p-Index From 2021 - 2026
20.708
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Media Infotama BERKALA SAINSTEK Jurnal Kreatif Tadulako Online Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Berkala Kedokteran E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL MANAJEMEN Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Jurnal Pertanian Agros Jurnal Agrotek Tropika MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Aulad : Journal on Early Childhood JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Minda Baharu Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Perspektif Pendidikan dan Keguruan Jurnal Agrium Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Dehasen Educational Review Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Community Empowerment Educative Sportive Early Childhood Research and Practice Computer and Informatics Education Review Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Teaching English as a Foreign Language Overseas Journal (TEFLO) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Neuroanestesi Indonesia SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Jurnal Dehasen Untuk Negeri Jurnal Media Computer Science Asian Journal of Community Services (AJCS) Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter Indonesian Chimica Letters Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Dehasen Mengabdi ABDIMU Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komputer Indonesia Journal of Community Service and Society Empowerment Blantika : Multidisciplinary Journal InSTEM Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi Multidisciplinary Journals Jurnal Gotong Royong Jurnal Pendidikan Rafflesia Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Jurnal Abdimas Bencoolen Journal of Physical Education and Sports Sustainability Nexus: Journal of Agriculture COGNITIVISM: Journal of Education Research and Development
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK TOMAT TERHADAP PERTUMBUHAN SUB KULTUR ANGGREK Dendrobium singkawangense PADA MEDIA ½ MS SECARA IN VITRO Maulidia, Dea; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48396

Abstract

Anggrek Dendrobium singkawangense merupakan anggrek spesies asli Kalimantan Barat, seiring dengan rusaknya hutan tempat habitat anggrek maka populasi anggrek alam semakin berkurang bahkan mendekati kelangkaan. Usaha yang dilakukan dalam menekan kehilangan populasi dengan melakukan perbanyakan, salah satunya adalah teknik kultur jaringan. Penggunaan bahan organik ekstrak tomat sebagai bahan alternatif yang praktis dan ekonomis dinilai mampu menggantikan zat pengatur tumbuh dan nutrisi dari bahan kimia murni dalam memenuhi kebutuhan unsur hara makro dan mikro pada media Murashige dan Skoog (MS). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak tomat yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium singkawangense pada media ½ MS secara kultur in-vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan yaitu pemberian konsentrasi ekstrak tomat yang terdiri dari 0, 50 g/L, 100 g/L, 150 g/L, dan 200 g/L pada media ½ MS. Masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali yang terdiri dari 4 sampel per ulangan. Setiap botol terdapat 1 planlet. Jumlah unit percobaan yaitu 100 botol. Variabel yang diamati adalah waktu muncul akar (mst), waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah tunas (tunas), dan pertambahan jumlah daun (helai). Hasil penelitian menunjukkan secara umum pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium singkawangense pada berbagai perlakuan konsentrasi ekstrak tomat pada media ½ MS dapat tumbuh sama baik dengan media MS penuh.
MULTIPLIKASI TUNAS ANGGREK HITAM SECARA IN VITRO DENGAN PENAMBAHAN PUPUK DAUN DAN EKSTRAK RAGI PADA MEDIA ½ MS Fatinah, Anisa Fitri; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.48491

Abstract

Anggrek hitam merupakan jenis anggrek endemik Kalimantan dan Papua yang saat ini kelestariannya terancam karena habibatnya rusak. Salah satu cara untuk melestarikannya dengan perbanyakan secara in vitro. Kombinasi pupuk daun dan ekstrak ragi dapat digunakan sebagai media modifikasi MS agar biaya produksi dapat berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi antara pupuk daun dan ekstrak ragi serta untuk mendapatkan konsentrasi terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktor yaitu pupuk daun dengan 3 taraf konsentrasi dan ekstrak ragi dengan 4 taraf konsentrasi yang diulang sebanyak 4 kali dan masing-masing ulangan terdiri dari 3 sampel sehingga terdapat 144 unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah hâ‚€râ‚€ = 0 g/l pupuk daun + 0 g/l ekstrak ragi, hâ‚€r₁= 0 g/l pupuk daun + 0,75 g/l ekstrak ragi, hâ‚€râ‚‚= 0 g/l pupuk daun + 1,25 g/l ekstrak ragi, hâ‚€r₃= 0 g/l pupuk daun + 1,50 g/l ekstrak ragi, h₁râ‚€= 1 g/l pupuk daun + 0 g/l ekstrak ragi, h₁r₁= 1 g/l pupuk daun + 0,75 g/l ekstrak ragi, h₁râ‚‚= 1 g/l pupuk daun + 1,25 g/l ekstrak ragi, h₁r₃= 1 g/l pupuk daun + 1,50 g/l ekstrak ragi, hâ‚‚râ‚€= 2 g/l pupuk daun + 0 g/l ekstrak ragi, hâ‚‚r₁= 2 g/l pupuk daun + 0,75 ekstrak ragi, hâ‚‚râ‚‚= 2 g/l pupuk daun + 1,25 g/l ekstrak ragi, hâ‚‚r₃= 2 g/l pupuk daun + 1,50 g/l ekstrak ragi. Variabel yang diamati adalah waktu muncul akar (mst), waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah tunas (tunas), dan pertambahan jumlah daun (helai). Konsentrasi yang efektif bagi waktu muncul akar yaitu 1 g/l pupuk daun dan 1,50 g/l ekstrak ragi. Konsentrasi yang efektif bagi waktu muncul tunas dan pertambahan jumlah daun yaitu 1 g/l pupuk daun dan 1,25 g/l ekstrak ragi. Konsentrasi pupuk daun 2 g/l dan ekstrak ragi 1,25 g/l merupakan konsentrasi terbaik bagi pertumbuhan jumlah akar anggrek hitam.Kata Kunci: Anggrek Hitam, Ekstrak Ragi, Media ½ Ms, Pupuk Daun.
KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK PELENGKAP CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium sp. Mardhiyyaturrosyidah, Ummu; Listiawati, Agustina; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49571

Abstract

Dendrobium merupakan salah satu genus anggrek yang umumnya dikenal dan dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Anggrek merupakan tanaman hias yang memiliki pasar konsumen yang relatif stabil tidak tergantung musim. Dendrobium secara genetis memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lambat, sehingga diperlukan upaya budidaya dengan pemupukan, salah satunya yaitu pupuk pelengkap cair (PPC). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi konsentrasi dan frekuensi PPC terbaik untuk pertumbuhan anggrek Dendrobium sp. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Juli s.d. 30 November 2018 di rumah penelitian. Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan pola Faktorial Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama adalah konsentrasi PPC (K), sedangkan faktor kedua yaitu frekuensi PPC (F). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan 2 tanaman sampel, sehingga didapatkan 54 unit percobaan. Faktor konsentrasi PPC (K) yaitu: k1 (1 ml/l), k2 (2 ml/l), k3 (3 ml/l). Faktor frekuensi PPC (F) terdiri yaitu: f1 (3 hari sekali), f2 (5 hari sekali), f3 (7 hari sekali). Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan panjang daun (cm), pertambahan jumlah anakan (anakan), dan waktu muncul anakan (hari). Hasil penelitian menunjukkan, tidak terjadi interaksi antara pemberian konsentrasi dan frekuensi pemberian PPC terhadap pertumbuhan anggrek Dendrobium sp. Konsentrasi PPC memberikan pertumbuhan yang baik terhadap jumlah daun dan waktu muncul anakan. Konsentrasi PPC efektif untuk pertumbuhan anggrek yaitu 1 ml/l. Frekuensi pemberian PPC memberikan pertumbuhan yang sama pada semua variabel pengamatan, sehingga tidak ditemukan frekuensi terbaik. Namun, kombinasi perlakuan konsentrasi 1 ml/l dan frekuensi 7 hari sekali sudah cukup efisien untuk mempengaruhi pertumbuhan anggrek Dendrobium sp.Kata kunci: Anggrek Dendrobium sp, Frekuensi, Konsentrasi, Pupuk Pelengkap Cair
PENGARUH PERBANDINGAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS JAGUNG MANIS PADA LAHAN GAMBUT Surya, Muhammad Rasta; Asnawati, Asnawati; Listiawati, Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i4.49575

Abstract

Budidaya tanaman jagung di tanah gambut dihadapkan pada masalah fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Pemberian pupuk organik dan anorganik pada tanah gambut diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah sehingga pertumbuhan tanaman jagung dapat lebih optimal. Pemilihan varietas yang tepat juga berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil budidaya jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pupuk organik dan anorganik yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Petani di Desa Rasau Jaya II Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dimulai sejak tanggal 12 Mei - 9 Agustus Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Split Plot dengan 2 faktor perlakuan dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan terdapat 10 tanaman sampel. Faktor pertama yaitu varietas jagung manis (v1= varietas bonanza, v2= varietas secada), dan faktor kedua perbandingan pupuk organik dan anorganik (p1= 0%+100%, p2= 25%+75% , p3= 50%+50%, p4= 75%+25%, p5= 100%+0%). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kadar klorofil daun, berat kering tanaman, luas daun total, volume akar, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan berat tongkol per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap semua variabel kecuali klorofil daun. Perlakuan perbandingan pupuk organik dan anorganik berpengaruh nyata terhadap semua variabel. Berdasarkan hasil pengamatan varietas secada dengan pemberian 100% pupuk organik dan 75% pupuk organik + 25% pupuk anorganik memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung yang sama baiknya pada tanah gambut.
PENGARUH BOKASHI KULIT PISANG DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI BESAR PADA TANAH ALUVIAL Safriani, Diah; Asnawati, Asnawati; Warganda, Warganda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.57801

Abstract

Cabai besar merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bahan masakan, serta untuk keperluan industri makanan, namun saat ini produktivitas cabai besar di Kalimantan Barat masih tergolong rendah. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi cabai besar yaitu dengan pemberian bokashi kulit pisang dan pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis interaksi bokashi kulit pisang dan pupuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman cabai besar di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Budi Utomo, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung pada tanggal 27 November 2021 sampai 25 Maret 2022. Penelitian ini menggunakan faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis bokashi kulit pisang (B) yang terdiri dari 3 taraf (b1=5 ton/ha, b2=10 ton/ ha, dan b3=15 ton/ha) dan faktor kedua yaitu pupuk NPK (K) yang terdiri dari 3 taraf (k1=200 kg/ha, k2=250 kg/ha, dan k3=300 kg/ha). Kombinasi kedua faktor didapatkan 9 perlakuan dan diulang 3 kali sampel perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 unit percobaan. Variabel pengamatan yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm),volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), umur berbunga (hari), jumlah buah pertanaman (buah), berat perbuah (g) dan berat buah pertanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi kulit pisang dan pupuk NPK tidak menunjukkan interaksi dalam mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar pada tanah alluvial. Bokashi kulit pisang pada dosis 10 ton/ha cukup efesien dalam meningkatkan jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Kata Kunci: Aluvial, Bokashi Sekam Padi, Cabai Besar, Pupuk NPK.
PENGARUH KOMBINASI BOKASHI GULMA DAN ABU KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DI TANAH ALUVIAL Yohana, Yohana; Astina, Astina; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.57966

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan komoditas palawija yang memiliki potensi untuk dibudidayakan di Kalimantan barat. Salah satu jenis tanah yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman jagung manis yaitu tanah aluvial. Tanah aluvial sebagai media tanam memiiki kendala seperti struktur tanah jelek, pH rendah, ketersediaan unsur hara sedikit dan kandungan bahan organik rendah. Upaya untuk mengatasi sifat tanah aluvial tersebut yaitu dengan pemberian bahan pembenah tanah seperti penggunaan bokashi gulma dan abu kayu. Penggunaan bokashi sangat dibutuhkan untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang maksimal. Abu kayu merupakan bahan organik yang dijadikan alternatif pengganti kapur pertanian pada media tanah aluvial yang dapat memperbaiki sifat kimia tanah aluvial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis kombinasi bokashi gulma dan abu kayu terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada tanah aluvial.Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 Februari "“ 11 Mei 2022 bertempat di Jalan Budi Utomo, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kombinasi bokashi gulma dan abu kayu sebagai taraf perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu k0 = Kontrol, k1 = bokashi gulma 5 ton/ha dan abu kayu 30 ton/ha, k2 = bokashi gulma 10 ton/ha dan abu kayu 28 ton/ha, k3 = bokashi gulma 15 ton/ha dan abu kayu 26 ton/ha, k4 = bokashi gulma 20 ton/ha dan abu kayu 24 ton/ha, k5 = bokashi gulma 25 ton/ha dan abu kayu 22 ton/ha, diulang sebanyak 4kali dan di setiap ulangan memiliki 4 sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, dan diameter tongkol.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi bokashi gulma 15 ton/ha setara dengan 5,2 kg/plot dan abu kayu 26 ton/ha setara dengan 9,1 kg/plot memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman pada semua tahapan pengamatan, berat kering tanaman, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol dan diameter tongkol. Efisiensi penggunaan bokashi gulma dan abu kayu adalah dengan dosis 5 ton/ha setara dengan 1,75 kg/plot dan abu kayu 30 ton/ha setara dengan 10,5 kg/plot.Kata kunci : Bokashi gulma, Abu kayu, Jagung manis, Aluvial
PERTUMBUHAN SUBKULTUR PISANG CAVENDISH DENGAN TEKNIK IN VITRO PADA MEDIA ½ MS DENGAN PENAMBAHAN AIR KELAPA Setiawan, Donny Agung; Asnawati, Asnawati; Arifin, Nur
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.58120

Abstract

Tanaman pisang cavendish pada umumnya selalu diperbanyak secara vegetatif, yaitu dengan menggunakan anakan yang tumbuh dari bonggolnya dan hanya memperoleh sekitar 5-10 anakan per tahun. Salah satu cara untuk memperbanyak tanaman pisang cavendish adalah dengan menggunakan teknik in vitro. Perbanyakan secara in vitro dapat menyediakan bibit dalam jumlah banyak dengan waktu relatif singkat. Media tanam yang digunakan untuk kultur in vitro harus mengandung unsur hara makro, mikro, vitamin dan ZPT. Air kelapa dapat digunakan sebagai media modifikasi MS agar biaya produksi dapat berkurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi air kelapa terbaik untuk pertumbuhan subkultur pisang Cavendish pada media ½ MS. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi air kelapa yang terdiri atas 6 taraf perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan tiap ulangan terdiri dari 4 sampel jumlah unit percobaan yaitu 96 botol. Perlakuannya yaitu A0 = tanpa air kelapa, A1 = ½ MS + 5% air kelapa, A2 = ½ MS + 10% air kelapa, A3 = ½ MS + 15% air kelapa, A4 = ½ MS + 20% air kelapa, dan A5 = ½ MS + 25% air kelapa pada media ½ MS. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan tiap ulangan terdiri dari 4 sampel. Variabel yang diamati adalah waktu muncul tunas (mst), jumlah akar (helai), jumlah daun (helai), jumlah tunas (tunas), dan panjang tunas (cm). Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan eksplan pisang cavendish yang menggunakan media ½ MS tanpa air kelapa relatif sama dengan pertumbuhan pisang cavendish dengan media ½ MS + air kelapa
PENGARUH PEMBERIAN BOKASI LEGUMENOSE DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PADA TANAH ALUVIAL Sanga Tariu, Are Pabayo; Asnawati, Asnawati; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60334

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to obtain the best interaction dose of bokasi legume and NPK fertilizer on the growth and yield of mustard greens on alluvial soil. This research started from 28 April "“ 28 May 2022, on Jl. Perdamian, Parit Banjar, Melati Hamlet, Kalimas Village, Sungai Kakap District, Kubu Raya Regency. The study used a factorial design with a Completely Randomized Design (CRD) pattern consisting of 2 treatment level factors. and the second factor is the dose of NPK fertilizer in which each factor consists of 3 levels. Each treatment was repeated 3 times and the treatment unit contained 4 plant samples. The treatment in question is the first factor, the dose of bokasi legumes b1 = 20 tons/ha, b2 = 30 tons/ha, b3 = 40 tons/ha, and the second factor is the dose of NPK fertilizer consisting of 3 levels, namely n1 = 50 kg/ha, n2 = 100 kg/ha, n3 = 150 kg/ha. The variables observed in this study were the number of leaves, leaf area, root volume, fresh weight and dry weight. Based on the results of the study, it can be concluded that the provision of 30 tons/ha of legumenose bocation + 50 kg/ha of NPK fertilizer is an interaction that provides the most effective growth of mustard greensKeywords : alluvial soil, bokasi legumes, mustard greens, legume plant, NPK
PENGARUH PEMBERIAN PGPR PADA BEBERAPA KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK LADA manurung, Lidia; Asnawati, Asnawati; Purwaningsih, Purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.61909

Abstract

Tanaman lada dapat dikembangbiakan secara generatif maupun vegetatif. Perkembangbiakan vegetatif menggunakan stek lebih banyak dilakukan karena waktu yang diperlukan lebih singkat. Upaya yang dapat dilakukan mengatasi bahan tanam yang terbatas pada setek lada yaitu penggunaan setek pendek 1 ruas berdaun tunggal. Untuk menghasilkan bibit yang bermutu salah satunya dengan pengaplikasian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Pengaplikasian PGPR harus didukung dengan media tanam yang gembur, agar bakteri PGPR berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh PGPR pada berbagai komposisi media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan stek lada satu ruas berdaun tunggal. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak mulai tanggal 20 juli sampai 25 Oktober 2022. Metode yang dingunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) RAL terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu media sebagai mainplot terdiri dari 3 taraf dan pemberian PGPR sebagai subplot terdiri dari 2 taraf, menghasilkan 6 kombinasi dengan 4 ulangan terdiri dari 5 sampel sehingga total 120 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu (PMK + Pupuk Kandang Sapi dan tanpa PGPR); (PMK + Pukan Kandang Sapi dan PGPR); (PMK + Pupuk kandang Sapi + Arang Sekam dan tanpa PGPR); (PMK + Pupuk kandang Sapi + Arang Sekam dan PGPR; (PMK + Pupuk kandang Sapi + Pasir dan tanpa PGPR); (PMK + Pupuk kandang Sapi + Pasir dan PGPR); (PMK + Pupuk kandang Sapi + Pasir dan PGPR). Variabel yang diamati yaitu jumlah tunas, Panjang tunas (cm), jumlah daun (helai), Panjang akar (cm), volume akar (cm3), berat kering tunas (g). Selain itu, dilakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan yaitu, suhu, kelembaban, dan pH tanah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR pada berbagai komposisi media tanam tidak mempengaruhi pertumbuhan setek lada.
PENGARUH PERBANDINGAN MEDIA TANAM DAN ZPT TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK SIRIH MERAH Mustiadi, Makarius; Asnawati, Asnawati; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62733

Abstract

Perbanyakan tanaman sirih merah menggunakan setek seringkali menemui kegagalan dengan tidak tumbuhnya akar. Kemungkinan keberhasilan metode setek sirih merah ini 40-70%, dan jika setek berasal dari bagian muda tingkat keberhasilan tidak lebih dari 30%. Hal ini dikarenakan kemampuan setek untuk membentuk akar adventif akan berkurang seiring dengan penambahan umur pada tanaman induknya. Upaya peningkatan keberhasilan setek batang sirih merah dapat dilakukan dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) untuk merangsang dan memacu terjadinya pembentukan akar setek, selanjutnya upaya untuk mendukung perkembangan akar dapat dilakukan dengan memperbaiki media tanam sehingga tempat pertumbuhan akar akan lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan perbandingan media tanam antara tanah PMK dan sludge yang terbaik untuk pertumbuhan setek tanaman sirih merah. Penelitan ini dilaksanakan di Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada tanggal 13 Maret "“ 20 Juli 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pola Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design). Petak utama (main plot) adalah ZPT (R) dan anak petak (subplot) adalah perbandingan volume media tanam antara sludge dan tanah PMK (S). Petak utama (main plot) terdiri dua taraf yaitu: r0 = Tanpa Pemberian ZPT dan r1 = Pemberian ZPT. Anak petak (subplot) terdiri dari empat taraf yaitu: s1= Tanah PMK, s2 = Tanah PMK + Sludge (2:1), s3 = Tanah PMK + Sludge (1:1), dan s4 = Tanah PMK + Sludge (1:2), sehingga terbentuk 8 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dan setiap perlakuan terdapat 10 sampel tanaman sehingga terdapat 320 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan media tanam antara tanah PMK dan sludge 2:1 merupakan media yang terbaik untuk pertumbuhan setek sirih merah pada volume akar. Pemberian ZPT dan semua perbandingan media tanam memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan setek sirih merah.
Co-Authors Ade Wahidin, Ade Adi Syamsuddin Adi Winata, I Nyoman Adriansyah, David Afrian, Afrian Afrianti, Lia Agung Biworo Agus Arianto, Agus Agustina , Esi Agustina Listiawati Ahmad Soleh Ainiyah, Qurotul Aisyah Aisyah Akbar, Muhamat Akbar, Syahrizal Fitrian Alayzha, Vivi Nur Albanus, A. Albert Alfi Yasmina Alkhairy , Dzaky Alliyo, Aswin Ambarsari, Dwi Putri Ami Pradana Amri, Bahrul Anandanaz, Tria Andreani, Fikky Andriani, Periska ANGGUN RACHMAWATI, ANGGUN Angraini, Devyta Anida, Choirun Nisa Anika Dini, Novrianti Antonio Imanda, Antonio aponius aponius, aponius Apriansyah, Dolly Aprizkiyandari, Siti Ardiyanto, Methodius Arif, Hilda Meisya Arifin Syamsul Arigunawan, Arja Arsyiana, Fathia AS, Yoga Utama Ashari, Yosi Ayu Asrari, Ryanda Astina Astina, Astina Astuti , Astuti Astuty, Lina Tri Awanis, Marini AYU LESTARI Azizah Azizah Azka, Raven Naufal Azmi Noor Sanjaya, Azmi Noor Azzahra, Wikha baehaqi, eko Bambang Irawan Bambang Piluharto Bambang Sugianto Baraqbah, Muhammad Habibi Bayu Risdiyanto Bendrianti, Rita Prima Beti, Ila Yati Bintang, M Ilham Bismindar, Bismindar Budi Budi Budiarman, Andi Azizah Maulidia Bulqis, Dhelta Big Queen Cahya, Nur Cahyadi, Elham Candra, Rafi Cholik, Abdul Cibro, Impana Cicih, Cicih Darmawan Darmawan Darussalam Darussalam, Darussalam Debora Paninsari Delta, Nanda Afrelia Denny Trias Utomo, Denny Trias Dewi , Elviana India Sinta Dewi Nurdiana Dewi, Eva Utari Diah Ayu Nur Sholehah Diah Azhari Diah Selviani, Diah Dianitami, Erin Dina Dina, Dina Doddy Adhimursandi Dodi, Donatus domi, domi Dona Marisa, Dona Dwi Indarti Dwi Jayanti, Denik Dwi Setyohadi, Dwi Dwi Zulfita Dzulianningsih, Saulifah Effiyana, Arika Eicheng, Eicheng Eka Surya Buana, Eka Surya Eko Suryana Elfianti, Lena Eli Susanti Endang, Anis Engriani, Ezi Erbakan, Muhammad Ichsan Ertanto, Dodi Eva Desembrianita Evi Novianti Fadilla, Rohayu Fadlul Amdhi Yul, Fadlul Amdhi Fajri, Bintang Fakhrurrazy Fakhrurrazy Farida Heriyani Faruq, Al Fatinah, Anisa Fitri Febianda, Kanita Febriyanti, Annisa Putri Febryan, Marcellino Feby Elra Perdima Feri, Novedtwo Feri, Novedtwo Fer Firdaus, Muhammad Reyhan Firmannudin, Firmannudin Firnando, Delvin firnando, Rezaldi Fitrawati, Hesti Fitriani Fitriani Fitriansyah, Fitriansyah Fransiska Anggriani Salim, Fransiska Anggriani Fredicka, Jhoanne Fredricka , Jhoanne Fujiati ., Fujiati Galih Putra Kusuma Gianova, Erin Gunatama, Fahmi Ilham Gunma, San Gusti Noorlitaria Achmad Gustina, Titi Habibie, Andi Risqun Handayani, Elya Haq, Muhammad Daffaul Hardianto, Pardi Hariyanti, Agus Haryati Haryati Haryono, Mimpira Hasna, Usratul Hayati, Azka Heksarini, Ariesta Hendriyono Hendriyono, Hendriyono Hendriyono, F X HENI YUNIANTI, HENI Henny Sulistyowati Hermawansa, Hermawansa Hermawati, Herli Hermiati, Reza Herning Indriastuti Herri Fariadi, Herri Hidayat Hidayat Hudawi, Elvira Ananda Hudha, Feby Vahrul Huldani Huldani Iasya, Madina Ibrahim Bafadhol, Ibrahim Ida Yuliana Ika Kustiyah Oktaviyanti Ika Oktavianawati Ilahi, Yoga Rahmad Indasari, Fera Indra Kanedi Indradewa, Rhian Indri Hendarti Irawan, Dodi Irawanto Irfan Maulana, Irfan Irsan Tricahyadinata Iskandar, Ghovinda Kumala Isnaini J. Kuleh Jayanti , Astri Dwi Jeti, La Joharman Joharman Joharman Joharman Juliana, Lensi Jumiati Siska, Jumiati Jusmadi, Evriyeni K.Y Margiati Kanedi , Indra Karim, Akbar Abdul Kartika, Dinda Amalia kasno, hendri Kenanga Marwan Sikumbang, Kenanga Marwan Khairil Khairil Khoirunnisa, Eka Kristianti, Silvia Kurnianto, Ridho Rahman Laksono Trisnantoro Larasati, Eka Dewi Latifah , Bella LEANDER DONNY PEBRUANTO Lestari, Monica Indah Lestari, Nice Anindia Lisda Hayatie, Lisda Lismana, Oetari Listeriani, Eva Listiawati, Agutina Listiawati, M.P., Agustina Lovenza, Olyvia LUCKY, MAYLANI lukmasari, liza Lydia Margaretha Maharani, Dewi Maimunah Noer Aini Manan, Manan MANTARI, SUSI manurung, Lidia Marantika, Rindi Mardhiyyaturrosyidah, Ummu Marpuah, Eva Martiani Martiani, Martiani Maryaningsih, Maryaningsih Masmarawati, Masmarawati MASTORA SIMANJUNTAK, MASTORA MASYURA, RISKA Maulana, Irvan Maulidi Maulidi Maulidia, Dea Melati, Husna Amalia Mintadi, Mukh Mishelna, Mishelna Mohammad Arsyad Monika, Monika Muchlis Djirimu Muhammad Agus Muljanto Muhammad Reza Muhammad Zainuri Muliati Muliati, Muliati Munandar, Riki Musdalifah Azis Musharofah, Siti Mustiadi, Makarius Muthmainah, Noor Nadia Harira Nadia Nadia Nagari, Angelic Kusuma Narti , Sri nelis, kornelia Nelly Al Audhah Nelly Al Audhah Neri Susanti Niarsari Anugrahing Putri Niarsari Anugrahing Putri Ningsih, Febiola Silvia Noor, Mudrikah Khilda Noor, Rifky Fadlian Noorlitaria, Gusti Noorlitaria, Gusti Novita Andarini Nur Alaina, Ilma Fi Ahsani Nur Arifin, Nur NUR FITRIYAH Nurhayati, Dini Nurlisa Nurlisa Nurmainah Nurmainah Nursantari, Widya Nurwahidah, Qori Nur’aini, Hesti Oktawiranti, Anggi Pagan Pambudi parmiati, parmiati Patriani Patriani, Patriani Pebriani, Ela Perdima, Feb Elra Perdima, Feby Elra Personi, Megi Prahasti, Prahasti Pranciskus, Tupputua Prasetyo, Wahyu Prasetyo wahyu Pratama, Dandy Anugrah Pratiwi, Lidia Prenggono, Muhamad Darwin Purwaningsih - Putra, Andika Mardiansyah Putra, Dwingki Marta Putra, Johni Eka Putra, L. M. Ricard Zeldi Putra, Rafi Adista Putri A S, Nur Santhy PUTRI, AYU DIAH PUTU LAKSMI Putriani, Desi Rahim, Muhammad Salam Rahmat Hidayat Rahmat Rahmat Rahmawati , Eka Septi Rahmawati, Rahmawati Rahmiati Rahmiati Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadan, Yoga Aditya Noor Rangga, Rangga Rapeah, Rapeah Rebika Nurul Azizah, Rebika Nurul Redenta Manalu, Cristi Revaini, Antin Riddo, Rasyid Ridwansyah Ridwansyah Rika Partika Sari, Rika Partika Riki Agustian, Riki Rini Susana Risian, Muhammad Haiqal Aulia Risky, Muhammad Rita Prima Bendriyanti Rizki Agmalia Sorayya, Rizki Agmalia Rizky, Rahma Nia Ronaldi, Ronaldi Rosdiana Rosdiana Rosidah Rosidah Rulyanti, Merry S. Purwo Handoko, Donatus Safriani, Diah Salem, Daniel Imanuel Salsabilla, Kandria Firsta Samman, Muhammad Sanga Tariu, Are Pabayo Sanyoto, Didik Dwi Sapri , Sapri sapri sapri Saputra, Aldi Pernandes Saputra, Dio Cahyo Saputra, Fallela Rohma Saputra, Uci Apriansah Saputri, Gita Sari, Annida Permata Sari, Desi Novita Sari, Dian Mardiati Sari, Eka Angela Sariningsih, Marida Savitry, Nur Syaima Dhiya sawati, ely Sella, Okta Septria, Perlius Setia Budi Setiawan, Alfin Setiawan, Donny Agung Siddik, Muhammad SIGALINGGING, SARJUN HENDRY Sihombing, Arta Mariam Sikumbang, Kenanga M. Silalahi, Cipta Weldi Silapurna, Endah Labaty Silvany, Fitria Nova Simarmata, Imoia Silvia Y. Siswahyudianto SISWOYO Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siti Hadijah Siti Halidjah Siti Kaidah Sitompul , Asrina Polanisa Somantri, Nizam Al Fikri Souvila, Esla Sinta Sri Narti, Sri Sri Wahyuni Sulpani, Pidri Sumantri, Ajis Sumiati, Witri Sundari, Iista Sunjaya Tunggala, Sunjaya Surachman Surachman Surya, Muhammad Rasta Suryana , Eko Susiani Susiani, Susiani Sutrisno, Said Aji Suwardiyanto Suwardiyanto Suwarni Suwarni Suwarningsih, Bunga Tri Syahputra, M Iqbal Syaputra, Roni Syarifah Hudayah Syisva Nurwita, Syisva Tanjung, Ayu Medang Tanti Haryati Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tati Hartati Titin Sumarni Tri Mulyono Tri Mulyono tri norhayanti, tri Trianggana, Dimas Auli Triawanti Triawanti Turrahim, Massila Ulfah, Fahrina Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Vethy Octaviani Wahyudi, Erwin Wahyuni, Neni Tri Wahyuningsih, Rita Wardania, Wardania Warganda Warganda Waroki, Veronika Gita wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Wijaya , Rifqi Wijaya, Gino Wulandari, Silvia Sri Wuryanti Handayani Yahya, Haidar Silmi YANTO YANTO Yeni Maulidah Muflihah Yeni Maulidah Muflihah Yenni Fitria Yestika, Triya Dita Yohana Yohana yono, Hari Aspri Yudi Aris Sulistiyo, Yudi Aris Yuliani, Rahma Yuliarti, Yuni Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yulista Yulista, Yulista Yulius Heli, Yulius Yull, Fadlul Amdhi Yupianti, Yupianti Yuris Argata Dini, Brigitta Yutami, Annisa ZA, Saida Zainurossalamia Zairin Noor Zulfiandry, Ricky Zulfikar