p-Index From 2021 - 2026
20.708
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Media Infotama BERKALA SAINSTEK Jurnal Kreatif Tadulako Online Dentino: Jurnal Kedokteran Gigi Berkala Kedokteran E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL MANAJEMEN Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Jurnal Pertanian Agros Jurnal Agrotek Tropika MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Aulad : Journal on Early Childhood JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Minda Baharu Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Perspektif Pendidikan dan Keguruan Jurnal Agrium Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Dehasen Educational Review Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Community Empowerment Educative Sportive Early Childhood Research and Practice Computer and Informatics Education Review Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Teaching English as a Foreign Language Overseas Journal (TEFLO) Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Neuroanestesi Indonesia SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Jurnal Dehasen Untuk Negeri Jurnal Media Computer Science Asian Journal of Community Services (AJCS) Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter Indonesian Chimica Letters Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Dehasen Mengabdi ABDIMU Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komputer Indonesia Journal of Community Service and Society Empowerment Blantika : Multidisciplinary Journal InSTEM Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi Multidisciplinary Journals Jurnal Gotong Royong Jurnal Pendidikan Rafflesia Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Jurnal Abdimas Bencoolen Journal of Physical Education and Sports Sustainability Nexus: Journal of Agriculture COGNITIVISM: Journal of Education Research and Development
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISASI BEBERAPA GENOTIPE JAGUNG DI LAHAN GAMBUT kasno, hendri; hidayat, hidayat; asnawati, asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 2: Agustus 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i2.6597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi beberapa genotipe jagung F13 di lahan gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan gambut Rasau Jaya II dari tanggal 7 April sampai 26 Oktober 2013. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tujuh genotipe jagung F13 sebagai perlakuan dan dua varietas pembanding yaitu varietas Arjuna dan Sukmaraga. Setiap perlakuan dikelompokkan menjadi lima kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karakter beberapa genotipe jagung F13 telah relatif sama dengan varietas pembanding. Karakter kualitatif yang berbeda adalah arah cabang lateral malai genotipe E dan F, karakter kuantitatif yang berbeda nyata yaitu karakter tinggi tanaman genotipe D, karakter lingkar tongkol dan bobot biji per tongkol genotipe G, serta karakter panjang tongkol genotipe H.
Pengaruh Konsentrasi Dan Lama Perendaman Kapur Tohor Terhadap Viabilitas Benih Mengkudu nelis, kornelia; Palupi, Tantri; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7458

Abstract

Benih mengkudu merupakan salah satu benih yang bermasalah dalam perkecambahanya, karena selain lama benihnya dapat berkecambah juga viabilitasnya rendah yaitu 30-45%, sehingga diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan viabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsentrasi dan lama perendaman kapur tohor yang tepat untuk meningkatkan viabilitas benih mengkudu. Penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan acak lengkap dalam bentuk faktorial dalam 2 faktor, dimana faktor pertama adalah konsentrasi kapur tohor (A) yaitu (a0) 0g/l ; (a1) 15g/l; (a2) 30g/l; dan (a3) 45g/l dan faktor kedua adalah lama perendaman (B) yaitu (b1) 15 menit; (b2) 30 menit; (b3) 45 menit. Total perlakuan adalah 12 perlakuan dengan 3 ulangan, Setiap ulangan menggunakan 25 benih. Total keseluruhan diperoleh 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian konsentrasi kapur tohor sudah mampu meningkatkan viabilitas benih mengkudu, konsentrasi kapur tohor 15g/l efektif meningkatkan viabilitas benih mengkudu dengan tolok ukur DB (86%), IV (8%), KCT (2,36%), dan KST (76%) dan lama perendaman 15-45 menit belum mampu meningkatkan viabilitas benih mengkudu. Kata kunci : Benih Mengkudu, Kapur Tohor, Konsentrasi, Lama Perendaman, Viabilitas
PENGARUH LARUTAN MOL REBUNG DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH KEMIRI Heli, Yulius; Palupi, Tantri; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi MOL rebung dan lama perendaman yang terbaik untuk mematahkan dormansi benih kemiri. Penelitian dimulai dari tanggal 26 April sampai 24 Juni 2014. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang terdiri 2 faktor yaitu konsentrasi yang terdiri 5 taraf perlakuan dan lama perendaman terdiri 3 taraf perlakuan. Faktor pertama konsentrasi (k0) tanpa MOL rebung, (k1) konsentrasi MOL rebung 10 ml/liter air, (k2) konsentrasi MOL rebung 20 ml/liter air, (k3) konsentrasi MOL rebung 30 ml/liter air, (k4) konsentrasi MOL rebung 40 ml/liter air; faktor kedua lama perendaman, (j1) lama perendaman benih 1 jam, (j2) lama perendaman benih 3 jam dan (j3) lama perendaman 5 jam. Variabel yang diamati: kadar air (%), daya berkecambah (%), indeks vigor (%), keserempakan tumbuh (%), kecepatan tumbuh (%/etmal), dan laju pertumbuhan kecambah (%). Hasil penelitian menunjukkan interaksi konsentrasi MOL rebung dan lama perendaman memberikan pengaruh nyata, dan sudah dapat mematahkan dormansi benih kemiri. Hasil terbaik ditunjukkan oleh konsentrasi MOL rebung 40 ml/l dan lama perendaman 5 jam, dengan kadar air sebesar 11,54%, daya berkecambah 53,33%, indeks vigor 20%, keserempakan tumbuh 48,33%, kecepatan tumbuh 1,60%/etmal, dan laju pertumbuhan kecambah 78,29%. Kata kunci: benih kemiri, dormansi, lama perendaman dan mikroorganisme lokal
UJI DAYA HASIL KLON LIDAH BUAYA PADA MEDIA TANAH GAMBUT Budi, Budi; Hidayat, Hidayat; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hasil beberapa klon lidah buaya pada media gambut. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Sepakat II Kota Pontianak, dimulai dari tanggal 10 Juli sampai 26 Oktober 2013. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen Rancangan Petak Terbagi yaitu terdiri dari dua faktor yaitu media tanah gambut (R) sebagai petak utama dan jenis klon (E) sebagai anak petak. Media tanah gambut terdiri dari dua lokasi Rasau Jaya I dan Rasau Jaya III. Klon lidah buaya terdiri dari lima jenis klon yaitu : E4, E5, E6, E7, dan E8. Jumlah perlakuan terdiri dari 10 kombinasi dengan masing-masing diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit perlakuan ada 3 sampel tanaman, sehingga total seluruh tanaman sebanyak 150. Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi : pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah pelepah (helai), jumlah anakan, panjang pelepah hasil (cm), lebar pelepah hasil (cm), tebal pelepah hasil (cm), berat per pelepah hasil (g), berat pelepah per tanaman (g), dan jumlah pelepah hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon E4 dan E6 mempunyai daya hasil baik pada media tanah gambut asal Rasau Jaya I dan asal Rasau Jaya III, tanah gambut asal Rasau Jaya I lebih subur dibandingkan di tanah gambut asal Rasau Jaya III yang ditunjukkan dari hasil klon lidah buaya lebih baik.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR MOL LIMBAH IKAN PADA TANAH ALLUVIAL Arianto, Agus; Purwaningsih, Purwaningsih; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi Mol limbah ikan yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah alluvial. Penelitian ini mengguna kan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu k1 : 100 ml/l, k2 : 150 ml/l, k3 : 200ml/l, k4 : 250 ml/l, k5 : 300 ml/l. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat bunga dan diameter bunga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MOL mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Konsentrasi MOL sebesar 250 ml/l (k4) merupakan konsentrasi terbaik dalam menunjang hasil yang tertinggi pada diameter bunga dan berat bunga.
PENGARUH METODE PEMATAHAN DORMANSI TERHADAP VIABILITAS BENIH SIRSAK SIMANJUNTAK, MASTORA; wasian, wasian; asnawati, asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10763

Abstract

Benih sirsak merupakan benih yang memiliki kulit biji yang keras, sehingga benih sirsak merupakan benih dorman yang baru akan mulai berkecambah sekitar empat minggu setelah penyemaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pematahan dormansi yang terbaik terhadap viabilitas benih sirsak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu upaya pematahan dormansi benih sirsak yang terdiri dari 6 perlakuan, yaitu: A ( Perendaman Air Selama 30 menit), B (Perendaman KNO3 3% Selama 30 menit), C (Perendaman H2SO4 8% Selama 20 menit), D (Skarifikasi + Perendaman Air Selama 30 menit), E (Skarifikasi + Perendaman KNO3 1,5% Selama 30 menit), F (Skarifikasi + Perendaman H2SO4 4% Selama 20 menit). Setiap perlakuan menggunakan 25 biji sirsak dan terdiri dari 4 ulangan. Penelitian dilakukan di laboratorium Agronomi dan dilapangan dengan membuat rumah penelitian dari plastik. Hasil analisis keragaman menunjukan bahwa semua perlakuan berpengaruh tidak nyata pada semua variabel pengamatan (kadar air, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh). Semua perlakuan pada umumnya tidak mempercepat pematahan dormansi benih sirsak.
PENGARUH KONSENTRASI KAPUR TOHOR PADA BERBAGAI LAMA PENGERINGAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH PEPAYA norhayanti, tri; palupi, tantri; asnawati, asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10813

Abstract

Benih pepaya memiliki perbedaan dengan benih lain, yaitu sewaktu masih dalam buah benih pepaya diselimuti oleh aril (sarcotesta) yang menyebabkan kulit benih sulit ditembus oleh air dan oksigen sehingga benih pepaya memiliki masa dormansi. Untuk mematahkan dormansi benih pepaya perlu dilakukan penghilangan sarcotesta yang menempel pada permukaan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kapur tohor yang terbaik; lama pengeringan yang terbaik; dan interaksi antara konsentrasi kapur tohor dan lama pengeringan terhadap pematahan dormansi benih pepaya. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan petak terbagi (split-plot) dengan 2 faktor. Perlakuan berbagai tingkat lama pengeringan (P) sebagai main plot dengan 3 taraf yaitu (p0) 0 hari, (p1) 2 hari, (p2) 4 hari dan konsentrasi kapur tohor (K) sebagai sub plot dengan 4 taraf yaitu (k0) 0 g/l, (k1) 20 g/l, (k2) 25 g/l, dan (k3) 30 g/l. Keseluruhan perlakuan ada 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kapur tohor 20 g/l merupakan konsentrasi yang efektif untuk pematahan dormansi benih pepaya dengan tolok ukur daya berkecambah, indeks vigor, dan keserempakan tumbuh, sementara lama pengeringan 2 hari efisien untuk meningkatkan daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, dan kecepatan tumbuh.
RESPON PERTUMBUHAN ANGGREK Coelogyne pandurata Lindl. PADA MEDIA VW TERHADAP PEMBERIAN NAA DAN KINETIN SECARA IN VITRO RANGGA, RANGGA; ASNAWATI, ASNAWATI; HARIYANTI, AGUS
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 1 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i1.14397

Abstract

Anggrek Coelogyne pandurata merupakan salah satu anggrek yang yang ada di Kalimantan Barat, namun keberadaannya semakin berkurang dan terancam punah sehingga perlu dikembangkan salah satunya dengan teknik in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan anggrek C. pandurata terhadap pemberian berbagai kombinasi konsentrasi NAA dan kinetin serta mencari kombinasi konsentrasi yang terbaik untuk pertumbuhan anggrek C. pandurata pada media VW secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjugpura Pontianak dari tanggal 07 September sampai 11 Desember 2015. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu NAA dan kinetin. Setiap faktor terdiri dari 4 taraf konsentrasi yaitu 0,1 ppm, 0,5 ppm, 1,0 ppm dan 1,5 ppm. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi waktu terbentuk akar (hari), jumlah akar (helai), waktu terbentuk tunas (hari), jumlah tunas (buah) dan pertambahan jumlah daun (helai). Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai kombinasi konsentrasi NAA dan kinetin secara umum belum memberikan respon pertumbuhan anggrek C. pandurata pada media VW yang berbeda terhadap waktu terbentuk akar, waktu terbentuk tunas, jumlah tunas dan pertambahan jumlah daun, tetapi memberikan respon pertumbuhan yang berbeda terhadap jumlah akar. Kombinasi konsentrasi yang efektif untuk pertumbuhan anggrek C. pandurata pada media VW terhadap jumlah akar adalah 0,5 ppm NAA dan 0,1 ppm kinetin yaitu 8,22 helai.
PENGARUH AIR GAMBUT DAN KAPUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG DI LAHAN SULFAT MASAM MANTARI, SUSI; BUDI, SETIA; ASNAWATI, ASNAWATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh air gambut dan kapur dan dosis terbaik dari air gambut dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil jagung di lahan sulfat masam. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan Split Plot dengan dosis kapur sebagai main plot dan pemberian air gambut sebagai sub plot. Kapur terdiri dari dua taraf perlakuan yaitu k1 = 25% kapur setara dengan 1 ton kapur/ha dan k2 = 50% kapur setara dengan 2 ton kapur/ha. Air gambut terdiri dari tiga taraf perlakuan yaitu a0 = 20 kali pemberian air sungai, a1 = 20 kali pemberian air gambut, dan a2 = 40 kali pemberian air gambut. Setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 5 sampel. Variabel yang diamati adalah diameter batang, tinggi tanaman, berat kering, waktu berbunga, diameter tongkol, panjang tongkol, berat biji per tongkol, dan berat 1000 biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian air gambut dan kapur tidak memberikan dampak terhadap pertumbuhan dan hasil jagung di lahan sulfat masam. Perbedaan jumlah pemberian air gambut maupun dosis kapur tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil jagung di lahan sulfat masam.
Respon Pertumbuhan Anggrek Phalaenopsis Hibrid pada Media MS dan Berbagai Media Alternatif Secara In Vitro PUTRI, AYU DIAH PUTU LAKSMI; ASNAWATI, ASNAWATI; ARIFIN, NUR
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23975

Abstract

Media kultur merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan perbanyakan dengan kultur in vitro. Media dasar kultur in vitro seperti Murashige and Skoog (MS) dalam pembuatannya rumit serta bahan-bahan kimia yang relatif mahal dan terkadang sulit untuk didapat. Media alternatif pupuk dapat dijadikan sebagai alternatif karena harga bahan-bahan yang murah, mudah didapat dan kandungan unsur haranya lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan anggrek Phalaenopsis hibrid pada media MS dan berbagai jenis media alternatif secara in vitro. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 27 Maret hingga 27 Juli 2017 di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu media MS, Growquick S, Growmore, Hyponex hijau dan Gandasil D dengan penambahan BAP 1,5 ppm dan air kelapa 100 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan jumlah akar (helai), waktu terbentuk tunas (MST), jumlah tunas (tunas) dan persentase eksplan membentuk tunas (%). Hasil penelitian menunjukkan media alternatif lebih mampu mendorong pembentukan tunas dibandingkan media MS pada persentase eksplan membentuk tunas meskipun respon pertumbuhan anggrek Phalaenopsis hibrid secara umum sama baiknya pada media MS maupun media alternatif. Media alternatif pupuk Gandasil D menunjukkan hasil yang lebih baik pada persentase eksplan membentuk tunas, yaitu sebesar 75% dibandingkan dengan media alternatif lainnya. Kata kunci : Anggrek, In Vitro, Media Alternatif, Media MS, Phalaenopsis Hibrid
Co-Authors Ade Wahidin, Ade Adi Syamsuddin Adi Winata, I Nyoman Adriansyah, David Afrian, Afrian Afrianti, Lia Agung Biworo Agus Arianto, Agus Agustina , Esi Agustina Listiawati Ahmad Soleh Ainiyah, Qurotul Aisyah Aisyah Akbar, Muhamat Akbar, Syahrizal Fitrian Alayzha, Vivi Nur Albanus, A. Albert Alfi Yasmina Alkhairy , Dzaky Alliyo, Aswin Ambarsari, Dwi Putri Ami Pradana Amri, Bahrul Anandanaz, Tria Andreani, Fikky Andriani, Periska ANGGUN RACHMAWATI, ANGGUN Angraini, Devyta Anida, Choirun Nisa Anika Dini, Novrianti Antonio Imanda, Antonio aponius aponius, aponius Apriansyah, Dolly Aprizkiyandari, Siti Ardiyanto, Methodius Arif, Hilda Meisya Arifin Syamsul Arigunawan, Arja Arsyiana, Fathia AS, Yoga Utama Ashari, Yosi Ayu Asrari, Ryanda Astina Astina, Astina Astuti , Astuti Astuty, Lina Tri Awanis, Marini AYU LESTARI Azizah Azizah Azka, Raven Naufal Azmi Noor Sanjaya, Azmi Noor Azzahra, Wikha baehaqi, eko Bambang Irawan Bambang Piluharto Bambang Sugianto Baraqbah, Muhammad Habibi Bayu Risdiyanto Bendrianti, Rita Prima Beti, Ila Yati Bintang, M Ilham Bismindar, Bismindar Budi Budi Budiarman, Andi Azizah Maulidia Bulqis, Dhelta Big Queen Cahya, Nur Cahyadi, Elham Candra, Rafi Cholik, Abdul Cibro, Impana Cicih, Cicih Darmawan Darmawan Darussalam Darussalam, Darussalam Debora Paninsari Delta, Nanda Afrelia Denny Trias Utomo, Denny Trias Dewi , Elviana India Sinta Dewi Nurdiana Dewi, Eva Utari Diah Ayu Nur Sholehah Diah Azhari Diah Selviani, Diah Dianitami, Erin Dina Dina, Dina Doddy Adhimursandi Dodi, Donatus domi, domi Dona Marisa, Dona Dwi Indarti Dwi Jayanti, Denik Dwi Setyohadi, Dwi Dwi Zulfita Dzulianningsih, Saulifah Effiyana, Arika Eicheng, Eicheng Eka Surya Buana, Eka Surya Eko Suryana Elfianti, Lena Eli Susanti Endang, Anis Engriani, Ezi Erbakan, Muhammad Ichsan Ertanto, Dodi Eva Desembrianita Evi Novianti Fadilla, Rohayu Fadlul Amdhi Yul, Fadlul Amdhi Fajri, Bintang Fakhrurrazy Fakhrurrazy Farida Heriyani Faruq, Al Fatinah, Anisa Fitri Febianda, Kanita Febriyanti, Annisa Putri Febryan, Marcellino Feby Elra Perdima Feri, Novedtwo Feri, Novedtwo Fer Firdaus, Muhammad Reyhan Firmannudin, Firmannudin Firnando, Delvin firnando, Rezaldi Fitrawati, Hesti Fitriani Fitriani Fitriansyah, Fitriansyah Fransiska Anggriani Salim, Fransiska Anggriani Fredicka, Jhoanne Fredricka , Jhoanne Fujiati ., Fujiati Galih Putra Kusuma Gianova, Erin Gunatama, Fahmi Ilham Gunma, San Gusti Noorlitaria Achmad Gustina, Titi Habibie, Andi Risqun Handayani, Elya Haq, Muhammad Daffaul Hardianto, Pardi Hariyanti, Agus Haryati Haryati Haryono, Mimpira Hasna, Usratul Hayati, Azka Heksarini, Ariesta Hendriyono Hendriyono, Hendriyono Hendriyono, F X HENI YUNIANTI, HENI Henny Sulistyowati Hermawansa, Hermawansa Hermawati, Herli Hermiati, Reza Herning Indriastuti Herri Fariadi, Herri Hidayat Hidayat Hudawi, Elvira Ananda Hudha, Feby Vahrul Huldani Huldani Iasya, Madina Ibrahim Bafadhol, Ibrahim Ida Yuliana Ika Kustiyah Oktaviyanti Ika Oktavianawati Ilahi, Yoga Rahmad Indasari, Fera Indra Kanedi Indradewa, Rhian Indri Hendarti Irawan, Dodi Irawanto Irfan Maulana, Irfan Irsan Tricahyadinata Iskandar, Ghovinda Kumala Isnaini J. Kuleh Jayanti , Astri Dwi Jeti, La Joharman Joharman Joharman Joharman Juliana, Lensi Jumiati Siska, Jumiati Jusmadi, Evriyeni K.Y Margiati Kanedi , Indra Karim, Akbar Abdul Kartika, Dinda Amalia kasno, hendri Kenanga Marwan Sikumbang, Kenanga Marwan Khairil Khairil Khoirunnisa, Eka Kristianti, Silvia Kurnianto, Ridho Rahman Laksono Trisnantoro Larasati, Eka Dewi Latifah , Bella LEANDER DONNY PEBRUANTO Lestari, Monica Indah Lestari, Nice Anindia Lisda Hayatie, Lisda Lismana, Oetari Listeriani, Eva Listiawati, Agutina Listiawati, M.P., Agustina Lovenza, Olyvia LUCKY, MAYLANI lukmasari, liza Lydia Margaretha Maharani, Dewi Maimunah Noer Aini Manan, Manan MANTARI, SUSI manurung, Lidia Marantika, Rindi Mardhiyyaturrosyidah, Ummu Marpuah, Eva Martiani Martiani, Martiani Maryaningsih, Maryaningsih Masmarawati, Masmarawati MASTORA SIMANJUNTAK, MASTORA MASYURA, RISKA Maulana, Irvan Maulidi Maulidi Maulidia, Dea Melati, Husna Amalia Mintadi, Mukh Mishelna, Mishelna Mohammad Arsyad Monika, Monika Muchlis Djirimu Muhammad Agus Muljanto Muhammad Reza Muhammad Zainuri Muliati Muliati, Muliati Munandar, Riki Musdalifah Azis Musharofah, Siti Mustiadi, Makarius Muthmainah, Noor Nadia Harira Nadia Nadia Nagari, Angelic Kusuma Narti , Sri nelis, kornelia Nelly Al Audhah Nelly Al Audhah Neri Susanti Niarsari Anugrahing Putri Niarsari Anugrahing Putri Ningsih, Febiola Silvia Noor, Mudrikah Khilda Noor, Rifky Fadlian Noorlitaria, Gusti Noorlitaria, Gusti Novita Andarini Nur Alaina, Ilma Fi Ahsani Nur Arifin, Nur NUR FITRIYAH Nurhayati, Dini Nurlisa Nurlisa Nurmainah Nurmainah Nursantari, Widya Nurwahidah, Qori Nur’aini, Hesti Oktawiranti, Anggi Pagan Pambudi parmiati, parmiati Patriani Patriani, Patriani Pebriani, Ela Perdima, Feb Elra Perdima, Feby Elra Personi, Megi Prahasti, Prahasti Pranciskus, Tupputua Prasetyo, Wahyu Prasetyo wahyu Pratama, Dandy Anugrah Pratiwi, Lidia Prenggono, Muhamad Darwin Purwaningsih - Putra, Andika Mardiansyah Putra, Dwingki Marta Putra, Johni Eka Putra, L. M. Ricard Zeldi Putra, Rafi Adista Putri A S, Nur Santhy PUTRI, AYU DIAH PUTU LAKSMI Putriani, Desi Rahim, Muhammad Salam Rahmat Hidayat Rahmat Rahmat Rahmawati , Eka Septi Rahmawati, Rahmawati Rahmiati Rahmiati Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramadan, Yoga Aditya Noor Rangga, Rangga Rapeah, Rapeah Rebika Nurul Azizah, Rebika Nurul Redenta Manalu, Cristi Revaini, Antin Riddo, Rasyid Ridwansyah Ridwansyah Rika Partika Sari, Rika Partika Riki Agustian, Riki Rini Susana Risian, Muhammad Haiqal Aulia Risky, Muhammad Rita Prima Bendriyanti Rizki Agmalia Sorayya, Rizki Agmalia Rizky, Rahma Nia Ronaldi, Ronaldi Rosdiana Rosdiana Rosidah Rosidah Rulyanti, Merry S. Purwo Handoko, Donatus Safriani, Diah Salem, Daniel Imanuel Salsabilla, Kandria Firsta Samman, Muhammad Sanga Tariu, Are Pabayo Sanyoto, Didik Dwi Sapri , Sapri sapri sapri Saputra, Aldi Pernandes Saputra, Dio Cahyo Saputra, Fallela Rohma Saputra, Uci Apriansah Saputri, Gita Sari, Annida Permata Sari, Desi Novita Sari, Dian Mardiati Sari, Eka Angela Sariningsih, Marida Savitry, Nur Syaima Dhiya sawati, ely Sella, Okta Septria, Perlius Setia Budi Setiawan, Alfin Setiawan, Donny Agung Siddik, Muhammad SIGALINGGING, SARJUN HENDRY Sihombing, Arta Mariam Sikumbang, Kenanga M. Silalahi, Cipta Weldi Silapurna, Endah Labaty Silvany, Fitria Nova Simarmata, Imoia Silvia Y. Siswahyudianto SISWOYO Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siswoyo Siti Hadijah Siti Halidjah Siti Kaidah Sitompul , Asrina Polanisa Somantri, Nizam Al Fikri Souvila, Esla Sinta Sri Narti, Sri Sri Wahyuni Sulpani, Pidri Sumantri, Ajis Sumiati, Witri Sundari, Iista Sunjaya Tunggala, Sunjaya Surachman Surachman Surya, Muhammad Rasta Suryana , Eko Susiani Susiani, Susiani Sutrisno, Said Aji Suwardiyanto Suwardiyanto Suwarni Suwarni Suwarningsih, Bunga Tri Syahputra, M Iqbal Syaputra, Roni Syarifah Hudayah Syisva Nurwita, Syisva Tanjung, Ayu Medang Tanti Haryati Tantri Palupi Tarigas, Adrianus Banyu Tati Hartati Titin Sumarni Tri Mulyono Tri Mulyono tri norhayanti, tri Trianggana, Dimas Auli Triawanti Triawanti Turrahim, Massila Ulfah, Fahrina Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Vethy Octaviani Wahyudi, Erwin Wahyuni, Neni Tri Wahyuningsih, Rita Wardania, Wardania Warganda Warganda Waroki, Veronika Gita wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Wijaya , Rifqi Wijaya, Gino Wulandari, Silvia Sri Wuryanti Handayani Yahya, Haidar Silmi YANTO YANTO Yeni Maulidah Muflihah Yeni Maulidah Muflihah Yenni Fitria Yestika, Triya Dita Yohana Yohana yono, Hari Aspri Yudi Aris Sulistiyo, Yudi Aris Yuliani, Rahma Yuliarti, Yuni Yulise Vitri Indrawati, Urai Suci Yulista Yulista, Yulista Yulius Heli, Yulius Yull, Fadlul Amdhi Yupianti, Yupianti Yuris Argata Dini, Brigitta Yutami, Annisa ZA, Saida Zainurossalamia Zairin Noor Zulfiandry, Ricky Zulfikar