
Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol. 17 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v17i2.26936

Abstract

Vocational training institution as non-formal educational institutions play a role in providing job training to prospective migrant workers who will work abroad. The formation of work character in shaping the performance character of prospective migrant workers to meet the standards, ethos, and work culture in accordance with the demands of the global industry. This study aims to analyze the performance character development strategy by vocational training institutions for prospective Indonesian migrant workers who will work in Japan. Using a qualitative approach with the grounded theory method, the study was conducted at three different vocational training institution in Lingua Global Utama, Palapa Muda Indonesia and Puspa Setya Abadi. Data collection used in-depth interviews, observations, and documentation studies, and was analyzed using coding techniques consisting of open coding, axial coding, and selective coding. The findings show that, the work character development carried out by vocational training institutions in sending prospective migrant workers to Japan integrates the 5S principles (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke) as both theoretical and practical learning. The 5S principles become the basis for performance character which is carried out with a contextual approach based on the reality of Japanese work culture collaborated with an experiential learning approach. The implication of the research is that the strategy for developing performance character based on the 5S principles in preparing prospective migrant workers needs to develop technical competencies supported by strengthening cross-cultural competencies.
Citizen Diplomacy Strategies in Football Supporter Communities: A Case Study of Reconciliation Between PSS Sleman and PSIM Yogyakarta Nurgiansah, T Heru; Danial, Endang; Rahmat; Mahpudz, Asep; Karim Suryadi; Nwokeocha, Ifeanyi Martins; Malihah, Elly
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 22 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v22i2.64952

Abstract

This article examines how rival football supporter communities in Yogyakarta, namely Slemania (PSS Sleman) and Brajamusti/Mataram Independent (PSIM Yogyakarta), interact. The urgency of this research is that citizen diplomacy is a critical new approach to de-escalating conflict while strengthening social bonds among supporters. The study identifies three key strategies within citizen diplomacy practiced by supporters: cross-group dialogue forums, collaborative social actions (such as blood donations and disaster relief), and digital campaigns aimed at reframing rivalry into an inclusive narrative of solidarity. Drawing on qualitative data from interviews and participant observation, the article analyzes practical implementation challenges, including intergenerational divides and institutional fragility. The findings suggest that while these initiatives remain uneven in reach, they have contributed to a significant reduction in intergroup violence and fostered renewed engagement with national identity among participants. This research offers empirical evidence that citizen-led diplomacy within football culture can serve as a transformative mechanism for social cohesion and civic integration in divided communities.
RELASI SOSIAL ANTAR ETNIS (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DI KOTA PONTIANAK) Al Hidayah, Riama; Maftuh, Bunyamin; Malihah, Elly
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Hudan Linnaas Vol 5 No. 1, 2024
Publisher : Al-Amien Prenduan University, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v5i1.1385

Abstract

Studi ini meneliti mengenai relasi sosial antar etnis (studi kasus berbasis nilai-nilai multikultural pada masyarakat di Kota Pontianak). Perbedaan suku, agama, RAS, dan antargolongan (SARA) sebagai kondisi nyata yang diwarisi turun temurun, merupakan unsur-unsur kekayaan yang mewarnai budaya bangsa Indonesia, namun hal ini juga merupakan ancaman potensial bagi eksistensi bangsa hingga terjadinya konflik antar golongan. Kalimantan Barat sendiri sebenarnya telak mengalami konflik antar etnis sejak tahun 1950-an, dengan total konflik yang tercatat adalah sejumlah 19 kasus. Konflik pertama pertama kali terjadi pada tahun 1950 di Semalantan, kemudian berlanjut pada tahun 1966, 1967, 1968, 1976, 1977,1979, 1982, 1983, 1992, 1993, 1994, 1996, 1997, 1999, 2003, 2007, dan 2008. Pada tahun 2012 dan 2017 juga sebenarnya hampir terjadi konflik di kota Pontianak, namun tidak terjadi karena para pemuka adat dan agama berhasil menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing dengan kontroversi-kontroversi yang beredar. Permasalahan dalam studi ini adalah 1) apa saja yang menjadi pendorong terjadinya konflik antar etnis di Kalimantan Barat?, 2) bagaimana relasi sosial antar etnis di kota Pontianak sekarang ini?. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur. Hasil dalam penelitian ini adalah 1) selain faktor perbedaan budaya, faktor balas dendam dan sengketa lahan adalah faktor utama yang menimbulkan konflik-konflik antar etnis di Kalimantan Barat. 2) relasi sosial antar etnis di Kota Pontianak Kalimantan Barat sendiri dapat dikatakan sudah terjalin dengan baik, hal ini tidak lepas dari sudah banyaknya berdiri paguyuban-paguyuban yang menjadikan hubungan antar etnis harmonis dan saling menghormati.
THE ROLE OF THE POETRY "KALI MARTAPURA" IN EDUCATION Putra, Muhammad Adhitya Hidayat; Malihah, Elly; Wiyanarti, Erlina; Darmawan, Wawan
International Conference On Social Science Education Vol 1 (2023): 1st International Conference On Social Science Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jr8s7528

Abstract

This study aims to describe and explain the role of satirical figures of speech and the educational value contained in the collection of poems "Malam Hujan" with the title of poetry “Kali Martapura” by Hijaz Yamani, namely the value of character education in learning in college. The technique of taking the research subject is a collection of Yemeni Hijaz poetry. This research uses purposive sampling. Then, the data collection technique uses purposive. The results of this study state that: (1) satire in poetry Hijaz Yamani there are 9 poems from 129 poems that act as satire against the authorities, satire on development, a satire on the economy, satire on the environment (2) The value of Character education in the Hijaz Yamani's poems are religious values, honesty, tolerance, hard work, democracy, and social care. (3) The role of satirical figures of speech and the value of character education.
Peningkatan Kapasitas Kader Perempuan melalui Pendidikan Politik Berbasis GEDSI Malihah, Elly; Nurbayani, Siti; Komariah, Siti; Utami, Lingga; Munggaran, Rengga Akbar; Rizkia, Arindini Ayu Kisvi; Yusup, Andreian; Fadhillah, Faiq Akmal; Pratama, Rexa Putra
Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development Vol 6 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52483/2hc39d33

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pelaksanaan program pendidikan politik berbasis Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) yang dilaksanakan di Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Temuan penelitian menunjukkan pendidikan politik berbasis GEDSI bagi kader penggerak perempuan ini adalah memberikan pemahaman mendalam pengetahuan dan keterampilan yang memfasilitasi partisipasi mereka dalam proses advokasi politik. Melalui strategi yang bersifat partisipatif dan bottom-up, pendidikan politik berbasis GEDSI memberikan kader perempuan alat yang efektif untuk memperkuat kapabilitas mereka. Sebagai hasilnya, kader perempuan yang teredukasi secara holistik diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan tatanan politik yang lebih inklusif, demokratis, dan berkeadilan.
Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI)-Based Political Education as Social Capital for Female Politicians Malihah, Elly; Nurbayani, Siti; Komariah, Siti; Sisdiana, Etty; Wirda, Yendri; Utami, Lingga; Munggaran, Rengga Akbar
Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol. 16 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v16i2.5961

Abstract

This study aims to analyze how the contribution of Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI)-based political education as social capital that can be utilized by female politicians to increase their participation, influence, and role in politics. The research approach used is qualitative with in-depth interview data collection techniques, focus group discussions with research informants involving female politicians involved in the 2024 election contestation. In addition, literature study documents are also a data collection tool that supports research findings. Data analysis was carried out using coding techniques consisting of three stages, open coding, axial coding, and selective coding. The research findings show that the existence of GEDSI political education makes aspects of gender equality, disability inclusion, and social diversity as capital that equips female politicians with the skills to build political strategies, networking skills and overcome structural and cultural barriers in the political system. For female politicians, the implementation of GEDSI political education is used as social capital that distinguishes them from male politicians in advocating policies with a broad perspective in understanding social complexity, thus enabling them to design more responsive and equitable policies. By leveraging the social capital gained from GEDSI education, female politicians can not only strengthen their position on the political stage, but also contribute to creating a more just and representative political governance.
Tri Hita Karana Philosophy in the Awig-awig of the Bali Aga Community towards Ecological Citizenship Tripayana, I Nengah Agus; Bestari, Prayoga; Malihah, Elly; Syaifullah, Syaifullah
Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol. 16 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v16i1.6375

Abstract

This research seeks to examine the actualization of the Tri Hita Karana philosophy in the awig-awig of Balinese society in realizing ecological citizenship. The research was conducted in Tenganan Pegringsingan village, Karangasem District, Karangasem Regency, Bali. Using qualitative methods. Data collection was carried out through documentation studies. The research results show that the tri hita karana philosophy states in the rules is contained in awig-awig Bali society. The palemahan aspect, namely realizing harmonious relations between humans and nature in realizing ecological citizenship, is implemented in articles 7, 8, 9, 12, 14, 37, 38, 51, 55, 61 which regulate the prohibition on picking fruit, cutting down trees, changing land functions, settlements, agricultural patterns, spatial planning and environmental conservation. The existence of awig-awig is able to realize ecological citizenship based on Tri Hita Karana.
Co-Authors - Sapriya A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Basit Abdul Hakam Achmad Hufad Adhitiowasis, Aryo Afifah, Silvi Nur Agesty A, Erfina Agesty A, Erfina Agil Nanggala Ahmad Hudaiby Galih Kusumah Ahmad Kurniawan Ahmad Kurniawan Ahmad, Yazied Taqiyuddin Ai Sutini Aim Abdulkarim Aim Abdulkarim Aisyah Luthfiana Nabila Ajeng Gayatri Oktorani Putri, Ajeng Gayatri Al Hidayah, Riama Al-Munadi, Fadhil Kholid Alami, Fegiano Wulung Alba Romizal Alba Romizal Alba Alhudawi, Usman Amalia, Muthi Amalia, Muthi Andreian Yusup Andriana, Novik Anesito L Custilas Anif Istianah Anjarwati, Rina Anwar Soleh Purba Arindini Ayu Kisvi Rizkia Aris Riswandi Sanusi Arpannudin, Iqbal Artinah, Fitriah Ascosenda Ika Rizqi Asep Dahliyana Asep Mahpudz Asnimawati, Asnimawati Aswili, Lalu Wahyu Harits Aulia Sholichah Iman Nurchotimah Aulia, Lailatul Awiska Alfata Awiska Alfata Ayu Ariyana Mulyani Ayyun, Rifqa Tsani Qurrota Ayyun, Rifqa Tsani Qurrota Bagja Waluya bagja waluya, bagja Bunyamin Bunyamin Maftuf Bunyamin Maftuf Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Casmana, Asep Rudi Cecep Darmawan Chandra Lesmana Dadang Sundawa Danial AR, Endang Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Debi Rusmiati Dede Nugraha Pratama Dede Trie Kurniawan Deden Sunmedar Dentiana Rero Deyanggi Bhinekaswathi Dian Muhammad Johan Johor Mulaydi Dina Indriyani Dina Nur Fathina, Dina Nur Disman Disman Disman, Disman Dodoh Siti Saadah Edah Jubaedah Edwin Nurdiansyah, Edwin Eka Asih Febriani Elfrida Ratnawati Elis Setiawati, Elis Elsa Dwi Melyanti, Elsa Dwi Encep Syarief Nurdin Endang Danial, Endang Erlina Wiyanarti Erlina Wiyanarti Erlina Wiyanarti Erwin Susanto Eti Setiawati Fadhillah, Faiq Akmal Faiq Akmal Fadhillah Fani Julia, Fani Farhan, Aries Fariq Mahesa Fariz Fardani Nurbaihaqi Fatimah Syawalia Noptiani fegianowulung@gmail.com Feriandi, Yoga Ardian Galih Dani Septiyan Rahayu Hamsi Mansur Handayani, Hany Hanifah Gunawan, Hanifah Hari Mulyadi, Hari Harlisa, Nalya Puspa Harmawati, Yuni Hasmika, Hasmika Hawa Rani Sukma Helius Sjamsuddin Helius Sjamsuddin Heri Puspito Diyah Setyorini, Heri Puspito Diyah Hermawan, Rachmad Hidayah, Yayuk Hyangsewu, Pandu I Nengah Agus Tripayana I Nengah Agus Tripayana . Ihsan Ihsan Ihsan Iim Siti Masyitoh Inggrida, Jedda Ayu Irfan Taufik Risda Irsyad, Muhammad Habibul Ismarizal, Beni Jovan Abdul Asyraf Kaiman Kaiman Kaiman Kama Abdulhakam Karel Juniardi Karel Juniardi Karim Suryadi Karim Suryadi Karim Suryadi Karim Suryadi Keppi Sukesi Khafi Maulana Rahman Kiagus Muhammad Laudy Ramdhani Kisriyani, Ammik Kokom Komalasari Kokom Komalasari Kurniati, Pat Kuswanto, Kuswanto Laksono Trisnantoro LELI KURNIAWATI Leni Anggraeni Leni Anggraeni Lesmana, Fanji Lilis Widaningsih Lilis Widaningsih Lilis Widaningsih Lingga Utami Lisda Nurul Romdoni Lusiana Rahmatiani M.F. Husaeni Maftuf, Bunyamin Mahmuda, Afghani Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat Mamat Ruhimat, Mamat Margi Wahono Mayenti , Yelvia Septi Medina, Fadita Dwi Mega Tresna Asih, Mega Tresna Mila Noviana Mila Noviana, Mila Minasyan, Sona Mirna Nur Alia Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alia Abdullah Mirna Nur Alya, Mirna Nur Moch. Agung Lukmanul Hakim Mochammad Taufik Ramadhan Zain Moh. Dede Moralitawati Fatimah, Moralitawati Muchtar, Suwarma Al Muh. Khaerul Watoni A Muhamad Akbar Gumilang Muhamad Subkhan Muhamad Subkhan Muhammad Adhitya Hidayat Putra Muhammad Adhitya Hidayat Putra Muhammad Aqil Haibatul Akbar Muhammad Mas Multazam Muhammad Mas Multazam Muhammad Najib Muhammad Nur imanulyaqin Muhammad Raihan Thariq Hidayat Munggaran, Rengga Akbar Mupid Mupid Mupid Nadya, Fikka Nana Supriatna Nastiti Mufidah Nenden Yayu Destiana Ngadiah Safira NIKMAH, KHOIRUN Nindita Fajria Utami Novik Andriana Nufus , Achmad Busrotun Nur Jinan Adzina Nurabayani, Siti Nurdin , Encep Syarief Nurdin, Encep S. Nurgiansah, T Heru Nurlaili Handayani Nurlaili Handayani Nurrul Fadilah Dwiyanti Nurul Febrianti Nwokeocha, Ifeanyi Martins Obby Taufik Hidayat Occy Bonanza Okky Rizal Ridwan Pradana, Yudha Pradanna, Satrio Alpen Pramadika, Taukhid Pramita, Roni Andri Pratama, Rexa Putra Puspita Wulandari, Puspita Putra Hanifan Graha Putri, Titania Orea R Hartono Raden Safira Ayunian Widhiati Rahmat Rahmat Rais Iqbal Rabiul Awal Raisa Anakotta Ratmaningsih, Neiny Raynaldi, Rizki Rengga Akbar Munggaran Restu Adi Nugraha Reta Luciani Rexa Putra Pratama Rhindra Puspitasari Rhindra Puspitasari Ricky Avenzora Rifa Anggyana Rika Sartika Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari Rini Andari, Rini Rini Andriani Risda, Dianni Risna Istfania Rizki Amalia Rizki Amalia Rizkia Amalia Rizkia, Arindini Rizkia, Arindini Ayu Kisvi Rizky, Fahmi Muhamad Rumiati, Sri Ryan Prayogi S Nurbayani S.A. Rahmah S.B. Agista Sa'odah Sa'odah Safira Ainnur Faqih Salsabila Firdaus Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sardin Sardin Sari, Bella Ayu Kartika Satrio Alpen Pradanna Savina Azzahra Sehadun, Fransiskus Sigit Ruswinarsih Sisdiana, Etty Siti Komariah Siti Komariah Siti Komariah Siti Nurbayani Sjam, Darda Abdullah Sjamsuddin, Helius Slamet Nopharipaldi Rohman Sofyan Sauri, Sofyan Somad, Momod Abdul Somantri, Asep Risman Soon-hyeong, Lee Sopi Aprilia Widiyanti sri puji astuti Sri Utari Sri Wahyuni Subkhan, Muhamad Sunmedar Rachmat Suprapto, Wasis Susan Fitriasari Susan Fitriasari Sutiapermana, Aden Syahlan Mattiro Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaifullah, Syaifullah Syasya Nur'aini Syihabuddin Syihabuddin Teti Nurhayati Tresa Febrianita Triani Widyanti Tripayana, I Nengah Agus Tutin Aryanti Tutut Sunarminto Utami, Lingga Vane, Ovy Septi Verza Aldirindra Nugraha Vina Adriany Wahono, Margi Wahyu Wasis Suprapto Wawan Darmawan Wawan Darmawan Widiyanti, Sopi Aprilia Widodo, Gatot Wilodati Wirda, Yendri Y.A. Kesumah Yadi Ruyadi Yayuk Hidayah Yayuk Hidayah Yelpia Septi Mayenti Yelvia Septi Mayenti Yeyen Suryani Yoni Oktaviani, Yoni Yulanda, Novidya Yuli Apriati Yulindrasari, Hani Yuni Zaharani Yusup, Andreian Zahra, Faradilla Asyifa Zainina, Hasny Ainun Zakiyah Nur Sholihah zulkifli zulkifli